Tag: AMA

  • Velo Protocol AMA di Tokocrypto: Peluang Keuangan Web3+ di Indonesia

    Pat Arunanondchai, Chief Operating Officer Velo Protocol, mengadakan sesi Ask Me Anything (AMA) di kanal Telegram Tokocrypto pada hari Kamis, 15 Februari 2024. Artikel ini merangkum sesi AMA tersebut, khususnya segment 2 dan 3 yang membahas proyek Velo Protocol, web3+, dan rencana mereka di Indonesia.

    Web3+ untuk Inklusi Keuangan

    Velo Protocol bertujuan membangun layanan keuangan baru di dunia web3 yang juga kompatibel dengan web2. Layanan ini meliputi platform trading, kliring digital, pembayaran universal, dan jembatan antara web2 dan web3. Pendekatan mereka berfokus pada kepatuhan regulasi dan integrasi dengan sistem keuangan tradisional untuk mendorong adopsi massal.

    Kolaborasi dengan Tokocrypto

    Pat melihat kolaborasi ini sebagai langkah awal ekspansi Velo di Indonesia. Mereka berharap dapat memperluas aksesibilitas token mereka dan memanfaatkan keahlian Tokocrypto untuk menavigasi regulasi lokal.

    Ilustrasi Velo Labs. Sumber: Velo Labs.
    Ilustrasi Velo Labs. Sumber: Velo Labs.

    Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Aset Kripto Velo (VELO)

    Peluang di Indonesia

    Pat menyebutkan beberapa fokus Velo di Indonesia, termasuk:

    • Menyediakan solusi pembayaran lintas batas yang terintegrasi: Mirip dengan kemitraan mereka di Laos, Velo ingin menawarkan alternatif bagi pekerja migran yang saat ini dikenakan biaya transfer tinggi oleh agen informal.
    • Menjangkau bisnis dan individu Indonesia: Produk web3 mereka sudah dapat diakses siapa saja, namun untuk solusi lintas batas yang terintegrasi, mereka membutuhkan mitra lokal yang kuat.
    • Meningkatkan kesadaran tentang web3+: Velo berencana menggelar berbagai inisiatif untuk mengedukasi masyarakat Indonesia tentang manfaat web3+.

    Produk dan Fitur Terbaru

    Pat juga membahas beberapa produk dan fitur terbaru dari Velo:

    • Grid Trading Bot: Sebuah bot copy trading yang akan memudahkan pengguna bertransaksi di platform Universe.
    • Orbit: Aplikasi pembayaran berbasis QR code yang baru saja mendapatkan mitra baru untuk memperluas jangkauannya.
    • Fitur tambahan Orbit: Orbit menawarkan kemudahan dan aksesibilitas bagi merchant dengan memanfaatkan QR code yang sudah populer di Asia.

    Kemitraan dan Regulasi

    Pat menegaskan bahwa Velo tidak memiliki lisensi sendiri, namun mereka memanfaatkan jaringan mitra yang memiliki lisensi untuk menyediakan layanan sesuai regulasi. Misalnya, untuk layanan on/off ramp, Velo bekerja sama dengan mitra berlisensi agar pengguna dapat melakukan konversi kripto ke fiat secara legal.

    AMA ini memberikan gambaran tentang rencana Velo Protocol untuk membawa inovasi keuangan web3+ ke Indonesia. Kolaborasi dengan Tokocrypto dan keahlian mereka dalam navigasi regulasi lokal diharapkan dapat mempercepat adopsi solusi Velo di Indonesia.

    Silakan ikuti Tokocrypto di Telegram untuk berita tentang jadwal AMA selanjutnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Evolusi Gaming Web3: Ringkasan AMA Tokocrypto x Creo Engine

    Tokocrypto mengadakan sesi Ask Me Anything (AMA) yang menarik dengan Javier Tan, CEO dan Co-Founder, serta Darrel Wijaya, CTO dan Co-Founder Creo Engine pada hari Senin, 5 Februari 2024. AMA ini berlangsung di Telegram, memberikan wawasan mendalam tentang visi dan perkembangan terkini dari Creo Engine, sebuah ekosistem gaming berbasis Web3 dan Metaverse asal Indonesia. Berikut adalah rangkuman dari diskusi tersebut.

