Tag: atlet

  • Renovasi Wisma Atlet Telan Rp 350 M, Siapa yang Bakal Isi?



    Jakarta

    Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto menjelaskan mengenai konsep Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta yang akan diubah menjadi Rusun ASN. Di mana sebagian Wisma Atlet akan digunakan sebagai Rusun ASN, kemudian setengah lainnya akan dialihfungsikan sebagai area komersial.

    “Tetep fungsinya rusun, tapi jadi rusun sebagian, yang utama untuk ASN. Sebagian nanti ada yang prospek untuk dikomersialkan untuk membiayai operasional dari area itu,” kata Iwan di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Selasa (20/8/2024).

    Lebih lanjut, dia mengatakan konsep hunian ini adalah tempat tinggal sewa atau Rusunawa (Rumah susun sederhana sewa). Harganya akan ditetapkan oleh pemerintah dan akan diumumkan setelah renovasi selesai melalui Perpres (Peraturan Presiden).


    “Sementara rusunawa. Sistemnya sewa tapi nanti ada penetapan harga pemerintah,” ujarnya.

    Seperti yang diketahui saat ini Wisma Atlet sedang dalam tahap renovasi yang memakan waktu sekitar 6 bulan. Ditargetkan renovasi ini akan rampung tahun ini.

    Adapun, untuk anggaran renovasi Wisma Atlet sendiri telah diajukan dana sekitar Rp 350 miliar.

    “Ini masih nunggu penetapan, sudah dialokasikan Rp 350 miliar,” pungkasnya.

    Terpisah, terkait siapa ASN yang bisa menempati hunian di Wisma Atlet ini, Iwan menyampaikan hal tersebut akan diatur oleh Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).

    Laporan dari LPSE Kementerian PUPR, untuk revitalisasi Wisma Atlet Kemayoran, pagu anggaran yang digelontorkan dari APBN senilai Rp 373.456.806.000 sementara Hasil Penilaian Sendiri (HPS) sebesar Rp 357.893.484.300.

    Dilansir detikNews, pada Selasa (6/8), Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani yang menggelar rapat dengan Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono terkait Wisma Atlet. Dalam kesempatan tersebut, Sri Mulyani menyatakan Wisma Atlet akan dijadikan perumahan ASN hingga kawasan komersial.

    “Dari BLU (Badan Layanan Umum) sudah berikan asesmen nanti minat dari beberapa aktivitas komersial ada, namun sisi lain juga akan jadi perumahan ASN, karena banyak sekali ASN di sekitar Wisma Atlet ini, tapi tanpa menimbulkan signaling yang salah karena di sisi lain akan ada perpindahan ke IKN,” ujar Sri Mulyani.

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Atlet, Pelatih, hingga Fisioterapis Boleh Daftar!


    Jakarta

    Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka pendaftaran Beasiswa Keolahragaan mulai 22 Juli-12 Agustus 2025. Pelamar bisa kuliah jenjang S2 atau S3.

    Ada dua jalur beasiswa LPDP-Kemenpora yang dibuka. Jalur Peningkatan Prestasi dibuka sebagai beasiswa targeted untuk olahragawan, mantan olahragawan, maupun tenaga keolahragaan seperti pelatih, fisioterapis, ahli gizi, sport scientist, dan lain-lain, dikutip dari laman LPDP Kemenkeu.

    Sementara itu, Jalur Penghargaan Prestasi dibuka untuk olahragawan dan mantan olahragawan dengan minimal satu prestasi tingkat internasional. Jalur yang termasuk beasiswa afirmasi ini tak mengenakan syarat minimal IPK dan sertifikat kemampuan bahasa saat pendaftaran.


    Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo mengatakan Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora ini bertujuan untuk memperkuat fondasi ekosistem olahraga nasional, yang juga terbentuk dari unsur sains, gizi, manajemen, dan teknologi.

    Beasiswa ini diharapkan juga dapat memastikan keberlanjutan kesejahteraan para insan olahraga. Ia menambahkan, beasiswa ini juga menjadi bekal bagi mantan atlet usai tak aktif bertanding.

    Penerima beasiswa LPDP-Kemenpora diharapkan berkontribusi dalam pengembangan sport science, manajemen olahraga, hingga kebijakan olahraga nasional.

    Beasiswa LPDP-Kemenpora 2025

    Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora berupa beasiswa fully funded atau pendanaan penuh. Berikut komponen pendanaannya:

    • Dana pendaftaran
    • Dana SPP/tuition fee/uang kuliah tunggal
    • Dana tunjangan buku
    • Dana penelitian tesis/disertasi
    • Dana seminar internasional
    • Dana publikasi jurnal internasional
    • Dana transportasi
    • Dana aplikasi visa
    • Dana asuransi kesehatan
    • Dana kedatangan
    • Dana hidup bulanan
    • Dana lomba internasional
    • Dana tunjangan keluarga (khusus doktor)
    • Dana keadaan darurat (jika diperlukan)

