Tag: anaknya

  • Cara Pembagian Warisan Rumah Orang Tua Sesuai Hukum, Jangan Sampai Salah!



    Jakarta

    Rumah sering kali menjadi harta warisan yang ditinggalkan oleh orang tua. Harta ini harus dibagi kepada anak-anaknya. Lalu seperti apa cara pembagian warisan berupa rumah?

    Jika menggunakan Hukum Waris Perdata Barat di mana berlaku KUHPerdata, maka perlu diketahui terlebih dahulu pemahaman dasar dari golongan ahli waris menurut KUHPerdata. Golongan tersebut terdiri dari golongan I, II, III, dan IV, yang diukur menurut jauh-dekatnya hubungan darah dengan si Pewaris, di mana golongan yang lebih dekat menutup golongan yang lebih jauh, yaitu :

    a) Golongan I : suami/Isteri yang hidup terlama, dan anak/keturunannya;
    b) Golongan II : orang tua dan saudara kandung pewaris;
    c) Golongan III : keluarga dalam garis lurus ke atas sesudah orang tua Pewaris;
    d) Golongan IV : paman/bibi dari Pewaris, baik dari pihak ibu maupun dari pihak ayah, atau keturunan dari paman/bibi sampai derajat ke enam dihitung dari Pewaris dan saudara dari nenek dan kakek beserta keturunannya sampai derajat keenam dihitung dari Pewaris.


    Misalnya, orang tua A sudah meninggal dan mewariskan sebuah rumah kepada tiga anaknya, yaitu A, B, dan C. Jika menggunakan KUHPerdata, maka masing-masing anak mendapatkan jatah yang sama, yaitu 1/4 bagian.

    A, B, dan C masing-masing memiliki keluarga. Namun, C sudah meninggal.

    Karena warisan yang ditinggalkan berupa rumah, A mengambil inisiatif untuk menjualnya dan membagikan uang hasil penjualannya itu kepada ahli waris lainnya.

    Karena C sudah meninggal, maka yang berhak mendapat warisan dari orang tuanya adalah anak-anaknya. Anak dari C berhak mendapatkan itu karena ia merupakan ahli waris pengganti. Sebab, jika anak-anak Pewaris ini meninggal lebih dulu dari Pewaris, maka yang menggantikan kedudukan orang tuanya, adalah anak/keturunannya, yaitu sebagai Ahli Waris Pengganti.

    Dilansir detikNews, Ahli Waris karena penggantian tempat diatur dalam Pasal 841 dan 842 KUH Perdata sebagai berikut:

    Pasal 841 KUH Perdata:
    “Penggantian memberikan hak kepada orang yang mengganti untuk bertindak sebagai pengganti dalam derajat dan dalam segala hak orang yang digantikannya.”

    Pasal 842 KUH Perdata:
    “Penggantian yang terjadi dalam garis lurus ke bawah yang sah, berlangsung terus tanpa akhir. Penggantian itu diizinkan dalam segala hak, baik bila anak-anak dan orang yang meninggal menjadi ahli waris bersama-sama dengan keturunan-keturunan dan anak yang meninggal lebih dahulu, maupun bila semua keturunan mereka mewaris bersama-sama, seorang dengan yang lain dalam pertalian keluarga yang berbeda-beda derajatnya.”

    Lebih lanjut, J. Satrio dalam bukunya Hukum Waris (hal. 56) menyatakan:

    Ahli waris karena penggantian tempat adalah ahli waris yang merupakan keturunan/keluarga sedarah dari pewaris, yang muncul sebagai pengganti tempat orang lain, yang seandainya tidak mati lebih dahulu dari pewaris.

    Berdasarkan ketentuan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa yang berhak menggantikan tempat anak Pewaris (jika anak Pewaris telah meninggal lebih dahulu) sebagai ahli waris adalah keturunan sedarahnya, yaitu anak-anaknya. Dengan ketentuan mereka secara bersama-sama bertindak dengan derajat yang sama dan hak yang sama dengan ahli waris lainnya, yaitu anak-anak Pewaris yang masih hidup.

    Maka dari itu, para Ahli Waris yang berhak mendapatkan uang hasil penjualan rumah orang tua A (Pewaris), adalah:

    – 2 (dua) orang Anak Pewaris yang masih hidup.
    – Anak-anak dari C, Anak Pewaris yang telah meninggal dunia lebih dulu dari Pewaris (cucu dari Pewaris) berdasarkan penggantian, jika orang tuanya telah meninggal lebih dulu dari Pewaris.

