Tag: akademik

  • Mau Kuliah Gratis di Universitas Terbuka? Coba Daftar 4 Beasiwa Ini



    Jakarta

    Pendaftaran calon mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) masih dibuka hingga 7 Agustus 2024. Selain punya banyak cabang kampus, UT juga memiliki beragam beasiswa bagi mahasiswa baru.

    UT mempunyai jenis beasiswa baik dari pemerintah maupun non-pemerintah. Pada beberapa tahun sebelumnya, alumni UT juga turut memberikan beasiswa bagi adik-adik mahasiswa.

    Tahun 2022, UT telah menyalurkan beragam beasiswa kepada 11.473 mahasiswa. Jumlah tersebut meningkat 16% karena pada 2021 jumlah penerima beasiswa hanya 9.825 orang.


    Mengutip laman UT, berikut adalah beberapa jenis beasiswa yang disediakan UT bagi mahasiswa baru:

    Jenis Beasiswa di UT bagi Mahasiswa Baru

    1. KIP Kuliah

    Bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP Kuliah) diberikan oleh pemerintah kepada mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi. KIP Kuliah tersedia di beberapa PTN juga PTS termasuk UT.

    Dulu, nama lain dari bantuan ini adalah Bidikmisi. Dana yang diperoleh mahasiswa lewat beasiswa ini berupa pembebasan biaya uang kuliah tunggal (UKT) dan biaya hidup per bulan.

    Pendaftaran KIP Kuliah untuk jalur mandiri PTS masih dibuka hingga 31 Oktober 2024. Bagi yang ingin mendapatkan KIP Kuliah di UT, maka bisa mendaftarkan diri pada saat registrasi kampus.

    2. Beasiswa CSR

    Beasiswa CSR atau Corporate Social Responsibility adalah bantuan yang berasal dari perusahaan bank mitra dari UT. Adapun beberapa bank mitra UT antara lain Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Tabungan Negara (BTN).

    Penerima beasiswa ini akan memperoleh pembebasan UKT dan dana untuk bahan ajar atau modul. Untuk biaya hidup, beasiswa ini tidak meng-covernya.

    Syarat bagi calon mahasiswa UT yang ingin dapat beasiswa CSR yakni masuk 10 besar kelas saat SMA/sederajat, mempunyai Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan surat keterangan tidak mampu ekonomi dari pemerintah kelurahan/desa.

    3. Beasiswa PPA

    Jenis beasiswa lain di UT adalah beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA). Bantuan ini ditujukan kepada mahasiswa D3, D4, dan S1 yang disediakan oleh Kemendikbudristek.

    Besaran beasiswa PPA ini Rp 400 ribu per bulan. Pemberian dana dilakukan per semester atau enam bulan sekali.

    Sama seperti dua beasiswa sebelumnya, beasiswa PPA mensyaratkan mahasiswa penerima berasal dari keluarga kurang mampu. Beasiswa ini bisa dicoba bagi mahasiswa dengan kondisi demikian, tetapi memiliki IPK yang cukup bagus.

    4. Bantuan UKT

    Jika detikers punya prestasi nonakademik di bidang olahraga atau seni, bisa mencoba bantuan UKT ini. Mahasiswa yang baru menorehkan prestasi bidang tersebut di kancah nasional, bisa mengajukan bantuan UKT.

    Bagi peraih juara 1 tingkat nasional, akan diberikan pembebasan UKT selama tiga semester. Kemudian untuk juara 2 selama dua semester, dan juara 1 selama satu semester.

    Cara Daftar Beasiswa di Universitas Terbuka

    1. Cari tahu syarat lengkap beasiswa yang ingin dicoba pada laman https://www.ut.ac.id/ atau lewat postingan media sosial UT
    2. Siapkan berkas-berkas persyaratan yang diperlukan
    3. Bagi pendaftar KIP Kuliah, pendaftaran bisa dilakukan setelah mendaftarkan diri di jalur mandiri UT
    4. Ketentuan daftar beasiswa setiap cabang UT berbeda sehingga informasi lengkapnya harus ditanyakan langsung ke bagian kemahasiswaan UT daerah masing-masing
    5. Pendaftar KIP Kuliah akan diverifikasi oleh UT pusat, lalu akan disampaikan kepada UT daerah

    Demikian informasi seputar beasiswa yang disediakan Universitas Terbuka bagi mahasiswa baru. Coba yuk!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Jalur Beasiswa UII 2024 Masih Dibuka, Kuliah Gratis Sampai Lulus



    Jakarta

    Siswa ingin kuliah di Universitas Islam Indonesia (UII), tetapi khawatir biaya? Dalam penerimaan mahasiswa tahun ini, UII membuka Jalur Pola Seleksi Beasiswa (PSB) yang memungkinkan kuliah gratis sampai lulus.

    UII merupakan salah kampus swasta terbaik di Indonesia. Dalam pemeringkatan Times Higher Education World University Rankings 2024 (THE WUR), UII menjadi menjadi satu-satunya perguruan tinggi Islam Indonesia yang berhasil masuk dalam peringkat tersebut.

    UII juga berhasil menempati urutan ke-11 PTS terbaik di Indonesia dalam peringkat Webometrics 2024. Kampus di Yogyakarta ini menempati peringkat ke 47 sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia dan 3.585 di dunia.


