Tag: As

  • Departemen Kehakiman Amerika Serikat Membentuk Tim Penegakan Kripto Nasional

    Pada tanggal 6 Oktober 2021 Departemen Kehakiman Amerika Serikat (Department of Justice USA) mengumumkan peluncuran National Cryptocurrency Enforcement Team (NCET) atau dalam bahasa Indonesia berarti Tim Penegakan Mata Uang Kripto Nasional. Tim ini dibentuk untuk untuk menangani penyelidikan atas penyalahgunaan cryptocurrency dan kejahatan yang dilakukan dalam mata uang virtual. 

    Aksi kejahatan yang terjadi di dalam pertukaran mata uang kripto seperti pencucian uang, pencampuran Bitcoin berbasis Darknet Helix agar tidak terlacak dan mengaburkan sumber dana yang sering digunakan dalam transaksi pasar gelap, obat-obatan terlarang, jual beli senjata, malware dan transaksi lainnya yang bersifat kriminal. 

    Baca Juga: Sri Lanka Membentuk Komite Untuk Merancang Kebijakan Mata Uang Kripto

    Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) juga mengatakan bahwa NCET (National Cryptocurrency Enforcement Team) akan fokus menangani kasus seperti transaksi keuangan yang terkait dengan kejahatan, pencucian uang, pencurian yang secara langsung berimplikasi di platform cryptocurrency. 

    NCET sendiri dibentuk untuk memanfaatkan keahlian cyber dan departemen pencucian uang dalam memperkuat kapasitas NCET untuk membongkar entitas keuangan yang mungkin merupakan pelaku kriminal yang menyalahgunakan platform cryptocurrency. Wakil Jaksa Agung Amarika Serikat Lisa Monako juga mengatakan bahwa seiring kemajuan teknologi, Depertemen Kehakiman (DOJ) juga harus berevolusi sehingga kami siap untuk membasmi penyalahgunaan pada platform cryptocurrency dan memastikan kepercayaan pengguna pada sistem cryptocurrency. Langkah Departemen Kehakiman AS ini juga dapat dilihat sebagai indikasi pengakuannya terhadap legitimasi yang lebih luas dari industri kripto secara keseluruhan. 

    Tujuan Dibentuknya Tim Penegakan Kripto Nasional AS

    Departemen Kehakiman AS juga menjelaskan bahwa Tim Penegakan Kripto akan bekerja sama dengan lembaga federal lainnya, seperti Komisi Sekuritas dan Bursa, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas, dan Departemen Keuangan, agar mencapai tujuan sebagai berikut:

    • Menyelidiki dan menuntut kasus terkait cryptocurrency yang mana merupakan bagian utama dari penegakan nasional dalam memerangi penggunaan kripto sebagai alat terlarang. 
    • Mengenmbangkan prioritas strategis untuk investigasi dan penuntutan yang melibatkan cryptocurrency, dengan berkonsultasi bersama USAO (United States Attorneys), komponen Departemen, dan Lembaga Investigasi yang terlibat dalam investigasi cryptocurrency.
    • Mengidentifikasi area untuk meningkatkan fokus investigasi termasuk pencucian uang, skema ransomware, perdagangan manusia, perdagangan narkotika dan lembaga keungan yang bekerja dengan cryptocurrency
    • Membangun dan meningkatkan hubungan dengan AUSA (Association of United States Army) atau Asosiasi Tentara Amerika Serikat yang berfokus pada cryptocurrency dan jaksa, kantor litigasi departemen lain untuk mengejar penyelidikan terkait cryptocurrency. 
    • Mengembangkan dan mempertahankan hubungan dengan lembaga penegak hukum federal, negara bagian, lokal, dan internasional yang menyelidiki dan menuntut kasus cryptocurrency.
    • Melatih dan memberikan saran kepada jaksa federal dan lembaga penegak hukum dalam mengembangkan strategi investigasi dan penuntutan. Pelatihan dan saran tersebut akan mencakup pemberian panduan mengenai surat perintah penggeledahan dan penyitaan, perintah penahanan, tuduhan penyitaan pidana dan perdata, dakwaan, dan pembelaan lainnya.
    • Berkoordinasi dan berbagi informasi dan bukti di antara kantor penegak hukum untuk memaksimalkan efektivitas penyelidikan, penuntutan, dan penyitaan departemen yang melibatkan cryptocurrency.
    • Berkolaborasi dan membangun hubungan dengan sektor swasta yang memiliki keahlian dalam masalah cryptocurrency untuk memajukan misi penegakan hukum.

