Tag: artisan bakery

  • Baru di Blok M! Artisan Bakery yang Punya Pastry Spesial


    Jakarta

    Kuliner di Blok M tidak ada habisnya. Setelah es krim viral, kini muncul bakery baru yang menjual pastry menarik. Pilihannya beragam, mulai dari yang manis hingga topping buah segar.

    Kawasan Blok M memang erat dengan kuliner yang beragam. Di sini kamu bisa menemukan jajanan kaki lima, kuliner legendaris, tempat dessert, kafe, hingga bakery.

    Setiap beberapa bulan pun tampaknya kuliner di Blok M semakin banyak. Salah satu pendatang baru di Blok M yang berhasil menarik perhatian adalah artisan bakery The London Layers.


    Mereka menawarkan aneka macam pastry menarik, mulai dari butter croissant, pain au chocolat, hingga pastry puff dengan topping buah-buahan yang segar.

    Meskipun baru buka 10 Agustus, tetapi gerainya langsung diserbu banyak orang. Bahkan, pelanggan perlu sabar antre dan menunggu untuk mencicipi pastry tersebut.

    Pengunjung juga bisa makan langsung di tempat dan bersantai sebentar di gerainya.

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan The London Layers
    Alamat Jl. Melawai IV No.1, RT.4/RW.1, Melawai, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12160
    Instagram @thelondonlayers
    Jam Operasional 07.00 – 21.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 19.000 – Rp 40.000
    Tipe Kuliner Aneka pastry
    Fasilitas

    – Tempat makan indoor
    – Tersedia toilet

    1. Berawal dari keresahan cari croissant seperti di Eropa

    The London LayersThe London Layers awal mula didirkan karena pemiliknya ingin menciptakan pastry seperti di Eropa. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Berawal dari menyukai croissant yang ada di Eropa, pemilik bakery ini akhirnya melakukan banyak research and development untuk menciptakan croissant yang kualitas dan rasanya mirip.

    Wayan Ixora, pemilik The London Layers bercerita dirinya memang menyukai croissant dan salah satu croissant terenak yang ia pernah coba ada di Belanda. Namun, ketika pulang ke Indonesia, ia dan teman-temannya belum bisa menemukan croissant dengan kualitas dan rasa yang sama seperti di Eropa.

    Setelah ide itu muncul akhir tahun lalu, akhirnya pada Agustus ia membuka artisan bakery dengan tujuan agar orang-orang Indonesia bisa merasakan croissant yang rasa dan kualitasnya mirip seperti di Eropa langsung.

    “Akhirnya aku coba bikin dan kita emang spesifik jualan croissant, karena kalau di tempat lain kan croissant hanya menjadi menu pendamping. Kayak jualan makanan berat, tapi kalau kita emang khusus croissant,” ujarnya kepada detikFood.

    2. 20 jenis pastry berkualitas

    The London LayersTerdapat 20 jenis croissant berkualitas. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Butuh berbulan-bulan bagi Wayan untuk menemukan resep yang tepat dalam pembuatan croissant ini.

    Wayan sempat mencoba menggunakan bahan-bahan premium yang agak ‘tanggung’ kualitasnya, tetapi ternyata tidak berhasil menciptakan croissant dan pastry yang sama seperti di Eropa.

    Akhirnya ia menggunakan bahan-bahan baku yang benar-benar punya grade tinggi.

    “Bahan baku sengaja pilih yang premium, gradenya yang atas, terbaik. balik lagi tadi, untuk ngejar kualitas dan rasa kayak di Eropa, jadi bahan-bahan bakunya emang harus di level tertentu,” pungkasnya.

    Tidak heran jika harganya terbilang cukup mahal. Harga termurah ada pada butter croissant berukuran kecil yang dibanderol sebesar Rp 19.000 dan termahal yaitu croissant buah-buahan dibanderol seharga Rp 40.000.

    Untuk saat ini, jenis-jenis pastry yang ditawarkan kurang lebih ada 20. Mulai dari yang paling standar, seperti Butter Croissant, Pain Au Choco, Almonde, Roll Raisin, Cheesy Au, hingga topping buah-buahan, seperti Grape dan Peach Dulce.

    Namun, ke depannya Wayan mengaku akan menambah variasi lebih banyak. Tidak menutup kemungkinan akan ada menu dessert lain, seperti cookie, cheesecake, maupun bomboloni.

