Tag: alkohol

  • 5 Cara Ampuh Cegah Kutu Busuk Bersarang di Kasur atau Sofa di Rumah


    Jakarta

    Selain debu, ada masalah lain yang mengintai jika kasur jarang dibersihkan yakni kutu busuk. Serangga satu ini suka bersembunyi di tempat-tempat yang jarang terkena sinar matahari. Area yang disukainya seperti pinggiran kasur hingga dalam kasur.

    Kutu busuk cukup mengganggu karena menimbulkan gatal di kulit setelah terkena gigitan mereka. Namun, setelah digigit, kutu busuk tidak menimbulkan penyakit lain sehingga tidak begitu berbahaya. Sebab, kutu satu ini memang mengincar hewan berdarah panas. Meskipun tidak menimbulkan penyakit lain, tetapi adanya kutu busuk dapat menyebabkan kasur berbau tidak sedap dan cepat kotor.

    Maka dari itu, penting untuk menjaga kebersihan agar kutu busuk tidak bersarang di kasur, sofa, dan perabotan di rumah.


    Melansir dari Apartment Therapy, Rabu (4/9/2024), berikut beberapa cara ampuh untuk mencegah kutu busuk bersarang di kasur dan perabotan lainnya di rumah.

    1. Gunakan Sarung Bantal dan Guling

    Sarung bantal dan guling memang tidak dapat mengatasi kutu busuk, tetapi setidaknya dengan cara ini dapat mencegah hewan kecil ini masuk ke dalam kasur atau peralatan tidur lainnya.

    2. Semprotan Alkohol

    Alkohol dapat membuat kutu busuk mengalami dehidrasi. Dengan begitu, kutu busuk tidak akan hidup pada perabotan rumah dan tidak berani dekat-dekat. Jika kamu ingin memakai cara ini, periksa dulu jenis alkohol yang akan digunakan, pastikan khusus untuk membasmi kutu busuk.

    3. Penutup Bagasi

    Kutu busuk juga sering di dapati di koper setelah bepergian dari luar daerah. Agar kutu busuk tidak menyebar ke tempat lain, pasang lapisan di bagasi agar barang bawaan tidak dihinggapi kutu busuk.

    4. Minyak Atsiri

    Solusi alami untuk memusnahkan kutu busuk adalah menggunakan minyak esensial seperti minyak atsiri. Caranya dengan melarutkan minyak dengan air dan memasukkannya ke dalam botol berukuran 100 mililiter. Kemudian, semprotkan ke barang bawaan dan tempat tidur secara berkala.

    5. Bersihkan Barang Setelah Dibeli

    Jika kamu membeli barang bekas, terutama sofa, kursi, atau kasur periksalah secara menyeluruh, bisa juga menggunakan kaca pembesar. Kemudian, cuci barang bekas tersebut dan keringkan. Jangan lupa ketika mencuci, gunakan air yang panas di atas 45 derajat dan rendam minimal 60 menit.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! 3 Bahan Ini Bisa Kamu Jadikan Cairan Pembersih Lantai


    Jakarta

    Lantai adalah salah satu bagian rumah yang paling cepat terlihat kotor. Supaya lantai yang bersih dan kesat, kamu bisa mengepel lantai menggunakan cairan pembersih lantai.

    Namun terkadang cairan pembersih di pasaran mengandung bahan kimia atau residu yang sifatnya keras. Tapi tenang, kamu masih bisa bikin cairan sendiri menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah kok.

    Lalu, bahan apa saja yang bisa gantikan cairan pembersih lantai? Berikut bahan-bahan sederhana yang bisa kamu gunakan untuk mengepel lantai, dikutip dari The Spruce.


    Bahan-bahan Pengganti Cairan Pembersih Lantai

    1. Cuka Putih Suling untuk Lantai Ubin dan Linoleum

    Kamu bisa menggunakan cuka putih suling untuk membersihkan lantai keramik dan linoleum. Namun, pastikan nat ubin tertutup rapat ya. Berikut beberapa resep cairan pembersih lantai dengan cuka suling.

    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling and 1 galon air hangat.
    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling, 1 galon air hangat, dan 2 sendok makan sabun cuci piring berbahan lembut.
    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling, 1 galon air hangat, dan beberapa tetes minyak esensial beraroma atau jus lemon.

    2. Sabun Cuci Piring

    Gunakan sabun cuci piring yang lembut sebagai larutan pel untuk sebagian besar jenis lantai. Namun, jangan campurkan terlalu banyak sabun karena bisa membuat lantai agak lengket. Berikut adalah dua resep cairan pembersih lantai dengan sabun cuci piring.

    • Campurkan 1/4 cangkir sabun cuci piring yang lembut dan 3 cangkir air hangat.
    • Campurkan 1/4 cangkir sabun cuci piring, 2 cangkir cuka putih, 2 cangkir air hangat, dan 1/2 cangkir jus lemon.

