Tag: Apple

  • Aplikasi Saham Terbaik di Indonesia 2025


    Jakarta

    Tahun 2025 menghadirkan banyak peluang baru bagi para trader dan investor. Walaupun sempat diwarnai isu tarif serta kebijakan makro yang dapat menekan pasar, bursa Amerika Serikat (AS) dan Indonesia tetap menunjukkan performa yang solid.

    Hingga 3 September 2025, S&P 500 telah mencatat pertumbuhan 8,68% sejak awal tahun, sementara IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) melonjak 10,86%. Namun, jika melihat lima tahun terakhir, pasar saham AS masih mendominasi. S&P 500 tumbuh +83,4%, sedangkan IHSG +50,5%, menandakan reli Wall Street yang konsisten dalam jangka panjang.

    Kinerja positif tahun ini sebagian besar ditopang oleh saham-saham teknologi dan AI seperti Nvidia (NVDA), Meta (META), Microsoft (MSFT), dan Google (GOOG) yang semuanya mencatat pertumbuhan dua digit-bahkan Nvidia naik lebih dari 25%. Meski momentum tahun ini begitu kuat, daya tahan pasar sangat bergantung pada kedalaman likuiditas.


    Perbedaan skala sangat terasa: kapitalisasi 50 emiten terbesar Indonesia hanya sekitar US$405 miliar, jauh di bawah kapitalisasi Nvidia yang sudah menembus US$4 triliun (Companies Market Cap). Skala yang berbeda ini berpengaruh pada kemudahan eksekusi dan daya tarik bagi dana global.

    Dari sisi kebijakan, sentimen positif turut menguat seiring ekspektasi penurunan suku bunga The Fed sebesar 25 bps pada 17 September 2025-dari kisaran 4,25% – 4,50%-dengan probabilitas sekitar 89,7% (CME FedWatch Tool, data 3 September 2025). Penurunan suku bunga ini umumnya dipandang sebagai katalis bagi aktivitas bisnis dan kenaikan valuasi aset berisiko, sehingga membuka peluang bagi investor untuk memanfaatkan momentum yang ada.

    Dalam situasi dinamis seperti ini, aplikasi saham dengan fitur perdagangan real-time, notifikasi harga, akses data pasar, biaya transaksi rendah, dan kemudahan pemantauan portofolio menjadi sangat penting. Pilihan aplikasi saham di Indonesia pun semakin beragam, masing-masing menawarkan keunggulan dan kekurangan.

    Pembahasan berikut akan mengulas lima aplikasi saham teratas agar pembaca dapat membandingkan fitur, biaya, dan aspek keamanan sebelum memilih aplikasi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya investasi mereka.

    1. Pluang

    Pluang kian memantapkan posisinya sebagai salah satu aplikasi saham terbaik di Indonesia. Bertumpu pada ekosistem multi-aset yang luas dan basis lebih dari 12 juta pengguna, aplikasi ini menawarkan pengalaman investasi digital yang aman, berizin dan diawasi Bappebti dan OJK.

    Lewat satu aplikasi, pengguna dapat mengakses 1.000+ produk investasi-mulai dari crypto, saham & ETF Amerika Serikat (AS), emas, reksa dana, hingga crypto futures dan options saham AS-dengan struktur biaya yang kompetitif.

    Fitur & Keunggulan

    • Pelopor Saham AS & ETF: akses ke 650 saham dan ETF populer, termasuk Google, Apple, dan Microsoft.

    • Saham fraksional asli: kepemilikan riil atas nama pribadi investor (bukan CFD) dengan hak atas dividen.

    • Perdagangan 24 jam (Senin-Sabtu) untuk Saham AS & ETF-yang pertama di Indonesia.

    • Rating 4.8 di Google Play Store.

    • Leverage hingga 4× untuk saham AS & ETF.

    • USD Yield hingga 4,13%.

    • Options: 650+ underlying, 10 strike, expiry hingga 1 tahun, termasuk 0DTE.

    • Pro Features: advanced order, take profit, dan stop loss, plus akses web trading berbasis TradingView gratis untuk analisis teknikal yang lebih presisi.

    Dari sisi keamanan, Pluang beroperasi melalui PT PG Berjangka untuk saham AS, ETF, dan Options. PT PG Berjangka berizin dan diawasi oleh OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek

    Catatan Risiko

    Meski berada dalam pengawasan regulator, produk saham AS, ETF, dan options tetap memiliki risiko: harga dapat berfluktuasi, nilai options bisa menyusut saat jatuh tempo, dan penggunaan leverage meningkatkan eksposur risiko.

    2. IPOT (Indo Premier)

    IPOT adalah platform investasi yang menghadirkan perdagangan saham dan instrumen pasar modal lewat web dan aplikasi seluler.

    Fitur & Keunggulan

    • Web & Mobile Trading: Real time execution dengan otomatisasi RoboTrading.

    • Tools: Charting, indikator teknikal, auto-orders, serta fitur chat.

    • Full support: saham, ETF, reksa dana, dan obligasi.

    Platform ini cocok untuk investor maupun trader yang menginginkan ekosistem dari grafik real-time dan kalender aksi korporasi.

    Catatan Risiko

    Meskipun PT Indo Premier Sekuritas berizin dan diawasi regulator, pengguna tetap perlu memahami risiko pasar (fluktuasi harga saham/ETF dan risiko suku bunga obligasi), serta meninjau biaya transaksi dan kewajiban pajak yang berlaku sebelum bertransaksi.

    3. Mandiri Sekuritas (Growin’)

    Growin’ adalah platform investasi dari Mandiri Sekuritas yang mendukung transaksi saham Indonesia, serta akses ke reksa dana dan obligasi dalam satu ekosistem digital.

    Fitur & Keunggulan

    • Mendukung penuh perdagangan saham Indonesia melalui ekosistem Growin’ (aplikasi mobile, web, dan integrasi di Livin’ by Mandiri).