    Perkembangan Web3 dan Metaverse di Kalangan Gamers Indonesia

    Javier Tan mengungkapkan bahwa Indonesia, dikenal dengan komunitas gamer yang kuat dan aktif, masih memerlukan lebih banyak edukasi terkait Web3 dan Metaverse mengingat adopsi yang relatif lambat. Meskipun demikian, ia menyoroti perkembangan pesat jumlah pemain dari Indonesia dalam ekosistem Creo sejak pertengahan tahun 2023. Tan menekankan pentingnya menciptakan sistem yang mudah digunakan untuk memenangkan hati orang Indonesia dan berjanji untuk terus berinovasi agar Metaverse dan gaming Web3 lebih mudah diakses.

    Fitur-fitur Utama di CreoDapps

    Darrel Wijaya menjelaskan bahwa CreoDapps dirancang untuk memudahkan pengembang mengintegrasikan fitur Web3 ke dalam game Web2 mereka dan untuk pemain yang ingin menikmati fitur Web3 tanpa kesulitan. Fitur-fitur utamanya termasuk Token Creator, Airdrop System, NFT Builder, Pool Generator, dan IDO/INO Launchpad, semuanya bertujuan untuk memfasilitasi pengembang dan pemain dalam ekosistem Creo.

    Kemudahan Bermain Game P2E

    Menanggapi pertanyaan tentang biaya awal untuk bermain game P2E, Javier Tan menegaskan bahwa semua game yang dikembangkan oleh Creo Engine akan memiliki opsi Free-to-Play, memungkinkan pemain dari Indonesia dan tempat lain untuk menikmati game tanpa perlu investasi awal.

    Fokus Pengembangan Creo Engine di Tahun 2024

    Fokus utama Creo Engine di tahun 2024 adalah meningkatkan jumlah game partnership dalam platformnya, mencapai target 40-50 game. Mereka juga berencana untuk meningkatkan presensinya di bursa kripto terpusat dan memperkenalkan interoperabilitas antargame dalam platform mereka, termasuk pembuatan metaverse isometrik Creonia.

    Tokocrypto Listing CREO.
    Tokocrypto Listing CREO.

    Baca juga: Memahami Masa Depan Web3: Rangkuman AMA Tokocrypto x Tezos

    Kerja Sama dengan Tokocrypto

    Alasan utama memilih Tokocrypto sebagai partner exchange adalah reputasinya sebagai CEX nomor satu di Indonesia dan dukungannya terhadap Creo Engine sejak awal. Kedua belah pihak berkomitmen untuk kerjasama jangka panjang, dengan tujuan meyakinkan masyarakat Indonesia tentang legitimasi dan dedikasi Creo Engine terhadap ekosistem Web3 di Indonesia.

    Dalam sesi tanya jawab langsung, pembicara menjawab pertanyaan tentang kesesuaian platform untuk pemula, audit keamanan, kerjasama dengan Ultra Voucher, dukungan terhadap pengembang game, dan motivasi di balik peluncuran Creo Engine. Mereka menekankan komitmen mereka untuk menciptakan ekosistem yang aman, mudah diakses bagi pemula, dan mendukung pengembang dalam memanfaatkan teknologi Web3.

    Sesi AMA ini memberikan wawasan berharga tentang kemajuan dan rencana Creo Engine, menegaskan komitmennya terhadap pengembangan ekosistem gaming Web3 yang inklusif dan berkelanjutan.

    Silakan ikuti Tokocrypto di Telegram untuk berita tentang jadwal AMA selanjutnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Memahami Masa Depan Web3: Rangkuman AMA Tokocrypto x Tezos

    Tokocrypto mengadakan sesi AMA (Ask Me Anything) di Telegram yang menampilkan Athalia Neysa, Tezos Indonesian Market Lead, sebagai narasumber pada Kamis, 1 Februari 2024. AMA ini berfokus pada pengenalan dan diskusi mendalam tentang ekosistem Tezos, termasuk inisiatif dan peluang yang tersedia bagi komunitas Web3 di Indonesia. Berikut adalah rangkuman dari AMA tersebut:

    Pengenalan Tezos dan TZ APAC

    Athalia Neysa memulai dengan menjelaskan perannya di TZ APAC sejak tahun 2023, yang bertujuan mendukung startup, creator, dan proyek Web3 di Indonesia yang berbasis di Tezos. TZ APAC, sebagai bagian dari ekosistem Tezos di Asia Pasifik, berfokus pada pemberian dukungan maksimal kepada founder dan proyek Web3, menginisiasi kolaborasi penting di Indonesia sejak tahun 2023. Ini termasuk kolaborasi dengan Gaspack untuk strategi Web3 Susu Ultra Milk dan partisipasi dalam program NFT Lab Bentara Budaya Kompas Gramedia.

    Inisiatif dan Kolaborasi

    Dalam AMA, Athalia menyampaikan beberapa kolaborasi dan inisiatif TZ APAC di Indonesia dan regional. Di Indonesia, TZ APAC berkolaborasi dengan Gaspack dan Bentara Budaya Kompas Gramedia. Secara regional, ada peluncuran game Coin Blast di Tezos dan kerjasama dengan platform seperti Objkt.com dan fxhash untuk memajukan ekosistem NFT. Selain itu, program accelerator TZ APAC, Fortify Labs, mendukung startup Web3 di Asia Pasifik dengan fokus pada pengembangan MVP dan strategi go-to-market.

    logo tezos
    Ilustrasi aset kripto Tezos. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Apa Itu Tezos (XTZ)?

    Q&A Session dengan Komunitas

    AMA ini juga mencakup sesi tanya jawab di mana Athalia menjawab pertanyaan dari komunitas tentang program accelerator Web3 TZ APAC, dukungan untuk startup yang membangun di ekosistem Tezos, dan peluang bagi developer Web3 Indonesia. Kriteria untuk bergabung dengan program accelerator meliputi fokus pada startup yang sudah melampaui fase ideasi dan siap membangun MVP mereka.

    Dukungan untuk Startup Web3

    Athalia menekankan pentingnya dukungan lengkap dari TZ APAC, termasuk pengembangan bisnis, pemasaran, dan mentorship, bagi startup yang membangun proyek Web3 di Tezos. TZ APAC menawarkan program yang dirancang untuk memberikan dampak besar, memberikan perhatian penuh pada setiap startup yang terlibat.

    Kesempatan bagi Developer Web3 Indonesia

    AMA ini juga menyoroti peluang bagi developer Web3 Indonesia untuk mengembangkan ide mereka dengan teknologi blockchain Tezos, termasuk peluncuran rollup yang kompatibel dengan EVM, Etherlink, yang memungkinkan penggunaan bahasa pemrograman Solidity dan integrasi dengan dompet Ethereum seperti MetaMask.

    Kesimpulan

    AMA Tokocrypto dengan Athalia Neysa memberikan wawasan mendalam tentang ekosistem Tezos, inisiatif TZ APAC di Indonesia dan Asia Pasifik, serta peluang yang tersedia bagi komunitas Web3. Dengan fokus pada dukungan untuk startup dan developer, Tezos menunjukkan komitmennya untuk memajukan inovasi dan kolaborasi dalam ekosistem blockchain.

    Silakan ikuti Tokocrypto di Telegram untuk berita tentang jadwal AMA selanjutnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ulasan AMA Tokocrypto x The Sandbox: Melihat Dunia Metaverse

    Tokocrypto baru-baru ini mengadakan sebuah sesi Ask Me Anything (AMA) yang menarik perhatian banyak pihak, berkat kehadiran Cindy Lee, CEO The Sandbox Korea. Pada tanggal 23 Januari 2024, event ini tidak hanya menjadi wadah berbagi informasi tentang The Sandbox, tetapi juga membuka wawasan tentang masa depan metaverse dan inovasi di dalamnya.