    3. Alkohol Gosok untuk Lantai Laminasi

    Campuran alkohol gosok dan air bisa menjadi cairan pembersih lantai yang efektif untuk lantai laminasi dan ubin. Alkohol gosok daya menambahkan daya pembersih ke dalam air. Alkohol gosok menguap dengan cepat, sehingga tidak meninggalkan goresan dan garis saat mengering. Berikut adalah dua cara untuk membuat larutan pembersih alkohol gosok.

    • Campurkan 1 cangkir alkohol gosok dan 1 galon air hangat.
    • Campurkan 1 bagian cuka, 1 bagian alkohol gosok, dan 1 bagian air hangat.

    Itulah beberapa bahan yang bisa kamu gunakan sebagai cairan pembersih lantai. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Bahan Pengganti Cairan Pembersih buat Ngepel Sesuai Jenis Lantai


    Jakarta

    Lantai rumah harus sering dibersihkan dengan cara disapu dan dipel. Supaya lantai bersih dan kinclong, penghuni rumah perlu menggunakan cairan pembersih khusus ketika mengepel lantai.

    Ada banyak cairan pembersih lantai di pasaran yang bisa digunakan. Namun, biasanya cairan tersebut mengandung bahan kimia yang bersifat keras, sehingga kurang baik untuk kesehatan.

    Nah, ternyata cairan pembersih lantai sebenarnya bisa dibikin sendiri menggunakan bahan-bahan yang lebih alami, lho. Berikut bahan-bahan sederhana yang bisa dipakai untuk mengepel lantai, dikutip dari The Spruce.


    Bahan Pengganti Cairan Pembersih Lantai

    1. Cuka Putih Suling untuk Lantai Ubin dan Linoleum

    Cairan pembersih lantai alami bisa dibuat dari cuka putih suling. Cairan ini cocok untuk mengepel lantai keramik dan linoleum. Namun, pastikan nat ubin tertutup rapat ya. Berikut beberapa resep cairan pembersih lantai dengan cuka suling.

    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling and 1 galon air hangat.
    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling, 1 galon air hangat, dan 2 sendok makan sabun cuci piring berbahan lembut.
    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling, 1 galon air hangat, dan beberapa tetes minyak esensial beraroma atau jus lemon.

    2. Sabun Cuci Piring

    Nggak perlu beli cairan pembersih lantai, sabun cuci piring yang lembut juga bisa digunakan buat larutan pel untuk sebagian besar jenis lantai. Namun, jangan campurkan terlalu banyak sabun karena bisa membuat lantai agak lengket. Berikut adalah dua resep cairan pembersih lantai dengan sabun cuci piring.

    • Campurkan 1/4 cangkir sabun cuci piring yang lembut dan 3 cangkir air hangat.
    • Campurkan 1/4 cangkir sabun cuci piring, 2 cangkir cuka putih, 2 cangkir air hangat, dan 1/2 cangkir jus lemon.

    3. Alkohol Gosok untuk Lantai Laminasi

    Campuran alkohol gosok dan air dapat menggantikan cairan pembersih lantai untuk lantai laminasi dan ubin. Alkohol gosok efektif menambahkan daya pembersih ke dalam air. Alkohol gosok menguap dengan cepat, sehingga tidak meninggalkan goresan dan garis saat mengering. Berikut adalah dua cara untuk membuat larutan pembersih alkohol gosok.

    • Campurkan 1 cangkir alkohol gosok dan 1 galon air hangat.
    • Campurkan 1 bagian cuka, 1 bagian alkohol gosok, dan 1 bagian air hangat.

    Itulah beberapa bahan yang bisa kamu gunakan untuk menggantikan cairan pembersih lantai. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Basmi Kutu Busuk di Kasur Bisa Pakai Alkohol, Begini Caranya


    Jakarta

    Kutu busuk adalah salah satu jenis serangga yang sering muncul di kasur atau sofa. Jika tergigit kutu busuk maka bisa menyebabkan kulit menjadi merah dan gatal-gatal.

    Serangga kecil ini kerap bersembunyi di pinggir dan dalam kasur, terutama area yang jarang terkena sinar matahari. Maka dari itu, perlu ketelitian dalam membasmi kutu busuk agar benar-benar lenyap.

    Penting juga untuk memilih cara yang tepat dalam membasmi kutu busuk, salah satunya menggunakan alkohol. Lantas, bagaimana caranya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Basmi Kutu Busuk Pakai Alkohol

    Banyak pemilik rumah yang menggunakan cairan alkohol untuk mengusir kutu busuk di kasur. Sebab, kutu busuk dewasa yang terpapar alkohol akan langsung mati.

    Dilansir The Spruce, alkohol bekerja cepat menembus lapisan luar tubuh kutu busuk. Dalam sebuah studi, kutu busuk bisa langsung mati dalam waktu 30 detik setelah terpapar alkohol.

    Meski begitu, penggunaan alkohol dinilai tidak efektif 100% untuk membunuh kutu busuk. Sebab, alkohol yang sudah mengering di kain atau permukaan kasur maka tidak efektif lagi.

