Tag: anisah

  • Selamat! 20 Besar Peserta Terpilih di Audisi Emeron Hijab Hunt Jabodetabek

    Bekasi

    Setelah mengikuti audisi, kini saatnya pengumuman 20 besar audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek. Siapa saja yang terpilih?

    Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 berjalan sukses di Parkir Downtown Summarecon Mall Bekasi (27/7/2024). Para peserta telah menunjukkan bakat terbaiknya di depan para juri.

    Mulai dari menari tradisional, membaca puisi, memainkan seni peran, melukis di atas pasir hingga seni ventriloquis. Penasaran dengan siapa saja nama 20 peserta yang terpilih?


    Dewan juri mengumumkan 20 finalis yang lolos audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek yang digelar di Bekasi, Sabtu (27/7/2024).Dewan juri mengumumkan 20 finalis yang lolos audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek yang digelar di Bekasi, Sabtu (27/7/2024). Foto: Rifkianto Nugroho.

    Berikut ini daftar nama 20 besar:

    1. Fayyaza Ayesha Wibowo.
    2. Siska Puspitasari.
    3. Khamidah Eka Safitri.
    4. Rita Aprianti.
    5. Shicha Fiqri Rahman.
    6. Nadya Aufia.
    7. Fatika Himawary.
    8. Ledhyra Permata Deori.
    9. Ocvisarita Narasis.
    10. Jauza Cahaya Kamila.
    11. Maudy Salma Andriane.
    12. Aura Shevalina.
    13. Shelbi Asrianti.
    14. Aulia Nadia Azzahra.
    15. Vania Ayu Anisah.
    16. Nakeisha Syifa.
    17. Syakira Rafah.
    18. Shasyelfa Setyaning.
    19. Syafira Umrotin.
    20. Palupi Krakatao.

    Dewan juri mengumumkan 20 finalis yang lolos audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek yang digelar di Bekasi, Sabtu (27/7/2024).Dewan juri mengumumkan 20 finalis yang lolos audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek yang digelar di Bekasi, Sabtu (27/7/2024). Foto: Rifkianto Nugroho.

    Selamat kepada para 20 besar yang sudah terpilih. Para peserta akan mengikuti audisi tahap kedua untuk menuju tiga besar (28/7/2024). Bagi kamu yang belum lolos bisa ikuti audisi secara online lho! KLIK DI SINI untuk membaca informasinya.

    Pada tahap audisi kedua, penampilan para peserta akan dinilai oleh para juri hebat. Ada Intan Nuraini sebagai publik figur dan aktris Indonesia, Ayuenstar sebagai alumni Hijab Hunt 2017, dan juga Eny Muhidin sebagai Editor in Chief of Wolipop.

    Audisi akan semakin heboh karena ada penampilan Salma Salsabil. Yuk ajak kerabat dan keluarga kamu untuk hadir untuk bernyanyi bersama Salma Salsabil.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda.

    Dewan juri mengumumkan 20 finalis yang lolos audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek yang digelar di Bekasi, Sabtu (27/7/2024).Dewan juri mengumumkan 20 finalis yang lolos audisi Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek yang digelar di Bekasi, Sabtu (27/7/2024). Foto: Rifkianto Nugroho.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Peserta Emeron Hijab Hunt Jabodetabek, Stand Up Comedy, hingga Tari Golok

    Bekasi

    Suasana mendebarkan terasa saat masuk ke lokasi audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Parkir Downtown Summarecon Mall Bekasi. Hari ini (28/7/2024) pukul 13.00 WIB, para 20 peserta audisi akan kembali tampil di hadapan juri dan unjuk gigi di atas panggung.

    Akan ada juri yang akan menilai penampilan kamu, antara lain Intan Nuraini sebagai publik figur dan aktris Indonesia, Ayuenstar sebagai alumni Hijab Hunt 2017, dan juga Eny Muhidin sebagai Editor in Chief of Wolipop.

    Hari ini juga akan menyisihkan tiga besar peserta yang menjadi finalis menuju acara grand final. Penasaran dengan bakat peserta audisi Emeron Hijab Hunt 2024 di Jabodetabek?


    Suasana Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek yang digelar di Bekasi, Sabtu (27/7/2024).Suasana Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek yang digelar di Bekasi, Sabtu (27/7/2024). Foto: Pradita Utama.

    Wolipop melihat para peserta sudah mempersiapkan penampilan dan membawa perlengkapan penunjang untuk tampil di audisi Emeron Hijab Hunt.

    Seperti Vania ayu anisah (27 tahun) yang sengaja menyewa baju untuk audisi hari ini. Wanita yang berasal dari Karawang itu akan menampilkan bernyanyi dengan 3 lagu genre yaitu melayu, campursari, pop.

    “Aku bawain lagu itu soalnya ingin menampilkan yang terbaik dan dengan bangga aku pernah mewakili Indonesia untuk menyinden di sebuah festival di Jepang,” ungkap Vania semangat.

    Suasana Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek yang digelar di Bekasi, Sabtu (27/7/2024).Suasana Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek yang digelar di Bekasi, Sabtu (27/7/2024). Foto: Pradita Utama.

    Vania mengatakan persiapan yang cukup singkat, ia langsung membeli sejumlah perlengkapan untuk melengkapi penampilannya.

    “Persiapannya cukup seru karena pengumuman 20 besar Emeron Hijab Hunt Jabodetabek diumumkan pukul 8 malam dan kondisi aku belum punya sepatu heels. Aku lanjut sewa dress jam 11 malam dan berakhir membeli bulu mata palsu di apotek terdekat karena cuman toko itu yang masih buka. Dilanjut aku dan suami cari hotel untuk kita beristirahat sembari menyiapkan lagu untuk final,” tuturnya seraya lega.

    Selanjutnya ada Fatika Himawary (21 tahun), ia menampilkan bakat seni bela diri yang memeluk Cipta, Rasa, dan Karsa. “Diciptakan dengan perasaan dan ditampilkan dengan gerakan,” ujarnya.

    “Jadi nanti aku seni seperti tarian tapi gerakan bela diri dan ada gerakan seni senjata ada golok, karambit dan kipas,” lanjut Hima.

    Suasana Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek yang digelar di Bekasi, Sabtu (27/7/2024).Suasana Emeron Hijab Hunt 2024 Jabodetabek yang digelar di Bekasi, Sabtu (27/7/2024). Foto: Pradita Utama.

    Hima mengungkapkan aksinya ini sudah ia kuasai sejak SMA kelas 2.”Karena memang passion aku dari kecil aku menguasai tarian dan gerak dalam satu bentuk. Tarian, bela diri dan seni senjata dalam satu konsep. Persiapannya kostum aku punya sendiri. Baru kemarin aku ikut Miss Hijab di DKI Jakarta 2023 dan mendapatkan predikat berbakat,” jelasnya.

    Selanjutnya, Wolipop berbincang dengan Nakeisha Syifa (16 tahun), ia tampil dengan busana serba merah dan hitam.”Karena aku mau bawain pop Melayu dan ceritanya dengan pengalaman pribadi aku karena pernah dibully, aku memilih warna merah dan hitam karena melambangkan keberanian,” terang Nakeisha.

    Ia ingin tampil berbeda dengan peserta lainya dan menunjukkan keunikan diri. “Karena di panggung ini akan membawakan lagu yang sudah cukup sering dibawakan, persiapan untuk panggung kali ini adalah latihan setiap hari untuk memaksimalkan suara dan mencari konsep supaya performancenya bisa menarik,” ucapnya.

    Elwina Wilianto sebagai pemenang Emeron Hijab Hunt 2023 dan Echo Santoso akan kembali memandu jalannya audisi Emeron Hijab Hunt 2024. 20 peserta yang terpilih mempunyai bakat yang beragam dan unik.

    Audisi Emeron Hijab Hunt 2024 akan semakin meriah dengan kehadiran Salma Salsabil, yang merupakan alumni Hijab Hunt 2017. Yuk ajak teman terdekat dan keluarga kamu untuk bernyanyi bareng Salma Salsabil.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Peserta Emeron Hijab Hunt Beragam dan Unik, Aksi Campur Sari hingga Jazz

    Jakarta

    Membawakan lagu bernuansa Melayu, campur sari dan pop, Vania Ayu Anisah sukses menghibur penonton dan juri yang hadir. Ia memperkenalkan budaya Indonesia lewat musik campur sari.

    Ia membuat penonton terkejut ketika membawakan lagu milik Jessie J, lewat suaranya yang menggelegar. Aksi panggungnya langsung mendapatkan banjir tepuk tangan. Vania juga mengungkapkan jika ia sangat mengagumi Ayuenstar.

    “Sebenarnya aku sering bernyanyi mewakili Indonesia ke Jepang untuk sinden. Pernah tahun 2017, aku tanya itu lagunya apa itu dan kak Ayu langsung balas,” kata Vania antusias. Di akhir penampilan Vania, ia berduet dengan Ayuenstar.


    Peserta terakhir ditutup oleh Ocvisarita Narasis. Ibu dua orang anak ini menampilkan musik jazz. Ia ingin membuktikan jika ibu rumah tangga bisa tetap bersinar. Ia membawakan lagu Hijau Daun dengan mengubah aransemennya menjadi swing jazz.

    Siap-siap sebentar lagi akan ada penampilan Salma Salsabil yang pastinya bikin heboh di audisi Emeron Hijab Hunt 2024. Yuk langsung ajak kerabat dan keluarga kamu untuk menyaksikan Salma.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Melihat Sisa-sisa Kamp Tahanan PKI di Pulau Kemaro



    Palembang

    Pulau Kemaro jadi saksi bisu penumpasan simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Sumatera Selatan. Mari lihat sisa-sisa kamp tahanan PKI di pulau itu.

    Traveler mengenal pulau Kemaro di Palembang sebagai destinasi wisata. Namun, pulau ini ternyata menyimpan sejarah kelam tentang kamp tahanan PKI di bagian ujung timur Pulau Kemaro.

    Luas Pulau Kemaro sekitar 24 Hektar terbagi menjadi dua, yaitu bagian hulu dan hilir. Bagian hulu merupakan permukiman penduduk. Sedangkan bagian hilir dijadikan sebagai lokasi kamp tahanan PKI tahun 1965.


    Setelah Gerakan 30 September 1965, operasi penumpasan PKI dilakukan hingga ke akar-akarnya. Pihak yang dianggap terlibat, anggota, pengurus atau simpatisan PKI dibawa ke Pulau Kemaro menggunakan truk dan kereta api.

    Mereka kemudian dijadikan tahanan politik (tapol) di pulau Kemaro. Menemukan bekas lokasi kamp tersebut di Kemaro tidaklah mudah. Warga sekitar yang berada di seberang Pulau Kemaro tidak mengetahui cerita tentang kamp tahanan PKI.

    Setelah bertanya sana-sini, akhirnya kami bertemu salah seorang warga yang tahu soal kamp tersebut. Ia adalah Ishak (62), penduduk Kampung Air, Pulau Kemaro.

    Sejak tahun 1990, ia tinggal dan bekerja sebagai sopir perahu ketek. Ia mengetahui seluk beluk pulau dari ujung timur hingga barat, termasuk soal kamp tahanan PKI.

    Ishak memandu tim detikSumbagsel menuju ujung timur Pulau Kemaro. Perjalanan menyusuri Sungai Musi sekitar 2 km atau 20 menit menggunakan perahu ketek, satu-satunya transportasi yang bisa digunakan.

    Bekas lokasi kamp tahanan PKI itu jarang dijamah manusia. Sesekali ada anak muda datang untuk bermain atau warga lokal yang mencari kayu. Kapal besar yang bersandar kemudian ditunjuk Ishak.

    Menurutnya, di hadapan kapal itulah lokasi kamp PKI dulu berada. Ketika ditelusuri, tidak ada sisa bangunan sama sekali. Hanya ada hamparan pasir, pohon dan rumput yang sudah meninggi.

    “Sepengetahuan saya, di sinilah tempatnya,” ujar Ishak, Kamis (12/9) lalu.

    Lokasi Kamp Tahanan PKI Itu Sudah Tak Berbentuk

    Dalam jurnal berjudul Tinjauan Historis tentang Fungsi Pulau Kemaru di Palembang, Sumatera Selatan Tahun 1965-2012 yang disusun Anisah, Ali Imron, dan Muhammad Basri dari FKIP Unila, diterangkan bahwa sebelum peristiwa Gerakan 30 September 1965, pulau tersebut ditempati PT Waskita Karya.

    Pulau tersebut menjadi tempat untuk menimbun besi tua. Di sana ada dua bedeng berukuran 7 x 20 meter berbentuk L, berdinding papan jarang, berlantai semen kasar, pintunya satu, dan tidak berplafon.

    Bedeng itu dipakai sebagai tempat tinggal para buruh. Namun setelah peristiwa Gerakan 30 September, bedeng itu dialihfungsikan untuk menahan tahanan politik (tapol) yang dianggap sebagai anggota atau simpatisan PKI.

