Tag: antioksidan

  • Sayuran Lebih Sehat Dimasak atau Dimakan Mentah? Cek Faktanya di Sini


    Jakarta

    Banyak orang percaya sayuran paling sehat adalah yang dimakan mentah karena kandungan vitamin, mineral dan enzimnya dianggap lebih banyak. Perdebatan tentang apakah sayur lebih bermanfaat dimakan mentah atau matang terus membuat penasaran dan seperti tidak ada habisnya.

    Melansir berbagai sumber, artikel ini akan membahas lebih dalam kandungan nutrisi sayur yang dimasak dan mentah untuk memberikan wawasan yang luas dalam menentukan pilihan yang related dengan kebutuhan tubuh.

    Nutrisi di dalam Sayuran

    Sayuran mengandung berbagai nutrisi esensial:


    • Antioksidan, yaitu senyawa yang melindungi dan memperbaiki sel dari radikal bebas yang dihasilkan dari proses oksidasi di dalam tubuh.
    • Vitamin, termasuk vitamin A, vitamin C dan beberapa vitamin B.
    • Mineral, termasuk kalium, zat besi, kalsium dan magnesium.
    • Serat, karbohidrat kompleks yang tidak dapat dicerna tetapi penting untuk kelancaran pencernaan.

    Kenapa cara memasak berpengaruh?

    Beberapa sayuran yang dimasak dapat kehilangan nutrisi, sedangkan yang lain ada yang meningkatkan kandungan nutrisi. Hal ini jadi sedikit rumit tergantung dari jenis sayurannya.

    Memasak mengubah struktur sel tumbuhan, melunakkan dinding sel dan mempengaruhi ketersediaan nutrien. Pemanasan dapat menghilangkan antinutrien (seperti lektin, fitat, oksalat) dan toksin alami, tetapi juga dapat mengurangi vitamin larut air seperti vitamin C dan beberapa vitamin B.

    Sayur lebih baik dimakan mentah

    Beberapa sayuran kaya vitamin C, folat, dan enzim yang sensitif panas sehingga nutrisi itu lebih utuh saat mentah. Contoh sayuran:

    • Selada
    • Kubis
    • Mentimun
    • Paprika
    • Tomat segar
    • Brokoli muda (sprout)
    • Lobak.

    Dikutip dari Jurnal Heliyon, metode memasak tertentu, terutama merebus lama, mengakibatkan kehilangan ascorbic acid (vitamin C) yang signifikan, sehingga jika tujuan utama adalah mendapat vitamin C, konsumsi sayuran dengan cara memasak menggunakan metode lain atau konsumsi mentah lebih menguntungkan.

    Serat yang ada di dalam sayuran mentah lebih utuh, yang dapat meningkatkan rasa kenyang bertahan lama dan mengandung kalori yang lebih rendah. Sehingga sangat baik untuk diet penurun berat badan.

    Selain itu, sayuran mentah kaya akan nutrisi penting, antioksidan, dan enzim yang mendukung berbagai fungsi tubuh dan kesehatan secara keseluruhan.

    Sayur lebih baik dimasak lebih dulu

    Beberapa nutrien yang terkandung dalam sayuran malah meningkat setelah dimasak:

    • Tomat: kandungan likopen (antioksidan kuat) menjadi lebih banyak dan lebih mudah diserap setelah dipanaskan karena pemecahan dinding sel, sehingga tomat yang dimasak seringkali lebih bernutrisi daripada tomat mentah pada likopen yang terkandung.
    • Wortel, labu, ubi: beta-karoten lebih mudah diekstrak dan diserap oleh tubuh setelah dimasak.
    • Bayam, sawi, kale: memasak singkat mengurangi antinutrien (oksalat) sehingga meningkatkan penyerapan kalsium dan zat besi dari makanan tersebut.

    Secara umum, metode memasak yang singkat (steam/kukus, tumis cepat) sering menyeimbangkan antara mempertahankan dan meningkatkan kandungan nutrien.

    Sayur yang telah dimasak juga menjadi lebih mudah dicerna dan mengurangi kerja saluran cerna menjadi lebih ringan. Hal ini disebabkan oleh terurainya dinding sel dari sayuran setelah dimasak.

    Memasak sayuran dapat meningkatkan keamanan makanan dari kontaminasi agen infeksi. Memasak sayuran juga mungkin memberikan daya tarik visual yang lebih cerah dan menarik.

    Ada Sayur yang Wajib dimasak

    Beberapa sayuran jika dikonsumsi mentah, berisiko menyebabkan keracunan atau gangguan pencernaan:

    • Kacang merah: mengandung lectin/phytohaemagglutinin yang bisa menyebabkan mual, muntah dan diare. Rebus hingga matang dapat menghancurkan toksin ini.
    • Singkong dan daun singkong: mengandung glikosida sianogenik yang bisa melepaskan sianida. Rebus hingga matang dapat menurunkan kadar racun ini.
    • Kentang: mengandung solanin, zat berbahaya yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan sistem saraf.
    • Pare dan terong mentah dalam jumlah banyak: bisa menimbulkan rasa tidak nyaman di perut karena adanya kandungan alkaloid.

    Oleh karena itu, penting untuk tidak sembarangan mengkonsumsi sayuran mentah hanya karena dianggap lebih “sehat”.

    Kesimpulan

    Jadi, apakah sayur lebih sehat dimakan mentah atau dimasak? Sampai saat ini belum ada studi ilmiah yang membandingkan hal tersebut. Tergantung jenisnya, ada sayuran yang lebih baik mentah, ada pula yang lebih bermanfaat setelah dimasak, dan beberapa yang harus dimasak demi keamanan.

    Sayur kaya vitamin C dan enzim seperti paprika, selada, mentimun, dan brokoli muda lebih baik dimakan mentah agar nutrisinya tetap dipertahankan, lebih renyah dan praktis.

    Sayur kaya karotenoid seperti wortel, labu, dan tomat justru lebih bermanfaat setelah dimasak karena nutrisinya lebih mudah dicerna dan diserap tubuh, serta mendapatkan keamanan makanan dari kontaminasi.

    Beberapa sayuran seperti singkong, kacang merah, dan kentang harus dimasak karena bisa beracun bila dimakan mentah.

