Tag: ALGO

  • 6 Kripto Ini Bisa Kalahkan Dogecoin (DOGE) di Tahun 2022?

    Dogecoin (DOGE) merupakan aset kripto yang sangat diminati pada tahun 2021 menurut Google. Tetapi popularitas DOGE mulai melemah setelah menurun lebih dari 75 persen dari rekor tertinggi pada bulan Mei silam.

    Berikut adalah enam aset kripto yang berpotensi melampaui kapitalisasi pasar DOGE tahun ini:

    Pertama, Algorand (ALGO) adalah aset kripto smart contract yang menjadi alternatif Ethereum (ETH). Ethereum mengalami persoalan biaya transaksi tinggi dan kemacetan jaringan, sehingga Algorand mulai diminati.

    Baca jugaApakah Kripto Decentraland (MANA) Layak Investasi?

    Pasalnya, ALGO dapat distaking pada sejumlah platform termasuk bursa kripto Coinbase. Staking membantu keamanan jaringan dan memberikan imbal hasil kepada investor.

    Kedua, Polygon (MATIC) merupakan sidechain bagi Ethereum yang berfungsi untuk menguatkan performa. Polygon menggunakan beragam cara untuk membuat Ethereum menjadi lebih cepat dan hemat sehingga membantu pengembang mencari solusi bagi proyek mereka.

    Ketiga, Cosmos (ATOM) adalah platform smart contract yang berfokus kepada interoperabilitas. Kesinambungan antar kripto adalah tantangan yang besar dan Cosmos berusaha menjawabnya.

    Dengan peringkat kapitalisasi pasar ke-30 terbesar, Cosmos memiliki banyak ruang untuk menjadi besar dan menyusul dengan DOGE yang berada di peringkat ke-12.

    Keempat, The Graph (GRT) adalah alat yang membantu smart contract. Smart contract membutuhkan informasi akurat untuk berjalan secara otomatis, dan inilah peran The Graph.

    The Graph merupakan alat indeks data yang membantu aplikasi desentralistik mengakses data tersebut. Performa GRT pada tahun 2020 cukup bagus tetapi kini berada di bawah DOGE.

    Kelima, Helium (HNT) menghadirkan desentralisasi bagi infrastruktur nirkabel. Jaringan pengguna individual memberikan akses bagi gawai Internet of Things (IoT). Pengguna dapat meraih token HNT dan berkontribusi kepada jaringan dengan cara mengelola hotspot dalam jaringan tersebut.

    Baca jugaPendiri Reddit: Lima Tahun Lagi, Game Kripto Berkuasa

    Keenam, Enjin (ENJ) termasuk token gaming dan metaverse yang sangat booming akhir-akhir ini. Industri NFT mencakup beragam kolektibel digital seperti seni, musik dan game.

    Tetapi investor yang tidak aktif di sektor ini sulit mengetahui game atau metaverse mana yang akan menangkap pangsa pasar paling besar. Alih-alih memburu tren berikutnya, investor dapat membeli infrastruktur proyek-proyek metaverse.

    Enjin merupakan platform NFT yang memudahkan proses penciptaan dan pengelolaan NFT.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tiga Altcoin Platform Smart Contract yang akan Moncer di 2022

    Decentralized Finance (DeFi) mendapat lampu sorot yang besar sepanjang tahun 2021. Di samping NFT yang juga tak kalah meriahnya di sepanjang tahun ini. Tapi, jangan lupakan platform smart contract, di mana kedua ekosistem tersebut akan berjalan jika ada blockchain layer-1 yang menawarkan layanan smart contract.

    Hingga saat ini, Ethereum masih menjadi blockchain layer-1 yang banyak digunakan dalam ekosistem crypto. Meski, belakangan ini banyak yang mengeluhkan tentang biaya gas yang terlampau tinggi. Di samping, saat ini banyak platform layer-1 yang menawarkan biaya gas lebih rendah seperti Avalanche, Binance Smart Chain, dan lainnya.

    Persaingan platform kontrak pintar di tahun 2022 nampaknya akan semakin ketat. Sejumlah jaringan saat ini tengah berbenah dan terus upgrade teknologi mereka untuk bersaing menjadi platform yang menguasai ekosistem crypto.

    Berikut beberapa protokol layer-one berperforma baik di Q4 2021 dan bagaimana potensi mereka di tahun 2022:

    Baca jugaDua Alasan Solana akan Menjadi Aset Paling Diperhitungkan di 2022

    Algorand

    Algorand (ALGO) adalah jaringan blockchain layer-one proof-of-stake (PoS) murni yang dirancang secara mandiri namun sangat scalable. Jaringan ini mampu menangani beban transaksi yang berat dengan biaya minimal.

    Di Q4, developer meluncurkan Algorand Virtual Machine yang memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (DApps). Pengembangan ini secara langsung akan mendukung proyek DeFi dan NFT dalam jaringan Algorand.

    Potensi Algorand ini pun terlihat dari sejumlah stable coin yang telah diluncurkan dalam jaringan tersebut seperti Theter (USDT) dan USD Coin (USDC). Sehingga, platform DeFi jaringan ini  akan relatif lebih mudah dalam meningkatkan likuiditas.

