Tag: analisis bitcoin

  • Kenalan dengan Hammer Candlestick dalam Trading Kripto

    Pernah mendengar istilah hammer candlestick saat trading aset kripto? Dalam melakukan trading, ada beberapa indikator yang memudahkan Anda dalam menganalisis teknis pasar aset kripto. Nah, hammer candlestick merupakan salah satu indikator tersebut. Bagaimana cara kerjanya?

    Beberapa indikator dalam trading aset kripto

    Sebelum membahas tentang hammer candlestick, ada baiknya Anda mengenal lebih dulu apa saja indikator yang umum diterapkan dalam analisis teknikal pasar kripto. Setidaknya ada tiga jenis indikator yang sering digunakan, yaitu garis tren, resistance and support level, serta moving average.

    1. Indikator garis tren

    Melihat arah tipikal harga dari sebuah aset. Terkadang, pergerakan sebuah aset akan menunjukkan sebuah pola linier yang menampilkan pilihan tertinggi dan terendah.

    2. Indikator resistance and support level

    Digunakan untuk mengetahui situasi permintaan dan penawaran aset kripto. Resistance berarti ada lebih banyak investor yang menahan untuk menjual aset mereka. Sedangkan, support menunjukkan ada banyak investor yang bersedia membeli aset.

    3. Indikator moving average

    Disusun berdasarkan harga average (rata-rata) aset kripto dalam periode waktu tertentu.

    Nah, indikator hammer candlestick sendiri digunakan untuk mengidentifikasi reversal atau kondisi pembalikan nilai pada suatu aset kripto serta menganalisis kemungkinan terjadinya peningkatan harga aset. Simak penjelasannya pada poin selanjutnya!

    Apa itu hammer candlestick?

    Apa itu hammer candlestick?

    Sumber: https://blog.liquid.com/hammer-and-inverted-hammer-candlestick-patterns

    Hammer candlestick merupakan  sebuah istilah yang digunakan untuk menyebut suatu pola pada grafik harga, tepatnya saat suatu aset diperjualbelikan dengan nilai yang lebih rendah pembukaannya, namun kemudian harganya mendekati nilai pembukuan saat memasuki periode penutupan. Disebut hammer candlestick karena pola tersebut memiliki bentuk yang menyerupai palu (hammer) dan lilin (candlestick).

    Pola tersebut bisa ditemukan pada tren penurunan aset. Jika Anda menemukan pola hammer candlestick, maka aset memiliki potensi untuk mengalami bullish atau pembalikan. Model pola yang sering ditemukan adalah grafik dengan badan kecil dan sumbu panjang terbalik. Pola semacam ini menunjukkan adanya penolakan nilai aset yang lebih rendah dari pembukuan.

    Penggunaan hammer candlestick

    Example of How to Use a Hammer Candlestick

    Sumber: https://www.investopedia.com/terms/h/hammer.asp

    Jika Anda menemukan tren penurunan pada nilai aset kripto, maka indikator hammer candlestick ini bisa diterapkan. Katakanlah Anda menemukan grafik harga dengan bagian kaki yang lebih panjang dari badannya. Berarti, aset tersebut berpotensi untuk mengalami pembalikan harga dan naik kembali.

    Untuk memastikannya, coba lihat pola berikutnya; apabila Anda menemukan candlestick dengan jarak yang lebih tinggi, itu artinya aset mendapat tawaran dengan nilai yang jauh lebih tinggi dari penutupan hammer.

    Saat trader mulai membeli aset, maka pada saat yang bersamaan terjadi konfirmasi candle. Ketika harga melonjak dengan agresif selama momen konfirmasi candle, Anda bisa mulai menempatkan stop loss di bawah harga terendah hammer (bisa juga ditempatkan tepat di bawah tubuh hammer).

    Baca Juga: Ingin Stop Loss? Gunakan Pola Candlestick Morning Star InI!

