Tag: Altseason

  • Altcoin Siap Menggeser Perhatian dari Bitcoin: Inilah Alasannya

    Tanda-tanda awal altseason atau musim altcoin semakin tampak jelas dengan fokus pada indikator teknis utama dan minat institusional sebagai pendorong potensial bagi reli altcoin yang mendatang.

    Pasar mata uang kripto saat ini dipenuhi dengan spekulasi karena menunjukkan tanda-tanda awal dari musim altcoin yang akan datang. Para ahli pasar menyoroti bahwa panggung sudah siap untuk reli besar dalam altcoin, terutama didorong oleh perkembangan positif seperti antisipasi persetujuan ETF Ehereum Spot oleh SEC AS pada bulan Juli. Pengajuan baru untuk ETF Solana oleh VanEck dan 21Shares juga menambah sentimen positif.

    Optimisme yang meningkat di kalangan investor dan analis menandakan dimulainya musim altcoin yang baru.

    Tren Pasar Menuju Awal Musim Altcoin

    Perkembangan terbaru dalam pasar telah menimbulkan kegembiraan tentang musim altcoin, di mana altcoin mulai mengungguli Bitcoin. Faktor-faktor krusial termasuk antisipasi persetujuan ETF Spot Ethereum oleh SEC AS pada Juli, serta pengajuan baru untuk ETF Solana oleh VanEck dan 21Shares. Kejadian-kejadian ini dianggap sebagai pemicu potensial bagi reli altcoin, menandakan minat yang meningkat dari institusi dan perkembangan dalam regulasi.

    Indikator Altseason. Sumber: Crypto Rover.
    Indikator Altseason. Sumber: Crypto Rover.

    Diskusi yang semakin intens ini didorong oleh pandangan bullish beberapa ahli pasar yang melihat awal musim altcoin di depan. Salah satunya, analis kripto terkemuka Crypto Rover, baru-baru ini membagikan analisis grafiknya di media sosial X dengan pernyataan, “Musim altcoin sudah di depan mata.” Analisisnya menunjukkan bahwa pasar altcoin siap untuk pertumbuhan signifikan, didukung oleh kondisi pasar yang menguntungkan dan tren historis yang kuat.

    Altseason vs. Dominasi Bitcoin

    Kapten Faibik juga membagikan pandangan optimisnya tentang kapitalisasi pasar altcoin, memproyeksikan lonjakan hingga $2.3 triliun. Meskipun mengakui tantangan yang dihadapi oleh pemegang altcoin, terutama dengan penurunan baru-baru ini, ia menekankan bahwa koreksi ini penting untuk kesehatan pasar. Faibik mencatat kenaikan signifikan altcoin dari Oktober hingga Maret 2024, sambil mengakui fase koreksi selama tiga bulan terakhir.

    Analisisnya menyarankan pembelian altcoin saat harga sedang turun, dengan rencana untuk memegangnya selama empat hingga enam bulan ke depan. Dia optimistis bahwa kuartal ketiga dan keempat tahun ini akan menjadi waktu yang sangat menguntungkan bagi altcoin.

    Dominasi Ethereum dan Bitcoin. Sumber: Ali Martinez.
    Dominasi Ethereum dan Bitcoin. Sumber: Ali Martinez.

    Baca juga: Prediksi Bitcoin Bulan Juli: Bull Run Belum Berakhir, Harga Segera Naik?

    Mendekati Potensi Altseason

    Wawasan dari analis lainnya, seperti Ali Martinez, juga memperkuat sentimen positif terkait altseason, dengan mempertimbangkan kinerja ETH/BTC sebagai indikator awal penting. Dia menyoroti pergerakan Ethereum di atas rata-rata pergerakan sederhana 365 hari sebagai tahap awal dari “altseason yang akan datang!” Analisis ini menegaskan bahwa performa Ethereum dibandingkan dengan Bitcoin bisa menjadi indikator kuat bagi potensi pasar altcoin yang lebih luas.

    Saat ini, sentimen pasar mencerminkan fase awal dari altseason, sebuah periode di mana altcoin secara historis dapat mengalahkan Bitcoin dalam siklus pasar tertentu. Antisipasi terhadap produk keuangan baru, seperti ETF Ethereum dan Solana, dipandang sebagai pemicu utama untuk potensi altseason ini, dengan harapan bahwa produk-produk ini akan menarik lebih banyak investasi institusional dan meningkatkan likuiditas serta harga altcoin secara keseluruhan.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Musim Altcoin Segera Dimulai? Indeks Altseason Sentuh Level Kritis

    Pasar kripto kembali memanas! Indeks Musim Altcoin (Altcoin Season Index) kini berada di 60/100, tanda awal bahwa altseason yang sudah lama dinantikan bisa segera dimulai.