    • Trade Now, Pay Later: bisa meminjam hingga 2,8× dari net cash dan 1,81× dari nilai portofolio.

    Platform ini sangat cocok untuk investor ritel yang menginginkan pengalaman trading cepat dan informatif-mulai dari data pasar real-time dan riset di aplikasi, tampilan Pro View untuk trader aktif, hingga akses via Livin’ by Mandiri untuk kemudahan setoran/penarikan.

    Catatan Risiko

    Investasi saham memiliki risiko pasar (harga dapat berfluktuasi). Penggunaan fasilitas margin Trade Now, Pay Later menimbulkan kewajiban pembiayaan dan tunduk pada syarat & ketentuan-nasabah perlu memahami ketentuan serta profil risikonya sebelum menggunakan fasilitas tersebut.

    4. Semesta (Semesta Online Trading)

    Semesta Online Trading adalah fasilitas perdagangan saham daring yang tersedia di mobile dan desktop untuk memudahkan investor bertransaksi dan memantau pasar.

    Fitur & Keunggulan

    Platform ini cocok untuk investor maupun trader yang membutuhkan akses perdagangan saham BEI lewat aplikasi dan web dengan informasi pasar yang komprehensif dan pemantauan portofolio

    Catatan Risiko

    Meskipun PT Semesta Indovest Sekuritas berizin dan diawasi regulator, pengguna tetap perlu memahami risiko pasar seperti fluktuasi harga saham, serta meninjau biaya transaksi dan ketentuan pajak yang berlaku sebelum bertransaksi.

    5. Ajaib (Saham)

    Ajaib adalah platform investasi saham dan reksa dana di Indonesia yang tersedia melalui aplikasi dan web untuk memudahkan pembukaan rekening dan transaksi ritel.

    Fitur & Keunggulan

    • Produk: akses ke seluruh saham yang tercatat di BEI dan produk reksa dana.

    • Web & Mobile Trading: transaksi saham BEI & reksa dana via aplikasi & web.

    • Tools: auto-order (take profit/stop loss), dan price alerts.

    Platform ini cocok untuk investor maupun trader yang mencari akses penuh ke saham BEI dan reksa dana dengan antarmuka aplikasi/web yang ringan.

    Catatan Risiko

    Meskipun PT Ajaib Sekuritas Asia berizin dan diawasi regulator, investasi pasar modal tetap mengandung risiko-harga saham/NAV reksa dana dapat berfluktuasi-serta biaya dan ketentuan pajak yang perlu diperhatikan sebelum bertransaksi.

    Tips Memilih Aplikasi Saham

    • Pastikan aplikasi beroperasi melalui perusahaan sekuritas berizin dan diawasi OJK.

    • Pertimbangkan biaya transaksi (fee beli/jual), minimum setoran RDN, dan fitur yang Anda butuhkan.

    • Pilih aplikasi dengan keamanan data dan dana yang jelas.

    • Manfaatkan materi edukasi untuk memahami cara kerja pasar dan fitur aplikasi sebelum berinvestasi riil.

    • Sesuaikan pilihan dengan profil risiko dan tujuan investasi Anda (dividen, pertumbuhan, atau trading aktif).

    Kesimpulan

    Dalam dinamika pasar 2025 dan percepatan adopsi teknologi finansial, setiap aplikasi saham menghadirkan nilai tawar yang berbeda-baik dari sisi ragam produk, keunggulan fitur, maupun struktur biaya yang ditawarkan. Penting bagi investor untuk membandingkan aspek-aspek tersebut secara menyeluruh, serta memastikan kepatuhan regulasi, khususnya untuk aplikasi global yang belum memiliki izin resmi dari regulator.

    Sepanjang 2025, Pluang terlihat menonjol sebagai salah satu aplikasi saham terdepan berkat akses ke 650+ Saham AS dan ETF, USD Yield hingga 4,13%, serta options dengan 650+ underlying-ditopang rating tinggi di Google Play Store (saat ini tercatat 4,8/5). Dari sisi keamanan, Pluang berizin dan diawasi OJK dan Bappebti.

    Pada akhirnya, keputusan tetap bergantung pada tujuan dan profil risiko masing-masing investor. Pastikan untuk memanfaatkan materi edukasi sebelum mencoba fitur berisiko tinggi seperti leverage dan options, cermati biaya serta implikasi pajak, dan pilih aplikasi yang paling sesuai dengan strategi investasi Anda.

    (akn/ega)



    Sumber : finance.detik.com

  • Apa itu Tokenized Stock? Panduan Lengkap Investasi Saham Digital


    Jakarta

    Tokenisasi telah menjadi salah satu topik paling populer di industri kripto sejak 2023. Aset dunia nyata yang ditokenisasi seperti properti, real estate, dan surat obligasi.

    Salah satu produk terbaru yang masuk ke sektor ini adalah tokenized stocks (saham yang ditokenisasi). Tokenized stocks seperti Tesla, Robinhood, Apple, dan lainnya bisa menjembatani kesenjangan antara pasar kripto dan TradFi (Traditional Finance).


    Apa itu Tokenized Stocks?

    Tokenized US Stocks di Aplikasi PintuTokenized US Stocks di Aplikasi Pintu Foto: Pintu

    Tokenized stocks adalah representasi digital saham perusahaan di blockchain. Setiap token dipatok pada nilai saham perusahaan yang diperdagangkan secara publik, dijamin 1:1 dengan aset yang dikelola oleh kustodian berlisensi.

    Selain itu, tokenized stocks tidak dibatasi oleh berbagai keterbatasan perdagangan saham tradisional. Kamu bisa membeli tokenized stocks 24/7 dengan penyelesaian instan tanpa harus keluar dari dompet atau bursa kripto.

    Selain itu, kamu bisa memperdagangkan saham tanpa harus membeli per lembar saham. Contohnya, setiap saham Tesla senilai US$ 339,24 per 14 Agustus 2025. Alih-alih membeli seluruh saham, kamu bisa membeli aset saham TeslaX hanya dengan US$ 100. Ini membuka peluang baru bagi investor ritel untuk memiliki sebagian saham perusahaan besar.