    Demikian informasi cara pembagian rumah warisan orang tua, semoga bermanfaat.

    Saksikan juga Sosok: Chevie Mawarti, Sulap Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Lilin

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sandiaga Uno Tak Bolehkan Anak Ikut Beasiswa LPDP, Kenapa?



    Jakarta

    Sandiaga Uno tak memperbolehkan anaknya ikut beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kemenkeu RI. Apa alasannya?

    Sandiaga menilai para penerima beasiswa LPDP sangat beruntung. Pasalnya hanya sedikit yang berhasil memperoleh beasiswa ini.

    “Saya melihat bahwa kalian sangat beruntung. Hanya 0,00 sekian persen dari orang Indonesia yang bisa mendapatkan LPDP,” kata Sandiaga saat bertemu dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Malaysia, dikutip melalui unggahan media sosialnya pada Rabu (2/7/2025).


    “Anak saya, saya larang dapat LPDP. Kenapa? Karena saya bilang kalau kamu dapat LPDP berarti kamu ngambil jatah orang lain,” ungkapnya.

    Sandiaga menceritakan salah satu anaknya baru saja lulus jenjang magister dari New York University (NYU). Namun, ia melarangnya untuk mendaftar beasiswa LPDP karena ada orang lain yang lebih berhak.

    “Karena kalian yang lebih berhak gitu. Jadi memiliki sebuah keberuntungan, memiliki LPDP itu. Seyogianya memiliki responsibility bagi Indonesia,” kata Sandiaga saat berdialog dengan PPI Malaysia.

    Beasiswa dari Negara bagi Sandiaga Bukan Utang

    Di samping itu, Sandiaga juga menilai beasiswa bukanlah utang kepada negara. Ia menyebut hal ini merupakan tanggung jawab.

    “Saya nggak menyebutnya hutang ya, tapi responsibility, tanggung jawab kita untuk membangun negeri,” kata dia.

    Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini meluruskan agar mahasiswa tidak menganggap beasiswa seperti berutang ke perusahaan pinjaman. Ia menegaskan lagi kesempatan memperoleh beasiswa dapat diartikan sebagai tanggung jawab untuk membangun negeri.

    “Jadi terpulang kepada adik-adik sekalian bagaimana menganggapnya. Tapi saya yakin keputusan terpenting itu adalah bagaimana kita tanya kepada hati kita sebagai yang memiliki keberuntungan dan keberkahan mendapat LPDP itu untuk berkontribusi kembali kepada bangsa dan negara,” pesannya.

    (nah/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Cara Mengisi Detail Ayah di Pendaftaran KIP Kuliah dan Contohnya



    Jakarta

    Detail ayah merupakan salah satu komponen dalam pengisian data KIP Kuliah. Lantas, bagaimana cara mengisi detail ayah KIP Kuliah?

    Seperti diketahui, KIP Kuliah merupakan bantuan pendidikan yang diberikan kepada siswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Pendaftaran KIP Kuliah tahun ini telah dibuka pada 4 Februari lalu.

    Saat mengisi formulir pendaftaran, siswa akan diminta mengisi data keluarga, termasuk ayah. Lantas, bagaimana cara mengisi detail ayah KIP Kuliah?


    Cara Mengisi Detail Ayah di KIP Kuliah

    Berdasarkan panduan KIP Kuliah, detail ayah dalam pendaftaran KIP Kuliah berisikan riwayat pendidikan hingga pekerjaan ayah.

    Berikut cara mengisi detail ayah KIP Kuliah 2025:

    1. Masukkan nama lengkap ayah sesuai yang tertera di KTP
    2. Isikan status hidup ayah, masih hidup atau meninggal
    3. Isikan status hubungan ayah dengan pendaftar, baik ayah kandung, ayah tiri, atau wali
    4. Isikan status riwayat pendidikan ayah, baik lulusan SD, SMP, SMA, atau tidak sekolah sama sekali
    5. Masukkan deskripsi kondisi kesehatan ayah, seperti punya riwayat penyakit atau sehat
    6. Masukkan deskripsi pekerjaan ayah sehari-hari, misalnya petani, pekerja serabutan, pedagang, buruh pabrik, atau lainnya
    7. Isikan jumlah dan detail tanggungan ayah di rumah