    Menurut data CoinMarketCap (CMC), indeks ini naik dari 36 bulan lalu menjadi 60 hari ini, menunjukkan tren kuat peralihan modal dari Bitcoin ke altcoin. Sebagai perbandingan, level tertinggi tahunan tercatat di 87 pada Desember 2024, sementara titik terendahnya hanya 12 pada April 2025.

    Dominasi Bitcoin Runtuh, Altcoin Ambil Alih?

    Selama beberapa bulan terakhir, dominasi Bitcoin anjlok di bawah 60%, menandakan investor mulai mengalihkan dananya ke altcoin. Kapitalisasi pasar kripto juga turun di bawah $4 triliun setelah sebelumnya mencetak rekor ATH di $4,25 triliun.

    Altcoin Season Index pada 10 September 2025. Sumber: Coinmarketcap.
    Altcoin Season Index pada 10 September 2025. Sumber: Coinmarketcap.

    Reli yang dimulai pada Juli memang dipimpin oleh Bitcoin dan Ethereum, tetapi kini giliran altcoin yang bersinar. Banyak analis menilai, jika indeks altseason menembus 75 poin, maka konfirmasi penuh musim altcoin tidak bisa terbantahkan lagi.

    Prediksi ChatGPT: Altseason Sudah di Depan Mata!

    Menariknya, salah satu AI paling canggih, ChatGPT, juga memprediksi altseason akan segera datang. Dengan berbagai faktor seperti pergeseran modal, tren teknikal, dan turunnya dominasi Bitcoin, tanda-tanda awal musim altcoin semakin nyata.

    Investor cerdas kini mulai melirik altcoin yang berpotensi mengungguli Bitcoin. Dua nama besar disebut-sebut bisa memimpin rally besar berikutnya dan bagi yang bisa masuk lebih awal, potensi keuntungannya bisa sangat menggiurkan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dominasi Bitcoin Kembali Menguat, Altcoin Season Mulai Memudar!

    Pasar kripto kembali menunjukkan pergeseran menarik. Altcoin Season Index kini turun ke level 45, menandakan investor mulai kembali berpihak pada Bitcoin setelah periode panjang dominasi altcoin.

    Data terbaru juga menunjukkan tren penurunan yang konsisten, dari 72 sebulan lalu, 63 minggu lalu, hingga 40 kemarin, sebelum akhirnya sedikit naik ke 45 hari ini. Pergerakan ini mengindikasikan pasar sedang berada dalam fase transisi dari euforia altcoin menuju masa penguatan Bitcoin.

    Memahami Altcoin Season Index

    Altcoin Season Index digunakan untuk menilai seberapa banyak altcoin yang mengungguli performa Bitcoin dalam periode tertentu. Ketika nilainya berada di atas 75, pasar biasanya berada dalam “altcoin season,” yaitu masa di mana token-token selain Bitcoin mendominasi.

    Namun dengan angka yang kini hanya 45, pasar menunjukkan bahwa Bitcoin kembali memimpin, sementara altcoin kehilangan sebagian besar momentumnya. Bagi banyak investor, ini menjadi sinyal untuk kembali mencari stabilitas di aset utama kripto tersebut.

    Metrik Altcoin Season Index pada 13 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 13 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Pola Historis: Bitcoin Naik, Altcoin Menyusul

    Dilaporkan OneSafe, sejarah pasar kripto memperlihatkan pola yang berulang: setiap kali dominasi Bitcoin meningkat, fase konsolidasi altcoin pun terjadi. Namun setelah Bitcoin mencapai puncaknya, altcoin sering kali mengalami reli besar. Contoh paling nyata terjadi pada akhir 2017 dan pertengahan 2021, ketika lonjakan Bitcoin diikuti oleh ledakan harga altcoin. Dengan tren indeks saat ini yang menurun, bisa jadi pasar sedang membangun fondasi menuju fase altcoin berikutnya.

