Tag: athletics

  • Le Minerale Jadi Official Mineral Water Ajang Lari Elite Borobudur Marathon


    Jakarta

    Le Minerale berhasil memenuhi seluruh kriteria, standar nutrisi, dan keamanan internasional yang harus dipenuhi untuk mendukung Borobudur Marathon 2025. Dalam acara ini, Le Minerale menunjang 11.500 pelari yang berkompetisi di area Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah sebagai satu-satunya air mineral yang memenuhi syarat.

    Digelar pada Minggu, (16/11) lalu, Borobudur Marathon 2025 yang telah mengantongi predikat baru Elite Label World Athletics hadir dengan standar pelaksanaan dan peningkatan kualitas rute yang telah terverifikasi World Athletics, salah satunya terkait official mineral water.

    Race Director Borobudur Marathon 2025, Andreas Kansil mengungkapkan dengan perubahan status menjadi Elite Label, Borobudur Marathon tetap memilih Le Minerale sebagai official mineral water.


    “Kami memang terus memastikan dan menjamin kualitas water station yang dapat memenuhi kebutuhan cairan sesuai standar internasional. Maka dari itu kami kembali menggandeng Le Minerale sebagai official mineral water. Le Minerale memiliki kandungan mineral alami untuk mengganti mineral yang hilang dan menjadi kunci agar pelari tidak loyo,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Rabu (19/11/2025).

    Diketahui, status elite mensyaratkan verifikasi menyeluruh terhadap seluruh aspek penyelenggaraan, termasuk kualitas produk yang disajikan di water station mulai dari kandungan mineral, rasa yang segar, dan sesuai standar keamanan pangan.

    Terlebih, tahun ini Borobudur Marathon menghadirkan rute baru yang memberikan pengalaman berbeda bagi pelari. Meski rute berubah, medan tanjakan legendaris tetap warnai Borobudur Marathon.

    Atas kepercayaan yang diberikan, Head of Public Relation and Digital Le Minerale berterima kasih dan bangga bisa menjadi bagian dari ajang lari berstandar Elite Label World Athletics.

    “Kami sangat berterima kasih kembali dipercaya menjadi official mineral water di event Borobudur Marathon. Dengan rute baru yang penuh tantangan ‘tanjakan cinta’, kami yakin bahwa menjaga kebugaran tubuh para pelari adalah hal utama. Lewat kandungan mineral alami, Le Minerale ingin memastikan setiap atlet dapat terpenuhi kebutuhan cairan dan mineralnya serta menjaga performanya hingga garis finish,” ungkap Yuna.

    Yuna menilai melalui keterlibatan Le Minerale di 24 titik water station, Le Minerale turut bangga menjadi bagian dari setiap langkah pelari menuju garis finish.

    Menanggapi hadirnya keterlibatan Le Minerale di 24 titik water station, Medical Doctor Borobudur Marathon 2025, dr. Wawan Budisusilo Sp.KO menambahkan penempatan water station Le Minerale yang tersebar di sepanjang jalur lomba, 24 titik untuk kategori full marathon, 10 titik untuk half marathon, dan 3 titik untuk kategori 10K tersebut bukanlah tanpa alasan.

    “Penempatan water station setiap jarak tertentu ini sangat penting untuk menentukan hydration point di sebuah running event, apalagi event marathon di cuaca yang panas. Kalau kita bandingkan dengan di luar negeri, jarak antar water station mereka lebih jauh karena perbedaan iklim,” ungkapnya.

    “Indonesia yang beriklim tropis memerlukan strategi hidrasi yang lebih intensif. Kita standby di kilometer-kilometer awal sampai tengah setiap 2,5 km. Makin jauh jaraknya, makin tinggi kebutuhan hidrasi dan mineral, sehingga jarak antar water station akan semakin pendek. Yang penting bukan hanya soal cairan, tapi juga penggantian mineral yang hilang melalui keringat. Kita harapkan pelari memanfaatkan asupan mineral ini dengan baik,” sambung dr. Wawan.

    Tak hanya itu, pelari profesional Le Minerale Running Squad Ibnu Jamil turut merasakan manfaat Le Minerale yang memiliki kandungan mineral alami. Belasan ribu pelari di Borobudur Marathon dapat terpenuhi kebutuhan cairan dan mineralnya, sehingga performa dapat lebih optimal.

    “Sebelum, selama, dan sesudah lari saya selalu cukupi kebutuhan cairan dan mineral dengan Le Minerale. Dan tentunya selama berkompetisi di Borobudur Marathon ini, setiap water station selalu saya singgahi dan saya minum meski sedikit-sedikit untuk meminimalisir kram karena kekurangan cairan,” pungkas Ibnu.

    (akn/ega)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Kualitas Teruji, Le Minerale Kembali Jadi Official Mineral Water JRF 2025


    Jakarta

    Jakarta Running Festival (JRF) 2025 kembali dilaksanakan pada 25-26 Oktober 2025. Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah partisipan tahun ini mengalami peningkatan hingga 70%.

    Tercatat sebanyak 27.300 pelari berpartisipasi di ajang bergengsi yang menjadi salah satu destinasi utama lari di Asia Tenggara ini. Lebih dari 1.000 di antaranya adalah pelari asing dari 48 negara yang turut berkompetisi. Jakarta Running Festival 2025 telah meraih dua sertifikasi bergengsi World Athletics Label untuk kategori Half Marathon dan Marathon.

    Dalam penyelenggaraan berskala global ini, JRF 2025 kembali mempercayakan Le Minerale sebagai Official Mineral Water. Le Minerale menghadirkan 20 titik water station sepanjang rute untuk menjaga kebutuhan cairan dan mineral dan keseimbangan mineral tubuh pelari, agar tetap optimal di tengah tantangan iklim tropis Jakarta.


    “Ada tiga kriteria utama yang membuat Le Minerale kembali lolos sebagai official mineral water Jakarta Running Festival 2025. Pertama, kualitas dan kandungan mineral alami yang dibutuhkan pelari dan sudah terbukti efektif untuk mengganti cairan dan mineral tubuh yang hilang. Kedua, standar higienitas yang memenuhi persyaratan World Athletics Label. Ketiga, kapabilitas logistik untuk menyuplai 27.300 peserta secara efisien di titik-titik krusial sepanjang rute,” Jelas Direktur Utama PT Kelompok Lari Anak Bangsa (KLAB) Dickie Widjaja selaku penyelenggara dalam keterangannya, Senin (27/10/2025).

    Pemilihan Le Minerale sebagai satu-satunya official mineral water dalam ajang Jakarta Running Festival 2025 bukanlah keputusan yang diambil secara sembarangan. Prosesnya melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat, terukur, dan multidisiplin, melibatkan Tim Medis JRF serta Tim Teknis Race Director untuk memastikan bahwa air mineral yang dipilih benar-benar memenuhi standar kebutuhan pelari profesional di ajang berlabel internasional.

    Setiap tahap verifikasi dilakukan dengan cermat. Uji laboratorium independen menjadi langkah pertama, menelaah kandungan mineral alami penting untuk membantu menjaga fungsi otot dan saraf pelari.

    Tahapan berikutnya adalah pemeriksaan sertifikasi mutu yang meliputi dokumen resmi dari BPOM, Standar Nasional Indonesia (SNI), hingga ISO 22000 yang menjamin standar keamanan pangan dan higienitas produk. Semua sertifikat ini menjadi bukti bahwa Le Minerale tidak hanya memenuhi regulasi nasional, tetapi juga mampu bersaing dalam standar kualitas global.

    Selain itu, dilakukan pula simulasi logistik dan uji stabilitas produk di sepanjang rute marathon. Pengujian ini penting untuk memastikan kualitas dan kesegaran air mineral tetap terjaga, meskipun berada dalam kondisi suhu tinggi dan pergerakan distribusi yang intens di lapangan. Setiap botol Le Minerale diuji agar tetap aman, bersih, dan mempertahankan kandungan mineral alaminya hingga ke tangan pelari di setiap water station.

    Melalui proses panjang dan disiplin ilmiah yang komprehensif ini, Le Minerale terbukti memenuhi seluruh aspek penilaian, menjadikannya air mineral dengan standar kualitas internasional, dan layak dipercaya untuk mendukung performa ribuan pelari profesional di ajang berstandar dunia, Jakarta Running Festival 2025.

    Le MineraleFoto: dok. Istimewa

    Race Director JRF 2025, Donny Tjahyadikarta menjelaskan, sebagai event berstandar World Athletics Label Road Race di iklim tropis, JRF wajib mengikuti Rule 55.8 World Athletics yang mengatur jumlah dan jarak stasiun minum (water station).

    “Standar internasional umumnya merekomendasikan water station setiap 2.5 hingga 5 km. Di JRF pada kategori Marathon, kami menyediakan Water Station setiap 2,5 km di awal, kemudian setiap 2 km setelah titik Half Marathon, dan lebih rapat lagi setiap 1,5 km di beberapa kilometer terakhir. Penerapan jarak yang semakin dekat ini adalah standar keselamatan wajib kami, mengingat kelembaban dan suhu tinggi secara signifikan meningkatkan risiko kekurangan cairan dan mineral,” jelas Donny.

    Dari perspektif medis, pemilihan air mineral berkualitas dengan kandungan mineral alami menjadi krusial untuk performa dan keselamatan pelari.

    Sementara itu Medical Doctor JRF 2025 dr. Andi Kurniawan menekankan pentingnya kualitas air mineral dalam kondisi cuaca di Jakarta.

    “Diprediksi cuaca saat JRF 2025 dapat mencapai hingga 30 derajat, oleh karenanya Kualitas air mineral sangat penting karena kandungan mineral alaminya membantu mengganti mineral tubuh seperti natrium, kalium, dan magnesium yang hilang bersama keringat. Ini krusial untuk menjaga fungsi saraf dan otot,” tuturnya.

    Atas kepercayaan yang diberikan, Marketing Direktur Le Minerale Febri Satria Hutama berterima kasih dan bangga bisa menjadi bagian dari ajang lari berstandar global pertama di Indonesia ini.

    “Menjadi bagian dari Jakarta Running Festival 2025 bukan sekadar bentuk dukungan kami terhadap olahraga, tetapi juga pengakuan bahwa Le Minerale telah memenuhi standar kualitas internasional. Kualitas mineral alami kami telah terverifikasi dan menjadikannya air mineral yang dipercaya untuk mendukung pelari profesional di ajang berlabel dunia,” ungkap Febri.

    (prf/ega)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Maybank Marathon 2025 Umumkan Para Juara, Total Hadiah Rp 2,7 Miliar


    Jakarta

    Maybank Indonesia resmi menutup rangkaian Maybank Marathon 2025 dengan mengumumkan para juara di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, Minggu (24/8). Ajang lari bertaraf internasional ini menjadi seri pertama Elite Label Road Race World Athletics yang digelar di Indonesia.

    Mengusung tema ‘Pace the Future’, Maybank Marathon edisi ke-14 tahun ini diikuti 13.600 pelari dari 52 negara. Mereka turun di berbagai kategori mulai dari Marathon, Half Marathon, 10K, hingga Wheelchair. Suasana pagi di Gianyar pun seketika berubah menjadi perayaan akbar olahraga lari, yang kerap dijuluki sebagai ‘lebarannya para pelari’.

    Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, menyampaikan rasa syukur atas lancarnya penyelenggaraan serta kebanggaannya terhadap para peserta.


    “Maybank Indonesia dengan bangga mengumumkan para juara dari berbagai latar belakang yang telah menaklukkan lintasan dengan dedikasi dan semangat tinggi. Prestasi mereka adalah bukti semangat kompetisi dan sportivitas tidak mengenal batas,” ujar Steffano, dalam keterangan tertulis, Minggu (24/8/2025).

    Maybank Foto: Dok. Maybank

    Steffano juga menyoroti kesuksesan Maybank Marathon tidak hanya diukur dari meningkatnya jumlah peserta, tetapi lebih jauh pada kualitas penyelenggaraan lomba yang diberikan kepada setiap pelari. Menurut Steffano, tahun ini menjadi momentum penting bagi Maybank Indonesia, dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 13.500 orang.

    “Namun, kami percaya keberhasilan sebuah ajang seperti ini tidak hanya terletak pada angka, tetapi pada bagaimana kami menjaga keamanan, kenyamanan, dan kualitas lomba bagi seluruh peserta,” jelas Steffano.

    Maybank Foto: Dok. Maybank

    Dengan total hadiah lebih dari Rp 2,7 miliar, panitia menganugerahkan penghargaan kepada para juara dari berbagai kategori. Berikut adalah para pemenang utama:

    • Marathon Open Male: Evans Nyakamba Mayaka dari Kenya, nomor dada 03, waktu tempuh 02:17:01
    • Marathon Open Female: Medanit Feyera Gurmesa dari Ethiopia, nomor dada 10399, waktu tempuh 02:40:03
    • Marathon National Male: Robi Syianturi, nomor dada 22127, waktu tempuh 02:29:18
    • Marathon National Female: Odekta Naibaho, nomor dada 22077, waktu tempuh 02:47:28.

    Setiap pemenang utama Marathon Open Male dan Female menerima hadiah uang tunai masing masing senilai Rp 250.000.000. Sedangkan untuk pemenang utama Marathon National Male dan Female menerima hadiah uang tunai masing-masing senilai Rp 100.000.000.

    Steffano juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung jalannya acara. Mewakili Maybank Indonesia dan seluruh panitia, ia menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada para peserta yang telah berlari dengan tertib, serta kepada tim pengamanan, tim medis, pacers, marshalls, pecalang, sponsor, dan warga Gianyar yang telah turut menyemarakkan suasana di sepanjang rute.

    “Sinergi ini menjadi fondasi utama kesuksesan kami,” tutur Steffano.

    Menutup sesi konferensi pers, Project Director Maybank Marathon Widya Permana menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi lintas elemen yang menjadikan Maybank Marathon sebagai ajang bertaraf internasional.

    “Maybank Marathon tidak akan pernah sampai di titik ini tanpa kekuatan kolaborasi. Dari peserta, panitia, relawan, hingga seluruh elemen masyarakat-semuanya memiliki peran penting dalam mewujudkan acara ini,” ungkap Widya.

    Widya juga mengajak para pelari untuk kembali bersiap menyambut Maybank Marathon 2026. Bagi yang belum mendapatkan kesempatan tahun ini, kata Widya, masih ada waktu untuk berlatih dan bersiap menuju Maybank Marathon 2026.

    “Sampai jumpa di garis start tahun depan!,” kata Widya.

    Maybank
    Maybank
    Maybank

    (akn/ega)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • 5 Fakta Menarik Yuki Kawauchi, Pelari Jepang dengan Segudang Prestasi


    Jakarta

    Nama Yuki Kawauchi mungkin tidak sepopuler bintang atletik lain, namun kiprahnya di lintasan maraton dunia begitu menginspirasi. Lahir pada 5 Maret 1987 di Setagaya, Tokyo, Jepang, Kawauchi dikenal sebagai sosok pelari tangguh yang membuktikan dedikasi mampu mengalahkan keterbatasan.

    Berikut lima fakta menarik tentang Yuki Kawauchi, pelari yang mendunia. Sosoknya kerap mencuri perhatian berkat prestasi, gaya unik, hingga filosofi hidupnya.

    1. Identitas dan Julukan


    Yuki Kawauchi sempat bekerja penuh waktu sebagai pegawai pemerintah di Prefektur Saitama, sembari membiayai sendiri kebutuhan lomba dan pelatihannya tanpa sponsor. Dari keteguhannya itu, ia kemudian mendapat julukan ‘Professional Runner’, simbol kerja keras dan kemandirian.

    2. Prestasi dan Rekor Dunia

    Ia mencatat rekor personal best marathon 2:07:27 pada Lake Biwa Marathon 2021 dan half marathon 1:02:18. Kawauchi juga memegang rekor dunia Guinness sebagai pelari pertama yang menuntaskan lebih dari 100 maraton di bawah 2 jam 20 menit. Selain itu, ia tercatat paling sering mencetak waktu sub-2:20 lebih dari 100 kali, dan lebih dari 25 kali finish sub-2:12.

    3. Boston Marathon 2018 yang Ikonik

    Kemenangan Kawauchi di Boston Marathon 2018 dengan waktu 2:15:58 menjadi momen bersejarah. Ia adalah orang Jepang pertama yang memenangi ajang ini sejak 1987.

    Lomba yang digelar dalam cuaca ekstrem hujan deras, dingin, dan angin kencang justru memperlihatkan daya juang luar biasa Kawauchi. Adapun strategi cerdas yang ia kerahkan adalah berhasil menyalip pemenang bertahan Geoffrey Kirui di mil terakhir.

    4. Unik dan Ekstravaganza

    Selain prestasi, Kawauchi juga dikenal dengan aksi nyentrik. Ia pernah berlari half marathon dengan setelan jas dan mencatat waktu 1:06:42, meski bukan rute resmi. Tak hanya itu, ia juga pernah mengenakan kostum panda dalam lomba half marathon lokal sebagai pemanasan Boston.

    5. Filosofi dan Motivasi

    Bagi Kawauchi, konsistensi, pengalaman, dan kegigihan lebih penting daripada sekadar fasilitas mahal. Ia pernah mewakili Jepang di Kejuaraan Dunia 2011, 2013, dan 2017, sekaligus menikmati pengalaman berlari di berbagai negara. Filosofinya menginspirasi pelari amatir di seluruh dunia: bahwa semangat tak kalah penting dari dukungan finansial.

    Tahun ini, Yuki Kawauchi akan ambil bagian dalam Maybank Marathon 2025. Ajang maraton internasional berlabel Elite Label Road Race dari World Athletics ini digelar di Bali pada 24 Agustus. Kehadirannya diperkirakan akan memberikan motivasi tambahan bagi sekitar 13 ribu peserta yang akan mengikuti lomba.

    Maybank Marathon sendiri telah rutin digelar sejak 2012 dengan beberapa kategori, yakni maraton penuh 42,195 km, half marathon 21,0975 km, dan 10K. Event ini juga diakui sebagai ajang kualifikasi resmi untuk Boston Marathon dan Abbott WMM Wanda Age Group World Rankings, serta meraih berbagai penghargaan, termasuk Best Marathon 2016 dan Most Popular Sport Event 2018.

    Dengan kehadiran Yuki Kawauchi, Maybank Marathon 2025 diyakini akan semakin bergengsi dan menegaskan posisinya setara dengan maraton kelas dunia lainnya.

    (akn/ega)



    Sumber : sport.detik.com