    Contoh Detail Ayah di KIP Kuliah

    Agar lebih, jelas simak contoh detail ayah di KIP Kuliah sebagaimana memuat syarat-syarat data yang diminta di formulir:

    Ayah saya bernama Winarto, usianya 56 tahun. Beliau adalah ayah kandung saya. Ia sekolah hingga lulus SMP. Ayah saya sehat, tetapi pekerjaan mengharuskannya kerja berkeliling dari pagi hingga malam. Ia bekerja sebagai pedagang mainan keliling dari SD ke SD, kadang juga ke perumahan sekitar. Penghasilan ayah saya sekitar Rp 30 ribu hingga Rp 100 ribu per hari, tidak tetap. Hasil dagang ayah dipakai untuk menghidupi ibu saya dan 3 anaknya, yaitu saya dan dua adik yang masih SD. Karena penghasilan ayah tidak cukup untuk membiayai saya lanjut menempuh pendidikan tinggi, saya mohon pertimbangan Bapak atau Ibu atas permohonan bantuan KIP Kuliah saya ini. Terima kasih.

    Syarat KIP Kuliah 2025

    Selain mengisi detail ayah, siswa juga perlu memenuhi persyaratan KIP Kuliah lainnya. Berdasarkan siaran Pembukaan Pendaftaran KIP Kuliah 2025 di kanal YouTube Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, berikut syarat KIP Kuliah 2025:

    • Lulusan SMA, SMK, atau sederajat tahun pada 2025, 2024, atau 2023.
    • Sudah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru lewat jalur masuk apapun di perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi swasta (PTS) pada prodi yang terakreditasi secara resmi dan tercatat di sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.
    • Berpotensi akademik baik, tetapi terbatas ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, dan/atau dengan pertimbangan khusus yang didukung bukti dokumen yang sah.

    Syarat Ekonomi KIP Kuliah 2025

    Pendaftar KIP Kuliah wajib memenuhi salah satu kondisi di bawah ini:

    • Pemegang KIP Pendidikan Menengah
    • Mahasiwa dari keluarga yang termasuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
    • Mahasiswa dari keluarga yang termasuk dalam data Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) maksimal pada desil 3
    • Mahasiswa dari panti sosial atau panti asuhan
    • Mahasiswa yang memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin sesuai ketentuan, dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu.

    Demikian cara mengisi detail ayah KIP Kuliah serta contohnya. Semoga membantu, ya!

    (nir/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Momen Zaskia Mecca Foto Bareng 6 Anak saat Idul Adha: Ibu Rasa Kakak

    Dalam foto yang dibagikan, Zaskia mengatakan jika suaminya sedang sakit dan tidak ikut foto bersama karena langsung istrirahat saat usai salat Idul Adha. “Qadarullah @hanungbramantyo udah 3hari lagi ga enak badan, jadi kita batal mudik ke jogja & abis shalat ied lgsg tidur..Liat bapaknya jam 7.30 da ganti baju tidur anak2 langsung mau ngikutin,” tulis Zaskia. Foto: Dok. Instagram @zaskiadyamecca.

    Sumber : wolipop.detik.com

    Alhamdulillah muslimah sholihah hijab اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Satria SP
  • Keindahan Laut dan Kasih Sayang Ibu Disatukan Jadi Koleksi Busana Ibu-Anak

    Jakarta

    Keindahan laut yang beraneka ragam, kerap menjadi inspirasi bagi para desainer dan pelaku usaha fashion Tanah Air dalam menciptakan karya. Seperti Swistya Ardiana sebagai pemilik brand Little Missmos yang baru saja mengeluarkan koleksi yang terinspirasi dari laut.

    Swistya membuat acara yang intim dan hangat lewat gathering peluncuran koleksi yang bertajuk The Tales of The Sea. Ia menceritakan kisah di balik koleksi teranyarnya tersebut.

    “Koleksi Tales of The Sea by Little Missmos, berbicara tentang keindahan laut, seolah tanpa batas. Sama halnya dengan perasaan seorang ibu yang begitu indah terhadap anaknya. Perasaan yang bernama cinta,” kata wanita yang akrab disapa Tya itu ketika ditemui di Lorong Kopi, Jakarta Selatan.


    Foto koleksi Tales of The Sea Intimate Gathering by Little MissmoFoto koleksi Tales of The Sea Intimate Gathering by Little Missmos. Foto: Dok. Little Missmos.