    Syarat Beasiswa LPDP-Kemenpora Jalur Peningkatan Prestasi

    • WNI dengan salah satu profesi berikut:
      • Olahragawan/mantan olahragawan
      • Tenaga keolahragaan:
        • Pelatih olahraga/pelatih olahraga disabilitas/pelatih fisik/pelatih fisik olahraga disabilitas/pelatih mental olahraga
        • Asisten pelatih olahraga/asisten pelatih olahraga disabilitas
        • Dokter olahraga/dokter pertandingan kejuaraan olahraga
        • Psikolog olahraga
        • Fisioterapis
        • Sport masseur
        • Perawat/tenaga medis
        • Ahli gizi/nutrisionis olahraga
        • Dosen ilmu olahraga
        • Konsultan di bidang olahraga
        • Administrator olahraga pada instansi pemerintah/administrator keolahragaan di cabang-cabang olahraga
        • Pengembang kebijakan olahraga prestasi
        • Peneliti keolahragaan/sport scientist
        • Fisiolog olahraga
        • Analis performa
        • Presenter education doping
        • Doping control officer
        • Classifier
        • Sport management
        • Sport entrepreneur.
    • Usia maksimal 40 tahun bagi pendaftar S2 dan 45 tahun bagi pendaftar S3 per 31 Desember 2025
    • IPK minimal 2,50 dari 4,00 bagi pendaftar S2 dan 3,00 dari 4,00 bagi pendaftar S3, dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau yang sudah dilegalisasi
    • Pendaftar S3 lulusan S2 yang programnya tidak menerapkan IPK wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal
    • Sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang berlaku per 8 September 2025, dengan skor minimal:
      • Pendaftar S2 dalam negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, atau IELTS 6,0.
      • Pendaftar S2 luar negeri: TOEFL iBT 80; PTE Academic 58, atau IELTS 6,5.
      • Pendaftar S3 dalam negeri: TOEFL ITP 530, TOEFL iBT 70, PTE Academic 50, atau IELTS 6,0.
      • Pendaftar S3 luar negeri: TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5.
    • Memperoleh dan mengunggah surat rekomendasi dari Kemenpora keluaran dari SITENOR – Sistem Tenaga dan Organisasi Keolahragaan (https://sitenor.id) atau surat rekomendasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat yang menyatakan pendaftar adalah olahragawan, mantan olahragawan, atau tenaga keolahragaan yang sesuai dengan kriteria LPDP.

    Syarat Beasiswa LPDP-Kemenpora Jalur Penghargaan Prestasi

    • Memenuhi salah satu capaian berikut:
    1. Juara 1-3 pada kejuaraan olimpiade atau paralimpiade olahraga dunia
    2. Juara 1-3 pada kejuaraan dunia resmi dari federasi internasional
    3. Juara 1-2 pada kejuaraan Asian Games atau Asian Para Games
    4. Juara 1 pada kejuaraan SEA Games atau ASEAN Para Games
    5. Juara 1-3 pada kejuaraan olahraga internasional tingkat dunia,
    6. Juara 1-2 pada kejuaraan olahraga internasional tingkat benua
    7. Juara 1 pada kejuaraan olahraga internasional tingkat regional
    8. Juara 1 olahraga internasional yang diberikan penghargaan oleh presiden RI
    9. Juara 1 pada sebuah kejuaraan olahraga internasional yang tidak diutus oleh negara, tetapi mewakili Indonesia.
    • Prestasi nomor 5-9 di atas harus diraih pendaftar pada usia 17 tahun ke atas
    • Pendaftar S2 berusia maksimal 45 tahun dan S3 50 tahun per 31 Desember 2025
    • Tidak disyaratkan IPK minimal
    • Tidak disyaratkan skor bahasa Inggris minimal, tetapi akan mengikuti kelas pengayaan
    • Memperoleh dan mengunggah surat rekomendasi dari Kemenpora keluaran dari SITENOR – Sistem Tenaga dan Organisasi Keolahragaan (https://sitenor.id) atau surat rekomendasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat yang menyatakan pendaftar adalah olahragawan, mantan olahragawan, atau tenaga keolahragaan yang sesuai dengan kriteria LPDP.

    Jadwal Beasiswa LPDP-Kemenpora 2025

    • Pendaftaran: 22 Juli-12 Agustus 2025
    • Pengajuan surat rekomendasi: 8 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil rekomendasi: 5-10 Agustus 2025
    • Seleksi administrasi: 13-21 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
    • Masa sanggah: 23-25 Agustus 2025
    • Pemrosesan sanggah: 26 Agustus-4 September 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 8 September 2025
    • Seleksi substansi: 7 Oktober-19 November 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025
    • Mulai kuliah: Januari 2026

    Beasiswa LPDP-Kemenpora Jenjang S1 Akan Dibuka

    Dito mengatakan, beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora ke depannya akan diperluas untuk jenjang S1 dan mendorong kembalinya sekolah-sekolah olahraga se-Indonesia.

    “Melalui pendekatan pendidikan, pemerintah ingin membentuk generasi unggul yang punya sportivitas tinggi, dari hulu ke hilir,” kata Dito pada peluncuran beasiswa, Rabu (9/7/2025) lalu, dikutip dari laman Kemenpora.

    Plt Direktur Utama LPDP, Sudarto, mengatakan beasiswa ini memastikan insan olahraga dapat berkembang.

    “Kami percaya bahwa pendidikan adalah kunci sukses. Beasiswa Keolahragaan ini adalah bentuk inklusi strategis dalam sistem pembiayaan pendidikan nasional yang memberikan ruang bagi para insan olahraga untuk terus berkembang dan menginspirasi,” ucapnya.

    Informasi beasiswa LPDP-Kemenpora 2025 dapat diakses pada laman https://lpdp.kemenkeu.go.id dan akun Instagram @kemenpora. Selamat mendaftar, detikers!

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Le Minerale Jadi Official Mineral Water Ajang Lari Elite Borobudur Marathon


    Jakarta

    Le Minerale berhasil memenuhi seluruh kriteria, standar nutrisi, dan keamanan internasional yang harus dipenuhi untuk mendukung Borobudur Marathon 2025. Dalam acara ini, Le Minerale menunjang 11.500 pelari yang berkompetisi di area Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah sebagai satu-satunya air mineral yang memenuhi syarat.

    Digelar pada Minggu, (16/11) lalu, Borobudur Marathon 2025 yang telah mengantongi predikat baru Elite Label World Athletics hadir dengan standar pelaksanaan dan peningkatan kualitas rute yang telah terverifikasi World Athletics, salah satunya terkait official mineral water.

    Race Director Borobudur Marathon 2025, Andreas Kansil mengungkapkan dengan perubahan status menjadi Elite Label, Borobudur Marathon tetap memilih Le Minerale sebagai official mineral water.


