Tag: AUDIO

  • Mengintip Kripto Audius (AUDIO) yang Sudah Digandeng TikTok

    Aplikasi berbagi video terpopular saat ini, TikTok, telah melakukan kemitraan dengan layanan streaming musik terdersentralisasi Audius. Ini adalah langkah yang hebat karena perusahaan sekelas TikTok pun melirik inovasi terbaru dari blockchain.

    Audius dan TikTok 

    Berawal dari pandangan kritikus menyoal tidak adilnya kompensasi dari TikTok untuk para musisi dan pencipta lagu.

    Dengan ratusan juta pengguna dan pendapatan tahunan yang mencapai puluhan milyar Dolar AS, kompensasi yang didapat terlihat sangat mengecewakan.

    Menggandeng Audius, TikTok tampaknya akan dapat segera menyelesaikan polemik ini dan memberikan keuntungan yang memuaskan bagi semua pihak yang terkait.

    Audius akan memungkinkan para musisi menyediakan karya mereka ke TikTok dalam sekali klik. Selain itu, para pengikut musisi di TikTok juga dapat terhubung dengan mereka di Audius.

    Dengan kemampuan kripto dan blockchain, Audius bertujuan untuk memberikan para musisi dan pencipta lagu kemampuan untuk lebih memaksimalkan monetisasi.

    “Setiap artis dapat mengambil lagu yang sudah mereka miliki di Audius dan mengekspornya ke TikTok dalam satu klik,” kata Forrest Browning, salah satu Pendiri dan Kepala Produk Audius, dilansir dari Rolling Stone, Senin (16/8/2021).

    Sekadar informasi, Audius adalah layanan streaming musik terdesentralisasi dengan komponen media sosial. Ini memungkinkan artis mengunggah lagu mereka ke aplikasi dan menghubungkan penggemar secara langsung dengan artis dan musik baru yang eksklusif.

    Baca Juga: Berikut Penyebab Bitcoin Koreksi 20% Dalam Satu Hari

    Mendapatkan Kripto AUDIO 

    Selain mendapatkan kemampuan untuk meningkatkan monetisasi di TikTok, Audius juga memiliki program untuk berbagi hadiah kepada para pengguna di platform-nya. Berdasarkan informasi di situs resmi, hadiah akan berupa kripto asli Audius, AUDIO.

    Untuk mendapatkan hadiah tersebut, pengguna hanya perlu mengunggah akun terverifikasi pertama mereka di Audius.

    Jika ingin lebih, karya pengguna harus masuk ke daftar “5 Lagu Tren Mingguan Teratas”, “5 Daftar Putar Tren Teratas” dan “Aplikasi API 10 Bulanan Teratas.”

    Baca Juga: Proyek Peer-to-Peer Utopia Luncurkan Stablecoin USD yang Didukung DAI

    Detail untuk syarat dan cara klaim juga dapat ditemui di situs resmi Audius.

    Selain itu, sebelumnya, Audius juga telah mengawali bulan ini dengan menggandeng Solana NFT.

    Dengan dipadukannya Solana NFT, ini akan memungkinkan pengguna platform untuk menampilkan berbagai NFT dari ekosistem Solana. Audius sebelumnya juga sudah menampilkan NFT dari ekosistem Ethereum.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Token Musik Teratas: Pasar Capai Rp3,01 Triliun, Rata-Rata Naik 5,06%

    Pasar token musik menunjukkan tren positif dengan 22 aset kripto yang bergerak di industri musik, mencatat total kapitalisasi pasar sebesar Rp3,01 triliun dan rata-rata kenaikan harga harian sebesar +5,06%. Token-token ini diperingkatkan berdasarkan kapitalisasi pasar, dengan sejumlah proyek mencatat lonjakan signifikan dalam sepekan terakhir.

    Proyek kripto di industri musik bertujuan merevolusi sektor penerbitan rekaman dengan menghadirkan sistem pelacakan, pengumpulan, dan distribusi royalti lagu secara terdesentralisasi. Dengan model ini, musisi dapat menerima pembayaran lebih cepat dan transparan, sementara penggemar bisa langsung mendukung artis favorit tanpa perantara seperti label rekaman tradisional.