     

    Pengumuman pembentukan NCET (National Cryptocurrency Enforcement Team) merupakan upaya untuk meningkatkan penegakan hukum terkait dengan mata uang kripto. Pada bulan juni 2021 kemarin Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyita Bitcoin dengan nilai sekitar 2,3 Juta US Dollar setelah terjadi serangan Cyber Crime Ransomware. Pada bulan September 2021 kemarin Departemen Keuangan Amerika Seriakt juga mengeluarkan sanksi pertama kalinya terhadap pertukaran mata uang kripto dikarenakan memberikan fasilitas transaksi keuangan bagi pelaku Cyber Crime Ransomware. 

    Pengaruh Terhadap Perusahaan Industri Kripto

    Dibentuknya tim NCET ini juga merupakan sebuah pengingat untuk perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam industri kripto untuk membenahi berbagai kebutuhan seperti berikut ini:

    • Meninjau dan mempertimbangkan pembaruan program dan protokol
    • Melatih personil dan menerapkan alat pelacakan untuk mengidentifikasi transaksi yang mencurigakan
    • Menerapkan langkah-langkah pemantauan untuk KYC, AML dan Sanksi
    • Memastikan pengajuan pajak dan informasi yang akurat
    • Membuat rencana tindakan dengan membentuk tim triase untuk menangani berbagai pertanyaan dari DOJ (Departemen Kehakiman) dan penegak hukum yang lainnya. 

    Lembaga keuangan dapat mengurangi kekhawatiran regulator dengan memperbarui dan meningkatkan program kepatuhan anti pencucian uang (Anti Money Laundering) berbasis risiko yang ada dan program kepatuhan kejahatan keuangan untuk memasukkan pemantauan dan pelaporan cryptocurrency. Namun, perusahaan baru harus mempertimbangkan untuk menerapkan program protokol kepatuhan AML dan kejahatan keuangan, termasuk pemantauan transaksi.

    Baca Juga: Cara Mudah Memulai Trading Kripto Untuk Pemula

    Perusahaan fintech yang bermitra dengan bank dapat mengandalkan program kepatuhan mitra bank mereka, tetapi perlu bekerja sama dengan bank untuk memastikan infrastruktur kepatuhan yang ada cukup mengatasi risiko yang berkaitan dengan produk dan layanan cryptocurrency yang ditawarkan perusahaan fintech.

    Dengan adanya pembentukan Tim Penegakan Kripto Nasional Amerika Serikat diharapkan dapat membasmi tindakan kejahatan yang sering terjadi didalam pertukaran mata uang kripto, seperti pencucian uang yang kerap terjadi sehingga membuat harga Bitcoin mengalami fluktuasi yang signifikan dan juga transaksi bersifat kriminal lainnya yang merugikan banyak orang. Selain itu diharapkan dapat memberikan citra yang positif terhadap mata uang kripto. 

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Goldman Sachs: Suku Bunga Rendah adalah Alasan Perusahaan Besar Berinvestasi Kripto

    Goldman Sachs, bank investasi multinasional asal AS mengatakan, bahwa suku bunga yang rendah di bank adalah salah satu alasan banyak perusahaan dan individu berinvestasi di kripto.

    Hal itu berdasarkan hasil jajak pendapat yang digelar perusahaan itu belum lama ini kepada beberapa klien Goldman Sachs.

    “Lebih dari separuh dari semua responden sudah berinvestasi atau tertarik untuk berinvestasi kripto. Inflasi yang tinggi dan suku bunga bank rendah adalah beberapa alasan utama mereka berinvestasi di kripto,” sebut Goldman Sachs, dilansir dari Bloomberg, Rabu (21/7/2021).

    Baca Juga: Mastercard Meningkatkan Fitur Dompet Crypto dan Bisnis Pertukaran

    Jumlah responden yang disurvei sebanyak 150 klien Goldman Sachs lintas negara, khusus kategori family office.

