Tag: alam sutera

  • Nikmatnya Kopi Jeruk dengan Jajan Pasar


    Jakarta

    Jika biasanya kopi selalu dipadukan dengan kue-kue Western, maka berbeda dengan kafe ini. Di sini kamu bisa ngopi ditemani dengan jajanan pasar.

    Minum kopi akan terasa lebih nikmat jika dipadukan dengan kudapan. Paduan tersebut bisa jadi menu sarapan yang praktis atau ngemil sore hari sambil bersantai sejenak.

    Kafe ini menawarkan sensasi ngopi yang berbeda dan melokal. Pasalnya kafe ini menawarkan aneka jajanan pasar sebagai paduan minum kopi. Mulai dari pastel hingga kue bugis ada di sini.


    Bernama Coffee For A Friend yang lokasinya ada di kawasan Alam Sutera, Tangerang. Kafenya masih terbilang baru, tetapi langsung menarik perhatian banyak orang.

    Detail Informasi Coffee For A Friend
    Nama Tempat Makan Coffee For A Friend
    Alamat Ruko Victoria Lane, Perumahan Alam Sutera No.09, Panunggangan Tim., Kec. Pinang, Kota Tangerang, Banten 15143
    No Telp
    Jam Operasional 07.00
    21.00
    Estimasi Harga Mulai Rp 30.000p-an
    Tipe Kuliner Kopi dan jajanan pasar tradisional
    Fasilitas

    1. Kafe minimalis yang nyaman

    Coffee for a friendCoffee for a friend minimalis tapi nyaman. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Coffee For A Friend ini bertempat di Ruko Victoria Lane, Perumahan Alam Sutera. Kafe ini menjadi pilihan tempat nongkrong yang nyaman bersama teman, sesuai dengan namanya.

    Saat detikFood menyambangi kafe ini pada Sabtu sore (09/11/24) suasana kafe ramai dipenuhi anak-anak muda. Kafenya minimalis dan bernuansa krem putih.

    Dengan begitu membuat kafenya tampak estetik dan nyaman. Masuk ke dalam kafenya, kami langsung disambut dengan aneka jajanan pasar yang tertata rapi di etalase.

    2. Berawal dari kisah persahabatan

    Coffee for a friendCoffee for a friend berdiri berawal dari kisah persahabatan. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Bukan hanya sekadar nama, Coffee For A Friend rupanya berdiri dari kisah persahabatan yang hangat. Kafe ini merupakan ide dari tiga orang sahabat yang hobi ngopi.

    Mereka adalah Ben yang merupakan seorang brand consultant, Rindang seorang beauty-preneur, dan Kalin yang merupakan pendiri media keuangan.

    Dari bidang yang berbeda, mereka berkolaborasi menghadirkan Kafe berkonsep unik. Kafenya menyajikan jajanan pasar sebagai paduan minum kopi.

    Menu-menu di Coffee For A Friend ada di halaman selanjutnya.

    3. Menawarkan jajanan pasar

    Coffee for a friendCoffee for a friend menawarkan jajanan pasar untuk teman minum kopi. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Menurut mereka, sebagai orang Indonesia, jajanan pasar tradisional dapat menghadirkan suasana hangat dan akrab. Apalagi jajanan pasar memiliki varian yang beragam.

    Mulai dari yang manis hingga yang gurih tersedia di kafe ini. Mulai dari kue bugis, kue talam, bika ambon, putu ayu, dan yang gurih ada pastel hingga martabak telur.

    Kue bugis di sini warnanya hijau cerah. Teksturnya kenyal dan diisi dengan kelapa parut yang dicampur gula merah. Adonannya juga harum daun suji.

    4. Kopi house blend Aceh Gayo dan Temanggung

    Coffee for a friendCoffee for a friend menggunakan house blend Aceh Gayo dan Temanggung. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Selain itu, kue putu ayu juga tak kalah enak. Berbentuk bunga mawar berwarna hijau di bagian bawah dan putih di bagian atas. Empuk, lembut, dan rasanya gurih sedikit manis.