    Brand lokal yang berasal dari Depok, Jawa Barat ini dikenal lewat koleksi ready-to-wear untuk ibu dan anak bernuansa pastel yang feminin. Tya menuturkan kedalaman laut sama dengan makna sebuah cinta.

    “Cinta itu bisa jadi terlihat sederhana di permukaan, tetapi di dalamnya mengandung banyak lapisan dan emosi,” ujarnya.

    Wanita yang berusia 39 tahun ini menjelaskan koleksi terbaru Little Misssmos sekaligus menjadi kisah jatuh-bangunnya berbisnis. Koleksi dirilis menjelang akhir tahun sehingga bisa menjadi inspirasi busana liburan.

    “Ada juga ornamen laut di dalam koleksinya. Sengaja dibikin senyaman mungkin dan cuttingannya oke dipakai ibu dan anak-anak untuk liburan dan sehari-hari,” ungkp Tya.

    Foto koleksi Tales of The Sea Intimate Gathering by Little MissmoFoto koleksi Tales of The Sea Intimate Gathering by Little Missmos. Foto: Dok. Little Missmos.

    Tya mengucapkan peluncuran koleksi Tales of The Sea juga untuk memperingati Hari Ibu sedunia, pada 22 Desember 2024 mendatang. Menurutnya sosok ibu dan laut memiliki fungsi yang mirip.

    “Seperti halnya ekosistem laut yang saling melindungi dan menjaga, seorang ibu berperan sebagai pelindung dan pengasuh bagi anaknya. Tema Tales of The Sea bisa merefleksikan cinta dan perhatian yang diberikan oleh seorang ibu,” jelas Tya.

    Foto koleksi Tales of The Sea Intimate Gathering by Little MissmoFoto koleksi Tales of The Sea Intimate Gathering by Little Missmos. Foto: Dok. Little Missmos.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 8 Foto Gaya Angelina Sondakh Umrah Pertama Tepat di Hari Ulang Tahun ke-47

    Puteri Indonesia 2001 ini mengungkapkan perjalanan menuju Mekkah tepat dengan hari ulang tahunnya yang ke-47. Ia tak berhenti mengucapkan rasa syukur. “Ya Allah, pada usia yang ke-47 ini, di atas langit-Mu, saat aku sedang menuju rumah suci-Mu di Mekkah, aku tersungkur dalam rasa syukur dan haru. Betapa Engkau Maha Baik, membawaku sejauh ini, meski aku tak pernah benar-benar sempurna sebagai hamba-Mu. 🥲 Ya Allah, jika usia ini adalah anugerah, maka jadikanlah ia penuh berkah. Jika langkahku selama ini penuh dosa, ampunilah aku yang begitu lemah. Jika air mata ini adalah tanda cinta, maka biarkan ia menjadi saksi betapa aku rindu akan ridha-Mu. 😭,” tulis Angie. Foto: Dok. Instagram @angelinasondakh09.



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Nenek 1 Cucu di Riau Viral, Stylish dan Awet Muda Bikin Netizen Kagum

    Riau

    Wanita ini menjadi atensi warganet usai membagikan foto OOTD di TikTok. Pasalnya, di usia yang menginjak 53 tahun dan sudah memliki cucu, dia terlihat awet muda dan segar.

    Ia mengunggah foto OOTD lewat akun TikTok @winta_waheed. Walau pun sudah mempunyai cucu, ia membuktikan tetap bisa berpakaian rapi bak anak muda.

    Walau pun sudah punya cucu tetap dress well check,” tulis akun TikTok @winta_waheed.


    GresAttachments3:02 PM (14 minutes ago)to meSosok Winta Waheed, wanita yang berusia 53 tahun yang viral usai membagikan OOTDSosok Winta Waheed, wanita yang berusia 53 tahun yang viral usai membagikan OOTD. Foto: Dok. TikTok @winta_waheed.

    Winta terlihat mempersiapkan busana sesuai dengan kegiatannya. Mulai dari untuk acara makan malam, nongkrong bersama keluarga dan teman, nonton di bioskop, outfit liburan dan makan malam di cafe, bukber, hingga ke pantai.

    Postingan tersebut sudah ditonton lebih dari 7 juta kali dan mendapatkan banjir pujian dari warganet di TikTok.

    Kalian percaya kalo beliau ini beneran udh sepuh? 😭🙏,” ucap pengguna TikTok @el🧚.