    Risiko dan Manfaat Membeli Tokenized Stocks

    Manfaat Membeli Tokenized Stocks

    1. 24 jam: Tokenized stocks tersedia untuk diperdagangkan 24/7 tanpa terbatas jam dan hari kerja.

    2. Fraksional: Kamu bisa membeli tokenized stocks dalam jumlah kecil atau besar, tanpa terikat harga per saham. Misalnya, membeli TSLAx hanya US$ 100, bukan harga penuh per lembar saham.

    3. Penyelesaian Instan: Berbeda dengan perdagangan saham TradFi, proses jual beli bisa terjadi instan berkat likuiditas konstan dan sifat perdagangan crypto.

    4. Global: Saham Amerika Serikat (AS) sangat terbatas untuk diperdagangkan di beberapa negara. Tokenized stocks seperti xStocks memungkinkan siapa saja di dunia untuk mengakses perdagangan dan kepemilikan saham AS tanpa ribet regulasi.

    Risiko Tokenized Stocks

    1. Likuiditas: Pasar tokenized stocks saat ini masih terbatas likuiditasnya. Ini bisa menyebabkan slippage lebih tinggi dan rentang bid-ask lebih lebar, terutama untuk pembelian jumlah besar. Namun, ini akan membaik seiring meningkatnya likuiditas dan volume.

    2. Risiko Regulasi: Tokenized stocks adalah kelas aset baru. Perubahan regulasi di masa depan bisa memengaruhi cara platform beroperasi dan aset yang bisa diperdagangkan.

    Tokenized Stocks vs Saham Tradisional

    PintuFoto: Pintu

    Cara Membeli Tokenized US Stocks di Aplikasi Pintu

    Kamu bisa mulai berinvestasi di tokenized stocks seperti Tesla, Nvidia, Apple, dan Microstrategy langsung di aplikasi Pintu, langkah-langkahnya sangat sederhana:

    1. Buka aplikasi Pintu.

    2. Masuk ke bagian Market dan cari saham yang ingin dibeli (TSLAx, AAPLx, NVDAx, MSTRx).

    3. Masukkan jumlah yang ingin kamu beli setelah login.

    4. Kamu bisa mengikuti langkah yang sama untuk membeli tokenized stocks lainnya di aplikasi Pintu.

    Keamanan kamu sebagai pengguna Pintu terjamin, karena Pintu diawasi oleh OJK dan CFX. Selain trading, Pintu juga memungkinkan investor belajar lebih banyak tentang kripto melalui berbagai artikel di Pintu Academy, diperbarui setiap minggu!

    (hnu/ega)



    Sumber : finance.detik.com

  • Cara Keringkan HP Android dan iPhone Basah, Bukan Pakai Beras


    Jakarta

    Apple belum lama ini mengimbau pengguna iPhone agar tidak menggunakan beras untuk mengeringkan ponsel yang basah dan terendam air. Lantas, bagaimana cara mengeringkan ponsel yang benar?

    Sebenarnya sebagian besar ponsel modern sudah memiliki rating IP untuk ketahanan air. Tapi tingkat perlindungan yang diberikan berbeda, dan tahan air bukan berarti waterproof atau anti air.

    iPhone yang rilis dalam lima tahun terakhir sudah memiliki rating IP68 yang artinya ponsel itu bisa berada di bawah air hingga kedalaman enam meter selama 30 menit. Selain itu, iPhone juga akan menampilkan peringatan di layar jika ada cairan yang terdeteksi di port charging.


    Sebagian besar ponsel Android di segmen flagship juga memiliki perlindungan ketahanan air yang serupa. Belakangan ini ponsel Android kelas menengah juga mulai kebagian fitur perlindungan terhadap air dan debu.

    Jadi saat ponsel basah karena terkena hujan, ketumpahan air minum, sampai jatuh ke dalam kolam renang disarankan untuk segera dikeringkan. Pasalnya kelembaban di perangkat bisa menyebabkan kerusakan serius hingga karat di mainboard.

    Cara mengeringkan iPhone yang basah

    Apple sudah memperingatkan pengguna iPhone untuk tidak mengeringkan ponselnya dengan cara dimasukkan ke beras. Mereka mengatakan partikel beras yang berukuran sangat kecil bisa menyebabkan kerusakan di iPhone.

    Jika iPhone kalian basah, akan muncul peringatan di layar yang mengatakan bahwa ada air yang terdeteksi di charging port. Setelah melihat peringatan ini, Apple menyarankan pengguna untuk mengeringkan iPhone dengan cara berikut ini:

    • Keluarkan iPhone dari dalam air, matikan, dan keringkan dengan kain lembut dan tidak berbulu
    • Tepuk-tepuk iPhone secara perlahan dengan bagian port charging menghadap ke bawah untuk mengeluarkan sisa air yang masuk
    • Taruh iPhone di area yang kering dengan sirkulasi udara yang bagus setidaknya selama lima jam. Arahkan kipas ke bagian port charging untuk mempercepat proses pengeringan
    • Setelah lima jam, coba aktifkan iPhone kembali
    • Jika iPhone masih tidak bisa diaktifkan, langsung bawa ke tempat servis untuk diperbaiki

    Cara mengeringkan HP Android yang basah

    Vendor ponsel Android seperti Samsung dan Google juga memiliki metode mengeringkan ponsel basah yang mirip dengan cara Apple. Berikut caranya:

    • Segera matikan ponsel dan keringkan eksteriornya dengan kain halus yang bisa menyerap air. Jangan gunakan pengering rambut untuk mengeringkan ponsel
    • Keluarkan kartu SIM dan holder-nya, dan lepas casing dan baterai jika kalian masih menggunakan ponsel lawas
    • Keringkan bagian yang bisa dimasuki air seperti headphone jack dan port charging. Gunakan cotton bud untuk memastikan bagian yang sulit dijangkau benar-benar kering
    • Jika ponsel terkena minuman, air laut, atau air kolam renang yang mengandung klorin, rendam ponsel yang sudah dimatikan di dalam air bersih selama 1-3 menit lalu bilas
    • Setelah dikeringkan, taruh ponsel di area dengan sirkulasi udara yang bagus dan gunakan kipas angin untuk mempercepat proses pengeringan
      Samsung menyarankan pengguna untuk segera membawa ponselnya ke Samsung Service Center untuk dicek sebelum mencoba diaktifkan.