    Jika ingin kudapan bercita rasa gurih asin, bisa pesan pastelnya. Ukurannya besar berbentuk seperti ufo. Selain itu, isiannya berupa daging cincang dan sayuran yang padat.

    Kulitnya pun renyah. Rasanya seperti pastel dari merek ternama. Untuk kopinya di sini menggunakan house blend Aceh Gayo dan Temanggung.

    5. Kopi gula aren hingga Orange Coffee

    Coffee for a friendCoffee for a friend ada menu kopi gula aren dan kopi jeruk. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Biji kopinya sendiri merupakan gabungan antara 70% Arabika dan 30% Robusta. Perpaduan tersebut menghasilkan karakteristik rasa nutty yang mendominasi pada kopinya.

    Kamu bisa pesan Kopi untuk Teman yang merupakan kopi gula aren. Kopinya lembut, aromanya dan rasanya kuat, dan creamy. Rasa susunya seperti menggunakan susu nabati.

    Jika ingin segar ada menu Orange Coffee. Racikan kopi ini lebih dominan rasa jeruknya. Racikan kopi ini juga masih ada bulir-bulir jeruknya yang menambah tekstur. Namun, rasa kopinya terasa pahit yang tipis-tipis dan ada rasa sodanya.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Udang Sereal dan Shimeji Tofu di Restoran Chinese Nyaman Buat Keluarga


    Jakarta

    Restoran Chinese yang nyaman untuk makan bersama keluarga ada di Hotel Tentrem Jakarta. Lin, sajikan menu spesial mulai dari udang sereal dan shimeji tofu.

    Selain restoran Indonesia, restoran bergaya Chinese juga menjadi comfort food bagi sebagian besar orang. Ciri khas rasa makanan yang gurih, asam manis, hingga pedas mampu meningkatkan nafsu makan.

    Alasan lain banyak orang memilih restoran Chinese salah satunya karena tempatnya yang nyaman untuk keluarga. Seperti Lin, restoran Chinese di dalam Hotel Tentrem Jakarta.


    Berlokasi di lantai 2 Hotel Tentrem Jakarta, kapasitasnya yang besar serta tersedianya ruang VIP cocok untuk membawa serta keluarga makan di sini. Apalagi rasa menunya patut diacungi jempol.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Lin
    Alamat Hotel Tentrem Jakarta Lantai 2, Jalan Alam Sutera Boulevard No.11, Pakulonan, Tangerang Selatan.
    No Telp 0881-0829-94698
    Jam Operasional Setiap hari, 10.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 250.000/pax
    Tipe Kuliner Chinese food
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Bawa Pulang
    • Ruang VIP
    • Parkir Luas
    • Toilet Bersih
    • dll
    Lin Hotel Tentrem JakartaKapasitas besar serta ruang VIP membuat Lin cocok untuk mengajak keluarga santap lezat bersama. Foto: Tim detikfood

    Restoran Chinese Nyaman untuk Keluarga

    Area makan Lin terbilang tertutup sehingga privasi lebih terjaga. Meja-meja panjang hingga ruang VIP yang dapat menampung 8-10 orang cocok untuk dijadikan ruang makan yang nyaman bersama keluarga.

    Albert Liew, Chinese Head Chef Hotel Tentrem Jakarta, juga menyajikan menu-menu makanan yang porsinya cocok untuk menjadi menu tengah. Chef Albert juga menjelaskan bagaimana kualitas makanan di Lin berbeda dengan restoran Chinese lainnya.

    “Resep dan bahan-bahan yang digunakan di sini berbeda dengan Chinese food lainnya. Kita pakai seperti bahan-bahan, kecap, dan saus itu merek yang bagus punya. Termasuk metodenya juga sedikit berbeda,” ujarnya.