    Selain itu, peluncuran 150 juta ALGO Viridis Fund oleh Algorand Foundation juga dirancang untuk mempercepat pengembangan ekosistem DeFi di jaringan.

    Proyek ini juga didukung oleh sejumlah investor institusional. Borderless Capital telah menyuntikan dana $500 juta untuk membantu mengembangkan DApps di Algorand. Selain itu, Hivemind Capital Partners juga memilih protokol tersebut sebagai mitra teknologi pertamanya.

    Elrond (EGLD)

    Elrond (EGLD) adalah platform blockchain untuk aplikasi terdistribusi yang bertujuan menjadi ekosistem teknologi untuk “internet baru”.

    Berdasarkan website resmi proyek, Elrond menggunakan teknologi sharding untuk memungkinkan pemrosesan 15.000 transaksi per detik (TPS) dengan biaya transaksi rata-rata $0,001.

    Reli harga akhir tahun yang terlihat pada token EGLD asli protokol terjadi setelah peluncuran program insentif likuiditas $1,29 miliar oleh pertukaran desentralisasi Maiar (DEX) yang berbasis di Elrond.

    Sebelum peluncuran program likuiditas, harga EGLD meningkat berkat peningkatan penggunaannya sebagai bentuk pembayaran digital, termasuk kemitraan dengan festival musik Rumania Untold , yang mengumumkan bahwa tiket untuk festival tahun 2021 dapat dibeli menggunakan EGLD.

    Baca jugaHydra Bakal Bawa Cardano Naik Dua Kali Lipat?

    Tezos (XTZ)

    Tezos ( XTZ ) adalah blockchain proof-of-stake fleksibel yang dirancang untuk berkembang dari waktu ke waktu tanpa perlu menjalani hard fork. Di Q4, entitas keuangan tradisional seperti Arab Bank Swiss bermitra dengan protokol untuk meluncurkan layanan staking, trading, dan kustodian untuk token native jaringan ini, XTZ.

    Pada 7 Desember, proyek tersebut menjadi berita utama setelah memperluas ekosistem NFT dengan bermitra dengan Ubisoft, sebuah perusahaan game besar. Platform Ubisoft Quartz menggunakan blockchain Tezos , dan para pemain Ghost Recon: Breakpoint akan dapat membeli dan memperdagangkan NFT khusus game di pasar.

    Pada 15 Desember, Rarible, pasar NFT yang populer, juga mengumumkan integrasi blockchain Tezos ke dalam ekosistemnya. Ini berarti pengguna Rarible dapat membeli, menjual, dan memperdagangkan NFT Tezos di lingkungan yang jauh lebih murah daripada pasar berbasis Eter Rarible.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Altcoin Curi Panggung Saat Bitcoin Rebound ke Harga $ 44 Ribu

    Bitcoin rebound ke harga $ 44 ribu setelah tiga hari sebelumnya terperosok ke harga di bawah $ 40 ribu. Titik harga ini sangat positif bagi pergerakan harga BTC ke depan. Apabila mampu bertahan dan melanjutkan rally, kemungkinan besar BTC akan meneruskan tren bullish.

    Pergerakan harga BTC ini sangat berdampak pada performa altcoin. Sejumlah altcoin rebound hingga 30% dalam 24 jam terakhir. Aset kripto seperti COTI, AVAX, ALGO, dan LUNA mampu menembus resistensinya pada perdagangan Kamis, 23 September 2021.

    Baca JugaAnalisis Harga BNB, Akankah Tembus Harga $500?

    LUNA dan COTI memimpin rombongan altcoin yang naik panggung dengan total kenaikan harga yang signifikan. LUNA terapresiasi 29% dalam 24 jam terakhir, sedangkan COTI melonjak 28,4% pada periode yang sama.

    Baca JugaTwitter Luncurkan Fitur Tip dengan Bitcoin

    Pemulihan pasar dan harga Bitcoin saat ini sangat dipengaruhi oleh sikap Evergrande yang telah memberi tahu investor bahwa ia akan melakukan pembayaran tepat waktu atas utangnya.

    Efek Evergrande ini sebelumnya sangat mempengaruhi kondisi pasar tiga hari ke belakang. Selain itu isu kebijakan tapering dari Bank Sentral AS The Fed cukup membuat investor memasang kuda-kuda sehingga mempengaruhi kondisi pasar.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • World Economic Forum Sebut Beberapa Crypto Ini Bagus untuk Jangka Panjang

    Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF)  baru saja mempublikasi artikel riset mengenai crypto.

    Artikel tersebut bersifat lebih seperti jurnal, dan memiliki informasi lengkap untuk memulai pemahaman tentang crypto, blockchain, dan hal lain untuk memahami crypto.

    WEF juga membahas beberapa crypto yang dianggap sangat bagus untuk kegunaan dan nilainya dalam jangka panjang.

    Banyak pihak yang menganggap bahwa artikel yang dipublikasi ini adalah sentimen positif akibat dianggap sebagai persetujuan WEF terhadap proyek tersebut.