    Batasan penerapan hammer candlestick

    Perlu diingat, saat Anda menerapkan hammer candlestick untuk melakukan analisis teknikal terhadap grafik harga aset kripto, ada beberapa batasan yang perlu diperhatikan. Salah satunya terkait dengan pergerakan naik aset. Indikator ini tidak memberikan jaminan pasti yang menunjukkan pergerakan naik aset pada momen konfirmasi candle.

    Kelebihan dan kekurangan hammer candlestick

    Penerapan indikator hammer candlestick ini memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan. Mari bahas satu per satu:

    Kelebihan

    1. Memudahkan Anda mengenali sinyal penolakan harga yang lebih rendah.
    2. Dapat digunakan untuk mengenali redanya tekanan jual, sehingga Anda bisa menentukan waktu penutupan posisi pendek dengan ideal.

    Kekurangan

    1. Indikator hammer candlestick cenderung mengabaikan tren, sehingga berpotensi menimbulkan munculnya sinyal palsu.
    2. Masih memerlukan data lain untuk bisa mendapatkan analisis yang tepat dalam situasi pembalikan harga aset.

    Secara garis besar, hammer candlestick bisa menjadi indikator trading untuk mengenali situasi pembalikan harga. Meski begitu, penerapan indikator ini harus dibarengi dengan strategi analisis teknikal pasar aset kripto lainnya. Anda bisa mempelajari strategi tersebut di Tokonews.

    Tokonews sendiri merupakan portal berita dari Tokocrypto yang menyajikan informasi terbaru mengenai aset kripto dan blockchain dari dalam maupun luar negeri. Tokonews juga membahas Tips & Trick dalam melakukan trading aset kripto, di antaranya membahas strategi untuk mendukung penerapan indikator hammer candlestick. Klik di sini untuk mulai mendapatkan update dari Tokonews! Pastikan Anda juga follow Twitter dan Instagram Tokocrypto agar tidak ketinggalan info terbaru seputar industri kripto!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kabar Baik, Bitcoin Kembali Bangkit Ke 60.000 USD Setelah 6 Bulan Terpuruk

    Sejak bulan April 2021 harga bitcoin mencapai ATH nya di harga 64.895 US Dollar. Setelah ATH tersebut harga Bitcoin mengalami penurunan yang cukup signifikan dengan range harga sebesar 50 % dari 64.000 turun hingga 30.000 US Dollar pada tanggal 19 Juli 2021. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor seperti pelarangan penambangan Bitcoin di China, hancurnya harga token Titan serta faktor pengaruh lainnya. 

    Ada juga faktor lain yang sangat mempengaruhi jatuhnya harga Bitcoin antara lainnya yaitu seperti cuitan Elon Musk setelah acara SNL (Saturday Night Live) dan juga tentang penggunaan energi penambangan Bitcoin yang dikhawatirkan oleh Elon Musk. 

    Setelah tanggal 19 Juli 2021 harga Bitcoin mulai bangkit menuju ke harga 40.000 US Dollar pada akhir Juli 2021. Pada awal Agustus 2021 harga bitcoin hanya mengalami sedikit koreksi ke harga 37.500 US Dollar. 

    Setelah koreksi, harga mengalami trend kenaikan hingga harga 52.800 US Dollar pada tanggal 9 September 2021. Setelah mencapai harga 50.000 US Dollar harga Bitcoin mengalami koreksi sebesar 25 persen ke harga 39.500 an US Dollar dan setelah koreksi mengalami kenaikan mulai tanggal 29 September 2021 dari harga 40.000 US Dollar menuju ke harga 62.000 US Dollar pada tanggal 15 Oktober 2021 kemarin. 

    Faktor Kenaikan Harga BTC

    Banyak sekali faktor yang mempengaruhi kenaikan harga Bitcoin akhir-akhir ini, salah satunya yaitu ETF Bitcoin. ETF (Exchane-trade Fund) Bitcoin  merupakan sebuah sarana untuk investasi layaknya saham yang bergerak berdasarkan nilai aset dasar. ETF dapat membuat calon investor untuk masuk kedalam pasar tanpa ada resiko pada saat membeli aset tersebut. 

