Tag: alergi gluten

  • Lagi Viral Bakery Palsu, Ini 5 Bakery Gluten-Free Terpercaya di Jakarta


    Jakarta

    Tengah viral bakery glutten free abal-abal di media sosial. Namun sebenarnya, di Jakarta ada banyak bakery dan kafe yang berkomitmen sajikan roti dan kue glutten free.

    Kasus viral yang menimpa seorang ibu bernama Felicia Elizabeth akibat produk bakery glutten free palsu dari Bake n Grind membuka mata banyak orang tentang pentingnya memilih makanan sehat dan aman dikonsumsi. Terutama bagi mereka yang memiliki alergi atau intoleransi terhadap gluten.

    Kasus ini menjadi pengingat bahwa klaim roti atau makanan ‘gluten free’ tak selalu bisa dipercaya begitu saja tanpa bukti jelas. Namun jangan khawatir, di Jakarta, kini semakin banyak bakery dan kafe yang benar-benar berkomitmen menyediakan produk bebas gluten, halal, dan sehat dengan bahan alami berkualitas.


    Mulai dari roti lembut, brownies fudgy, hingga tiramisu nikmat, semuanya dibuat dengan tepung alternatif seperti singkong atau beras. Berikut lima rekomendasi bakery gluten free terbaik di Jakarta yang aman dan tepercaya.

    1. Galapung Bakehouse & Café

    .Galapung Bakehouse & Café. Foto: Instagram Bakery Shop

    Terletak di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Galapung Bakehouse & Café menjadi salah satu pelopor tempat yang menyajikan aneka kue dan roti bebas gluten.

    Dari luar, kafe mungil ini tampil teduh dengan nuansa estetik yang nyaman untuk bersantai. Seluruh produk di sini dijamin bebas tepung terigu dan halal.

    Galapung menggunakan bahan alami seperti tepung singkong dan tepung beras hasil pertanian lokal Indonesia. Menu andalannya meliputi tiramisu, blueberry scone, mushroom cheese pie, apple raisin scone, hingga aneka cookies. Dengan harga mulai dari Rp30.000, pengunjung dapat menikmati kudapan sehat tanpa khawatir terhadap kandungan gluten.

    2. Valitas Gluten-Free Bakery & Coffee

    . Valitas Gluten-Free Bakery & Coffee. Foto: Instagram Bakery Shop

    Berada di kawasan Sedayu City Boulevard, Kelapa Gading, Valitas Gluten-Free Bakery & Coffee dikenal sebagai bakery yang nyaman dengan konsep sehat dan modern. Semua produk di sini dijamin bebas gluten, bahkan tersedia menu pilihan khusus vegetarian dan vegan.

    Sang pemilik mendirikan toko ini karena keluarganya juga memiliki alergi gluten, sehingga keamanan bahan menjadi prioritas utama. Valitas menawarkan berbagai pilihan pastry seperti brownies, croissant, chiffon, donat, scones, hingga sourdough.

    Tak hanya itu, mereka juga menyediakan pizza dan martabak gluten free yang dapat dipesan melalui sistem pre-order. Dengan harga mulai dari Rp30.000, kafe ini menjadi destinasi ideal bagi pencinta roti sehat atau yang memiliki alergi glutten.

    3. Kemenkan Bakes

    .Kemenkan Bakes. Foto: Instagram Bakery Shop

    Tersembunyi di dalam Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, toko kue Kemenkan Bakes merupakan salah satu ‘hidden gem’ bagi penggemar kue bebas gluten di Jakarta.

    Meski tokonya tidak besar, semua produknya dibuat segar langsung di tempat dan sepenuhnya homemade. Pemiliknya sendiri merupakan penderita alergi gluten, sehingga setiap resep dikembangkan agar tetap lezat tanpa tepung terigu.

    Menu andalannya antara lain fudgy brownies dengan tambahan es krim homemade, spongecake stroberi segar, gomu-gomu nomi cake dengan selai buah tropis, serta tiramisu lembut yang baru diluncurkan.