    “Kami memang terus memastikan dan menjamin kualitas water station yang dapat memenuhi kebutuhan cairan sesuai standar internasional. Maka dari itu kami kembali menggandeng Le Minerale sebagai official mineral water. Le Minerale memiliki kandungan mineral alami untuk mengganti mineral yang hilang dan menjadi kunci agar pelari tidak loyo,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Rabu (19/11/2025).

    Diketahui, status elite mensyaratkan verifikasi menyeluruh terhadap seluruh aspek penyelenggaraan, termasuk kualitas produk yang disajikan di water station mulai dari kandungan mineral, rasa yang segar, dan sesuai standar keamanan pangan.

    Terlebih, tahun ini Borobudur Marathon menghadirkan rute baru yang memberikan pengalaman berbeda bagi pelari. Meski rute berubah, medan tanjakan legendaris tetap warnai Borobudur Marathon.

    Atas kepercayaan yang diberikan, Head of Public Relation and Digital Le Minerale berterima kasih dan bangga bisa menjadi bagian dari ajang lari berstandar Elite Label World Athletics.

    “Kami sangat berterima kasih kembali dipercaya menjadi official mineral water di event Borobudur Marathon. Dengan rute baru yang penuh tantangan ‘tanjakan cinta’, kami yakin bahwa menjaga kebugaran tubuh para pelari adalah hal utama. Lewat kandungan mineral alami, Le Minerale ingin memastikan setiap atlet dapat terpenuhi kebutuhan cairan dan mineralnya serta menjaga performanya hingga garis finish,” ungkap Yuna.

    Yuna menilai melalui keterlibatan Le Minerale di 24 titik water station, Le Minerale turut bangga menjadi bagian dari setiap langkah pelari menuju garis finish.

    Menanggapi hadirnya keterlibatan Le Minerale di 24 titik water station, Medical Doctor Borobudur Marathon 2025, dr. Wawan Budisusilo Sp.KO menambahkan penempatan water station Le Minerale yang tersebar di sepanjang jalur lomba, 24 titik untuk kategori full marathon, 10 titik untuk half marathon, dan 3 titik untuk kategori 10K tersebut bukanlah tanpa alasan.

    “Penempatan water station setiap jarak tertentu ini sangat penting untuk menentukan hydration point di sebuah running event, apalagi event marathon di cuaca yang panas. Kalau kita bandingkan dengan di luar negeri, jarak antar water station mereka lebih jauh karena perbedaan iklim,” ungkapnya.

    “Indonesia yang beriklim tropis memerlukan strategi hidrasi yang lebih intensif. Kita standby di kilometer-kilometer awal sampai tengah setiap 2,5 km. Makin jauh jaraknya, makin tinggi kebutuhan hidrasi dan mineral, sehingga jarak antar water station akan semakin pendek. Yang penting bukan hanya soal cairan, tapi juga penggantian mineral yang hilang melalui keringat. Kita harapkan pelari memanfaatkan asupan mineral ini dengan baik,” sambung dr. Wawan.

    Tak hanya itu, pelari profesional Le Minerale Running Squad Ibnu Jamil turut merasakan manfaat Le Minerale yang memiliki kandungan mineral alami. Belasan ribu pelari di Borobudur Marathon dapat terpenuhi kebutuhan cairan dan mineralnya, sehingga performa dapat lebih optimal.

    “Sebelum, selama, dan sesudah lari saya selalu cukupi kebutuhan cairan dan mineral dengan Le Minerale. Dan tentunya selama berkompetisi di Borobudur Marathon ini, setiap water station selalu saya singgahi dan saya minum meski sedikit-sedikit untuk meminimalisir kram karena kekurangan cairan,” pungkas Ibnu.

    (akn/ega)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Olahraga Kardio Berbasis Musik yang Sedang Viral di Indonesia

    Jakarta

    Pound fit menjadi salah satu olahraga yang cukup viral di Indonesia, khususnya kaum wanita. Hal ini bisa dilihat dari maraknya kelas-kelas pound fit di berbagai daerah yang biasa didatangi kaum hawa.

    Pound fit sendiri merupakan jenis olahraga kardio berbasis musik, dimana gerakannya menggunakan stik dan diperagakan seolah-olah seperti bermain drum. Olahraga ini memiliki segudang manfaat, khususnya dalam membakar kalori hingga menurunkan berat badan.

    Olahraga ini cocok dimainkan bagi detikers yang ingin tetap sehat sekaligus mendapatkan kesenangan saat memainkannya.


    Pada artikel kali ini, detikSport telah merangkum penjelasan mengenai olahraga pound fit, lengkap dengan manfaat dan cara latihannya. Yuk, simak ulasannya di bawah ini

    Apa Itu Pound Fit?

    Mengutip dari Jurnal Media Akademik Vol.2 No.1, pound fit dapat adalah latihan fisik yang khas dan memadukan unsur-unsur musik, kebugaran, dan energi dalam latihan ketukan yang intens. Olahraga ini dilengkapi dengan perangkat yang disebut “ripstix” (stik berbobot). Gerakan pound fit terdiri dari ketukan drumming dan latihan kebugaran, menjadikannya olahraga yang dinamis sekaligus menyenangkan.

    Cara memainkan ripstix cukup mudah, yaitu dengan menggerakkannya seperti sedang bermain drum dengan berbagai ritme. Gerakan ini bermanfaat untuk membakar kalori hingga membentuk massa otot.

    Mengutip dari situs poundfit.com, pound fit sendiri pertama kali diciptakan di Amerika Serikat pada tahun 2011 oleh dua orang pemain drum dan atlet bernama Cristina Peerenboom dan Kristen Potenza. Ini bermula ketika mereka melakukan pilates dengan tujuan untuk mengurangi berat badan. Namun keduanya merasa bosan dengan rutinitas tersebut dan mencoba menciptakan olahraga dengan gaya dan nuansa yang baru.