    The Sandbox: Lebih dari Sekadar Permainan

    The Sandbox telah dikenal sebagai platform metaverse yang menggabungkan aspek permainan dengan blockchain. Dengan kemitraan yang mencakup lebih dari 800 brand global, The Sandbox menghadirkan avatar, permainan, konser, dan pameran yang menghubungkan merek dengan penggemarnya. Lebih dari itu, platform ini memungkinkan pengguna untuk mencipta dan memonetisasi konten permainan mereka sendiri, mendukung pertumbuhan konten yang dihasilkan oleh pengguna (UGC).

    Aset kripto The Sandbox. Foto: The Sandbox.
    Aset kripto The Sandbox. Foto: The Sandbox.

    Baca juga: AMA Tokocrypto: Menelisik Teknologi dan Ekosistem Algorand di 2024

    Dialog Interaktif: Pertanyaan dari Komunitas

    AMA ini menjadi istimewa dengan adanya sesi tanya jawab dimana Cindy Lee menjawab pertanyaan yang diajukan oleh anggota komunitas Tokocrypto melalui Twitter. Berikut adalah beberapa pertanyaan penting yang dijawab:

    1. Pengalaman Unik The Sandbox: Pengguna The Sandbox dapat menikmati kebebasan dalam mencipta dan menjual konten, termasuk permainan dan aset permainan, dengan fitur avatar yang dapat dikustomisasi dan interaksi sosial yang menarik.
    2. Aksesibilitas The Sandbox: Untuk menikmati The Sandbox, tidak diperlukan kepemilikan NFT atau token tertentu, menegaskan keterbukaan dan kemudahan akses bagi semua pengguna.
    3. Koleksi Avatar STY: Cindy Lee memberikan informasi tentang penjualan publik koleksi avatar STY yang berkaitan dengan tim sepak bola nasional Indonesia, beserta manfaat khusus untuk pemilik avatar ini.
    4. Fitur Unik dan Masa Depan The Sandbox: Fokus pada konten yang dihasilkan pengguna dan pengembangan ekonomi kreator menjadi pusat strategi masa depan The Sandbox.

    Pertanyaan Langsung dari Komunitas

    Selain sesi tanya jawab terjadwal, Cindy Lee juga menjawab pertanyaan langsung dari komunitas, termasuk tentang pembelian NFT STY, audit keamanan smart contract The Sandbox, dan rencana pengembangan versi seluler dari game.

    Kesimpulan

    AMA ini tidak hanya memberikan wawasan mendalam tentang The Sandbox tetapi juga menyoroti pentingnya inovasi dan kreativitas dalam mengembangkan metaverse. Dengan menggabungkan teknologi blockchain, seni, dan komunitas, The Sandbox membuka peluang baru bagi kreator dan pengguna dalam mengekspresikan diri dan berinteraksi di dunia digital. Event ini menjadi saksi bagaimana metaverse terus berkembang dan berpotensi mengubah cara kita bermain, bekerja, dan berkolaborasi.

    Silakan ikuti Tokocrypto di Telegram untuk berita tentang jadwal AMA selanjutnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • AMA Tokocrypto: Menelisik Teknologi dan Ekosistem Algorand di 2024

    Tokocrypto menggelar sesi AMA (Ask Me Anything) yang menarik bersama Summer Miao, APAC Lead for Ecosystem Success di Algorand pada Kamis, 18 Januari 2024. Acara ini, yang berlangsung di platform Telegram, mengupas tuntas mengenai “Technology and Ecosystem Algorand in 2024”, menyoroti rencana serta inovasi Algorand di wilayah Asia Pasifik, khususnya Indonesia.

    Algorand di Asia Pasifik dan Indonesia

    Miao mengungkapkan bahwa pasar Asia Pasifik, dan Indonesia khususnya, sangat penting bagi Algorand. Dengan meningkatnya komunitas lokal, Algorand berencana mengadakan lebih banyak acara dan kampanye untuk mempromosikan adopsi teknologinya, terutama di bidang NFT. Sebuah fakta menarik terungkap bahwa pengguna dompet Algorand di Indonesia menempati peringkat tiga teratas di Asia. Inisiatif seperti kerjasama dengan seniman lokal untuk penerbitan NFT dan kemitraan dengan universitas-universitas setempat untuk mengembangkan talenta web3 generasi mendatang menjadi prioritas.