    Ini yang dimksud dresswell sesuai usia tp g norak dn g jomplang. aura oldmoney nya kiat bgt😭🙏,” ujar akun @pitik walik sobo kebon 🍍.

    Buuu, ibu lebih stylish drpd saya😭🙏❤️,” timpal akun @olivyou.

    Konfirmasi Wolipop

    GresAttachments3:02 PM (14 minutes ago)to meSosok Winta Waheed, wanita yang berusia 53 tahun yang viral usai membagikan OOTDSosok Winta Waheed, wanita yang berusia 53 tahun yang viral usai membagikan OOTD. Foto: Dok. TikTok @winta_waheed.

    Wolipop sudah menghubungi Winta Waheed yang viral usai mengunggah foto OOTD di TikTok. Wanita 53 tahun ini mengungkapkan tujuannya sering mengunggah foto OOTD.

    “Kegiatan saya sehari-hari ibu rumah tangga. Saya ingin memotivasi perempuan seusia saya untuk mencintai diri sendiri. Lebih ke menikmati hidup. Jangan terlalu terbebani dengan masalah hidup. Karena diri kita sendiri juga perlu diperhatikan dan dicintai,” kata Winta kepada Wolipop.

    Wanita yang berasal dari Pekanbaru, Riau ini mempunyai empat orang anak. Anak sulungnya meninggal dunia dan kini ia ditemani tiga orang anaknya serta seorang cucu.

    Warganet kagum dengan penampilannya yang segar dan awet muda. Winta pun memberikan tips padu padan outfit yang biasa ia pakai sehari-hari.

    “Kalau hijab saya lebih suka warna soft, warna yg tidak mencolok. Supaya masuk dengan warna outfit yang kita pakai. Bagian atas mau pun bawah. Tips padu padannya sesuai selera masing-masing. Kalau saya yang penting sesuai kan dengan warna dan modelnya,” jelasnya.

    GresAttachments3:02 PM (14 minutes ago)to meSosok Winta Waheed, wanita yang berusia 53 tahun yang viral usai membagikan OOTDSosok Winta Waheed, wanita yang berusia 53 tahun yang viral usai membagikan OOTD. Foto: Dok. TikTok @winta_waheed.

    Ia menekankan untuk selalu berpikiran positif dan menjalani pola hidup yang sehat. “Kuncinya selalu berpikiran positif. Hidup sehat dan jangan cepat emosi,” lanjutnya.

    Tak jarang pula, Winta mengaku pernah menerima komentar negatif dari warganet tentang postingan foto OOTD.

    “Mengenai komentar netizen. Semua orang bebas berkomentar. Ada yang suka dan tidak suka. Jangan emosi tetap tenang saya tidak ambil pusing selagi tidak merugikan saya,” timpalnya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Baju Sarimbit Lebaran 2025 di Tanah Abang, Harga Rp 400 Ribu Kembar Ibu Anak

    Jakarta

    Lebaran identik dengan busana seragam keluarga atau sarimbit. Kamu bisa membeli aneka sarimbit di Tanah Abang dengan harga yang lebih terjangkau dan melihat langsung koleksinya.

    Sarimbit keluarga biasanya tersedia untuk pria dan wanita dewasa, anak perempuan dan anak laki-laki, dengan warna atau motif yang senada. Wolipop menelusuri Tanah Abang Blok B untuk melihat pilihan koleksi sarimbit. Dari pintu utama, sudah berjejer toko yang menjual koleksi sarimbit. Seperti apa koleksinya?


    Toko Nesty Collection Blok B Lantai SLG Los F No. 68 menjual aneka koleksi sarimbit Hari Raya.Toko Nesty Collection Blok B Lantai SLG Los F No. 68 menjual aneka koleksi sarimbit Hari Raya. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Toko Nesty Collection Blok B Lantai SLG Los F No. 68 menjual aneka koleksi sarimbit dengan detail bordir untuk mempercantik busana. “Koleksi sarimbit bahan ceruty ukurannya sampai XXL. Harganya mulai dari 425 Ribu dan baju koko Rp 215 Ribu. Kalau anaknya Rp 190 Ribu. Ada warna abu-abu dan mauve. Detailnya ada bordir dan payetnya,” ucap salah satu penjaga toko Nesty.

    Ingin tampil berbeda, warna hitam juga bisa kamu gunakan untuk sarimbit keluarga. Toko Nesty menyediakan pilihan sambit hitam yang elegan.