    Cita rasa pastry di bakery ini bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Antre yang sistematis

    The London LayersMeski ramai tetapi antriannya sistematis. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Tempat makan yang viral di blok M memang rata-rata punya antrean yang panjang. Bisa memakan waktu sampai berjam-jam. Pelanggan pun harus sabar menunggu giliran mereka.

    Namun, pengalaman kami di The London Layers cukup berbeda.

    Meskipun ramai pengunjung, tetapi menurut kami sistem pembeliannya cukup cepat dan efisien. Ketika kami datang pukul 14.41 siang, memang gerainya ramai, tetapi tidak banyak pelanggan yang antre.

    Etalase kacanya pun terlihat sepi, hanya tersisa beberapa pastry buah-buahan. Kami kira tidak akan mendapat stok yang kami inginkan. Ternyata, ketika sudah gilirannya, stok pastry andalan mereka masih tersedia. Setelah memilih, kami langsung bayar dan mencicipinya di tempat.

    Pelanggan yang antre sebenarnya sudah pasti kebagian stok pastry, tetapi tidak bisa sesuai yang mereka inginkan.

    Ketika sampai ke kasir, pelanggan belum tentu kebagian stok yang dimau.

    The London Layers akan terus menyediakan stok pastry mereka, tetapi butuh waktu 15 sampai 25 menit sampai stok pastry baru matang. Stok baru yang disiapkan juga acak.

    Jika ingin membeli variasi pastry yang diinginkan, pelanggan bisa melakukan pembayaran terlebih dahulu dan menunggu.

    4. Pastry buah yang manis segar

    The London LayersBegini tampilan pastry buah-buahan yang jadi andalan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Ketika sampai di kasir, ternyata hanya tersisa variasi buah-buahan. Kami pun langsung memesan 4 variasi buah-buahan mereka, mulai dari Strawberry Dulce, Grape Dulce, Lychee Dulce, dan Peach Dulce yang dibanderol dengan harga Rp 40.000 per buah.

    Jika dibawa pulang, pelanggan bisa membeli pastry satuan yang dibungkus dengan bungkusan kertas biasa atau pakai kotak. Maksimal membeli 4 jenis pastry untuk pemakaian kotak. Akan dikenakan biaya tambahan juga untuk bungkus ini.

    Beralih ke pastrynya, dari segi tampilan pastry ini sangat memanjakan mata. Topping buah-buahan di bagian atasnya terlihat sangat segar. Kulit pastrynya juga punya warna cokelat keemasan yang cantik, tidak gosong atau terlalu pucat.

    Basis dari keempat variasi pastry ini sebenarnya sama. Terdiri dari pastry yang bagian tengahnya diberi cream custard, kemudian baru diberi topping buah-buahan.

    Adonan pastrynya menurut kami sudah enak, bagian luarnya agak renyah tetapi saat digigit, kamu bisa merasakan lapisan pastry yang lembut. Rasa antara manis dan gurihnya juga pas.

    Namun, ketika menggigit bagian tengah, barulah rasa manisnya agak dominan karena ada krim vanilla. Namun, rasa manis dari krim vanilla custard nya juga tidak sampai giung, masih lembut.

    Topping buah-buahannya pun benar-benar segar. Untuk variasi strawberry, memang rasanya asam, tetapi menurut kami paling enak karena rasa pastrynya menjadi sembang antara manis, gurih, dan asam.

    Jika suka yang lebih manis, bisa mencoba variasi lychee dan anggurnya karena dasar buahnya sudah manis. Variasi peachnya juga sedikit memberi rasa asam yang enak dan menyegarkan.

    Sensasi makan pastry dan buah ini pun menurut kami sangat unik dan berbeda.

    5. Minuman istimewa

    The London LayersMereka juga menawakran berbagai variasi minuman. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Makan croissant menjadi lebih enak ditemani dengan minuman-minuman yang manis menyegarkan.

    The London Layers juga punya beberapa pilihan minuman, mulai dari aneka kopi dan non kopi.

    Wayan menyebut, minuman-minuman di sini pun sengaja dibuat punya rasa yang lebih tajam. Sehingga kurang cocok diminum oleh pelanggan yang suka rasa minuman lebih ringan.

    Kami mencoba salah satu menu kopi andalan mereka yaitu Coffee Suren. Mereka menggunakan biji kopi Arabika dicampur Robusta. Namun, rasa kopinya menurut kami lebih dominan pahit daripada asam.