    AlgoKit dan Pengembangan di Algorand

    Salah satu topik hangat dalam AMA ini adalah peluncuran AlgoKit dengan Python pada tahun 2024. AlgoKit dirancang untuk mempermudah pengembang dalam membangun, menguji, dan meluncurkan aplikasi mereka di Algorand. Dengan upgrade AlgoKit 2.0, Algorand memperkenalkan dukungan asli Python, yang memudahkan proses pengembangan dan menghilangkan kompleksitas yang tak perlu.

    Kolaborasi Algorand dengan Hedera: DeRec Alliance

    Miao juga membahas tentang aliansi Algorand dengan Hedera, yaitu DeRec Alliance. Inisiatif ini bertujuan untuk mengatasi salah satu masalah terbesar UX Web3, yaitu kepemilikan kunci. Melalui aliansi ini, Algorand dan Hedera berusaha menyederhanakan pengalaman pengguna dan meminimalkan risiko terkait kedaulatan diri.

    Keunggulan Algorand

    Dibahas juga beberapa fitur unggulan Algorand yang menempatkannya di depan blockchain lain, seperti:

    • Instant Finality
    • 3.3 Second Block Time
    • 10,000 TPS
    • Unlimited Smart Contract Storage
    • Post-Quantum Security
    • 0.001 ALGO Transaction Costs
    • Zero Forks
    • Zero Downtime

    Kelebihan kompetitif Algorand terletak pada mekanisme konsensus proof-of-stake murni dengan Fungsi Random yang Diverifikasi (VRF) dan dukungan terhadap keamanan pascakuantum.

    Ilustrasi aset kripto, Algorand.
    Ilustrasi aset kripto, Algorand.

    Baca juga: Harga Bitcoin Akan Capai Level Ini Sebelum Memulai Reli Baru

    Pengembangan dApps dan Program Hackathon Algorand

    Untuk pengembang yang tertarik membangun aplikasi (dApp) di Algorand, AlgoKit menjadi alat utama. Algorand juga telah mengadakan hackathon global pada tahun 2023 dan berencana untuk mengumumkan lebih banyak program hackathon di tahun ini.

    Konsensus Bizantium di Algorand

    AMA ini juga membahas tentang konsensus Bizantium yang digunakan oleh Algorand, yang merupakan solusi untuk masalah Byzantine Generals Problem dalam sistem terdistribusi. Byzantine fault tolerance (BFT) adalah sifat dari sistem terdistribusi yang memungkinkannya beroperasi dengan benar bahkan jika beberapa node di dalamnya bermasalah atau jahat. Dalam jaringan blockchain, BFT sangat penting untuk mencapai konsensus di antara para peserta dan memastikan keamanan serta validitas transaksi-transaksi.

    Acara Decipher 2024 dan Alat untuk Pengembang Baru

    Decipher, acara yang sangat dinanti, akan kembali di tahun 2024 dengan fokus pada pembangun di Barcelona. Untuk pemula dalam pengembangan Algorand, AlgoKit disarankan sebagai alat yang mudah digunakan.

    Algorand untuk Pemula dan Komitmen Lingkungan

    Algorand cocok untuk pemula di dunia kripto dengan berbagai program edukasi. Dengan konsensus mekanismenya yang unik, Algorand merupakan blockchain ramah lingkungan yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan.

    Strategi Algorand untuk Mencapai Pengguna Baru

    Selain AMA, Algorand aktif dalam mengorganisir kampanye online dan lokakarya untuk pengembang dan pelajar. Mereka juga menghadiri konferensi blockchain besar seperti Coinfest Asia di Bali.

    Pasar Indonesia untuk Algorand

    Menutup sesi AMA, Miao menegaskan potensi pasar Indonesia yang sangat baik untuk proyek kripto Algorand, dengan mencatat bahwa pengguna ritel, seniman NFT, dan proyek di Indonesia akan menambah vitalitas pada lanskap global Algorand.

    Sesi AMA ini tidak hanya mengungkap rencana dan strategi Algorand di Asia Pasifik dan Indonesia, tetapi juga memperlihatkan komitmen Algorand dalam mendukung pengembangan teknologi blockchain yang ramah pengguna dan berkelanjutan.

