Tag: avax

  • Analis Ternama Sebut 5 Crypto DeFi Ini Sangat Potensial

    Michaël van de Poppe salah satu analis dan trader ternama di dunia keuangan telah memberikan pernyataannya mengenai beberapa crypto yang potensial.

    5 Crypto Potensial Michaël van de Poppe

    Ia menyatakan bahwa terdapat lima crypto Sektor Decentralized Finance (DeFi) yang memiliki potensi untuk naik lebih tinggi dalam beberapa bulan ke depan.

    1. Aave (AAVE)

    Dalam salah satu sesi analisisnya ia menjelaskan bahwa salah satu crypto yang menurutnya akan mengalami apresiasi cukup tinggi adalah AAVE.

    Ia menyatakan bahwa saat ini AAVE sedang bergerak positif jika melihat dari siklusnya, sehingga terdapat potensi apresiasi.

    Saat ini AAVE masih menjadi salah satu platform pinjaman terbaik di Sektor DeFi yang membuat ketenarannya kembali naik.

    Baca Juga: Aave Naik 76% Seminggu, Adopsi Institusional Bertambah

    Apresiasi dari AAVE sendiri terjadi dengan semakin banyaknya adopsi dan crypto yang tersedia pada platformnya, bersama semakin luasnya ekosistem AAVE.

    Selain itu, saat ini AAVE sendiri telah masuk ke ranah Non Fungible Token (NFT) yang saat ini sedang mendapat ketertarikan tinggi.

    Menurut Van de poppe AAVE sendiri masih bisa mengalami apresiasi hingga 300% dari harga saat ini.

    Pernyataan ini cukup mencengangkan pasar akibat saat ini AAVE sendiri telah terlihat naik lebih dari 2.000% sejak November 2020.

    Namun analis tersebut percaya bahwa harganya masih dapat terus naik, terutama dengan semakin

    2. Avalanche (AVAX)

    Pilihan kedua dari Van de Poppe adalah Avalanche (AVAX) salah satu platform utama untuk menerbitkan aplikasi terdesentralisasi atau DApps.

    Perannya sebagai launchpad membuatnya mendapatkan ketertarikan yang cukup tinggi akibat juga dapat berfungsi sebagai tempat penerbitan proyek baru.

    Oleh karena itu, saat ini ketertarikan terhadapnya juga semakin meningkat, dengan semakin banyaknya proyek dan inovasi baru di dunia crypto.

    Menurut Van de Poppe saat ini adalah awal dari apresiasi setelah mengalami koreksi yang cukup dalam. Ia menyatakan bahwa,

    “Saat ini terdapat pergerakan koreksi yang cukup dalam, hingga menuju target posisi pembelian yang cukup baik.”

    Target yang dibentuk oleh Van de Poppe adalah apresiasi sekitar 216% yang ia lihat terutama melalui pergerakannya terhadap Bitcoin.

    3. Kyber Network (KNC)

    Crypto berikutnya adalah Kyber Network yang merupakan penyedia likuiditas dan aggregator untuk menyediakan likuiditas untuk DApps mana pun.

    Crypto berbasis Ethereum ini dikabarkan akan mengalami apresiasi sekitar 110% menurut Van de Poppe yang terlihat dari siklusnya. Ia menyatakan,

    “Saat ini adalah awal siklus apresiasi untuk KNC, jadi menurut saya pribadi, KN dapat mengalami apresiasi bahkan hingga 110%.”

    Saat ini KNC sendiri juga baru saja melakukan migrasi jaringan untuk mempercepat dan meningkatkan kualitasnya sebagai penyedia likuiditas.

    Oleh karena itu, dari sisi fundamental kemungkinan besar jika ketertarikannya terus meningkat, target yang disebut oleh Van de Poppe berpotensi tercapai.

    4. Curve Finance (CRV)

    Menurut Van de Poppe crypto yang berpotensi mengalami apresiasi adalah Curve Finance, salah satu bursa terdesentralisasi atau DeX dengan sistem AMM untuk penjaga likuiditas.

    Menurutunya CRV adalah salah satu proyek yang masih “murah” dalam harganya saat ini akibat kegunaannya yang seharusnya dihargai lebih tinggi.

    Van de Poppe menyatakan bahwa kemungkinan besar CRV dapat mencapai apresiasi hingga 132% dalam beberapa waktu ke depan.