    Kampus ini menyediakan jalur beasiswa. Jalur beasiswa di UII menyeleksi siswa melalui rekam jejak prestasi (nilai rapor dan prestasi penunjang). Nilai rapor yang digunakan adalah nilai rapor semester 1 sampai 6.

    Jalur PSB hanya dapat diikuti oleh peserta seleksi lulusan tahun 2022, 2023, dan 2024. Adapun beasiswa yang masih tersedia adalah jalur KIP Kuliah atau disebut dengan PSB Merdeka.

    Peserta seleksi belum menjadi mahasiswa sebelumnya, memiliki potensi akademik baik, tetapi memiliki keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, dan lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru pada program studi yang telah terakreditasi.

    Beasiswa yang akan diterima adalah pembebasan biaya Dana Catur Darma, pembebasan biaya Uang Kuliah, serta bantuan biaya hidup (bulanan). Tertarik mendaftar? Cek kelengkapan dokumen dan jadwal pendaftaran seperti dilansir dari laman resminya berikut ini.

    Kelengkapan Dokumen PSB Merdeka UII 2024

    1. Kartu Indonesia Pintar (KIP)
    2. Rapor semester 1-6, ijazah/surat keterangan lulus, dan sertifikat prestasi (jika ada) di tingkat SMA/sederajat.
    3. Kartu keluarga (KK), foto rumah/tempat tinggal (tampak depan, tampak belakang, tampak samping, dan tampak dalam), rekening listrik/keterangan yang menyertai, dan bukti tagihan PBB/keterangan yang menyertai.
    4. Asesmen diri PSB beasiswa KIP

    Jadwal PSB Merdeka UII 2024

    Pendaftaran: 12 Juli-3 Agustus 2024
    Tenggat unggah dokumen: 5 Agustus 2024
    Pengumuman seleksi administrasi: 7 Agustus 2024
    Technical meeting seleksi tahap 2 dan 3: 9 Agustus 2024
    Seleksi tahap 2 (tes potensi akademik): 12 Agustus 2024
    Pengumuman seleksi tahap 2: 14 Agustus 2024
    Seleksi tahap 3 (wawancara): 19 Agustus 2024
    Hasil kelulusan: 26 Agustus 2024
    Registrasi: 27-30 Agustus 2024

    Pendaftaran bisa dilakukan melalui https://pmb.uii.ac.id/registrasi/

    (nir/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Pertukaran Pelajar KL-YES 2025 Dibuka, Siswa Bisa ke Amerika Gratis!



    Jakarta

    Program pertukaran pelajar KL-YES 2025 telah dibuka hingga 23 Agustus 2024 mendatang. Siswa bisa ke Amerika Serikat gratis!

    Program KL-YES atau KL Kennedy Lugar Youth Exchange and Study adalah beasiswa pemerintah Amerika Serikat berbasis prestasi di mana siswa SMA mengikuti satu tahun akademik di Amerika Serikat dengan tinggal bersama keluarga angkat, belajar di sekolah, membangun keterampilan kepemimpinan, dan berkontribusi pada masyarakat.

    Beasiswa ini dibuat oleh Senator Amerika Serikat Kennedy dan Lugar untuk mempertemukan kaum muda dari negara-negara dengan populasi Muslim yang signifikan, termasuk Indonesia, ke Amerika Serikat. Program yang diluncurkan mulai 2003 ini telah mengirimkan hampir 2.000 siswa Indonesia.


    Tahun ini, Pertukaran Pelajar KL-YES ditujukan siswa kelas 10-11 yang lahir antara tanggal 15 Januari 2008-15 Agustus 2009. Tertarik mendaftar? Berikut syarat-syarat Pertukaran Pelajar KL-Yes seperti dilansir dari laman resminya.

    Syarat Pertukaran Pelajar KL-YES 2025

    1. Siswa SMA di Indonesia kelas 10-11 (SMA/SMK/MA/sederajat)
    2. Lahir antara 15 Januari 2007 – 1 Agustus 2008
    3. Warga Negara Indonesia (bukan pemegang paspor AS, tidak lahir di AS, salah satu orang tua bukan warga negara Amerika)
    4. Mendapat persetujuan dan izin dari orang tua dan sekolah
    5. Tidak memiliki anggota keluarga yang bekerja sebagai staf Kedutaan Besar AS atau Organisasi Bina Antarbudaya
    6. Tidak memiliki anggota keluarga yang sebelumnya mengikuti Program YES (orang tua, saudara kandung)
    7. Sehat secara fisik dan mental untuk program ini (program YES mendorong siswa penyandang disabilitas untuk mendaftar)
    8. Memiliki prestasi akademik atau non-akademik, yang dapat dibuktikan dengan sertifikat atau Surat Keterangan:
    9. Prestasi akademik dan non akademik minimal skala kota/kabupaten, atau
    10. Pengurus OSIS dan/atau MPK (Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara)

    Syarat Akademik Pertukaran Pelajar KL-YES 2025

    1. Kelas 10 dan kelas 11 SMA/SMK/MA
    2. Nilai rata-rata rapor minimal 80 untuk semua mata pelajaran

    Cara Mendaftar Pertukaran Pelajar KL-YES 2025

    Pendaftaran Pertukaran Pelajar KL-YES 2025 dibuka secra online melalui https://seleksibinaantarbudaya.or.id/. Apabila ada pertanyaan lebih lanjut, detikers bisa menghubungi Instagram @binaantarbudaya dan nomor telepon +6221 7222291, +6221 7235832.