    Silakan ikuti Tokocrypto di Telegram untuk berita tentang jadwal AMA selanjutnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Trust Wallet di AMA Tokocrypto, Ungkap Rencana dan Fitur Baru di 2025

    Trust Wallet, salah satu dompet kripto terkemuka, hadir dalam sesi Ask Me Anything (AMA) yang diselenggarakan oleh Tokocrypto melalui Telegram Official Group.

    Acara ini menghadirkan Rafael dan 0xbow dari Trust Squad sebagai pembicara, dengan Minko sebagai host. AMA ini bertujuan untuk memperkenalkan Trust Wallet kepada komunitas Tokocrypto, memberikan pembaruan terkini, serta menjawab pertanyaan dari anggota komunitas.

    Trust Wallet: Fungsi dan Keunggulan

    Dalam sesi tanya jawab, Trust Wallet dijelaskan sebagai dompet kripto non-kustodian yang memberikan pengguna kendali penuh atas aset mereka. Dompet ini memungkinkan penyimpanan berbagai aset kripto, transaksi swap, akses ke aplikasi DeFi, serta memiliki dukungan multi-blockchain seperti Ethereum, Binance Smart Chain, dan Polygon.

    Perbedaan utama Trust Wallet dibandingkan dompet lain adalah sifatnya yang non-kustodian, mendukung ribuan token, serta memiliki fitur browser DApp bawaan untuk memudahkan akses ke ekosistem Web3. Selain itu, antarmuka yang user-friendly menjadikannya pilihan populer di kalangan pemula dan trader berpengalaman.

    Roadmap 2025: Fitur dan Inovasi Baru

    Dalam roadmap 2025, Trust Wallet menegaskan komitmennya untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik. Beberapa rencana utama yang diungkapkan antara lain:

    • Konversi Fiat ke Kripto yang Lebih Mudah: Pengguna akan mendapatkan lebih banyak opsi untuk membeli kripto menggunakan mata uang fiat secara langsung.
    • Ekspansi Jaringan Swap dan Token: Trust Wallet terus memperluas daftar jaringan dan token yang didukung untuk meningkatkan fleksibilitas pengguna.
    • Keamanan yang Ditingkatkan: Implementasi algoritma canggih dan deteksi ancaman real-time untuk melindungi pengguna dari scam dan aktivitas berbahaya.
    • Penggunaan Token Trust Wallet (TWT): TWT akan memiliki lebih banyak utilitas, termasuk cashback, pembayaran gas, dan program insentif lainnya.

    Trust Wallet juga telah meluncurkan beberapa fitur baru, termasuk halaman Trending Tokens yang memberikan informasi token populer, perlindungan MEV (Maximal Extractable Value) untuk menghindari eksploitasi transaksi, serta peningkatan cross-chain swaps yang kini mendukung 23 blockchain.

    Ilustrasi dompet kripto, Trust Wallet. Foto: Trust Wallet.
    Ilustrasi dompet kripto, Trust Wallet. Foto: Trust Wallet.

    Keamanan Pengguna: Prioritas Utama Trust Wallet

    Dalam menjawab pertanyaan komunitas terkait keamanan, Trust Wallet menegaskan bahwa kunci pribadi pengguna disimpan secara lokal di perangkat mereka dan dienkripsi menggunakan standar Advanced Encryption Standard (AES). Selain itu, dompet ini dilengkapi dengan fitur keamanan seperti pemindai risiko, otentikasi biometrik, serta audit keamanan rutin oleh pihak ketiga.

    Trust Wallet juga mendukung integrasi dengan dompet perangkat keras (hardware wallet) untuk memberikan perlindungan tambahan bagi pengguna yang ingin keamanan lebih tinggi dalam menyimpan aset digital mereka.

    Trust Wallet as a Service (WaaS): Solusi Dompet untuk Bisnis

    Trust Wallet baru saja meluncurkan Wallet as a Service (WaaS), sebuah platform yang memungkinkan bisnis mengintegrasikan layanan dompet kripto dengan mudah. WaaS menawarkan solusi non-kustodian yang fleksibel dan aman bagi perusahaan yang ingin menyediakan layanan Web3 kepada penggunanya. Dengan integrasi API dan SDK, WaaS mempercepat pengembangan layanan dompet kripto dalam skala besar.

