Tag: aroma kopi

  • Menyicipi Kopi Toraja di Cafe Aras 2 yang Halal dan Instagramable



    Rantepao

    Kopi Toraja paling nikmat jika dinikmati langsung di Toraja. Tempat menikmatinya ada di Cafe Aras 2 yang dijamin halal, tempatnya juga Instagramable.

    Toraja selama ini dikenal sebagai daerah yang memproduksi biji kopi dengan kualitas terbaik di Indonesia. Liburan ke Toraja, sudah pasti wajib minum kopi lokal yang diproduksi di sini.

    Salah satu tempat terbaik untuk menikmatinya adalah Cafe Aras 2. Sesuai namanya, kafe ini merupakan cabang kedua dari Cafe Aras. Yang membedakan keduanya adalah, di Cafe Aras 2 ini dijamin kehalalan makanannya.


    Sedangkan di Cafe Aras pusat, ada hidangan-hidangan yang menggunakan bahan-bahan yang tidak halal alias mengandung babi.

    Namun terlepas dari halal dan tidak halalnya, kedua kafe itu sama-sama menyajikan biji kopi lokal terbaik yang sudah diolah menjadi minuman kopi yang disajikan di gelas-gelas pengunjung.

    Menikmati kopi Toraja di Cafe Aras 2 yang Halal dan InstagramableMenikmati kopi Toraja di Cafe Aras 2 yang Halal dan Instagramable Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

    Sesuai dengan rekomendasi dari barista yang bertugas sore itu, pilihan jatuh kepada kopi susu hangat dengan beans lokal Toraja yang diproses sendiri oleh Cafe Aras.

    Untuk versi dinginnya, traveler juga bisa memesan Caramel Macchiato yang tak kalah sedap. Kebetulan dua menu kopi ini juga direkomendasikan oleh pramusaji di Cafe Aras 2.

    Menikmati kopi Toraja di Cafe Aras 2 yang Halal dan InstagramableMenikmati kopi Toraja di Cafe Aras 2 yang Halal dan Instagramable Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

    Begitu pesanan kami datang, aroma kopi sedap yang menohok hidung sudah tercium dari radius 5 meter. Ini sudah jadi pertanda kalau kopi itu bakalan nikmat.

    Benar saja, begitu menyeruput kopi susu hangat itu, rasa kopi dengan notes kacang-kacangan langsung mengalir dengan mulus ke dalam tenggorokan. Duh, nikmatnya bukan main.

    Selain bisa menghabiskan senja sambil menyeruput kopi, traveler juga bisa berbelanja biji kopi dan alat-alat untuk menyeduh kopi.

    Ada juga pojok di kafe ini yang menjual berbagai barang perintilan seni yang bisa dibawa pulang traveler sebagai cinderamata.

    Lokasi Cafe Aras 2

    Cafe Aras 2 berlokasi di Jalan Andi Mappanyuki Nomor 94. Lokasinya tak terlalu jauh dari Alun-alun Kota Rantepao. Tinggal berjalan kaki selama 5 menit, traveler sudah sampai ke kafe ini.

    Lokasinya sangat strategis berada di pinggir jalan raya. Bangunannya didesain bergaya khas Toraja, seperti rumah Tongkonan dengan kepala Kerbau sebagai ikonnya.

    Sedikit tips, pilihlah tempat duduk di lantai 2 bangunan kafe dan nikmatilah angin sepoi-sepoi sebagai teman menyeruput kopi Toraja yang nikmat. Amboi!

    Artikel ini mendapatkan dukungan dari Lion Group. Temukan penawaran menarik untuk paket penerbangan dan hotel dari BookCabin di link ini.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Dilema Secangkir Kopi Tiap Pagi, Ada Bahaya di Balik Manfaat Sehatnya


    Jakarta

    Bagi banyak orang, secangkir kopi di pagi hari bukan cuma minuman, tapi ritual kecil yang bikin hidup terasa “dimulai”. Rasanya belum benar-benar bangun sebelum mencium aroma kopi dari gelas, apalagi bagi yang harus berlarian dengan waktu berangkat kerja.