    Lin Hotel Tentrem JakartaChef Albert Liew menyebut proses memasak bahan makanan mengandung babi dan tanpa babi dimasak dengan alat berbeda. Foto: Tim detikfood

    Proses Masak Menu Halal dan Nonhalal

    Chef Albert Liew asal Malaysia menyadari kebutuhan antara memisahkan makanan halal dan nonhalal di Indonesia. Lin menerapkan proses masak yang dibedakan antara masakan-masakan berbahan utama halal dan nonhalal.

    Seperti ketika memasak daging babi dan menu lain, ayam dan seafood, peralatan memasaknya akan dibedakan. Cara ini menjadi upaya untuk setidaknya meminimalisir kontaminasi yang mungkin terjadi pada peralatan masak yang baru saja digunakan.

    Namun kembali lagi, kepercayaan untuk meyakini makanan tersebut halal dikonsumsi Muslim atau tidak bergantung pada individunya. Banyak menu-menu no pork no lard yang dapat dipesan ketika berkunjung ke Lin.

    Kelezatan citarasa hidangan khas Lin ada di halaman berikutnya.

    Lin Hotel Tentrem JakartaBerkarir sebagai chef Chinese food selama 23 tahun, kurasi menu dipertimbangkan dengan matang oleh chef Albert Liew. Foto: Tim detikfood

    Kurasi Menu oleh Chef Hidangan Kanton

    Chef Albert Liew yang sudah berkiprah di dapur profesional sejak 23 tahun silam. Ia berkisah sejak kecil memang sudah senang memasak, mulai dari sekadar menyiapkan bekal sekolahnya sendiri.

    Chef Albert mengatakan dirinya dapat dibilang sebagai chef spesialis hidangan Chinese khususnya ala Kanton. Di Lin ia menyajikan 80% hidangan Kanton, 10% menu bergaya Sichuan, dan 10% lainnya makanan Asia fusion yang telah diberi sentuhan inovasinya.

    Pilihan setiap menunya dipertimbangkan dengan selera pelanggan. Variasinya layaknya menu-menu khas Chinese food yang banyak dipesan.

    Hanya saja cara penyajian, metode memasak, bahan, dan rasa dipertimbangkan oleh chef Albert agar menjadi yang terbaik di antara Chinese food lainnya. Contohnya ketika menyajikan ayam asam manis yang banyak dijumpai di restoran lain, tetapi chef Albert memilih mengganti sebagian bahannya agar punya keistimewaan rasanya sendiri.

    Lin Hotel Tentrem JakartaSweet and Sour Chicken di Lin dijamin oleh chef Albert punya rasa yang lebih enak daripada tempat lain. Foto: Tim detikfood

    Menu Utama hingga Dessert yang Lezat

    Menyambangi Lin, tim detikfood membuktikan sendiri kelezatan racikan menu buatan chef Albert. Salah satu yang membuat kami penasaran ialah chilli oil atau minyak cabai yang dibuat sendiri oleh chef Albert.

    Sebagai menu pembuka ada sup yang berisi berbagai jenis jamur dan bahan-bahan lain di dalamnya. Chef Albert menyebut menu tersebut sudah disesuaikan tingkat kepedasannya dengan mengurangi penggunakan chili oil untuk menyesuaikan pada selera lidah orang Indonesia.

    Begitupula dengan Sweet and Sour Chicken serta Kung Pao Chicken. Ayam asam manis buatan chef Albert menggunakan gula merah dari Hongkong sehingga memiliki rasa legit yang berbeda dari ayam asam manis lain. Sementara pada Kungpao Chickennya memiliki rasa yang gurih, legit, aroma wijen yang khas ditambah kacang mede yang memberikan tekstur renyah.

    Shimeji tofu yang hanya bisa ditemukan di Lin menjadi salah satu menu signature andalan chef Albert. Tahunya dibuat sendiri untuk mendapatkan rasa dan tekstur yang pas. Gurih, asam, dan sedikit pedas manis terasa pada hidangan ini.