    Adanya ETF, dapat memungkinkan kenaikan harga yang cukup signifikan karena minimnya risiko saat melakukan investasi. ETF sendiri memiliki beberapa keunggulan antara lainnya yaitu kemudahan diversifikasi, lebih likuid dan fleksibel, dan pastinya lebih transparan. 

    Selain itu ada beberapa faktor lain seperti penerapan regulasi kripto di beberapa negara seperti Sri Lanka yang mulai membentuk komite untuk mengatur kebijakan keuangan digital, dan Ukraina yang telah mengesahkan kripto sebagai komoditas di Ukraina dan akhir-akhir ini Vladimir Putin (Presiden Rusia) mulai membicarakan tentang kripto. Pengaruh kebijakan suatu negara terhadap harga kripto sangatlah sensitif, hal ini karena kripto sendiri merupakan sebuah aset yang terdesentralisasi dan lebih transparan dalam hal transaksi dan juga termasuk mata uang digital yang aman dan cepat. 

    Selain regulasi kebijakan, faktor lain yang mempengaruhi kenaikan harga Bitcoin yaitu semakin bertambahnya penambang Bitcoin. El Salvador membeli 200 Bitcoin sehingga sangat berpengaruh terhadap sentimen positif tentang Bitcoin. Adopsi besar-besaran bitcoin di El Salvador menurut presiden El Salvador, Nayib Bukele bahwa penerapan mata uang kripto di negaranya sudah berhasil secara optimal. Hal ini dapat memungkinkan negara lain untuk mengadopsi kripto sebagai mata uang. 

    Tips Trading Kripto

    Setelah mengetahui kabar baik tentang Bitcoin, maka berikut ini adalah beberapa tips dari kami untuk kamu yang baru pertama kali trading kripto di Tokocrypto. 

    1. Siapkan Strategi Dagang

    Bagi kamu yang baru saja terjun ke dunia perdagangan kripto alangkah baiknya kamu mempersiapkan strategi yang matang sebelum mulai membeli dan menjual. Banyak strategi yang bisa kamu terapkan seperti Strategi Fibonacci, Strategi RSI dan Bollinger Band yang bisa kamu gunakan untuk menentukan peluang perdagangan kripto. 

    Banyak sekali fitur fitur yang bisa kamu manfaatkan di aplikasi Tokocrypto seperti indikator EMA, MA dan Bollinger Band. Selain itu ada juga fitur lainnya seperti MACD dan RSI untuk mengetahui tingkat fluktuasi dan volume perdagangan. 

    2. Mengelola Risiko

    Kamu juga harus bisa mengelola risiko saat melakukan pembelian kripto. Banyak sekali trader yang terjebak FOMO atau yang sering kita sebut beli di pucuk. Hal ini membuat kamu harus menunggu agar harga berada diatas harga waktu kamu beli atau banyak trader juga yang sering cutloss (jual rugi), tentunya hal ini sangat tidak diinginkan. 

    Maka dari itu dalam mengelola risiko kamu harus mengetahui terlebih dahulu karakteristik jenis koin atau token yang kamu beli. Dengan mengetahui karakteristik koin kamu dapat mengetahui peluang kedepannya. 

    3. Diversifikasi Portofolio Anda

    Tidak ada gunanya jika kamu berinvestasi ke banyak kripto, karena jika kamu berinvestasi ke banyak kripto maka risiko yang akan kamu tanggung juga semakin tinggi. Walaupun terkesan bagus dan menguntungkan tapi alangkah baiknya kamu berinvestasi pada kripto yang memiliki fundamental yang berkualitas. Kamu juga harus bisa mengelola keuangan kamu pada setiap kripto yang kamu investasikan. 

    4. Berinvestasi Jangka Panjang

    Jika kamu ingin mendapatkan keuntungan yang lebih besar, lebih baik kamu berinvestasi dalam kripto untuk jangka panjang. Kripto memiliki harga yang fluktuatif, akan tetapi jika kamu memilih berinvestasi pada kripto yang memiliki fundamental yang bagus lebih baik kamu berinvestasi secara jangka panjang dengan jangka waktu sekitar satu tahun hingga dua tahun. Seperti saat ini harga Bitcoin dari tahun 2019 hingga 2021 mengalami kenaikan harga yang sangat signifikan. Jadi jika kamu berinvestasi jangka panjang kamu bisa mendapatkan untung berkali-kali lipat.  