    Perusahaan investasi jenis ini fokus pada pengelolaan dana/aset investasi berskala besar dari keluarga-keluarga kaya raya.

    “22 persen aset yang dikelola bernilai US$5 milyar atau lebih dan 45 persen mengelola aset antara US$1 milyar dan US$4,9 milyar,” sebut Goldman Sachs.

    Meena Flynn, Co-Head of Private Wealth Management di Goldman Sachs, mengomentari minat family office di kripto.

    “Ada banyak yang berpikir bahwa aset ini akan berdampak sama seperti Internet dari sudut pandang efisiensi dan produktivitas,” sebut Flynn.

    Ketertarikan terhadap kripto dari family office adalah bagian dari tren besar keuangan dunia saat ini.

    Pada Mei 2021, Goldman Sachs membuka bisnis baru terkait kripto, dengan produk derivatif kripto yang menyasar pada perusahaan.

    Bitcoin US$130 Ribu

    Bank investasi lain, JPMorgan menyatakan pada April 2021, bahwa peningkatan investasi perusahaan dapat membuat Bitcoin mencapai target harga sebesar US$130.000.

    Tentu saja ini adalah perubahan sangat drastis, sangat berbeda jauh dengan tahun 2018-2019, bank-bank besar cenderung “kritis” terhadap kripto, karena dianggap terlalu spekulatif dan tidak memiliki nilai fundamental.

    Bahkan di masa depan, berdasarkan program dari NYIG, ratusan bank di Amerika Serikat kelak bisa memperdagangkan Bitcoin, tanpa perlu nasabahnya menjadi pengguna di bursa kripto Coinbase.

    Baca Juga: JP Morgan: Klien Kami Suka Kripto

    Proyeksi bullish lainnya datang sejak awal tahun ini dari Mike McGlone, analis senior Bloomberg Intelligence.

    Ia meyakini harga Bitcoin bisa menjadi US$100 ribu pada tahun 2021 ini. Koreksi yang terjadi sejak pertengahan April 2021, menurutnya masih normal dan mustahil turun di bawah US$20 ribu per BTC.

    Namun ia tak menyiratkan, apakah US$100 ribu itu merupakan harga puncak setelah masuk Halving III sejak Mei 2020 (cycle repeat), seperti Halving sebelumnya yang memuncak di US$20 ribu lalu merosot hingga 80 persen.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin dan Saham Kembali Bangkit Seiring Perekonomian AS yang Melambat

    Senin, 30 Maret 2020 terbukti menjadi hari yang mengejutkan untuk harga Bitcoin. Aset digital menguat pada 12,73% menjadi $ 6.599 sebelum kembali turun ke $ 6.380 beberapa jam kemudian.

    Meskipun berita surat dari AS mencapai 3.000 kematian akibat pandemi Covid-19 dan hari cuti besar-besaran 500.000 pekerja, beberapa pasar menunjukan peningkatan pada Senin kemarin. Indeks S&P 500 menguat pada 3,35% sementara Dow dan Nasdaq masing-masing naik 3,19% dan 3.62%.

    Sebagaimana dibahas pada analisis baru-baru ini. Harga Bitcoin diprediksi akan naik kembali ke level $ 6.200 untuk menghindari level yang pernah diduduki pada $ 5.870. Posisi $ 6.200 menempatkan harga di atas penurunan nilai trendline dan level 23.6% pada Fibonacci retracement.

    Sebelumnya pada hari yang sama, kontributor Cointelegraph Michaël van de Poppe menyarankan bahwa sekali berada pada level harga $ 6.200. Hal tersebut dapat dengan cepat menaikan harga ke nilai $ 6.600 dan trader akan mencatat pemotongan harga hari ini melalui celah volume dari kisaran $ 6.250 – $ 6.590 dalam indikator VPVR.

    Baca juga: WHO Nyatakan COVID-19 Sebagai Pandemi, Crypto dan Saham pun Anjlok

    Resistensi Bitcoin dan Saham

    Meskipun pada Senin ini keuntungan yang didapatkan mengesankan. Van de Poppe percaya bahwa di bawah $ 6.900 harga Bitcoin akan tetap dianggap turun dan dia mengharapkan harga dalam menghadapi resistensi yang kuat begitu $ 6.600 tercapai.