    (vmp/vmp)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Cara Transfer Google Photos ke iCloud dan Sebaliknya dengan Mudah

    Jakarta

    Untuk menyimpan kenangan berharga dalam bentuk foto, banyak orang yang mengandalkan cloud storage atau penyimpanan awan. Google Photos dan iCloud adalah dua layanan penyimpanan awan yang populer dan banyak digunakan.

    Meski kedua layanan ini mempunyai keunggulan masing-masing, ada kalanya pengguna perlu memindahkan foto dari satu layanan ke layanan lainnya. Jangan khawatir, cara transfer foto Google Photos ke iCloud cukup mudah dilakukan.

    Cara Transfer Foto Google Photos ke iCloud

    Cara transfer foto google photos ke iCloud bisa dilakukan lewat google takeout, situs pihak ketiga, dan secara manual. Mengutip laman Lifewire dan Multicloud, begini langkah-langkahnya.


    Cara Transfer Foto Google Photos ke iCloud Melalui Google Takeout

    Google Takeout memungkinkan pengguna mengekspor file dari Google Photos langsung ke iCloud. Caranya adalah:

    1. Buka Google Takeout melalui https://takeout.google.com/takeout/transfer/custom/photos?pli=1
    2. Masuk ke akun Google jika diminta
    3. Klik Continue
    4. Klik Continue lagi untuk memberi Google Takeout akses
    5. Pilih Apple-Photo iCloud, klik Continue
    6. Masuk ke akun Apple
    7. Klik Allow untuk memberi Google Takeout izin untuk menambah foto dan video ke akun iCloud
    8. Untuk proses transfer foto, klik Agree and Continue

    Menurut laman support apple, JPEG, HEIC, PNG, GIF, TIFF, dan BMP, serta sebagian besar jenis file video MP4 dan MOV dapat ditransfer. Namun, jenis file lain seperti motion photos, live photos, atau memories tidak bisa ditransfer.

    Cara Transfer Foto Google Photos ke iCloud melalui Pihak Ketiga

    Untuk melakukan transfer foto yang mudah, kamu bisa menggunakan situs resmi Multicloud. Caranya adalah sebagai berikut:

    1. Buat akun Multicloud
    2. Buka Add Cloud
    3. Pilih Google Photos dan iCloud
    4. Klik Could Transfer
    5. Pilih Google Photos sebagai sumber dan iCloud Photos sebagai tujuan
    6. Klik Transfer Now

    Cara Transfer Foto Google Photos ke iCloud Secara Manual

    Selain melalui Google Takeout, kamu dapat melakukan pemindahan foto dengan mengunduh file di Google Photo dan mengunggahnya di iCloud. Begini caranya.

    1. Buka Google Photos
    2. Cari foto dan file yang ingin dipindahkan dari Google Photos ke iCloud. Klik ikon titik tiga di kanan atas, lalu klik Download
    3. Buka iCloud di web
    4. Pilih ikon foto
    5. Klik ikon unggah di sisi atas, pilih foto yang telah diunduh dari Google Photos.

    Cara Transfer Foto dari iCloud ke Google Photos

    Sebaliknya, cara transfer foto dari iCloud ke Google Photos juga bisa dilakukan dengan mudah. Mengutip laman Support Google, begini caranya:

    1. Buka laman privacy.apple.com.
    2. Login dengan Apple ID
    3. Pilih Request untuk mentransfer salinan data
    4. Untuk memulai transfer, login dengan Akun Google
    5. Ikuti petunjuk di layar untuk menyelesaikan permintaan

    Itulah beberapa cara transfer foto dari Google Photos ke iCloud dan sebaliknya dengan mudah.

    (elk/row)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Cara Mengaktifkan Eye Tracking iOS 18 dan Daftar iPhone yang Mendukung


    Jakarta

    Di iOS 18, Apple memperkenalkan fitur Eye Tracking yang memungkinkan pengguna mengontrol iPhone mereka hanya dengan gerakan mata. Fitur ini sangat bermanfaat bagi pengguna dengan kebutuhan aksesibilitas, karena memungkinkan navigasi dan interaksi tanpa harus menyentuh layar atau menggunakan suara.

    Untuk menggunakan Eye Tracking, pengguna dapat mengaktifkannya di menu aksesibilitas dalam pengaturan iPhone. Setelah diaktifkan, fitur ini memerlukan kalibrasi mata untuk memastikan deteksi gerakan mata yang akurat. Proses kalibrasi ini melibatkan mengikuti beberapa langkah di layar untuk menyesuaikan pengaturan eye tracking sesuai dengan mata pengguna.

    Setelah kalibrasi selesai, Eye Tracking dapat digunakan untuk berbagai fungsi, seperti menggulir layar, membuka aplikasi, dan berinteraksi dengan konten di layar. Misalnya, pengguna dapat menggerakkan mata mereka ke arah bagian bawah layar untuk menggulir ke bawah atau menatap ikon aplikasi untuk membukanya.


    Dengan Eye Tracking, iPhone menjadi lebih mudah diakses bagi semua orang, terutama mereka yang memiliki kesulitan fisik atau berbicara. Fitur ini merupakan langkah maju dalam meningkatkan inklusivitas teknologi dan memungkinkan lebih banyak orang untuk memanfaatkan perangkat mereka dengan cara yang paling nyaman bagi mereka.

