Jakarta –
Antioksidan adalah salah satu senyawa penting untuk melawan radikal bebas dan kerusakan sel. Tidak hanya dari makanan, antioksidan juga bisa didapat dari 5 minuman ini.
Antioksidan merupakan senyawa yang bekerja melindungi diri dari penyerangan radikal bebas berbahaya yang dapat merusak sel-sel tubuh, hingga menyebabkan penyakit.
Sedangkan radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang diproduksi di dalam tubuh atau masuk melalui lingkungan sekitar, seperti dari asap rokok dan polusi.
Ketika kadar radikal bebas masuk terlalu tinggi, mereka bisa merusak sel-sel sehat yang berpotensi menyebabkan masalah kesehatan serius. Bahkan bisa membuat penampilan tidak awet muda.
Namun, tidak perlu khawatir karena antioksidan bisa ditemukan pada sejumlah makanan sehat, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian utuh, bahkan di beberapa minuman juga ada.
Memasukkan makanan dan minuman ini ke dalam pola makan sehari-hari mampu menjaga pertahanan internal tubuh agar tetap kuat dan sehat.
Untuk mendapatkan manfaat sempurna, tidak hanya makanan, sehari-hari kamu juga bisa menikmati minuman kaya antioksidan.
Berikut 5 jenis minuman kaya antioksidan, seperti dilansir dari eatingwell.com (25/05/2024).
1. Teh hijau
Teh hijau termasuk minuman kaya akan antioksidan yang berkhasiat bagi kesehatan tubuh. Foto: Ilustrasi iStock |
Teh hijau memiliki ragam khasiat baik. Erin Davis, MS, RDN, CDCES, seorang ahli diet terdaftar mengungkap minuman antioksidan yang menjadi pilihan utamanya adalah teh hijau.
Menurutnya, senyawa dalam teh hijau terutama katekin telah diteliti dengan baik dan terbukti dapat menurunkan gula darah, melindungi sistem saraf, dan memiliki khasiat antikanker.
Disarankan juga menambah sedikit perasan lemon karena menurut penelitian yang disebut eating well, sari buah lemon yang dicampur dengan teh hijau dapat membuat tubuh menyerap antioksidan dengan lebih baik.
2 Jus delima
Minum jus delima juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Foto: Getty Images/PhotoIris2021 |
Buah merah delima yang cerah ini juga menjadi salah satu pilihan yang tepat. Buah yang dijadikan jus itu bisa mulai dikonsumsi karena kaya akan antioksidan.
Marie Spano, MS, RD, CSCS, CSSD menjelaskan, jus buah delima yang 100 persen dibuat dengan sari delima asli menjadi minuman yang mengandung polifenol baik untuk kesehatan.
Marie juga menambahkan, dalam sebuah penelitian jus buah delima 100% memiliki potensi antioksidan lebih besar daripada anggur merah atau teh hijau.
Daftar minuman antioksidan lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!
3. Minuman cokelat
Di dalam minuman cokelat yang terdiri atas bubuk kakao juga ada antioksidan tinggii. Foto: iStock |
Pecinta cokelat bisa bersenang hati karena minuman cokelat yang terbuat dari kakao asli tanpa campuran gula atau pemanis lainnya mengandung banyak antioksidan.
Semakin tinggi persentase kakao yang dipilih, semakin banyak juga antioksidan yang akan didapat.
Ahli gizi Spano mengungkap, minuman cokelat panas atau dingin yang dibuat dengan kakao dapat membantu melancarkan alirah darah, meningkatkan kinerja kognitif, dan menurunkan tekanan darah, jika dikonsumsi secara teratur.
Manfaat ini didapat dari senyawa flavonol dalam kakao. Untuk mendapat banyak flavonol dari kakao, disarankan memilih bubuk kakao yang murni.
4. Kopi
Kopi juga sebenarnya mengandung antioksidan tinggi. Foto: Ilustrasi iStock |
Kopi sebenarnya mengandung banyak manfaat baik bagi kesehatan. Salah satunya menjadi sumber antioksidan terbesar.
Davis, seorang ahli gizi juga menyebut kopi sebagai sumber asam klorogenat yang sangat baik. Senyawa tanaman ini memiliki efek anti diabetes, antikanker, anti radang dan anti obesitas.