    Tertarik mendaftar, detikers?

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa LPDP Dana Abadi Pesantren 2024 ke Amerika, Santri-Guru Cek Ya!


    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) bersama Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan buka pendaftaran beasiswa Dana Abadi Pesantren Non-Gelar Micro-credential 2024. Sesuai namanya, beasiswa ini ditujukan kepada santri, mahasantri, guru, hingga pengasuh pesantren.

    Sebagai informasi, micro-credential adalah program pendidikan/pelatihan jangka pendek dengan topik materi pendidikan dan pelatihan yang bersifat teknis dan spesifik. Micro-credential juga bersifat non-gelar, dalam artian peserta yang telah menyelesaikan pendidikan tidak memperoleh gelar akademik.

    Penerima beasiswa akan belajar selama 2 bulan di American Islamic College (AIC). Selama program, peserta akan bertukar ide dan gagasan, terutama tentang wawasan internasional, kehidupan beragama, dan strategi untuk menanamkan sikap moderat pada masyarakat melalui agen moderasi beragama.


    Usai program, peserta diharapkan bisa menjadi agen yang moderat dalam wawasan internasional dan kehidupan beragama bagi sekitarnya.

    Pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi Pusaka hingga 7 September 2024. Siap mendaftar? Berikut informasinya, dikutip dari postingan Instagram Beasiswa Santri dan buku panduan Program Beasiswa Non-Gelar (Amerika), Rabu (4/9/2024).

    Syarat Daftar Beasiswa LPDP Non-Gelar Micro-credential Amerika 2024

    Syarat Umum

    1. Warga Negara Indonesia (WNI).
    2. Berusia sekurang-kurangnya 22 tahun dan maksimal 40 tahun saat mendaftar.
    3. Diutamakan mahasantri yang dalam masa studi di Ma’had Aly Marhalah Ula.
    4. Sudah lulus pendidikan tingkat ulya/aliyah/menengah atas saat mendaftar.
    5. Guru, pengelola, dan pengasuh di pesantren diperkenankan mendaftar dengan ketentuan telah terdaftar di Kementerian Agama. Hal ini dibuktikan dengan kepemilikan Nomor Statistik Pesantren (NSP) dan aktif melakukan pemutakhiran data pada EMIS Ditjen Pendidikan Islam.
    6. Memiliki akhlak terpuji dan layak mengikuti seleksi program.
    7. Direkomendasikan oleh pimpinan pesantren dibuktikan dengan surat rekomendasi dari pimpinan pesantren asal.
    8. Memiliki kemampuan berbahasa asing (Inggris/Arab).
    9. Memiliki kemampuan membaca dan memahami Kitab Kuning.
    10. Memiliki wawasan dan komitmen implementasi nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil’alamin.
    11. Mendapat izin dari pimpinan pesantren untuk melaksanakan program secara luring di Amerika.
    12. Memiliki wawasan dan komitmen implementasi nilai-nilai moderasi beragama, nasionalisme, patriotisme, dan integritas.
    13. Memiliki paspor dan masih aktif dalam 8 bulan ke depan.

    Syarat Dokumen

    1. Isian data diri pendaftar
    2. Pas foto ukuran 3×4
    3. Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP), jika belum punya bisa digantikan dengan Akta Kelahiran
    4. Scan Kartu Keluarga
    5. Scan asli ijazah pendidikan terakhir
    6. Scan asli piagam atau sertifikat prestasi akademik dan/atau non akademik
    7. Scan asli sertifikat bahasa Inggris TOEFL minimal 450 dan IELTS minimal 5.5
    8. Scan asli surat pengantar pesantren bermeterai Rp 10.000 ditandatangani oleh pimpinan pesantren
    9. Scan asli surat rekomendasi dari pesantren asal ditandatangani oleh pimpinan pesantren
    10. Scan asli surat pernyataan kebenaran data dan dokumen bermeterai Rp 10.000 ditandatangani peserta
    11. Scan asli surat pernyataan komitmen bermeterai Rp 10000 ditandatangani peserta
    12. Scan asli SK pengangkatan guru/pengasuh pesantren
    13. Scan asli piagam/SK izin operasional pesantren
    14. Esai tentang moderasi beragama (1.000-1.500 kata)

    Komponen Pendanaan Beasiswa Non-Gelar Micro-credential Amerika 2024

    Berbagai manfaat yang akan diterima peserta melalui beasiswa ini, yakni:

    • Biaya pendidikan
    • Biaya hidup di Amerika Serikat
    • Biaya visa
    • Biaya transportasi
    • Biaya asuransi
    • Biaya mobilisasi.