    Saat dipotong, tahunya terasa kenyal. Namun setelah dicicipi seolah lumer dengan lembut di dalam mulut. Udang Sereal yang dilengkapi oat renyah juga sayang dilewatkan, rasanya gurih lembut sebab tak menggunakan MSG.

    Lin Hotel Tentrem JakartaSelain menu utama, makanan penutup berupa durian goreng di Lin juga sayang dilewatkan. Foto: Tim detikfood

    Chef Albert juga punya menu penutup yang tak kalah istimewa. Ialah Deep Fried Durian yang menggoreng daging durian dengan balutan tepung renyah untuk kemudian disajikan dengan es krim.

    Saat pertama kali disajikan, kami sempat tak mengira durian yang digunakan adalah daging durian utuh yang segar. Ketika dipotong, aroma durian yang semerbak langsung memenuhi ruangan. Rasanya menjadi manis lembut sebab dipadukan bersama es krim vanila.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Segarnya Burrata hingga Cartoccio Berbahan Tinta Cumi yang Al Dente!


    Jakarta

    Di Hotel Tentrem Jakarta ada restoran otentik Italia yang layak dicoba. Menunya burrata segar hingga cartoccio dengan tinta cumi nan unik.

    Hotel bintang 5 di Alam Sutera, Hotel Tentrem Jakarta, memiliki beberapa outlet food and beverage yang layak dicoba. Salah satunya Canella, restoran penyaji makanan khas Italia yang otentik rasanya.

    Di balik makanan-makanan lezat Canella, ada tangan dingin chef Ruly selaku chef de cuisine Hotel Tentrem Jakarta. Ia bersama tim bertugas merancang menu restoran.


    Khusus menyajikan makanan Italia saat waktu makan malam, suasananya sengaja dibuat lebih intim dan hangat. Begitu pula menu-menu lezat seperti burata hingga pasta yang akan melengkapi waktu makan.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Canella
    Alamat Hotel Tentrem Jakarta Lantai 6, Jl Alam Sutera Boulevard No 11, Pakulonan, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.
    No Telp 0822-1148-4144
    Jam Operasional Setiap hari, 18.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 200.000++/pax
    Tipe Kuliner Italia
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Ruang VIP
    • Area Parkir Luas
    • Bawa Pulang
    • dll
    Canella: Segarnya Burrata hingga Cartoccio Berbahan Tinta Cumi yang Al Dente!Burrata di Canella dijaga kesegarannya hingga ketika disajikan untuk tamu. Foto: Tim detikfood

    Burrata sebagai Menu Pembuka yang Segar

    Chef Ruly mengutamakan penggunaan bahan segar di Canella, seperti pilihan appetizer atau menu pembuka yang berisi buratta dan beef carpaccio.

    Saat mengunjungi Canella, tim detikfood mencicipi buratta yang digadang-gadang menjadi menu pembuka favorit. Keju berbentuk bulat yang mulus dilengkapi kucuran cuka balsamic serta sayuran pelengkapnya.

    Saat dipotong, bagian luar kejunya kenyal dengan bagian dalam yang juicy dan lembut. Ketika disantap, rasa asam dan gurih khas kejunya kuat.

    Untuk menjaga kualitas bahan-bahan yang dibutuhkan pada penyajian secara segar, chef Ruly mengandalkan sumber bahan import demi rasa terbaik. “Memang kebanyakan kita import barangnya. Untuk jaga kualitas dan orisinalitas rasanya,” ujar chef Ruly kepada tim detikfood.

    Canella: Segarnya Burrata hingga Cartoccio Berbahan Tinta Cumi yang Al Dente!Squid Ink Cartoccio yang berwarna hitam pekat menggunakan tinta cumi. Foto: Tim detikfood

    Pasta Squid Ink Cartoccio Berbahan Tinta Cumi

    Tak hanya menawan pengunjung pada menu pembuka, tetapi ada banyak pilihan menu utama. Kamu bisa mencicipi deretan pasta hingga pizza di sini.