Jika mengonsumsi minuman berbahan dasar espresso, kamu akan mendapat asupan antioksidan cukup besar. Di dalam espresso seberat 3,5 ons (sekitar 100 ml) mengandung 14,2 mmol antioksidan.
Namun, perlu diperhatikan jika antioksidan ini akan lebih efektif ketika kamu minum kopi hitam, tanpa tambahan gula, susu, atau pemanis buatan lainnya.
5. Jus jeruk
Jus jeruk yang segar juga merupakan minuman kaya antioksidan yang mampu membantu menangkal radikal bebas.
Di dalam jus jeruk terkandung vitamin C, karotenoid, dan flavonoid yang kaya antioksidan. Ahli gizi Spano juga menunjukkan, di dalam jus jeruk terdapat antioksidan hesperidin yang juga memiliki sifat antiradang dan antikarsinogenik.
Di dalam satu gelas jus jeruk seberat 3,5 ons (sekitar 100 ml), mengandung 0,64 mmol antioksidan.
Jika ingin minum jus jeruk lebih baik membuatnya sendiri di rumah, atau pilih jus jeruk murni, jangan minum jus kemasan.
(aqr/adr)
![]() |
|||||||||||||||||||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Minum Kopi di Pagi Hari Bisa Membuat Orang Panjang Umur Jakarta – Minum kopi di pagi hari disebut bisa membantu orang lebih panjang umur. Klaim ini didukung oleh penelitian yang membahas hal ini. Hidup sehat dan panjang umur adalah impian dari banyak orang. Ada beragam cara yang dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut, mulai dari menjaga pola makan, menghindari rokok, rajin berolahraga, dan lain sebagainya. Selain hal-hal tersebut, sebagian orang juga percaya rutin minum kopi dapat memperpanjang umur. Tapi, apakah benar kopi bisa bikin panjang umur?
Faktanya, sejumlah penelitian memang menganalisa kaitan antara kopi dan panjang umur. Dilansir dari Prevention (22/01), minum kopi di waktu tertentu juga disebut bisa membuat orang lebih panjang umur.
Hal ini disebutkan dalam European Heart Journal yang menganalisa 40,725 orang dewasa di U.S National Health dan Nutrition Examination Survey (NHANES), dalam rentang waktu 1999-2018. Peserta yang mengikuti penelitian ini ditanya tentang makanan dan minuman yang mereka konsumsi setiap harinya, termasuk pola mereka minum kopi. Kemudian semua informasi yang dikumpulkan ini dikaitkan dengan data kematian hingga penyebab kematian dalam rentang waktu 10 tahun terakhir. Para peneliti menemukan bahwa orang yang minum kopi di pagi hari memiliki kemungkinan 16% lebih rendah risikonya untuk meninggal karena penyebab apa pun, dan memiliki risiko 31% lebih rendah untuk meninggal akibat penyakit jantung, dibandingkan dengan yang tidak minum kopi. Namun, tidak ada penurunan risiko pada orang yang minum kopi sepanjang hari, dibandingkan dengan yang tidak minum kopi. Peneliti menemukan bahwa orang yang minum kopi di pagi hari memiliki risiko kematian dan penyakit jantung yang lebih rendah. Ini berlaku baik bagi mereka yang minum 2-3 cangkir kopi per hari, maupun yang minum lebih dari 3 cangkir. Sementara itu, orang yang hanya minum satu cangkir atau kurang di pagi hari, efek penurunan risikonya lebih kecil.