    World Economic Forum Dukung Crypto

    Kabar dukungan WEF terhadap crypto nampaknya membawa kejutan untuk mayoritas pelaku pasar crypto.

    Hal ini disebabkan sebelumnya mayoritas pihak pemerintah dan otoriter dunia terlihat memiliki pandangan negatif yang bercampuran terhadap crypto.

    Salah satu contohnya adalah Kepala Bank Sentral Eropa, Christine Lagarde, yang pada awal tahun ini menyatakan bahwa Bitcoin adalah sebuah hal yang mengkhawatirkan.

    Kekhawatiran tersebut muncul akibat menurutnya Bitcoin dapat digunakan untuk pencucian uang dan kegiatan kriminalitas lainnya.

    Pernyataan ini juga didukung oleh Menteri Keuangan Amerika, Janet Yellen yang menyatakan bahwa Bitcoin dapat digunakan untuk kegiatan yang melanggar hukum.

    Pernyataan-pernyataan tersebut nampaknya juga mendapatkan banyak kritik dari publik akibat sebenarnya uang fiat juga telah digunakan untuk hal yang sama.

    Namun tidak semua pihak pemerintah terlihat menolak crypto akibat Swiss yang menjadi salah satu pendukung.

    Pihak dari Swiss tersebut nampaknya adalah organisasi internasional, pelaku sektor swasta, dan bahkan akademisi yang terlihat mendukung crypto.

    Baca Juga: Forum Ekonomi Dunia Rilis Laporan Terkait Keamanan Cyber Blockchain

    Saat ini dukungan tersebut juga bertambah akibat WEF yang sebenarnya memiliki peran besar, terutama terhadap perkembangan dunia.

    Dengan dukungan dari WEF sebagai salah satu organisasi dunia yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan dunia, dukungan terhadap crypto ini menjadi hal yang besar.

    Dalam artikel jurnal yang dipublikasi oleh WEF, terdapat pernyataan dukungan terhadap Bitcoin dan Ethereum, dengan menggarisbawahkan teknologi menyangkut Ethereum.

    Selain itu, WEF juga membahas bahwa terdapat beberapa proyek crypto yang memiliki teknologi sangat baik dan signifikan untuk masa depan keuangan.

    Proyek-proyek tersebut adalah Algorand (ALGO), Cardano (ADA), Celo (CELO), Ripple (XRP), Solana (SOL), dan Stellar Lumen (XLM).

    Keterbukaan Terhadap Perubahan Masa Depan Keuangan

    Dalam masa pandemi Covid-19 WEF telah menarik perhatian banyak pihak akibat semakin besar perannya untuk memulihkan perekonomian dunia.

    Banyak pihak yang juga menyatakan kritiknya terhadap WEF yang dirasa akan membawa perekonomian dunia untuk lebih tersentralisasi.

    Asumsi ini telah membuat banyak pihak berpikir bahwa masa depan akan lebih terpusat dan lebih dikendalikan oleh satu pihak dan rentan terhadap manipulasi.

    Kritik dan Asumsi ini muncul setelah WEF mempublikasi proyeksi masa depan hingga 2030 dalam rangka memulihkan perekonomian.

    Hal ini disebabkan judul targetnya yang bertuliskan “own nothing and be happy” yang berarti tidak memiliki apa pun dan menjadi senang.

    Banyak pihak yang berasumsi bahwa nantinya akibat pernyataan tersebut, masyarakat akan kehilangan kendali terhadap perihal pribadi karena akan diatur pemerintah.

    Namun, Reuters telah memberikan komentarnya terhadap banyaknya asumsi yang beredar dan menyatakan bahwa semua asumsi tersebut adalah hal yang tidak benar.

    “Salah, World Economic Forum tidak memiliki tujuan untuk menghilangkan kendali dari perihal pribadi oleh masyarakat. Namun agenda 2030 tersebut bertujuan untuk hal yang sebaliknya dimana WEF akan mendorong kendali terhadap perihal pribadinya.”

    Oleh karena itu nampaknya dukungan terhadap crypto dan blockchain terlihat didasari oleh pernyataan tersebut.

    Hal tersebut disebabkan dengan adanya blockchain dan crypto semua jadi lebih transparan, jelas, efektif, dan terdesentralisasi.

    Transparansi dan kejelasan menjadi dua hal utama, terutama jika membicarakan masalah kepemilikan.

    Hal ini juga menjadi penyebab banyak pihak mulai mempelajari blockchain dan crypto.

    Baca Juga: Bukan Karena Elon, Harga Bitcoin Berpotensi Menjadi US$85 Ribu

    Di luar permasalahan tersebut, nampaknya dengan publikasi ini, WEF resmi mendukung pertumbuhan crypto dan juga blockchain.

    Akibatnya, saat ini pernyataan dukungan WEF terhadap ALGO, ADA, CELO, XRP, SOL, dan XLM dianggap sebagai sentimen positif untuk jangka panjang.

    Namun perlu diingat bahwa semua pernyataan yang beredar masih sebuah asumsi.