    Baca juga: Aster dan SKYAI Bersaing Sengit! Ini Daftar Altcoin Paling Panas Hari Ini

    Bitcoin Kokoh dengan Kapitalisasi $2,29 Triliun

    Menurut data terbaru dari CoinMarketCap, Bitcoin kini memiliki kapitalisasi pasar sebesar $2,29 triliun dan mendominasi 58,79% dari total pasar kripto. Meski harga sempat terkoreksi sekitar 6% dalam sepekan terakhir, Bitcoin tetap menunjukkan ketahanan yang kuat di tengah tekanan makroekonomi global. Sementara itu, banyak altcoin besar berjuang mempertahankan minat investor, menunjukkan bahwa pasar saat ini lebih condong ke arah Bitcoin Season.

    Masih Ada Harapan untuk Altcoin

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 13 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 13 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Meskipun tren jangka pendek tampak menantang, para analis percaya kebangkitan altcoin belum sepenuhnya berakhir. Jika dominasi Bitcoin nantinya turun kembali ke kisaran 40–50%, sektor-sektor seperti DeFi, NFT, dan proyek blockchain inovatif berpotensi kembali memimpin pergerakan pasar. Pola historis menunjukkan bahwa setiap kali pasar memasuki fase “Bitcoin Season,” biasanya hal itu diikuti oleh peluang besar bagi altcoin dengan fundamental kuat.

    Strategi untuk Investor

    Investor disarankan untuk tetap berhati-hati namun oportunis. Saat ini, pendekatan yang seimbang antara Bitcoin sebagai aset defensif dan altcoin berpotensi tinggi dapat menjadi strategi paling efektif. Memantau pergerakan Altcoin Season Index menjadi kunci untuk memahami kapan momentum akan beralih kembali ke altcoin.

    Siapkah Pasar Menuju Fase Berikutnya?

    Penurunan Altcoin Season Index ke level 45 menunjukkan pergeseran nyata menuju dominasi Bitcoin. Namun sejarah membuktikan bahwa fase seperti ini sering kali menjadi awal dari kebangkitan altcoin berikutnya. Investor yang cermat akan melihat ini bukan sebagai akhir, melainkan awal dari siklus baru di pasar kripto.

    Apakah Anda akan tetap bersama Bitcoin, atau mulai mengintai peluang di altcoin sebelum semuanya terlambat?

    Baca juga: Altcoin Ranking 400-an Tapi Volume $200 Juta? Ya LISTA!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • TOTAL3 Hampir Tembus! Apakah Ini Tanda Awal Altseason Berikutnya?

    Pasar kripto kembali memanas! Bitcoin (BTC) yang baru saja menembus rekor baru di $125.559 tampaknya mulai membuka jalan bagi “altcoin season” berikutnya.

    Sejumlah analis percaya bahwa grafik kapitalisasi pasar altcoin, dikenal sebagai TOTAL3, kini berada di ambang penembusan besar yang bisa memicu lonjakan harga spektakuler seperti tahun 2020.

    Sinyal Awal Altseason: Indeks Turun ke 47/100

    Data terbaru dari Altcoin Season Index menunjukkan nilai 47/100, turun dari 67 minggu lalu. Meskipun tampak melemah, penurunan ini justru menandakan fase akumulasi tenang sebelum ledakan besar. Trader mulai mengalihkan perhatian dari Bitcoin ke altcoin, menantikan fase parabolik berikutnya.

    Metrik Altcoin Season Index pada 9 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 9 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Kilas Balik: Ketika TOTAL3 Memicu Reli 1.000% di 2020

    Dilaporkan Coinpedia, analis terkenal Bull Theory menyoroti kemiripan struktur pasar saat ini dengan awal altseason legendaris tahun 2020–2021.

    Kala itu, grafik TOTAL3 (yang menghitung kapitalisasi pasar semua kripto kecuali Bitcoin dan Ethereum) membentuk basis selama hampir dua tahun. Begitu breakout terjadi, pasar melonjak 1.000% dalam waktu kurang dari setahun, menciptakan gelombang keuntungan besar di seluruh altcoin — dari Ethereum hingga proyek-proyek DeFi baru.

    Persiapan 2025: Pola Sama, Skala Lebih Besar

    Kini di tahun 2025, pola yang sama tampak kembali terbentuk.
    TOTAL3 telah membangun struktur multi-tahun dengan higher lows, menandakan bahwa pembeli institusional dan ritel diam-diam mengakumulasi altcoin. Level kunci yang kini diamati para analis berada di $1,2 triliun, sementara TOTAL3 saat ini berada tepat di bawahnya, sekitar $1,14 triliun.