    Ekspansi Jaringan dan Fitur Baru

    Dalam waktu dekat, Trust Wallet akan menambahkan jaringan baru untuk mendukung ekosistem DeFi dan Real-World Assets (RWA), termasuk OpenEden dan MANTRA. Trust Wallet juga terus memberikan pembaruan melalui akun resminya di X (@TrustWallet), mengajak komunitas untuk mengikuti perkembangan terbaru.

    Dengan berbagai inovasi dan komitmen terhadap keamanan, Trust Wallet semakin memperkuat posisinya sebagai dompet kripto andalan bagi pengguna yang ingin mengelola aset digital mereka dengan lebih mudah dan aman di era Web3.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Aethir Bahas Roadmap 2025 dan Pengembangan di AMA Tokocrypto

    Dalam sesi Ask Me Anything (AMA) yang berlangsung pada 19 Desember 2024, Tokocrypto menghadirkan Mark Rydon, Co-Founder Aethir, sebagai pembicara tamu. Acara ini dipandu oleh Minko, admin Tokocrypto, dan berlangsung selama satu jam, mulai pukul 19.00 WIB.

    Diskusi ini membahas berbagai topik, termasuk perkembangan terkini Aethir, rekap perjalanan 2024, serta rencana besar Aethir untuk 2025. Dengan tema “Aethir 2024 Wrapped and 2025 Roadmap,” acara ini dihadiri oleh komunitas Tokocrypto, yang dikenal sebagai Tokonauts.

    Sorotan Diskusi

    1. Pengantar Proyek Aethir
    Mark Rydon memaparkan visi Aethir sebagai marketplace GPU terdesentralisasi yang menghubungkan penyedia GPU yang tidak terpakai dengan pembeli dari berbagai sektor, seperti gaming dan kecerdasan buatan (AI). Ia menjelaskan bahwa Aethir hadir untuk mengatasi kelangkaan GPU global akibat tingginya permintaan dari perusahaan teknologi besar.

    “Sebagian besar GPU di pusat data hanya digunakan 15-18%. Dengan memanfaatkan GPU yang kurang digunakan ini melalui infrastruktur Aethir, kami dapat menciptakan pasokan yang lebih efisien dan mendistribusikannya kembali ke pasar,” jelas Mark.

    2. Perkembangan Terbaru Aethir
    Mark menyoroti kemitraan Aethir dengan perusahaan besar seperti NVIDIA dan XSOLLA serta peluncuran fitur GPU Dashboard. Ia juga menjelaskan keberhasilan Aethir dalam menjangkau pasar Web2 dan Web3, dengan pendapatan tahunan mencapai USD 90 juta.

    3. Rencana 2025
    Memasuki tahun 2025 yang diperkirakan menjadi “bull season” di industri kripto, Aethir berencana memperluas jaringan node globalnya, meningkatkan skalabilitas, dan membangun ekosistem pengembang yang kuat. Mereka juga berfokus pada keberlanjutan melalui praktik hemat energi dan kepatuhan terhadap regulasi.

    Interaksi dengan Komunitas

    Acara ini juga membuka sesi tanya jawab, baik dari tim Tokocrypto maupun komunitas. Beberapa pertanyaan menarik yang dibahas adalah:

    • Rencana Jangka Panjang Aethir di Industri Gaming dan AI
      Aethir berkomitmen menjadi penyedia infrastruktur cloud terdesentralisasi terkemuka, menawarkan solusi real-time untuk hosting game, pelatihan model AI, dan komputasi edge dengan latensi rendah.
    • Strategi Menarik Investor Non-Kripto
      Mark menjelaskan bahwa Aethir menonjolkan manfaat nyata, seperti penghematan biaya dan peningkatan kinerja untuk sektor tradisional. Mereka juga aktif di konferensi teknologi untuk meningkatkan kesadaran di kalangan investor non-kripto.
    • Aethir untuk Pemula
      Aethir dirancang untuk inklusif, memungkinkan pengguna pemula berpartisipasi dengan mudah melalui token $ATH.