    Baik dimasak atau mentah, sayuran tetap memberikan efek kesehatan yang berharga. Dengan variasi yang tepat, menggabungkan sayur mentah dan matang dalam menu sehari-hari adalah cara terbaik untuk mendapatkan manfaat maksimal dan mengarah pada gaya hidup yang lebih sehat.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com

  • 5 Minuman yang Bantu Menurunkan Berat Badan, Salah Satunya Air Kelapa

    Jakarta

    Banyak cara bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan. Salah satunya mengatur menu makanan dan minuman, yang tidak hanya membatasi asupan kalori tetapi juga memperbaiki sistem metabolisme.

    Beberapa minuman seperti green tea dan kopi, dalam sejumlah riset ilmiah terbukti bisa meningkatkan laju metabolisme dan meningkatkan rasa kenyang. Jika dikonsumsi secara rutin, dipercaya bisa membantu menurunkan kadar lemak dan juga berat badan secara keseluruhan.

    Tentunya tidak semua makanan dan minuman punya kandungan yang bermanfaat terhadap program diet penurunan berat badan. Dikutip dari berbagai sumber, berikut alternatif minuman yang bisa dicoba.


    1. Teh Hijau

    Teh hijau merupakan salah satu minuman yang kerap diasosiasikan dengan kesehatan. Ini karena teh hijau kaya akan berbagai nutrisi yang baik untuk tubuh, terutama antioksidan.Dikutip dari Healthline, teh hijau mengandung antioksidan bernama katekin. Katekin dipercaya dapat meningkatkan laju metabolisme dan pembakaran lemak.

    Sejumlah studi menunjukkan konsumsi teh hijau dikaitkan dengan penurunan berat badan dan lemak tubuh.

    Teh hijau juga mengandung kafein, senyawa yang dapat meningkatkan energi dan menunjang performa saat berolahraga.

    2. Kopi

    Kopi dikenal sebagai minuman penambah energi dan penghilang kantuk. Namun, minuman ini juga memiliki khasiat untuk menurunkan berat badan loh.

    Manfaat ini berasal dari kafein yang terkandung dalam kopi. Kafein merupakan zat stimulan yang dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh. Alhasil, tubuh dapat membakar lebih banyak kalori dan lemak.

    Sebuah studi yang dilakukan terhadap 2.600 partisipan juga menemukan mereka yang sukses menurunkan berat badan mengonsumsi lebih banyak minuman berkafein dibandingkan yang tidak mengonsumsinya.

    3. Teh Hitam

    Teh hitam juga mengandung antioksidan yang dapat membantu menurunkan berat badan. Khususnya flavonoid, polifenol yang memiliki efek antioksidan kuat dan dapat membantu mengurangi lemak tubuh.

    Studi menunjukkan polifenol yang ada pada teh hitam dapat mendukung penurunan berat badan dengan cara mengurangi asupan kalori, merangsang pemecahan lemak, dan mendukung perkembangan bakteria baik di usus.

    Penelitian lain juga menemukan konsumsi tiga cangkir teh hitam sehari selama tiga bulan dapat membantu menurunkan berat badan dan mengurangi ukuran lingkar pinggang.

    4. Teh Jahe

    Teh jahe merupakan salah satu minuman herbal yang kerap digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi pilek, mual, hingga peradangan.

    Sejumlah studi yang dilakukan terhadap manusia dan hewan juga menunjukkan teh jahe memiliki potensi untuk menunjang penurunan berat badan.

    Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 10 pria dengan kelebihan berat badan menemukan konsumsi 2 gram jahe yang ditambahkan ke dalam air hangat dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar.

    Penelitian itu juga menemukan teh jahe dapat meningkatkan efek termal makanan, yaitu jumlah energi yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna makanan dan memetabolisme makanan.

    Khasiat ini, dikombinasikan dengan peningkatan rasa kenyang, membuat teh jahe menjadi salah satu minuman yang dapat mendukung penurunan berat badan.

    5. Air Kelapa

    Air kelapa bukan sekadar minuman yang menyegarkan. Minuman ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk dalam menurunkan berat badan.

    Dikutip dari Vinmec, air kelapa mengandung kalium dan enzim bioaktif tinggi yang dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh. Ini membantu tubuh membakar lebih banyak kalori dan mengurangi timbunan lemak.

    Serat yang terkandung dalam air kelapa juga membantu meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan. Selain itu, air kelapa pun memiliki kalori yang rendah. Kombinasi inilah yang membuat air kelapa memberikan efek yang positif dalam menurunkan berat badan.

    (ath/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • 5 Minuman yang Bantu Menurunkan Berat Badan, Salah Satunya Air Kelapa

    Jakarta

    Banyak cara bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan. Salah satunya mengatur menu makanan dan minuman, yang tidak hanya membatasi asupan kalori tetapi juga memperbaiki sistem metabolisme.

    Beberapa minuman seperti green tea dan kopi, dalam sejumlah riset ilmiah terbukti bisa meningkatkan laju metabolisme dan meningkatkan rasa kenyang. Jika dikonsumsi secara rutin, dipercaya bisa membantu menurunkan kadar lemak dan juga berat badan secara keseluruhan.

    Tentunya tidak semua makanan dan minuman punya kandungan yang bermanfaat terhadap program diet penurunan berat badan. Dikutip dari berbagai sumber, berikut alternatif minuman yang bisa dicoba.


    1. Teh Hijau

    Teh hijau merupakan salah satu minuman yang kerap diasosiasikan dengan kesehatan. Ini karena teh hijau kaya akan berbagai nutrisi yang baik untuk tubuh, terutama antioksidan.Dikutip dari Healthline, teh hijau mengandung antioksidan bernama katekin. Katekin dipercaya dapat meningkatkan laju metabolisme dan pembakaran lemak.

    Sejumlah studi menunjukkan konsumsi teh hijau dikaitkan dengan penurunan berat badan dan lemak tubuh.

    Teh hijau juga mengandung kafein, senyawa yang dapat meningkatkan energi dan menunjang performa saat berolahraga.