    Untuk pasta, Squid Ink Cartoccio jadi andalan. Pastanya disajikan dengan lapisan sourdough tipis di bagian atas yang dipanggang hingga sedikit kecokelatan.

    Cara menikmatinya ialah dengan memotong lapisan sourdough di bagian atasnya. Keunikan dari hidangan ini terletak pada pasta segar yang menggunakan campuran tinta cumi sebagai pewarnanya agar menghadirkan warna hitam pekat.

    Isiannya dilengkapi dengan berbagai jenis seafood. Seperti kerang, udang, dan buah zaitun yang menambah rasa segarnya.

    Tekstur pastanya al dente dengan meresap bumbu yang diracik langsung oleh chef Ruly. Porsinya juga cukup besar dengan topping yang royal sehingga cocok dinikmati 3-4 orang.

    Pizza hingga racikan mocktailnya yang tak kalah enak ada di halaman berikutnya.

    Canella: Segarnya Burrata hingga Cartoccio Berbahan Tinta Cumi yang Al Dente!Pizza otentik khas Italia di Hotel Tentrem Jakarta disajikan dengan topping berlimpah. Foto: Tim detikfood

    Pizza Otentik Italia

    Jika berbicara makanan Italia, rasanya tak lengkap tanpa menyantap pizza. Canella juga membuat pizza dengan keotentikan tekstur roti dan rasa yang dijaga.

    Chef Ruly mengungkapkan piza yang disajikan di Canella secara khusus menggunakan adonan sourdough. Sehingga ketika dinikmati rasanya akan sedikit asam, tetapi bersifat ringan dicerna.

    Beef Bresaola, salah satu menu pizza di sini. Roti tipis dengan tekstur renyah di bagian pinggir dan kenyal di tengahnya dilengkapi topping seperti mozzarella, ricotta, irisan daging sapi, serta kucuran cuka hitam atau black balsamic vinegar, dan arugula segar.

    Komposisinya menghadirkan rasa yang seimbang. Irisan daging sapi dan ricotta yang gurih diseimbangkan dengan rasa asam segar dari kucuran cuka dan manis dari potongan tomat.

    Keju mozarella sebagai lapisan pertama di atas pizza juga menambah tekstur creamy ketika dinikmati. Pizzanya disajikan dengan ukuran medium, berisi 6 potong cocok untuk dinikmati 2-3 orang.

    Canella: Segarnya Burrata hingga Cartoccio Berbahan Tinta Cumi yang Al Dente!Dua mocktil, Stella ala Canella dan Appetito, yang bisa dipesan untuk mencuci mulut setelah makan di Canella. Foto: Tim detikfood

    Racikan Mocktail dengan Sentuhan Lokal

    Mempertahankan konsep Hotel Tentrem Jakarta, bagian bar di Canella juga menolak melupakan sentuhan kekayaan Nusantara. Ada racikan mocktail segar berbahan dasar rempah dan bahan lokal.

    Tim detikfood mencicipi mocktail Stella a la Canella dan Appetito. Keduanya memiliki karakter yang unik dengan gayanya masing-masing.

    Stella ala Canella menghadirkan racikan mocktail yang kuat rempahnya. Seperti kayu manis dan cengkeh yang menunjukkan kekayaan rempah Indonesia.

    Rasanya asam segar dengan aroma rempah yang kuat. Cocok untuk dinikmati setelah makan jika ingin minuman yang menyegarkan juga membersihkan mulut.