    Jadwal Pelaksanaan Beasiswa LPDP Micro-credential Amerika 2024

    • Pendaftaran: hingga 7 September 2024
    • Verifikasi, validasi data, dan seleksi dokumen: 8-9 September 2024
    • Pengumuman hasil seleksi berkas: 11 September 2024
    • Seleksi wawancara: 15-16 September 2024
    • Pengumuman hasil seleksi wawancara: 19 September 2024
    • Pemberkasan dokumen, pengurusan visa, dan lainnya: 25 September 2024
    • Pelaksanaan program: Oktober-November 2024

    Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui tautan bit.ly/bookletdng06. Semoga berhasil detikers!

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa Non Gelar Microcerdential STEM untuk Guru SD & SMP, Cek Syaratnya!



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan membuka pendaftaran beasiswa Microcredential bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Pendaftaran dibuka hingga 19 November 2024 melalui tautan https://s.id/MicroSTEM2024.

    Beasiswa kali ini mengambil tema “Climate Change and Environmental Sustainability” yang bekerja sama dengan Korea National University of Education. Program ini dirancang untuk mengembangkan kompetensi guru SD dan guru SMP dalam menangani isu-isu terkait perubahan iklim dan keberlanjutan lingkungan.

    Sehingga para guru mampu merancang pembelajaran yang baik di kelas terutama terkait penyebab dan konsekuensi perubahan iklim. Hal ini untuk mendorong perubahan sikap dan perilaku peserta didik guna mengurangi dampak perubahan iklim di masa depan.


    Target peserta beasiswa ini adalah guru SD kelas 4, 5, dan 6 serta guru SMP yang mengampu mata pelajaran IPA. Dikutip dari Portal Beasiswa GTK Kemendikbduristek, Jumat (11/10/2024) berikut syarat dan cara daftarnya.

    Syarat Daftar Beasiswa Non Gelar Microcerdential STEM

    Syarat Utama

    1. Mengisi formulite pendaftaran pada laman https://gtk.kemdikbud.go.id/microcredential
    2. Warga Negara Indonesia (WNI)
    3. Berusia paling tinggi 55 tahun per-31 Desember pada tahun pendaftaran
    4. Berstatus sebagai guru Aparatur Sipil Negara (ASN) atau guru tetap yayasan
    5. Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)
    6. Memiliki kualifikasi akademik S1 dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,00 skala 4,00
    7. Memiliki pengalaman mengajar minimal 2 tahun berturut-turut di satuan pendidikan PAUD/SD/SMP/SMA/SMK Non Kejuruan/SLB
    8. Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku

    Syarat Dokumen

    • Hasil pindai Kartu Tanda Penduduk (KTP)
    • Hasil pindai Surat Keputusan Pengangkatan guru ASN atau Surat Keputusan Pengangkatan guru tetap Yayasan
    • Hasil pindai NUPTK
    • Hasil pindai ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir
    • Hasil pindai surat tugas mengajar
    • Hasil pindah sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dengan skor minimal TOEFL ITP 450/Duolingo 75/TOEFL IBT 45/IELTS 5.0/TOEIC 440/English Score 290
    • Hasil pindai Letter of Acceptance (LoA) setelah lulus seleksi
    • Hasil pindai surat pernyataan kesanggupan calon Peserta Penerima Program Pengembangan Kompetensi
    • Hasil pindai surat rekomendasi dari atasan
    • Hasil pindai esai/personal statement
    • Hasil pindai surat keterangan sehat

    Cara Daftar Beasiswa Non Gelar Microcerdential STEM

    1. Buka laman https://gtk.kemdikbud.go.id/microcredential atau https://s.id/MicroSTEM2024
    2. Pahamai syarat dan siapkan berkas persyaratan beasiswa
    3. Daftar beasiswa dan lengkapi profil di Portal Beasiswa GTK Kemendikbudristek
    4. Unggah dokumen sesuai syarat beasiswa yang dituju
    5. Tunggu verifikasi dan pengumuman penerima beasiswa.

    Pendaftaran dibuka hingga 19 November 2024. Informasi lebih lengkap dan format lampiran beasiswa bisa dilihat melalui tautan https://s.id/MicroSTEM2024. Selamat mendaftar detikers!

    (det/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran Beasiswa Perintis 2025 Dibuka, Alumni Gap Year Bisa Daftar!



    Jakarta

    Beasiswa Perintis 2025 sudah dibuka! Pendaftaran bisa dilakukan mulai 19 Agustus 2024 hingga 15 Oktober 2024.

    Beasiswa ini disediakan oleh Rumah Amal Salman. Bentuk beasiswanya berupa program pembinaan akademik dan soft skill yang didukung beasiswa uang kuliah tunggal (UKT) dan beasiswa pembinaan (living cost) bulanan.

    Peserta nantinya akan terpilih dalam learning camp terlebih dahulu untuk persiapan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2025. Jika peserta lolos di perguruan tinggi negeri yang dipilih, maka mereka akan mendapatkan uang beasiswa.


    Mengutip unggahan akun Instagram @beasiswaperintis, berikut informasi selengkapnya seputar Beasiswa Perintis:

    Jenis Beasiswa Perintis 2025

    1. Learning Camp

    Selama learning camp, peserta akan mendapatkan pendampingan materi dan latihan soal bersama mentor, asesmen minat dan bakat bersama psikolog, dan try out soal-soal UTBK.

