Tag: analytic

  • Outlook Pasar Crypto di Quarter 2 2020

    Bulan Maret merupakan bulan yang sangat spektakuler bagi aset crypto. Setelah hampir 2 bulan penuh sejak awal tahun 2020 hampir semua harga aset crypto naik, di awal Maret harga sempat anjlok hampir 50%, hanya untuk kembali naik ke zona yang sama dengan akhir 2019. Akankah harga aset crypto kembali naik dan mengembalikan optimisme para investor?

    Gambar: Setelah turun, Bitcoin mencoba naik ke posisi yang sama dengan akhir 2019

    Mari kita lihat harga dari raja aset crypto: Bitcoin. Selama bulan Maret harga Bitcoin sempat turun dari 9200-an USD ke 3800-an USD, turun lebih dari 50% hanya dalam beberapa hari saja, hanya untuk memantul ke zona 5900-an USD. Sejak hampir 2 minggu yang lalu, harga Bitcoin mulai memperlihatkan mulai adanya kenaikan secara bertahap menuju 7000-an USD.

    Bagaimanakah kira-kira pergerakan harga Bitcoin di Quarter 2 2020?

    Sepintas, optimisme dirasa akan kembali menjelang adanya event halving Bitcoin di minggu kedua bulan Mei dan ada 2 aset crypto lainnya yang akan mengalami halving lebih awal (BCH dan BSV). Namun, tidaklah bijak jika investor langsung masuk tanpa pertimbangan yang matang.

    Pertama, aset crypto BCH dan BSV yang akan segera mengalami halving di bulan April, baru akan mengalami halving pertamanya, sehingga belum ada data yang bisa memberikan gambaran ke mana arah pergerakannya nanti.

    Kedua, kondisi dunia di tengah pandemi virus corona (penyakit COVID-19) sekarang masih penuh dengan ketidakpastian. Jika kita melihat pasar ekonomi yang lain, memang sudah ada “recovery” contohnya di pasar saham IHSG dan DJIA

    Gambar: Dow Jones Industrial Average sudah menunjukkan kenaikan

    Jika diperhatikan, pergerakan harga aset crypto juga meniru pergerakan harga kedua index saham tersebut

    Yang perlu kita waspadai adalah adanya “bull-trap” atau kenaikan harga sebentar di tengah-tengah “badai bearish” yang terjadi. Hal ini bisa menjebak para trader dan investor dan membuat mereka mengalami kerugian yang besar

    Gambar: Skema siklus pasar dan bull trap

    Apakah sekarang waktu yang tepat untuk beli aset crypto?

    Tergantung manajemen uang dan resiko, sekarang bisa jadi saat yang tepat, bisa juga tidak. Walaupun harga masih ada potensi turun, jika manajemen uang dan resiko dilakukan dengan baik, kita masih bisa mendapatkan keuntungan yang cukup memuaskan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Akankah Bitcoin Kembali Berjaya di Quarter 2 2020?

    Quarter 1 di tahun 2020 ini telah menjadi masa yang fantastis bagi pasar aset kripto. Bak roller coaster, harga Bitcoin terbang di awal Januari hingga puncaknya di sekitar 10.500$ pada bulan Februari, hanya untuk turun ke bawah 4.000 $ dan hampir mendekati “low” di tahun 2019, yaitu 3.300-3.500$.

    Bagaimanakah kira-kira pergerakan Bitcoin di quarter kedua tahun 2020 ini? Akankah halving yang akan terjadi kurang dari 2 bulan lagi menjadi katalis untuk mengembalikan kejayaan raja dari aset crypto? Mari kita lihat dari sisi price action-nya.

    Dilihat di timeframe mingguan, Bitcoin baru saja mengetes support dari 200 MA. Jika momentum bullish lancar, kita dapat menuju ke 50 MA (sekarang di zona 8500-9000 USD).

    Hal ini juga dikonfirmasi dengan terbentuknya candlestick hijau di minggu ini. Candlestick hijau menandakan kuatnya momentum bullish yang mencoba kembali mendominasi pasar

    Perlu Konfirmasi

    Namun, agar hal ini terjadi, perlu ada konfirmasi dulu dari harga bitcoin.

    Konfirmasi yang diperlukan adalah jika minggu ini, atau minggu depan harga Bitcoin ditutup di atas 6900-an USD. Zona 6900 USD merupakan level kunci di TF bulanan yang menjadi penentu ke mana harga akan bergerak di bulan berikutnya.

    Jika di bulan Maret candlestick bitcoin ditutup di atas 6900, kita bisa berharap 8500 bahkan 9000 bisa kembali.

    Namun, jika tidak, maka kita belum bisa terlalu berharap pada raja aset crypto ini karena berarti harga bertahan di zona 6000-an, bahkan bisa kembali ke 5000-an.

    Dengan halving yang semakin mendekat, kita bisa berharap akan adanya kenaikan harga di raja aset crypto ini. Namun, melihat nature dari aset crypto yang volatile, tetap kita perlu berhati-hati dan melindungi modal/ uang kita



    Sumber : news.tokocrypto.com