    Jika lebih suka manis, kamu bisa pesan Appetito. Warnanya yang merah merona menghadirkan rasa dominan manis segar dengan aroma perasan kulit jeruk yang membuat lebih rileks.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Warung Pecel Lele Modern di Alam Sutera Ini Punya 4 Jenis Sambal


    Jakarta

    Warung pecel lele ini punya konsep lebih modern, nyaman, dan bersih. Pilihan menunya juga komplet, bahkan ada 4 jenis sambal yang bisa dinikmati gratis sepuasnya!

    Umumnya hidangan pecel lele dijual di warung tendaan kaki lima. Pelanggan yang ingin menikmatinya dipersilahkan untuk duduk di bangku seadanya atau lesehan.

    Sekalipun cita rasa pecel lele yang ditawarkan enak, tetapi tempat yang nyaman dan bersih pasti lebih diharapkan pelanggan.


    Sisi inilah yang ingin diangkat oleh warung pecel lele baru di Alam Sutera, Pecel Lele Oma. Umurnya memang belum genap satu tahun, tetapi dengan konsep warung yang lebih modern, bersih, dan nyaman, warung pecel lele ini berhasil memikat perhatian banyak orang.

    Selain konsep, warung Pecel Lele Oma juga menawarkan inovasi menu yang tidak kalah menarik. Pilihan lauknya komplet, bahkan tersedia empat jenis sambal berbeda yang bisa dinikmati sepuasnya!

    1. Berawal dari misi mencari pecel lele terenak

    Pecel Lele OmaPecel Lele Oma didirikan berdasarkan pemiliknya yang gemar makan pecel lele. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Pecel Lele Oma dibangun atas dasar ‘misi’ mencari pecel lele terenak.

    Nickolas Alfons, pemiliknya, bersama keempat partnernya pada dasarnya menyukai pecel lele. Mereka mencari sekaligus mencoba berbagai macam pecel lele yang ada di sekitar Tangerang, seperti daerah Gading Serpong hingga BSD. Namun, tidak menemukan warung pecel lele yang sesuai selera lidah mereka.

    Akhirnya, Nickolas dan teman-temannya memutuskan untuk membangun warung pecel lelenya sendiri.

    “Kita kan aslinya ber-5 ya, jadi dulu tuh kita coba-coba makan lah. Kan kita suka pecel lele, kita coba makan keliling di BSD di Gading Serpong, kita gak nemu tempat pecel lele yang enak. Trus kita lihat, wah ini jadi kesempatan nih. Kenapa kita gak buka pecel lele yang enak gitu loh dan nyaman,” jelasnya kepada detikFood (13/11/2024).

    Pecel Lele Oma pun dibuka Januari 2024. Belum genap satu tahun dibuka, warung pecel lele ini berhasil menggaet banyak pengunjung untuk datang dan menikmati hidangan lele goreng dan lele bakar yang sedap di sini.

    Bahkan, soal pendapatan, Nickolas mengaku selama kurang lebih 10 bulan ini mereka sudah berhasil balik modal.

    2. Konsep warung pecel lele modern

    Pecel Lele OmaBegini konsep gerai Pecel Lele Oma yang dibuat lebih modern. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Nickolas awalnya berpikir membuka warung pecel lele tendaan. Namun, tidak jadi dilakukan karena khawatir tidak ada pembeda antara warung pecel lelenya dengan warung pecel lele pada umumnya.

    Mencari nilai unik (unique value) tersendiri, Nickolas dan partner-partnernya akhirnya berfokus pada konsep warung pecel lele yang nyaman dan bersih. Sehingga, semua orang, bahkan keluarga bisa makan di warung ini dengan nyaman.

    Semua hal tampak dipikirkan oleh kelima orang ini dalam membuka usaha pecel lele. Bahkan, nama ‘Pecel Lele Oma’ pun memiliki arti dan maksud tersendiri.

    Kata ‘Oma’ pada nama warung pecel lele ini merujuk pada pada hal kenyamanan yang ditawarkan oleh warung ini. Diharapkan pelanggan yang makan di warung ini merasa nyaman dan senang, layaknya ketika makan di rumah nenek.