    Setelah itu, Cristina dan Kristen menyadari bahwa gerakan bermain drum sebenarnya sama dengan gerakan olahraga pada umumnya. Untuk itu, mereka mulai menciptakan olahraga pound fit yang mirip dengan kegiatan bermain drum.

    Manfaat Olahraga Pound Fit

    Mengutip dari Health Fitness Revolution, berikut beberapa manfaat olahraga pound fit yang dikenal dapat membakar kalori dan menurunkan berat badan.

    1. Membuat Berat Badan Lebih Ideal

    Gerakan dalam olahraga pound fit dapat menurunkan berat badan. Latihan interval kardio dapat membantu membakar lemak, sebelum dan bahkan setelah olahraga. Pound fit merupakan latihan cepat yang menjaga momentum dan meningkatkan jumlah kalori setelah latihan.

    2. Meningkatkan Mood

    Selain bermanfaat untuk membentuk badan yang ideal, pound fit juga dapat meningkatkan mood dengan melawan depresi, mengurangi risiko diabetes, kolesterol tinggi, hingga tekanan darah tinggi.

    Latihan ini bagus untuk menenangkan pikiran dan meningkatkan fungsi kognitif pada otak.

    3. Melatih Seluruh Tubuh

    Pound fit mirip dengan olahraga pilates, sebab keduanya sama-sama melatih tubuh bagian atas dan bawah. Latihan pound fit juga bermanfaat dalam mengencangkan otot, melatih punggung, dan meningkatkan kekuatan otot inti.

    4. Memotivasi dan Membangkitkan Semangat

    Perpaduan musik saat melakukan gerakan pound fit dapat meningkatkan motivasi dan semangat detikers. Tak hanya itu, jenis latihan ini juga dapat meningkatkan daya ingat.

    5. Latihan Beragam dan Menyenangkan

    Pound fit memiliki gerakan yang beragam, mulai dari kombinasi pilates, kardio, drum, dan resistensi ringan. Olahraga ini menawarkan beragam teknik latihan yang dapat membuat detikers tetap bersemangat. Variasi gerakan ini juga menjadikannya menantang, sehingga bagus untuk melatih fisik dan mental.

    Cara Latihan Pound Fit

    Bagi detikers yang ingin mencoba olahraga pound fit, ada beberapa gerakan dasar yang mudah untuk dilakukan, salah satunya set position. Berikut tata cara melakukan latihannya:

    • Buka kedua kaki sejajar dengan pinggul, kemudian arahkan lutut dan kaki sedikit ke samping dari bagian atas kaki.
    • Posisikan tubuh berdiri tegak.
    • Stabilkan tulang punggung dan panggul dengan mengencangkan otot inti.
    • Angkat dada secara perlahan lalu gerakkan bahu ke bawah dan ke belakang dengan rileks.
    • Sejajarkan lutut dengan kaki, namun jangan sampai menjulur ke depan.
    • Jaga otot inti tetap kuat, dada terangkat, dan pandangan lurus ke depan.

    Selain gerakan dasar, berikut beberapa tips yang bisa detikers ikuti untuk menghindari cedera saat latihan pound fit:

    • Lakukan pemanasan dengan benar agar otot tetap fleksibel dan mudah digerakkan.
    • Tetap bergerak sesuai kapasitas tubuh untuk menghindari cedera dan kelelahan.
    • Pastikan detikers mengenakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat.
    • Mengikuti kelas pound fit dengan didampingi oleh instruktur dan coach yang berpengalaman.

    Nah, itulah ulasan lengkap terkait olahraga pound fit, mulai dari manfaat hingga tata cara latihannya. Selamat dan semangat berolahraga ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Latihan Pernapasan untuk Atlet: Kunci Daya Tahan Maksimal

    Jakarta

    Saat berolahraga, atlet membutuhkan kekuatan dan daya tahan yang maksimal. Salah satu kunci untuk mendapatkannya yaitu dengan latihan pernapasan.

    Tak hanya menjaga kekuatan dan kebugaran tubuh, latihan pernapasan juga dapat membantu atlet lebih tenang, lebih fokus pada tujuan utama, hingga meningkatkan performa.

    Pada artikel kali ini, detikSport telah mengulas beberapa teknik latihan pernapasan yang benar, sehingga dapat membantu atlet berolahraga lebih lama dan fokus. Yuk, simak ulasannya di bawah ini.


    Box Breathing

    Salah satu teknik yang terbukti efektif dalam meningkatkan daya tahan tubuh atlet adalah box breathing. Mengutip dari Jurnal Asosiasi Dosen PkM Indonesia, box breathing merupakan metode pernapasan yang melibatkan pola bernapas berirama untuk menurunkan respons stres tubuh. Teknik ini dinilai mampu meningkatkan fokus dan menurunkan kadar hormon kortisol.

    Untuk melakukan box breathing, detikers dapat menarik napas perlahan selama 4 detik, lalu tahan napas selama 4 detik, kemudian hembuskan napas perlahan selama 4 detik, dan tahan lagi selama 4 detik. Teknik tersebut dilakukan secara berulang-ulang.

    5-Finger Breathing

    5-finger breathing atau pernapasan 5 jari merupakan metode pernapasan yang menggabungkan pernapasan dan gerakan melacak jari. Mengutip dari Cleveland Clinic, pernapasan 5 jari membantu otak melepaskan endorfin sehingga mendapatkan relaksasi secara mendalam.

    5-finger breathing dapat dilakukan dengan teknik berikut:

    • Ulurkan tangan kanan dengan jari-jari yang terentang.
    • Letakkan jari telunjuk kiri di pangkal ibu jari kanan.
    • Tarik napas sambil menelusuri ibu jari dengan jari telunjuk.
    • Buang napas sambil menelusuri sisi ibu jari yang berlawanan,
    • Ulangi gerakan pada setiap jari hingga selesai menelusuri semuanya.