    Daftar Perangkat Pendukung

    Kendati mendapatkan iOS 18 dan iPadOS 18, tidak semua perangkat bisa menggunakan fitur Eye Tracking. Berikut Daftarnya:

    • iPhone 12 atau lebih baru
    • iPhone SE generasi tiga
    • iPad Pro (M4)
    • iPad Pro 12.9-inch (generasi ke-5 atau lebih baru)
    • iPad Pro 11-inch (generasi ke-3 atau lebih baru)
    • iPad (generasi ke-10)
    • iPad Air (M2)
    • iPad Air (generasi ketiga atau lebih baru)
    • iPad mini (generasi ke-6)

    Cara Mengaktifkan Eye Tracking

    Berikut adalah langkah-langkah untuk mengaktifkan dan menggunakan fitur eye tracking di iOS 18:

    Eye Tracking iOS 18Eye Tracking iOS 18 Foto: detikINET
    • Aktifkan Eye Tracking: Buka pengaturan di iPhone, kemudian cari opsi Accessibility. Geser tombol ke kanan pada opsi Eye Tracking untuk mengaktifkannya.
    • Kalibrasi Mata: Setelah fitur diaktifkan, ikuti panduan untuk kalibrasi mata dengan mengikuti titik-tik warna yang muncul di layar. Ini penting untuk memastikan iPhone dapat mendeteksi gerakan mata dengan akurat.
    • Gunakan Eye Tracking: Setelah kalibrasi selesai, kamu dapat menggunakan eye tracking untuk berbagai tujuan, seperti meng-scroll layar, membuka aplikasi, dan bahkan berinteraksi dengan konten di layar. Posisikan iPhone dari 45 cm, untuk bantu navigasi Apple turut menampilkan AssistiveTouch di layar.
    Eye Tracking iOS 18Proses kalibrasi Eye Tracking iOS 18 dan AssistiveTouch Foto: detikINET

    (afr/afr)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Cara Mengaktifkan Eye Tracking di iOS 18, Scroll Layar Jadi Mudah

    Jakarta

    Apple menghadirkan berbagai fitur baru di iOS 18. Dari sekian banyak fitur, salah satunya yang menarik perhatian banyak orang adalah Eye Tracking.

    Hadirnya fitur Eye Tracking dapat membantu pengguna dengan kebutuhan aksesibilitas. Jadi, kamu bisa menggunakan iPhone dengan hanya menggerakkan mata saja.

    Beberapa hal yang bisa dilakukan lewat Eye Tracking adalah menggulir layar, membuka aplikasi, dan berinteraksi dengan konten di layar. Sebagai contoh, kamu bisa menggerakkan mata ke bawah untuk memerintahkan iPhone agar menggulir layar ke bawah. Mudah bukan?


    Sayangnya, tak semua iPhone yang mendapatkan pembaruan ke iOS 18 bisa mengaktifkan Eye Tracking. Jadi, hanya beberapa tipe iPhone saja yang bisa menggunakan fitur ini.

    Lantas, bagaimana cara mengaktifkan fitur Eye Tracking di iOS 18? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Cara Mengaktifkan Eye Tracking di iOS 18

    Mengaktifkan fitur Eye Tracking ternyata cukup mudah, lho. Mengutip laman Support Apple, berikut cara mengaktifkan Eye Tracking di iOS 18:

    • Buka ‘Settings’ di iPhone
    • Kemudian pilih menu ‘Accessibility’
    • Lalu pilih ‘Eye Tracking’
    • Kemudian aktifkan fitur tersebut dengan menggeser tombol ke kanan.
    Eye Tracking iOS 18Eye Tracking iOS 18 Foto: detikINET

    Sebelum bisa menggunakan Eye Tracking, detikers harus melakukan kalibrasi mata. Ikuti panduan untuk kalibrasi mata dengan mengikuti titik-titik warna yang muncul di layar. Hal ini penting dilakukan agar iPhone dapat mendeteksi gerakan mata secara akurat.

    Setelah proses kalibrasi selesai, kamu bisa menggunakan Eye Tracking untuk beberapa hal, mulai dari membuka aplikasi hingga scroll layar. Posisikan iPhone dengan jarak sekitar 45 cm dari mata untuk menampilkan Assistive Touch di layar.

    Daftar iPhone dan iPad yang Mendukung Eye Tracking

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, tak semua perangkat Apple dapat mendukung fitur Eye Tracking meski mendapat pembaruan ke iOS 18. Apakah perangkatmu support Eye Tracking atau tidak? Simak daftarnya di bawah ini:

    • iPhone 12 atau lebih baru
    • iPhone SE generasi tiga
    • iPad Pro (M4)
    • iPad Pro 12.9-inch (generasi ke-5 atau lebih baru)
    • iPad Pro 11-inch (generasi ke-3 atau lebih baru)
    • iPad (generasi ke-10)
    • iPad Air (M2)
    • iPad Air (generasi ketiga atau lebih baru)
    • iPad mini (generasi ke-6).

    Itu tadi cara mengaktifkan fitur Eye Tracking di iOS 18 agar scroll layar bisa menggunakan gerakan mata. Semoga membantu detikers!

    (ilf/fds)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • 8 Fitur Apple yang Bikin Liburanmu Lebih Aman dan Praktis

    Jakarta

    Liburan kenaikan kelas sudah di depan mata, pastikan kamu siap dengan teknologi yang mendukung petualanganmu. Dari melacak barang bawaan hingga mengabadikan momen epik, fitur-fitur Apple seperti AirTag, iPhone, Apple Watch, dan layanan lainnya siap jadi sahabat perjalananmu.

    Yuk, simak panduan ini untuk mempersiapkan liburan seru tanpa repot!


    1. Pantau Barang Bawaan dengan AirTag

    Jangan sampai koper hilang atau kunci lenyap saat traveling. AirTag adalah solusi cerdas untuk melacak barang bawaanmu.