    Ia menyatakan bahwa saat ini apresiasi menjadi sangat mungkin akibat siklus apresiasi ini yang dapat mendorong harganya naik lebih tinggi.

    Saat ini CRV juga memiliki proposal yang kemungkinan dapat membuatnya memiliki kecocokan untuk beroperasi secara lintas blockchain.

    Oleh karena itu, dengan alasan fundamental tersebut, kemungkinan besar apresiasinya akan terjadi bahkan dapat menuju target Van de Poppe.

    5. Yearn Finance (YFI)

    Terakhir adalah YFI yang hingga saat ini sedang mendapatkan ketertarikan yang cukup tinggi akibat sisi fundamentalnya.

    Yearn Finance yang merupakan sebuah aggregator dan generator untuk yield, yang membuat signifikansinya cukup besar di dunia DeFi, terutama investor yang mencari yield tinggi.

    Saat ini Van de Poppe memprediksi bahwa harganya dapat naik hingga 142% walau hingga saat ini sudah mencapai apresiasi hingga 600% lebih hingga saat ini dari November 2020.

    Namun walau juga telah mencapai apresiasi hingga harga tertingginya sekitar 800% lebih, apresiasi ini masih sangat mungkin menurut Van de Poppe.

    Secara teknikal, Poppe merasa bahwa apresiasi ini masih sangat mungkin, terutama melihat harganya yang juga masih terkesan murah saat ini.

    Saat ini juga terdapat kabar terbaru yaitu versi terbaru dari vault atau tempat penyimpanan dananya yang diprediksi dapat membawa sentimen positif untuknya.

    Perlu diingat bahwa artikel ini merupakan lansiran dari pernyataan Michaël van de Poppe dan bukan merupakan ajakan atau saran untuk trading atau investasi.

    Sangat wajib untuk melakukan analisis pribadi sebelum membeli akibat risiko ditanggung oleh investor dan trader masing-masing.

    Baca Juga: Tidur Panjang tapi Rejeki tidak Dipatok Ayam? Ini caranya!

    Disclaimer

    Perdagangan Digital Asset (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi, ketahui dan kelola risiko Anda dalam melakukan perdagangan Digital Asset. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

    Kami tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Digital Asset, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Digital Asset merupakan keputusan independen oleh pengguna.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Fundamental Avalanche, Pesaing Ethereum dalam Biaya Gas dan Kecepatan

    Avalanche (AVAX) terus menunjukan performa positif di bulan November 2021. Token nativ dari blockchain Avalanche ini naik lebih dari 100% dalam tiga pekan terakhir. Di akhir bulan Oktober, AVAX diperdagangkan di harga $69, dan pada perdagangan hari ini  AVAX berada di level $130.

    Kenaikan harga AVAX ini menunjukan bahwa performa jaringan blockchain Avalanche mulai diperhitungkan. Blockchain ini dinilai memiliki kecepatan tinggi dengan biaya gas yang murah. Banyak analis menilai, Avalanche merupakan pesaing dari Ethereum.

    Performa AVAX di tiga pekan terakhir membuat token ini hampir masuk dalam jajaran 10 besar aet kripto berkapitalisasi pasar terbesar. Token ini sekarang bernilai $134,74 dan memiliki kapitalisasi pasar $30,19 miliar. AVAX telah menginjak harga tertinggi sepanjang masa di level $146,22.

    Baca jugaSi Kembar Winklevoss Mengumpulkan Pendanaan Ratusan Juta Dolar untuk Metaverse

    Fundamental Avalanche

    Avalanche bertujuan untuk menggeser Ethereum sebagai blockchain yang memiliki keunggulan dalam hal smart contract.  Blockchain ini memiliki output transaksi yang lebih tinggi hingga 6.500 transaksi per detik tanpa mengorbankan skalabilitas.

    Baca jugaPemulihan Pasar! Berikut Analisis Harga ADA, COTI, ICP

    Adapun, jaringan Avalanche terdiri dari tiga blockchain individu: X-Chain, C-Chain dan P-Chain. Setiap rantai memiliki tujuan yang berbeda, yang sangat berbeda dari pendekatan yang digunakan Bitcoin dan Ethereum, yaitu membuat semua node memvalidasi semua transaksi. Blockchain ini menggunakan mekanisme konsensus yang berbeda berdasarkan kasus penggunaannya.