“Temuan kami menunjukkan bahwa bukan hanya jumlah kopi yang diminum, tapi juga waktu meminumnya yang penting,” kata Lu Qi, profesor di Celia Scott Weatherhead School of Public Health and Tropical Medicine di Tulane University. “Biasanya, kami tidak memberikan saran soal waktu dalam panduan diet, tapi mungkin di masa depan, hal ini perlu dipertimbangkan.” lanjutnya. Lalu bagaimana kopi dapat memberikan manfaat bagi kesehatan? Selain membuat seseorang merasa lebih semangat dan bertenaga, kopi juga mengandung asam fenolat dan flavonoid, antioksidan yang melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu ahli spesialis jantung Adedapo Iluyomade, di Baptist Health Miami Cardiac & Vascular Institute menambahkan bahwa ada kaitan jelas antara waktu minum kopi dan panjang umur. Karena jika orang rajin minum kopi di waktu-waktu tertentu, maka bisa mempengaruhi ritme sirkadian tubuh. Misalnya mengonsumsi kopi di sore hari, kandungan kafeinnya ini bisa mengganggu pola tidur dan sekresi melatonin yang bisa mengurangi manfaat kesehatan dari kopi itu sendiri. Sementara minum kopi di pagi hari tidak akan terlalu mengganggu ritme tubuh seseorang. (sob/odi) Bukan Mitos! Ini 5 Manfaat Minum Kopi Tanpa Gula Jakarta – Minum kopi pada pagi hari memang memiliki banyak manfaat kesehatan. Apalagi jika kopi diminum tanpa tambahan pemanis atau gula. Begini efeknya untuk tubuh. Minuman yang kaya akan antioksidan ini disarankan banyak ahli kesehatan untuk diminum rutin setiap harinya guna mencegah berbagai penyakit seperti serangan jantung hingga kanker. Tentunya kopi yang memiliki manfaat ini adalah kopi yang tidak diberikan pemanis seperti gula dan bahan lainnya. Terkadang tambahan pada kopi inilah yang membuat kopi jadi tidak sehat, bahkan memiliki kalori tinggi.
Dilansir dari berbagai sumber, ada banyak manfaat kesehatan dari kopi tanpa gula atau pemanis buatan. Berikut lima daftarnya: 1. Tingkatkan Daya Ingat dan Kinerja Fisik
Minum kopi dapat membantu meningkatkan kinerja fisik. Kopi bekerja dengan meningkatkan kadar epinefrin (adrenalin) dalam darah, yang mempersiapkan tubuh untuk melakukan aktivitas fisik. Ini juga memecah lemak tubuh yang tersimpan dan melepaskan sel lemak ke dalam aliran darah dalam bentuk asam lemak bebas yang dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk aktivitas fisik yang berat. Selain itu, seiring bertambahnya usia dapat mengurangi daya ingat seseorang atau disebut pikun. Nah, untuk meningkatkan daya ingat bisa dilakukan dengan rutin minum kopi. Terutama kopi hitam tanpa gula dan tambahan lainnya, dipercaya bagus untuk meningkatkan daya ingat. Minum kopi hitam secara teratur akan membantu mengatasi hal ini dengan menjaga saraf tetap aktif. Sehingga mampu meningkatkan fungsi otak. Hal ini dijelaskan dalam sebuah penelitian tahun 2018 oleh Crystal F Haskell-Ramsay, yang mengaitkan manfaat kopi dengan suasana hati dan fungsi otak. 2. Mengurangi Risiko Diabetes
Minum kopi tanpa gula dapat membantu seseorang mengurangi risiko diabetes tipe dua. Selain tidak adanya kandungan gula dalam kopi membuat kopi mampu mengendalikan diabetes dengan meningkatkan produksi insulin. Lebih lanjut, lewat penelitian Coffee Consumption, Obesity and Type 2 Diabetes tahun 2016 oleh Roseane Maria Maia Santos, menunjukkan bahwa minum 3-4 cangkir (720-960 ml) kopi per hari bisa melindungi seseorang dari diabetes tipe 2. Pasalnya, ada kandungan kafein dan asam klorogenat dalam kopi yang berkaitan dengan penemuan ini. 3. Bagus untuk Kesehatan Jantung
Asupan kopi hitam yang teratur pada awalnya bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah, tapi efek ini akan berkurang seiring berjalannya waktu. Minum 1-2 cangkir kopi hitam tanpa gula setiap hari dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular termasuk stroke. Kopi hitam juga mengurangi tingkat peradangan di tubuh. Sebelumnya ada analisis data dari tiga uji coba penyakit jantung besar dan terkenal yang diterbitkan jurnal American Heart Association Circulation: Heart Failure. Studi ini menemukan bahwa semakin banyak orang minum kopi, maka semakin rendah risiko gagal jantung. Namun, perlu dicatat bahwa manfaat tersebut tidak berlaku bagi orang yang meminum kopi tanpa kafein. 4. Pembakar Lemak Alami