    5. Penggunaan Bot

    Buat kamu nih yang sering mengaami Fomo, alangkah baiknya kamu menggunakan bot untuk membantu kamu dalam menjalankan perdagangan kripto. Tokocrypto saat ini juga sudah bekerjasama dengan CryptoHero, yang mana CryptoHero merupakan aplikasi bot yang dapat mempermudah trading kripto. 

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisis Pasar Bitcoin, Apakah Sudah Saatnya Trader Masuk Lagi?

    Pergerakan harga Bitcoin saat ini membuat mayoritas trader sedikit cemas. Sideways yang berkepanjangan dan cenderung berada terus berada di garis support membuat banyak trader yang ragu untuk kembali masuk ke pasar.

    Tetapi, apabila dianalisa dengan seksama, Bitcoin saat ini masih berada dalam fase konsolidasi. Di mana Bitcoin masih dalam titik untuk menentukan resistance atau malah kembali anjlok.

    Di artikel ini, tim portalkripto.con akan menjabarkan analisa Bitcoin dari sisi pergerakan kapitalisasi pasar, dominasi Bitcoin, hingga teknikal pergerakan harga.

    Total Market Cap Cryptocurrency 

    Total market cap cryptocurrency berhasil mencapai $2.572T sebagai titik ATH (All Time High). Namun, tak lama mengalami penurunan secara drastis (dump) sebesar 53% hingga ke titik $1.183T.

    Saat ini pergerakan total market cap crypto sedang mengalami sideways dari range $1.397T – $1.498T.

    Apabila total market cap berhasil breakout dari resistance nya pada titik $1.498T, maka kemungkinan total market cap cryptocurrency akan mengejar untuk mencapai resistance berikutnya pada titik $1.99T.

    Baca Juga: Bitcoin Dominan Terus Naik, Jangan Membabi Buta di Alts Coin!

    Hal tersebut tentu saja menjadi sesuatu yang baik bagi market cryptocurrency untuk kembali bergairah.

    Tetapi apabila pergerakan total market cap berhasil menembus supportnya pada titik $1.397T, maka kemungkinan market cap cryptocurrency akan mengejar support berikutnya pada titik $1.274. Fase ini pun membuktikan bahwa  tingkat ketakutan (fear) market cryptocurrency masih tinggi.

    Bitcoin Dominance 

    Setelah mencapai titik 39.69% pada titik terbawah saat bitcoin dominance dump beberapa waktu lalu, akhirnya bitcoin dominance berhasil merangkak naik pada titik 40%, bahkan pada 17 Mei 2021 sempat menyentuh 48.44%.

    Saat ini Bitcoin dominance berada pada titik 44.66% dan berusaha naik untuk menyentuh resistance terdekatnya pada titik 48.44%. Apabila berhasil breakout maka ada kemungkinan bitcoin dominance akan menyentuh titik 52.47% yang merupakan harmonic resistance fibonacci retracement ratio 0.382 nya.

    Hal tersebut akan menjadi sesuatu yang positif apabila bitcoin dominance berhasil menyentuh 50% kembali. Karena kemungkinan akan berpengaruh pada pergerakan harga Bitcoin, tentu saja sebagai fundamental yang positif.

    Baca Juga: Sah! Bitcoin Digunakan Sebagai Alat Tukar di El Savador

    Tetapi apabila bitcoin dominance kembali koreksi dan berhasil menembus support nya pada titik 39.69%, maka kemungkinan pergerakan dominasi bitcoin akan kembali koreksi hingga menyentuh titik 35.82%.

    Teknikal Analisis Bitcoin 

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC) masih dalam laju sideways, yaitu pada range harga $33,5 ribu – $39,4 ribu. Terlihat sudah 3 kali pergerakan harga Bitcoin mengalami rejection atau penolakan saat mencapai harga $40 ribu, dan sudah terjadi 3 kali rejection juga saat harga Bitcoin mencapai harga $30 ribu.