    2. Kopi

    Kopi dikenal sebagai minuman penambah energi dan penghilang kantuk. Namun, minuman ini juga memiliki khasiat untuk menurunkan berat badan loh.

    Manfaat ini berasal dari kafein yang terkandung dalam kopi. Kafein merupakan zat stimulan yang dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh. Alhasil, tubuh dapat membakar lebih banyak kalori dan lemak.

    Sebuah studi yang dilakukan terhadap 2.600 partisipan juga menemukan mereka yang sukses menurunkan berat badan mengonsumsi lebih banyak minuman berkafein dibandingkan yang tidak mengonsumsinya.

    3. Teh Hitam

    Teh hitam juga mengandung antioksidan yang dapat membantu menurunkan berat badan. Khususnya flavonoid, polifenol yang memiliki efek antioksidan kuat dan dapat membantu mengurangi lemak tubuh.

    Studi menunjukkan polifenol yang ada pada teh hitam dapat mendukung penurunan berat badan dengan cara mengurangi asupan kalori, merangsang pemecahan lemak, dan mendukung perkembangan bakteria baik di usus.

    Penelitian lain juga menemukan konsumsi tiga cangkir teh hitam sehari selama tiga bulan dapat membantu menurunkan berat badan dan mengurangi ukuran lingkar pinggang.

    4. Teh Jahe

    Teh jahe merupakan salah satu minuman herbal yang kerap digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi pilek, mual, hingga peradangan.

    Sejumlah studi yang dilakukan terhadap manusia dan hewan juga menunjukkan teh jahe memiliki potensi untuk menunjang penurunan berat badan.

    Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 10 pria dengan kelebihan berat badan menemukan konsumsi 2 gram jahe yang ditambahkan ke dalam air hangat dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar.

    Penelitian itu juga menemukan teh jahe dapat meningkatkan efek termal makanan, yaitu jumlah energi yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna makanan dan memetabolisme makanan.

    Khasiat ini, dikombinasikan dengan peningkatan rasa kenyang, membuat teh jahe menjadi salah satu minuman yang dapat mendukung penurunan berat badan.

    5. Air Kelapa

    Air kelapa bukan sekadar minuman yang menyegarkan. Minuman ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk dalam menurunkan berat badan.

    Dikutip dari Vinmec, air kelapa mengandung kalium dan enzim bioaktif tinggi yang dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh. Ini membantu tubuh membakar lebih banyak kalori dan mengurangi timbunan lemak.

    Serat yang terkandung dalam air kelapa juga membantu meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan. Selain itu, air kelapa pun memiliki kalori yang rendah. Kombinasi inilah yang membuat air kelapa memberikan efek yang positif dalam menurunkan berat badan.

    (ath/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • Cara Terbaik Minum Teh Hijau untuk Menurunkan Berat Badan

    Jakarta

    Teh hijau memiliki banyak manfaat kesehatan karena kaya kandungan nutrisi dan antioksidan. Salah satu manfaatnya adalah penurunan berat badan.

    Teh hijau mengandung kafein dan sejenis flavonoid yang disebut katekin, yang merupakan antioksidan. Penelitian menunjukkan bahwa kedua senyawa ini dapat mempercepat metabolisme. Katekin dapat membantu memecah lemak berlebih, sementara katekin dan kafein dapat meningkatkan jumlah energi yang digunakan tubuh.

    Dikutip dari Medical News Today, sebuah tinjauan yang diterbitkan pada tahun 2010 menemukan bahwa suplemen teh hijau, yang mengandung katekin atau kafein, memiliki dampak kecil tetapi positif pada penurunan berat badan dan pengelolaan berat badan. Tinjauan yang lebih baru menyelidiki penggunaan klinis teh hijau untuk merangsang penurunan berat badan pada orang yang kelebihan berat badan atau obesitas.


    Minum antara 2 dan 3 cangkir teh hijau panas sepanjang hari seharusnya cukup untuk melengkapi penurunan berat badan. Jumlah pastinya akan bervariasi dari orang ke orang, tergantung pada seberapa banyak kafein yang mereka konsumsi dan metabolisme alami mereka.

    Dikutip dari National Library of Medicine, suhu ideal untuk menyeduh teh hijau tidak lebih dari 90 derajat celcius. Jika melewati batas itu, kandungan katekin dalam teh hijau bisa rusak sehingga mengurangi khasiatnya untuk menurunkan berat badan.

    Meski bermanfaat untuk kesehatan dan penurunan berat badan, konsumsi teh hijau tetap harus dibatasi. Teh hijau mengandung kafein, yang jika dikonsumsi dalam dosis tinggi, dapat memicu sejumlah gangguan kesehatan.

    Berolahraga secara teratur dan mengonsumsi makanan sehat dengan banyak sayuran merupakan strategi penurunan berat badan yang sangat efektif. Teh hijau yang dikonsumsi bersamaan dengan metode ini dapat meningkatkan hasil positif terkait penurunan berat badan.

    (kna/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Pejuang Diet Merapat, Ini 6 Nutrisi yang Perlu Dipenuhi Agar Sukses Pangkas BB

    Jakarta

    Nutrisi merupakan unsur pembangun tubuh yang berperan penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Terlebih, kebutuhan nutrisi sangat penting dipenuhi oleh seseorang yang ingin menurunkan berat badan.

    Dikutip dari Healthshots, terdapat beberapa jenis nutrisi yang berperan penting dalam penurunan berat badan, seperti protein, serat, dan antioksidan. Nutrisi ini tidak hanya membantu mengurangi asupan kalori dan menekan nafsu makan, tetapi juga mendukung laju metabolisme yang penting untuk menghilangkan kelebihan berat badan.

    Selain itu, terdapat beberapa nutrisi lainnya yang perlu dipenuhi bagi pejuang diet. Berikut penjelasannya.


    1. Protein

    Protein merupakan salah satu nutrisi makro yang penting untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan, termasuk otot, organ, dan kulit. Lantas, apa kaitan antara protein dan berat badan?

    Protein adalah nutrisi yang lama dicerna dalam tubuh. Untuk mencerna protein, tubuh perlu membakar lebih banyak energi. Proses ini dapat meningkatkan metabolisme untuk sementara waktu, dan membakar lebih banyak kalori.