Tak perlu konsumsi pil diet yang dapat membakar lemak, cukup konsumsi kopi hitam di pagi secara teratur. Dilansir dari Lean Joe Bean, kopi mengandung banyak kafein yang merupakan pembakar lemak alami. Dalam beberapa penelitian, kafein menstimulasi lemak cokelat atau brown fat. Brown fat merupakan jenis lemak yang membantu membakar kalori, untuk membuat tubuh tetap hangat. Peneliti menyarankanminum kopi hitam, karena jenis kopi hitam memiliki kafein yang lebih tinggi dibandingkan kopi lainnya. Dalam satu cangkir kopi hitam (270 gram) tanpa gula atau susu, hanya mengandung 1 kalori dan 0,3 protein. Sehingga minuman ini cocok diminum bagi orang yang tengah diet. 5. Mengurangi StresKerjaan yang menumpuk dapat membuat mudah stres dan depresi. Cara menenangkan pikiran adalah dengan minum kopi hitam tanpa gula, meminum kopi saat sedang stres bisa membantu mengubah mood seseorang menjadi lebih baik. Kopi merangsang sistem saraf pusat dan meningkatkan produksi dopamin, serotonin, dan noradrenalin. Semuanya merupakan neurotransmiter penting yang meningkatkan mood. Dengan berkurangnya stres, seseorang akan terlihat lebih awet muda. (sob/odi) Konsumsi Cokelat Bersama dengan Teh Perkuat Daya Tahan Tubuh Jakarta – Cokelat dan teh ternyata bisa menjadi kombinasi yang luar biasa sehat. Kombinasi ini menghasilkan zat antioksidan yang tinggi untuk menjaga imunitas tubuh. Baik cokelat maupun teh telah dikenal sejak lama dan dikonsumsi oleh banyak orang. Sejarah menunjukkan bahwa masyarakat Ekuador telah mengonsumsi kakao sejak 5.300 tahun lalu. Sementara teh pertama kali dikenal pada 2737 SM dan berasal dari China. Dilansir dari New York Post (16/2), Piotr Miga, seorang sommelier teh mengatakan, “Pada abad ke-17, baik teh maupun cokelat dianggap bernilai tinggi, gaya hidup, dan memiliki sifat mengobati.”
Keduanya mengandung zat antioksidan yang tinggi. Terutama pada cokelat hitam yang kaya akan polifenol untuk melawan radikal bebas dan mengurangi risiko kanker. Manfaat cokelat hitam juga dilaporkan oleh Health Line. Ini mengandung flavanol yang dapat melawan peradangan, serta menjaga kesehatan sel endotel yang melapisi arteri.
Selain cokelat, situs tersebut juga merinci bagaimana teh populer seperti teh hijau, jahe, dan lainnya juga dapat melawan peradangan dan mencegah kerusakan oksidatif. Karena manfaat keduanya inilah membuat Miga percaya bahwa kombinasi antara cokelat hitam dan teh sangat baik. Menurut Miga, teh yang baik dikombinasikan dengan cokelat hitam ini adalah teh hitam. Amy Sherman, seorang penggemar teh dari San Francisco juga menyebutkan bahwa menyukai kombinasi antara teh earl grey dengan cokelat. Karena, earl grey merupakan teh hitam yang memiliki sentuhan rasa jeruk bergamot. “Jeruk dan Cokelat adalah kombinasi yang indah,” ungkap Sherman. Teh juga dapat berpadu baik dengan cokelat susu. Untuk jenis teh yang cocok adalah teh hijau. Teh hijau yang rasanya lembut bersahaja ini dapat mengurangi manis dari cokelat susu. Kombinasi cokelat dan teh ini sangat baik adalah karena manfaat yang terkandung di dalamnya dapat bekerja sama dengan baik. Salah satunya untuk meningkatkan suasana hati, seperti diungkap oleh William Mullan. “Teobromin dan kafein merupakan stimulan, keduanya dapat meningkatkan fokus dan suasana hati,” ujarnya. (yms/yms) Jika Dikonsumsi Rutin 5 Makanan Ini Bisa Cegah Kerusakan Ginjal Jakarta – Pola makan sangat berpengaruh pada kesehatan ginjal. Pilihlah makanan yang kaya akan antioksidan karena dapat mencegah kerusakan ginjal. Ginjal adalah salah satu organ tubuh penting. Organ ini berperan menghilangkan kotoran dan racun di dalam tubuh. Selain itu, juga untuk mengontrol tekanan darah dan menyeimbangkan kadar elektrolit. Jika fungsi ginjal rusak, maka bisa kondisinya akan fatal karena akan menyebabkan penyakit mematikan. Mulai dari kanker, penyakit jantung, diabetes, dan lainnya.