    Sebab, hingga saat ini belum ada adopsi resmi oleh WEF terhadap seluruh crypto tersebut.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Crypto Potensial dari Sisi Fundamental untuk Diperhatikan Pekan Ini

    Pekan ini nampaknya angin badai mulai mereda di pasar crypto dengan awal pekan yang terlihat positif bersama apresiasi dari Bitcoin.

    Walaupun begitu apresiasi ini masih belum menandakan berakhirnya konsolidasi dari pergerakan mayoritas crypto.

    5 Crypto Potensial Pekan Ini

    Namun pada pekan ini terdapat beberapa kabar yang berpotensi mendorong beberapa crypto untuk bergerak naik.

    Dalam artikel ini akan diberikan pandangan mengenai lima crypto potensial yang memiliki kemungkinan untuk bergerak naik pada pekan ini.

    1. Ethereum (ETH)

    Pertama adalah Ethereum yang diprediksi dapat mengalami apresiasi dari sentimen positif sisi fundamental teknologinya.

    Dikabarkan bahwa pekan ini, tepatnya pada 16 Juni 2021, Ethereum akan menjalankan uji coba pembaruan jaringannya yang membawanya semakin dekat ke Ethereum 2.0.

    Uji coba ini akan dilakukan pada Testnet Goerli yang akan berlanjut pada Testnet Rinkeby di 23 Juni 2021, dan berujung pada London Hardfork di Juli 2021.

    Selain itu, saat ini berkat Polygon (MATIC) yang memberikan solusi lapisan kedua untuk Ethereum, biaya transaksi sedang mengalami penurunan.

    Biaya transaksi pada Blockchain Ethereum baru saja turun ke sekitar $4 per transaksi dari sebelumnya di Bulan Mei naik ke sekitar $70 per transaksi.

    Semua ini terjadi berkat bantuan dari Polygon yang memberikan solusi untuk masalah efisiensi transaksi pada Blockchain Ethereum.

    Lapisan kedua oleh Polygon ini telah mencapai lebih dari 7 Juta transaksi dari Blockchain Ethereum, yang mencerminkan signifikansi bantuan Polygon untuk Ethereum.

    Oleh karena itu, saat ini nampaknya Ethereum mulai dapat bergerak normal jika kondisi ini bertahan, bersama dengan ketertarikan dari institusi yang meningkat terhadapnya.

    Dari sisi teknikal, Ethereum nampaknya sedang berusaha untuk mencoba bergerak naik kembali setelah melewati bear trap beberapa hari yang lalu

    grafik eth
    Grafik Harian ETHUSD

    Kemungkinan besar saat ini ETH akan berusaha untuk menembus batas atas pada $2.606 atau sekitar Rp37,07 Juta.

    Batas pengaman apresiasi yang harus dijaga terlihat berada pada $2.397 atau Rp34,09 Juta yang jika ditembus dapat menghilangkan potensi apresiasi pekan ini.

    Jika terus naik, kemungkinan besar target pada pekan ini dapat mencapai $2.878 atau Rp40,93 Juta namun harus melewati batas atas yang ada saat ini.

    2. Kusama (KSM)

    Crypto kedua yang terlihat memiliki potensi untuk naik pekan ini adalah Kusama, akibat adanya lelang tempat atau slot untuk parachain Polkadot (DOT).

    Hubungan Kusama dan Polkadot adalah, Kusama sendiri berperan sebagai jaringan awal sebelum proyek masuk ke Parachain Polkadot.

    Namun mereka memiliki teknologi yang saling melengkapi dimana Kusama melengkapi teknologi Polkadot untuk bergerak stabil.

    Dikabarkan akan ada lelang untuk tempat di parachain Polkadot melalui Kusama yang akan terjadi pada 15 Juni 2021.

    Kabar ini berpotensi mengangkat harga Kusama akibat lelang ini menjadi sentimen positif bahwa adopsinya terus berlanjut.

    Melihat lelang ini akan membuat proyek-proyek berebutan untuk berada di jaringan Polkadot, kemungkinan besar berita tersebut akan berdampak besar.

    Sehingga melihat kabar ini juga menjadi kabar terbaru untuk memastikan “kehidupan” Polkadot dan Kusama terus berjalan, kemungkinan besar akan ada sentimen positif.

    Namun, saat ini dari sisi teknikal nampaknya Kusama terlihat lebih positif dari Polkadot yang masih berusaha juga untuk naik.

    grafik ksm
    Grafik Harian KSMUSD

    Dapat dilihat bahwa sejak beberapa hari terakhir, menuju lelang ini, Kusama terlihat masih dalam pergerakan apresiasi, dan kemungkinan akan terus berlanjut.

    Saat ini batas atas yang harus dilewati terlihat berada pada $436,6 atau Rp6,21 Juta sebelum dapat naik hingga $525,1 atau Rp7,46 Juta pada pekan ini.

    Tapi apresiasi ini harus menjaga batas pengaman pada $395 atau Rp5,61 Jutayang jika ditembus dapat menghilangkan potensi apresiasi pekan ini.