    Toko Nesty Collection Blok B Lantai SLG Los F No. 68 menjual aneka koleksi sarimbit Hari Raya.Toko Nesty Collection Blok B Lantai SLG Los F No. 68 menjual aneka koleksi sarimbit Hari Raya. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Sarimbit baju kurung khas melayu yang simpel, bisa menjadi inspirasi untuk baju Lebaran nanti. Detail kerah shanghai dilengkapi dengan bordir floral warna putih menambah kesan suci Lebaran.

    Selanjutnya, ada toko Jeje Blok B LT. SLG LOS F No.46 yang menjual koleksi sarimbit harga Rp 400 Ribu sudah satu set dengan ibu dan anak perempuan. Jika harga koleksi untuk anaknya saja dijual Rp 170 Ribu. Kedua koleksi ini menggunakan bahan ceruty.

    Toko Nesty Collection Blok B Lantai SLG Los F No. 68 menjual aneka koleksi sarimbit Hari Raya.Toko Nesty Collection Blok B Lantai SLG Los F No. 68 menjual aneka koleksi sarimbit Hari Raya. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Ikuti 4 Tips Ini Sebelum Kasih THR Lebaran ke Orang Tua, Anak, Keponakan


    Jakarta

    Memberi angpau atau THR Lebaran kepada anggota keluarga dan sanak saudara sudah menjadi salah satu tradisi di masyarakat Indonesia. Namun, tidak sedikit yang masih merasa bingung terkait seberapa besar uang yang perlu diberikan dalam angpau Lebaran itu.

    Jika tidak diperhitungkan dengan baik, keinginan untuk berbagi kebahagiaan ini malah jadi pengeluaran berlebih dan bikin kantong kering.

    Nah buat detikers yang masih bingung tentukan besaran angpau Lebaran ini, berikut beberapa tips yang bisa digunakan.


    1. Tentukan Penerima

    Perencana Keuangan dari Tatadana Consulting, Tejasari Asad, menyarankan kepada yang ingin membagikan THR Lebaran untuk membuat daftar penerima. Misalkan saja untuk orang tua, anak, saudara, hingga keponakan.

    “Pertama kita biasanya kasih orang tua, nah itu biasanya yang paling gede. Terus yang kedua siapa nih? misalnya kakak-adik sudah pada kerja ngapain dikasih? jadi kasih ke yang belum kerja, biasanya keponakan sih. Atau misalnya punya adik yang masih kecil belum kerja, mau dikasih boleh. Jadi berdasarkan level keluarga aja,” kata Teja kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Senada dengan Teja, perencana keuangan Andy Nugroho juga menyarankan untuk menentukan penerima angpau dan estimasi nilainya. Biasanya besaran THR Lebaran yang diberikan, berbeda-beda tergantung tingkatan dalam keluarga.

    “Nah urutannya paling banyak saya akan kasih ke siapa? ke orang tua pertama, terus kemudian habis itu level berikutnya yang lebih kecil jumlahnya tuh saya kasihkan ke misalnya anak atau ke anaknya saudara-saudara saya,” kata Andy.

    2. Sesuaikan Usia dan Kebiasaan di Keluarga

    Untuk nilai uang yang dibagikan, Teja tidak bisa menetapkan besaran pasti. Sebab menurutnya setiap individu atau keluarga memiliki perhitungannya masing-masing seperti tingkat ekonomi keluarga, usia, hingga wilayah tempat tinggal.

    “Misalnya kasih keponakan Rp 50 ribu pantes nggak? Tapi ternyata di kalau di kampung kasih Rp 5 ribu sudah cukup, kasih Rp 20 ribu sudah cukup, gimana tuh? Jadi tergantung situasi,” terang Teja.

    “Itu juga kadang ada yang serba salah tuh, ada yang masih TK, SD, SMP, SMA. Kalau TK dikasih Rp 1.000 dua puluh biji (Rp 20 ribu) senang tuh, kalau SMA dikasih Rp 1.000 dua puluh biji marah-marah nanti,” tambahnya.

    3. Sesuaikan Bujet

    Teja mengatakan pemberian angpau Lebaran bisa disesuaikan dari jumlah THR yang diterima. Dengan begitu perhitungan angpau dapat lebih mudah dan tidak begitu memberatkan pemberi.