    2. Perintis Leadership Program

    Jenis beasiswa ini diberikan kepada peserta yang diterima sebagai mahasiswa. Mereka akan mendapatkan uang biaya kuliah hingga tunjangan bulanan.

    Keuntungan Beasiswa Perintis 2025

    • Bimbingan intensif persiapan UTBK selama lima bulan
    • Kegiatan pengembangan diri, pelatihan, training motivasi, dan tes bakat
    • Relasi dengan peserta se-Indonesia
    • Beasiswa berupa dukungan biaya kuliah dan biaya hidup selama empat tahun (untuk peserta yang lolos ke PTN tertentu dan lolos seleksi lanjutan)

    Syarat Daftar Beasiswa Perintis 2025

    • Siswa/siswi SMA sederajat kelas XII atau alumni gap year 2023 dan 2024 yang masih memiliki kesempatan mengikuti SNBT 2025
    • Berdomisili di Indonesia dan berstatus sebagai warga negara Indonesia
    • Memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu atau Kartu Indonesia Pintar (untuk jalur non prestasi)
    • Memiliki tekad yang kuat untuk melanjutkan pendidikan ke PTN di seluruh Indonesia
    • Follow instagram @beasiswaperintis
    • Pasang Twibbon yang sudah disediakan Beasiswa Perintis di feeds IG pribadi kemudian tag IG @beasiswaperintis
    • Share informasi Beasiswa Perintis ke Grup Whatsapp ataupun media sosial lainnya (minimal tiga grup)

    Syarat Daftar Beasiswa Perintis Fast Track 2025

    • Fast track adalah program yang bisa mempercepat peserta lulus seleksi langsung ke tahap ujian tulis 3. Syaratnya yakni:
    • Peserta sudah mendaftar Beasiswa Perintis (sudah submit atau sedang tahap verifikasi)
    • Wajib mengajak 20 teman untuk mendaftar Beasiswa Perintis
    • Wajib mengajak 10 teman untuk mensubmit pendaftaran
    • Tidak boleh mendaftarkan peserta yang sudah mendaftar dan submit sebelumnya

    Jadwal Seleksi Beasiswa Perintis 2025

    1. Pendaftaran: 19 Agustus – 5 Oktober 2024
    2. Seleksi berkas: 7 – 15 Oktober 2024
    3. Ujian tulis 1: 27 Oktober 2024
    4. Ujian tulis 2: 3 November 2024
    5. Ujian tulis 3: 10 November 2024
    6. Wawancara: 18 – 30 November 2024
    7. Learning camp I: 22 Desember 2024 – 5 Januari 2025
    8. P2P: 18 Januari – 17 Maret 2025
    9. Learning camp 2: 3 – 26 april 2025

    Bagaimana detikers, tertarik daftar beasiswa ini? Segera isi datamu di https://bit.ly/DaftarFasttrackBP25

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Kemendikbudristek Temukan 4 Kecurangan Penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia


    Jakarta

    Balai Pembiayaan Pendidikan Tinggi (BPPT) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menemukan tiga kecurangan yang dilakukan mahasiswa penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Kecurangan ini datang dari mahasiswa dan bisa berakibat fatal.

    Karena bila melanggar, mahasiswa bisa kehilangan statusnya. Hal ini telah tertera dalam Buku Panduan Pendaftaran BPI Tahun 2024.

    Disebutkan bila penerima beasiswa diketahui melanggar ketentuan dan persyaratan seleksi dan/atau tidak memenuhi pernyataan yang disampaikan pada surat pernyataan, maka ia akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku di BPPT. Namun, bila penerima beasiswa ketahuan memberikan informasi atau dokumen yang tidak benar/palsu, maka akan dikenakan sanksi administratif berat.


    Sanksi berupa pemberhentian sebagai penerima beasiswa dan berkewajiban pengembalian dana studi yang telah diterima. Ia juga akan diblokir untuk mengikuti program BPPT di masa mendatang.

    Dikutip dari Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik), Kemendikbudristek berikut 4 temuan kecurangan yang dilakukan mahasiswa penerima BPI.

    4 Kecurangan Penerima BPI

    1. Berkuliah Daring Dalam Waktu Lama

    Mahasiswa penerima BPI tidak diperbolehkan melakukan perkuliahan secara online/daring atau hybrid dalam waktu lama. Walaupun pihak perguruan tinggi memperbolehkannya.

    Kepala Sub Bagian Tata Usaha BPPT, Ratna Prabandari menyebutkan ketentuan ini dilakukan karena BPI memberikan skema living allowance atau biaya hidup bulanan. Sehingga mahasiswa penerima BPI harus tinggal dan berada di kota di mana perguruan tinggi berada.

    Menurut temuannya, ada mahasiswa BPI yang melakukan perkuliahan daring di berbeda kota dengan letak kampus hingga 2 semester. Hal ini merupakan tindakan terlarang.

    “Kami menemukan adanya mahasiswa penerima BPI yang melakukan perkuliahan online di tempat tinggal yang berbeda kota dengan kampusnya dalam waktu satu sampai dua semester. Kami tegaskan itu tidak boleh dalam alasan apapun,” katanya.