    Dengan harga mulai dari Rp30.000, Kemenkan Bakes berhasil memadukan rasa lezat dan keamanan bagi pelanggan yang sensitif gluten.


    4. Rumah Juliet

    . Rumah Juliet. Foto: Instagram Bakery Shop

    Rumah Juliet hadir sebagai bakery café ramah vegan dan bebas gluten di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat. Begitu masuk, aroma roti dan kue yang baru dipanggang langsung menyambut dengan menggoda.

    Interiornya pun nyaman dan estetik, cocok untuk bersantai sambil menikmati hidangan manis. Menu yang ditawarkan bervariasi, mulai dari makanan berat berbasis tanaman hingga aneka dessert.

    Salah satu menu andalan yang paling disukai adalah pandan tiramisu pie dan Lotus cheesecake yang lembut. Pilihan lain mencakup red velvet, cookies and cream, tiptop cake, dan orange marmalade. Harga menu di sini cukup terjangkau, mulai dari Rp 38.000. Oh ya, di sini juga terkenal dengan aneka cake untuk ulang tahun yang bebas glutten.

    5. Goodiebake

    .Goodiebake. Foto: Instagram Bakery Shop

    Berdiri sejak 2014, Goodiebake dikenal sebagai salah satu pelopor toko kue bebas gluten di Jakarta. Seluruh produknya dibuat menggunakan tepung singkong (cassava flour) yang kaya serat dan alami. Produk roti di sini juga bebas tepung terigu dan tanpa pemanis atau pengawet tambahan.

    Dengan harga mulai Rp 20.000, pelanggan dapat menikmati berbagai pilihan menu seperti cream puff gluten-dairy free, dessert box, risoles tanpa MSG, banana cake, hingga butter cookies klasik.

    Cita rasa setiap produknya tetap lembut dan gurih meski tanpa tepung terigu. Reputasi Goodiebake yang konsisten mempertahankan kualitas membuatnya menjadi langganan banyak pelanggan setia yang mencari kudapan bebas gluten tapi tetap lezat dan bergizi tinggi.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Gaduh Klaim Gluten Free Palsu di Jakarta, Ini Tips Pilih-pilih Bakery


    Jakarta

    Pekan ini, jagat maya Indonesia kembali diramaikan oleh masalah keamanan pangan. Sebuah bakery online di Jakarta, Bake n Grind, yang selama ini mengusung label gluten-free,dairy free, vegan, egg free, dan stevia & plant-based, ketahuan menjual produk yang ternyata masih mengandung gluten.

    Ironisnya, korbannya bukan orang dewasa yang sedang diet, melainkan seorang balita yang punya alergi gluten. Terlihat reaksi alergi yang cukup parah pada balita tersebut setelah memakan produk yang diklaim oleh bakery online tersebut bebas gluten.

    Unggahan sang ibu viral di media sosial, dan hasil uji laboratorium kemudian membenarkan dugaan publik yaitu positif mengandung gluten pada produk tersebut. Sang pemilik akhirnya meminta maaf dan berjanji akan bertanggung jawab.


    Kasus Bake n Grind berawal dari unggahan seorang ibu yang membagikan pengalaman anaknya mengalami reaksi alergi di sekujur badan setelah makan roti gluten free. Setelah viral, sampel produk diujikan oleh salah seorang influencer di PT Saraswanti Indo Genetech, dan hasilnya menunjukkan positif mengandung gluten.

    Lebih mengejutkan lagi, dikatakan produk tersebut ternyata tidak diproduksi sendiri, melainkan hasil repackaging dari toko lain.

    Apa Itu Gluten?

    Banyak orang mengenal makanan yang mengandung gluten adalah “zat yang bikin gemuk” atau “yang harus dihindari kalau ingin diet”. Pemahaman ini kurang tepat, sebab sebenarnya gemuk ditentukan oleh seberapa banyak kalori yang masuk dan kalori yang digunakan oleh tubuh. Sedangkan gluten adalah campuran dua protein alami yaitu gliadin dan glutenin yang terkandung dalam biji-bijian seperti gandum, jelai (barley), dan gandum hitam.