    Di kantor, kopi jadi teman setia di antara banyaknya deadline. Di rumah, jadi alasan sederhana untuk ngobrol atau santai. Di kafe, jadi simbol gaya hidup kekinian. Tak heran kalau sebagian orang merasa aneh, bahkan pusing, kalau belum ngopi seharian.

    Tapi di balik rutinitas itu, muncul pertanyaan yang sering bikin galau: apakah aman minum kopi setiap hari? Atau jangan-jangan, kebiasaan ini malah diam-diam memunculkan risiko bagi jantung, tekanan darah, atau lambung?


    Beberapa orang mengaku merasa lebih fokus dan bersemangat setelah ngopi, tapi ada juga yang justru berdebar, sulit tidur, atau asam lambungnya naik. Jadi, bagaimana sebenarnya pandangan ilmiah soal ngopi tiap hari?

    Manfaat Minum Kopi bagi Tubuh

    Kopi bukan hanya soal kafein. Dalam secangkir kopi hitam tanpa gula terkandung lebih dari 1.000 senyawa bioaktif, termasuk polifenol dan antioksidan kuat seperti asam klorogenat. Zat ini membantu melawan radikal bebas dan menurunkan risiko penyakit kronis.

    Sebuah studi dari The American Journal of Cardiology tahun 2023 menemukan bahwa orang yang minum kopi 2-3 cangkir per hari memiliki risiko 10-15 persen lebih rendah terhadap penyakit jantung dibanding yang tidak minum sama sekali. Efek ini berlaku untuk kopi tanpa tambahan gula atau krim berlebihan.

    Sementara itu, studi dalam Nutrients Journal tahun 2023 menyebutkan bahwa minum kopi secara moderat bisa meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2. Kandungan kafein juga menstimulasi sistem saraf pusat, meningkatkan fokus, daya ingat, dan suasana hati karena memicu pelepasan dopamin dan serotonin yaitu dua hormon yang berperan besar dalam rasa bahagia.

    Berisiko Kalau Berlebihan

    Meski banyak manfaatnya, terlalu banyak minum kopi bisa jadi bumerang. Kafein memang membuat tubuh lebih “terjaga”, tapi jika berlebihan, efeknya bisa memicu jantung berdebar, cemas, atau sulit tidur.

    Menurut JAMA Network Open (2022), asupan kafein di atas 400 mg per hari atau setara 3 sampai 4 cangkir kopi dapat meningkatkan tekanan darah dan memengaruhi kualitas tidur pada individu yang sensitif. Beberapa orang juga memiliki variasi gen CYP1A2, yang membuat metabolisme kafein mereka lebih lambat, sehingga efeknya bertahan lebih lama di tubuh.

    Hal lain yang sering dilupakan adalah tambahan gula, sirup, dan krim yang sering dipakai dalam kopi kekinian. Satu gelas kopi kekinian bisa mengandung lebih dari 200 kalori dan 40 gram gula. Jika dikonsumsi setiap hari, kebiasaan ini justru meningkatkan risiko obesitas dan diabetes, bukan manfaat kesehatan.

    Waktu Terbaik untuk Minum Kopi

    Kapan waktu yang ideal untuk menikmati kopi juga penting diperhatikan. Banyak orang langsung menyeruput kopi setelah bangun tidur, padahal di saat itu kadar hormon kortisol yang membantu tubuh tetap bertenaga.

    Riset dalam Chronobiology International tahun 2025 menyarankan waktu terbaik untuk minum kopi adalah antara pukul 09.30 hingga 11.30 pagi. Pada rentang waktu ini, kadar kortisol mulai turun sehingga efek kafein lebih optimal tanpa mengganggu ritme alami tubuh.

    Sebaiknya hindari minum kopi setelah pukul tiga sore, karena kafein bisa bertahan hingga delapan jam dalam tubuh. Kalau diminum terlalu malam, kualitas tidur dapat terganggu tanpa disadari.