    2. Mahasiswa Masih Bekerja

    BPPT juga menemukan ada mahasiswa penerima BPI yang masih melakukan pekerjaan sambil berkuliah. Hal ini menurut Ratna sudah jelas aturannya dan tidak boleh dilanggar.

    “Itu kan sudah jelas aturannya, bahwa penerima BPI harus dalam posisi tugas belajar, artinya cuti dari pekerjaannya. Termasuk hal ini berlaku bagi mahasiswa yang diterima atau diangkat sebagai CPNS atau PPPK,” tambahnya.

    Ratna menyebutkan mahasiswa penerima BPI masih boleh bekerja dengan mengabaikan tugas belajar. Dengan catatan pekerjaan yang dilakukannya merupakan bagian wajib dari studi, seperti menjadi teaching assistant atau research assistant.

    3. Pemalsuan Dokumen Akademik

    Kecurangan berkaitan dengan pemalsuan dokumen akademik juga tak luput dari temuan BPPT. Seperti tandatangan promotor tesis atau disertasi dan pemalsuan transkrip nilai akademik pada Kartu Hasil Studi (KHS).

    4. Double Funding dari Pemerintah Daerah

    Double funding adalah sebuah keadaan ketika penerima beasiswa mendapat pendanaan tambahan dari lembaga pemberi beasiswa lain. Dalam hal ini temuan yang ditemukan adalah double funding dari pemerintah daerah.

    Hal ini juga perlu menjadi catatan oleh perguruan tinggi dan BPPT. Kepala Sub Bagian Tata Usaha Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek, Mohammad Alipi menjelaskan memang beasiswa yang berada dari program Puslapdik lainnya mungkin bisa dipantau terkait keadaan double funding.

    Seperti Beasiswa Unggulan, KIP Kuliah dan juga Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik). Sayangnya beasiswa dari pemerintah daerah sulit untuk dipantau penerimaannya.

    “Sebetulnya bila sesama beasiswa yang dikelola Puslapdik itu relatif bisa terpantau. Yang agak sulit terjangkau adalah double funding dengan beasiswa sejenis dari pemerintah daerah,” jelas Alipi.

    Progres Mahasiswa Penerima BPI Dipantau

    Penjelasan Ratna dan Alipi disampaikan dalam Kegiatan Sinkronisasi Data Penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Tahun 2021-2023 dan Pendaftar BPI dalam Negeri Tahun 2024 Wilayah II di Medan, 26 September 2024 lalu. Kegiatan ini dilakukan untuk sinkronisasi data mahasiswa penerima BPI ongoing dan mahasiswa baru 2024.

    Sebagai catatan setiap progres masing-masing awardee pada dasarnya dipantau BPPT dan Kemendikbduristek. Sehingga setiap kecurangan pasti akan ditemukan.

    Pertemuan itu juga bertujuan mempercepat proses pembayaran biaya pendidikan dan meningkatkan layanan beasiswa. Alipi meminta pihak perguruan tinggi untuk memberikan kemudahan bagi awardee BPI dalam pengisian KHS. Sehingga proses pembayaran bisa segera dilakukan.

    “Pada ujungnya mempercepat dan memperlancar proses pembayaran, baik pembayaran biaya pendidikan ke perguruan tinggi maupun biaya hidup ke mahasiswa,” ungkap Alipi.

    Terkait peningkatan layanan, Alipi mengusulkan agar pihak perguruan tinggi melakukan upload dokumen secara langsung tidak melalui mahasiswa terutama KHS. Karena BPPT menemukan ada beberapa dokumen yang kurang valid terkait data mahasiswa.

    Meskipun begitu, Alipi menegaskan pihaknya dan BPPT selalu pemutakhiran sistem. Sehingga layanan pada mahasiswa penerima BPI bisa terus dipermudah dan cepat.

    “Tentunya inti dari semua itu adalah kerja sama dan komunikasi intensif antara perguruan tinggi dengan BPPT untuk meningkatkan layanan,” tutupnya.

    (det/det)



    Sumber : www.detik.com

  • Awardee Beasiswa Pendidikan Indonesia Dilarang Kuliah Online!



    Jakarta

    Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Pembiayaan Pendidikan Tinggi (BPPT), Ratna Prabandari mengingatkan mahasiswa penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) untuk tidak melakukan pelanggaran. Salah satunya adalah melakukan kuliah secara online atau hybrid dalam waktu lama.

    “Walaupun pihak perguruan tinggi dimana mahasiswa berkuliah membolehkannya,” tuturnya dikutip dari rilis di laman pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek, Rabu (9/10/2024).

    Alasan mengapa hal ini tidak boleh dilakukan karena BPI memberikan pendanaan dalam bentuk living allowance atau biaya hidup bulanan. Sehingga penerima beasiswa diharuskan untuk tinggal dan berada di kota tempat perguruan tinggi berada.


    Aturan ini kembali ditegaskan karena pihak BPPT menyebutkan telah menemukan pelanggaran yang dilakukan mahasiswa penerima BPI. Di mana mahasiswa tersebut melakukan perkuliahan online di tempat tinggal yang berbeda dengan kota kampusnya dalam waktu sampai dua semester.