    Pergerakan harga Audios (AUDIO/USDT) pada Rabu, 13 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Audios (AUDIO/USDT) pada Rabu, 13 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Mengintip Kripto Audius (AUDIO) yang Sudah Digandeng TikTok

    Performa Token Musik Teratas

    • Audius (AUDIO)
      Harga: Rp1.045,34 | 24 jam: 0,7% | 7 hari: 7%
      Kapitalisasi pasar: Rp345 miliar
    • LimeWire (LMWR)
      Harga: Rp1.579,64 | 24 jam: -2,67% | 7 hari: +15,63%
      Kapitalisasi pasar: Rp558,16 miliar
    • Opulous (OPUL)
      Harga: Rp712,07 | 24 jam: +11,19% | 7 hari: +70,55%
      Kapitalisasi pasar: Rp298,93 miliar
    • Fireverse (FIR)
      Harga: Rp1.877,78 | 24 jam: -0,10% | 7 hari: +70,98%
      Kapitalisasi pasar: Rp286,55 miliar
    • MEET48 (IDOL)
      Harga: Rp257,41 | 24 jam: +2,55% | 7 hari: +42,38%
      Kapitalisasi pasar: Rp232,29 miliar
    • CEEK VR (CEEK)
      Harga: Rp170,69 | 24 jam: +3,19% | 7 hari: +4,05%
      Kapitalisasi pasar: Rp137,53 miliar

    Meski beberapa token mengalami koreksi harian, tren mingguan menunjukkan potensi kuat di sektor ini. Lonjakan terbesar datang dari Opulous dan Fireverse yang mencatat kenaikan lebih dari 70% dalam tujuh hari terakhir, menandakan meningkatnya minat investor terhadap proyek-proyek musik berbasis blockchain.

    Dengan potensi besar untuk mengubah cara industri musik beroperasi, token musik dapat menjadi salah satu sektor kripto yang patut diawasi, terutama bagi investor yang tertarik pada adopsi teknologi blockchain di dunia hiburan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Token Musik Ngamuk! Audiera Terbang 25% Sehari, AUDIO Naik Berapa?

    Pasar aset kripto sektor musik bergerak positif hari ini. Sejumlah music token mencatatkan penguatan harian, dipimpin oleh Audiera (BEAT) yang melonjak hampir 25% dalam 24 jam terakhir dan menguasai kapitalisasi pasar terbesar di kategori ini.

    Berdasarkan data terbaru, berikut kinerja Top Music Tokens hari ini, dikutip CoinMarketCap:

    Audiera (BEAT) di Puncak, Volume Perdagangan Tinggi

    Audiera (BEAT)

    Audiera (BEAT) menempati posisi teratas token musik berdasarkan kapitalisasi pasar.

    • Harga: US$0,7054
    • Pergerakan 1 jam: +1,49%
    • Pergerakan 24 jam: +24,99%
    • Pergerakan 7 hari: +14,77%
    • Market cap: US$113,23 juta
    • Volume 24 jam: US$30,39 juta

    Lonjakan hampir 25% dalam sehari menempatkan BEAT sebagai token musik dengan kinerja paling mencolok hari ini, didukung volume perdagangan yang relatif besar dibanding pesaing lain di sektor yang sama.

    Audius (AUDIO) Masih Jadi Nama Besar, Meski Kenaikan Tipis

    Di bawah Audiera, ada Audius (AUDIO) yang sudah lama dikenal sebagai salah satu proyek musik berbasis blockchain.

    • Harga: US$0,03248
    • Pergerakan 1 jam: +0,13%
    • Pergerakan 24 jam: +0,80%
    • Pergerakan 7 hari: +3,67%
    • Market cap: US$44,70 juta
    • Volume 24 jam: US$3,73 juta

    Kenaikan AUDIO terpantau terbatas dalam 24 jam terakhir, namun masih menunjukkan tren positif dalam sepekan.