    Studi yang diterbitkan oleh American Journal of Clinical Nutrition mengungkapkan konsumsi protein dapat mengurangi asupan kalori harian secara keseluruhan, serta meningkatkan rasa kenyang. Hal ini membantu dalam mengendalikan nafsu makan dan mencegah makan berlebihan. Asupan protein yang cukup juga dapat membantu menjaga massa otot, yang penting untuk meningkatkan metabolisme dan membantu menurunkan berat badan.

    2. Serat

    Makanan berserat memainkan peran yang signifikan dalam program diet. Ahli gizi dr Ronihi Patil mengatakan serat dapat membantu meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi nafsu makan. Tak hanya itu, serat dapat mencegah lonjakan dan penurunan kadar gula darah yang dapat menyebabkan keinginan makan berlebihan.

    Sebuah studi yang diterbitkan oleh Journal of Nutrition juga menunjukkan konsumsi serat dapat membantu menurunkan berat badan. Sebaliknya, pola makan yang kurang serat dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

    3. Lemak Sehat

    Lemak sering dianggap sebagai pemicu berat badan meningkat. Padahal, beberapa jenis lemak dapat bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

    American Heart Association mengungkapkan lemak merupakan nutrisi penting yang menyediakan energi, mendukung fungsi sel, dan membantu penyerapan nutrisi. Selain itu, lemak dapat membuat tubuh merasa lebih kenyang, yang kemudian berkontribusi dalam mengendalikan nafsu makan dan menurunkan berat badan.

    Daripada menghindari lemak sama sekali, cobalah untuk memasukkan sumber lemak sehat ke pola makan sehari-hari, seperti alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan berlemak.

    4. Antioksidan

    Antioksidan berperan penting untuk melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Efek radikal bebas dapat menyebabkan munculnya tanda penuaan serta meningkatkan risiko berbagai penyakit.

    Beberapa jenis antioksidan, seperti katekin dan flavonoid, dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan metabolisme tubuh secara keseluruhan. Metabolisme yang efisien memungkinkan penyerapan nutrisi yang lebih optimal, sehingga mendukung upaya penurunan berat badan.

    Adapun contoh makanan yang kaya antioksidan antara lain teh hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, buah beri, kangkung, kubis merah, dan coklat hitam.

    5. Karbohidrat

    Karbohidrat juga sering dianggap sebagai pemicu berat badan naik. Faktanya, karbohidrat merupakan salah satu nutrisi terpenting untuk menurunkan berat badan.

    Terdapat dua jenis karbohidrat, yaitu karbohidrat kompleks dan karbohidrat sederhana. Karbohidrat kompleks menyediakan sumber energi yang stabil dan nutrisi penting, seperti vitamin, mineral, dan serat. Studi yang dipublikasikan di jurnal Nutrients pada 2019 menunjukkan konsumsi karbohidrat kompleks dikaitkan dengan risiko kenaikan berat badan yang lebih rendah.

    Berbeda dengan karbohidrat sederhana, karbohidrat kompleks dicerna lebih lama dalam tubuh. Hal ini mencegah terjadinya lonjakan kadar gula darah yang diikuti dengan penurunan secara drastis, yang dapat memicu keinginan makan berlebihan.

    6. Magnesium

    Magnesium adalah mineral yang bekerja dengan lebih dari 300 enzim berbeda dalam tubuh untuk menjalankan fungsi vital, seperti produksi energi, fungsi otot, hingga mencapai kualitas tidur yang lebih baik.

    Dalam hal penurunan berat badan, magnesium berperan penting dalam mengatur kadar gula darah dan insulin, yang dapat memengaruhi nafsu makan dan penyimpanan lemak.

    Selain itu, ulasan yang diterbitkan di jurnal Nutrients pada 2021 menunjukkan kekurangan magnesium lebih umum terjadi pada pengidap obesitas. Artinya, sangat penting mencukupi kebutuhan magnesium jika ingin menurunkan berat badan.

    Magnesium dapat diperoleh dari makanan seperti sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat, dan polong-polongan.

    (ath/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • Pejuang Diet Merapat! Ini 8 Buah yang Bisa Cepat Turunkan BB


    Jakarta

    Buah-buahan adalah salah satu jenis makanan yang kerap direkomendasikan untuk diet. Tentunya bukan tanpa alasan, sebab buah-buahan mengandung berbagai macam nutrisi yang bisa menunjang penurunan berat badan.

    Salah satu nutrisi utama pada buah-buahan adalah serat. Serat dapat membantu melancarkan fungsi pencernaan, meningkatkan rasa kenyang, serta mengendalikan nafsu makan.

    Beberapa jenis buah-buahan juga mengandung sejumlah nutrisi yang turut mendukung pengelolaan berat badan, seperti vitamin dan antioksidan.


    Pertanyaannya, buah apa saja yang paling baik dikonsumsi saat diet untuk menurunkan berat badan? Dikutip dari berbagai sumber, berikut daftarnya.

    1. Apel

    Apel kaya akan polifenol, yakni zat antioksidan yang mampu melawan peradangan. Buah ini juga kaya akan serat yang mengenyangkan. Satu buah apel berukuran sedang beserta kulitnya dapat mengandung lebih dari 4 gram serat, atau 14 persen dari rekomendasi asupan serat harian.

    Sebuah studi juga menemukan mengonsumsi apel sebelum makan dapat mengurangi asupan kalori.

    2. Alpukat

    Meskipun alpukat memiliki kadar lemak dan kalori yang tinggi, buah ini merupakan salah satu pilihan tepat untuk menurunkan berat badan.

    Sebuah studi pada 2021 mengungkapkan konsumsi alpukat dikaitkan dengan penurunan lemak visceral, yakni lemak yang menumpuk di area rongga perut. Penelitian serupa juga menemukan alpukat dapat meningkatkan rasa kenyang dan menekan keinginan untuk makan sebesar 28-40 persen selama lima jam berikutnya.

    3. Blueberry

    Blueberry termasuk buah rendah kalori dengan sekitar 85 kalori per cangkir. Buah ini juga memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.