    “Kami menemukan adanya mahasiswa penerima BPI yang melakukan perkuliahan online di tempat tinggal yang berbeda kota dengan kampusnya dalam waktu satu sampai dua semester. Kami tegaskan itu tidak boleh dalam alasan apapun,” tambahnya.

    Dilarang Kerja-Double Funding

    Tidak hanya masalah kuliah daring, BPPT juga menemukan bila ada penerima BPI yang tidak dalam status tugas belajar. Artinya mereka masih bekerja ketika perkuliahan berlangsung.

    Ratna menyatakan aturan ini sudah tertera jelas ketika pendaftaran BPI berlangsung. Aturan tersebut menyebutkan bila penerima BPI harus dalam posisi tugas belajar.

    “Artinya cuti dari pekerjaannya, termasuk hal ini berlaku bagi mahasiswa yang diterima atau diangkat sebagai CPNS atau PPPK,” ucap Ratna.

    Mahasiswa memang diperbolehkan bekerja dan mengabaikan tugas belajar, tetapi dengan catatan tertentu. Yakni pekerjaan yang dilakukan harus menjadi bagian wajib dari studi, seperti teaching assistant dan research assistant.

    Selanjutnya Ratna menyoroti adanya pelanggaran yang dilakukan mahasiswa penerima BPI dalam pemalsuan dokumen akademik. Seperti, pemalsuan tandatangan promotor tesis atau disertasi, transkrip nilai akademik pada Kartu Hasil Studi (KHS).

    Terakhir, temuan menyatakan bila mahasiswa BPI masih ada yang menerima beasiswa untuk komponen pembiayaan yang sama atau double funding. Terkait hal ini, Kepala Sub Bagian-Tata Usaha Puslapdik, Mohammad Alipi mengakui bila double funding sulit dipantau bila berasal dari pemerintah daerah.

    Namun, bila berkaitan dengan program Puslapdik lainnya, contohnya Beasiswa Unggulan, KIP Kuliah, dan juga Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) hal ini bisa terpantau dengan cermat.

    “Sebetulnya bila sesama beasiswa yang dikelola Puslapdik itu relatif bisa terpantau, yang agak sulit terjangkau adalah double funding dengan beasiswa sejenis dari pemerintah daerah,” tutupnya.

    Sanksi Mahasiswa yang Lakukan Kecurangan

    Kecurangan yang memiliki status berat bisa menyebabkan mahasiswa kehilangan statusnya sebagai penerima BPI. Hal ini telah tertera dalam Buku Panduan Pendaftaran BPI Tahun 2024, yang berbunyi:

    1. Penerima beasiswa yang diketahui melanggar ketentuan dan persyaratan seleksi dan/atau tidak memenuhi pernyataan yang disampaikan pada surat pernyataan, maka ia akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku di BPPT.

    2. Bila penerima beasiswa ketahuan memberikan informasi atau dokumen yang tidak benar/palsu, maka akan dikenakan sanksi administratif berat. Berupa pemberhentian sebagai penerima beasiswa dan berkewajiban pengembalian dana studi yang telah diterima.

    3. Pelamar yang mengalami sanksi berat juga akan diblokir untuk mengikuti program BPPT di masa mendatang.

    (det/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Kedubes AS Buka Beasiswa Pertukaran Mahasiswa 2025, Yuk Daftar!



    Jakarta

    Bagian Hubungan Masyarakat Kedutaan Besar Amerika membuka pendaftaran untuk Studi Institut AS (SUSI) 2025 hingga 22 November 2024. Kandidat terpilih akan diberangkatkan pada 24 Juni 2025.

    SUSI adalah program akademik intensif jangka pendek yang bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang Amerika Serikat kepada mahasiswa sarjana. Program ini juga diharapkan meningkatkan keterampilan kepemimpinan para peserta.

    Program ini terdiri dari kegiatan akademik selama 4 minggu dengan serangkaian diskusi seminar, bacaan, presentasi dan ceramah kelompok. Peserta juga akan menjalani kunjungan lapangan, pengembangan kepemimpinan, kegiatan budaya, dan pengabdian masyarakat.


    Tema Beasiswa Pertukaran Mahasiswa SUSI 2025

    Adapun mahasiswa diminta untuk memilih salah satu dari dua tema SUSI 2025, yakni:

    • Perubahan Iklim dan Lingkungan diselenggarakan oleh Northern Nevada International Center di University of Nevada, Reno
    • Keragaman Agama dan Demokrasi diselenggarakan oleh Dialogue Institute di Temple University, Philadelphia

    Cakupan Beasiswa Pertukaran Mahasiswa SUSI 2025

    Departemen Luar Negeri AS akan menanggung semua biaya peserta, termasuk:

    • Biaya perjalanan internasional
    • Visa
    • Tunjangan perjalanan
    • Perjalanan domestik dan transportasi darat
    • Materi dan tunjangan insidental
    • Akomodasi.