    MEET48 (IDOL) dan LimeWire (LMWR) Menguat Stabil

    MEET48 (IDOL)
    MEET48 (IDOL)

    Token MEET48 (IDOL) juga mencatatkan penguatan moderat:

    • Harga: US$0,03218
    • Pergerakan 1 jam: +0,04%
    • Pergerakan 24 jam: +1,80%
    • Pergerakan 7 hari: +4,60%
    • Market cap: US$33,67 juta
    • Volume 24 jam: US$14,10 juta

    Sementara itu, LimeWire (LMWR) ikut menghijau:

    • Harga: US$0,03887
    • Pergerakan 1 jam: +1,43%
    • Pergerakan 24 jam: +1,13%
    • Pergerakan 7 hari: +4,08%
    • Market cap: US$16,02 juta
    • Volume 24 jam: US$2,05 juta

    Keduanya menunjukkan penguatan bertahap tanpa lonjakan ekstrem, mencerminkan minat pasar yang masih terjaga di sektor ini.

    Aria Protocol (ARIAIP) Jadi Bintang Sepekan

    Aria Protocol (ARIAIP)
    Aria Protocol (ARIAIP)

    Selain BEAT, sorotan lain datang dari Aria Protocol (ARIAIP) yang mencatat kenaikan kuat dalam sepekan.

    • Harga: US$0,03794
    • Pergerakan 1 jam: +0,33%
    • Pergerakan 24 jam: +12,52%
    • Pergerakan 7 hari: +26,61%
    • Market cap: US$12,63 juta
    • Volume 24 jam: US$3,03 juta

    Kinerja mingguan ARIAIP yang menembus lebih dari 26% membuatnya menjadi salah satu token musik dengan tren kenaikan paling agresif dalam tujuh hari terakhir.

    Sektor Music Token Makin Ramai

    Pergerakan positif hari ini menunjukkan sektor music token masih menarik perhatian pelaku pasar kripto. Dengan model bisnis yang menyasar industri musik, mulai dari streaming, royalti, hingga platform komunitas—aset-aset ini terus dipantau sebagai alternatif investasi tematik.

    Namun, seperti aset kripto pada umumnya, volatilitas harga di sektor ini tetap tinggi. Pelaku pasar diingatkan untuk melakukan riset mandiri dan memperhitungkan profil risiko sebelum masuk ke token-token tersebut.

    Baca juga: Token Musik Teratas: Pasar Capai Rp3,01 Triliun, Rata-Rata Naik 5,06%


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Mengubah Video Menjadi Audio di PC, Android, dan iPhone

    Jakarta

    Kamu ingin mengubah video podcast atau video klip sebuah lagu menjadi sebuah audio? Caranya cukup mudah.

    Konversi video ke audio dapat membantu menghasilkan konten berbasis suara untuk platform yang tidak mendukung aset visual. Simak beberapa cara mengubah audio menjadi video berikut ini.

    Cara Mengubah Video Menjadi Audio di PC

    Aplikasi Audacity dan VLC adalah pilihan yang populer untuk mengubah video ke audio di Windows, sedangkan Quicktime bisa digunakan dengan mudah bagi pengguna Mac. Namun, ada juga Descript yang bisa menjadi pilihan pengguna Mac dan Windows.


    Mengubah dengan Aplikasi Audacity

    Audacity adalah perangkat lunak perekaman dan pengeditan audio gratis untuk mengubah video menjadi audio. Aplikasi ini tersedia untuk komputer desktop dengan windows Vista, 7, 8.1, 10, 11, macOS, atau Linux.

    Mengutip laman Riverside, ini langkah-langkah mengubah video ke audio di Audacity.

    1. Unduh dan Install Audacity
    2. Pilih File, lalu Open. Pilih video yang ingin diekstrak
    3. Pilih File lagi, pilih Export.
    4. Klik File Format, pilih jenis file Mp3, lalu Simpan
    5. Pastikan Audio yang diekstrak berada di tempat yang mudah diakses

    Mengubah Video ke Audio dengan VLC

    VLC merupakan program konversi file video dan audio yang bisa dilakukan berbagai platform, termasuk Windows. VLC juga bisa digunakan untuk memutar file. Begini caranya.

    1. Unduh dan Instal VLC Media Player
    2. Pilih Media, lalu Convert/Save
    3. Klik Add, kemudian buka video yang ingin dikonversi
    4. Klik Convert/Save
    5. Pilih Profil, lalu Settings, pilih audio-Mp3
    6. Klik Browse, pilih nama file tujuan dengan ekstensi berakhiran .mp3.
    7. Klik Start.

    Mengubah Video Menjadi Audio dengan QuickTime

    Pengguna Mac bisa juga menggunakan QuickTime player untuk mengubah video ke audio. Caranya hanya perlu mengikuti beberapa langkah.

