Tag: apes

  • Waspada! Ini Ciri-ciri Penyewa Apartemen yang Harus Dihindari


    Jakarta

    Mempertimbangkan calon penyewa apartemen dengan cermat harus dilakukan pemilik untuk menghindari masalah. Penyewa biasanya orang baru yang tidak terlalu kita kenali, sehingga penting mengenali ciri-ciri penyewa apartemen red flag.

    Jangan sampai kita merasakan apes karena ulah penyewa, misalkan melakukan aktivitas ilegal hingga kabur tanpa membayar uang sewa. Sebelum hal itu terjadi, kamu perlu mengidentifikasi ciri-ciri penyewa apartemen yang mencurigakan.

    Melansir asiaone, Rabu (10/7/2024), berikut adalah ciri-ciri penyewa apartemen red flag yang perlu dihindari.


    Ciri-ciri Penyewa Apartemen Red Flag

    1. Tidak Ingin Bertemu Secara Langsung

    Sebagai pemilik apartemen, tentu kita perlu berkenalan dengan calon penyewa. Kita harus tahu pekerjaan mereka dan siapa saja yang akan tinggal bersama mereka.

    Pertemuan ini tidak hanya memberikan kesan pribadi, tetapi juga kesempatan untuk memastikan bahwa penyewa memiliki niat baik dan tidak terlibat dalam aktivitas ilegal. Jika calon penyewa menolak pertemuan, mungkin ada yang perlu dipertanyakan.

    2. Merahasiakan Identitas dan Pekerjaan

    Transparansi adalah kunci dalam setiap transaksi properti. Pemilik rumah harus berhati-hati terhadap calon penyewa yang tidak mau memberikan informasi pribadi atau pekerjaan mereka. Ini bisa menjadi pertanda bahwa ada sesuatu yang disembunyikan.

    3. Pembayaran dengan Uang Tunai

    Salah satu tanda paling mencolok adalah saat calon penyewa bersikeras membayar dengan uang tunai. Pembayaran melalui transfer bank atau cek adalah praktik umum dalam transaksi properti yang dapat diandalkan dan tercatat secara resmi.

    Pembayaran tunai cenderung tidak dapat dilacak dan meninggalkan ruang bagi kebingungan di kemudian hari.

    4. Siap Membayar di Atas Nilai Pasar

    Ketika calon penyewa bersedia membayar harga sewa di atas nilai pasarnya, perlu ada peringatan di benak kita. Meskipun tawaran ini mungkin menarik, namun ada baiknya mempertanyakan alasannya.

    Apakah ada tujuan tersembunyi di balik tindakan ini? Mungkin terjadi perang penawaran dengan calon penyewa lain atau ada hal lain yang mencurigakan.

    5. Memilih Kontrak Sewa Lebih Lama dari Biasanya

    Saat calon penyewa baru bersedia menandatangani kontrak sewa jangka panjang, haruslah menjadi bahan pertimbangan serius. Penyewa yang baru dikenal tetapi berani menandatangani kontrak sewa yang sangat panjang perlu dipertanyakan niatannya.

    Ada baiknya untuk berbicara secara terbuka dengan calon penyewa untuk memahami alasan di balik keputusan ini.

    Itulah beberapa ciri-ciri penyewa red flag yang perlu diwaspadai. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Motoran di Musim Hujan dari Anak-anak Vespa



    Bandung

    Di musim hujan ini, salah satu hal yang harus diwaspadai adalah titik-titik jalan rawan genangan. Jangan sampai motor kesayangan detikers jadi korban!

    Sudah jadi rahasia umum kalau motor jenis apa pun dilarang keras menerjang genangan apalagi terendam banjir. Tapi kalau sudah terjadi, apa boleh buat?

    Pengalaman apes seperti ini mungkin sudah kerap didengar para anak motor. Salah satunya Naufal Shidqi, anggota komunitas Modern Vespa Indonesia (MoVe) chapter Bandung.


    Punya rumah di daerah Margacinta, perbatasan antara Kota dan Kabupaten Bandung, ia kerap dihadang banjir di tengah jalan akibat hujan deras. Tapi beruntung, Naufal belum pernah mengalami mesin rusak. Cuma, ia dapat banyak cerita pengalaman rekan-rekannya yang motor bahkan mobil hasil modifikasi mahalnya terendam banjir.

    “Rumah saya itu kan di daerah banjir, Margacinta. Kalau nerobos banjir pernah, tapi kalau di situ masih aman, nggak sampai masuk ruang bakar. Tapi kan tetap ada bagian yang sensitif, ke oli juga,” ceritanya dalam acara d’Otoride ‘Sunmori Keliling Kota Bandung’, sebuah program kolaborasi antara detikOto, MoVe Bandung, dan iQOS.