    Syarat Beasiswa Pertukaran Mahasiswa SUSI 2025

    Pendaftar pertukaran mahasiswa SUSI 2025 harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

    1. Kemampuan bahasa Inggris yang kuat
    2. Berusia antara 18 dan 25 tahun
    3. Memiliki setidaknya 1 semester tersisa dari studi sarjana mereka
    4. Berkomitmen untuk kembali ke universitas asal setelah menyelesaikan program
    5. Mahasiswa dari kota-kota berikut:Takengon,Meulaboh,Bukittinggi, Padang Panjang,Bengkulu, Tanjung Pinang,Pekanbaru, Pangkal Pinang,Tarakan, TanjungSelor,Malinau,Balikpapan,Singkawang, Serang,Salatiga,Wonogiri,Jember, Kupang,Kendari,Manado,Mamuju,Gorontalo, Ambon,Ternate, Sorong,Manokwari, Biak,Nabire,Jayapura, danMerauke
    6. Menunjukkan minat pada salah satu atau kedua tema
    7. Menunjukkan kualitas dan potensi kepemimpinan yang kuat dalam kegiatan universitas dan masyarakat
    8. Prestasi akademik yang tinggi
    9. Bersedia dan mampu untuk berpartisipasi penuh dalam program akademik intensif dan pengabdian masyarakat
    10. Merasa nyaman dengan kehidupan kampus, siap untuk berbagi akomodasi tempat tinggal, dan mampu menyesuaikan diri dengan praktik budaya dan sosial yang berbeda dari negara asal.

    Detikers yang berminat bisa langsung mendaftarkan diri melalui https://bit.ly/SUSIStudentLeaders-2025. Adapun informasi lebih lanjut mengenai Pertukaran Mahasiswa SUSI 2025 dapat dicek pada https://id.usembassy.gov/study-of-the-u-s-institutes-susi/. Tertarik mendaftar, detikers?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Bappenas Buka Beasiswa S2-S3 untuk PNS, Ini Syarat & Cara Daftarnya



    Jakarta

    Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan Perencana (Pusbindiklatren) Kementerian PPN/Bappenas membuka beasiswa S2 dan S3 bagi warga Indonesia yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

    Beasiswa S2 berlaku untuk program Linkage yakni Split-Site Master Program (SSMP) yang pengadaannya bekerja sama dengan Australia Awards in Indonesia. Sementara beasiswa S3 berlaku untuk program di dalam negeri.

    Masa studi penerima beasiswa ini akan dimulai pada 2025.Detikers tertarik daftar beasiswa ini? Mengutip laman resmi Bappenas, ini dokumen syarat dan cara daftarnya:


    Dokumen Syarat Daftar Beasiswa Bappenas 2025

    • Surat usulan dari Kepala Biro Kepegawaian/SDM/BKD/BKPSDM atau Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan setempat dengan tembusan eselon 2 atasan langsung. Isi surat menyebutkan nama peserta yang diusulkan dan telah memenuhi semua kriteria yang dipersyaratkan.
    • Hasil cetak formulir registrasi online yang telah diisi lengkap, bermeterai, bertanda tangan asli calon peserta dan Kepala Biro Kepegawaian/SDM/BKD/BKPSDM atau Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan serta stempel cap basah pada posisi tanda tangan Kepala Biro Kepegawaian/SDM/BKD/BKPSDM atau Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan
    • Salinan ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir dan cap basah
    • Salinan SK kepangkatan III/a dan SK terakhir yang telah dilegalisasi
    • Formulir pernyataan pengembangan SDM yang ditandatangani oleh Kepala Biro Kepegawaian/SDM/BKD/BKPSDM atau Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan serta disesuaikan dengan
    • Rencana Pengembangan Sumber Daya Manusia di masing-masing instansi (formulir terlampir)
    • Dokumen Rencana Pengembangan Sumber Daya Manusia atau Human Capital Development Plan (HCDP) yang terdapat di masing-masing instansi, sesuai dengan surat kami dengan nomor 847/P.01/05/2019 pada tanggal 29 Mei 2019 perihal Hasil dan Tindak Lanjut Kegiatan Rapat Koordinasi dan Workshop Penyusunan Rencana Pengembangan SDM ASN Pembangunan

    Cara Daftar Beasiswa Bappenas 2025

    Peserta harus melakukan pendaftaran online terlebih dahulu pada situs https://pusbindiklatren.bappenas.go.id paling lambat tanggal 15 November 2024 (paperless). Pada situs tersebut, peserta mengunggah dokumen yang diminta.

    Dokumen pendukung wajib dilengkapi dalam Simdiklat Pendaftaran untuk diverifikasi. Jangan lupa, beberapa dokumen memerlukan e-meterai yang harus dibubuhkan.

    Selain mendaftar online, peserta juga harus mengirim hardcopy baik dikirimkan secara langsung atau lewat jasa pengiriman ke alamat Pusbindiklatren Bappenas di Jalan Proklamasi No. 70, Jakarta Pusat 10320.

    Tahapan Seleksi Beasiswa Bappenas 2025

    1. Seleksi administrasi
    2. Tes potensi akademik (TPA)
    3. Test of English as a Foreign Language (TOEFL) ITP
    4. Seleksi wawancara khusus untuk program tertentu

    Itulah informasi beasiswa kuliah S2 dan S3 dari Bappenas untuk PNS. Jika dalam proses seleksi terdapat penyimpangan oleh pegawai Bappenas, peserta bisa melaporkannya lewat pusbindiklatren@bappenas.go.id atau Inspektorat Utama Kementerian PPN/Bappenas ya.

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com