    Penelitian menunjukkan mengonsumsi 150 gram (sekitar satu cangkir) blueberry setiap hari dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga 15 persen.

    Anthocyanin, sejenis antioksidan yang ada pada blueberry, juga dapat membantu menurunkan berat badan. Studi menunjukkan asupan antosianin yang tinggi dikaitkan dengan massa lemak yang lebih rendah, yaitu sekitar 3-9 persen.

    4. Kiwi

    Satu buah kiwi mengandung sekitar 50 kalori dan kurang dari 7 gram gula. Perpaduan ini membuat kiwi cocok dikonsumsi oleh orang yang sedang diet untuk menurunkan berat badan.

    Buah kiwi juga dapat membantu pengelolaan berat badan. Sebuah studi pada 2020 menemukan konsumsi kiwi secara rutin pada orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas dapat menyebabkan penurunan lemak tubuh, tekanan darah, dan penanda inflamasi secara signifikan.

    5. Jeruk

    Jeruk identik dengan vitamin C. Selain bermanfaat untuk sistem kekebalan tubuh, vitamin ini juga dapat menunjang proses penurunan berat badan.

    Sebuah studi yang dilakukan pada 2005 menemukan vitamin C dapat meningkatkan pembakaran lemak 30 persen lebih banyak saat berolahraga. Kandungan serat dan air pada jeruk juga dapat meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan.

    6. Pir

    Pir memiliki kandungan senyawa alami yang terbukti dapat menurunkan kadar gula darah, meredakan peradangan, serta menjaga kesehatan paru-paru dan jantung. Buah ini juga merupakan pilihan yang baik untuk menurunkan berat badan.

    Sebuah studi yang dilakukan pada 2019 menemukan orang dewasa yang mengonsumsi dua buah pir setiap hari dapat mengalami penurunan ukuran lingkar pinggang hingga 0,7 cm.

    Pir juga kaya akan serat, air, serta rendah kalori. Kombinasi ini menjadikannya buah yang ideal dikonsumsi saat diet.

    7. Stroberi

    Seperti buah beri lainnya, stroberi termasuk buah yang rendah kalori dan gula. Di sisi lain, stroberi juga mengandung serat dan antioksidan tinggi, membuatnya sangat berkhasiat bagi orang-orang yang ingin menurunkan berat badan.

    Stroberi juga sudah diteliti potensinya untuk melawan berbagai macam penyakit, seperti sindrom metabolik, diabetes, obesitas, penyakit jantung, hingga kanker. Jadi selain membantu menurunkan badan, mengonsumsi stroberi secara rutin juga dapat melindungi dari risiko penyakit yang membahayakan nyawa.

    8. Semangka

    Kandungan air, serat, antioksidan, dan nutrisi lainnya membuat semangka menjadi salah satu buah yang tepat untuk mendukung penurunan berat badan.

    Dalam sebuah penelitian, orang dengan obesitas yang mengonsumsi 2 cangkir semangka potong mengalami penurunan indeks massa tubuh (body mass index/BMI), rasio pinggang-pinggul, tekanan darah sistolik, dan stres oksidatif yang signifikan. Selain itu, mereka juga mengaku merasa kenyang lebih lama, dan keinginan untuk makan lebih banyak berkurang.

    Semangka juga termasuk buah yang rendah kalori, sehingga cocok dikonsumsi oleh pejuang diet yang berusaha mencapai defisit kalori.

    (ath/naf)



    Sumber : health.detik.com

  • 5 Makanan Sehat untuk Wanita di Atas 50 Tahun, Ini Daftarnya!


    Jakarta

    Ada beberapa makanan dan buah-buahan yang direkomendasikan bagi wanita yang sudah berusia 50 tahun ke atas. Makanan-makanan ini bisa meningkatkan kesehatan.

    Memasuki usia 50 tahun, banyak perempuan mulai menghadapi fase menuju atau sudah berada dalam masa menopause. Perubahan ini sering diiringi masalah pencernaan, rasa panas mendadak (hot flashes), hingga melemahnya tulang dan otot.

    Kondisi tersebut juga kerap memicu peradangan kronis dalam tubuh. Oleh karena itu, menjaga pola makan menjadi salah satu kunci penting untuk menyehatkan tubuh dan otak di masa ini.


    Dilansir dari Eating Well (29/08/2025), ahli gizi merekomendasikan lima jenis makanan kaya antioksidan, serat, kalsium, lemak sehat, serta protein yang dapat membantu mengurangi peradangan sekaligus melindungi kesehatan.

    Berikut daftarnya:

    1. Buah Beri

    Fresh fruits. Healthy food. Mixed fruit, apricots and peaches. Blueberry. various fruits on an old wooden table. Organic healthy assorted fruits. place for textBuah beri. Foto: Getty Images/Dziuba Volodymyr

    Blueberry, blackberry, stroberi, dan raspberry adalah sumber antioksidan tinggi yang mampu melawan peradangan serta mendukung proses penuaan sehat.

    “Saya merekomendasikan buah beri karena mudah ditambahkan ke makanan yang sudah biasa dikonsumsi, seperti yogurt di pagi hari atau camilan sore,” ujar ahli gizi Zariel Grullón, RDN, CDN.

    Buah beri juga bagian penting dari pola makan MIND diet, sebuah pola makan yang dirancang untuk membantu mencegah demensia dan penurunan fungsi kognitif. Mengingat dua dari tiga orang berusia di atas 50 tahun mengalami penurunan daya ingat, konsumsi makanan yang mendukung kesehatan otak sangatlah berharga.

    2. Biji-bijian

    Biji-bijian mengandung peptida, polifenol, dan saponin yang memiliki sifat anti-inflamasi. “Mengonsumsi beragam jenis kacang-kacangan membuat tubuh lebih lama merasa kenyang sekaligus membantu melawan peradangan berlebih,” ungkap Grullón.

    Selain itu, biji-bijian kaya akan serat yang baik untuk kesehatan usus, terutama membantu mengatasi masalah pencernaan terkait menopause. Satu cangkir kacang hitam yang termasuk biji-bijian saja sudah memenuhi sekitar setengah kebutuhan serat harian.

    Biji-bijian juga merupakan sumber protein nabati yang bermanfaat mencegah kehilangan massa otot seiring bertambahnya usia.