    Mengubah Rasio Inhale dan Exhale

    Teknik mengubah rasio inhale dan exhale dapat membantu detikers menenangkan diri, terutama saat stres.

    Teknik ini dapat dilakukan dengan mengubah rasio tarik-keluar napas agar lebih panjang. Detikers dapat menarik napas selama 4 hitungan, lalu menghembuskan napas selama 8 hitungan, dan diulangi terus-menerus hingga merasa rileks.

    Breath Focus

    Breath focus atau fokus napas merupakan salah satu teknik relaksasi yang cukup mudah dilakukan.

    Mengutip dari Harvard Health Publishing, berikut tata cara melakukan breath breathing yang benar:

    • Carilah tempat yang nyaman dan tenang untuk duduk atau berbaring
    • Fokus pada perbedaan bernapas normal bernapas dalam.
    • Tarik napas normal, kemudian coba bernapas dalam dan perlahan.
    • Hembuskan napas melalui mulut atau hidung.
    • Tarik napas normal dan dalam secara bergantian beberapa kali.
    • Fokus bagaimana perasaan detikers saat menarik dan menghembuskan napas normal dan bernapas dalam.

    Pernapasan Perut

    Teknik relaksasi berikutnya yang efektif untuk meningkatkan ketahanan saat olahraga yaitu pernapasan perut.

    Pernapasan perut dilakukan sebagai berikut:

    • Letakkan satu tangan di dada dan satu tangan di perut, tepatnya di atas pusar.
    • Tarik napas melalui hidung, lalu rasakan perut mengembang dan dada relatif diam.
    • Buang napas melalui mulut, lalu gunakan otot perut untuk mendorong udara keluar di akhir napas.
    • Ulangi teknik ini hingga merasa rileks.

    Modifikasi Lion’s Breath

    Lion’s breath atau napas singa yang dimodifikasi dapat membuat tubuh lebih rileks. detikers dapat menarik napas dalam-dalam melalui hidung, lalu isi perut dengan udara. Saat tidak bisa lagi menarik napas, buka mulut selebar mungkin dan hembuskan napas sambil mengeluarkan suara “HA”.

    Itulah beberapa teknik napas yang dapat membantu atlet lebih tahan lama dan fokus saat berolahraga. Semoga membantu ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Pramono Anung Hadiri Turnamen Padel di Jaksel, Dukung Kegiatan Positif


    Jakarta

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri DYA Padel Tournament di Jakarta Selatan, Sabtu (1/11/2025). Ia mendukung penuh kegiatan positif masyarakat.

    Turnamen di Mr. Padel, Cipete, Jaksel, diikuti 68 peserta dari berbagai komunitas padel di Jakarta dan sekitarnya. Ketua penyelenggara DYA Padel Tournament Lidya Praditta mengatakan bahwa turnamen ini merupakan inisiatif dari komunitas padel yang ia bentuk.

    “Ini first time turnamen saya. DYA itu nama saya. Separuh peserta dari komunitas saya. Separuh lagi dari teman-teman yang biasa ikut turnamen,” kata Lidya saat ditemui di lokasi acara.


    “Begitu poster (turnamen) keluar, dua hari langsung full. Waiting list-nya sampai ratusan orang,” ujarnya menambahkan.

    Turnamen kali ini hanya membuka satu kategori: Mix double. Lidya berencana menambah kategori pada turnamen berikutnya.

    Rencananya, Januari atau Februari ia ingin membuka turnamen lagi di beberapa kategori. Lidya menyebut olahraga padel kini makin diminati masyarakat. Ia pun tak risau dengan kabar bahwa di beberapa negara, seperti Swedia, sejumlah lapangan padel mulai tutup karena penurunan minat, Lidya mengaku tidak khawatir.

    “Di Indonesia hype-nya sempat turun. Tapi sekarang ramai lagi. Sebab, padel ini olahraga sosial. Sekarang anak-anak kecil sudah mulai private padel. Kalau diteruskan, bagus banget untuk regenerasi atlet,” ujarnya.

    Sementara Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang turut hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi antusiasme komunitas padel di Jakarta.

    “Saya tahu sekarang ini padel benar-benar hype-nya luar biasa. Seluruh komunitas kalau belum menyentuh raket padel itu belum menjadi anak Jakarta. Terutama anak Jakarta Selatan,” ucap Pramono.

    “Saya surprise melihat lokasinya seperti ini. Saya yakin turnamen ini akan memperkuat komunitas padel di Jakarta. Dan, semoga ini bukan sekadar tempat kumpul main padel. Yang paling penting, komunitas seperti ini harus membantu menghidupkan UMKM di sekitar. Itu akan memberikan dampak positif,” kata dia.

    Pramono Anung, padelFoto: Muhammad Robbani/detikSport

    Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari turut menghadiri turnamen ini. Ia bersama Pramono Anung sempat mencicipi bermain padel sebentar.

    “Turnamen ini kan bagian dari aktivitas olahraga masyarakat. Saya sampaikan karena hari ini padel belum menjadi olahraga yang direkognesi oleh Olimpiade, (3:59) tapi saya yakin dalam waktu dekat karena padel ini merupakan salah satu olahraga yang paling cepat di dunia, sama seperti e-sport,” ucap Raja Sapta.

    (mro/aff)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Nyaman, Ringan, Bikin Lari Makin Cepat!

    Jakarta

    Lari kini menjadi salah satu olahraga yang digemari berbagai kalangan, mulai dari remaja, dewasa, bahkan lansia. Perlengkapan yang nyaman dapat memberikan pengalaman yang efektif dan menyenangkan saat lari. Salah satu perlengkapan utama yaitu sepatu lari.