    Bisakah Menggeser Ethereum?

    Kenaikan harga AVAX ini tak lepas dari cuitan CEO perusahaan manajemen investasi asal Singapura Three Arrows Capital, Zhu Su,. Ia  mentweet bahwa dirinya telah meninggalkan Ethereum meskipun sebelumnya ia merupakan pendukung dari jaringan tersebut.

    Meskipun demikian, pernyataan Zhu Su itu nampak bias, karena perusahaanya Three Arrows telah banyak berinvestasi di Avalanche. Bersama dengan Polychain Capital, Three Arrows memimpin putaran pendanaan senilai $230 juta di Avalanche pada bulan September.

    “Ethereum telah meninggalkan penggunanya meskipun mendukung mereka di masa lalu. Gagasan duduk-duduk sambil menyentak menonton pembakaran dan meramu tes kemurnian, sementara tidak ada pendatang baru yang mampu membeli rantai, itu menjijikkan, ” tweetnya hari ini.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analis Ternama Sebut 5 Crypto DeFi Ini Sangat Potensial

    Michaël van de Poppe salah satu analis dan trader ternama di dunia keuangan telah memberikan pernyataannya mengenai beberapa crypto yang potensial.

    5 Crypto Potensial Michaël van de Poppe

    Ia menyatakan bahwa terdapat lima crypto Sektor Decentralized Finance (DeFi) yang memiliki potensi untuk naik lebih tinggi dalam beberapa bulan ke depan.

    1. Aave (AAVE)

    Dalam salah satu sesi analisisnya ia menjelaskan bahwa salah satu crypto yang menurutnya akan mengalami apresiasi cukup tinggi adalah AAVE.

    Ia menyatakan bahwa saat ini AAVE sedang bergerak positif jika melihat dari siklusnya, sehingga terdapat potensi apresiasi.

    Saat ini AAVE masih menjadi salah satu platform pinjaman terbaik di Sektor DeFi yang membuat ketenarannya kembali naik.

    Baca Juga: Aave Naik 76% Seminggu, Adopsi Institusional Bertambah

    Apresiasi dari AAVE sendiri terjadi dengan semakin banyaknya adopsi dan crypto yang tersedia pada platformnya, bersama semakin luasnya ekosistem AAVE.

    Selain itu, saat ini AAVE sendiri telah masuk ke ranah Non Fungible Token (NFT) yang saat ini sedang mendapat ketertarikan tinggi.

    Menurut Van de poppe AAVE sendiri masih bisa mengalami apresiasi hingga 300% dari harga saat ini.

    Pernyataan ini cukup mencengangkan pasar akibat saat ini AAVE sendiri telah terlihat naik lebih dari 2.000% sejak November 2020.

    Namun analis tersebut percaya bahwa harganya masih dapat terus naik, terutama dengan semakin

    2. Avalanche (AVAX)

    Pilihan kedua dari Van de Poppe adalah Avalanche (AVAX) salah satu platform utama untuk menerbitkan aplikasi terdesentralisasi atau DApps.

    Perannya sebagai launchpad membuatnya mendapatkan ketertarikan yang cukup tinggi akibat juga dapat berfungsi sebagai tempat penerbitan proyek baru.

    Oleh karena itu, saat ini ketertarikan terhadapnya juga semakin meningkat, dengan semakin banyaknya proyek dan inovasi baru di dunia crypto.

    Menurut Van de Poppe saat ini adalah awal dari apresiasi setelah mengalami koreksi yang cukup dalam. Ia menyatakan bahwa,

    “Saat ini terdapat pergerakan koreksi yang cukup dalam, hingga menuju target posisi pembelian yang cukup baik.”

    Target yang dibentuk oleh Van de Poppe adalah apresiasi sekitar 216% yang ia lihat terutama melalui pergerakannya terhadap Bitcoin.

    3. Kyber Network (KNC)

    Crypto berikutnya adalah Kyber Network yang merupakan penyedia likuiditas dan aggregator untuk menyediakan likuiditas untuk DApps mana pun.