    Menurut van de Poppe, “skenario pertemuan bull/bear ada di sekitar area $ 6.600” dan dia lebih lanjut menjelaskan bahwa momen ketika area $ 6.600 tidak terpenuhi dan celah CME ditutup. Tekanan lebih lanjut pada penurunan harga diperkirakan akan terus terjadi.

    Dorongan terhadap nilai di atas $ 6.900 tidak akan selalu menjadi obat untuk semua penurunan harga Bitcoin karena terdapat simpul VPVR dengan volume tinggi yang bekisar pada $ 7.200 dan level ini diharapkan berfungsi sebagai resistensi yang kuat.

    Setelah di atas angka $ 7.200, trader akan menetapkan target mereka pada $ 8.000 di mana pergerakan rata-rata berada pada 50 dan 200 hari situasi saat ini.

    Mayoritas dari 10 altcoin teratas juga menunjukan peningkatan moderat karena harga Bitcoin melonja ke $6.600. Ether (ETH) mencatat kenaikan pada level 3,57% sementara Bitcoin SV (BSV) dan Binance Coin (BNB) nilainya bertambah ke level 9,66% dan 5,50%.

    Kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan saat ini mencapai $ 180,7 Miliar dan tingkat dominasi Bitcoin pada 65,2%.

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Melania Ikut Rilis Meme Koin, Harga Kripto Trump Langsung Anjlok


    Jakarta

    Donald Trump telah meluncurkan koin meme atau kripto jelang pelantikannya menjadi Presiden Amerika Serikat (AS). Namun, harga meme koin Trump langsung anjlok pasca istrinya, Melania ikut meluncurkan kripto.

    Saat peluncuran, koin meme Trump telah menembus 20 teratas kripto berdasarkan kapitalisasi pasar mencapai US$ 14 miliar. Kini perhatian pasar tengah bergeser ke kripto milik Ibu Negara AS. Pengumuman juga disampaikan Melania melalui akun resmi X.

    “Meme resmi Melania sudah tayang. Anda dapat membeli $melania sekarang,” kata Melania di media sosial X, dikutip dari Forbes, Senin (20/1/2025).


    Harga koin Melania melonjak hingga lebih dari US$ 5 dan memberinya kapitalisasi pasar lebih dari US$ 5 miliar. Sementara koin Trump disebut telah merosot tajam.

    Menurut data on-chain, meme koin Trump anjlok sekitar 40%, anjlok karena para pedagang berebut untuk membeli koin baru,

    “Ini sungguh gila. Kurang dari 48 jam yang lalu, Donald Trump meluncurkan $trump yang baru saja menghapus kapitalisasi pasar sebesar $7,5 miliar dalam 10 menit. Dalam beberapa menit menjelang peluncuran token Melania Trump, kami melihat pesanan jual besar-besaran dalam $trump,” kata analis di The Kobeissi Letter memposting ke X.

    Simak juga Video: Trump Tunjuk Eks Kepala Paypal Jadi Pimpinan AI-Kripto Gedung Putih

    [Gambas:Video 20detik]

    (ada/rrd)

    Sumber : finance.detik.com

    Alhamdulillah Haji Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad Ekonomi Bisnis baca koran
    ilustrasi sumber : unsplash.com / adeolu eletu
  • Living Lab Ventures Kucurkan Investasi Ratusan Juta Dolar AS hingga 2024


    Jakarta

    Living Lab Ventures (LLV), corporate venture capital dari Sinar Mas Land mengklaim telah menggelontorkan investasi ratusan juta dolar Amerika Serikat untuk pembiayaan modal ventura. Namun, mereka tidak merinci jumlah pasti dari total pendanaan yang telah digelontorkan.

    Partner Living Lab Ventures Bayu Seto mengatakan pembiayaan tersebut merupakan bagian dari strategi agresif perusahaan untuk mempercepat pertumbuhan ekosistem yang ada di Indonesia.

    “Kita juga baru established kan ya, tapi total investasi kita ada di triple digit of millions dolar sampai sekarang,” katanya di The Hub Sinar Mas Land, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (22/5/2025).


    Meskipun iklim investasi sedang tidak menentu dan banyak pelaku pasar cenderung menahan diri untuk melakukan investasi, Bayu mengatakan LLV tetap menggeber pembiayaan modal. Hal ini dilakukan lantaran pembiayaan ini tidak hanya pada tercermin dari valuasi startup yang mereka danai, tetapi juga dari perubahan nyata yang terjadi di lapangan.

    “Yang mana artinya dengan single balance itu, very aggressive. Karena kita melihat dampaknya bukan di valuasinya aja nih. Tapi impact ke si kotanya udah jauh lebih dari itu,” katanya.

    Dengan pendanaan tersebut, Bayu mengatakan adanya perputaran ekonomi secara langsung, mulai dari terbukanya lapangan pekerjaan, dan meningkatnya aktivitas komersial.

    “Adanya job creation. Dan yang menarik dampaknya bukan hanya ke portfolio kita. Komersial area jadi naik gitu kan ya,” jelas dia.

    Bayu menambahkan, dalam sisa waktu 2025 ini pihaknya juga akan terus melakukan pembiayaan ke sejumlah startup di berbagai sektor. Adapun jumlahnya sekitar beberapa juta dolar lagi.

    “Kita punya target kita deploy beberapa juta dolar lagi di tahun ini,” katanya.

    Simak juga Video: Gubernur Lemhannas: Rebana Berpotensi Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

    (kil/kil)

    Sumber : finance.detik.com

    Alhamdulillah Haji Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad Ekonomi Bisnis uang dolar
    ilustrasi sumber : unsplash.com / adam nir
  • Harga Bitcoin Tiba-tiba Terjun Bebas!


    Jakarta

    Pasar keuangan digital kripro kompak terkoreksi pada perdagangan hari ini, Selasa (16/12/2025). Penurunan harga terjadi pada Bitcoin (BTC) yang diikuti beberapa altcoin lainnya, seperti Ethereum, BNB, hingga Solana.

    Mengutip dari data perdagangan Coinmarketcap hari ini, harga BTC melemah 4,44% selama 24 jam terakhir. BTC turun signifikan dari harga tertingginya di level US$ 89.945 atau sekitar Rp 1,50 miliar (asumsi kurs Rp 16.692) ke posisi US$ 85.595 atau sekitar Rp 1.42 miliar.

    Jika ditarik pada perdagangan sepekan terakhir, pergerakan harga BTC turun signifikan setelah mencapai level US$ 94.350 atau sekitar Rp 1,54 miliar. Dalam sepekan, harga BTC tercatat melemah sebesar 4,79%.


    Berdasarkan analisa Coinmarketcap, para investor BTC masih menanti laporan inflasi AS. Data inflasi ini disebut dapat menentukan tren harga BTC di sisa bulan Desember 2025. Adapun data yang dinanti mencakup penjualan ritel, klaim pengangguran, Indeks Harga Konsumen, hingga konsumsi rumah tangga.

    Meski begitu, koreksi harga ini tidak hanya terjadi untuk mata uang BTC. Pelemahan yang sama juga terjadi pada Ethereum (ETH) yang melemah 6,88% selama 24. ETH melemah dari harga tertingginya di level US$ 3.171 atau sekitar Rp 52,93 juta ke harga US$ 2.909 atau Rp 48,55 juta.

    Kemudian untuk BNB melemah 4,16% sepanjang perdagangan 24 jam terakhir. BNB turun dari harga tertingginya US$ 892,44 ke level US$ 852,34. Sementara untuk Solana (SOL) melemah 4,61% sepanjang 24 jam terakhir, dari harga tertinggi di posisi US$ 134,58 ke level US$ 125,91.

    Lihat juga Video: Harga Bitcoin Sentuh Rp 1,8 M, Apa Penyebabnya?

    (kil/kil)



    Sumber : finance.detik.com

  • Terkuak Biang Kerok Kripto Rontok


    Jakarta

    Transaksi kripto mengalami tekanan berat jelang akhir tahun. Tekanan ini terjadi imbas kombinasi sejumlah sentimen, baik arus keluar dana ETF Bitcoin (BTC), tekanan jual investor, hingga makro ekonomi global.