    1. Buka pemutar QuickTime di perangkat
    2. Buka file video dengan cara mengklik File, lalu Open File
    3. Pilih File, lalu Export As, pilih Audio Only
    4. Beri nama File di kotak dialog yang tersedia
    5. Klik Save untuk menyimpan file sebagai format audio.

    Mengubah Video Menjadi Audio Melalui aplikasi Descript

    Mengutip laman Descript, aplikasi ini merupakan perangkat lunak pengeditan video dan audio yang bisa digunakan komputer Windows dan juga Mac. Caranya yaitu:

    1. Install aplikasi Descript
    2. Klik +New, lalu Video Project untuk mengunggah video.
    3. Seret dan letakkan video atau klik Add File untuk memasukkan file
    4. Klik Publish di sudut kanan atas
    5. Klik Export, lalu Audio
    6. Sesuaikan pengaturan file audio, seperti format file hingga kecepatan bit audi. Deskripsi hanya bisa menghasilkan audio dalam format Mp3, M4A dan WAV lossless
    7. Klik Export untuk menyimpan file audio.

    Cara Mengubah Video Menjadi Audio di iPhone dan Android

    Pengguna iPhone dan Android juga bisa mengubah video ke audio. Sama seperti beberapa cara sebelumnya, aplikasi pengubah video ke audio harus diinstall terlebih dahulu.

    Mengubah Video Menjadi Audio Menggunakan Aplikasi Media Converter

    Media Converter merupakan salah satu aplikasi pengubah video ke audio bagi pengguna iPhone. Berikut caranya:

    1. Install aplikasi Media Converter Video ke Mp3
    2. Buka aplikasi, pilih ikon + di kanan atas, klik Import Videos
    3. Pilih menu edit dan klik Extract audio
    4. Pilih jenis file audio yang ingin diekspor. Kamu bisa memilih Mp3 atau WAV
    5. Simpan file audio yang diekstrak ke iPhone.

    Mengubah Video Menjadi Audio Menggunakan Aplikasi X9 Converter

    Menurut laman Google Play Store, X9 Converter dapat membantu mengkonversi video ke format musik Mp3. Caranya adalah sebagai berikut:

    1. Instal aplikasi X9 Converter
    2. Unggah file video dengan mengklik Select Video atau My Files
    3. Untuk mengubah video menjadi audio, klik tombol Convert to Mp3
    4. Simpan file audio ke perangkat.

    Itulah beberapa cara mengubah video menjadi audio di PC, android, dan iphone. Selamat mencoba menggunakannya detikers.

    (row/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Menghentikan Google Mendengarkan Kita, Gampang Banget!

    Jakarta

    Google masih menjadi pilihan pertama banyak orang. Akan tetapi, tidak semua orang tahu soal aturan-aturan yang diterapkan oleh perusahaan termasuk tentang perekaman.

    Di balik layar, Google mengatakan bahwa layanannya merekam suara dan bahkan menyimpan audio ketika pengguna berinteraksi dengan Google Search, Google Assistant, hingga Google Maps. Ini dilakukan untuk meningkatkan layanan yang diberikan.

    “Saat Anda berbicara dengan layanan Google, Google menggunakan teknologi pengenalan audio untuk memproses audio Anda dan merespons Anda,” kata Google dalam ketentuannya.


    “Google menggunakan audio yang disimpan oleh pengaturan ini untuk mengembangkan dan meningkatkan teknologi pengenalan audio dan layanan Google yang menggunakannya, seperti Google Assistant,” lanjutnya.

    Melansir Mirror UK, Rabu (29/5/2024) walaupun chat pribadi tidak akan direkam atau diintip, Google mengonfirmasi bahwa mereka memiliki tim yang didedikasikan untuk mendengarkan cuplikan audio yang disimpan yang kemudian digunakan untuk meningkatkan pencarian suara.

    “Untuk beberapa peningkatan teknologi audio, sampel audio yang disimpan saat pengaturan ini diaktifkan akan dianalisis oleh peninjau terlatih, yang mendengarkan, mentranskripsikan, dan memberi anotasi, sehingga layanan Google dapat menafsirkan audio dengan lebih baik. Kami mengambil langkah-langkah untuk melindungi privasi Anda sebagai bagian dari proses ini, misalnya, dengan memisahkan audio Anda dari akun Anda saat pengulas menganalisisnya,” jelasnya.