    “Jika TOTAL3 menembus level $1,2 triliun, kita bisa melihat kapitalisasi pasar altcoin melonjak ke $5–$7 triliun. Itu akan menjadi altseason sejati,” kata Bull Theory.

    Baca juga: Altcoin Season 2025: Bukan di Blockchain, Tapi di Bursa Saham

    Faktor Pendukung: Likuiditas, ETF, dan Regulasi

    Kondisi makro pasar saat ini juga memperkuat peluang altcoin.
    Likuiditas global meningkat seiring pelonggaran kebijakan moneter di AS, Jepang, dan China, sementara regulasi aset digital mulai lebih jelas di banyak negara.

    Selain itu, ETF Ethereum (ETH) mulai menyerap miliaran dolar dana institusi, sebuah tanda bahwa minat terhadap altcoin besar terus meningkat.

    Saat Bitcoin mendominasi likuiditas di level tertinggi, modal diperkirakan akan segera bergeser ke altcoin — seperti pola yang terjadi setiap kali BTC mencapai puncaknya dalam siklus pasar sebelumnya.

    Ethereum Siap Jadi Pemicu Utama

    Menurut analis kripto Moustache, fase ini bukan penurunan, melainkan konsolidasi sebelum ledakan.

    Ia menambahkan: “Begitu Ethereum menembus di atas $5.000, siklus super altcoin bisa dimulai kapan saja.”

    Dengan Ethereum yang bersiap menembus level psikologis besar dan TOTAL3 berada tepat di ambang breakout, banyak yang percaya bahwa awal Altseason 2025 hanya tinggal menghitung hari.

    Grafik, data, dan sentimen pasar semuanya menunjuk ke arah yang sama, altcoin season berikutnya mungkin sudah di depan mata.

    Setiap lonjakan di TOTAL3 berpotensi menjadi pemicu besar yang mengantarkan pasar ke siklus pertumbuhan paling agresif sejak 2020.

    Apakah kamu sudah siap menghadapi Altseason 2025?

    Baca juga: Altcoin Ranking 400-an Tapi Volume $200 Juta? Ya LISTA!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Mendekati All Time High, Pakar Sebut Ini Faktor Penyebabnya


    Jakarta

    Menjelang penutupan bulan Oktober 2024, bitcoin (BTC) melanjutkan kenaikannya, mendekati level all-time high di sekitar US$73.750. Pada hari ini, harga BTC mencapai US$72.785 sebelum sedikit turun dan bertengger di angka US$72.290 pada pukul 08.00 WIB.

    Bahkan dalam 24 jam terakhir, bitcoin mengalami penguatan sebesar 2,80% dan naik 7,5% dalam seminggu terakhir. Secara Year to Date (YTD) kenaikan bitcoin tercatat sekitar 66%.

    Financial Expert Ajaib Kripto Panji Yudha mengatakan momentum penguatan ini muncul di tengah optimisme pasar menjelang pemilihan umum di Amerika Serikat pada 5 November mendatang. Diperkirakan Pemilu Amerika Serikat akan berdampak pada kebijakan ekonomi dan sektor keuangan AS, termasuk pasar kripto.


    Kenaikan ini juga dapat dikaitkan dengan sentimen ‘risk-on’ di tengah ekspektasi bahwa suku bunga The Fed mungkin akan kembali memotong suku bunganya sebesar 25 bps pada FOMC 7 November, yang memberikan ruang bagi Bitcoin untuk terus bergerak naik.

    “Dari perspektif teknikal, Bitcoin telah berhasil breakout dari resistance trendline descending broadening wedge pattern hingga sempat mencapai US$72.785. Saat ini, terdapat potensi pelemahan terlebih dahulu yang dapat membawa BTC untuk menguji ulang area resistance trendline sebelumnya, yang kini juga menjadi area support di level US$ 69.000. Jika berhasil rebound maka besar peluang BTC untuk mencetak new All Time High dalam beberapa hari kedepan,” kata Panji dalam keterangan tertulis, Rabu (30/10/2024).

    Dia mengatakan dalam beberapa bulan terakhir, produk ETF ini berhasil menarik miliaran dolar ke pasar kripto, terutama setelah penundaan persetujuan di awal tahun.

    “ETF kripto memberikan cara baru bagi investor institusi untuk masuk ke pasar kripto yang sebelumnya dianggap terlalu berisiko,” ujar Panji.