    Cukup selipkan AirTag di koper, tas, atau dompet, lalu pantau lokasinya lewat aplikasi Find My di iPhone. Fitur Precision Finding (di iPhone tertentu) bahkan bisa memandu kamu langsung ke barang yang dicari jika berada di dekatmu.

    AirTagAirTag Foto: dok Apple

    Selain itu, aplikasi Find My juga memungkinkanmu berbagi lokasi dengan teman perjalanan, jadi tetap terhubung meski terpisah.

    2. Siapkan Medical ID untuk Keamanan Ekstra

    Keamanan adalah prioritas, terutama saat bepergian. Atur Medical ID di iPhone untuk menyimpan informasi medis penting, seperti alergi atau kontak darurat, yang bisa diakses petugas medis tanpa membuka kunci ponsel.

    Fitur ini sangat berguna, terutama jika kamu menggunakan iPhone 14 atau model lebih baru yang dilengkapi Crash Detection. Jika terjadi kecelakaan, iPhone akan otomatis menghubungi layanan darurat dan memberi tahu kontak darurat.

    3. Abadikan Momen Liburan dengan Kamera iPhone

    Liburan tak lengkap tanpa foto dan video spektakuler. iOS 18 membawa fitur baru di aplikasi Kamera yang bikin hasil jepretanmu makin ciamik:

    Photographic Style iPhone 16Photographic Style iPhone 16 Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
    • Pause and Resume Recording: Rekam video dengan transisi mulus. Tekan Pause untuk berhenti sejenak, lalu lanjutkan dengan Resume untuk menghasilkan klip yang rapi.
    • Photographic Styles: Atur warna dan gaya foto sesuai selera untuk hasil yang konsisten, cocok untuk koleksi foto liburanmu.
    • Clean Up: Hapus objek mengganggu di latar belakang foto dengan sekali tap, ideal untuk foto di tempat wisata ramai.

    4. Tetap Terhubung dengan Keluarga dan Teman

    Apple Invites
    Apple Invites Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    Jaga komunikasi dengan orang tersayang selama perjalanan:

    • Check In: Fitur ini otomatis memberi tahu teman atau keluarga saat kamu tiba di tujuan via aplikasi Messages. Jika iPhone temanmu belum sampai sesuai jadwal, kamu bisa melihat lokasi, level baterai, dan sinyal mereka.
    • Apple Invites: Buat undangan seru untuk perjalanan bersama, RSVP, atau tambahkan foto ke Shared Albums. Kamu juga bisa berkolaborasi di playlist Apple Music untuk suasana liburan yang lebih meriah.

    5. Sederhanakan Aktivitas Harian Saat Traveling

    Beberapa fitur Apple membantu kamu tetap fokus dan efisien selama liburan:

    • Focus Mode: Aktifkan “Vacation Mode” untuk meminimalkan notifikasi yang mengganggu. Kamu bisa mengatur notifikasi khusus, misalnya hanya dari aplikasi travel.
    • Calculator App: Konversi mata uang asing dengan cepat saat belanja di luar negeri. Akses kalkulator langsung dari Lock Screen atau Action Button untuk kemudahan.
    • Find My untuk Keamanan: Lacak iPhone yang hilang atau dicuri lewat iCloud.com atau perangkat Apple lain. Aktifkan Lost Mode untuk mengunci ponsel dan melindungi data. Fitur Stolen Device Protection menambah lapisan keamanan saat iPhone berada di lokasi asing.
    Apple Watch Series 10Apple Watch Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    6. Maksimalkan Apple Watch untuk Petualangan

    Apple Watch adalah pendamping ideal saat traveling:

    • Translate App: Terjemahkan teks atau suara ke bahasa lokal, seperti Indonesia, Thailand, atau Jepang, bahkan tanpa koneksi internet.
    • Camera Remote: Gunakan Apple Watch sebagai jendela bidik untuk foto jarak jauh dengan iPhone.
    • Apple Maps: Dapatkan panduan arah jalan kaki, transportasi umum, atau bersepeda tanpa perlu menatap ponsel.
    • Activity Rings: Tetap aktif dengan melacak langkah atau workout sambil menikmati pemandangan.
    Apple GamesApple Games Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

    7. Nikmati Hiburan dengan Layanan Apple

    Buat perjalananmu lebih seru dengan layanan Apple:

    • Apple Music: Dengarkan playlist curated seperti Road Trip atau Bali Beach Holiday. Cek City Charts untuk lagu-lagu populer di kota tujuanmu.
    • Apple Arcade: Main game offline seperti WHAT THE CLASH? atau Hello Kitty Island Adventure untuk hiburan di pesawat.

    Apple TV+: Download serial seperti Ted Lasso atau film Fountain of Youth untuk tontonan selama penerbangan.

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Video: Tampilan Honor 500 yang Mirip iPhone Air tapi Lebih Menarik
    [Gambas:Video 20detik]
    (afr/afr)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Cara Mudah Mengaktifkan AirDrop di iPhone, iPad, dan Mac

    Jakarta

    Fitur AirDrop memungkinkan pengguna perangkat Apple berbagi file antar sesamanya dengan praktis dan cepat. Untuk menggunakan fitur ini, kamu perlu terlebih dahulu mengaktifkan AirDrop.

    AirDrop dapat digunakan antar sesama pengguna perangkat Apple dengan jarak berdekatan saja. Kamu bisa mengatur siapa saja yang dapat mengirim dan menerima dokumen atau file di pengaturan AirDrop.

    Untuk mengaktifkan AirDrop di perangkat Apple seperti iPhone, iPad, dan Mac sangatlah mudah. Temukan langkah-langkahnya pada uraian di bawah ini.


    Cara Mengaktifkan AirDrop

    Berikut cara menyalakan AirDrop di iPhone, iPad, Macbook, dan iMac, dikutip dari laman Apple Support.