    “Seperti halnya buah beri, kacang dan biji-bijian mudah ditambahkan dalam menu harian, entah sebagai lauk di pagi hari, sup, atau salad padat untuk makan siang,” tambah Grullón.

    3. Sayuran Hijau

    Resep sayur bening bayam campur wortel sayur bening bayam campur wortel Foto: Getty Images/Tyas Indayanti

    Bayam, kale, selada air, hingga bok choy kaya akan vitamin A, C, E, K, serta polifenol yang mampu menekan peradangan dan mengurangi stres oksidatif.

    “Beberapa sayuran hijau berdaun juga mengandung senyawa nabati seperti sulforaphane dan indole-3-carbinol yang menghambat jalur peradangan dalam tubuh,” jelas ahli gizi Seema Shah, M.P.H., M.S., RD.

    Sayuran hijau ini juga menjadi sumber serat yang mendukung sistem imun, mengontrol gula darah, dan menurunkan proses inflamasi. Pada masa menopause, penurunan kadar estrogen sering merusak kesehatan tulang. Itu sebabnya, konsumsi kalsium menjadi sangat penting.

    “Sayuran hijau gelap kaya akan kalsium, magnesium, dan kalium yang membantu menjaga kepadatan tulang,” ujar Shah.

    Bila bosan menyantap sayuran sebagai salad, ahli gizi Jamie Baham, M.S., RDN, LD, menyarankan untuk mencoba smoothie berbahan dasar buah yang dipadukan dengan sayuran hijau.

    4. Salmon

    Ikan salmon kaya akan asam lemak omega-3 yang terkenal dengan khasiat anti-inflamasi.

    “Mengonsumsi satu hingga dua porsi ikan berlemak per minggu dapat mendukung kesehatan jantung, mengurangi kaku sendi akibat artritis, dan menjaga fungsi otak. Bagi perempuan usia 50 tahun ke atas, salmon juga menjadi sumber protein berkualitas tinggi serta vitamin D yang penting untuk otot dan tulang,” kata ahli gizi Lizzie O’Connor, M.S., RD.

    Baham menambahkan salah satu cara lezat menyantap salmon adalah dengan membuat poke bowl buatan sendiri.

    “Saya suka membuat hidangan poke bowl dengan salmon, nasi cokelat, alpukat, timun, dan sedikit saus kedelai. Rasanya seperti sushi dalam mangkuk dan sudah menjadi menu favorit di rumah,” ujarnya.


    5. Kacang-Kacangan

    kacang almondkacang almond. Foto: iStock

    Segenggam kacang bisa menjadi camilan praktis yang kaya antioksidan dan nutrisi penunjang jantung, seperti selenium, magnesium, lemak tak jenuh, polifenol, hingga serat. Konsumsi kacang juga terbukti menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

    Kacang seperti almond dan walnut dikenal efektif mengurangi peradangan, sementara kacang Brazil dapat membantu melawan stres oksidatif. Bagi yang tidak mengonsumsi ikan, kenari sangat disarankan karena mengandung omega-3 nabati yang bermanfaat melawan peradangan.

    6. Tips untuk Penuaan yang Sehat

    Selain mengatur pola makan, ada beberapa kebiasaan penting lain yang sebaiknya dijaga. Salah satunya tetap rutin melakukan olahraga kardio, latihan kekuatan, keseimbangan, dan peregangan.

    Kemudian menjaga kualitas tidur, karena tidur yang baik berkaitan dengan rendahnya risiko penyakit dan menjaga fungsi fisik maupun mental. Selain itu setiap orang wajib rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi, untuk mendeteksi dini serta mengendalikan penyakit yang mungkin muncul.

    (sob/dfl)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد Source : unsplash.com / Rachel Park

  • 7 Makanan Ini Bisa Hempaskan Selulit di Kulit


    Jakarta

    Selulit pada kulit bisa mengganggu penampilan. Karenanya samarkan, dengan rutin mengonsumsi makanan dengan antioksidan dan kadar air yang tinggi.

    Selulit terlihat dari bercak bergaris pada kulit. Kondisi itu disebabkan karena jaringan kolagen dan elastin pada kulit tidak dapat mengimbangi peregangan kulit.

    Biasanya terjadi pada bagian tubuh, seperti perut, betis, dan lengan. Kulit yang tak sehat rentan mengalami selulit. Tentu itu dapat mengganggu penampilan, apalagi jika tidak tertutup pakaian.


    Banyak orang yang rela menggelontorkan uang demi perawatan untuk menghilangkan selulit. Perawatan tersebut pun harus dilakukan secara berkala untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

    Namun, kondisi tersebut dapat diatasi dengan cara alami. Kuncinya adalah menjaga kulit tetap terhidrasi, sehingga tidak terjadi peradangan.

    Dikutip dari The Healthy.com (03/10/24) berikut 7 makanan yang bisa atasi selulit.

    1. Saffron

    Ini 5 Makanan Paling Langka di Dunia, Daging Kobe hingga SaffronSaffron memiliki sifat anti-inflamasi. Foto: Ilustrasi/Site

    Saffron bagus untuk mengatasi selulit di kulit. Rempah dari jenis bunga Crocus sativus ini memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat meningkatkan sirkulasi antar jaringan kulit.

    “Mengonsumsi saffron bisa meningkatkan tonus otot di bawah kulit, sehingga menghilangkan lembah di permukaan untuk membuat kulit lebih halus dan kuat,” tutur ahli gizi Alan Roberts.

    2. Buah berry

    Buah berry khususnya yang berwarna gelap, seperti blueberry dan blackberry mampu meningkatkan produksi kolagen. Ini bagus untuk pertumbuhan jaringan kulit baru.

    Menurut ahli gizi Lori L. Shemek, mengonsumsi buah berry bisa meningkatkan tekstur dan warna kulit. Kandungan antioksidannya berperan mengurangi peradangan yang membuat selulit semakin terlihat.

    Selain itu, makan buah berry juga dapat membantu mencegah tanda-tanda penuaan seperti kekeringan dan kerutan pada kulit.