    3. Theta Fuel (TFUEL)

    Berikutnya adalah Theta Fuel, crypto yang digunakan sebagai biaya transaksi dan imbalan dalam penggunaan jaringan Blockchain Theta Network (THETA).

    TFUEL akhir-akhir ini sedang mendapatkan ketertarikan yang cukup tinggi akibat 30 Juni 2021.

    Dikabarkan bahwa pada 30 Juni 2021 Theta Network akan meluncurkan blockchain versi 3.0-nya, yang mendorong pembelian TFUEL.

    Dorongan beli terlihat terus kuat kepada TFUEL terlihat terjadi akibat penggunaan Blockchain Theta Network untuk Staking.

    Tujuannya adalah agar dapat menjadi validator utama, terutama dengan perpindahan jaringan versi-versi kecil yang sedang terjadi saat ini.

    Pada Jumat pekan lalu, THETA baru saja resmi meluncurkan jaringan versi pembaruan untuk pada node atau validator utama penggerak jaringannya.

    Dengan peluncuran pada Jumat lalu, para node dan validator juga resmi mendapatkan imbalannya dari Bulan Mei lalu.

    Sehingga kabar tersebut memperjelas imbalan yang dapat dihasilkan sebagai validator dan staking di Theta Network.

    Sentimen positif juga terlihat masih terfokus pada 30 Juni 2021, dimana peluncuran Theta Network 3.0 akan resmi terjadi.

    Baca Juga: THETA Masih Terlihat Kuat Akibat 30 Juni 2021, Ini Analisis Harganya

    Dari sisi teknikal, saat ini TFUEL sedang mengalami pergerakan yang lebih kuat dibandingkan THETA akibat kegunaannya yang lebih besar sebagai biaya transaksi dan imbalan.

    grafik tfuel
    Grafik Harian TFUELUSD

    TFUEL saat ini terlihat masih bergerak dalam zona apresiasi dan kemungkinan besar dapat terus naik dengan banyaknya sentimen positif di sekitarnya.

    Untuk saat ini kemungkinan besar koreksi akan terjadi untuk menormalisasi apresiasi dalam jangka pendek, kemungkinan besar menuju ke $0,52 atau Rp7.396.

    Setelah itu, jika dorongan beli terjadi lagi, kemungkinan besar apresiasi dapat terus belanjut menuju $0,66 atau Rp9.388 jika berhasil menembus batas atas pada $0,57 atau Rp8.108.

    Batas pengaman apresiasi terlihat berada pada $0,48 atau Rp6.827 yang jika ditembus dapat menghilangkan potensi apresiasi pekan ini.

    4. Algorand (ALGO)

    Algorand juga menjadi salah satu crypto yang memiliki potensi untuk naik sebab dukungan positif yang berada di sekitarnya.

    Saat ini Algorand baru saja mendapatkan dana investasi untuk memperluas ekosistemnya dari Arrington Capital.

    Dikabarkan bahwa perusahaan investasi tersebut baru saja memberikan dana senilai $100 Juta atau Rp1,42 Triliun untuk membantu pertumbuhan ekosistem ALGO.

    Kabar ini menjadi salah satu sentimen positif yang dapat meningkatkan kepercayaan terhadap Blockchain Algorand, yang memiliki teknologi cukup kuat.

    Selain itu, saat ini Blockchain Algorand juga baru saja mendapatkan kerja sama yang cukup signifikan dengan perusahaan pembayaran di bidang kesehatan bernama MA Pay.

    Dikabarkan bahwa MA Pay akan menggunakan Blockchain Algorand untuk memperluas sistem pembayaran bidang kesehatan lebih luas di daerah Bermuda.

    Nantinya jika berhasil, Blockchain Algorand akan memproses dana lebih dari $800 Juta atau Rp11,37 Triliun.

    Oleh karena banyaknya sentimen positif ini, kemungkinan besar ALGO memiliki potensi yang cukup signifikan untuk naik pekan ini.

    Dari sisi teknikal saat ini ALGO juga sedang berusaha bergerak naik walau belum terlihat signifikan pada pembukaan perdagangan hari ini.

    grafik algo
    Grafik Harian ALGOUSD

    Saat ini jika ingin naik lebih tinggi, kemungkinan besar ALGO harus melewati batas atas pada $1,03$ atau Rp14.651 sebelum dapat naik hingga $1,24 atau Rp17.638pada pekan ini.

    Batas pengaman apresiasi yang harus dijaga terlihat berada pada $0,97 atau Rp13.798 yang jika ditembus dapat mengurangi potensi apresiasi pekan ini.

    5. Stellar Lumen (XLM)

    Terakhir adalah Stellar Lumen yang dikabarkan akan segera melantai atau listing  di Bursa Zipmex secara global.

    Dengan kabar ini, kemungkinan besar akan ada dorongan beli akibat kemudahan untuk investor membeli melalui bursa tersebut.

    Selain itu, nampaknya XLM juga sedang bersiap untuk  membangun kerja sama dan adopsi baru dengan menyediakan USD Coin (USDC) pada platformnya.