    Selain memakai pakaian olahraga yang nyaman dan mampu menyerap keringat, detikers juga harus memastikan kaki dapat terlindungi dengan memakai sepatu lari yang sesuai.

    Agar tidak kebingungan, berikut detikSport telah merangkum beberapa rekomendasi sepatu lari yang nyaman, ringan, dan bisa bikin lari semakin cepat. Yuk, disimak sampai selesai!


    Nike Vaporfly 4

    Sepatu lari terbaik pertama jatuh kepada Nike Vaporfly 4. Secara keseluruhan, sepatu ini aman digunakan bagi semua kalangan pelari, baik pemula maupun atlet.

    Nike Vaporfly 4 memiliki alas yang lebar, bobot yang ringan, dan responsif saat memantul ke tanah. Sepatu ini dapat membantu detikers dapat lari lebih cepat namun tetap terasa aman saat memakainya.

    Adidas Adizero Adios Pro 4

    Sepatu Adidas satu ini memiliki bantalan yang lembut, sehingga nyaman dari gesekan. Bagi detikers yang akan mengikuti lari marathon, Adidas Adizero Adios 4 dapat menjadi pilihan karena responsif pada lari jarak jauh. Selain itu, sol sepatunya juga mendukung transisi yang mulus.

    Asics Gel-Trabuco 13

    Sepatu Asics Gel-Trabuco 13 memiliki pijakan yang nyaman, sangat cocok bagi detikers yang mengutamakan keamanan saat berlari. Selain itu, harganya juga jauh lebih terjangkau, dengan rocker yang lebih menonjol.

    Hoka Mafate 5

    Sepatu Hoka Mafate 5 sangat cocok digunakan untuk trail running (lari trail). Sepatu ini dirancang dengan bantalan yang nyaman dan cengkraman yang luar biasa, sehingga siap melalui medan yang lebih berat dan cenderung kurang stabil.

    Hoka Bondi 9

    Sepatu dengan merk Hoka Bondi 9 sangat cocok bagi detikers yang sedang dalam masa recovery atau pemulihan. Bantalannya dirancang dengan lembut dan empuk, sehingga aman jika dibawa pada lari jarak jauh atau lari santai. Sepatu ini juga cocok digunakan bagi kaki berukuran lebar.

    Under Armour Sonic 7

    Sepatu Under Armour Sonic memiliki beberapa keunggulan, diantaranya bobot yang ringan dan responsif, cocok digunakan untuk latihan rutin hingga race. Selain itu, bantalan responsive hour juga memberikan pengembalian energi yang tinggi.

    Brook Ghost 17

    Bagi detikers yang menghabiskan waktu luang dengan berlari atau hanya sekedar latihan rutin, Brook Ghost 17 bisa menjadi pilihan yang tepat. Sepatu ini memiliki bantalan yang pas di sekitar kerah dan lidah sepatu. Selain itu, bantalannya juga suportif dan ringan dengan tambahan di bagian depan kaki dan tumit.

    Hoka Clifton 10

    Jika detikers mencari sepatu lari dengan bantalan super lembut, Hoka Clifton 10 bisa menjadi jawaban. Sepatu ini dilengkapi dengan bantalan empuk sehingga cocok digunakan sehari-hari atau untuk lari jarak jauh. Upper sepatu juga nyaman digunakan dan lebih breathable.

    Puma ForeverRun Nitro 2

    Sepatu Puma satu ini memiliki stabilitas yang tinggi, sehingga cocok digunakan saat lari jarak jauh. Keunggulannya terdapat pada midsole yang lembut dan stabil serta karet sol luar dengan performa luar biasa.

    910 Nineten FUJI RCV

    910 Nineten FUJI RCV mempunyai upper mesh yang berpori-pori dan sirkulasi udara yang baik, sehingga sangat ringan dan nyaman saat digunakan.

    Selain itu, sol sepatunya terbuat dari bahan busa yang ringan sehingga dapat menambah kecepatan lari. Sepatu ini hanya memiliki berat 200 gram, sehingga sangat ringan dan dapat membantu detikers berlari dengan mudah.

    Itulah beberapa rekomendasi sepatu lari yang ringan, empuk, dan dapat membantu detikers meningkatkan performa lari. Semoga membantu ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Mau Lari 10K Lebih Cepat? Coba Trik Ini, Nomor 3 Wajib Kamu Terapkan!


    Jakarta

    Belakangan ini, lari menjadi salah satu cabang atletik yang banyak digemari, baik bagi pecinta olahraga bahkan awam. Ada terdapat beberapa nomor lari berdasarkan jarak tempuhnya, yaitu lari 5k, half marathon, full marathon, dan lari 10k.

    Lari 10k dinilai memiliki jarak yang yang ideal, tidak terlalu pendek seperti lari 5k, dan tidak terlalu panjang seperti marathon. Bagi para atlet, lari 10k biasanya diimbangi dengan latihan khusus untuk mencapai jarak 8-10 mil (12-16 km).

    Nah, bagi detikers yang sedang menekuni nomor lari 10k, terdapat beberapa trik yang bisa diterapkan. Berikut detikSport telah merangkum ulasannya. Yuk, disimak sampai akhir!


    7 Trik yang Wajib Diterapkan Agar Lari 10k Lebih Cepat

    Lari 10k membutuhkan teknik dan dan daya tahan tubuh yang optimal agar tidak mudah kehilangan tenaga saat bertanding. Berikut beberapa trik yang diterapkan dalam lari 10k.

    1. Latihan Interval

    Salah satu latihan rutin yang wajib diterapkan sebelum bertanding lari 5k yaitu latihan interval. Mengutip dari Jurnal Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training, latihan interval merupakan serangkaian gerakan cepat dengan jeda singkat di antara setiap rentang. Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, daya tahan, dan kapasitas aerobik.

    Dalam lari, detikers dapat mengkombinasikan lari cepat dan berjalan santai selama latihan interval. Contohnya, dengan berlari selama 2 menit dan berjalan 1 menit.