    Dari data tersebut terlihat bahwa pergerakan harga Bitcoin sedang dilema, sideways dan konsolidasi untuk menentukan apakah akan breakout resistance nya dan memilih untuk naik, atau breakdown dan menembus supportnya dan memilih untuk melanjutkan koreksinya.

    Apabila pergerakan harga Bitcoin memilih untuk breakout resistance nya, maka target kenaikan selanjutnya adalah pada harga $47,9 ribu – $51 ribu.

    Tetapi apabila pergerakan harga Bitcoin lebih memilih untuk breakdown dan menembus supportnya, maka target koreksinya selanjutnya berada pada harga $25 ribu – $27 ribu.

    Kesimpulan

    Kesimpulannya, dari 3 data di atas (Total Market Cap, Dominasi Bitcoin, dan Pergerakan Harga Bitcoin), terlihat bahwa pada saat ini market Bitcoin sedang dalam trend sideways dan konsolidasi untuk menentukan arah selanjutnya.

    Pada kondisi saat ini, sebagai seorang trader sebaiknya kita selalu menjaga money management dan risk management dalam melakukan trading, jangan terlalu terburu-buru untuk melakukan action, selalu perhatikan fundamental dan teknikal analisa.

    Disclaimer:

    Perdagangan atau investasi digital asset atau mata uang kripto (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi. Sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi ketahui dulu resikonya. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

    Kami tidak memaksa Anda untuk membeli atau menjual aset digital ini, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Pahami dulu lebih dalam sebelum memutuskan berinvestasi mata uang kripto.

    Semua informasi di artikel ini bukan bersifat financial advisor. Kami hanya mengiformasikan keadaan pasar atau keadaan ekonomi dan situasi global yang berkaitan dengan mata uang kripto beserta ekosistemnya.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Tertahan di US$ 27 Ribu dan XRP Melonjak Tinggi

    Volume perdagangan market kripto turun selama akhir pekan lalu, mengakibatkan Bitcoin (BTC) gagal menghasilkan pergerakan signifikan di kedua arah.

    Sementara itu, altcoin juga terhenti dalam skala harian, sementara Ripple (XRP) telah muncul sebagai salah satu yang berkinerja terbaik selama tujuh hari terakhir.

    Laju Bitcoin Tertahan

    Dilaporkan CryptoPotato, banyak yang terjadi di industri aset kripto dalam beberapa minggu terakhir, dan Bitcoin diperkirakan telah mengambil masa jeda sekarang, setelah reli panjang.

    Market Bitcoin meledak dari di bawah US$ 20.000 menjadi lebih dari US$ 28.000 selama krisis perbankan AS, yang sebenarnya meluas ke Eropa, dengan UBS harus mengakuisisi Credit Suisse dan saham Deutsche Bank anjlok . Kenaikan suku bunga terbaru The Fed pada hari Rabu (22/3) membawa lebih banyak volatilitas ke BTC, yang turun sebesar US$ 2.000 dalam beberapa jam.

    ilustrasi membeli bitcoin
    Ilustrasi Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Goldman Soroti Bitcoin Sebagai Aset Berkinerja Terbaik Kalahkan Emas

    Namun, fase bull segera kembali bermain, dan Bitcoin melonjak lebih dari US$ 29.000 secara singkat pada hari Jumat (24/3). Setelah mencatatkan level tertinggi sembilan bulan lainnya di atas level tersebut, aset kripto ini menelusuri kembali hingga di bawah US$ 28.000, di mana BTC bertahan selama beberapa hari terakhir.

    Kapitalisasi pasarnya tetap di bawah US$ 540 miliar, sementara dominasinya atas altcoin masih bertahan di 46,2%.

    Laju XRP Naik

    Dengan volume perdagangan kripto yang menurun di semua grafik, diharapkan altcoin tetap relatif stabil dalam skala harian. Ethereum (ETH) diperdagangkan mendekati US$ 1.800 setelah kenaikan kecil 1,3%. Keuntungan serupa terlihat dari Binance Coin (BNB), Dogecoin, MATIC, Solana, Litecoin, Tron, dan Avalanche.

    Ripple (XRP) adalah satu-satunya 10 altcoin teratas dengan kenaikan harga yang lebih mencolok. XRP naik hampir 4% dalam sehari dan lebih dari 21% dalam seminggu terakhir. Dengan demikian, aset berdiri tepat di atas US$ 0,45.

    xrp bullish
    Ilustrasi aset kripto ripple (XRP).

    Baca juga: Tokoh di Balik Kripto Terra Luna Do Kwon Ditangkap di Montenegro

    Arbitrum (ARB) telah memulihkan beberapa kerugian kemarin, melonjak 6,5% menjadi hampir US$ 1,3. LDO, XMR, dan XLM adalah pemain top lainnya dari altcoin mid-cap, karena semuanya naik sekitar 3%.

    Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan berdiri di tempat yang sama seperti kemarin di US$ 1,150 triliun.

    Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

    DISCLAIMER: Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pendiri Apple, Steve Wozniak Yakin Harga Bitcoin Bisa Capai $ 100.000

    Pendiri Apple, Steve Wozniak memang terbilang aktif sebagai pendukung industri aset kripto. Baru-baru ini, Wozniak mengemukakan pendapatnya soal harga Bitcoin yang diyakini bisa mencapai $ 100.000 dalam beberapa waktu mendatang.

    Pernyataan wozniak itu disampaikan dalam sebuah program podcast “Wild Ride” bersama salah satu bintang film Jackass, Steve-O. Wozniak mengatakan nilai Bitcoin yang selama ini naik-turun mungkin bisa mencapai ATH (all time high) di harga $ 100.000 per keping BTC.

    “Saya pikir Bitcoin akan mencapai $ 100.000.”

    “Saya tidak tahu dari mana saya mendapatkan keyakinan itu. Saya memang tidak bisa menerapkan rumus matematika apa pun ke dalamnya. Saya hanya benar-benar merasa yakin berdasarkan semua kondisi saat ini dan ke depannya. Minat pada kripto sangat tinggi,” kata Wozniak.

    Ilustrasi Bitcoin.

    Ilustrasi Bitcoin.

    Baca juga: Blockchain Bisa Ciptakan Peluang Ekonomi Digital Baru di RI

    Pengalaman Steve Wozniak Bermain Kripto

    Wozniak mencatat bagaimana harga bitcoin melonjak beberapa kali, ketika dia memilikinya dan sekarang hanya punya sedikit untuk bereksperimen.

    “Saya membeli banyak bitcoin di awal untuk mengetahui bagaimana bermain dengan hal baru ini? Bagaimana cara membeli sesuatu secara online? Saya coba menaklukkan itu. Saya ingin bereksperimen dan mempelajari semuanya,” ungkap pendiri Apple itu dikutip Bitcoin News.

    Saat awal bermain kripto, Wozniak menjelaskan punya banyak Bitcoin, namun tidak pernah untung. Tapi setelah selang beberapa lama dan ada dua kali kenaikan, baru dia mulai menghasilkan uang dari investasi aset kripto tersebut.

    Pendiri Apple, Steve Wozniak pendukung kripto, Bitcoin.

    Pendiri Apple, Steve Wozniak pendukung kripto, Bitcoin.

    Baca juga: Apakah Bitcoin Aman? Inilah Status Legalitasnya di Indonesia

    Bitcoin adalah “Emas Murni”

    Wozniak pernah membahas bahwa Bitcoin adalah emas murni. Sebelumnya, dia juga sempat melontarkan pujiannya terhadap kripto nomor satu dan tebesar di dunia itu dengan menyebut Bitcoin sebagai “keajaiban matematika” pada Juli 2021.

    Di sisi lain, Wozniak khawatir banyak pemerintah di berbagai negara akan melarang Bitcoin dan mata uang kripto lain. Dia menilai berbagai institusi dan lembaga pemerintah akan terus mengawasi perkembangan aset kripto.

    “Masalahnya adalah pemerintah tidak akan pernah membiarkannya (kripto) berada di luar kendali mereka. Jika sampai pada titik di mana semuanya dilakukan di kripto dan tidak melewati aturan pemerintah untuk observasi dan perpajakan dan semua itu, mereka hanya akan melarangnya. Mereka tidak akan melepaskan kekuatan mereka,” ujar Wozniak.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Balik ke Harga $ 38 Ribu, Bagaimana Tren Selanjutnya?

    Pasar kripto kembali jatuh pada 27 April 2022 setelah sehari sebelumnya melonjak usai Elon Musk resmi mencapai kesepakatan untuk membeli seluruh saham Twitter.

    Berdasarkan data coinmarketcap, setelah sempat mencapai angka $ 40.643,44, harga Bitcoin (BTC) terkoreksi 5,24% hingga $ 38,425,06 hari ini dan bahkan mencapai titik rendah $ 37.969,8 pagi tadi.

    Penurunan harga BTC dan sejumlah altcoin pada perdagangan hari ini bersamaan dengan menurunnya pasar saham Amerika, terutama bagi saham-saham teknologi. S&P 500 turun 7%, sedangkan Nasdaq terkoreksi 11%, dan Dow mengalami kerugian 3%.

    Namun, secara teknikal, pergerakan Bitcoin saat ini masih membentuk pola yang mengindikasikan harga akan kembali memamantul ke $39-40 ribu. Analis Portalkripto, Arly Fauzy mengatakan secara teknikal saat ini pergerakan Bitcoin tengah membentuk pola failing wedge. Atau di mana pola pergerakan harga memantul (bounce) di antara dua garis tren yang konvergen dan miring ke ke bawah. Artinya, dalam pola ini  menunjukkan pembalikan ke atas.

    Baca juga: Daftar Aset Kripto yang Paling Banyak Dipegang Orang Indonesia

    harga bitcoin
    BTC/USD 4 jam (Coinbase). By: Arly Fauzi

    “BTC/USD saat ini membentuk pola Falling Wedge, peluang pullback ke harga $39,7 ribu,” ujar Arly.

    Arly mengatakan, jika pola tersebut tidak berhasil, Bitcoin akan mengalami penurunan ke area $ 37,4-37,5 ribu.

    By: Arly Fauzi

    Bitcoin sebagai mata uang kripto terbesar di dunia berhasil merangkak naik hingga 16% usai menyentuh titik terendah pada 24 Januari 2022 lalu. Sejak saat itu, Bitcoin terus berusaha mempertahankan harga agar tak kembali ke titik itu.

    Namun melihat tren bearish yang terus berlanjut, bukan tidak mungkin harga Bitcoin bisa jatuh lebih dalam dari titik terendah tersebut. Pembeli berharap Bitcoin bisa terus stabil di atas $ 40.000 setidaknya selama tiga bulan untuk memasuki fase aman.

    Baca juga: Tokocrypto Market Signal 27 April 2022: Pasar kripto Babak Belur di Zona Merah

    Penarikan BTC saat ini mirip dengan apa yang terjadi pada September tahun lalu, ketika pembeli mulai mengambil keuntungan di sekitar zona resistensi $ 46.000-$ 50.000. Namun, tidak seperti situasi sekarang, tahun lalu pembeli diuntungkan oleh momentum positif jangka panjang.

    Kapitalisasi pasar kripto keseluruhan sekarang mencapai $ 1.605 triliun dan tingkat dominasi Bitcoin sebesar 45,5%.

    Penurunan BTC mengakibatkan sejumlah altcoin berkapitalisasi pasar besar pun terkoreksi. Ether (ETH), koin asli jaringan blockchain ethereum, turun 5,32% dalam 24 jam menjadi $ 2.839,11 hari ini atau kehilangan $ 168,25 dari penutupan sebelumnya.

    Sementara Dogecoin (DOGE) ikut turun 8,98% selama 24 jam terakhir meski sempat terimbas euforia Musk. Sedangkan token SHIB Shiba Inu terkoreksi 4,19% selama periode yang sama.

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com