    Rasa keseluruhannya pun lebih dominan manis karena gula arennya cukup banyak.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Lembut Chewy! Roti Sourdough Berbahan Starter 8 Tahun


    Jakarta

    Roti sourdough jadi menu andalan di berbagai artisan bakery. Kalau mau cicip sourdough enak dan harganya terjangkau, artisan bakery di Tebet ini menjadi pilihan tepat.

    Kehadiran artisan bakery semakin digemari masyarakat Indonesia. Banyak orang beralih ke bakery ini karena ingin mencari roti yang lebih sehat, tetapi rasanya tetap enak.

    Pasalnya, roti dari bakery artisan memang memiliki keunggulan tersendiri daripada roti komersial. Mulai dari penggunaan bahan yang sebagian besar alami hingga proses pembuatan manual.


    Di Jakarta pun sudah mulai banyak bermunculan artisan bakery dengan pilihan produk beragam, seperti roti sourdough hingga pastry.

    Namun, jika mencari artisan bakery dengan produk roti sourdough yang lebih variatif, lembut, berkualitas, dan harganya masih terjangkau, kamu bisa mampir ke Roti Sordo.

    Artisan bakery mungil di dekat Tebet Ecopark ini menawarkan roti sourdough fresh setiap hari. Roti hanya menggunakan bahan-bahan alami dan proses pembuatannya manual mengutamakan teknik.

    Roti SordoGerai Roti Sordo yang hits di Tebet. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Variasinya juga tidak hanya polos, tetapi jauh lebih beragam, mulai dari roti manis, gurih, hingga roti tawar dengan berbagai varian rasa.

    1. Pakai starter berusia 8 tahun

    Roti-roti di Roti Sordo dibuat secara alami, menggunakan starter buatan sendiri. Starter yang dimiliki oleh Roti Sordo diberi nama ‘Nana’, dengan tujuan agar bisa menghasilkan roti yang fresh dan berkualitas setiap harinya.

    Menurut pemiliknya, Bonita, starter sourdough sudah seperti makhluk hidup sehingga perlu diperhatikan dengan benar. Starter sourdough miliknya setiap hari akan diberi ‘makanan’ berupa air dan tepung agar semakin kuat. Jika telat diberi makan, bisa jadi starter sourdough ini jatuh ‘sakit’

    Ketika starter sourdough tidak dalam kondisi yang baik, hal itu bisa memengaruhi proses pengembangan roti menjadi semakin lama. Oleh karena itu, Bonita benar-benar merawat sourdough miliknya. Ia juga memiliki starter sourdough cadangan jika dalam kondisi tertentu diperlukan.

    Starter sourdough umurnya bisa sampai 100 tahun dan biasanya diturunkan dari generasi ke generasi. Untuk starter milik Bonita sendiri kini umurnya sudah memasuki usia 8 tahun.

    Dari sisi nutrisi, roti yang menggunakan starter alami ini jelas lebih sehat. Proses fermentasi yang panjang juga membuat roti sourdough memiliki rasa yang lebih keluar.

    2. Metode Jepang dan Eropa

    Roti SordoRoti Sordo mengawinkan dua metode pembuatan roti Jepang dan Eropa. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Roti sourdough yang dibayangkan banyak orang mungkin punya tekstur keras dan rasanya asam. Namun, tidak dengan yang ditawarkan Roti Sordo.

    Melihat pasar Indonesia yang lebih suka dengan roti bertekstur empuk, Roti Sordo akhirnya mengawinkan dua metode pembuatan roti Jepang dan Eropa.

    Menurut Bonita, Jepang terkenal dengan metode pembuatan roti lembut tanpa pengempuk. Sedangkan di Eropa biasanya menggunakan banyak lemak atau fat untuk mengempukkan roti.

    Namun, jika menggunakan lemak terlalu banyak, roti sourdough akan naik atau mengembang lebih berat. Semakin tinggi lemak akan semakin sulit juga adonan roti mengembang.

    Oleh karena itu, Bonita memilih untuk mengawinkan dua metode tersebut. Sampai akhirnya bisa menghasilkan roti sourdough yang mengembangnya tidak terlalu lama, tanpa menggunakan banyak lemak, tetapi hasilnya tetap empuk dan lembut.

    Variasi roti sourdough hingga cita rasanya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. 10 jenis roti sourdough

    Roti SordoKurang lebih ada 10 jenis roti sourdough yang ditawarkan Roti Sordo. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Meskipun roti ini dibuat dengan bahan-bahan alami, tetapi bukan berarti rasanya polos begitu saja.