    “Pertama adalah menyesuaikan dengan budget kita. Misalnya kita kasih budget ‘oke saya mau kasih THR Lebaran buat saudara-saudara misalnya Rp 1 juta deh semuanya. Karena saya dapat THR Rp 3 juta, masa semua dibagi-bagikan?’ Nanti habis dong,” jelas Teja.

    “Bisa juga dibujet maksimal berapa nih? 20% kah dari THR kah, 30% kah. Misalnya oke 20%, anggap saja Rp 1 juta, ya dibagi-bagi lah jumlah keponakan ada berapa, saudara ada berapa, siapa saja yang mau dikasih,” tambahnya lagi.

    4. Jangan Kejar Gengsi

    Terakhir yang tak kalah penting, menurut Andy saat menentukan besaran budget atau nilai dari masing-masing angpau Lebaran harus disesuaikan dengan kemampuan, bukan demi mengejar gengsi.

    Disarankan agar jumlah pemberian tidak berdasarkan gengsi. Hal ini justru bisa melebihi anggaran, bahkan malah harus berutang untuk menutup kekurangan tersebut.

    “Kadang misalnya kita pemudik, apalagi dari Jakarta kan ‘wah pasti tajir nih, orang kaya, sudah sukses’ nah kadang ditodong untuk ngasih angpau lebih besar,” kata Andy.

    “Sebenarnya pun kalau kita bersikukuh ‘ya saya memberinya segini’, masa iya yang dikasih terus nego nggak mau Rp 20 ribu dong, maunya Rp 50 ribu misalnya,” tambahnya lagi.

    (igo/hns)

    Sumber : finance.detik.com

    Alhamdulillah kaya raya uang اللهم صل على رسول الله محمد
    Image : unsplash.com / towfiqu barbhuiya
  • Berburu Koleksi Sarimbit Keluarga untuk Lebaran di Indonesia Hijabfest 2025

    Bandung

    Bazar tahunan Indonesia Hijabfest 2025 kembali digelar mulai 20 Maret hingga 23 Maret 2025 di Sabuga, Bandung. Kamu bisa menemukan baju sarimbit keluarga untuk Lebaran 2025 di bazar Indonesia Hijabfest!

    Bazar ini menghadirkan lebih dari 100 brand modest fashion. Indonesia Hijabfest Ramadan 2025 menjadi wadah bagi para fashion enthusiast dan pelaku industri untuk mendapatkan koleksi eksklusif dari berbagai brand.

    Saat Wolipop berkunjung ke Indonesia Hijabfest 2025, ada banyak brand yang menawarkan koleksi sarimbit untuk baju Lebaran keluarga. Salah satunya brand Ethica menawarkan koleksi sarimbit, dress dewasa wanita Rp 379 Ribu, baju koko pria dewasa Rp 229 Ribu.


    Koleksi sarimbit keluarga di Indonesia Hijabfest 2025, Sabuga BandungKoleksi sarimbit keluarga di Indonesia Hijabfest 2025, Sabuga Bandung Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.
    Koleksi sarimbit keluarga di Indonesia Hijabfest 2025, Sabuga Bandung.Koleksi sarimbit keluarga di Indonesia Hijabfest 2025, Sabuga Bandung. Foto: Gresnia/Wolipop.

    Selain itu, ada brand Midi menjual dress wanita dewasa Rp 220 Ribu dan baju anak perempuannya Rp 149 Ribu. Jika membeli satu set harganya menjadi Rp 200 Ribu dan Rp 129 Ribu.

    Brand Midi juga ada koleksi sarimbit wanita dewasa, diskon dari harga Rp 529 Ribu menjadi Rp 459 Ribu. Sedangkan untuk anaknya Rp 259 Ribu.

    Koleksi sarimbit dari Dannis Collection Rp 551 Ribu untuk dress wanita ukuran M, baju koko pria Rp 299 Ribu, baju anak Rp 529 Ribu.

    Wolipop melihat rata-rata brand mengeluarkan koleksi spesial Hari Raya dengan harga yang khusus. Bisa menjadi pilihan kamu untuk sarimbit bersama keluarga saat Lebaran.

    Koleksi sarimbit keluarga di Indonesia Hijabfest 2025, Sabuga BandungKoleksi sarimbit keluarga di Indonesia Hijabfest 2025, Sabuga Bandung Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Lihat juga Video Berburu Sarimbit di GlamLocal, Siap Kompakan Sekeluarga di Hari Raya

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com