    “Alkohol dapat menguap dengan cepat, jadi tidak akan membunuh kutu busuk yang bersentuhan dengan area yang telah disiram alkohol,” kata pakar pengendali hama Georgios Liakopoulos.

    Liakopoulos mengatakan kutu busuk atau telurnya yang bersembunyi di balik kasur mungkin tidak akan mati jika cairan alkohol tidak mengenai tempat persembunyiannya.

    Lebih lanjut, Liakopoulos menyarankan agar menggunakan jenis alkohol berkonsentrasi 70% agar lebih optimal membasmi kutu busuk. Alkohol dengan konsentrasi 90% dan 99% mengandung lebih sedikit air.

    Cara Pakai Alkohol untuk Basmi Kutu Busuk

    Berikut cara menggunakan alkohol untuk membasmi kutu busuk di kasur dengan mudah dan tepat:

    1. Isi botol semprot dengan cairan alkohol berkonsentrasi 70%
    2. Sebelum menyemprotkan cairan alkohol, pastikan jendela dan pintu kamar dibuka lebar agar udara mengalir lewat ventilasi
    3. Semprotkan cairan alkohol di tempat yang terdapat kutu busuk, seperti di jahitan, tepian, dan lipatan kasur
    4. Semprot juga cairan alkohol di bantal, guling, seprai, dan selimut yang terdapat kutu busuk
    5. Untuk bagian rangka kasur, gunakan bola kapas atau kain yang telah dioleskan alkohol. Lalu gosok secara perlahan pada permukaan yang terdapat kutu busuk
    6. Semprotkan cairan alkohol pada retakan atau celah perabot kayu di dekat tempat tidur atau area lainnya yang dihinggapi kutu busuk
    7. Setelah alkohol mengering, sedot sisa-sisa kutu busuk yang sudah mati dengan vacuum cleaner
    8. Lap permukaan rangka kasur yang sebelumnya diolesi alkohol dengan air bersih dan kain.

    Sebagai pengingat, cairan alkohol sangat mudah terbakar jika terkena api. Maka dari itu, jauhkan tempat tidur yang terkena alkohol dari api dan sumber panas.

    Selain itu, semprot atau oleskan alkohol di tempat tidur dengan secukupnya. Hindari merendam kain seperti bantal, guling, atau selimut ke dalam alkohol karena bisa merusak bahan.

    Itu dia cara membasmi kutu busuk di kasur yang tepat dengan alkohol. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi Saat Perut Kosong, Bisa Asam Lambung

    Jakarta

    Saat memulai hari dengan perut kosong, asupan minuman yang masuk ke dalam tubuh tidak boleh sembarangan. Salah pilih bisa berdampak pada kesehatan tubuh, misal meningkatkan risiko asam lambung dan gangguan pencernaan lainnya.

    Beberapa jenis minuman yang bisa memberi efek segar ternyata tidak berdampak baik bagi kesehatan tubuh. Berikut beberapa minuman yang sebaiknya dikonsumsi ketika sudah makan.

    Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi Saat Perut Kosong

    Kopi, teh berkafein, hingga minuman bersoda tidak baik dikonsumsi di pagi hari saat perut kosong. Ini alasannya:


    1. Kopi

    Mungkin banyak pecinta kopi yang mengawali hari dengan menyeruput minuman ini. Namun, jangan meminumnya saat perut kosong.

    Menurut Real Simple, kafein dalam kopi mendorong pelepasan gastrin atau hormon yang mengeluarkan asam lambung. Dampaknya bisa menyebabkan gejala refluks, seperti mual, kembung, dan regurgitasi.

    Efek ini bahkan sebenarnya bisa terjadi saat perut sudah terisi makanan. Tapi menurut ahli gastroenterologi, Dr. Robynne Chutkan, MD., FASGE., ketika perut kosong efeknya bisa lebih mengganggu. Untuk menghindari masalah ini, kamu bisa mengonsumsi camilan sebelum minum kopi. Makanan ini sebaiknya berprotein atau lemak tinggi, misal telur rebus atau selai kacang.

    2. Minuman Bersoda

    Minuman bersoda bisa menyebabkan gangguan gastrointestinal seperti kembung dan bersendawa, terutama saat perut kosong. Menurut Dr. Chutkan, gelembung karbon dioksida dari minuman berkarbonasi bisa menciptakan banyak tekanan di perut sehingga menyebabkan ketidaknyamanan dan sendawa.

    Hal lainnya yang perlu diwaspadai adalah kandungan gula dalam minuman bersoda yang dimaniskan. Minuman tersebut bisa menyebabkan lonjakan kadar gula. Seperti makanan manis, minuman manis yang dikonsumsi saat perut kosong bisa meningkatkan gula darah lebih cepat dan berpotensi menyebabkan penurunan energi.

    3. Minuman Berenergi

    Minuman berenergi mengandung kafein dan gula yang tinggi. Menurut Healthline, minuman ini bisa menimbulkan risiko kesehatan jangka pendek. Jika mengonsumsinya saat perut kosong, maka isinya akan diserap ke aliran darah dengan sangat cepat. Hal ini bisa meningkatkan risiko negatif dari minuman tersebut.

    Risiko kesehatan dari minuman berenergi adalah overdosis kafein, masalah kardiovaskular, dehidrasi, sakit kepala, sakit perut dan pencernaan lainnya, hingga masalah ginjal atau hati. Tak hanya itu, minuman ini juga dapat menyebabkan stres, gelisah, dan insomnia.

    4. Teh Berkafein

    Teh dengan kandungan kafein tinggi berpotensi menyebabkan masalah pencernaan, misal teh hitam. Karena itu, disarankan untuk mengonsumsi camilan sebelum menyeduh dan minum teh dengan kandungan kafein.

    Selain teh hitam, ada teh hijau yang mengandung kafein lebih banyak dibanding minuman sejenis lainnya. Sama seperti teh hitam, minum teh hijau memicu gejala gangguan gastrointestinal dengan intensitas lebih rendah.

    5. Yoghurt

    Kandungan probiotik dan asam laktat yang tinggi membuat yoghurt sangat baik untuk usus. Namun, beberapa orang sensitif terhadap asam laktat.

    Dalam kasus ini, mengonsumsi yoghurt ketika perut kosong bisa meningkatkan produksi asam lambung. Selanjutnya, asam lambung bisa menghancurkan beberapa probiotik bermanfaat dalam yoghurt itu sendiri.

    Dengan pertimbangan ini, yoghurt lebih baik dikonsumsi saat perut sudah kenyang. Dengan begitu, sebagian asam laktatnya bisa diserap dan tidak merusak beberapa komponen bermanfaat lainnya.

    6. Jus Jeruk

    Jika kamu mempunyai riwayat masalah pencernaan atau perut yang sensitif, maka sebaiknya hindari minuman ini saat perut kosong. Perlu diketahui, jeruk mengandung asam sitrat yang bisa mengiritasi lapisan saluran pencernaan.

    7. Alkohol

    Makanan yang masuk ke tubuh akan mencegah alkohol masuk usus halus dengan cepat. Alkohol akan diproses perlahan sehingga tidak terlalu cepat memengaruhi sistem tubuh.

    Sehingga, risiko terjadinya keracunan alkohol juga ikut menurun. Konsumsi alkohol dalam jumlah tertentu dapat memengaruhi kemampuan berpikir, mengendalikan gerakan tubuh, dan otak, jantung, hati, serta pankreas.

    Mengawali hari dengan perut kosong sebetulnya adalah kebiasaan yang tidak sehat. Detikers sebaiknya tetap mengonsumsi makanan sesuai kebutuhan nutrisi, meski dalam porsi terbatas. Apalagi jika hendak menikmati minuman yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat perut kosong.pada otak, jantung, hati, hingga pankreas.

    (row/row)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • Bikin Sedih! 5 Makanan Ini Pengaruhi Suasana Hati Jadi Lebih Mellow


    Jakarta

    Tak hanya bikin kenyang, beberapa makanan juga bisa mempengaruhi suasana hati sampai bikin sedih. Meskipun beberapa makanan ini punya rasa yang enak.

    Apa yang dikonsumsi sehari-hari ternyata tak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tapi juga kondisi psikologis seseorang. Survei terbaru di Inggris menunjukkan bahwa makanan populer seperti pizza (46%), fish and chips (42%), serta burger dengan kentang goreng (32%) membuat banyak orang merasa buruk setelah mengonsumsinya meskipun terasa lezat saat dimakan.

    Melansir Yahoo (20/06), Ahli gizi Lily Soutter menyebut makanan yang cenderung tinggi lemak, karbohidrat olahan, dan garam dapat menyebabkan kembung serta penurunan energi setelah makan.


    Selain itu, kandungan nutrisinya dinilai kurang mendukung fungsi otak sampai-sampai memproduksi hormon yang menciptakan perasaan sedih.

    Berikut 5 jenis makanan dan minuman yang dapat memicu sedih:

    1. Gorengan

    Murah Meriah! Fried Chicken dan Pizza Enak Juga Ada di Gerobak Kaki 5Makanan bertepung dan digoreng berbahaya untuk kesehatan. Foto: iStock

    Penelitian di tahun 2023 yang melihat pola makan sekitar 140.728 orang, penelitian ini menemukan bahwa konsumsi rutin makanan yang digoreng, terutama kentang goreng, dapat meningkatkan risiko gangguan kecemasan sebesar 12% dan depresi sebesar 7%.

    Penyebab utamanya adalah senyawa akrilamida yang terbentuk saat makanan bertepung dimasak pada suhu tinggi.

    Proses penggorengan juga diketahui memperburuk peradangan, menyebabkan kembung, dan merusak kesehatan usus. Semua faktor ini berkontribusi terhadap kelelahan, stres, dan suasana hati yang buruk.

    2. Asupan Manis

    Gula dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang diikuti dengan penurunan drastis, yang berdampak langsung pada suasana hati seseorang. Gejala gula darah tinggi meliputi rasa haus, kelelahan, penglihatan kabur, sering buang air kecil, hingga penurunan berat badan.

    Secara emosional, hal ini bisa menimbulkan iritabilitas dan perubahan mood yang drastis. Contoh makanan dan minuman yang tinggi gula antara lain soda, donat, kue, jus buah kemasan, saus dan kecap manis, cokelat, serta beberapa jenis sereal sarapan.

    Sehingga konsumsi makanan di atas perlu dibatasi dan tidak boleh berlebihan, agar tidak mempengaruhi kesehatan apalagi mempengaruhi suasana hati.

    3. Makanan Olahan

    5 Makanan Ini Pengaruhi Suasana Hati Jadi Lebih MellowMie instan termasuk makanan olahan. Foto: Shutterstock/GettyImages

    Sebuah studi yang dipimpin Harvard dan dipublikasikan di JAMA Network Open pada September 2023 menyoroti kemungkinan hubungan antara makanan yang diproses berkali-kali (ultra) dan kaitannya dengan kesehatan mental seseorang seperti depresi.

    Dalam studi yang melibatkan lebih dari 21.000 perempuan berusia 42-62 tahun, ditemukan bahwa peserta yang mengonsumsi setidaknya 9 porsi makanan olahan/hari memiliki kemungkinan 50% lebih tinggi mengalami depresi dibandingkan mereka yang mengonsumsinya dalam jumlah minimal.

    Beberapa contoh makanan ultra-olahan yang umum dikonsumsi sehari-hari antara lain mi instan, sereal manis untuk sarapan, minuman bersoda, nugget ayam, sosis dan hotdog, biskuit serta camilan kemasan, makanan siap saji beku (frozen food), keripik dalam kemasan, hingga permen.

    4. Kafein

    Meski kopi dikenal memberi dorongan energi, konsumsi berlebihan justru bisa menjadi pemicu kecemasan. Kafein meningkatkan kadar hormon stres (kortisol) dalam tubuh, membuat seseorang merasa gelisah dan sulit tidur.

    Ketika pola tidur terganggu, dampaknya bisa terasa dalam suasana hati dan produktivitas sehari-hari. Selain itu, ketergantungan terhadap kafein dapat menyebabkan gejala putus zat seperti sakit kepala, mudah marah, dan depresi ringan.

    Kafein tidak hanya terdapat dalam kopi, tetapi juga teh, matcha, cokelat, dan minuman berenergi. Penting untuk mengonsumsi kafein dalam batas wajar sesuai dengan kondisi tubuh.

    5. Minuman Beralkohol

    5 Makanan Ini Pengaruhi Suasana Hati Jadi Lebih Mellowminuman alkohol. Foto: Shutterstock/GettyImages

    Meskipun alkohol bisa memberi efek euforia sesaat, dampaknya terhadap kesehatan mental tidak bisa diabaikan. Setelah efek alkohol menghilang, seseorang dapat mengalami anxiety atau kecemasan pasca-minum.

    Alkohol mengubah keseimbangan kimia di otak, yang berpotensi meningkatkan perasaan stres, cemas, dan depresi. Kehilangan ingatan saat mabuk juga bisa menimbulkan kekhawatiran berlebih akan tindakan atau ucapan yang tidak diingat.

    Selain itu, konsumsi alkohol membatasi produksi glukosa dalam tubuh, yang bisa menyebabkan kelelahan, iritasi, dan pusing keesokan harinya.

    (sob/dfl)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • Waspada! Konsumsi 5 Makanan Ini Memicu Migrain dengan Cepat


    Jakarta

    Migrain tidak hanya dipicu oleh kelelahan saja. Ternyata ada beberapa asupan makanan yang wajib dihindari jika tak ingin mengalami migrain yang menyakitkan.

    Migrain atau sakit pada sebagian kepala seringkali menimbulkan rasa yang tidak nyaman. Gejala berupa kepala yang terasa berat hingga nyeri pada salah satu sisi membuat aktivitas sulit dilakukan seperti biasa.

    Biasanya untuk meredakan migrain banyak orang yang langsung minum obat. Faktanya pola makan yang salah juga dapat memicu terjadinya migrain dengan cepat dan lebih parah.


    Penderita migrain wajib berhati-hati sebelum melahap makanan yang ada dihadapannya. Pastikan tidak mengonsumsi salah satu dari daftar makanan pemicu migrain yang dianjurkan ahli untuk dihindari.

    Berikut ini 5 asupan makanan pemicu migrain menurut Huffpost:

    Waspada! Konsumsi 5 Makanan Ini Memicu Migrain dengan CepatKandungan pada alkohol ternyata dapat memicu migrain. Foto: Getty Images/Domepitipat

    1. Alkohol

    Bagi penikmatnya, alkohol dibutuhkan untuk membantu meredakan stres. Misalnya setelah lelah bekerja seharian dan butuh asupan yang membantu merelaksasi tubuh agar lebih tenang.

    Racikan alkohol seperti cocktail dapat memicu sakit kepala dengan cepat bagi penderita migrain. Beberapa ahli menyebut ada efek dehidrasi yang ditimbulkan dari konsumsi alkohol dapat memicu migrain.

    “Alkohol itu sendiri, dan metabolisnya, memiliki beberapa faktor yang berpotensi memicu (migrain). Alkohol dapat menyebabkan vasodilatasi atau pembengkakan pembuluh darah,” papar dr. Danielle Wilhour selaku ahli saraf dan spesialis migrain.

    2. Cokelat

    Dianggap sebagai makanan manis yang sehat, ternyata cokelat memiliki beberapa efek samping. Salah satunya dinilai berbahaya bagi penderita migrain.

    Cokelat termasuk makanan yang disebut dapat memicu migrain dengan cepat. Para ahli saraf masih berdebat tentang fase cokelat memicu migrain pada tubuh penikmatnya.

    “Kakao termasuk salah satu yang mempengaruhi pelepasan serotonin, sangat memungkinkan berkontribusi terhadap patogenesis migrain,” lanjut Wilhour.

    Makanan pemicu migrain lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Kafein

    Secara khusus ahli saraf juga mengkhawatirkan asupan berbagai makanan yang mengandung kafein. Seperti kopi, teh, atau bahkan cokelat yang telah disebutkan sebelumnya.

    Misalnya pada kopi, banyak orang yang selama ini mengonsumsinya untuk mendapatkan efek menahan kantuk. Namun cara kerja kopi yang menghalangi reseptor pada otak justru dapat memicu migrain dengan cepat.

    Selain itu kafein juga memiliki efek samping dehidrasi yang mirip dengan alkohol. Sehingga bagi penderita migrain asupan kafein justru akan memperparah kondisinya.

    4. Keju

    Waspada! Konsumsi 5 Makanan Ini Memicu Migrain dengan CepatAda komponen tiramin dari proses fermentasi keju yang dapat memicu dan memperparah migrain. Foto: Getty Images/Domepitipat

    Dinilai menyehatkan, keju menjadi asupan makanan yang perlu diperhatikan oleh sebagian orang. Terutama pada penderita migrain hingga migrain parah yang mudah kambuh.

    Keju melalui proses fermentasi yang kemudian akan menghasilkan tiramin. Semakin lama keju difermentasi, maka semakin banyak juga kandungan tiramin yang harus diwaspadai oleh penderita migrain.

    Wilhour menyebutkan bahwa tiramin dapat memicu tekanan darah tinggi yang berpengaruh pada pelepasan neurotransmiter dan memicu migrain. Beberapa jenis keju yang harus dihindari adalah cheddar yang diperam, blue cheese, dan keju lain difermentasi lama.

    5. Daging olahan

    Dibandingkan dengan daging segar, daging olahan seolah menjadi jawaban untuk asupan makanan yang lebih sederhana. Biasanya daging olahan dipakai sebagai topping atau pelengkap makanan seperti sosis, pepperoni, dan masih banyak jenisnya.

    Faktanya daging olahan mengandung nitrat dan nitrit. Kedua komponen ini akan dikonversi menjadi nitrat oksida yang mempengaruhi sinyal molekul pada aliran pembuluh darah.

    Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2016 menyebutkan bahwa penderita migrain memiliki kadar bakteri pemecah nitrat yang tinggi. Ketika jumlah bakteri meningkat seiring peningkatan nitrat di dalam tubuh, maka migrain akan lebih mudah kambuh.

    (dfl/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson

  • Deretan Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dimakan Bersama Durian

    Jakarta

    Ada sederet daftar makanan yang tidak boleh dimakan bersama buah durian. Makanan tersebut tidak direkomendasikan untuk disantap bareng dengan raja buah yang satu ini.

    Durian dengan aroma khas yang tajam, dikenal sebagai salah satu buah tropis paling digemari di Asia Tenggara. Rasanya manis, teksturnya lembut, tapi durian memiliki komposisi nutrisi yang unik.

    Selepas menyantap buah ini, mungkin dapat memicu gangguan pencernaan hingga efek yang lebih serius bagi kesehatan. Bahkan pada penyakit tertentu seperti diabetes contohnya, durian dikhawatirkan memperburuk diabetes jika dikonsumsi terlalu sering.


    Daftar Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dimakan Bersama Durian

    Durian (Durio spp.) adalah salah satu buah tropis yang disenangi di regio Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Keunikan dan kandungan dalam buah durian, perlu diketahui dengan daftar makanan yang baiknya tidak disantap berbarengan.

    Laman WebMD mengatakan bahwa saat menyantap durian, perlu diperhatikan porsinya apalagi jika memiliki masalah kesehatan. Selain diabetes, laman Siloam Hospitals juga menjelaskan para penderita asam urat perlu menghindari konsumsi durian sebab mengandung jumlah purin tinggi.

    Kombinasi makanan tertentu dengan durian bisa menimbulkan efek yang kurang menyenangkan bagi tubuh. Berikut daftar makanan yang sebaiknya dihindari saat menyantap durian, dilansir dari laman WebMD, Says, dan VnExpress:

    1. Alkohol

    Jangan minum alkohol jika mengonsumsi durian. Minum alkohol dan mengonsumsi durian dapat meningkatkan efek samping alkohol.

    Dr. Huynh Tan Vu dari Rumah Sakit Universitas Kedokteran dan Farmasi Kota Ho Chi Minh, dalam artikel VnExpress menjelaskan mengonsumsi durian dengan alkohol dapat menghasilkan panas tubuh yang berlebihan. Bagi penderita diabetes atau tekanan darah tinggi, kandungan dalam alkohol dan durian akan memperburuk gejalanya.

    2. Kopi

    Mengutip situs Says, dr Ahmad Samhan menjelaskan buah yang juga digemari rakyat Malaysia itu mengandungi sulfur dan tinggi karbohidrat. Dokter asal negeri Jiran ini menjelaskan di lain sisi kopi mempunyai kandungan kafein. Gabungan kedua zat yang terkandung, dapat menyebabkan dehidrasi.

    Selain itu, memadukan durian dengan kopi dapat menyebabkan masalah pencernaan. Mengonsumsi keduanya pada orang sehat tidaklah berbahaya, namun dapat memicu asam lambung pada seseorang dengan riwayat sakit maag sebelumnya.

    Paduan durian dan kopi juga bisa memicu risiko mabuk hingga keracunan ringan. Setelah makan durian, tunggu setidaknya empat hingga enam jam sebelum minum kopi.

    3. Makanan Pedas

    Baik Dr Ahmad Samhan maupun Dr. Huynh Tan Vu, senada menungkapkan bahwa mengonsumsi durian sebaiknya tidak dengan makanan pedas. Durian dikenal karena ‘rasa panasnya’, yang hal ini tentu akan memperburuk pencernaan jika ditambah dengan makanan pedas.

    Mengonsumsi keduanya secara bersamaan dapat menyebabkan kegelisahan dan ketidaknyamanan. Hindari juga konsumsi makanan berminyak, pedas, dan berprotein tinggi setelah makan durian.

    4. Daging-dagingan

    Daging sapi, domba, hingga babi tidak disarankan untuk dikonsumsi bersama durian. Sebab durian mengandung gula, kalium, lemak, dan indeks glikemik yang tinggi. Daging juga kaya akan protein dan juga lemak.

    Lemak jenuh dalam daging ini dapat meningkatkan kadar kolesterol darah. Makan durian dengan daging ini dapat menyebabkan lonjakan kadar kolesterol.

    5. Minuman dan Makanan Manis

    Dr Ahmad Samhan mengatakan selain minuman beralkohol, minuman dan makanan yang mengandung gula tinggi juga tidak direkomendasikan. Seperti minuman berkarbonasi atau soda, sampai buah-buahan yang tinggi gula.

    Dr Ahmad menjelaskan memadukan makanan atau minuman yang dapat memberikan stres berlebihan pada tubuh, dapat memperburuk gejala bagi penderita seperti diabetes. Dia menyarankan untuk seusai menyantap durian, perbanyak minum air putih untuk membantu membuang racun dalam tubuh.

    Nah, itulah tadi 5 daftar makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan buah durian. Baiknya, makan durian bersama-sama dengan konsumsi air putih, supaya porsi durian dapat lebih terkontrol.

    (aau/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Red Wine Disebut Picu Sakit Kepala, Peneliti Temukan Penyebabnya


    Jakarta

    Efek samping hingga khasiat alkohol masih menjadi perdebatan di kalangan ahli. Penelitian terbaru menyebut alasan red wine menyebabkan sakit kepala.

    Berbeda dengan makanan yang difermentasi, red wine dibuat melalui proses dan bahan yang berbeda. Menggunakan bahan dasar buah dan melalui proses fermentasi tidak membuat alkohol sepenuhnya menjadi minuman sehat.

    Penelitian demi penelitian terus dilakukan ahli untuk melihat efek samping dari konsumsi alkohol. Dalam alkohol disebut ada kandungan antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh.


    Tetapi tak menutup kemungkinan banyak efek samping negatif yang ditimbulkan dari konsumsi alkohol. Salah satunya sakit kepala setelah minum red wine yang dijelaskan melalui penelitian terbaru.

    Baca juga: Orang Italia Salah Meracik Carbonara Selama 70 Tahun, Ini Kata Sejarawan

    Minum Red Wine Disebut Picu Sakit Kepala, Peneliti Temukan PenyebabnyaSekelompok peneliti mencoba melihat kandungan dalam anggur merah yang dapat memicu sakit kepala. Foto: Getty Images/dikushin

    Sekelompok peneliti dari University of California dilaporkan oleh Food and Wine (22/11) telah menghabiskan waktu selama bertahun-tahun untuk menemukan penyebab sakit kepala yang ditimbulkan oleh konsumsi red wine. Melalui jurnal yang baru dipublikasi pada bulan November 2023 disebutkan 37% peminum alkohol mengalami sakit kepala.

    Keluhan ini dirasakan tiga jam setelah menyeruput alkohol, sebanyak 28% yang mengalami sakit kepala mengaku sempat mencicipi red wine dalam minumannya. Menurut beberapa kasus yang diamati, dua gelas red wine cukup untuk memicu sakit kepala pada peminum alkohol.

    Membedah kandungan di dalamnya, para peneliti meyakini penyebabnya berasal dari pengawet bernama sulfit, tannin, dan atau histamin. Pada penelitian kali ini para peneliti juga fokus melihat efek dari kandungan quercetin yang terkandung alami dari bahan nabati yang digunakan dalam racikannya.

    Quercetin adalah antioksidan yang ditemukan pada buah-buahan seperti buah yang asam, buah berry, hingga anggur. Adanya campuran alkohol membuat quercetin pada anggur menyebabkan sakit kepala sementara tidak akan menimbulkan efek serupa jika dikonsumsi secara langsung dalam bentuk buah utuh.

    Minum Red Wine Disebut Picu Sakit Kepala, Peneliti Temukan PenyebabnyaKomponen bernama quercetin pada anggur bercampur dengan alkohol sehingga menyebabkan sakit kepala. Foto: Getty Images/dikushin

    “Saat (quercetin) masuk ke dalam darah, tubuh akan mengubahnya menjadi bentuk yang berbeda bernama quercetin glucuronide,” ujar Andrew Waterhouse, selaku ahli kimia wine dan profesor di UC Davis Department of Viticulture and Enology.

    Ternyata penyebab beberapa gejala yang timbul dari konsumsi alkohol adalah aktifnya enzim yang perlu dicerna dengan memicu produksi kimia lain di dalam tubuh. Pemecahan quercetin glucuronide dapat menyebabkan pembentukan acetaldehyde yang dapat menyebabkan mual hingga sakit kepala.

    “Kami dapat menyimpulkan bahwa sejumlah quercetin, mereka menyebabkan sakit kepala, termasuk ketika konsumennya memiliki riwayat migrain atau sakit kepala sebelumnya,” papar Morris Levin selaku direktur Headache Center at University of California.

    Penemuan ini disambut bahagia oleh para peneliti karena telah lama dilakukan untuk menjelaskan efek samping minum alkohol, khususnya red wine. Tetapi masih banyak penelitian lain yang kan dilakukan untuk memastikan efek sampingnya dengan tepat dan efek pada jenis alkohol lainnya.

    (dfl/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson

  • Hukum Menggunakan Kosmetik dan Skincare Mengandung Alkohol


    Jakarta

    Kosmetik dan skincare kerap digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Biasanya, kosmetik digunakan untuk merias wajah sementara skincare digunakan untuk kesehatan kulit.

    Islam memperbolehkan umatnya untuk berhias selama itu menggunakan produk berbahan halal dan suci. Rasulullah SAW bersabda,

    “Mencari sesuatu yang halal adalah kewajiban bagi setiap muslim.” (HR At Thabrani dari Ibnu Mas’ud)


    Seiring berkembangnya zaman, produk kosmetik kini dibuat dari berbagai bahan. Salah satunya alkohol atau etanol yang digunakan sebagai bahan baku atau bahan tambahan dari kosmetik maupun skincare.

    Lantas, bagaimana hukum dalam Islam terkait penggunaan kosmetik dan skincare yang mengandung alkohol?

    Hukum Penggunaan Kosmetik dan Skincare yang Mengandung Alkohol

    Melansir dari situs Majelis Ulama Indonesia (MUI), Senior Halal Auditor LPPOM Susiyanti M Si mengatakan bahwa alkohol yang digunakan untuk makanan dan minuman berbeda dengan alkohol untuk kosmetik.

    Pada minuman, terdapat batas residu yaitu maksimal 0,5 persen. Sementara di dalam makanan dan kosmetik tak ada batasan residu selama tidak berasal dari industri khamar.

    Lebih lanjut, Susiyanti menerangkan bahwa harus dipastikan apakah alkohol itu dihasilkan dari fermentasi, dan media fermentasinya juga harus bebas dari babi. Adapun, ketentuan penggunaan alkohol dalam kosmetik terdapat dua hal.

    Pertama, produk kosmetik yang mengandung khamr merupakan najis dan haram hukumnya. Kedua, penggunaan alkohol atau etanol pada kosmetik tak dibatasi kadarnya selama etanol yang digunakan bukan berasal dari industri khamar dan secara medis tidak membahayakan.

    Susiyanti menjelaskan walau dalam industri kosmetik modern alkohol berfungsi penting, tetapi bagi muslim kehalalan bahan yang digunakan jadi faktor utama memilih produk.

    Fatwa MUI telah memberikan pedoman yang jelas bahwa alkohol yang berasal dari industri non-khamar dapat digunakan dalam kosmetik selama tidak menimbulkan bahaya. Hal ini tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 11 Tahun 201 tentang Produk Kosmetika yang Mengandung Alkohol/Etanol dan didukung Fatwa MUI Nomor 26 Tahun 2013 tentang Standar Kehalalan Produk Kosmetika dan Penggunaannya.

    (aeb/lus)



    Sumber : www.detik.com