    Roti Sordo menawarkan kurang lebih 10 jenis roti sourdough yang lebih bervariasi. Dipadukan dengan buah-buahan kering, keju, cream cheese, maupun cokelat.

    Untuk variasinya terdiri dari Cranberry Cheese, Blueberry Cheesecake, Hazelnut Cacao, Parmesan Chicken, Ubee Almond Roll, Cinnamon Roll, Cocoa Cheese, hingga beberapa variasi roti tawar sourdough.

    Harganya juga masih terjangkau dimana variasi roti manis dan gurih dibanderol mulai dari harga Rp 11.900 sampai Rp 16.900. Untuk variasi roti tawarnya sekitar Rp 20.000an.

    Meskipun terbuat dari bahan-bahan alami tanpa pengawet, tetapi hasil fermentasi membuat roti ini cukup tahan lama.

    Roti Sordo bisa bertahan 3-4 hari tergantung suhu dan kelembaban. Namun, roti ini sebenarnya paling awet jika disimpan dalam kulkas karena bisa bertahan 7-12 hari. Jika disimpan dalam freezer pun bisa awet 3-4 minggu.

    Jika ingin dimakan, bisa didiamkan terlebih dahulu di suhu ruang, barulah dipanaskan kembali dengan suhu 150 derajat selama 3-4 menit.

    4. Keistimewaan rasa Roti Sordo

    Roti SordoIni dua jenis variasi andalan di Roti Sordo. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Berkat proses pembuatan yang mencapai 10-12 jam, stok roti di bakery ini tidak bisa terlalu banyak. Oleh karena itu, pengunjung yang tertarik bisa datang lebih awal, sekitar pukul 08.00-10.00 pagi jika ingin mencicipi variasi yang lengkap.

    Beruntung ketika kami datang, etalase kaca masih penuh dengan berbagai pilihan roti sourdough. Kami mencoba 4 jenis andalan, yaitu Cranberry Cheese, Hazelnut Cocoa, Cocoa Cheese, dan Sourdough Cinnamon Roll.

    Semua rotinya dipanaskan terlebih dahulu, baru disajikan. Sekalipun dibawa pulang, mereka menyarankan agar roti itu dipanaskan juga supaya ketika dimakan, rasanya lebih nikmat.

    Variasi Cranberry Cheese dan Cocoa Classic punya bentuk yang sama, panjang dan ukuranya cukup besar. Roti ini dipotong menjadi tiga bagian supaya lebih mudah dinikmati.

    Roti SordoRoti Sordo punya roti sourodugh yang bagian dalamnya lebih berongga. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Ketika dibelah, terlihat bagian dalam roti lebih berongga daripada roti pada umumnya. Basis roti sourdoughnya ternyata memang benar-benar empuk dan manis. Ketika digigit, teksturnya juga agak kenyal chewy.

    Cranberry Cheese bisa jadi pilihan yang tepat jika kamu ingin rasa asam buah yang segar ringan dengan sentuhan manis dari adonan rotinya. Teksturnya juga lebih kompleks karena ada tambahan buah cranberry kering yang renyah saat digigit.

    Jika suka cokelat, bisa pesan Cocoa Cheese yang diisi dengan cream cheese, sehingga menciptakan kombinasi rasa pas, antara manis dan gurih.

    Roti SordoVarian Hazelnut Cocoa yang tidak kalah enak. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Variasi Hazelnut Cocoa juga tidak boleh dilewatkan. Kami mengerti mengapa variasi ini menjadi salah satu yang paling favorit. Ketika dibelah, dalamnya ada krim cokelat lumer dengan rasa cokelat hazelnut yang tidak begitu manis.

    Sourdough Cinnamon juga juara. Memang isiannya polos, tetapi adonannya sudah enak. Kamu bisa merasakan perpaduan manis, asam yang sangat ringan, dan aroma kayu manis yang kuat dan sedap.

    Meskipun roti-roti ini terasa manis, tetapi ternyata kandungan gulanya hanya sedikit. Kurang lebih 1 sampai 3 gram saja. Rasa manis dan perpaduan bahan lain menjadi lebih keluar dan kuat karena proses fermentasi adonan sourdough yang panjang.

    Jika tertarik bisa mampir langsung ke Roti Sordo yang cabangnya ada di Tebet dan Jagakarsa. Buka setiap hari mulai pukul 08.00 sampai 16.30 WIB.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Pain Suisse hingga Croissant Bayam Enak di Bakery Mungil Estetik


    Jakarta

    Selain sourdough, beberapa artisan bakery juga terkenal dengan pastrynya. Seperti Milled Artisan Bakery yang menawarkan pain suisse hingga croissant enak.

    Produk roti yang ditawarkan oleh artisan bakery beragam. Tidak hanya roti sourdough, brioche, atau focaccia, sejumlah bakery artisan juga lebih fokus pada pastry.

    Di Jakarta, bakery yang menawarkan aneka pastry memang sudah banyak tersebar. Namun, untuk bakery artisan yang proses pembuatannya masih alami dan manual, tampaknya masih bisa dihitung jari.


    Salah satu bakery artisan dengan pastry enak, Milled Artisan Bakery. Gerainya ada di Modernland, Palmerah, Gading Serpong, dan terbaru akan buka di The Barn BSD.

    1. Bakery sekaligus kafe nyaman

    Milled Artisan BakeryMilled Artisan Bakery punya area outdoor dan indoor dengan kapasitas tidak begitu banyak. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Milled Artisan Bakery di Gading Serpong berokasi di Maggiore Square, Jl. Spring Boulevard. Bakerynya menempati ruko dengan penanda papan nama hitam bertuliskan ‘Milled’

    Area santapnya tak terlalu besar sehingga saat sedang ramai, bagian dalamnya terasa sempit dan pengunjung harus sabar menunggu meja kosong.

    Mereka punya dua area makan, outdoor dan indoor yang diisi dengan kurang lebih 5 meja dan beberapa kursi.

    Gerainya punya konsep ala industrial minimalis, dengan elemen kayu yang memberi kesan hangat. Dindingnya yang diberi aksen batu bata serta perpaduan warna interior antara taupe, cokelat, dan krem pun membuat kafe ini cerah dan nyaman.

    Di sini, aneka pastry menggiurkan tersusun rapi di etalase kaca. Tidak hanya pastry, di sisi dekat pintu juga ada etalase berisi aneka roti-rotian.

    Adapun area open kitchen untuk proses pemanggangan dan pembuatan pastry yang bisa diintip oleh pengunjung.

    2. Pilihan pastry hingga roti sourdough

    Milled Artisan BakeryRoti dan pastry yang dtawarkan Milled Artisan Bakery sangat banyak dan lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Milled Artisan Bakery tidak hanya menawarkan pastry, tetapi juga ada roti bun, bagel, pretzel, dan roti sourdough. Namun, saat kami datang, varian roti-rotinya tidak banyak yang tersedia.

    Variasi menu paling komplet dengan stok yang masih banyak justru ada pada pastry mereka. Jika dilihat dari etalase kaca, kurang lebih ada 20 jenis produk, termasuk pastry dan roti-rotian.

    Pastry yang ditawarkan punya jenis dan varian rasa beragam. Mulai dari yang manis, seperti Choc Hazelnut Pain Suisse hingga Twice Baked Pistachio Croissant. Untuk pastry gurih, mereka punya variasi croissant Spinach and Cheese, Spicy Tuna Melt, sampai Smoked Beef Cheese.

    Menu-menu standar seperti Butter Croissant atau Almond Pain Au Choc juga tersedia di sini.

    Harga pastrynya dibanderol sekitar Rp 18.000 sampai Rp 37.000 per buah.

    Stok pastry atau rotinya juga tidak akan selalu ada. Beberapa variasi bisa jadi lebih duluan habis karena banyak yang peminat. Jika benar-benar habis, tidak akan ada restock di jam-jam lain.

    Oleh karena itu, lebih baik datang lebih awal ketika persediaan pastry dan roti masih lengkap dan fresh.

    Gerai di Gading Serpong ini buka setiap hari pukul 08.00 – 20.00 WIB.

    Kenikmatan aneka pastry manis dan gurih dari artisan bakery ini dapat dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Gurih renyah croissant bayam dan smoked beef

    Milled Artisan BakeryCroissant bayam keju nya tidak boleh dilewatkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Meskipun variasi pastry manisnya lebih banyak, tetapi mata kami justru awalnya tertuju pada variasi croissant gurih mereka.

    Kami memesan varian Spinach & Cheese (Rp 28.000) dan Smoked Beef and Cheese (Rp 25.000) yang punya bentuk berbeda.

