Tag: asian

  • Beasiswa ADB Jepang ke University of Tokyo 2025 Dibuka, Cek Ya!


    Jakarta

    Asian Development Bank – Japan Scholarship Program (ADB-JSP) membuka pendaftaran bagi calon mahasiswa yang berencana studi di University of Tokyo (UTokyo), Jepang pada 2025 mendatang. Peminat beasiswa S2 ini dapat mendaftar dan mengunggah dokumen persyaratan paling lambat 10 Desember 2024.

    Beasiswa ADB-JSP di University of Tokyo 2025 ini meliputi uang kuliah penuh, tunjangan subsisten bulanan termasuk tempat tinggal, buku dan materi, asuransi kesehatan, serta ongkos perjalanan. Jika penerima beasiswa melakukan riset, akan ada dana khusus persiapan tesis yang diberikan, seperti dikutip dari laman ADB.

    Beasiswa ADB Jepang di University of Tokyo 2025

    Prodi Pilihan

    1. Master of Environmental Studies:


    – Department of Natural Environmental Studies

    – Department of Ocean Technology, Policy, and Environment

    – Department of Environment Systems

    – Department of Human and Engineered Environmental Studies

    – Department of Socio-Cultural Environment Studies

    2. Master of International Studies:

    – Department of International Studies

    3. Master of Sustainability Science

    – Graduate Program in Sustainability Science

    Syarat Beasiswa

    1. Warga dari negara anggota peminjam ADB, termasuk Indonesia
    2. Dinominasikan oleh institusi pendidikan yang ditunjuk dan hendak kuliah jenjang S2 (Master degree)
    3. Memiliki pengalaman profesional minimal 2 tahun di bidang yang relevan dengan jurusan S1 saat mendaftar
    4. Usia maksimal 35 tahun saat mendaftar
    5. Bersedia untuk kembali dan bekerja di Tanah Air setidaknya selama 2 tahun setelah menyelesaikan studi S2 di GSFS; Jika berencana lanjut studi hingga S3 setelah lulus, disarankan mendaftar beasiswa MEXT dengan rekomendasi Kedutaan Besar ketimbang ADB-JSP
    6. Belum pernah kuliah S2 saat mendaftar beasiswa

    Syarat Dokumen

    1. Formulir pendaftaran
    2. Field of Study and Research Plan
    3. Transkrip akademik resmi atau fotokopinya yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi jenjang S1
    4. Ijazah S1 resmi atau fotokopi yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi
    5. Dua surat rekomendasi confidential
    6. Format dokumen persyaratan dapat diunduh di laman beasiswa.

    Cara Mendaftar

    1. Cek kriteria pelamar kembali di https://www.adb.org/work-with-us/careers/japan-scholarship-program
    2. Cek pengajar yang ingin dijadikan sebagai supervisor di laman departemen/sekolah pilihan, atau klik https://www.k.u-tokyo.ac.jp/en/gsfs/faculty/
    3. Unggah dokumen lamaran di sini
    4. Jika lolos seleksi tahap awal, pelamar akan diminta melengkapi dokumen pendaftaran beasiswa ADB pada Februari 2025
    5. Pengumuman hasil seleksi beasiswa ADB-JSP di University of Tokyo 2025 ini akan disampaikan pada Mei 2025. Penerima beasiswa akan berkuliah mulai 1 Oktober 2025.

    Berminat mendaftar, detikers? Simak informasi beasiswa S2 di Jepang ini lebih lanjut, klik di sini.

    (twu/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Bali Genjot 3 Destinasi Wisata Baru



    Denpasar

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali membeberkan tiga destinasi wisata baru yang dibangun untuk pemerataan ekonomi.

    Tiga destinasi tersebut adalah kawasan Turyapada Tower di Buleleng, Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di Klungkung, dan Taman Wisata KBS Park di Jembrana.

    Kepala Dinas Pariwisata Bali I Wayan Sumarajaya menjelaskan perekonomian di Bali saat ini lebih banyak terpusat di wilayah selatan. Ia berharap pembangunan destinasi wisata baru itu bisa menggeliatkan pariwisata di wilayah Bali lainnya.


    “Untuk menyeimbangkan perekonomian wilayah Bali utara, timur, dan barat,” kata Sumarajaya saat memimpin rapat bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pariwisata, dan Asian Development Bank di kantor Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (29/8/2025).

    Sumarajaya juga menyampaikan arah kebijakan dan program pembangunan kepariwisataan Bali. Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan mengendalikan pembangunan hotel di wilayah Denpasar, Badung, dan Gianyar.

    Selain itu, dia berujar, Pemprov Bali juga berupaya mengembangkan sistem transportasi berkualitas untuk meningkatkan daya saing pariwisata.

    Ia mengklaim arah kebijakan tersebut bertujuan untuk menjaga kualitas ekosistem alam dan lingkungan. Ia juga memaparkan penguatan tata kelola kepariwisataan Bali untuk mengatur orang asing di Pulau Dewata.

    Hal itu dilakukan sebagai respons atas banyaknya turis asing yang melakukan pelanggaran terhadap norma hukum dan budaya Bali.

    Kemudian, menjadikan pariwisata sebagai penggerak utama perekonomian lokal Bali dengan meningkatkan penggunaan produk lokal Bali,” imbuh Sumarajaya.

    Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Kemenko Perekonomian, Herfan Brilianto Mursabdo, mengungkapkan Bali menjadi wajah pariwisata Indonesia.

    Menurutnya, kepala daerah perlu memiliki visi yang jelas terkait pengembangan pariwisata di daerahnya.

    “Menjadi contoh bagi pengembangan di daerah-daerah lain, khususnya dalam hal keterbukaan masyarakatnya, kebudayaan masyarakatnya, serta bagaimana pemdanya memiliki visi yang jelas terhadap pengembangan pariwisata di daerah,” ujar Herfan.

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com