    Hingga kini, momentum positifETFbitcoin spot masih berlanjut terbukti bahwa adanyainflow sebesar US$479 juta pada perdagangan Senin (28/10/2024). Hal itu melanjutkan tren positif minggu lalu dengan lonjakan arus masuk hingga US$997 juta dalam periode perdagangan 21-25 Oktober 2024, dikutip dariSoSo Value.

    Bitcoin mencapai rekor tertinggi baru di angka US$73,737 pada bulan Maret tepat dua bulan setelah ETF ini diluncurkan. Namun, aset ini mengalami tekanan pasca ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan ketidakpastian mengenai suku bunga yang masih tinggi. Namun, keputusan bank sentral untuk menurunkan suku bunga bulan lalu kembali meningkatkan minat investor pada aset berisiko seperti bitcoin.

    Dia pun optimistis hal itu bisa membuat bitcoin dan altcoin akan naik signifikan dalam beberapa waktu ke depan.

    “Lingkungan suku bunga rendah memungkinkan investasi berisiko seperti kripto lebih menarik karena biaya pinjaman yang lebih rendah,” jelasnya.

    Altseason 2024: Momentum bagi Altcoin?

    Tidak hanya bitcoin yang mengalami kenaikan, altcoin diprediksi akan kembali bersinar layaknya altcoin season di tahun 2021 di mana ketika itu DeFi dan NFT menjadi sorotan. Saat ini, dominasi bitcoin (BTC.D) di pasar kripto telah mencapai angka 59,52%, mendekati 60%, angka tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

    Namun, kondisi ini juga membuka spekulasi mengenai datangnya ‘altseason’ atau periode di mana altcoin seperti Ethereum dan Solana cenderung mencatatkan performa yang lebih baik dibandingkan bitcoin.

    “Pola ini sering kali terjadi setelah Bitcoin mencapai puncaknya, di mana investor mulai beralih ke aset kripto lain atau altcoin,” ungkapnya.

    Pola teknikal rising wedge wedge yang terlihat dalam BTC.D menandakan potensi koreksi BTC.D yang bisa membuka jalan bagi altseason.

    “Jika dominasi Bitcoin menurun, ini bisa menjadi sinyal awal altseason, di mana altcoin memiliki peluang untuk tumbuh dengan cepat,” lanjut Panji.

    Beberapa altcoin utama seperti Ethereum, Solana, hingga meme coin dapat menjadi pilihan menarik bagi trader.

    BTC Siap Cetak Rekor Tertinggi Baru?

    Dia mengatakan dengan dukungan ETF dan tren peningkatan minat investor institusi membuat bitcoin berada di jalur untuk mencapai rekor tertinggi baru. Potensi untuk menembus level rekor baru tentu ada, terutama jika bitcoin berhasil bertahan di atas level US$70,000.

    “Namun, investor juga harus berhati-hati terhadap potensi koreksi yang bisa terjadi kapan saja, terutama di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global. Dengan demikian, kombinasi antara faktor teknikal dan sentimen pasar menjelang pemilu akan menjadi penentu apakah bitcoin mampu bertahan atau bahkan mencetak rekor baru dalam waktu dekat,” tutupnya.

    Lihat Video: Elon Musk Dinyatakan Tak Bersalah Atas Tudingan Manipulasi Dogecoin

    [Gambas:Video 20detik]

    (anl/ega)



    Sumber : finance.detik.com

  • Begini Cara Membaca Grafik TOTAL2 sebagai Barometer Sentimen Altseason


    Jakarta

    TOTAL2 merupakan grafik harga altcoin yang sering kali terlewat. Padahal, grafik merupakan cerminan paling akurat struktur pasar altcoin.

    Grafik ini dapat membantumu memprediksi altseason. Dalam artikel ini, akan dibahas apa itu TOTAL2, korelasi TOTAL2 dengan altseason, dan waktu terbaik untuk menganalisisnya.

    Apa Itu TOTAL2?


    Grafik TOTAL2Foto: TradingView

    Kapitalisasi pasar (market cap) merupakan indikator penting untuk melihat seberapa besar nilai suatu aset di pasar. Trader sering menggunakan data ini untuk membandingkan potensi aset crypto dan melihat apakah nilai aset di pasar saat ini tergolong realistis, undervalued, atau justru overvalued.