Cara mencegah kerusakan ginjal bisa dengan mengonsumsi makanan yang mengandung senyawa penting dan memiliki sifat antioksidan. Dikutip dari Times of India (11/02/25) berikut 5 makanan untuk mencegah kerusakan ginjal.1. Bit
Kaya akan antioksidan dan nitrat, buah bit bisa mengurangi tekanan darah dan memperbaiki alirah darah. Buah bit juga tinggi akan serat yang bisa membantu mencerna makanan. Jika saluran pencernaan lancar, maka manfaatnya bisa membantu mendetoksifikasi ginjal. Selain itu, buah bit juga dikemas dengan betanin dalam jumlah tinggi. Betanin merupakan zat fitokimia yang dapat membantu membersihkan akumulasi struvite dan kalsium fosfat dalam ginjal. Dengan begitu meningkatkan fungsi ginjal. 2. TahuTahu bisa menjadi pilihan makanan nabati yang dapat mencegah kerusakan ginjal karena kandungan proteinnya. Menurut ahli gizi Ruz, protein hewani memiliki kandungan asam lebih tinggi. Hal ini bisa membebani ginjal, karena ginjal berperan menyeimbangkan pH tubuh dan menghilangkan asam. Tahu merupakan salah satu makanan yang mendukung proses ini. “Tidak seperti protein hewani, protein nabati dapat membantu meningkatkan pH tubuh dan menghindari lingkungan asam yang berpotensi berbahaya di dalam tubuh,” ujar Ruz. Makanan untuk mencegah kerusakan ginjal ada di halaman selanjutnya.3. Blueberry
Sebuah penelitian menemukan bahwa buah blueberry dapat mencegah kerusakan ginjal. Blueberry dikemas dengan antioksidan dalam jumlah tinggi. Penelitian berjudul Health Benefits of Anthocyanins and Their Encapsulation for Potential Use in Food Systems: A Review menemukan bahwa kandungan antioksidan tersebut bernama anthocyanin. Anthocyanin akan berperan melindungi kerusakan sel akibat radikal bebas yang dapat menurunkan fungsi ginjal. Selain itu, dapat melindungi tubuh dari penyakit kronis, seperti kanker, diabetes hingga penyakit jantung. 4. Bawang PutihTak hanya digunakan untuk penyedap masakan, bawang putih juga bermanfaat untuk kesehatan ginjal. Bawang putih merupakan sumber mangan, vitamin B6, dan vitamin C. Menurut penelitian Clinical Nutrition, dikemas dengan senyawa sulfur yang bersifat antiradang dan antioksidan, sehingga dapat meningkatkan fungsi ginjal. 5. Kembang Kol
Kembali kol merupakan sayuran yang penuh dengan nutrisi. Mulai dari vitamin B atau asam folat, vitamin C, dan vitamin K. Vitamin itu berperan untuk menjaga kesehatan ginjal. Selain itu, vitamin tersebut juga dapat menetralisir zat beracun di dalam tubuh. Rutin mengonsumsi kembang kol akan terhindari penyakit ginjal. (raf/odi) 7 Sayuran untuk Jaga Kesehatan Mata di Tengah Paparan Gadget Jakarta – Kesehatan mata perlu dijaga, terutama di era digital saat ini dimana mata sering terpapar gadget dan komputer. Caranya bisa dengan memperbanyak konsumsi sayuran berikut ini. Salah satu cara untuk menjaga kesehatan mata adalah dengan mengonsumsi sayuran yang kaya akan nutrisi penting bagi penglihatan, seperti vitamin A, C, E, serta lutein dan zeaxanthin. Berikut adalah beberapa sayuran yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata:
1. Bayam
2. Brokoli 3. Kale 4. Jagung
Jagung juga mengandung lutein dalam jumlah yang cukup tinggi. Lutein memiliki kemampuan untuk melindungi mata dari kerusakan akibat cahaya yang berlebihan, serta memperbaiki penglihatan dan mencegah degenerasi makula. 5. Paprika merah 6. Tomat 7. Wortel