    Tips Agar Minum Kopi Tetap Sehat

    Agar terhindar dari efek negatif, perhatikan beberapa hal berikut saat minum kopi.

    • Batasi 1-3 cangkir per hari. Jumlah ini cukup untuk mendapatkan manfaatnya tanpa efek samping.
    • Pilih kopi hitam tanpa gula. Jika ingin rasa manis, gunakan sedikit madu atau susu rendah lemak.
    • Jangan minum saat perut kosong. Kafein bisa meningkatkan produksi asam lambung dan memicu nyeri ulu hati.
    • Perhatikan reaksi tubuh. Kalau jantung berdebar, pusing, atau sulit tidur, berarti tubuhmu sensitif terhadap kafein sehingga disarankan untuk coba kurangi porsinya.

    Bagi sebagian orang, minum kopi bukan sekadar rutinitas, tapi juga momen istirahat sejenak di tengah padatnya aktivitas. Selama diminum dengan bijak, kopi tetap bisa jadi teman yang menyehatkan, bukan sumber masalah.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com

  • 5 Fakta Semerbak Aroma Kopi dan Manfaat Menghirupnya


    Jakarta

    Kopi disukai tak hanya karena rasanya, tapi juga aromanya yang harum semerbak. Ternyata ada fakta menarik di balik asal-usul aroma kopi berikut manfaat menciumnya.

    Secangkir kopi yang baru diseduh atau biji kopi yang baru dipanggang mengeluarkan aroma wangi kopi yang bikin rileks. Menciumnya saja sudah bisa meningkatkan suasana hati pada beberapa orang.

    Tak heran juga kalau sekarang banyak wewangian, seperti parfum dan essential oil, yang terinspirasi wangi kopi. Namun, tahukah kamu kalau ada fakta menarik di balik munculnya aroma kopi yang khas.

    Biji kopi secara alami mengandung senyawa kimia yang membuatnya punya aroma khas. Senyawa tersebut, seperti kafein dan antioksidan, punya sejumlah efek positif untuk otak dan tubuh manusia.


    Berikut 5 fakta menarik soal aroma kopi dan manfaat menghirupnya:

    1. Alasan kopi memiliki wangi khas yang semerbak

    Cium aroma kopiFoto: Getty Images/BongkarnThanyakij

    Kopi memiliki sekitar 800 senyawa aromatik volatil berbeda yang dihasilkan dalam proses pemanggangan dan penyeduhan. Reaksi degradasi thermal membusukkan gula dan protein menjadi senyawa menguap yang kemudian dapat dihirup.

    Sebagian besar reaksi ini terjadi dalam dinding-dinding tebal sel biji kopi yang bertindak sebagai ruang penekan yang kecil. Namun, tidak seluruh senyawa itu menghasilkan respon yang sama di membran olfaktori yang terdapat di hidung.

    Aroma kopi juga berasal dari peran bakteri asam laktat. Hal ini telah dibuktikan lewat sebuah penelitian yang diterbitkan di Applied and Environmental Microbiology.

    Dalam penelitian tersebut, peneliti menemukan bakteri asam laktat sudah ada sebelum proses fermentasi pada biji kopi. Bakteri itu juga menghasilkan efek perlindungan terhadap kualitas aroma kopi.

    2. Aroma kopi hijau dan kopi panggang berbeda

    Kopi hijau yang belum dipanggang memiliki aroma mirip rumput ketika diseduh. Kamu masih bisa merasakan asam organik dan kafein dalam seduhan kopi tersebut, tetapi sensasi nikmatnya akan berkurang karena ada beberapa senyawa volatile yang tidak terpanggang.

    Sementara kopi panggang memiliki 20 senyawa utama, tetapi tetap dipengaruhi oleh beberapa senyawa tambahan yang menentukan rasa keseluruhan dari kopi yang dicoba seseorang.

    Saat ahli kimia menganalisis senyawa volatile dalam kopi, sejumlah besar bau yang berbeda bisa dirasakan. Kandungan senyawa nitrogen seperti pyridine dapat tercium seperti bau busuk. Sementara yang lainnya dapat tercium seperti aroma buah-buahan.