    Cara Menonaktifkan Rekaman Suara Google

    Menggunakan Google Maps atau berinteraksi dengan Assistant tentu akan sangat berguna dalam keseharian. Tapi, kalau kamu tidak ingin Google mendengarkan, ada cara mudah untuk menonaktifkannya.

    1. Kamu hanya perlu masuk ke aplikasi Google, kemudian pilih ikon akun di pojok atas layar.
    2. Tap ‘Manage Google Account’, kemudian, tekan ‘Data and Privacy’.
    3. Scroll ke bawah ‘Web & App Acitivity’, matikan aktivitas voice dan audio.
    4. Jika kamu menonaktifkan setelan aktivitas suara dan audio, Google tidak akan lagi menyimpan rekaman audio di Akun Google di server Google saat kamu berinteraksi dengan Google Search, Assistant, dan Maps.

    (ask/fay)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Ubah Notifikasi WA dengan Suara Google, Mudah Tanpa Aplikasi

    Jakarta

    WhatsApp (WA) menjadi aplikasi perpesanan instan yang banyak digunakan di Indonesia. Selain mengirim pesan, panggilan telepon dan video dapat dilakukan dengan aplikasi tersebut.

    Umumnya pengguna akan mendengar nada dering bawaan dari WA saat ada pesan atau panggilan masuk. Tapi tahukah detikers, nada dering tersebut bisa diubah-ubah lho agar tidak terdengar membosankan.

    Kamu dapat menggantinya dengan suara Google yang viral di media sosial dan ramai digunakan orang-orang. Simak caranya di bawah ini.


    Cara Membuat Suara Google

    Sebelum ubah notifikasi WA menjadi suara Google, detikers perlu terlebih dahulu membuatnya. Mengutip catatan detikInet, audio suara Google dapat dibuat dengan cara berikut:

    1. Kunjungi situs Sound of Text di browser.
    2. Masukkan teks nada dering yang diinginkan di kolom Text.
    3. Pilih bahasa tulisan yang diinginkan.
    4. Ketuk “Submit” untuk mengonversi teks menjadi audio suara Google.
    5. Usai proses konversi selesai, klik “Play” untuk mendengarkan hasil audio.
    6. Pilih “Download” untuk menyimpan audio di ponsel.

    Audio suara google akan tersimpan dalam format MP3 di folder unduhan HP yang dapat diakses pada aplikasi File Manager. Selanjutnya, detikers bisa atur untuk digunakan sebagai nada dering notifikasi WA.

    Cara Ganti Nada Dering Notifikasi WA Menjadi Suara Google

    Untuk mengganti nada dering notifikasi WA menjadi suara Google cukup mudah. Tiap ponsel umumnya punya cara berbeda untuk ubah notifikasi WhatsApp dengan file audio yang telah disimpan di folder unduhan.

    Sebagai contoh pada HP Samsung, berikut cara untuk ganti notifikasi WA menjadi suara Google:

    1. Buka aplikasi File Manager atau File Saya.
    2. Klik folder Penyimpanan Internal, lalu cek apakah sudah terdapat folder “Notifications” atau belum.
    3. Jika tidak ada, maka buat foldernya terlebih dahulu dengan ketuk ikon titik tiga pada pojok kanan atas dan klik “Membuat Folder”. Jika foldernya sudah ada, maka lewati cara ini dan lanjut ke langkah berikutnya.
    4. Temukan file suara Google, klik dan tahan audio lalu salin ke folder Notifications di Penyimpanan Internal.
    5. Lanjut buka aplikasi WhatsApp.
    6. Klik ikon titik tiga pada pojok kanan atas dan pilih “Setelan”
    7. Ketuk menu “Notifikasi” dan pilih nada dering mana yang akan diubah: panggilan, pesan, atau grup.
    8. Klik “Nada Notifikasi” dan pilih nama file audio suara Google yang ingin diterapkan.
    9. Nada dering notifikasi WA kini berhasil diubah menjadi suara Google.

    Nah, itu tadi cara buat dan ubah notifikasi WA dengan suara Google. Mudah bukan?

    (azn/row)



    Sumber : inet.detik.com