Wortel dikenal sebagai sayuran yang kaya akan beta-karoten, yang merupakan bentuk provitamin A. Vitamin A sangat penting untuk kesehatan mata karena membantu menjaga penglihatan di tempat yang kurang cahaya (penglihatan malam) dan melindungi mata dari degenerasi makula. Selain itu, wortel juga dapat mengurangi risiko katarak. Mengonsumsi berbagai sayuran yang kaya akan vitamin A, C, E, lutein, dan zeaxanthin secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan mata dan melindungi penglihatan Anda dari berbagai masalah mata. Jangan lupa untuk mengkombinasikan sayuran-sayuran tersebut dalam pola makan sehari-hari untuk mendapatkan manfaat maksimal bagi kesehatan mata Anda. (sob/adr) Selain Teh Hijau, 5 Makanan Kaya Antioksidan Ini Bantu Turunkan BB Jakarta – Mengonsumsi makanan kaya antioksidan bisa membantu menurunkan berat badan. Selain teh hijau, 5 makanan kaya antioksidan ini juga bisa jadi pilihan tak kalah sehat. Antioksidan merupakan salah satu senyawa yang bisa membantu penurunan berat badan. Hal ini karena antioksidan berperan meningkatkan metabolisme, mengurangi peradangan, dan melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang semuanya mendukung proses penurunan berat badan.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Frontiers In Nutrition, pola makan kaya antioksidan dikaitkan dengan risiko obesitas lebih rendah, khususnya pada bagian lemak perut. Berbicara tentang antioksidan, mungkin makanan yang ada di pikiran hanya teh hijau. Teh hijau memang kaya akan antioksidan dan terkenal bisa menurunkan berat badan. Namun, teh hijau bukan satu-satunya minuman atau makanan yang dapat membantu proses ini. Banyak juga makanan dan minuman alami lainnya yang menawarkan manfaat antioksidan serupa. Melansir Health Shots (20/03/2025), berikut daftar makanan kaya antioksidan lainnya yang bisa dikonsumsi. 1. Buah jeruk
Buah citrus, termasuk jeruk merupakan salah satu yang bisa dikonsumsi. Buah-buahan ini kaya akan vitamin C, berupa antioksidan yang kuat. Vitamin tersebut dapat membantu tubuh memecah lemak dan meningkatkan metabolisme. Buah citrus juga rendah kalori dan tinggi akan kandungan air. Jeruk menjadi camilan sehat yang membantu tubuh tetap kenyang dan terhidrasi sapanjang hari. Jika tertarik, coba makan buah jeruk utuh atau minum air lemon di pagi hari. 2. Buah beri
Berbagai jenis beri, seperti blueberry, strawberry, sampai blackberry merupakan makanan kaya antioksidan yang baik untuk menurunkan berat badan. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Functional Foods menunjukkan blueberry dapat menurunkan indeks massa tubuh (BMI), kadar insulin, dan kolesterol jahat yang sangat berpengaruh terhadap berat badan. Buah manis segar ini juga membantu menahan keinginan konsumsi gula sekaligus menjaga kalori tetap terkendali. Daftar makanan lain yang kaya akan antioksidan bisa dibaca pada halaman selanjutnya!3. Jahe dan bawang putih
Beberapa jenis rempah atau herbal tidak hanya menambah cita rasa makanan, tetapi juga mengandung banyak manfaat antioksidan. Misalnya jahe dan kunyit yang telah terbukti dapat meningkatkan metabolisme dan mampu membantu mengendalikan berat badan. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Alternative Therapies in Health and Medicine menemukan bahwa jahe dapat berperan mencegah obesitas dan meningkatkan metabolisme. Selain itu, bawang putih juga termasuk herbal kaya antioksidan yang bisa menurunkan berat badan. Hal ini disebabkan oleh kandungan allicin, serat, dan sifatnya yang bisa meningkatkan metabolisme serta menekan nafsu makan. 4. Sayuran hijau