    3. Cokelat hitam

    Young woman eating chocolate at homeCokelat hitam kaya akan antioksidan. Foto: Getty Images/iStockphoto/eternalcreative

    Cokelat hitam merupakan sumber nutrisi yang baik, seperti magnesium dan zat besi. Menurut penelitian, kandungan nutrisi itu dapat mendukung sistem kardiovaskular.

    Dengan begitu, aliran darah akan lancar ke seluruh tubuh, sehingga membuat kulit menjadi lebih halus dan menyamarkan selulit. Untuk mendapatkan manfaat ini, hindari makan cokelat hitam dengan campuran gula.

    4. Alpukat

    Alpukat merupakan buah yang dijuluki sebagai superfood. Itu karena buah bertekstur lembut tersebut kaya akan nutrisi. Ini merupakan sumber serat dan lemak baik.

    Ahli gizi Smith mengatakan bahwa kandungan serat pada alpukat berperan membantu tubuh menyeimbangkan kadar glukosa dan membuang racun pembentuk selulit.

    Makanan dan minuman untuk menghilangkan selulit di kulit ada di halaman selanjutnya.

    5. Air putih

    Wanita Ini Menangis Usai Beli Air Putih Seharga Rp 295 RibuAir putih mampu menghidrasi kulit dengan baik. Foto: TikTok @nuriacasasc

    Air putih merupakan obat dari segala penyakit. Air putih dapat meningkatkan proses detoksifikasi alami tubuh dan membuang racun. Ini penting untuk sel kulit.

    Menurut ahli gizi Janet Brill, banyak minum air putih dapat menjaga sel-sel kulit tetap terhidrasi, sehingga membuat kulit tetap lembab, sehat, dan kencang.

    6. Salmon

    Mengonsumsi salmon dan ikan berlemak sehat lainnya, seperti mackerel dan tuna dapat memperbaiki kondisi dan penampilan kulit secara keseluruhan.

    Itu semua berkat kandungan nutrisi di dalamnya. Ikan salmon dikemas dengan asam lemak omega-3 dalam jumlah yang tinggi. Ini dapat membantu mengurangi peradangan.

    Mengingat peradangan dapat memengaruhi penampilan kulit. Selain itu, juga ada vitamin C dan niacinamide yang akan mengurangi risiko kanker kulit dan menjaga kulit tetap terhidrasi.

    7. Semangka

    5 Manfaat Sehat Jika Rajin Makan Semangka Saat Musim PanasSemangka tinggi akan kadar air. Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska

    Semangka mengandung antioksidan yang mampu mengatasi selulit pada kulit. Antioksidan tersebut dikenal sebagai likopen yang berperan meningkatkan sirkulasi darah.

    “Likopen membantu mencegah penuaan dan membantu melawan penyakit,” ujar ahli gizi Lisa R. Young.

    Selain itu, buah itu juga punya kadar air yang tinggi dan rendah kalori, sehingga mampu membantu menghidrasi kulit. Kadar air buah semangka sekitar 92%.

    (raf/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • 5 Minuman Sehat Ini Dipercaya Bikin Panjang Umur


    Jakarta

    Pola makan sehat bisa mempengaruhi kualitas hidup. Rutin mengonsumsi minuman dengan kandungan antioksidan ini dipercaya bisa bikin panjang umur.

    Tentu semua orang ingin memiliki kualitas hidup yang baik. Kondisi tubuh sehat, bugar, dan terhindar dari penyakit meski sudah memasuki usia lanjut.

    Kondisi tersebut besar kemungkinan untuk hidup panjang umur. Dalam hal ini pola makan sangat berpengaruh besar. Salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh adalah antioksidan.


    Menurut ahli gizi Dr. Erin Barrett, antioksidan akan berperan melawan radikal bebas dan stres oksidatif. Dengan begitu, sel tubuh akan terjadi dan meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh.

    Dikutip dari Real Simple (31/10/24) berikut 5 minuman yang bisa membuat panjang umur:

    1. Smoothie buah berry

    Ilustrasi Smoothie BerryIlustrasi Smoothie Berry Foto: Getty Images/rudisill

    Buah berry sangat kaya akan nutrisi. Mulai dari blueberry, raspberry, dan strawberry. Buah berry tersebut memiliki sifat anti-inflamasi untuk mendorong penuaan yang sehat.

    Ahli gizi Dr. Barrett mengatakan bahwa buah berry mengandung antioksidan yang berperan melawan radikal bebas dan mengurangi stres oksidatif.

    Hal tersebut sangat penting untuk menjaga kesehatan sel. Ahli gizi tersebut juga merekomendasikan untuk mengonsumsi smoothie buah berry sebagai menu sarapan sehat.

    “Bisa dipadukan dengan susu almond untuk kesehatan tulang atau tambah selai kacang untuk tambahan asupan protein. Menu sarapan ini akan mendukung kesehatan menyeluruh,” tutur Dr. Barrett.

    2. Teh hijau dan teh hitam

    Rutin minum teh juga mampu meningkatkan kesehatan secara menyeluruh, seperti teh hijau atau teh hitam. Kedua teh tersebut dikemas dengan senyawa penting, seperti katekin.

    Menurut Dr. Barrett, katekin dapat berperan sebagai antioksidan yang membantu menetralisir radikal bebas dan meminimalkan stres oksidatif. Ini akan meningkatkan kesehatan sel.

    “Konsumsi teh ini secara teratur dapat menjadi cara sederhana, tapi efektif untuk mendukung kesehatan. Kesehatan yang terjaga akan membuat kamu panjang umur,” tutur Dr. Barrett.

    Minuman menyehatkan yang kaya antioksidan ada di halaman selanjutnya.

    3. Kopi hitam

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKopi hitam kaya akan antioksidan untuk meningkatkan kesehatan. Foto: Ilustrasi iStock

    Sebuah penelitian menemukan bahwa kopi hitam dapat membuat seseorang panjang umur, jika dikonsumsi sesuai porsinya. Itu karena kopi mengandung kafein yang bisa berperan sebagai antioksidan.

    Namun, Dr. Barrett mengatakan bahwa ada atau tanpa kafein, kopi juga merupakan minuman menyehatkan. Senyawa penting pada kopi dapat merangsang neurotransmitter dopamin dan serotonin.

