Jakarta –
Asam urat perlu diwaspadai agar tidak merasakan efek samping nyeri pada sendi. Salah satunya dengan menghindari makanan pemicu asam urat. Tak hanya seafood, tapi juga makanan berikut ini.
Asam urat adalah kondisi peradangan atau nyeri pada sendi yang disebabkan adanya penumpukan kristal.
Kristal tersebut adalah monosodium urate yang mengendap di sekitar sendi, sehingga timbul rasa sakit. Ini terjadi karena tingginya kadar asam urat dalam darah (hiperurisemia).
Mengutip Very Well Health, kadar asam urat yang tinggi berasal dari purin, senyawa kimia yang ditemukan secara alami dalam makanan dan tubuh.
Karena itu, penderita asam urat tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi purin.
Meskipun ada berbagai kemungkinan penyebab seperti faktor genetik dan kondisi medis, konsumsi makanan tertentu bisa menyebabkan asam urat. Berikut daftarnya:
1. Daging merah
daging merah. Foto: Getty Images/omersukrugoksu |
Melansir Health, daging merah seperti daging sapi, domba, dan babi memiliki kandungan purin tingkat tinggi.
Tubuh dapat memecah purin menjadi asam urat. Daging merah bahkan memiliki jumlah yang lebih tinggi dari dua purin spesifik yang disebut hipoksantin dan adenin daripada makanan lain.
2. Seafood
Berbagai jenis seafood bisa meningkatkan risiko asam urat karena mengandung purin yang tinggi. Hindari beberapa ikan seperti ikan teri, sarden, kerang, dan tuna.
3. Minuman manis
Bukan hanya purin yang perlu dihindari, konsumsi gula juga harus batasi. Kurangi minuman yang ditambahkan dengan sirup jagung fruktosa tinggi, seperti soda non-diet atau jus buah berpemanis.
Pemanis dalam minuman ini akan merangsang tubuh untuk memproduksi lebih banyak asam urat.
4. Jeroan
Jeroan. Foto: iStock |
Pada umumnya makanan hewani cenderung tinggi purin, namun jeroan memiliki tingkat purin yang lebih tinggi. Jeroan seperti hati harus dikonsumsi dalam jumlah terbatas untuk mengurangi kemungkinan kambuhnya asam urat.
5. Bir
Mengonsumsi alkohol meningkatkan risiko yang lebih tinggi untuk terkena asam urat. Bahkan bir memiliki risiko tertinggi memperburuk gejala asam urat dibandingkan dengan minuman keras lain seperti wine.
(sob/adr)
![]() |
||
Source : unsplash.com / Dan Gold
Awas Nyeri Sendi! Ini 7 Pantangan Makanan untuk Penderita Asam Urat Jakarta – Penyakit asam urat amat mengganggu. Gejala umumnya adalah nyeri sendi berat yang disertai kemerahan dan bengkak. Untuk menghindarinya, batasi konsumsi makanan berikut ini. Penyakit asam urat memicu nyeri tak tertahankan, pembengkakkan, hingga adanya rasa panas di area persendian. Semua sendi pada tubuh berisiko terkena asam urat, tapi yang paling sering adalah jari kaki, lutut, dan jari tangan. Mengutip Halodoc, gejala penyakit asam urat bervariasi, mulai dari nyeri sendi yang intens, peradangan dan kemerahan, hingga rasa tidak nyaman dalam jangka panjang.
Penyakit asam urat atau gout amat dipengaruhi oleh jenis makanan yang dikonsumsi. Penderitanya disarankan untuk membatasi konsumsi makanan tinggi purin terlalu banyak agar gejala asam urat tidak kambuh. Berikut 7 pantangan makanan untuk penderita asam urat, merangkum berbagai sumber: 1. SeafoodSeafood, seperti udang, kepiting, lobster, kerang, dan ikan kembung, termasuk makanan yang tinggi kandungan purin. Mengonsumsinya terlalu banyak dapat memicu peningkatan kadar asam urat dalam darah. Batasi konsumsi seafood jika kamu punya riwayat asam urat. 2. Jeroan
Selain seafood, jeroan juga sumber purin tinggi yang menyebabkan asam urat. Batasi konsumsi jeroan hewan, seperti hati, babat, otak, dan ginjal. Sebagai contoh, per 100 gram hati ayam mengandung 312,2 mg purin, sedangkan hati sapi mengandung 219,8 mg purin. Ada pun batas konsumsi purin harian adalah 600-1.000 miligram, tapi jika sudah punya riwayat asam urat, batasnya menjadi 100-150 miligram, seperti dikutip dari Halodoc. 3. JamurKonsumsi beberapa jenis sayuran juga patut diwaspadai penderita asam urat, termasuk jamur. Dalam 100 gram jamur terkandung sekitar 58 miligram purin. Namun, bukan berarti penderita asam urat sama sekali tidak bisa makan jamur. Jamur sendiri menjadi sumber beta-glucan atau serat yang berguna buat kesehatan usus. 4. Bayam
Sayuran lain yang juga tinggi purin dan patut diwaspadai oleh penderita asam urat adalah bayam. Dalam 100 gram bayam terkandung sebanyak 57 miligram purin. Hal ini tentu bisa memicu penumpukan asam urat dalam darah. 5. Daging merahDaging merah, seperti daging sapi dan domba memang tinggi protein. Namun, waspadai konsumsinya karena kadar purin di dalamnya juga tinggi. Jika ingin menjaga kadar asam urat darah, Anda bisa mengganti daging merah dengan daging ayam atau sumber protein nabati, seperti kacang kedelai yang dapat ditemukan pada tempe dan tahu. 6. Ikan tuna dan salmonSelain seafood, ikan berlemak seperti tuna dan salmon juga merupakan makanan tinggi purin. Sama seperti ikan teri, sarden, dan mackerel. Karenanya penderita asam urat disarankan untuk membatasi konsumsinya. 7. Makanan manisMakanan manis sebenarnya tidak mengandung purin, tapi tetap dapat memicu asam urat. Hal ini lantaran jenis gula fruktosa yang terkandung di dalamnya. Di sisi lain, terlalu banyak konsumsi makanan manis berisiko terserang obesitas dan diabetes. Kedua kondisi tersebut juga dapat memperburuk gejala nyeri persendian pada pengidap asam urat. (adr/adr) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Eater Collective
5 Buah Penurun Asam Urat yang Bikin Nyeri Sendi Hilang Jakarta – Gangguan kesehatan berupa asam urat banyak dialami orang Indonesia. Untuk mencegah risikonya secara alami, coba rutin konsumsi buah penurun asam urat berikut. Asam urat merupakan produk limbah yang terbentuk selama pemecahan purin yang ditemukan dalam makanan dan minuman tertentu. Meningkatnya kadar asam urat disebabkan oleh menurunnya kemampuan pembuangan asam urat. Beberapa makanan diketahui tinggi akan purin. Sebut saja daging merah, jeroan, seafood, minuman manis, hingga minuman beralkohol.
Asam urat bisa memicu gejala nyeri hebat dan tiba-tiba pada persendian, terutama pada jempol kaki. Nyeri ini bahkan bisa berlangsung beberapa hari dan muncul kapan saja. Karenanya penting menjaga kadar asam urat dalam batas normal. Jika kadarnya terlalu tinggi, asam urat bisa mengkristal di persendian dan memicu rasa nyeri yang intens. Salah satu cara alami mencegah asam urat adalah dengan mengonsumsi 5 buah penurun asam urat berikut: 1. KurmaKurma merupakan sumber serat dan kalium yang kaya. Mengutip Times of India, keduanya dapat membantu meningkatkan fungsi ginjal yang berperan penting dalam pembuangan asam urat dari aliran darah. Meski memiliki rasa yang manis, tapi kurma hampir tidak mengandung purin. Kurma bisa jadi pilihan yang aman untuk pengidap asam urat. 2. Jeruk
Berbagai jenis buah sitrus seperti jeruk, grapefruit, dan lemon merupakan sumber vitamin C yang baik. Mengutip WebMD, vitamin ini dapat membantu menurunkan kadar asam urat dan mencegah serangan. Namun, jika Anda menggunakan colchicine untuk mengobati asam urat, maka hindari asupan grapefruit. Colchicine diketahui dapat berinteraksi negatif dengan grapefruit. 3. AlpukatAlpukat dikenal sebagai buah yang kaya antioksidan. Alpukat mengandung banyak vitamin E, senyawa anti-inflamasi yang dapat mencegah asam urat kambuh. 4. Stroberi
Mengutip berbagai sumber, berbagai buah jenis beri, termasuk stroberi dan blueberi dikenal kaya akan antioksidan. Senyawa ini juga bisa bermanfaat untuk menurunkan peradangan yang terkait dengan asam urat. Jadikan aneka buah beri sebagai pilihan camilan sehat. 5. CeriMengutip laman Cleveland Clinic, para ilmuwan telah meneliti manfaat ceri dan jus ceri untuk mengatasi gejala asam urat. Hasilnya cukup menjanjikan. Ceri diketahui memiliki sifat anti-inflamasi. Ceri juga dapat membantu mengurangi kadar asam urat dalam tubuh. Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “5 Buah Penurun Asam Urat, Ampur Usir Rasa Sakit“ (adr/adr) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Eater Collective
Konsumsi 5 Makanan Ini Ampuh Cegah Asam Urat Jakarta – Uric acid (zat asam urat) biasa ditemukan dalam makanan. Jika kadarnya terlalu tinggi bisa sebabkan penyakit asam urat. Kondisi ini bisa dicegah dengan konsumsi 5 makanan ini. Uric acid merupakan produk limbah alami dalam darah yang berasal dari metabolisme zat purin. Zat ini umumnya ditemukan dalam beberapa makanan, seperti jeroan atau daging. Zat purin dari makanan akan melalui proses metabolisme dan diolah menjadi uric acid. Zat limbah yang juga dikenal dengan sebutan asam urat itu lalu akan dikeluarkan tubuh melalui urin atau feses.
Dalam jumlah wajar, zat ini tidak membahayakan tubuh. Namun, pada sebagian orang, metabolisme zat purin berjalan lambat. Membuat proses pembuangan terhambat dan akhirnya terjadi penumpukan zat purin dalam darah. Penumpukan asam urat ini yang lama kelamaan menyebabkan penyakit asam urat atau hyperurcemia. Untuk mengurangi kadar asam urat dan mencegah penyakitnya, mengonsumsi makanan tepat merupakan suatu keharusan. Melansir healthshots.com (28/01/2025). berikut 5 daftar makanan pencegah asam urat: 1. Pisang
Pisang menjadi salah satu buah-buahan yang bisa mengurangi kadar asam urat dalam darah. Buah ini juga bisa mengurangi risiko serangan penyakit asam urat. Sebab, secara alami buah ini sangat rendah purin. Menjadikannya pilihan baik untuk pengobatan asam urat. Selain itu, pisang juga mengandung sejumlah serat baik untuk pencernaan. Serat ini membantu mengontrol kadar asam urat dengan meningkatkan ekskresi asam urat melalui urin. 2. Apel
Apel juga kaya akan serat yang bisa membantu mengurangi kadar asam urat. Serat mampu menyerap kadar asam urat tinggi dalam darah, lalu membuang kelebihan asam urat melalui urin. Apel juga kaya akan asam malat yang cenderung menetralkan asam urat dalam tubuh. Sedikit kandungan vitamin C di dalam apel juga memiliki efek anti-inflamasi yang dapat meredakan gejala asam urat. Daftar makanan lain yang bisa menghindari penyakit asam urat ada di halaman selanjutnya!3. Buah jeruk
Di dalam berbagai macam buah citrus, seperti jeruk atau lemon juga mengandung nutrisi yang bisa mengurangi kadar asam urat. Salah satu yang paling bermanfaat adalah kandungan vitamin C dan asam sitrat di dalamnya. Kandungan vitamin C ini berperan dalam mengurangi kadar asam urat dalam darah dengan membantu melarutkan kristal asam urat yang terbentuk. Vitamin C juga memiliki sifat anti-inflamasi yang bisa meredakan peradangan akibat asam urat. 4. Teh hijau
Teh hijau tidak hanya bermanfaat untuk penurunan berat badan. Pasalnya, sejumlah studi yang disebut situs Health Shots menemukan bahwa minum teh hijau mampu mengurangi produksi uric acid atau asam urat dalam tubuh. Salah satunya studi di US National Library of Medicine-National Institutes of Health yang mengungkap bahwa teh hijau kaya akan antioksidan bernama katekin. Senyawa tersebut mampu menghambat produksi asam urat dalam tubuh dan bisa mengeluarkan kristal asam urat, serta meluruhkan batu dalam ginjal. 5. Ikan salmonMengonsumsi jenis ikan berlemak, seperti ikan salmon juga merupakan pilihan tepat. Ikan ini tinggi akan asam lemak omega-3, terutama dalam bentuk EPA (asam eicosapentaenoic) dan DHA (asam docosahexaenoic). Kandungan omega-3 telah terbukti memiliki sifat anti-inflamasi yang bisa meredakan peradangan tubuh. Hal ini menjadi penting karena peradangan adalah salah satu faktor yang memicu serangan asam urat. (aqr/adr) |
![]() |
|||||||||
Source : unsplash.com / Anna Pelzer
15 Daftar Pantangan Asam Urat, Ada Makanan dan Minuman
Jakarta – Asam urat adalah hasil pengolahan (metabolisme) zat purin yang sebetulnya bermanfaat bagi tubuh. Dikutip dari situs Universitas Muhammadiyah Surabaya, asam urat berfungsi sebagai antioksidan yang dapat mengurai radikal bebas. Namun, asam urat yang makin menumpuk dalam darah menjadi masalah. Penyakit asam urat atau gout adalah radang sendi akibat penumpukan kristal tersebut di persendian. Misalnya sendiri jari kaki, pergelangan kaki, dan lutut. Dalam situs Kemenkes dijelaskan, penyakit asam urat menimbulkan rasa sakit luar biasa disertai panas dan bengkak. Penyakit asam urat dapat terjadi karena berbagai hal, salah satunya asal makan dan minum.
Makanan Pantangan Asam Urat yang Harus DihindariDikutip dari situs Cleveland Clinic, makanan berikut sebaiknya dikonsumsi dengan pengawasan dokter. Pengawasan memungkinkan pasien segera ditangani bila asam urat kambuh. 1. Daging MerahDaging merah yang dimaksud yaitu daging sapi, domba, babi, dan kambing yang mana memiliki kadar purin tinggi. Konsumsi yang berlebihan akan menyebabkan naiknya kadar asam urat pada tubuh. 2. Daging PutihOlahan makanan dari daging ayam, bebek, dan kulitnya dapat memicu kenaikan kadar asam urat. Namun, pengolahan daging ayam tanpa minyak dan tidak melebihi 50 gram per hari dikatakan masih relatif aman bagi penderita asam urat. 3. SeafoodMakanan tinggi lemak seperti ikan laut, kerang, kepiting, udang, dan lobster menjadi menu yang harus dihindari. Tapi detikers tetap bisa mengkonsumsi ikan salmon dan kakap merah karena kadar purinnya yang rendah. 4. JeroanPenderita asam urat maupun kolesterol harus menghindari keras daging organ dan lemak. Olahan dari hati, ginjal, jantung, usus, atau gajih menjadi pemicu utama penyakit peradangan sendi ini. 5. Ikan BerlemakMeskipun pemerintah menganjurkan konsumsi ikan karena manfaatnya yang baik untuk jantung dan otak, terdapat beberapa jenis ikan yang harus dihindari penderita asam urat. Diantaranya yaitu ikan hering, teri, dan tuna. 6. Kacang-Kacangan dan OlahannyaWalaupun terlihat sepele, ternyata 1 ons kacang tanah mengandung 22 mg purin. Sehingga para penderita asam urat perlu menghindari konsumsi kacang hijau, kacang tanah, kacang merah, kacang polong, dan kedelai sekaligus produk olahannya. 7. Makanan OlahanBerbagai jenis makanan olahan misal sarden kaleng, nugget, kornet, abon, atau sosis disebut tinggi purin, natrium, dan minim gizi. Makanan olahan juga mengandung lemak trans dan jenuh yang membahayakan kesehatan. 8. Sayuran TertentuDalam jurnal Nutrients disebutkan, sayuran tinggi purin memberi efek yang tidak terlalu besar layaknya hewani. Pasien asam urat perlu berhati-hati dengan konsumsi sayur bayam, asparagus, kembang kol, kangkung, tauge, buncis, daun pepaya, daun singkong, dan jamur kuping. 9. Makanan Berkarbohidrat RafinasiKarbohidrat rafinasi adalah karbohidrat sederhana yang sedikit mengandung serat. Sehingga penderita asam urat perlu membatasi konsumsi makanan seperti nasi putih, roti, dan pasta. 10. DurianBuah dengan sebutan king fruit ini ternyata mengandung purin yang cukup tinggi sehingga mempengaruhi asam urat tubuh. Durian juga mengandung lemak yang mana menjadi pantangan bagi para penderita asam urat. 11. Makanan Tinggi GulaSama halnya dengan penderita diabetes, pengidap asam urat juga harus menghindari makanan tinggi gula. Sebab makanan tersebut akan memicu produksi asam urat dan menambah berat badan sehingga menyebabkan gerak semakin terbatas. 12. Makanan Mengandung RagiKonsumsi acar, tape, tempe, dan produk fermentasi lainnya sepatutnya dihindari oleh penderita asam urat. Hal ini dikarenakan ragi dan ekstrak ragi mengandung purin tinggi yang dapat memperburuk nyeri sendi. Minuman Pantangan Asam Urat yang Harus DihindariSelain ditemukan pada makanan, purin juga terkandung dalam beberapa minuman favorit sehari-hari kita. Apa sajakah itu? 1. Minuman KemasanMinuman dengan pemanis buatan (fruktosa) seperti soda menjadi pemicu nyeri sendi. Proses pencernaan fruktosa yang panjang akan menghasilkan asam urat yang nantinya meningkatkan penumpukan kristal pada sendi dan menimbulkan diabetes. 2. Minuman BeralkoholAlkohol menjadi minuman yang harus dihindari berikutnya karena menghambat proses pembuangan asam urat pada ginjal. Akibatnya tubuh akan menyimpannya pada sendi dan memperparah radang sendi yang terjadi. 3. Minuman Tinggi GulaSetengah dari gula yang dikonsumsi tubuh akan terurai menjadi asam urat. Fruktosa yang terkandung dalam buah apel, pir, kurma, dan anggur juga perlu diperhatikan sehingga produksi asam urat detikers tetap terkontrol. Itulah deretan makanan dan minuman yang harus dihindari oleh penderita asam urat. Pantangan asam urat sebaiknya ditaati, terutama bagi pasien, diiringi penerapan gaya hidup sehat lainnya. (row/row)
6 Makanan Penyebab Asam Urat, Batasi Konsumsinya Saat Sahur dan Buka Jakarta – Saat puasa, pilihan makanan saat sahur dan buka perlu diperhatikan. Batasi konsumsi makanan tinggi purin jika tidak ingin asam urat kambuh. Penyakit asam urat disebabkan tumpukan asam urat dan membentuk kristal di persendian. Melansir dari WebMD, tubuh memproduksi asam urat setelah memecah purin yang ditemukan dalam sejumlah pangan yang akrab sehari-hari. Ketika kambuh, penyakit ini menimbulkan rasa nyeri tak tertahankan. Ahli merekomendasikan penderita asam urat untuk menerapkan diet rendah purin dan dianjurkan memilih makanan dengan teliti agar penyakit tersebut tidak kambuh.
Penderita asam urat sebaiknya menghindari makanan berikut saat sahur maupun buka puasa agar terhindar dari kambuh: 1. Jeroan
Sebaiknya hindari mengonsumsi jeroan atau organ dalam hewan seperti hati, ginjal, dan daging kelenjar seperti timus dan pankreas. Deret jeroan ini tinggi kandungan purin. 2. Permen dan makanan serba manisPermen, kue, biskuit, cake, dan makanan serba manis perlu dikurangi. Gula yang mengandung setengah fruktosa bisa terurai menjadi asam urat. Selain makanan manis, hal ini juga berlaku pada minuman manis. Minuman dengan pemanis tambahan tinggi bisa memicu asam urat kambuh. 3. Daging merah
Daging merah termasuk makanan tinggi kandungan purin. Melansir dari Cleveland Clinic, hindari atau batasi konsumsi daging merah termasuk daging sapi, domba, babi dan daging olahan seperti bacon. 4. SeafoodSebenarnya tidak semua seafood memicu asam urat. Namun sebaiknya hindari atau batasi makanan penyebab asam urat seperti kerang, cumi-cumi, udang, tiram, kepiting dan lobster. 5. Roti putih
Melansir dari WebMD, semakin cepat makanan meningkatkan gula darah, semakin buruk pengaruhnya terhadap asam urat. Karbohidrat olahan seperti roti putih, kue kering, pasta putih bisa meningkatkan kadar gula darah dan jelas ini tidak baik untuk asam urat. 6. MaduMadu terlihat tidak mengancam kesehatan tapi buat penderita asam urat, sebaiknya pertimbangkan lagi jika ingin mengonsumsi madu. Madu memang pemanis alami tapi tinggi fruktosa sehingga masuk makanan penyebab asam urat. Fruktosa bisa melepas purin saat dipecah tubuh. Penderita asam urat patut membatasi konsumsi madu. Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Hati-hati Bikin Kambuh, Ini 6 Makanan Penyebab Asam Urat” (adr/adr) 11 Air Rebusan untuk Asam Urat yang Ampuh Tanpa Efek Samping
Jakarta – Air rebusan untuk asam urat terbuat dari herbal yang minim efek samping bagi pasien. Obat herbal tersebut membantu untuk menurunkan kadar asam urat hingga kembali normal. Kadar asam urat naik ketika seseorang terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung purin. Contohnya seperti daging sapi, kambing, babi, seafood, dan alkohol. Jenis Air Rebusan untuk Asam UratPasien asam urat bisanya mengalami nyeri, bengkak, dan kemerahan di sekitar sendi yang sakit. Konsumsi herbal berikut bisa membantu menurunkan kadar asam urat, hingga gejala tersebut hilang.
1. Air Rebusan Daun SalamAir rebusan daun salam dipercaya dapat menurunkan kadar asam urat jika dikonsumsi setiap hari. Dikutip dari jurnal berjudul Ekstrak Daun Salam untuk Menurunkan Kadar Asam Urat pada Penderita Artritis Gout karya Ningtiyas, penderita hiperurisemia (kadar asam urat sangat tinggi) disarankan untuk rutin mengkonsumsi minuman herbal ini. Kandungan pada daun salam mampu memecah kristal asam urat penyebab gout dan batu ginjal. Terapi kompres hangat dan konsumsi air rebusan daun salam juga dapat mengurangi nyeri di sendi yang bengkak. 2. Air Rebusan Daun SirsakDaun sirsak mengandung antioksidan yang dapat menghambat enzim xantine oksidase untuk mengoksidasi hipoxanthine menjadi xantin dan asam urat. Senyawa fenolik kumarin yang lebih tinggi dari alopurinol efektif untuk menurunkan kadar asam urat. Senyawa tersebut juga berperan sebagai analgesik atau pereda nyeri yang kuat. Kombinasi antara sifat analgesik dan anti inflamasi dari air rebusan daun sirsak dapat memecah timbunan monosodium di persendian. 3. Air Rebusan Daun dan Biji SeledriAir rebusan seledri mengandung senyawa kompleks yang berguna untuk menurunkan kadar asam urat. Kandungan flavonoid, 3-n butylphthalide (3nB), apiin, alkaloid, tanin, dan saponin berpengaruh memecah purin pada penderita gout arthritis. Dikutip dari jurnal Uric Acid Levels Are Lowered by Traditional Boiling Water from Leaves at Elderly Posyandu Jonggon Jaya Kutai Kartanegara karya Faried dkk, pemberian infus seledri mengandung zat antiinflamasi yang baik untuk penderita asam urat. 4. Air Rebusan Daun dan Biji KetumbarDikutip dari laman Only My Health, makanan kaya vitamin C seperti ketumbar bermanfaat untuk menurunkan kadar asam urat. Kandungan vitamin K dan mineral lain seperti kalsium, potasium, tiamin, fosfor, dan niasin baik untuk pencernaan dan fungsi hati. Tidak hanya daunnya, biji ketumbar juga mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan menaikkan kadar kolesterol baik (HDL). Rempah ini dapat menurunkan kadar gula darah dan sekresi insulin pada penderita diabetes. 5. Air Rebusan Daun SambilotoDaun sambiloto yang pahit ternyata telah digunakan sebagai obat mengatasi asam urat sejak abad ke-18. Air rebusan daun sambiloto memiliki efek antihiperurisemia dan antiinflamasi untuk menurunkan asam urat. Mengutip dari jurnal Extracts of Andrographis paniculata (Burm.f.) Nees Leaves Exert Anti-Gout Effects by Lowering Uric Acid Levels and Reducing Monosodium Urate Crystal-Induced Inflammation karya Elzida dkk, ekstrak Et0H80 memiliki efek anti asam urat substansial yang dapat menekan produksi mediator pro-inflamasi. Hal ini karena kandungan andrografolida didalamnya yang berperan besar mengatasi peradangan sendi. 6. Air Rebusan Daun KelorDaun kelor adalah tumbuhan herbal yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi asam urat. Kandungan vitamin C dan antioksidan mampu menurunkan stres oksidatif dan inflamasi yang mempengaruhi sintesis asam urat. Dilansir dari laman Dinas Pertanian Kabupaten Tulang Bawang, senyawa kuersetin dapat menghambat aktivitas xantin oksidase dalam membentuk asam urat. Sementara senyawa tanin, alkaloid, dan saponin berguna untuk meningkatkan konsentrasi asam urat dalam urin yang membentuk batu ginjal. 7. Air Rebusan Daun SukunAir rebusan ekstrak daun sukun terbukti dapat menurunkan kadar asam urat. Kandungan flavonoid, fenol, riboflavin, tanin, asetilkolin, dan kalium diklaim dapat mengurangi produksi asam urat. Penelitian di tahun 2019 menyebut jika pemberian ekstrak daun sukun pada tikus terbukti positif untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah. Namun perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas obat ini. 8. Air Rebusan Daun SirihDaun sirih memiliki kandungan kimia aktif untuk mengatasi produksi asam urat berlebihan. Senyawa sirihfenol, seskuiterpen, diastase, gula, triterpenoid, flavonoid, dan tanin efektif menurunkan kadar asam urat. Berdasarkan jurnal Efektivitas Daun Sirih (Piper betle L.) dan Daun Sukun (Artocarpus altilis) Dalam Menurunkan Kadar Asam Urat pada Tikus Putih Jantan hiperurisemia (Rattus norvegicus) karya Faizal, dkk, air rebusan daun sirih dapat membantu mengobati asam urat. 9. Air Rebusan Daun AlpukatDaun alpukat mengandung flavonoid seperti kuersetin dan luteolin yang baik untuk antiinflamasi dan mengatasi radikal bebas. Air rebusannya dipercaya dapat mengatasi asam urat, radang sendi, kejang otot, dan kesehatan usus. 10. Air Rebusan Daun ManggaAir rebusan daun mangga diklaim dapat mengatasi nyeri akibat pembengkakan sendi pada kasus asam urat dan arthritis. Obat herbal ini telah lama digunakan pada pengobatan tradisional India, Cina, dan negara Asia Timur lainnya. Saat ini, ekstrak daun mangga telah banyak dikembangkan untuk mengatasi hipertensi, batu ginjal, hingga masalah rambut dan kulit. 11. Air Rebusan JaheAir rebusan jahe tidak hanya dikenal sebagai penghangat badan, melainkan obat herbal untuk asam urat. Aktivitas antiinflamasi dan antioksidan pada jahe dapat mengurangi peradangan. Penderita osteoarthritis, rheumatic arthritis, dan asam urat disarankan untuk mengkonsumsi air rebusan jahe. Dikutip dari laman Healthline, berikut beberapa minuman menyehatkan lain yang baik untuk menurunkan asam urat. Bahan-bahannya sangat mudah ditemukan dan tidak menimbulkan efek samping.
Demikian air rebusan untuk asam urat dan cara membuatnya di rumah. Pastikan untuk memperbanyak minum air putih, istirahat, dan menghindari konsumsi daging merah dan makanan dengan kadar gula tinggi. (row/row) Waspada! 5 Asupan Makanan Tinggi Purin yang Naikkan Kadar Asam Urat Jakarta – Gejala seperti radang sendi ditimbulkan oleh kadar asam urat yang tinggi dalam darah. Jika mengalami kondisi ini sebaiknya hindari asupan tinggi purin berikut. Kian bertambahnya usia maka tubuh manusia juga perlu penyesuaian yang lebih lanjut. Ada beberapa asupan makanan dan minuman yang harus dimulai diperhatikan konsumsinya. Pasalnya tubuh orang dewasa akan lebih jauh sensitif dengan nutrisi atau mineral yang tak terlalu dibutuhkan oleh tubuh. Misalnya purin. Asupan putin ke dalam tubuh justru akan memicu naiknya kadar asam urat.
Ketika kadar asam urat meningkat, biasanya akan terjadi beberapa gejala pada orang dewasa. Seperti radang sendi hingga demam. Maka sudah waktunya untuk mulai menghindari asupan yang mengandung purin. Baca juga: Ini Kedai Rawon Murah Meriah yang Laris Manis di Singapura Berikut ini 5 asupan mengandung purin yang harus diwaspadai melansir WebMD:
1. JeroanDi Indonesia, jeroan atau organ dalam dari sapi adalah bagian daging yang wajar untuk dikonsumsi. Jeroan dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan enak, mulai dari tunjang hingga campuran nasi goreng. Faktanya jeroan tidak tergolong ke dalam makanan sehat yang cocok dikonsumsi sering-sering. Walaupun banyak kandungan nutrisi di dalamnya tetapi ada kandungan purin yang tinggi dalam jeroan. Pada jeroan sapi seperti lidah, paruh, ginjal, dan hati kandungan purin per 100 gramnya mencapai 106-256 miligram. Sementara jeroan daging babi memang kadar purin tertinggi yaitu 434 – 530 miligram per 100 gram jeroan. 2. AlkoholAda begitu jenis dan racikan alkohol di dunia. Setiap jenis alkohol mengandung purin yang cukup tinggi dengan kadar yang berbeda-beda pada setiap jenisnya. Walaupun dianggap sebagai minuman untuk membuat tubuh lebih tenang tetapi belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi alkohol direkomendasikan ahli. Bahkan bir, dengan kadar alkohol yang rendah, memiliki kandungan purin sangat tinggi. Berbagai penelitian dan pengamatan menunjukkan jika konsumen bir mengalami peningkatan kadar asam urat yang sangat cepat. Sehingga konsumsi alkohol dalam jenis apapun dan situasi apapun tidak disarankan. Makanan tinggi purin ada di halaman selanjutnya.3. Makanan lautTampak sehat dan menjadi alternatif asupan protein, ternyata ada beberapa jenis seafood atau makanan laut yang tak disarankan dikonsumsi rutin. Alasannya karena tingginya kadar purin tersimpan dalam makanan tersebut. Makanan laut seperti ikan dan sarden kemasan terbukti memiliki purin yang sangat tinggi. Dalam 100 gram ikan dan sarden dilaporkan oleh Elevate Health AZ mengandung 480 miligram purin. Dibandingkan ikan laut, ahli gizi dan peneliti lebih menyarankan ikan air tawar atau hewan bercangkak untuk dikonsumsi. Adapun seafood seperti kepiting dan salmon masih diperbolehkan karena kadar purinnya rendah. 4. Minuman manis
Pecinta sirup, es kopi susu gula aren, atau minuman manis lainnya wajib waspada! Minuman manis ternyata tak hanya berpotensi meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Banyak penelitian telah membuktikan bahwa kadar asam urat yang tinggi juga dipengaruhi oleh konsumsi gula. Sisa gula yang belum dicerna tubuh dan mengendap di dalam darah dapat memengaruhi asam urat. Beberapa pemanis yang secara terang-terangan ditemui mengandung purin misalnya sirup jagung dan gula kristal. Ketika seseorang terlalu banyak konsumsi minuman manis biasanya akan mengalami gejala mirip seperti penderita asam urat tinggi. 5. MelinjoOrang Indonesia percaya bahwa emping yang terbuat dari meli jo juga menjadi penyebab meningkatnya kadar asam urat. Ternyata pernyataan ini dibenarkan oleh Kemenkes RS Kariadi Semarang (19/9). Dijelaskan bahwa emping atau melinjo tidak pernah menjadi rekomendasi makanan yang dapat dikonsumsi penderita asam urat. Di dalam emping melinjo seberat 100 gram ada kadar purin sekitar 150-800 miligram yang dapat masuk ke dalam tubuh. Dampaknya ketika mengonsumsi emping tubuh akan memproduksi asam urat berlebihan. Maksudnya adalah untuk memecah purin tetapi akan berbalik dengan menimbulkan berbagai gejala yang tak nyaman. Baca juga: 5 Fakta Terites, Makanan Esktrem Budaya Kuliner Suku Karo (dfl/odi) Daftar Sayuran untuk Penderita Asam Urat yang Aman Dikonsumsi
Jakarta – Salah satu cara mengobati asam urat yaitu dengan menjaga pola makan. Pada dasarnya, hampir semua jenis sayuran aman dikonsumsi dan tidak menyebabkan lonjakan asam urat. Hanya saja ada beberapa jenis sayuran yang perlu dibatasi konsumsinya. Untuk lebih jelasnya, simak daftar sayuran untuk asam urat yang aman dikonsumsi berikut ini. Sayuran untuk Penderita Asam UratPenderita asam urat disarankan untuk mengkonsumsi makanan rendah purin agar tidak terjadi penumpukan kristal yang dapat menyebabkan nyeri sendi.
Secara umum, semua jenis sayuran mengandung kadar purin yang rendah. Hanya beberapa jenis sayuran yang mengandung kadar purin sedang seperti bayam dan asparagus. Walau begitu, konsumsinya tetap dibolehkan asalkan tidak berlebihan. Dilansir dari Mayo Clinic, memperbanyak konsumsi sayuran dianjurkan bagi penderita asam urat karena menyediakan serat yang baik untuk tubuh. Daftar Sayuran yang Aman untuk Penderita Asam UratDikutip dari Healthline, berikut ini daftar beberapa sayuran yang aman dikonsumsi oleh penderita asam urat.
Jenis sayuran yang paling dianjurkan yaitu yang berasal dari akar karena mengandung purin yang paling rendah, seperti wortel dan kentang. Makanan Lainnya yang Aman untuk Asam UratDi samping sayuran, konsumsi semua jenis buah-buahan juga aman untuk penderita asam urat, terutama buah ceri. Dilansir dari Mayo Clinic, penelitian menunjukkan bahwa ceri baik untuk mengurangi resiko serangan asam urat. Untuk sumber protein, telur dan unggas termasuk jenis yang aman dikonsumsi dalam asupan yang wajar. Makanan yang Perlu Dibatasi oleh Penderita Asam UratMakanan yang mengandung kadar purin yang tinggi sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat. Pasalnya, purin yang tinggi dapat menyebabkan pembentukan kristal sehingga menyebabkan nyeri pada persendian. Dilansir dari Arthritis Foundation, berikut ini beberapa jenis makanan yang mengandung kadar purin tinggi.
Adapun jenis makanan yang mengandung kadar purin rendah boleh dikonsumsi dalam jumlah yang terbatas. Berikut beberapa di antaranya:
Itulah beberapa jenis sayuran untuk penderita asam urat yang aman dikonsumsi, serta jenis makanan lain yang dibolehkan. Semoga bermanfaat. (inf/fds) 6 Makanan Tinggi Purin Ini Terlarang Bagi Penderita Asam Urat Jakarta – Penderita penyakit asam urat perlu mengatur asupan makanannya. Hindari konsumsi makanan tinggi purin karena memperparah kondisi asam urat. Ini daftarnya. Asam urat atau gout merupakan penyakit radang sendi yang menyakitkan. Penyakit ini umumnya menyerang persendian kecil seperti jari-jari tangan atau kaki, terutama jari jempol. Gejalanya bisa berupa nyeri hebat, peradangan dan kemerahan, hingga rentang gerak yang terbatas.
Asam urat bisa dikendalikan dengan menghindari makanan dan minuman yang menjadi pantangannya. Berikut ini adalah beberapa makanan penyebab asam urat yang perlu dihindari: 1. Makanan laut
Penderita asam urat dianjurkan untuk menghindari konsumsi makanan laut yang mengandung banyak purin, seperti kerang, ikan teri, sarden, tuna, tiram, udang, lobster, atau kepiting. Konsumsi seafood berlebihan dapat meningkatkan kadar asam urat dan memperburuk gejala asam urat. Jika ingin mengkonsumsi makanan laut yang kaya akan nutrisi tetapi rendah purin, belut laut atau ikan gindara bisa menjadi pilihan yang tepat. 2. Jeroan 3. Daging merah Jika ingin menjaga kadar asam urat darah, Anda bisa mengganti daging merah dengan daging ayam atau sumber protein nabati, seperti kacang kedelai yang dapat ditemukan pada tempe dan tahu. 4. Roti
Karbohidrat olahan seperti roti putih, kue kering, dan kue dapat membuat gula darah Anda melonjak dan tidak bagus untuk asam urat. 5. Madu 6. Alkohol Bir meningkatkan asam urat sebesar 6,5%. Bahkan bir non alkohol menaikkannya sebesar 4,4%. (sob/adr) |

