    1. Cara Mengaktifkan Airdrop di iPhone

    • Buka menu “Settings/Pengaturan”
    • Ketuk “General/Umum” dan klik “AirDrop”
    • Atur AirDrop dengan memilih opsi “Contacts Only/Hanya Kontak” atau “Everyone/Semua Orang” untuk berbagi dokumen dan file lainnya.

    Untuk lebih mudah mengaktifkan Airdrop di iPhone, yakni:

    • Buka “Pusat Kontrol” lalu ketuk dan tahan ikon Airdrop
    • Pilih akan berbagi dokumen atau data dengan siapa dengan pilih opsi “Contacts Only/Hanya Kontak” atau “Everyone/Semua Orang”.

    2. Cara Mengaktifkan Airdrop di iPad

    • Buka menu “Settings/Pengaturan”
    • Ketuk “General/Umum” dan klik “AirDrop”
    • Atur AirDrop dengan memilih opsi “Contacts Only/Hanya Kontak” atau “Everyone/Semua Orang” untuk berbagi dokumen dan file lainnya.

    Mirip dengan di iPhone, cara lebih mudah untuk mengaktifkan AirDrop di iPad, yakni:

    • Buka “Pusat Kontrol” lalu klik dan tahan ikon Airdrop
    • Pilih akan berbagi dokumen atau file dengan siapa dengan pilih opsi “Contacts Only/Hanya Kontak” atau “Everyone/Semua Orang”.

    3. Cara Mengaktifkan Airdrop di Macbook dan iMac

    • Buka “Finder” di Dock, klik “AirDrop” yang tersemat di bar tepi kirinya
    • Jika tidak ada AirDrop pada daftar bar tepi kiri Finder, klik “Go” pada bar bagian atas layar dan klik “AirDrop”
    • Di jendela AirDrop, pilih pengaturan “Contacts Only/Hanya Kontak” atau “Everyone/Semua Orang” untuk berbagi dokumen dan data lainnya.

    Cara Menggunakan AirDrop

    Untuk mengirim dokumen maupun file lainnya lewat AirDrop, kamu dapat mengikuti cara berikut:

    • Buka file atau dokumen yang ingin dibagikan
    • Klik ikon “Bagikan” lalu ketuk ikon “AirDrop”
    • Selanjutnya tampil sejumlah lencana, pilih pengguna atau perangkat Apple yang ingin diajak berbagi
    • Di perangkat Apple lain, klik “Terima”
    • File atau dokumen yang dibagikan berhasil dikirimkan.

    Nah, itu tadi cara mudah menggunakan dan mengaktifkan AirDrop. Perlu diingat, pastikan Bluetooth dan Wi-Fi menyala terlebih dahulu di kedua perangkat untuk berbagi dokumen dan file dengan AirDrop. Hotspot pribadi yang aktif juga perlu dimatikan untuk menggunakan fitur ini, ya.

    (row/fds)



    Sumber : inet.detik.com

  • Tips Maksimalkan Camera Control & Photographic Styles iPhone 16

    Jakarta

    iPhone 16 hadir dengan fitur kamera yang bikin hasil jepretan makin kece, yaitu Camera Control dan Photographic Styles. Kerennya, fitur ini nggak cuma canggih, tapi juga seru dan mudah digunakan. Mau tahu cara memaksimalkan keduanya? Simak tips langsung dari tim Apple.

    1. Kuasai Camera Control dengan Gestur

    Fitur Camera Control bikin motret jadi lebih intuitif. Cukup tekan ringan untuk melihat pratinjau, atau tekan dua kali untuk mengatur zoom dan eksposur. “Kamu punya kontrol penuh di ujung jari saat memotret,” ujar Pamela Chen, Chief Aesthetic Scientist for Camera and Photos di Apple.

    Biar makin nyaman, buka pengaturan dan sesuaikan tingkat tekanan sesuai preferensi jari kamu. Tips pro: sering-sering eksplor gestur ini biar cepat mahir dan motret jadi lebih cepat!


    2. Eksperimen Tanpa Batas dengan Photographic Styles

    Photographic Styles adalah fitur yang ngasih kebebasan untuk bikin foto sesuai selera. Pilih gaya seperti Undertones (misalnya Gold untuk nuansa kulit hangat) atau Mood (seperti Luminous untuk vibe dramatis).

    “Yang menarik, kamu bisa mengatur gaya saat memotret dan mengeditnya lagi setelahnya,” kata Pamela.

    Kerennya lagi, kamu bisa salin gaya favorit ke foto lain biar feed Instagram-mu konsisten. Jadi, jangan takut coba semua opsi sampai ketemu yang paling pas!

    3. Manfaatkan Pratinjau Real-Time untuk Hasil Instan

    Berkat chip A18, Photographic Styles memungkinkan kamu melihat hasil gaya langsung di pratinjau sebelum jepret. “Kamu bisa sesuaikan intensitas, warna, dan tone sesuai keinginan,” jelas Pamela.

    Mainkan slider warna dan tone di pratinjau untuk dapat look yang perfect tanpa perlu edit lama-lama di aplikasi lain. Ini bikin proses motret jadi lebih efisien dan hasilnya langsung kece!

    4. Kunci Fokus dengan Two-Stage Shutter

    Buat kamu yang suka fotografi serius, Camera Control punya fitur two-stage shutter yang wajib dicoba. Tekan ringan untuk kunci fokus dan eksposur, lalu atur ulang komposisi tanpa khawatir fokus berubah. Fitur ini cocok banget untuk foto portrait atau kondisi low-light, di mana detail fokus sangat penting. Hasilnya? Foto yang tajam dan profesional!

    5. Jangan Takut Coba-Coba!

    Menurut Pamela, kunci utama memaksimalkan fitur ini adalah keberanian untuk bereksperimen. “Coba mainkan fitur ini! Teknologi di baliknya dirancang untuk bikin foto lebih ajaib dan mudah tanpa perlu paham detail teknis,” ungkapnya.

    Jadi, jangan ragu untuk mencoba semua gestur, gaya, dan pengaturan sampai menemukan kombinasi yang paling klik buat kamu.

    (afr/fay)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Mencari iPhone Hilang Seperti HP Penumpang Garuda Indonesia

    Jakarta

    Saat ini cukup banyak kasus pencurian atau kehilangan iPhone yang terjadi, termasuk yang menimpa seorang penumpang maskapai Garuda Indonesia. Dia berhasil melacaknya dengan fitur Find My. Sayangnya dalam kejadian lain, ada sejumlah pemilik iPhone yang pasrah dan membiarkan smartphone kesayangannya hilang begitu saja.

    Padahal, kamu masih bisa menemukan iPhone yang hilang dengan menggunakan fitur Find My itu. Fitur ini sangat membantu detikers yang iPhone-nya dicuri atau lupa meletakkannya di mana.

    Namun, ada langkah-langkah yang harus dilakukan agar iPhone milikmu bisa kembali. Simak penjelasannya secara lengkap dalam artikel ini.


    Menyalakan Fitur Find My iPhone

    Kamu bisa melacak iPhone yang hilang lewat fitur Find My. Namun, pastikan kalau Find My iPhone telah dinyalakan. Jika tidak, maka Apple tidak bisa melacak keberadaan iPhone-mu.

    Lantas bagaimana cara menyalakan Find My iPhone? Mengutip situs Support Apple, berikut caranya:

    • Buka ‘Settings’ di iPhone
    • Klik bagian profile
    • Lalu masuk ke menu ‘Find My’
    • Kemudian pilih menu ‘Find My iPhone’ yang ada di bagian atas layar
    • Kemudian aktifkan pilihan ‘Find My iPhone’ agar kamu bisa melacak, mengunci, dan menghapus data di iPhone apabila suatu saat hilang dicuri.

    Setelah Find My iPhone dihidupkan, kini detikers merasa lebih aman jika suatu waktu iPhone milikmu dicuri. Sebab, detikers dapat melacak keberadaan iPhone tersebut dengan mudah.

    Cara Melacak iPhone yang Hilang

    Apabila iPhone milikmu hilang, jangan panik. Segera melacak iPhone melalui langkah-langkah di bawah ini:

    1. Lewat Situs iCloud

    • Buka situs iCloud.com/find lewat browser di smartphone atau desktop manapun
    • Login dengan akun Apple ID milikmu
    • Setelah itu, nyalakan fitur Find My iPhone
    • Pilih iPhone yang ingin dicari
    • Kemudian klik ‘Play Sound’ agar iPhone mengeluarkan suara. Cara ini cukup efektif untuk menemukan iPhone yang hilang namun masih berada di dekatmu

    Jika lokasi iPhone cukup jauh, kamu bisa melihatnya di layar dan mengklik ‘Directions’ agar kamu diarahkan ke lokasi tersebut lewat Maps.
    Sebagai bentuk pencegahan, kamu bisa menyalakan fitur ‘Mark As Lost’ untuk mengunci iPhone sehingga tidak bisa digunakan oleh orang lain.

    2. Lewat Aplikasi Find My

    • Buka aplikasi ‘Find My’ lewat perangkat Apple lainnya yang terhubung dengan Apple ID milikmu (bisa teman, pasangan, atau keluarga)
    • Kemudian pilih menu ‘Devices’
    • Setelah itu, pilih iPhone milikmu yang hilang
    • Kemudian klik ‘Play Sound’ agar iPhone mengeluarkan suara. Cara ini cukup efektif untuk menemukan iPhone yang hilang namun masih berada di dekatmu
    • Jika lokasi iPhone cukup jauh, kamu bisa melihatnya di layar dan mengklik ‘Directions’ agar kamu diarahkan ke lokasi tersebut lewat Maps.
    • Sebagai bentuk pencegahan, kamu bisa menyalakan fitur ‘Mark As Lost’ untuk mengunci iPhone sehingga tidak bisa digunakan oleh orang lain.

    Sebagai catatan, setelah mengaktifkan fitur ‘Mark As Lost’ maka detikers bisa menulis pesan di iPhone yang hilang berupa. Umumnya, pesan tersebut berisi nama, alamat, nomor telepon lain yang bisa dihubungi, hingga email milikmu.

    Cara ini agar orang yang mencuri atau menemukan iPhone-mu bisa mengembalikannya. Tapi, salah satu syaratnya adalah iPhone harus terhubung ke internet untuk mengaktifkan Lost Mode.

    Cara Menghapus Data Saat iPhone Hilang

    Ketika iPhone milikmu hilang, detikers bisa menghapus seluruh data yang ada di iPhone tersebut dengan mengklik ‘Erase This Device’. Setelah iPhone milikmu kembali, detikers cukup login dengan Apple ID dan voila! Seluruh data akan muncul lagi.

    Tapi, pastikan seluruh data telah di backup ke iCloud sebelumnya. Jika tidak, maka data yang dihapus tidak bisa dikembalikan (restore).

    Lantas, bagaimana cara menghapus data di iPhone yang hilang? Berikut langkah-langkahnya:

    • Buka aplikasi ‘Find My’ lewat perangkat Apple lainnya yang terhubung dengan Apple ID milikmu (bisa teman, pasangan, atau keluarga)
    • Kemudian pilih menu ‘Devices’
    • Setelah itu, pilih iPhone milikmu yang hilang
    • Geser ke bawah sampai menemukan menu ‘Erase This Device’
    • Kemudian klik ‘Continue’ untuk proses menghapus data.
    • Meski seluruh data di iPhone yang hilang telah dihapus, namun kamu masih bisa melacak iPhone tersebut sampai ketemu lewat Find My.

    Itu dia cara melacak iPhone yang hilang lewat fitur Find My di iOS 17. Semoga artikel ini dapat membantu detikers yang kehilangan iPhone.

    (fyk/fay)



    Sumber : inet.detik.com