    2. Hill Run

    Cara berikutnya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kecepatan lari 5k yaitu hill run. Jenis lari satu ini dilakukan di bukit yang menanjak dan miring. Kecepatan pelari dilatih saat melalui medan yang menanjak, agar tetap stabil dan tidak jatuh.

    Selama latihan, detikers dapat mencari bukit dengan tinggi sekitar 100-200 meter untuk dijadikan rute. Lakukan hill run dengan efektif selama tiga kali seminggu dan jarak tempuh sekitar 15 mil (kurang lebih 24 km).

    3. Sprint

    Lari sprint atau lari cepat merupakan lari dimana atlet harus menempuh jarak dengan kecepatan semaksimal mungkin dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Sprint efektif digunakan sebagai metode latihan untuk mencapai kecepatan yang lebih pada lari 10k.

    Dalam penerapannya, sprint akan mudah dilakukan apabila seorang pelari sudah mengetahui average pace-nya, yaitu rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menempuh 1 km dalam satu sesi.

    Contohnya, seorang pelari mempunyai average space 5 menit/km. Maka, ia dapat meningkatkan kecepatannya di menit terakhir setiap kilometernya.

    4. Tempo Run

    Lari tempo atau tempo run merupakan lari dengan intensitas sedang hingga berat, mulai dari jarak tempuh sekitar 5-8 km selama sekitar 20-40 menit.

    Tempo run bertujuan untuk meningkatkan kecepatan pelari supaya dapat mencapai jarak tempuh yang lebih jauh dalam waktu yang cukup singkat.

    Tak hanya itu, latihan dengan tempo run dapat membantu mengurangi lactat threshold atau penumpukan asam laktat di otot, sehingga detikers dapat berlari tanpa harus mengalami kelelahan yang berlebihan.

    5. Lari Fartlek

    Lari fartlek merupakan kombinasi lari cepat dan jogging lambat, dapat dilakukan dengan metode latihan interval.

    Selama lari fartlek, detikers dapat berlari cepat selama 1 menit, kemudian dilanjutkan dengan lari kecepatan normal selama 2 menit. Latihan ini diulangi sebanyak empat kali.

    6. Latihan Mental

    Selain fisik dan fisiologis, faktor psikologis juga menjadi penentu keberhasilan dalam lari 10k. Untuk itu, detikers dapat membuat rencana terlebih dahulu sebelum mulai lari. Untuk memberikan suasana yang menyenangkan, detikers dapat berlari sambil mendengarkan musik.

    7. Tetap Ternutrisi dan Terhidrasi

    Nutrisi menjadi faktor utama kekuatan dan daya tahan tubuh selama berlari, begitupun dengan kebutuhan elektrolit. Selama latihan untuk meningkatkan kecepatan, pastikan detikers memperhatikan panduan nutrisi yang sesuai agar terhindar dari kelelahan dan masalah kesehatan saat bertanding.

    Demikianlah beberapa trik yang bisa dilakukan untuk menambah kecepatan pada lari 10k. Jangan lupa diterapkan dengan benar ya, detikers!

    Ilustrasi minum air putihPastikan asupan air minum yang cukup agar tetap terhidrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/miya227

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Biar Nggak Bosan dan Cepat Naik Level!


    Jakarta

    Latihan interval atau interval training sering kali dilakukan para atlet atau pecinta olahraga sebelum benar-benar mulai bertanding.

    Tak hanya bagi profesional, latihan interval juga bermanfaat bagi pemula. Biasanya, latihan interval dilakukan dengan gerakan latihan intens yang diselingi dengan jeda ataupun istirahat sebelum bergerak lagi.

    Pada artikel kali ini, detikSport telah merangkum penjelasan latihan interval dan cara melakukannya bagi pemula, agar aktivitas lari detikers tetap efektif dan nggak membosankan.


    Pengertian Latihan Interval

    Mengutip dari Jurnal Sport, Physical Education, Organization, Recreation, Training, latihan interval adalah sistem latihan dengan interval dan istirahat. Latihan ini dapat diartikan sebagai tata cara latihan yang mencampurkan kinerja berulang serta istirahat. Metode latihan interval ditandai dengan konsistensi gerakan dan konsistensi periode istirahat di setiap pengulangan.

    Latihan interval sangat penting untuk melatih daya tahan, sehingga atlet dapat mengembangkan kemampuan, kekuatan, serta mempertahankan tenaganya secara bersamaan.

    Selain itu, latihan interval juga dapat meningkatkan kebugaran jasmani dan menjaga kondisi fisik atlet sebelum bertanding.

    Jenis Latihan Interval

    Terdapat beberapa jenis latihan interval yang dapat disesuaikan dengan gerakan tubuh.

    1. Kardio

    Kardio merupakan latihan interval yang bertujuan untuk menjaga kesehatan kardiovaskular. Oleh karenanya, latihan ini memiliki durasi lebih lama.

    Latihan kardio bisa dimulai dengan lompat tali, yaitu melompat menggunakan tali dengan dua kaki secara berulang selama 5 menit.

    Istirahat yang dilakukan pada kardio yaitu dengan menurunkan kecepatan lompatan selama dua menit. Gerakan ini kemudian diulang sebanyak 5-8 kali.

    2. Metode tabata

    Tabata merupakan jenis interval training yang menerapkan gerakan squat jump, yaitu posisi tubuh berdiri tegak, lalu jongkok, dan melompat langsung.

    Gerakan ini dilakukan selama 20 detik dan 10 detik istirahat, kemudian diulang selama 8 kali.

    3. Latihan interval pada lari

    Pada dasarnya, jenis latihan interval dapat dilakukan dengan gerakan apapun, termasuk berlari. Aturan yang perlu dipatuhi hanyalah gerakan latihan intens dan jeda waktu istirahat yang konsisten dan berulang.