    Namun untuk saat ini, XLM masih terlihat lemah akibat korelasinya dengan Ripple (XRP) yang masih terikat kasus dengan pemerintah Amerika.

    Tapi dari sisi teknikal, saat ini XLM sedang berusaha untuk mulai bergerak naik terutama setelah bergerak turun beberapa hari terakhir.

    Grafik Harian XLMUSD

    Jika ingin naik lebih tinggi, kemungkinan besar XLM harus melewati batas atas yang berada pada $0,36 atau Rp5.190 sebelum dapat naik hingga menuju $0,42 atau Rp5.974.

    Namun saat ini volume beli masih terlihat kecil, yang membuat harganya sedang menguji batas bawah pada $0,33 atau Rp4.692.

    Jika terus bergerak turun dan melewati $0,31 atau Rp4.409 kemungkinan besar potensi apresiasi akan hilang pada pekan ini.

    Untuk saat ini terdapat beberapa crypto lain yang juga bersifat potensial, namun dari sisi fundamental berita lima crypto ini nampak memiliki kabar terbaik, di luar Bitcoin.

    Baca Juga: Analisis Pasar Bitcoin, Apakah Sudah Saatnya Trader Masuk Lagi?

    *Disclaimer

    Perlu diingat bahwa artikel ini bersifat analisis pribadi dan bukan saran atau ajak untuk investasi atau trading.

    Selalu gunakan manajemen keuangan dan manajemen risiko yang baik serta analisis pribadi sebelum membeli atau menjual crypto. Risiko ditanggung masing-masing.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Prediksi Harga Kripto Algorand (ALGO), Bisa ATH di Tahun 2030?

    Aset kripto asli ekosistem Algorand adalah Algorand (ALGO). Algorand adalah blockchain open-source terdesentralisasi yang menggunakan smart contracts. Setelah peluncuran mainnet pada tahun 2019, ALGO diperkenalkan.

    Algorand memiliki Algorand Virtual Machine, mirip dengan Ethereum (EVM). Di blockchain, pengguna dapat membuat berbagai dApps menggunakan smart contracts algoritma platform tersebut.

    Algorand, mitra platform blockchain resmi Piala Dunia FIFA 2022, melihat peningkatan optimisme investor. ALGO telah melihat cukup banyak keuntungan yang signifikan selama sebulan terakhir. Diharapkan terlepas dari kenyataan bahwa pasar sedang kritis sekarang, ALGO akan segera melihat kenaikan di sisinya.

    Ilustrasi aset kripto, Algorand.
    Ilustrasi aset kripto, Algorand.

    Baca juga: Ketakutan akan PHK, Meta Induk Facebook Setop Rekrut Karyawan

    Investasi ALGO Layak?

    Menurut AlgoExplorer, ada 17,3 juta akun di Algorand pada akhir tahun lalu. Jumlah total akun di jaringan naik menjadi 23,5 juta pada 10 Maret 2022. Angka-angka ini hanya meningkat selama beberapa bulan terakhir, dan Algorand tampaknya menjadi lebih disukai. Sekarang, banyak orang bertanya-tanya apakah berinvestasi di ALGO layak dilakukan?

    Pada tahun 2021, seluruh pasar kripto meledak, dan ALGO mengalami nasib yang sama. Namun, setelah beberapa saat, segera kembali ke US$ 1. ALGO melihat beberapa tanda awal dari comeback yang kuat di bulan Februari 2021, mencapai US$ 1,67 sebelum turun sekali lagi.

    Dari Februari hingga April 2021, harga ALGO berfluktuasi dan terkadang turun, tetapi secara konsisten bertahan di atas US$ 1 untuk memberikan level dukungan.

    Harga ALGO naik hingga 2022, ketika turun menjadi US$ 0,90 pada 14 Februari 2022. Kemudian, secara bertahap tumbuh sekali lagi, terutama karena LimeWire, pasar NFT untuk musik dan hiburan. Token mencapai US$ 0,80 pada 21 Maret 2022, sebelum meroket menjadi US$ 0,97 pada 2 April.

    FIFA mengumumkan kemitraan dengan inovator blockchain Algorand. Foto: FIFA.
    FIFA mengumumkan kemitraan dengan inovator blockchain Algorand. Foto: FIFA.

    Baca juga: Alasan Tingkat Adopsi Kripto Vietnam Tinggi, Kalahkan Indonesia

    FIFA mengumumkan kerja samanya dengan Algorand menjelang awal Mei, menunjuk jaringan sebagai platform blockchain resmi FIFA dan mengumumkan ketersediaan solusi wallet bertenaga blockchain. Namun, bull run Q2 berumur pendek. Dan, pada pertengahan Mei, pasar telah jatuh dan ALGO diperdagangkan pada US$ 0,36.

    Proyeksi Harga ALGO

    Harga Algorand turun 3,67% selama 7 hari terakhir, pada saat artikel ini ditulis, di mana harganya US$ 0,36 pada grafik. Kapitalisasi pasar altcoin turun pada periode yang sama, dengan pergerakan harga yang bertepatan dengan volume juga.

    Menurut Changelly, harga ALGO terendah pada tahun 2025 adalah US$ 1,61 sedangkan yang tertinggi adalah US$ 1,90. Biaya perdagangan biasanya sekitar rata-rata US$ 1,67, klaimnya.

    Sebaliknya, Telegaon memprediksi bahwa ALGO akan mencapai ATH sendiri di belakang kripto lain yang menyentuh ATH mereka di grafik. Menurut perkiraan harganya, ALGO akan mencapai US$ 10,34 pada tahun 2025, dengan harga terendah tahun itu adalah US$ 7,98. Prediksi ini dibuat berdasarkan asumsi bahwa tahun 2025 akan menjadi pasar bullish.

    Ilustrasi aset kripto, Algorand.
    Ilustrasi aset kripto, Algorand.

    Baca juga: CEO Celsius Mundur di Tengah Kebangkrutan, Harga CEL Anjlok

    Bahkan jika ada 10 miliar koin ALGO yang beredar, asumsi ini tampak berlebihan. Untuk membuat Algorand lebih terukur, penerbitan token ini telah tersebar selama sepuluh tahun, dengan tanggal akhir 2030.

    Tahun 2030 masih terlalu jauh. Itu mungkin alasan mengapa sebagian besar menunda membuat prediksi tentang ALGO dulu. Meski begitu, ada baiknya melihat di mana kripto dan jaringannya saat ini. Melihat serangkaian investasi dan proyek yang dapat dilakukan Algorand di bawah sayapnya harus menjadi bukti akan hal itu.

    Pada kuartal pertama tahun 2022 saja, Algorand menerima investasi dari Genesis-Capital, Coinbase Ventures, Borderless Capital, ParaFi Capital, The Algorand Foundation, OKEx Blockdream Ventures, dan Jump Crypto.

    Dengan lebih banyak pembaruan ini di masa depan, orang hanya bisa membayangkan apa dampaknya terhadap ekosistem yang lebih luas dan nilai ALGO.

    DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bisakah Algorand (ALGO) Mencapai $0,32 Setelah Menembus Resistensi?

    Algorand (ALGO) menunjukkan tanda-tanda pemulihan kuat setelah berhasil menembus level resistensi utama di $0,24.

    Menurut laporan AMBcrypto, dengan adanya tekanan beli yang meningkat, para trader kini bertanya-tanya: apakah ALGO mampu mencapai $0,32 dalam waktu dekat?

    ALGO Pecahkan Pola Baji Jatuh, Sinyal Bullish?

    Dalam beberapa minggu terakhir, ALGO berkonsolidasi dalam pola baji jatuh hingga akhirnya berhasil menembus garis tren resistensi menurun di sekitar $0,24. Setelah breakout ini, harga ALGO melonjak 5,4% dan saat ini diperdagangkan di $0,250 menurut CoinMarketCap.

    Melihat grafik 4 jam, ALGO kini mencoba mengonfirmasi tren bullish dengan mempertahankan harga di atas $0,24. Jika tekanan beli terus meningkat, maka target berikutnya berada di $0,32, bahkan bisa menargetkan $0,40 sebagai level resistensi utama.

    Namun, jika ALGO gagal bertahan di atas $0,24, maka kemungkinan besar akan mengalami koreksi dan menguji kembali level support di $0,22 atau bahkan turun hingga $0,17.

    Indikator Teknis Beri Sinyal Beragam

    Meskipun ALGO menunjukkan momentum bullish, beberapa indikator teknis memberikan sinyal campuran:

    • Indeks Kekuatan Relatif (RSI) berada di angka 59, menunjukkan bahwa ALGO belum dalam kondisi overbought dan masih memiliki ruang untuk naik.
    • Moving Average Convergence Divergence (MACD) berada di angka -0,0213, yang masih mengindikasikan potensi momentum bullish.
    • Simple Moving Average (SMA) dan Exponential Moving Average (EMA) jangka menengah masih menunjukkan sinyal “jual”, menandakan bahwa tren naik ini belum sepenuhnya terkonfirmasi.
    Pergerakan harga Algorand (ALGO/USDT) pada Senin, 3 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Algorand (ALGO/USDT) pada Selasa, 4 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Analisis On-Chain: Investor Besar Masih Rugi

    Menurut data IntoTheBlock, sekitar 78% pemegang ALGO yang merupakan investor besar masih mengalami kerugian setelah memegang token lebih dari satu tahun. Namun, aktivitas transaksi besar tetap tinggi dengan nilai mencapai $72,07 juta dalam seminggu terakhir.

    Selain itu, rasio panjang-pendek 24 jam ALGO naik menjadi 2,19, menunjukkan lebih banyak investor yang membeli daripada menjual. Open Interest (OI) juga mengalami kenaikan 10% dalam 24 jam terakhir, menandakan meningkatnya minat terhadap ALGO di pasar derivatif.

    Namun, berdasarkan data dari DefiLlama, Total Value Locked (TVL) di jaringan Algorand mengalami fluktuasi dan cenderung menurun pada kuartal pertama 2025. Hal ini menunjukkan adanya ketidakpastian dalam ekosistem Algorand meskipun harga mengalami kenaikan.