    Kedua itu merupakan hormon yang merangsang suasana hati dan kebahagiaan. Suasana hati yang baik dikaitkan dengan umur yang lebih panjang.

    “Studi juga menunjukkan bahwa minum kopi dalam jangka panjang dapat mengurangi risiko kematian dini hingga 30%, terlepas apakah kopi itu mengandung kafein atau tidak,” lanjur Dr. Barrett.

    4. Air putih

    Air putih merupakan pilihan utama dalam menjalani hidup sehat. Air putih rendah kalori dan tinggi nutrisi, sehingga diklaim sebagai obat dari segala penyakit.

    Air kaya akan hidrogen sehingga bisa menambah gas hidrogen molekuler ekstra untuk meningkatkan sifat antioksidan dan anti-inflamasi.

    Selain itu, air putih juga mampu mengurangi risiko kolesterol tinggi dan meningkatkan fungsi ginjal. Rutin minum air putih mampu menghidrasi tubuh dengan baik.

    5. Wine

    Minum Red Wine Disebut Picu Sakit Kepala, Peneliti Temukan PenyebabnyaWine bisa membuat panjang umur. Foto: Getty Images/dikushin

    Wine telah menjadi pilihan minuman beralkohol yang paling sehat untuk dipilih. Jika dikonsumsi dengan tidak berlebihan, wine dapat memberikan manfaat kesehatan.

    Mengingat bahwa wine merupakan sumber resveratrol. Menurut Dr. Barrett, resveratrol adalah antioksidan kuat yang dikaitkan dengan banyak kesehatan.

    “Resveratrol dikenal karena sifat anti-inflamasi dan potensinya untuk meningkatkan kesehatan jantung, menjadikannya tambahan positif pada diet seimbang untuk mendukung kualitas hidup,” tutur Dr. Barrett.

    (raf/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • Bapak-bapak, Konsumsi 5 Makanan Ini agar Makin Maksimal di Ranjang!


    Jakarta

    Kepuasan seksual bisa didapatkan dengan mengonsumsi makanan tertentu. Misalnya makanan tinggi antioksidan yang berkhasiat sebagai afrodisiak.

    Gairah seksual sangat penting bagi pasangan yang sedang bercinta. Namun beberapa hal dapat mematikan gairah tersebut, sehingga tidak mencapai kepuasan.

    Menurut Jamie Mok, ahli gizi dan juru bicara dari Academy of Nutrition and Dietetics, kondisi itu dapat diatasi, yakni dengan mengonsumsi makanan dan minuman kaya akan antioksidan


    Antioksidan tersebut akan membangkitkan gairah seksual dengan meningkatkan suasana hati dan melancarkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh.

    Dilansir dari AARP (12/2/24) berikut 5 makanan untuk meningkatkan gairah seksual:

    1. Delima

    Ilustrasi jus delimaDelima mengandung antioksidan untuk meningkatkan gairah seksual. Foto: Getty Images/PhotoIris2021

    Delima bagus untuk performa di atas ranjang. Sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Impotence Research menunjukkan jus delima dapat mengatasi disfungsi ereksi.

    Kandungan antioksidan yang tinggi pada delima mampu menurunkan stres oksidatif dan meningkatkan pelebaran pembuluh darah serta aliran darah ke alat vital.

    Penelitian lain di Queen Margaret University, Edinburgh juga menemukan delima bisa menurunkan kadar kortisol, yang berhubungan dengan peningkatan testosteron, ini yang akan membuat performa di ranjang bertahan lama.

    2. Dark Cokelat

    Mengonsumsi dark cokelat sebelum bercinta akan mendatangkan perasaan bahagia. Dark cokelat mengandung fenetilamina, stimulan yang dilepaskan otak saat kita jatuh cinta.

    Selain itu, ada juga kandungan triptofan yang membantu memproduksi serotonin atau zat kimia pada otak yang berkaitan dengan suasana hati yang baik dan gairah seksual.

    Makanan dan minuman untuk meningkatkan gairah seksual ada di halaman berikutnya.

    3. Kopi

    5 Paduan Kopi dan Bumbu Dapur yang Efektif Turunkan Berat BadanKafein pada kopi mampu melancarkan sirkulasi darah. Foto: Getty Images/iness_ikebana

    Kopi ampuh untuk membangkitkan libido. Kafein pada kopi dapat meningkatkan testosteron pada pria dan mengatasi disfungsi ereksi pada pria.

    Dosis kafein yang tinggi pada kopi meningkatkan detak jantung dan aliran darah. Sehingga ketika aliran darah menyebar pada tubuh juga mengalir pada penis.

    Selain itu, kandungan kafein pada kopi juga mampu memberikan dorongan energi, sehingga bisa membuat seseorang merasa lebih bersemangat dan bergairah.

    4. Jahe

    Sebuah penelitian pada 2023 menemukan jahe memiliki manfaat seperti afrodisiak. Senyawa antioksidan pada jahe berperan melancarkan sirkulasi darah.

    Tak hanya itu, tetapi juga membantu membantu fungsi seksual. Kondisi tersebut akan membantu memberikan performa yang baik saat berhubungan.

    Penelitian pada jurnal Sexologies menemukan wanita yang mengonsumsi jahe 4 kali sehari memiliki skor indeks fungsi seksual wanita yang lebih tinggi.

    5. Semangka

    Ilustrasi jus semangkaSemangka dapat berperan sebagai viagra alami. Foto: Getty Images/Sergei Dolgov

    Semangka dapat berperan sebagai viagra alami. Buah dengan kadar air yang tinggi ini mengandung antioksidan kuat, seperti likopen, fitokimia, fenol, dan flavonoid.

    Menurut studi dari jurnal JBRA Assisted Reproduction, antioksidan tersebut berperan meningkatkan sperma, mengatasi disfungsi seksual, dan meningkatkan fungsi testis.

    Semangka juga kaya akan L-sitrulin, jenis asam amino yang diubah menjadi L-arginin di dalam tubuh. L-arginin tersebut nantinya akan membantu oksida nitrat, molekul yang merelaksasi pembuluh darah.

    (raf/dfl)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective