Tag: angkatan

  • Pendaftaran Patriot Energi 2024 Ibeka x Kementerian ESDM Dibuka, Cek Ya!


    Jakarta

    Inisiatif Bisnis Ekonomi Kerakyatan bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka pendaftaran Patriot Energi Angkatan 4. Lulusan pendidikan tinggi minimal D3 bisa mendaftar paling lambat 20 November 2024.

    Patriot Energi adalah program pemberdayaan di bawah Kementerian ESDM bagi sarjana muda untuk menjalani pelatihan selama 45 hari dan penugasan 1 tahun. Pelatihan digelar di Jakarta dan Subang, Jawa Barat. Sedangkan penugasan digelar di daerah 4T, yaitu terdepan, terluar, tertinggal dan wilayah transmigrasi se-Indonesia, terutama yang belum memiliki akses listrik andal dan memadai.

    Dikutip dari situs resminya, Patriot Energi diharapkan mendukung optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam (SDA) dan peningkatan rasio elektrifikasi desa. Caranya dengan penyediaan akses listrik berbasis energi terbarukan.


    Tugas Patriot Energi

    Patriot Energi akan akan tinggal bersama masyarakat daerah penugasannya. Di sana, ia bertugas untuk:

    • Mengedukasi warga.
    • Mempersiapkan organisasi pengelola pembangkit energi terbarukan yang akan dibangun untuk meningkatkan kapasitas masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas pembangkit energi terbarukan secara berkelanjutan.
    • Menjadi surveyor potensi energi terbarukan.
    • Menjadi asesor pembangkit energi terbarukan eksisting yang telah dibangun oleh Kementerian ESDM maupun PLN.

    Syarat Patriot Energi

    Patriot Energi harus siap ditempatkan di desa-desa yang berlokasi di daerah 4T dan tinggal bersama warga desa selama satu 1 tahun. Untuk itu, Patriot Energi tidak dapat memiliki aktivitas atau pekerjaan di luar program selama masa penugasan agar dapat seutuhnya mengabdi untuk peningkatan kesejahteraan warga. Berikut syaratnya:

    Syarat Umum

    • Warga Negara Indonesia.
    • Usia maksimal 35 tahun.
    • Lulusan minimal D3 yang berpengalaman minimal 2 tahun, atau lulusan S1/setara semua jurusan, lulusan jurusan teknik lebih diutamakan.
    • Berjiwa sosial, aktif, cerdas, bersemangat, dan memiliki motivasi untuk
      mengabdi bersama masyarakat.
    • Memiliki pengalaman organisasi, pemberdayaan masyarakat, dan kegiatan sosial/kerelawanan minimal 1 tahun lebih diutamakan.
    • Belum menikah dan bersedia tidak menikah hingga selesai masa penugasan.
    • Sehat jasmani dan rohani, serta mampu beraktivitas fisik secara normal.
    • Bersedia mengikuti seluruh rangkaian proses rekrutmen, pelatihan selama 50 hari aktif, penugasan selama 9 bulan di daerah 4T atau wilayah kerja Panas Bumi, reorientasi, dan gelar karya.
    • Bersedia menjaga etika profesionalitas.
    • Tidak terikat hubungan kerja dengan instansi/lembaga/pihak lain (double job).
    • Tidak berstatus sebagai kader/pengurus/anggota partai politik.
    • Tidak berstatus sebagai calon aparatur sipil negara (CASN).

    Syarat Dokumen

    Dokumen persyaratan harus merupakan hasil scan (pindai) dokumen asli, bukan fotokopi atau fotokopi legalisir. Berikut dokumen persyaratan yang perlu disiapkan:

    • Curriculum Vitae terbaru (maksimal 2 MB dengan format PDF)
    • Pas foto berwarna terbaru (maksimal 1 MB dengan format JPG)
    • Kartu Tanda Penduduk (KTP) (maksimal 1 MB dengan format PDF)
    • Ijazah D3, S1, atau S2, dan seterusnya atau Surat Keterangan Lulus dari universitas bagi yang telah lulus namun belum menerima ijazah (maksimal 1 MB dengan format PDF)
    • Surat pernyataan izin orang tua/wali (maksimal 1 MB dengan format dapat diunduh di https://bit.ly/SuratPernyataanIzinPEIV
    • Surat keterangan bekerja minimal 2 tahun khusus untuk lulusan D3 (maksimal 1 MB dengan format PDF sesuai dengan format dari setiap
      instansi/perusahaan)
    • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan BPJS Kesehatan (ukuran maksimal masing-masing 1 MB dengan format PDF) *bersifat opsional jika belum ada dan akan diwajibkan mengurus ketika diterima sebagai peserta program

    File dokumen dinamai dengan format Nama Lengkap_Jenis Dokumen (contoh Roy Kimi Jayanto_KTP). Hasil scan dokumen harus dapat terlihat dan terbaca dengan jelas.

    Cara Mendaftar Patriot Energi 2024

    • Mendaftar di https://patriotenergi.or.id/
    • Lengkapi data pribadi yang meliputi identitas diri, latar belakang pendidikan, pengalaman organisasi dan kerelawanan, pengalaman kerja, prestasi akademik maupun nonakademik, pelatihan dan sertifikasi yang pernah diikuti, motivasi dan komitmen mengikuti program, serta riwayat kesehatan.
    • Unggah dokumen.
    • Cek kembali dan pastikan semua data dan dokumen yang diisikan sudah benar.
    • Klik Submit.

    Informasi rekrutmen Patriot Energi bisa dicek di https://patriotenergi.or.id/ dan akun Instagram @patriotenergi. Pertanyaan dapat disampaikan melalui Call Center WhatsApp +62 822 4945 4656 dan email patriotenergi@ibeka.or.id.

    (twu/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Tugu Ini Jadi Saksi Tempat Pembakaran Jenazah Tentara Jepang Saat Perang



    Kupang

    Di Kupang, ada satu tugu yang dibangun untuk menjadi saksi bisu pembakaran jenazah tentara Jepang yang gugur saat perang. Bagaimana kisahnya?

    Tidak sedikit situs bersejarah peninggalan zaman Perang Dunia II di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang kini dijadikan objek wisata.

    Salah satunya adalah Tugu Jepang di Kelurahan Penfui, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT. Namun, berdasarkan pantauan langsung di lokasi, tugu Jepang itu kini terkesan tidak terawat.


    Beberapa pondok mengelilingi tugu tersebut. Selain itu, sebagian pagar besi tugu juga sudah mulai rusak dan nampak tidak dipelihara dengan baik.

    Tugu Jepang di Kupang dibangun sejak 1943. Tugu ini difungsikan untuk tempat pembakaran jenazah tentara Jepang yang meninggal saat perang.

    Almarhum Sersan Mayor TNI (Purn) Filipus Mabikafola menjadi saksi sejarah pembangunan Tugu Jepang itu. Anak Filipus, Anselmus Mabikafola (66), mengisahkan pembangunan Tuju Jepang berdasarkan cerita ayahnya.

    “Pembangunan tugu itu setahun setelah Jepang masuk Indonesia. Tugu itu dikerjakan oleh orang pribumi dengan pengawasan ketat tentara Jepang, ini diceritakan bapak,” ujar Anselmus.

    Anselmus mengungkapkan ayahnya adalah pensiunan tentara yang bekerja di Dinas Teknik Umum Angkatan Udara RI. Ayahnya saat itu ditugaskan untuk menjaga tugu tersebut.

    “Almarhum ayah saya dulunya dipercaya untuk menjaga tugu itu usai perang berakhir,” terangnya.

    Tugu yang berbentuk persegi empat dengan 17 anak tangga itu menampilkan sejumlah nama-nama tentara Jepang yang jenazahnya dibakar di lokasi tersebut.

    “Sebelumnya ada marmer yang bertuliskan nama-nama tentara. Namun disayangkan, marmer itu hilang dicuri orang,” kata Anselmus.

    Rombongan veteran tentara Jepang pernah mengunjungi situs Tugu Jepang itu pada 1983. Mereka melakukan ritual penyembahan dan penghormatan dengan membakar kemenyan mengelilingi situs itu.

    Tugu Jepang kini telah dijadikan sebagai cagar budaya oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Bali, Wilayah Kerja Prov. Bali, NTB, dan NTT. Penetapannya sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikBali.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Viral Bule Ditolak Masuk Museum Dirgantara Mandala di Yogya, Kok Bisa?



    Jakarta

    Curhatan seorang turis asing bernama Nathan Britt ramai ditanggapi warganet karena ditolak masuk Museum Dirgantara Mandala di Yogyakarta. Dia mempertanyakan alasan dan ketiadaan solusi bagi dirinya yang sangat menyukai pesawat terbang.

    “Ditolak masuk di museum Angkatan Udara Yogyakarta, Indonesia,” tulis Nathan di laman di laman Facebook The International Aviation Museum Guide, sebuah grup yang berisi pengalaman pecinta aviasi dari seluruh dunia.


    Nathan mengatakan ingin melihat koleksi 51 pesawat Jepang dari era Perang Dunia II. Menurutnya, koleksi tersebut hanya ada di Museum Dirgantara Mandala. Dia mencoba memperoleh izin masuk museum namun usahanya tidak membuahkan hasil.

    Kendati begitu, Nathan tetap merasa bersyukur karena istrinya yang orang Indonesia bisa masuk museum. Nathan melijat koleksi pesawat Jepang lewat foto yang diambil istrinya. Secara umum, Warga Negara Asing (WNA) ternyata dilarang masuk museum di kawasan pangkalan TNI AU ini.

    Menanggapi curhatan tersebut, TNI AU atas nama Letkol Pnb Kamto Adi melalui media sosial X (dulu Twitter) menjelaskan kondisi Nathan. TNI AU memahami kekecewaan Nathan karena tidak bisa mengunjungi koleksi bersejarah, sekaligus berterima kasih atas pengalaman yang dibagikan.

    Dalam penjelasannya, TNI AU mengatakan museum berada di kompleks Angkatan Udara yang masih aktif. Akses bagi WNA tidak bisa diberikan sembarangan sesuai aturan keamanan militer yang berlaku. Penerapan izin akses tidak bertujuan menerapkan diskriminasi bagi WNA. Langkah tersebut semata untuk menjaga keamanan fasilitas.

    TNI AU berharap, selanjutnya Nathan bisa menghubungi administrasi museum atau Kantor Informasi Publik Angkatan Udara Indonesia untuk memastikan prosedur yang sesuai. Sayangnya, TNI AU tidak menyertakan prosedur yang dimaksud sehingga masih jadi hal yang membingungkan bagi turis asing.

    Dalam ulasan google review, Museum Dirgantara Mandala banjir bintang satu akibat perlakuannya pada turis asing. Mereka kecewa karena tidak bisa masuk dan tak ada solusi bagi yang benar-benar ingin mengakses koleksi pesawat di Museum Dirgantara Mandala.

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Mbappe Rayu Konate untuk Gabung Real Madrid


    Madrid

    Ibrahima Konate mengungkap bahwa Kylian Mbappe merayunya untuk bergabung dengan Real Madrid. Mbappe meneleponnya setiap dua jam untuk ikut ke Madrid.

    Real Madrid santer dikabarkan mengincar oleg Ibrahima Konate. El Real mengintip peluang untuk mendatangkan Konate secara gratis musim depan.

    Hal ini karena kontrak Konate bersama Liverpool hanya tersisa satu musim lalu. Negosiasi kontrak antara Konate dan pihak Si Merah juga dilaporkan mandek.


    El Real tampaknya bakal berusaha menjalin komunikasi dengan Konate untuk merayunya ke Santiago Bernabeu. Jika sudah sepakat dengan Madrid, Konate tentu takkan memperpanjang kontraknya dengan The Reds yang dibelanya sejak 2021.

    Bintang Madrid, Kylian Mbappe turut merayu Konate untuk berseragam Los Blancos. Mbappe dan Konate punya kedekatan sangat kuat yang terbangun di Timnas junior hingga senior Prancis.

    Kedua pemain 26 tahun berada di angkatan yang sama di Les Bleus. Konate dan Mbappe saat ini juga bersama di Timnas Prancis menghadapi jeda internasional di awal September.

    Konate sambil bercanda mengungkap bahwa Mbappe menelponnya setiap dua jam untuk memintanya bergabung dengan Madrid. Namun hingga kini Konate belum menentukan masa depannya.

    Andai pindah Madrid, bahasa bakal jadi kendala awal untuk Konate. Pasalnya, mantan pemain RB Leipzig ini tak bisa bahasa Spanyol.

    “Dia menelepon saya setiap dua jam,” ujar Konate soal Mbappe dikutip dari Telefoot.

    (pur/rin)



    Sumber : sport.detik.com

  • Peringati HUT ke-80, Indonesia Kirim Bantuan ke Gaza Lewat Udara



    Jakarta

    Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-80 pada 17 Agustus 2025, Satgas TNI Garuda Merah Putih-II menjalankan misi kemanusiaan dengan mengirimkan bantuan ke Jalur Gaza, Palestina. Misi ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk mendukung rakyat Palestina melalui aksi nyata solidaritas kemanusiaan.

    Sebagaimana dilaporkan oleh Puspen TNI dan laman resmi TNI AU, bantuan seberat 17,8 ton diterbangkan menggunakan dua unit pesawat C-130J Super Hercules dari Skadron Udara 31 TNI Angkatan Udara, masing-masing bernomor registrasi A-1339 dan A-1344. Sebanyak 66 personel dilibatkan dalam misi ini di bawah komando Kolonel Pnb Puguh Yulianto selaku Komandan Wing I Lanud Halim Perdanakusuma sekaligus Mission Commander.

    Setibanya di Pangkalan Udara King Abdullah II, Amman, Yordania, Satgas GMP-II bergabung dengan operasi multinasional Solidarity Path Operation-2 (SPO-2) yang dipimpin oleh Royal Jordanian Air Force dan didukung oleh 12 negara peserta. Di lokasi, tim melaksanakan persiapan lanjutan serta pengemasan bantuan sebelum proses dropping dilakukan ke wilayah sasaran di Gaza.


    Adapun jenis bantuan yang dikirim meliputi makanan pokok, makanan siap konsumsi, perlengkapan medis, selimut, serta kebutuhan anak-anak. Pemilihan jumlah 17,8 ton sendiri bersifat simbolis yang merepresentasikan tanggal bersejarah 17 Agustus 1945, hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

    “Momentum Hari Kemerdekaan tidak hanya kita rayakan dengan upacara, tetapi juga dengan aksi nyata kemanusiaan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Gaza,” ungkap Kolonel Pnb Puguh Yulianto sebagaimana dilansir dari detikNews.

    Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa keikutsertaan TNI dalam operasi SPO-2 menunjukkan komitmen Indonesia terhadap solidaritas global, khususnya untuk rakyat Palestina. Ia menekankan bahwa metode airdrop menjadi solusi efektif untuk menjangkau wilayah-wilayah yang sulit diakses melalui darat, sekaligus memperlihatkan peran aktif TNI dalam misi-misi kemanusiaan internasional.

    Distribusi ini merupakan bagian awal dari rencana pengiriman bantuan total sekitar 800 ton ke Gaza, hasil kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Kementerian Pertahanan RI (Kemenhan), dan Kementerian Luar Negeri RI (Kemenlu). Di dalamnya termasuk 1.000 dus makanan instan yang disiapkan oleh Kemenhan.

    Mengutip laman resmi Baznas, pengiriman bantuan ke Palestina akan berlangsung dalam beberapa tahap, dimulai pada 1 Agustus hingga 24 Agustus 2025.

    Adapun bantuan yang disalurkan pada 17 Agustus 2025 merupakan tahap ke-II. Sebelumnya telah dilakukan prosesi pembukaan misi dan penyaluran tahap I pada 12 Agustus 2025 lalu.

    TNI memanfaatkan momen pembukaan blokade yang dilakukan Israel untuk mengirimkan bantuan semaksimal mungkin sebelum jalur distribusi kembali ditutup.

    Penyaluran bantuan yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian bangsa terhadap Palestina.

    (inf/lus)



    Sumber : www.detik.com