    Agar ALGO dapat terus naik dan mencapai $0,32, altcoin ini harus mempertahankan momentum bullish di atas level kunci $0,24. Trader perlu memperhatikan apakah ALGO mampu mencetak higher highs dan higher lows pada time frame yang lebih rendah untuk mengonfirmasi kelanjutan tren naik.

    Jika tren bullish tetap kuat, ALGO berpotensi mencapai $0,32 dalam waktu dekat dan bisa mengincar $0,40 dalam beberapa minggu mendatang. Namun, jika tekanan jual meningkat, ALGO bisa mengalami koreksi ke level support di $0,22 atau lebih rendah.

    Bagi para investor, tetap waspada terhadap volatilitas pasar dan pantau terus pergerakan harga serta sentimen pasar sebelum mengambil keputusan investasi!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Algorand Meroket 20% di Tengah Market Lesu: Efek Apa?

    Harga Algorand (ALGO) melonjak lebih dari 20% pada Jumat (3/4), menjadikannya aset dengan performa terbaik di pasar kripto hari ini. Lonjakan ini terjadi di tengah kondisi pasar yang cenderung stagnan akibat meningkatnya tensi geopolitik global.

    Algorand Jadi Top Gainer di Tengah Ketidakpastian

    Berdasarkan data terbaru, harga ALGO sempat menyentuh level tertinggi dalam sembilan minggu di $0.122 sebelum stabil di sekitar $0.121. Kenaikan ini menempatkan Algorand sebagai top gainer di antara aset kripto berkapitalisasi besar, baik secara harian maupun mingguan.

    Kinerja ini cukup kontras dengan mayoritas pasar kripto yang bergerak terbatas akibat kekhawatiran investor terhadap konflik di Timur Tengah.

    Didorong Sentimen Positif dari Google Quantum AI

    Dilaporkan Crypto News, salah satu faktor utama kenaikan harga ALGO adalah penyebutan Algorand dalam riset Google Quantum AI. Dalam laporan tersebut, Algorand disebut memiliki keunggulan dalam keamanan pasca-kuantum (post-quantum security) melalui teknologi Falcon signature.

    Eksposur dari institusi teknologi besar seperti Google dinilai meningkatkan kepercayaan investor serta menarik minat baru terhadap proyek ini.

    Dukungan Adopsi: Revolut Buka Staking ALGO

    Selain itu, platform finansial global Revolut kini telah mengaktifkan fitur staking untuk Algorand. Dengan basis pengguna lebih dari 70 juta, langkah ini membuka akses luas bagi investor untuk melakukan staking langsung melalui aplikasi.

    Peningkatan aktivitas staking ini berpotensi mengurangi suplai yang beredar di pasar, sehingga turut mendorong kenaikan harga.

    Baca juga: Pasar Jenuh, 40% Altcoin Sentuh Harga Terendah: Sinyal Bottom?

    Efek Rebound Setelah Sentuh Titik Terendah

    Kenaikan harga ALGO juga dipengaruhi oleh aksi beli setelah harga sebelumnya sempat menyentuh titik terendah sepanjang masa hanya lima hari lalu. Kondisi ini membuat Algorand menjadi target strategi buy the dip bagi investor.

    Secara teknikal, ALGO telah menembus pola falling wedge pada grafik harian, yang biasanya menjadi indikasi pembalikan tren ke arah bullish. Indikator Supertrend juga telah berubah menjadi hijau, sementara Chaikin Money Flow menunjukkan angka positif 0,19, menandakan dominasi pembeli.

    Pergerakan harga Algorand (ALGO/USDT) pada Jumat, 3 April 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Algorand (ALGO/USDT) pada Jumat, 3 April 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Level resistance terdekat berada di $0.139. Jika berhasil ditembus, harga berpotensi melanjutkan kenaikan hingga $0.225. Namun, jika turun di bawah $0.085, skenario bullish dapat gugur.

    Tim Research Tokocrypto menilai lonjakan Algorand saat ini didorong oleh kombinasi faktor fundamental dan teknikal yang kuat. “Sentimen dari Google Quantum AI memberikan validasi teknologi yang signifikan, sementara dukungan staking dari Revolut meningkatkan utilitas dan permintaan riil terhadap ALGO,” jelas tim.

    Lebih lanjut, mereka menambahkan bahwa momentum ini juga diperkuat oleh kondisi teknikal. “Breakout dari pola falling wedge menunjukkan potensi pembalikan tren. Namun, investor tetap perlu memperhatikan resistance kunci karena reli cepat seperti ini rentan terhadap koreksi jangka pendek,” tambahnya.

    Kombinasi katalis positif dan sinyal teknikal yang mendukung, Algorand menjadi salah satu aset yang mencuri perhatian di tengah pasar yang relatif lesu. Meski demikian, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati risiko volatilitas dalam jangka pendek.

    Baca juga: Rekor Baru! Dana Tokenisasi Tembus $17 Miliar, RWA Jadi Perhatian


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com