    Sebagai penutup, Mark mengundang komunitas untuk mengikuti berbagai kampanye dan acara Aethir mendatang. Dengan fokus pada inovasi dan keterlibatan komunitas, Aethir optimis dapat menghadirkan dampak besar di tahun 2025.

    Acara ini menegaskan komitmen Tokocrypto sebagai platform yang mendukung edukasi dan pengembangan ekosistem kripto di Indonesia.

    Baca juga: Tokocrypto dan OCBC Luncurkan Kartu Global Debit Spesial

    Silakan ikuti Tokocrypto di Telegram untuk info tentang jadwal AMA selanjutnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Manta Network Siap Saingi Web2? Consumer Apps Jadi Senjata Baru!

    Tokocrypto kembali menggelar sesi Ask Me Anything (AMA) bersama Manta Network pada Kamis (4/9/2025) melalui grup Telegram resmi. Dalam acara ini, Rizky Syahreza, Community Lead Manta Indonesia, hadir sebagai pembicara dengan Minko sebagai host.

    Topik utama AMA membahas pergeseran strategi Manta Network dari Layer-2 umum ke pengembangan consumer apps, atau aplikasi yang dapat langsung digunakan oleh pengguna.

    Dari Layer-2 ke Consumer Apps

    Menurut Rizky, keputusan ini diambil karena ekosistem Layer-2 (L2) saat ini dianggap sudah cukup jenuh. Sebagian besar pengguna hanya berkumpul di beberapa L2 besar, sehingga diperlukan adaptasi agar Manta tetap relevan.

    “Kami percaya masa depan ada di aplikasi yang memberikan nilai nyata dan pengalaman langsung kepada pengguna. Karena itu, kami mengembangkan sekaligus berkolaborasi dengan berbagai consumer apps agar ekosistem Manta terus hidup dan berkembang,” jelas Rizky.

    Pergeseran ini berarti Manta tak hanya fokus pada pengembangan infrastruktur teknologi, tetapi juga membangun aplikasi dengan utilitas nyata yang bisa dipakai dalam kehidupan sehari-hari.

    Jawaban atas Pertanyaan Tokonauts

    Dalam sesi tanya jawab, Rizky menjawab berbagai pertanyaan dari komunitas Tokonauts terkait keberlanjutan consumer apps, strategi adopsi, hingga peluang di pasar Indonesia.

    1. Sustainability & Revenue Model
      Rizky menegaskan setiap aplikasi yang dikembangkan Manta dipastikan memiliki utilitas nyata dengan model revenue sehat, sehingga tidak hanya viral sesaat tetapi juga berkelanjutan.
    2. UX & Adopsi Non-Crypto Users
      Manta merancang pengalaman pengguna agar senatural mungkin seperti aplikasi Web2, dengan tampilan sederhana dan ramah pengguna. Tujuannya, agar non-crypto users dapat menggunakan aplikasi tanpa hambatan.
    3. Utility & Tokenomics
      Manta menargetkan pengembangan 3–5 aplikasi viral yang sustain pada 2026, seperti GameFi SuperFortune dan tools DeFi institusional. Aplikasi ini juga akan meningkatkan utilitas token $MANTA melalui mekanisme revenue sharing.
    4. Market Expansion & Localization
      Indonesia dan Asia Tenggara masuk radar ekspansi Manta. Rencana ke depan termasuk dukungan multi-bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, serta kolaborasi dengan developer lokal untuk menghadirkan aplikasi sesuai kebutuhan pasar.

    Antusiasme Komunitas

    Selain pertanyaan terpilih, live session juga menampilkan diskusi hangat dari komunitas terkait aplikasi pertama yang bisa dicoba, insentif bagi developer, hingga target besar Manta dalam 1–2 tahun mendatang di sektor gaming dan SocialFi.

    Dengan strategi baru ini, Manta berharap dapat menghadirkan ekosistem aplikasi yang bukan hanya berbasis hype, tetapi benar-benar memberi nilai nyata bagi pengguna global, khususnya di Asia Tenggara.

    Baca juga: Manta Indonesia Ungkap Rencana dan Inovasi 2025 dalam AMA


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com