    Untuk variasi Spinach and Cheese, bentuknya mirip seperti cronut (croissant donut) dengan bagian tengah diisi campuran bayam dan keju. Tekstur croissantnya sangat renyah dan agak flaky, tetapi tidak kering. Ketika digigit, bagian dalamnya masih terasa lembut.

    Cukup mudah membelah adonan croissant ini dengan pisau. Setelah dibelah, langsung terlihat bagian dalam croissant dipenuhi dengan topping bayam keju, dan campuran krim.

    Rasa asli dari sayuran bayamnya agak tertutup oleh tambahan keju dan krim yang dominan gurih asin. Namun, perpaduan rasanya sangat nikmat jika dimakan secara keseluruhan bersama dengan croissantnya.

    Milled Artisan BakeryCroissant smoked beef dengan kejunya enak, tetapi kurang spesial. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Croissant Smoked Beef and Cheese punya bentuk seperti croissant pada umumnya, menyerupai bulan sabit. Ukurannya tidak begitu panjang tapi terlihat tebal.

    Taburan biji wijen dapat terlihat pada bagian atas croissant ini. Ketika dibelah, barulah terlihat gulungan smoked beef beserta keju.

    Isian topping smoked beef dan kejunya tidak begitu banyak. Kamu harus menggigit agak dalam untuk menemukannya. Rasanya dominan gurih dari keju dan ada sentuhan sedikit pedas lada.

    Croissant ini punya tekstur yang sama-sama renyah dan lembut. Namun, ketika dibelah, tekstur croissant nya mengempis dan tidak begitu terlihat lapisan-lapisan yang berbentuk seperti honeycomb.

    4. Pain suisse hingga croissant pistachio yang jadi andalan

    Milled Artisan BakeryTerdapat pain suisse yang menjadi pastry manis andalan di sini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Varian paling ‘best seller’, yaitu Choc Hazelnut Pain Suisse (Rp 25.000) dan Twice Baked Pistachio (Rp 37.000).

    Choc Hazelnut Pain Suisse merupakan pastry berbentuk persegi panjang dengan lapisan luar renyah dan garing, dan bagian dalam yang lembut.

    Pastry ini mengeluarkan aroma butter yang harum. Bagian dalamnya diisi pasta chocolate hazelnut yang lumer ditambah pastry cream lembut.

    Tampaknya variasi ini memang cocok di lidah banyak orang. Rasanya klasik, sederhana, tetapi enak. Perpaduan antara cokelat, cream dan butter dari adonannya menyatu sempurna dan memiliki rasa yang seimbang.

    Milled Artisan BakeryPilihan yang tidak begitu manis bisa pesan croissant pistachio ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Twice Baked Pistachio juga patut dicoba. Bagian atas croissant dipenuhi remahan kacang pistachio berwarna cokelat hijau.

    Croissantnya memang terlihat punya kulit yang agak cokelat gelap, tetapi tenang saja, tidak ada bagian yang terasa gosong.

    Ketika dibelah, bagian dalamnya terlihat dipenuhi selai pistachio yang kental.

    Kamu akan merasakan perpaduan rasa manis legit dari selai pistachio dan rasa sedikit gurih dengan sentuhan smokey dari taburan kacang pistachio di atasnya.

    Rasa ‘nutty’ dari kacangnya juga sangat ringan, sehingga masih bisa dinikmati oleh pelanggan yang tidak terlalu suka rasa kacang.

    5. Lychee Berry dan Rum Regal Latte sebagai penyegar

    Milled Artisan BakeryMinuman menyegarkan tidak boleh dilewatkan sebagai penghilang dahaga. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sehabis makan croissant, kamu bisa menyegarkan tenggorokan dengan menikmati berbagai macam minuman. Pilihan minumannya, mulai dari coffee, non coffee, artisan tea, hingga ice tea.

    Lychee Berry Refresher (Rp 32.000) sangat menarik. Minuman pink ini punya rasa manis sedikit asam yang datang dari selai berrynya. Adapun topping jelly dengan rasa lychee yang menciptakan tambahan tekstur pada minuman.

    Kalau mau kopi, bisa pesan menu Rum Regal Latte (Rp 30.000). Racikan kopi espresso dengan susu ini ditambah dengan sirup rum yang manis.

    Namun, rasa manisnya hanya terasa di awal sesapan saja. Ketika sudah diaduk rata, rasanya dominan pahit dari kopi. Ada juga remahan topping biskuit Regal yang menambah kenikmatan minuman ini.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com