    Saat tepung dicampur air dan diuleni, gluten membentuk jaringan elastis yang membuat adonan roti menjadi mengembang, kenyal, dan lembut. Tanpa gluten, tekstur roti akan padat dan mudah hancur. Sebab itu banyak produk bebas gluten terasa kurang empuk dibanding roti biasa.

    Di industri pangan, gluten punya fungsi penting: menjaga bentuk, tekstur, dan kekenyalan makanan. Tapi bagi sebagian orang, terutama yang punya kelainan sistem imun atau alergi, gluten justru bisa memicu reaksi berbahaya bagi tubuh.

    Produk gluten-free sendiri didefinisikan sebagai makanan yang mengandung kurang dari 20 ppm (part per million) gluten, sesuai regulasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Ambang ini dianggap aman bagi pengidap alergi gluten, karena tubuhnya masih bisa mentoleransi jumlah yang sangat kecil.

    Siapa yang Benar-Benar Butuh Gluten Free?

    Tak semua orang perlu diet bebas gluten. Bagi kebanyakan orang sehat, gluten tidak menimbulkan bahaya apa pun. Namun bagi kelompok tertentu, gluten bisa menjadi pemicu penyakit serius. Berikut di antaranya.

    1. Pengidap Celiac Disease

    Celiac adalah penyakit autoimun kronis dimana sistem imun tubuh menyerang jaringan usus halus setiap kali gluten masuk ke saluran cerna. Dampak yang ditimbulkan berat seperti perut kembung, diare berkepanjangan, berat badan turun, hingga gangguan penyerapan nutrisi.

    2. Pengidap Non-Celiac Gluten Sensitivity (NCGS)

    Tidak menyebabkan kerusakan usus seperti pengidap celiac, tapi pengidap NCGS bisa mengalami gejala mirip seperti nyeri kepala, kembung, nyeri sendi, dan kelelahan setiap kali mengonsumsi gluten.

    3. Pengidap Alergi Gandum

    Kondisi ini berbeda dari dua di atas. Tubuh bereaksi terhadap protein gandum, termasuk gluten, sehingga bisa menimbulkan ruam, gatal, hingga anafilaksis yaitu reaksi alergi berat yang bisa mengancam nyawa.

    Bagi anak-anak, terutama balita, paparan gluten dapat memicu reaksi lebih cepat dan lebih berat. Inilah yang membuat kasus bakery online asal Jakarta begitu sensitif karena korbannya adalah anak kecil dengan sistem imun yang belum begitu matang.

    Tips Aman Pilih Produk Gluten Free

    Belajar dari kasus bakery yang viral, konsumen dapat mengecek dengan teliti hal berikut agar tidak tertipu dengan label palsu saat memilih produk gluten free:

    1. Cek sertifikat resmi

    Label “gluten-free” seharusnya didukung oleh sertifikasi resmi dari lembaga kredibel atau izin edar yang jelas. Produsen yang serius biasanya mencantumkan nomor uji laboratorium atau logo sertifikasi Certified Gluten-Free di kemasan.

    2. Cek komposisi produk

    Produk yang benar-benar bebas gluten tidak akan mencantumkan bahan seperti gandum, jelai (barley), gandum hitam, atau malt. Jika menemukan istilah samar seperti modified starch atau flour blend tanpa penjelasan, sebaiknya waspada karena bisa saja terdapat kandungan gluten yang tersembunyi.

    3. Waspadai klaim berlebihan

    Klaim yang berlebihan justru patut dicurigai ketika tidak disertai dokumen pendukung atau hasil uji laboratorium yang terbuka untuk publik. Label gluten-free, dairy free, vegan, egg free, dan stevia & plant-based memang terlihat menarik, tapi seringkali hanya sebatas penarik perhatian tanpa bukti yang valid.

    4. Pilih produsen yang transparan

    Produsen yang jujur biasanya menyertakan alamat pabrik, izin edar, kontak layanan konsumen, bahkan hasil uji lab di situs atau media sosial. Transparansi seperti ini menandakan komitmen dan kejujuran produsen.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com