Konsumsi sayuran hijau memang direkomendasikan untuk menunjang kesehatan secara keseluruhan. Namun, secara khusus sayuran ini juga dapat membantu menurunkan berat badan. Sayuran, seperti bayam atau kale kaya akan antioksidan yang mampu membantu melawan stress oksidatif dan mendukung fungsi metabolisme. Sayuran hijau juga rendah kalori dan tinggi serat yang dapat membuat perut kenyang lebih lama. 5. Tuna dan salmonKonsumsi ikan berlemak, seperti tuna atau salmon juga direkomendasikan. Jenis ikan ini kaya akan asam lemak omega-3 dan antioksidan berupa astaxanthin yang dapat mengurangi peradangan, meningkatkan metabolisme, dan mendukung kesehatan jantung. Ikan berlemak juga merupakan sumber protein baik dan mengandung lemak dalam jumlah rendah sehingga bisa meningkatkan rasa kenyang dan membantu menurunkan berat badan. (aqr/adr) Selain Nikmat, Kopi Campur Matcha Berkhasiat untuk Kesehatan Jakarta – Sama-sama mengandung kafein, kopi dan matcha juga bisa dicampur dalam satu seduhan. Selain bisa membuat rasanya lebih enak, racikan ini juga bermanfaat untuk kesehatan. Mencampurkan kopi dan matcha telah menjadi ide baru. Kini, banyak kafe-kafe yang menawarkan menu matcha latte dan menjadi favorit karena karakteristik rasanya. Kopi memiliki profil rasa pahit, nutty, cokelat, dan fruity. Sementara matcha memiliki rasa yang bersahaja, pahit, dan berumput yang khas.
Ketika dicampur menjadi satu seduhan, rasa herbal matcha melengkapi rasa pahit kopi. Tak hanya untuk meningkatkan rasanya, campuran keduanya juga bermanfaat. Dikutip dari Tasting Table (10/10/23) berikut faktanya!1. Cara mencampurkan kopi dan matcha
Kopi dan matcha mudah dipadukan satu sama lain. Kamu bisa menggunakan kopi espresso atau kopi hasil seduhan tetes biasa lalu dicampurkan dengan seduhan matcha. Matcha merupakan teh hijau bubuk yang mudah larut dalam cairan panas. Setelah diseduh dengan air panas, baru campurkan ke dalam espresso sampai keduanya menyatu. Kopi dan matcha memiliki rasa yang identik pahit, jadi kamu bisa menambahkan susu atau krimer untuk menetralkan rasa sekaligus membuat teksturnya menjadi kental. 2. Manfaat sehat kopi campur matchaKopi dan matcha sama-sama mengandung senyawa penting, jelas perpaduan keduanya dapat memberikan manfaat kesehatan. Kopi mengandung kafein yang berperan sebagai stimulan. Begitu juga dengan matcha yang mengandung katekin yang berperan sebagai antioksidan, lapor teacrossing.com (06/07). Kopi campur matcha ini bagus diminum pada pagi hari. Manfaatnya bisa memberikan dorongan energi untuk tubuh sebelum melakukan kegiatan. Tubuh akan menjadi lebih rileks dan membuat suasana hati menjadi lebih tenang. Tak hanya itu, manfaatnya juga bisa meningkatkan kemampuan kognitif, melindungi tubuh dari radikal bebas, dan menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Efek samping minum kopi campur matcha ada di halaman selanjutnya.3. Efek samping minum kopi campur matcha
Kopi dan matcha sama-sama mengandung kafein, karenanya porsinya pun harus dibatasi. Jika berlebihan mengasup kafein, maka bisa menyebabkan efek samping. Satu sendok makan matcha umumnya mengandung sekitar 78 mg kafein. Sementara itu, satu sendok makan kopi umumnya mengandung 20-30 mg kafein. Terlalu banyak mengasup kafein akan menyebabkan jantung berdebar dan rasa gelisah pada sebagian orang. (raf/adr) |


