    Misalnya, detikers dapat lari cepat selama satu menit dan jalan selama dua menit. Gerakan ini kemudian diulangi selama 5 kali berturut-turut selama 15 menit.

    Cara Melakukan Latihan Interval

    Meskipun terlihat mudah, latihan interval membutuhkan konsistensi dan jadwal yang rutin untuk hasil yang memuaskan.

    Berikut beberapa cara yang bisa detikers lakukan selama latihan interval.

    • Persiapkan fisik dengan mengecek kondisi kesehatan tubuh. Hindari latihan jika tubuh dalam kondisi tidak fit atau kelelahan.
    • Lakukan pemanasan dengan benar sebelum memulai latihan.
    • Mulailah latihan interval secara perlahan lalu menaikkan intensitas secara bertahap. Pada lari, detikers dapat mengkombinasikan sprint (lari cepat) dan jogging 1:2. Kombinasi ini memungkinkan detikers untuk berlari cepat selama 2 menit, lalu jogging selama 1 menit. Ulangi beberapa kali.
    • Selama latihan, jangan lupa untuk tetap terhidrasi dan memastikan kondisi tubuh tetap baik.
    • Lengkapi kebutuhan nutrisi untuk mencegah kekurangan energi.

    Demikianlah serangkaian cara melakukan latihan interval untuk meningkatkan performa berlari, khususnya bagi pemula. Semoga membantu ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Robi & Odekta Bawa Indonesia Juara Nasional di Maybank Marathon 2025


    Jakarta

    Atlet maraton putri Indonesia, Odekta Elvina Naibaho, kembali mencatat prestasi gemilang. Ia keluar sebagai juara kategori Marathon National Female di Maybank Marathon 2025.

    Dengan catatan waktu 02 jam 47 menit 28 detik, Odekta berhasil menuntaskan track sepanjang 42,195 km. Prestasi ini menambah daftar pencapaian Odekta setelah sebelumnya dia juga mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

    Sebelumnya, pada ajang Sea Games 2021 di Vietnam, Odekta berhasil meraih medali emas nomor maraton putri dengan catatan waktu 2 jam 55 menit 28 detik.


    Catatan waktu Odekta juga terus membaik. Jika di SEA Games 2021 Odekta finis dengan 2 jam 55 menit 28 detik, kini ia mampu memangkas hampir delapan menit di Maybank Marathon 2025. Konsistensi performa yang ditunjukkan Odekta dari SEA Games hingga Maybank Marathon 2025 sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu pelari putri terbaik Indonesia.

    Dua Atlet Andalan Maraton Nasional

    Selain Odekta, Performa Robi Syianturi menunjukkan progres yang konsisten. Pada 2024, ia memecahkan rekor nasional half marathon di Gold Coast, Australia dengan catatan waktu 1 jam 4 menit 48 detik. Catatan itu mematahkan rekor lama milik mendiang Eduardus Nabunome yang sudah bertahan sejak 1997 dengan waktu 1 jam 5 menit 43 detik.

    Kini, catatan waktunya di Maybank Marathon 2025 dengan catatan 2 jam 29 menit 18 detik menit waktu menambah deretan prestasi, sekaligus menegaskan status Robi sebagai salah satu pelari jarak jauh terbaik yang dimiliki Indonesia.

    Maybank Foto: Dok. Maybank

    Dengan total hadiah lebih dari Rp 2,7 miliar, Maybank Marathon 2025 menganugerahkan penghargaan kepada para juara dari berbagai kategori, dengan rincian, setiap pemenang utama Marathon Open Male dan Female menerima hadiah uang tunai masing-masing senilai Rp250.000.000. Sedangkan untuk pemenang utama Marathon National Male dan Female menerima hadiah uang tunai masing-masing senilai Rp100.000.000.

    Berikut pemenang Maybank Marathon 2025:

    • Marathon Open Male: Evans Nyakamba Mayaka dari Kenya, nomor dada 03, waktu tempuh 02:17:01
    • Marathon Open Female: Medanit Feyera Gurmesa dari Ethiopia, nomor dada 10399, waktu tempuh 02:40:03
    • Marathon National Male: Robi Syianturi, nomor dada 22127, waktu tempuh 02:29:18
    • Marathon National Female: Odekta Naibaho, nomor dada 22077, waktu tempuh 02:47:28

    Reuni kemenangan Odekta dan Robi di Maybank Marathon 2025 sekaligus menutup gelaran sarat prestasi bagi atlet-atlet Indonesia. Namun, ajang ini bukan hanya tentang kompetisi, melainkan juga momentum untuk mendorong semangat berlari di kalangan masyarakat luas.

    Maybank Marathon sendiri telah diselenggarakan sejak 2012 dengan kategori maraton penuh 42,195 km, half marathon 21,0975 km, dan 10K. Event ini bukan hanya diakui sebagai ajang kualifikasi resmi, tetapi juga meraih berbagai penghargaan, termasuk Best Marathon 2016 dan Most Popular Sport Event 2018.

    Selain itu, dalam perjalanannya Maybank Marathon juga menjadi ajang kualifikasi lomba olahraga nasional PON, dan menjadi bagian dari 175 ajang kualifikasi seri marathon World Championship Abbott WMM Wanda Age Group World Rankings serta masuk ke dalam official race directory Boston Marathon.

    Dengan ini, Project Director Maybank Marathon, Widya Permana, mengajak masyarakat dan para atlet ntuk kembali bersiap menyambut Maybank Marathon 2026.

    “Bagi yang belum mendapatkan kesempatan tahun ini, masih ada waktu untuk berlatih dan bersiap menuju Maybank Marathon 2026. Sampai jumpa di garis start tahun depan!” ujar Widya dalam pengumuman pemenang lomba Maybank Marathon 2025 melalui keterangan tertulis, Minggu, (24/8/2025).

    (akn/ega)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh