Tag: aset kripto lokal

  • Siap-siap! Bappebti akan Umumkan 5 Aset Kripto Lokal Baru Awal 2023

    Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menyiapkan sejumlah aset kripto baru yang bisa diperdagangkan secara legal di Indonesia pada awal 2023. Investor kripto di Indonesia akan memiliki banyak pilihan ke depannya.

    Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, menerangkan saat ini Bappebti masih mengatur jenis aset kripto yang boleh diperdagangkan di Indonesia. Adapun saat ini terdapat 383 jenis aset kripto yang legal masuk dalam daftar whitelist.

    “Saat ini ada 383 jenis aset kripto yang bisa diperdagangkan di Indonesia, melalui penilaian yang ketat, penilaian yang terus menerus baik oleh pedagang dan Bappebti, 10 di antaranya adalah koin lokal, dari teman-teman di dalam negeri,” kata Didid dikutip kumparan, Kamis (5/1).

    Kripto Lokal Baru

    Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko. Sumber: Bappebti.
    Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko. Sumber: Bappebti.

    Baca juga: Daftar Lengkap 383 Aset Kripto Legal Terdaftar Bappebti di Indonesia

    Didid melanjutkan pihaknya tengah melakukan kajian terhadap 151 aset kripto baru secara ketat, terutama pada pengembangan koin tersebut. Dari ratusan aset tersebut di dalamnya ada 10 jenis kripto lokal lagi. Harapannya, jumlah aset kripto yang berasal dari Indonesia bisa bertambah.

    “Kami sedang lakukan analytical hierarchy process (AHP) terhadap 151 jenis koin di mana, di dalamnya itu ada 10 jenis koin lokal juga.Mudah-mudahan di akhir bulan ini, minggu keempat Januari, kami akan menyampaikan beberapa jenis koin lagi yang bisa diakui untuk diperdagangkan di Indonesia. Setidaknya ada 5 koin lokal lagi dari 10 yang sudah di-review,” ujarnya.

    Bappebti juga mendorong penerbitan aset kripto lokal lebih banyak lagi, tetapi tetap sesuai persyaratan yang sudah ditentukan. Bappebti akan melakukan supervisi, pendampingan, agar aset itu bisa memenuhi kriteria-kriteria yang sudah ditentukan.

    Daftar Kripto Lokal Masuk Daftar Bappebti

    Aset kripto lokal yang masuk daftar legal Bappebti. Sumber: TokoNews.
    Aset kripto lokal yang masuk daftar legal Bappebti. Sumber: TokoNews.

    Baca juga: Aset Kripto Lokal yang Masuk Daftar Legal Bappebti

    Sebelumnya, dalam Perba Nomor 11 Tahun 2022 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto, memuat daftar aset kripto legal yang berasal dari Indonesia.

    Daftar itu mengadopsi pendekatan positive list yang bertujuan untuk memperkecil risiko diperdagangkannya jenis aset kripto tidak memiliki kejelasan whitepaper atau yang memiliki tujuan ilegal, seperti pencucian uang dan sebagainya.

    Di antara 383 jenis aset kripto, terdapat sejumlah project kripto lokal yang masuk. Berikut ini adalah beberapa project kripto lokal tersebut:

    • Toko Token (TKO)
    • VCGamers (VCG)
    • NanoByte Token (NBT)
    • BIDR (BIDR)
    • Kunci Coin (KUNCI)
    • PTU Token (PTU)
    • Rupiah Token (IDRT)
    • Degree Crypto Token (DCT)
    • Ana Coin
    • Cindrum (CIND)
    • Livepeer (LPT)
    • Shill Token (SHILL)

    Untuk membeli atau melakukan transaksi aset kripto bisa melalui platform atau Centralized Exchange (CEX) resmi yang terdaftar di Bappebti, seperti Tokocrypto, Indodax, PINTU, Digitalexchange dan lainnya.

    DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • NanoByte Token: Aset Kripto Lokal Yang Didukung Sinar Mas & Tokocrypto

    Awal tahun 2022 tampaknya menjadi momen terbaik untuk peluncuran berbagai aset kripto yang menarik perhatian, salah satunya adalah NanoByte (NBT), token kripto lokal yang berasal dari Indonesia.

    Kripto lokal yang didukung oleh Sinar Mas Group dan Tokocrypto ini, menyediakan model token hybrid unik yang mengkombinasikan Centralized Finance (CeFi) dan Decentralized Finance (DeFi).

    Apa Itu Nanobyte (NBT)?

    NanoByte adalah aset kripto berbasis token yang dibangun diatas ekosistem Binance Smart Chain (BSC) dan menggunakan standar BEP-20 dengan total suplai maksimal token beredar sebanyak 10 miliar token.

    Insiprasi nama NanoByte berasal dari kata “Nano” yang merujuk kepada satuan sangat kecil, sepersemiliyar yang mencerminkan visi NBT, memungkinkan semua orang untuk memulai sesuatu yang besar dengan langkah kecil.

    Ilustrasi token kripto NanoByte (NBT). Foto: NanoByte.
    Ilustrasi token kripto NanoByte (NBT). Foto: NanoByte.

    Visi lahirnya NBT bertujuan untuk menjadikannya perantara yang menghubungkan aset kripto ke produk financial services tradisional/konvensional. Kemudian, sebagai dompet kripto yang dapat diaktivasi untuk mengakses produk seperti kartu kredit, asuransi dan produk financial services lainnya.

    Baca juga: Belajar dari Joe Biden Soal Kripto: Langkah Besar ke Arah yang Benar

    Sukses Listing di Pancakeswap

    Sesuai dengan regulasi aset kripto di Indonesia, NBT hadir terlebih dahulu melalui platform Decentralized Exchanges (DEX), PancakeSwap pada tanggal 25 Februari 2022 dengan harga yang tetap terjangkau dan dapat diikuti oleh seluruh partisipan yang belum mengikuti private sale dan IDO sebelumnya.

    Kesuksesan listing ini ditandai dengan volume perdagangan lebih dari 7 juta dolar AS. Tidak hanya itu, NanoByte juga sukses IDO di KrystalGo pada 23 Februari 2022, dengan 100% NBT berhasil terjual ke seluruh partisipan yang mengikuti IDO.

    Selain melakukan public sale, NBT juga melakukan pencairan airdrop dengan membagikan token gratis ke lebih dari 20.000 orang yang berpartisipasi pada program airdrop, yang diselenggarakan sejak bulan Oktober 2021 pada platform Telegram dengan jumlah terbesar sebanyak 100.000 NBT yang diterima oleh 10 orang terpilih.

    Ilustrasi token kripto NanoByte (NBT). Foto: NanoByte.
    Ilustrasi token kripto NanoByte (NBT). Foto: NanoByte.

    Dalam perjalanan peluncuran NBT, kegiatan community building sudah berlangsung sejak Oktober 2021 dengan jumlah partisipan private sale 5 kali lipat melebihi ekspektasi.

    Lalu, di bulan November 2021, saat aplikasi investasi Nanovest versi Beta diluncurkan, juga mendapatkan apresiasi sangat tinggi, lebih dari 2 juta unduhan dalam waktu kurang dari satu bulan sejak peluncuran pertama.

    Baca juga: Mengenal Secret Network, Kripto Diklaim Pesaing Ethereum & Polkadot

    NanoByte Token Listing di Tokocrypto

    Setelah sukses melakukan public sale dan IDO, token NBT melakukan listing di platform Centralized Exchange (CEX), Tokocrypto mulai 11 Maret 2022. Hutama Pastika, CEO Nanobyte Token, mengatakan NanoByte punya visi yang besar untuk mendorong adopsi aset kripto dan menjadikannya mainstream di Indonesia.

    “Kami sangat senang mengumumkan kemitraan dengan Tokocrypto untuk membawa lebih banyak orang untuk bergabung dengan NanoByte Squad. Kami berharap NanoByte bisa memberikan akses keuangan ke seluruh lapisan masyarakat baik di Indonesia maupun global,” kata Hutama.

    Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto, menyambut hangat kehadiran NanoByte di platform exchange, Tokocrypto. Menurutnya NanoByte bisa menjadi salah satu motor penggerak untuk kemajuan industri aset kripto lokal di Indonesia. Terlebih saat ini, aset kripto sedang menjadi perhatian publik sebagai instrumen investasi yang memberikan peluang keuntungan jangka panjang.

    “Investasi aset kripto kini dalam pertumbuhan yang cepat. Proyek aset kripto lokal berbasis teknologi blockchain yang bisa memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat sedang dinanti. NanoByte diharapkan menjadi salah satu role model untuk menggerakan industri kripto di Indonesia ke arah lebih baik,” kata Kai.

    Baca juga: Efek Kebijakan Kripto Presiden Joe Biden, Market Bisa Bull Run?

    Kompetisi Trading NanoByte Token

    Dalam rangka listing Nanobyte, Tokocrypto menggelar kompetisi trading dengan total hadiah Rp 1 miliar. Selain itu, ada trading cashback yang berlaku untuk pembelian NanoByte dan TKO di platform Tokocrypto.

    Adapun syarat mengikuti kompetisi trading ini adalah pengguna Tokocrypto yang sudah lolos verifikasi KYC (Know Your Costumer) level 1. Trading berlaku untk pairing TKO dan NanoByte. Periode kompetisi berlangsung mulai 11-24 Maret 2022. Untuk informasi lengkap bisa buka link di sini.

    Ilustrasi trading competition TKO x NBT.
    Ilustrasi trading competition TKO x NBT.

    Proyek NBT akan terus dikembangkan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. NBT yang didukung penuh oleh Sinarmas Financial Services Group ini berkomitmen menjadikan NBT sebagai token multi-fungsi serta membuat aset kripto menjadi lebih dikenal di Indonesia.

    Dilansir dari CoinMarketCap, saat ini NBT berhasil menempati peringkat 2921 dari semua aset kripto di seluruh dunia. Jumlah fully diluted market cap sekitar US$  308 juta.

    Baca juga: 5 Perempuan Hebat di Balik Industri Teknologi Blockchain Indonesia

    DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cermat Pilih Aset Kripto Lokal yang Tepat, Jangan Mudah Ikut Hype

    Hype aset kripto lokal semakin tinggi di awal tahun 2022. Momentum ini dimanfaatkan oleh developer lokal untuk berlomba-lomba merilis project mereka yang rata-rata mendukung ekosistem Metaverse, NFT marketplace, dan P2P gaming atau game play-to-earn.

    Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, kembali mengingatkan masyarakat untuk tepat memilih aset kripto lokal sebagai salah satu instrumen investasi. Pemilihan kripto lokal bisa dilihat dari whitepaper, di mana ada berbagai dokumen yang menjelaskan profil dan kinerja tim, tata kelola model bisnis, teknologi dan skalabilitas sistem blockchain yang digunakan, dan bagaimana dana yang terkumpul dari investor akan digunakan.

    Whitepaper harus menyertakan tidak hanya deskripsi teknis secara detil project, tetapi juga rencana pengembangan. Idealnya, sebuah rencana kerja secara mendalam untuk 1-2 tahun ke depan, dan juga menyertakan paling tidak versi beta-launch. Jika beberapa proses yang dituliskan dalam roadmap sudah terselesaikan, pastikan untuk menjelaskannya dalam whitepaper, hal ini akan menjadi bahan pertimbangan positif oleh para investor,” kata Manda.

    Apa itu altcoin seasons

    Ilustrasi aset kripto.

    Aset Kripto Bisa Dibuat 15 Menit Ikuti Video YouTube

    Dalam pembangunan ekosistem, developer akan menawarkan aset kripto utilitas sebagai sarana pengembangannya, maka dari itu ada istilah IDO (Initial DEX Offering) dan ICO (Initial Coin Offering) sebagai metode crowdfunding modal atau dana untuk peluncuran dan pengembangan proyek. Kedua metode tersebut sering dikaitkan dengan konsep IPO (Initial Public Offering) pada perusahaan yang melantai di bursa saham.

    “Banyak pengembang aset kripto yang memanfaatkan ketidak tahuan masyarakat. Mereka aji mumpung dengan hype kripto saat ini untuk menawarkan project prematur dengan menjual token utilitas demi mendapatkan uang dari investor retail yang polos. Padahal, bisa saja token tersebut hanyalah bukti kepemilikan janji project yang sama sekali belum berwujud,” ungkap Manda.

    Untuk membuat token kripto tergolong mudah, menurut Manda tidak ada yang istimewa dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Namun, perlu ditekankan, untuk merilis koin/token yang bonafide dan memiliki standar global itu tidak mudah. Ada proses due diligence yang harus dipenuhi.

    Ilustrasi bikin aset kripto.

    Ilustrasi bikin aset kripto.

    “Ada video tutorial di YouTube yang bisa membuat token kripto dalam waktu 15 menit. So, saya rasa orang yang baru memulai dan punya sedikit pengetahuan tentang kripto bisa membuatnya,’ ujar Manda

    Selain dokumen whitepaper. ada proses audit smart contract dari token kripto yang dibuat oleh pihak ketiga. Salah satu lembaga audit independen yang sudah popular, yaitu Certik Blockchian. Lembaga tersebut biasanya melakukan audit terhadap kripto yang baru diluncurkan untuk menentukan apakah project tersebut berkualitas atau tidak.



    Sumber : news.tokocrypto.com