    TOTAL2 adalah indeks gabungan dari total kapitalisasi pasar seluruh altcoin tanpa memasukkan Bitcoin. Indeks ini tersedia di platform charting seperti TradingView. Melalui grafik TOTAL2, kamu bisa menganalisis siklus pasar dan memperkirakan potensi arah pasar altcoin dengan lebih akurat.

    Terdapat 3 indeks kapitalisasi pasar gabungan crypto yang umum digunakan yaitu TOTAL, TOTAL2, dan TOTAL3. Berikut perbandingannya:

    ● TOTAL: Indeks gabungan kapitalisasi pasar crypto keseluruhan.

    ● TOTAL2: Indeks kapitalisasi pasar altcoin yang digabung mulai dari Ethereum sampai ke altcoin lainnya.

    ● TOTAL3: Indeks kapitalisasi pasar crypto tanpa Bitcoin dan Ethereum.

    Secara spesifik TOTAL2 memisahkan Bitcoin karena dominasi pasar yang cukup signifikan. Dengan begitu, TOTAL2 dapat memberikan perspektif yang lebih jelas mengenai pasar altcoin secara keseluruhan.

    Grafik TOTAL2 dan Altseason

    Bitcoin halving menjadi salah satu katalis utama yang sering memicu awal dari bull market di pasar crypto. Setelah setiap halving, arus likuiditas mulai bergeser dari Bitcoin menuju altcoin. Biasanya, aliran likuiditas baru yang masuk ke pasar mengalir altcoin sehingga memunculkan fase yang dikenal sebagai altseason. Dalam periode tersebut altcoin mengalami rally signifikan.

    Grafik TOTAL2Foto: TradingView

    Pasca Bitcoin halving ketiga, $SOL mengalami rally signifikan sepanjang 2021 (dari $20 hingga $258). Pergerakan tersebut juga tercermin pada grafik TOTAL2, yang menunjukkan lonjakan signifikan pada kapitalisasi pasar altcoin secara keseluruhan.

    Dengan memahami korelasi antara halving, TOTAL2, dan altseason, kamu dapat memprediksi potensi pergerakan besar di pasar crypto, baik menjelang puncak maupun pada awal fase bull market.

    Waktu Terbaik untuk Mengamati TOTAL2

    1. Ketika Bitcoin Mengalami Koreksi

    Saat Bitcoin mengalami koreksi, sebagian besar altcoin biasanya ikut terdampak. Jika penurunan TOTAL2 lebih tajam dibanding Bitcoin, hal ini bisa menandakan melemahnya kepercayaan pasar terhadap altcoin atau terjadinya rotasi uang kembali ke Bitcoin. Sebaliknya, jika grafik TOTAL2 justru naik atau lebih stabil meskipun Bitcoin turun, terdapat potensi besar terjadi altseason.

    2. Ketika Portofolio Didominasi Altcoin

    Jika sebagian besar aset dalam portofoliomu adalah altcoin, kamu perlu memperhatikan TOTAL2. Melalui grafik ini, kamu dapat mengenali perubahan tren di pasar altcoin mulai dari fase koreksi, konsolidasi, hingga potensi tren naik.

    Ingat! meskipun altcoin memiliki potensi memberikan keuntungan lebih tinggi, risikonya pun lebih tinggi dibanding Bitcoin.

    Cara Membeli Aset Crypto di Pintu

    Kamu pun bisa membeli aset crypto di Pintu dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

    1. Masuk ke homepage aplikasi Pintu.

    2. Masuk ke laman Market, cari aset crypto seperti BTC, ETH, SOL, atau XRP.

    3. Di halaman token, kamu bisa melihat grafik pergerakan harga aset dalam jangka waktu 24 jam, 1 minggu, 1 bulan, hingga 1 tahun.

    4. Setelah berada di halaman token, klik Buy atau Beli dan masukkan nominal.

    5. Klik Lanjutkan.

    6. Anda sudah berhasil membeli aset crypto!

    Keamanan kamu sebagai pengguna Pintu terjamin, karena Pintu diawasi oleh OJK dan CFX. Selain trading, Pintu juga memungkinkan kamu untuk belajar lebih banyak tentang kripto melalui berbagai artikel di Pintu Academy, diperbarui setiap minggu!

    Tonton juga video “Nilai Transaksi Kripto September 2025 Turun 14,53 Persen” di sini:

    (anl/ega)



    Sumber : finance.detik.com