    Senyawa lainnya memiliki deskriptor seperti putrid dan rancid. Satu senyawa, 5-methyl furfural digambarkan seperti bau kopi. Namun penuh dengan ribuan campuran senyawa volatile yang berbeda. Jadi saat dicium bisa digambarkan sebagai aroma “kopi” yang umum dikenal.

    3. Tingkatkan suasana hati

    Cium aroma kopiFoto: Getty Images/BongkarnThanyakij

    Mengutip Urban Calm Coffee, mencium aroma biji kopi terbukti berdampak positif pada emosi dan suasana hati. Senyawa kimia dalam biji kopi dapat merangsang pelepasan neurotransmitter seperti serotonin dan dopamin, yang bertanggung jawab untuk mengatur suasana hati dan mengurangi stres serta kecemasan.

    Penelitian juga menunjukkan bahwa mencium aroma biji kopi dapat mengaktifkan area otak yang sama dengan kafein, yang menyebabkan peningkatan kewaspadaan dan perbaikan suasana hati.

    Karenanya wewangian kopi banyak digunakan dalam produk kecantikan karena merupakan cara efektif dalam meningkatkan suasana hati, mengurangi stres, serta kecemasan.

    Manfaat lain mencium aroma kopi ada di halaman selanjutnya.

    4. Mendorong fokus dan energi

    Saat sulit fokus, tak bisa konsentrasi, atau lemas, sebaiknya kamu mencium kopi. Sebab aroma biji kopi telah terbukti dapat merangsang aktivitas otak dan meningkatkan kewaspadaan serta fokus.

    Ini lantaran kehadiran senyawa kimia dalam biji kopi yang mengaktifkan reseptor tertentu di otak, yang kemudian meningkatkan kinerja kognitif.

    Pakar kesehatan menyarankan coba menggabungkan aroma biji kopi dengan meditasi singkat atau latihan pernapasan untuk dapat manfaat lebih yaitu menjernihkan pikiran.

    5. Kualitas tidur yang lebih baik

    8 Makanan dan Minuman yang Bikin Kamu Tidur NyenyakFoto: iStock

    Manfaat lain dari mencium aroma kopi adalah mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik. Aroma kopi meningkatkan relaksasi dan membantu menenangkan pikiran, sehingga lebih mudah tertidur dan tidur nyenyak sepanjang malam.

    Manfaat ini sangat berguna untuk mereka yang alami insomnia atau sulit tidur setelah seharian beraktivitas. Penelitian mengungkap aroma biji kopi dapat memengaruhi gelombang otak dan menurunkan detak jantung, yang merupakan faktor utama dalam mencapai tidur yang nyenyak.

    Bahkan, penelitian juga menemukan aroma kopi dapat membantu mengurangi gejala sleep apnea (napas berhenti atau pendek saat tidur).

    Caranya mudah, cukup letakkan semangkuk kecil biji kopi di dekat tempat tidur, menggunakan minyak esensial beraroma kopi di diffuser, atau menggunakan semprotan bantal beraroma kopi.

    (adr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • Meski Tak Diminum, Kopi tetap Bermanfaat untuk Kesehatan, Ini Sebabnya!


    Jakarta

    Kopi terbukti dapat memberikan energi ketika dikonsumsi. Namun, manfaat itu juga bisa dirasakan bahkan ketika kopi belum diminum. Ini penjelasan ilmiahnya!

    Sudah banyak penelitian yang menemukan manfaat kopi. Terlebih kopi mengandung kafein yang berperan sebagai stimulan untuk memberikan dorongan energi.

    Karenanya, kopi kerap dikonsumsi di pagi hari atau di waktu-waktu krusial, ketika tubuh mulai lelah dan kehilangan fokus. Namun, ada yang unik dari manfaat kopi tersebut.


    Pasalnya, manfaat kopi itu rupanya sudah bisa dirasakan bahkan ketika kopinya belum diminum. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian dari Consciousness and Cognition.

    Dikutip dari Mind Body Green, berikut faktanya!

    1. Dibuktikan lewat riset

    Meski Tak Diminum, Kopi tetap Bermanfaat untuk Kesehatan, Ini Sebabnya!Meski Tak Diminum, Kopi tetap Bermanfaat untuk Kesehatan, Ini Sebabnya! Foto: Getty Images/beyhanyazar

    Sebuah riset membuktikan bahwa kopi dapat memberikan energi bahkan sebelum diminum. Riset tersebut dilakukan kepada sekelompok orang.

    Mereka diminta untuk memikirkan sebuah nama merek kopi baru dan melakukan brainstorming. Ketika mereka melakukan itu, terjadi stimulus dan reaksi terhadap tubuh mereka.

    Dikutip dari Otten Coffee, ada gejala yang merangsang gairah fisiologis pada tubuh ketika mereka memikirkan kopi. Ini dapat menajamkan pikiran untuk lebih fokus bahkan ketika kopi tersebut belum diminum.

    2. Penjelasan ilmiah

    Menurut para peneliti yang melakukan riset tersebut, kejadian ini terjadi karena ada hubungannya terhadap pengaruh kopi kepada manusia di Amerika Serikat.

    Orang-orang di Amerika serikat menjadikan kopi sebagai sebuah produk yang berkaitan dengan produktivitas dan kewaspadaan. Hal ini dijelaskan oleh Sam Maglio, profesor di Universitas Toronto.

    Maglio mengatakan bahwa ada reaksi tertentu yang jika dilihat dan dinilai secara detail berdasarkan pada pemikiran mereka terhadap kopi. Namun, ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

    Manfaat aroma kopi ada di halaman selanjutnya.

    3. Manfaat dari aroma kopi

    Lebih lanjut, beberapa penelitian juga telah membuktikan manfaat dari aroma kopi. Jadi, adalah benar jika disebutkan bahwa kopi dapat memberikan manfaat kesehatan meski belum diminum.

    Aroma kopi yang dihirup dapat meningkatkan keterampilan penalaran analitis. Hal ini terbukti dari sebuah penelitian yang melakukan eksperimen terhadap mahasiswa.

    Mereka yang menghirup aroma kopi memiliki nilai aljabar lebih tinggi daripada mereka yang tidak. Sebelumnya, ada juga yang melakukan penelitian serupa pada 2008.

    Penelitian yang menggunakan tikus sebagai bahan eksperimen itu menemukan bahwa tikus yang terpapar aroma kopi ternyata lebih aktif dan mampu menyingkirkan stres secara efektif akibat kelelahan.

    4. Kopi bermanfaat untuk semua indera manusia

    Meski Tak Diminum, Kopi tetap Bermanfaat untuk Kesehatan, Ini Sebabnya!Kopi bermanfaat untuk semua indera manusia Foto: Getty Images/beyhanyazar

    Dalam menikmati kopi, tidak hanya indera pengecap saja yang bisa merasakan, tetapi juga indera manusia lainnya juga bisa teroptimasi saat menikmati kopi.

    Itulah mengapa banyak kedai kopi yang juga memperhatikan pengalaman kepada kustomer. Mulai dari indera penglihatan yang terlihat dari suasana di kafe.

    Ada juga indera pendengaran ketika mendengar lantunan musik yang menyenangkan di kafe. Sementara indera peraba atau kulit juga merasakan ketika menyentuh cangkir.

    Terakhir, ada indera pengecap yang akan bermain ketika mencicipi kopi. Kelima indera tersebut diaktifkan untuk menyerap energi yang baik.

    5. Manfaat lebih banyak ketika kopi diminum

    Dari hasil penelitian tersebut ditegaskan benar adanya bahwa kopi juga bisa bermanfaat meskipun belum diminum. Itu karena aroma kopi yang juga memberikan reaksi tertentu.

    Namun, para peneliti sepakat bahwa minum kopi adalah cara terbaik untuk mendapatkan energi dan manfaat lainnya, daripada hanya menghirup aromanya.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com