    Pecel Lele OmaKonsep gerainya juga dibuat nyaman seperti di rumah nenek. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    “Dimana ‘Oma’ tuh ingin kita bawa sebagai kenyamanan. Jadi kalau orang denger kata oma atau rumah oma itukan biasanya makannya enak, suasananya nyaman, jadi itu yang kita mau kita angkat dari kata ‘oma’,” ujar Nickolas kepada detikFood.

    Konsep warung pecel lelenya memang cukup berbeda. Berada di sebuah bangunan ruko pinggir jalan dengan area yang semi terbuka, sehingga tidak pengap dan panas.

    Sejumlah meja dan kursi kayu tersedia di dalamnya. Adapun sentuhan ornamen piring-piring zaman dulu yang diletakkan di dinding sebagai hiasan, dan beberapa pajangan foto pelanggan.

    Kenikmatan hidangan lele bakar dan lele goreng dengan sambal spesial ada di halaman selanjutnya!

    3. Hidangan lele bakar jadi andalan

    Pecel Lele OmaHidangan pecel lele bakar menjadi andalan di Pecel Lele Oma. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Jika biasanya warung pecel lele lebih fokus ke menu gorengan, Pecel Lele Oma menghadirkan menu yang dibakar. Mulai dari pecel lele bakar, ayam bakar, tahu bakar, tempe bakar, kulit bakar, tahu bakar, dan lain sebagainya.

    Kami mencoba hidangan pecel lele bakar (Rp 19.000), ayam bakar dada (Rp 24.000), beserta kulit bakar (Rp 7.000), dan tahu (Rp 3.000) tempe (Rp 3.000) bakar.

    Proses pembakarannya cukup unik karena lele dan beberapa pelengkap lain digoreng terlebih dahulu, baru diolesi bumbu bakar spesial, dan dibakar selama kurang ke lebih 3 sampai 5 menit.

    Semua rasa lauk pauk yang dibakar punya cita rasa manis yang dominan, tetapi ada beberapa sentuhan rasa berbeda.

    Lele bakarnya punya ukuran cukup besar dengan daging yang lumayan tebal. Kulit bagian luar lele pun punya tekstur renyah yang pas dengan daging lele yang lembut.

    Lelenya juga tidak amis dengan rasa yang didominasi manis seperti kecap. Bagi yang suka rasa pedas gurih, lele ini akan semakin nikmat dicocol ke sambal.

    empat jenis sambal ditawarkan pecel lele oma, dan free refill sepuasnya.empat jenis sambal ditawarkan pecel lele oma, dan free refill sepuasnya. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Pecel Lele Oma juga menawarkan empat jenis sambal berbeda yang bisa diambil gratis sepuasnya. Pilihannya ada sambal bawang, sambal ijo, sambal terasi tidak pedas, dan sambal terasi pedas. Keempat jenis sambal ini bisa disesuaikan saja dengan selera.

    Untuk lele bakarnya menurut kami paling pas dicocol ke sambal bawang yang gurih dan pedasnya nampol. Namun, jika ingin yang tidak begitu pedas, bisa dicocol ke sambal terasi.

    Pecel Lele OmaAyam bakarnya juga tidak kalah enak dan perlu dicoba di Pecel Lele Oma. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Beda dengan lele, ayam bakarnya justru punya rasa bumbu yang tidak begitu manis. Lebih dominan gurih, dengan sentuhan rempah seperti lengkuas yang tercap kuat di lidah. Meskipun ayam yang disajikan adalah bagian dada, tetapi teksturnya masih lembut dan dadanya tidak begitu berserat.

    Ayam bakar ini bisa dicocol ke sambal terasi yang aroma terasi dan tingkat kepedasannya masing ringan.

    Kulit bakar, tahu, dan tempenya juga didominasi dengan rasa manis yang sedap.

    4. Lele dan ayam goreng yang tidak kalah enak

    Pecel Lele OmaPecel lele gorengnya juga tidak kalah enak di Pecel Lele Oma. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Menu favorit di tempat ini memang olahan ayam dan lelenya. Dalam satu hari, Pecel Lele Oma pun bisa menghabiskan kurang lebih 100 ekor ayam atau lele.

    “Ini biasanya gak tentu dan agak unik juga sih. Ada satu hari dimana ayamnya lebih tinggi, ada satu hari lelenya lebih tinggi. Jadi nggak bisa dipastiin, tapi rata-rata mirip,” ungkapnya.

    Kami juga mencoba hidangan gorengannya, mulai dari lele goreng (Rp 17.000), ayam goreng paha (Rp 22.000), kulit goreng (Rp 6.000), tahu dan tempe goreng (Rp 2.000).

    Mereka menggoreng lele, ayam, dan sate-satean dalam tiga wajan berbeda. Sehingga, tidak perlu khawatir akan bercampur aroma amis pada hidangan lain.

    Lele gorengnya punya ukuran yang sama dengan lele bakar. Digoreng sampai renyah, tetapi tetap dagingnya lembut. Seperti lele bakar, lele gorengnya juga tidak beraroma amis, didominasi rasa gurih.

    Akan lebih enak dimakan dengan nasi uduknya yang punya tekstur agak pulen, dengan aroma dan rasa gurih yang pas. Dicocol ke sambal bawang atau sambal ijonya semakin istimewa.

    Pecel Lele OmaKalau tidak mau lele bisa mencoba ayam goreng di Pecel Lele Oma. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Begitu juga dengan ayam goreng pahanya yang tekstur dagingnya masih juicy dengan rasa ayam yang sudah berbumbu gurih. Ayam gorengnya pun cocok dipadukan dengan segala macam sambal yang tersedia.

    Kulit gorengnya juga tidak boleh dilewatkan, karena punya perpaduan tekstur renyah dan kenyal yang nikmat.

    5. Jukut hingga kangkung goreng nikmat

    Jukut goreng hingga kangkung gorengnya juga tidak boleh dilewatkan di sini.Jukut goreng hingga kangkung gorengnya juga tidak boleh dilewatkan di sini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Tidak seperti warung pecel lele pada umumnya yang hanya menawarkan sayuran lalapan atau kol goreng, di Pecel Lele Oma sayurannya lebih lengkap.

    Pilihannya mulai dari jukut goreng, kangkung goreng, kol goreng, sampai sayur asem. Harga sayurannya dibanderol mulai dari Rp 3.000 sampai Rp 10.000 per porsi.

    Jelas, tidak boleh melewatkan jukut dan kangkung gorengnya. Jukut goreng atau selada airnya punya tekstur yang lebih renyah, dengan rasa yang didominasi gurih sedap dan berhasil membuat kami ketagihan. Sangat cocok dipadukan nasi uduk, lauk pauk, dan sambalnya.

    Kangkung gorengnya punya rasa yang serupa, hanya saja teksturnya tidak serenyah jukut. Sama-sama nikmat dipadukan dengan nasi uduk, lauk lain, dan sambal.

    Pecel Lele Oma juga menawarkan menu lain, seperti ayam kampung, ikan nila, nasi putih, sate usus, hingga sate ati ampela yang bisa jadi opsi lain. Ke depannya, mereka juga akan menambah menu bebek goreng dan bakar.

    Jika mencari warung pecel lele yang nyaman untuk makan bersama keluarga, anak kecil, atau sekadar ingin kumpul makan bareng teman, Pecel Lele Oma bisa jadi tujuan. Lokasinya di Jl. Kyai Maja, RT.001/RW.004, Panunggangan, Kec. Pinang, Kota Tangerang. Buka Selasa-Minggu, pukul 12.00-22.30 WIB (22.00 last order).

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com