    Pelemahan ini pun terjadi pada transaksi kripto di Indonesia. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi aset kripto melemah 24,53% secara bulanan dari Rp 49,29 triliun di bulan Oktober 2025 menjadi Rp 37,20 triliun pada November 2025.

    Kemudian secara tahunan, transaksi aset kripto juga turun 19,72% atau terkoreksi sebesar Rp 109,76 triliun. Adapun rinciannya, total nilai transaksi aset kripto hingga November 2025 sebesar Rp 446,77 triliun dari periode yang sama di tahun sebelumnya Rp 556,53 triliun.


    CEO Tokocrypto Calvin Kizana menjelaskan penurunan transaksi ini terjadi seiring runtuhnya Bitcoin (BTC) yang mencatat bulan terburuk kedua sepanjang 2025.

    Pada November, harga Bitcoin terkoreksi lebih dari 17% akibat kombinasi arus keluar dana ETF Bitcoin, melemahnya permintaan institusional, dan tekanan jual dari investor jangka pendek.

    “Tekanan pasar global semakin besar setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperluas kebijakan tarif terhadap China pada 10 Oktober 2025, yang memicu penilaian ulang risiko di pasar global. Volatilitas berlanjut hingga November dan diperparah oleh penutupan pemerintahan AS yang memecahkan rekor, sehingga memperketat likuiditas di pasar keuangan tradisional,” jelas Calvin dalam keterangan tertulis, Kamis (18/12/2025).

    Selain itu, arus dana institusional BTC juga melemah yang tercermin dalam data SoSo Value, di mana ETF Bitcoin di Amerika Serikat (AS) mengalami arus keluar dana sebesar US$ 3,48 miliar sepanjang November.

    Kondisi ini mempengaruhi sentimen investor domestik, yang cenderung mengambil posisi wait and see menjelang akhir tahun.

    Sementara berdasarkan transaksi di Tokocrypto hingga November 2025, total nilai transaksi tercatat mendekati Rp150 triliun. Capaian ini mencerminkan tingginya minat dan partisipasi pengguna meskipun pasar global tengah berada dalam fase koreksi.

    “Kami melihat pasar kripto global memang sedang berada dalam fase koreksi yang berdampak pada psikologi investor, termasuk di Indonesia yang cenderung bersikap wait and see menjelang akhir tahun. Namun, minat terhadap aset kripto tetap kuat,” pungkasnya.

    Simak juga Video: Modus Pria Bandung Bobol Situs Kripto London Rp 6,6 M

    (ahi/hns)



    Sumber : finance.detik.com

  • Harga Tiket Konferensi Kripto Tembus Rp 13 M Gara-gara Donald Trump


    Jakarta

    Calon Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menjadi bintang dalam acara penggalangan dana kampanye di Nashville, Tennessee. Acara ini digelar di sela-sela acara Bitcoin 2024, dengan harga tiket tertinggi US$ 844.600 atau setara Rp 13,68 miliar per orang (kurs Rp 16.200).

    Bitcoin 2024 merupakan sebuah konferensi tahunan yang dianggap sebagai tempat pertemuan penggemar kripto terbesar di AS. Acara ini akan digelar pada 27 Juli 2024.

    Melansir CNBC Internasional, Senin (22/7/2024), tiket kelas atas, termasuk kursi di meja bundar dengan Trump, diberi Harga senilai US$ 844.600 atau setara Rp 13,68 miliar.


    Harga tersebut dipatok sesuai dengan jumlah donasi maksimum bagi individu untuk diberikan kepada Trump dan komite penggalangan dana gabungan terbesar Partai Republik, yang dikenal sebagai Komite Trump 47.

    Sedangkan kelas di bawahnya, dipatok seharga US$ 60.000 atau sebesar Rp 972 juta per orang, sedangkan untuk paket pasangan senilai US$ 100.000 atau Rp 1,62 miliar per pasangan. Besaran tersebut sudah termasuk foto dengan mantan presiden AS itu.

    Disebutkan, Trump telah menandatangani kontrak untuk menjadi headline pertemuan Music City Center sesaat sebelum dia selamat dari percobaan pembunuhan pada 13 Juli lalu.

    Di sisi lain, dalam beberapa bulan terakhir Trump telah memposisikan dirinya sebagai kandidat presiden yang pro-crypto, kebalikan dari pendiriannya sebelumnya selama berada di Gedung Putih.

    Pada April lalu, Trump meluncurkan koleksi token non-fungible (NFT) terbarunya di blockchain Solana. Sejak saat itu, ia semakin banyak membuat komentar bullish terhadap kripto.

    Tim kampanye Trump bahkan menerima sumbangan mata uang digital, dan dia secara pribadi berjanji untuk membela hak-hak mereka yang memilih untuk menyimpan sendiri koin mereka. Hal ini berarti, mereka tidak bergantung pada entitas terpusat seperti Coinbase untuk menyimpan token mereka.

    Sementara itu, setelah pertemuan di klub Mar-a-Lago di Florida dengan sekitar selusin eksekutif penambangan bitcoin yang menjanjikan uang tunai dan suara kepadanya, Trump menyatakan bahwa semua bitcoin di masa depan akan dicetak di AS, jika ia kembali ke Gedung Putih.

    Pada hari Senin lalu, calon presiden dari Partai Republik ini telah menunjuk Senator Ohio JD Vance sebagai pasangannya. Langkah ini dipandang oleh banyak orang sebagai kemenangan bersih untuk sektor kripto. Vance telah menganjurkan regulasi kripto yang lebih longgar.

    Hal ini sangat kontras dengan Gedung Putih Biden, yang secara konsisten mengambil pendekatan skeptis terhadap regulasi kripto. Di bawah kepemimpinan Presiden Joe Biden, Komisi Sekuritas dan Bursa telah melakukan tindakan terhadap sektor ini.

    (shc/hns)



    Sumber : finance.detik.com

  • Elon Musk Lolos dari Gugatan Manipulasi Dogecoin!


    Jakarta

    Elon Musk dan perusahaannya Tesla lolos dari gugatan yang menuding mereka melakukan manipulasi harga kripto dogecoin, yang menyebabkan kerugian miliaran dolar AS. Keputusan tersebut dikeluarkan pada Kamis malam oleh Hakim Distrik AS Alvin Hellerstein di Manhattan.

    Sejumlah investor menuduh orang terkaya di dunia itu menggunakan unggahan Twitter (sekarang X) dan membayar influencer untuk bertransaksi menggunakan dogecoin yang dikendalikannya. Ia juga dituding sengaja menaikkan harga dogecoin lebih dari 36.000% selama dua tahun dan kemudian membiarkannya jatuh.

    Dilansir dari Reuters, Jumat (30/8/2024), Elon Musk kerap mengeluarkan pernyataan ke publik soal dogecoin yang mempengaruhi perdagangannya. Hal itu termasuk saat dia menjual dogecoinnya setelah mengganti logo Twitter dengan logo dogecoin Shiba Inu yang mendongkrak harga hingga 30%.


    Hellerstein menilai cuitan Elon Musk yang menyebut dogecoin adalah mata uang masa depan dan bisa digunakan membeli Tesla adalah aspirasional dan berlebihan, tidak faktual dan rentan untuk dipalsukan. Artinya, kata dia, tidak ada investor yang dapat mengandalkan tweet tersebut untuk mengajukan klaim penipuan sekuritas.

    Hellerstein menolak gugatan tersebut dengan prasangka, yang berarti tidak dapat diajukan lagi. Investor awalnya meminta US$ 258 miliar dan telah mengubah keluhan mereka sebanyak empat kali dalam dua tahun. Pengacara penggugat belum menanggapi permintaan komentar.

    Sementara itu, pengacara Elon Musk mengatakan tidak ada yang salah dengan tweet kliennya yang tidak berbahaya dan sering kali konyol. Mereka juga mengatakan tidak ada bukti Musk memiliki dua rekening karena melakukan perdagangan mencurigakan, atau bahwa dia atau Tesla pernah menjual dogecoin.

    Sejumlah investor diketahui melayangkan gugatan class action terhadap Elon Musk. Bos Tesla ini dituduh melakukan insider trading dan memanipulasi mata uang kripto Dogecoin hingga menimbulkan kerugian mencapai miliaran dolar Amerika Serikat (AS).

    Para investor ini menuduh Musk melakukan manipulasi dengan memanfaatkan unggahan di Twitter, membayar influencer online, kemudian lewat penampilannya pada 2021.

    (ily/das)



    Sumber : finance.detik.com

  • Edukasi Para Trader, Dupoin Gelar Live Trade XAUUSD Gratis


    JakartaSalah satu dukungan untuk investor dalam melakukan aktivitas tradingnya adalah live trade untuk menganalisa pergerakan pasar secara real-time. Dupoin menawarkan program live streaming bernama Live Trade, seperti Live Trade XAUUSD. Program ini dimaksudkan untuk membantu trader, baik pemula maupun yang berpengalaman dalam membuat keputusan trading yang lebih tepat dan terinformasi.

    Keuntungan live trade Dupoin

    Dengan mengikuti live trade Dupoin, banyak keuntungan dan informasi terkait eksekusi pasar, seperti eksekusi pasar XAUUSD saat kondisi pasar volatil dan lainnya. Apa saja keuntungan live trade?

    1. Edukasi Langsung dari Analis Berpengalaman

    Trader dapat mengikuti analisis pasar yang dilakukan oleh analis berpengalaman Dupoin secara real-time dengan menganalisa pergerakan pasar, mengidentifikasi peluang trading, serta memberikan panduan yang dapat diikuti langsung oleh trader. Anda bisa mengikuti live trade XAUUSD Dupoin secara gratis.

    2. Eksekusi Pasar XAUUSD

    Salah satu kelebihan dari Live Trade adalah dapat melakukan eksekusi pasar secara langsung. Saat analis memberikan sinyal atau rekomendasi, Anda dapat langsung mengeksekusi transaksi pada pasangan XAUUSD (emas/dolar AS). Ini memungkinkan trader untuk merespons pergerakan harga emas yang cepat dan dinamis dan memanfaatkan peluang yang ada dengan lebih baik.

    3. Melatih Kestabilan Emosi Berdasarkan Hasil Analisa

    Trading membutuhkan kestabilan emosi yang kuat, terutama dalam instrumen yang sangat berubah seperti XAUUSD. Dengan menggunakan analisis yang objektif untuk membuat keputusan, Live Trade membantu trader mempertahankan kestabilan emosi. Trader dapat belajar untuk mengontrol perasaan mereka, yang seringkali menyebabkan mereka kehilangan uang dalam trading, dengan mendengarkan saran dari analis yang sudah berpengalaman.

    Kelebihan XAUUSD di Perdagangan Forex

    XAUUSD adalah simbol untuk trading emas terhadap dolar AS di pasar forex. Salah satu keunggulan utama dari trading emas adalah likuiditas yang tinggi, sehingga trader dapat dengan mudah masuk dan keluar dari posisi trading. Selain itu, emas dikenal memiliki volatilitas yang cukup tinggi, memberikan kesempatan bagi trader untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga dalam waktu singkat.

    Tidak hanya itu, XAUUSD juga sering dianggap sebagai instrumen trading yang lebih aman dibandingkan dengan mata uang atau komoditas lainnya. Ini karena emas memiliki nilai intrinsik yang stabil sepanjang sejarah, meskipun harganya bisa berfluktuasi karena berbagai faktor ekonomi.

    Mengapa orang suka berdagang XAUUSD di Dupoin? trading XAUUSD di Dupoin menawarkan peluang besar untuk mendapatkan keuntungan jangka pendek. Pergerakan harga emas bisa sangat cepat dan signifikan, terutama ketika ada berita penting seperti keputusan suku bunga atau data ekonomi dari negara-negara besar, seperti Amerika Serikat.

    Dengan edukasi langsung dari analis berpengalaman, eksekusi pasar yang cepat, dan kemampuan untuk mengelola emosi selama trading, Live Trade dapat membantu trader untuk membuat keputusan yang lebih baik. Ditambah lagi, kelebihan XAUUSD sebagai instrumen trading dan reputasinya sebagai aset safe haven membuatnya semakin diminati oleh trader di seluruh dunia.

    (Content Promotion/Dupoin)



    Sumber : finance.detik.com