    Pulau Kemaro menjadi saksi bisu penumpasan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Sumatera. Sejarah kelam yang ditinggalkan yakni tentang kamp tahanan PKI di bagian ujung timur Pulau Kemaro.Pulau Kemaro menjadi saksi bisu penumpasan anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) di Sumatera. Foto: Candra Setia Budi

    Namun dalam penelusuran, bangunan bedeng berbentuk L itu sudah tidak ada. Hanya ada pecahan batu bata dan tembok yang hancur menyatu dengan daratan, yang ditumbuhi rumput liar serta pohon.

    Menurut Ishak, bangunan kamp PKI itu tak bertingkat, dan bagian yang terbuat dari batu bata masih teringat jelas olehnya.

    Ishak lalu menunjuk salah satu pohon besar yang sudah tumbang. Menurutnya, itu adalah titik awal bangunan kamp tahanan PKI. Terbentang sepanjang 150 meter ke arah Palembang dan jaraknya jauh dari bibir Sungai Musi.

    “Ini bangunan awalnya. Batasnya itu dari sini (pohon tumbang) sampai ke ujung, memanjang ke arah Palembang sekitar 150 meter,” ceritanya.

    Ishak mengambil pecahan batu bata berwarna oranye yang sudah menyatu dengan pasir. Ia ingat betul batu bata itu bagian dari bangunan kamp tahanan PKI. Tampak juga bongkahan tembok dan genting.

    Dulu terdapat pos penjaga yang berfungsi untuk memantau tahanan supaya tidak kabur. Pos tersebut juga digunakan untuk menghalangi warga lokal memasuki kawasan kamp. Kini, lokasi pos sudah menyatu dengan sungai.

    “Kalau dulu tempat posnya ada, di ujung. Sekarang tidak ada lagi,” tutupnya.

    Sejarawan Benarkan Lokasi Kamp Tahanan PKI di Pulau Kemaro

    Sejarawan Palembang, Dedi Irwanto membenarkan lokasi kamp tahanan PKI yang dijelaskan Ishak. Bagian hilir Pulau Kemaro yang dijadikan kamp kini sudah tidak menyisakan bangunan.

    “Di bagian hilir. Sudah tidak ada lagi (bangunan),” ujar Dedi saat dihubungi, Jumat (13/9) lalu.

    Secara historis, keberadaan tapol tidak lepas dari peristiwa G/30S/PKI. Berdasarkan sumber yang Dedi temukan, ada sekitar ratusan tapol dari berbagai daerah di Sumatera khususnya Palembang, Lampung, Bengkulu dan Jambi ditahan dan dikonsentrasikan di Pulau Kemaro.

    Lokasi kamp di ujung timur Pulau Kemaro karena terdapat bangunan milik PT Wakita Karya yang berfungsi sebagai gudang untuk menyimpan besi pembangunan Jembatan Ampera.

    Ada dua bedeng berukuran sekitar 7 x 20 berbentuk L kemudian berdinding papan. Lantainya terbuat dari semen kasar dan pintunya cuma satu.

    “Setelah tapol diangkut dari berbagai daerah dibawa ke Pulau Kemaro di bagian timur, karena ada bekas gudang tadi,” jelasnya.

    Alasan lainnya, karena lokasi dipisahkan aliran sungai sehingga mudah untuk dijaga. Penduduk setempat dilarang melintas ke area kamp. Batas yang diperbolehkan hanya 200 meter dari pulau. Jika ada yang mendekat langsung ditembak petugas jaga.

    Jumlah pos penjaga yang mengawasi kamp ada 6 yakni di setiap sudut. Pos ini dijaga anggota militer yang baru lulus pendidikan. Aturan itu membuat kamp benar-benar tertutup dari masyarakat umum.

    “Jadi kalau ada perahu yang lewat itu ditembak oleh petugas. Dari 6 pos, ada 4 pos boleh menembak siapapun yang mendekat. Seperti penjara di pulau,” ungkapnya.

    Bukan hanya dijaga ketat, terdapat juga pagar kawat berduri dua lapis setinggi 4 meter. Kehidupan para tahanan berjalan seperti biasa, mereka menjalani berbagai kegiatan yang diatur oleh penjaga. Masa tinggal tahanan PKI berjalan kurang lebih selama tiga tahun dan selesai pada 1967.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikSumbagsel.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com