    MoVe Bandung meriahkan d'Otoride 'Sunmori Keliling Kota Bandung'MoVe Bandung meriahkan d’Otoride ‘Sunmori Keliling Kota Bandung’ Foto: Anindyadevi Aurellia

    Pada sesi talkshow yang mereka namai ‘Gerebek Modifikasi’ atau ‘Germo’ pada Minggu (24/11/2024) itu, ia mengungkapkan belum ada problem serius selama beberapa tahun menggunakan Vespa.

    “Vespa itu aman, penanganan pertama kalau habis lewat genangan atau hujan ya semprot aja pakai air bersih. Terus motornya dicuci supaya yang sisa-sisa rendaman itu nggak mengendap. Jangan lupa langsung ganti oli gardan, karena rata-rata kalau habis kayak gitu pasti kotor,” lanjut Naufal.

    MoVe Bandung meriahkan d'Otoride 'Sunmori Keliling Kota Bandung'MoVe Bandung meriahkan d’Otoride ‘Sunmori Keliling Kota Bandung’ Foto: Anindyadevi Aurellia

    Selain itu, tips lain juga diberikan oleh Wakil Ketua MoVe Bandung, Rahadian Dendy Pratama. Khusus di musim hujan yang deras ini, ia menitipkan pesan buat para pencinta motor terutama Vespa supaya jangan malas nyuci motor! Biasanya, ‘penyakit’ gugur niat membersihkan motor jadi berdampak buruk buat kesehatan Vespa kesayangan.

    “Rajin cuci motor untuk menghindari karat, korosi karena air di musim hujan. Baiknya dicuci langsung atau minimal dibilas air bersih. Frekuensi cuci motornya memang akan jadi lebih sering, tapi ya semua tinggal niatnya. Kadang udah sampai rumah terus suka malas,” kata Dendy.

    MoVe Bandung meriahkan d'Otoride 'Sunmori Keliling Kota Bandung'MoVe Bandung meriahkan d’Otoride ‘Sunmori Keliling Kota Bandung’ Foto: Anindyadevi Aurellia

    Lalu, apa yang harus dilakukan saat melihat genangan di depan mata? Dendy mengatakan cara terbaik ya harus menghindari jalan tersebut. Kalaupun sudah terlanjur terendam, maka mesin tidak boleh dinyalakan.

    Peraturan ini cukup strict untuk diikuti, sebab Dendy menceritakan sekilas kisah rekannya yang pernah dilanda kesedihan karena motornya terendam banjir. Akibatnya, langsung menyebabkan motor turun mesin dan harus reparasi sampai jutaan rupiah.

    “Genangan harusnya dihindari. Kalaupun terlanjur ya jangan dinyalain mesinnya, karena takut airnya masuk. Karena kan CVT bisa kotor, banyak air, dalamnya berkarat itu mengurangi umur spare part. Terus ruang bakar bisa kemasukan air dari knalpot, jadi ke mana-mana (rusaknya),” tutur dia.

    Nah, buat detikers yang penasaran, kalau motor matic bergengsi sekelas Vespa itu perawatan sehari-hari serumit apa sih? Ia mengatakan sebetulnya perawatan Vespa tak beda jauh dengan motor pada umumnya. Kuncinya cuma rajin servis.

    “Paling cuma service rutin 2 bulan sekali ganti oli. Wajib ganti oli meski motor itu nggak dipakai agak lama, tetap harus. Sirkulasi oli harus tetep diganti biar fresh mesinnya. Oli bisa pakai apa aja, tapi kriterianya biasanya kalau untuk Vespa 10W-40 dan 5W-40,” ucap Dendy.

    (aau/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • Endrick Nyaris Dipinjamkan Real Madrid, Batal karena…


    Jakarta

    Real Madrid rupanya nyaris meminjamkan Endrick ke Real Socieded. Itu buyar karena cedera pinggulnya kambuh!

    Dilaporkan media-media Spanyol, Real Madrid dan Real Sociedad capai kesepakatan untuk peminjaman Endrick. Sociedad menjamin kalau striker berusia 19 tahun itu akan dapat jam terbang yang banyak.


    Kesepakatan itu sudah berlangsung sebelum momen Piala Dunia Antarklub 2025. Apes buat Endrick, cedera pinggulnya kambuh ketika jalani sesi latihan!

    Real Sociedad menarik diri. Mereka membatalkan peminjaman tersebut.

    Endrick masih berjuang pulih dari cederanya. Ketika jalani liburan ke Jepang, pemain asal Brasil itu tetap berlatih dan fokus untuk penyembuhan.

    Real Madrid masih coba melepas Endrick. Sayangnya kini peminatnya sepi.

    Endrick diyakini akan bertahan di Real Madrid. Endrick harus sabar-sabar untuk bisa tembus ke skuad utama, karena striker Gonzalo Garcia tampil oke di Piala Dunia Antarklub.

    Musim 2024/2025 kemarin, Endrick catatkan tujuh gol dari 37 laga di seluruh kompetisi. Kebanyakan, perannya sebagai pemain pengganti.

    (aff/cas)



    Sumber : sport.detik.com