    Crypto berbasis Ethereum ini dikabarkan akan mengalami apresiasi sekitar 110% menurut Van de Poppe yang terlihat dari siklusnya. Ia menyatakan,

    “Saat ini adalah awal siklus apresiasi untuk KNC, jadi menurut saya pribadi, KN dapat mengalami apresiasi bahkan hingga 110%.”

    Saat ini KNC sendiri juga baru saja melakukan migrasi jaringan untuk mempercepat dan meningkatkan kualitasnya sebagai penyedia likuiditas.

    Oleh karena itu, dari sisi fundamental kemungkinan besar jika ketertarikannya terus meningkat, target yang disebut oleh Van de Poppe berpotensi tercapai.

    4. Curve Finance (CRV)

    Menurut Van de Poppe crypto yang berpotensi mengalami apresiasi adalah Curve Finance, salah satu bursa terdesentralisasi atau DeX dengan sistem AMM untuk penjaga likuiditas.

    Menurutunya CRV adalah salah satu proyek yang masih “murah” dalam harganya saat ini akibat kegunaannya yang seharusnya dihargai lebih tinggi.

    Van de Poppe menyatakan bahwa kemungkinan besar CRV dapat mencapai apresiasi hingga 132% dalam beberapa waktu ke depan.

    Ia menyatakan bahwa saat ini apresiasi menjadi sangat mungkin akibat siklus apresiasi ini yang dapat mendorong harganya naik lebih tinggi.

    Saat ini CRV juga memiliki proposal yang kemungkinan dapat membuatnya memiliki kecocokan untuk beroperasi secara lintas blockchain.

    Oleh karena itu, dengan alasan fundamental tersebut, kemungkinan besar apresiasinya akan terjadi bahkan dapat menuju target Van de Poppe.

    5. Yearn Finance (YFI)

    Terakhir adalah YFI yang hingga saat ini sedang mendapatkan ketertarikan yang cukup tinggi akibat sisi fundamentalnya.

    Yearn Finance yang merupakan sebuah aggregator dan generator untuk yield, yang membuat signifikansinya cukup besar di dunia DeFi, terutama investor yang mencari yield tinggi.

    Saat ini Van de Poppe memprediksi bahwa harganya dapat naik hingga 142% walau hingga saat ini sudah mencapai apresiasi hingga 600% lebih hingga saat ini dari November 2020.

    Namun walau juga telah mencapai apresiasi hingga harga tertingginya sekitar 800% lebih, apresiasi ini masih sangat mungkin menurut Van de Poppe.

    Secara teknikal, Poppe merasa bahwa apresiasi ini masih sangat mungkin, terutama melihat harganya yang juga masih terkesan murah saat ini.

    Saat ini juga terdapat kabar terbaru yaitu versi terbaru dari vault atau tempat penyimpanan dananya yang diprediksi dapat membawa sentimen positif untuknya.

    Perlu diingat bahwa artikel ini merupakan lansiran dari pernyataan Michaël van de Poppe dan bukan merupakan ajakan atau saran untuk trading atau investasi.

    Sangat wajib untuk melakukan analisis pribadi sebelum membeli akibat risiko ditanggung oleh investor dan trader masing-masing.

    Baca Juga: Tidur Panjang tapi Rejeki tidak Dipatok Ayam? Ini caranya!

    Disclaimer

    Perdagangan Digital Asset (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi, ketahui dan kelola risiko Anda dalam melakukan perdagangan Digital Asset. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

    Kami tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Digital Asset, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Digital Asset merupakan keputusan independen oleh pengguna.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ava Labs Gandeng Amazon Percepat Adopsi Blockchain, AVAX Naik 16%

    Ava Labs, tim di belakang jaringan platform smart contract, Avalanche (AVAX), telah bermitra dengan Amazon Web Services (AWS) untuk mempercepat adopsi blockchain secara meluas.

    Ava Labs menjelaskan kemitraan ini bertujuan untuk mendekatkan teknologi blockchain ke perusahaan, kelembagaan, dan pemerintah. Dalam pengumumannya, AWS akan mendukung jaringan Avalanche dan ekosistem aplikasi terdesentralisasi (dapp).

    “Kritisnya, operator node Avalanche dapat berjalan di AWS Govcloud untuk kasus penggunaan kepatuhan Fedramp – kemampuan vital dan prasyarat untuk perusahaan dan pemerintah,” detail pengumuman hari Rabu (11/1).

    Kemitraan

    Baca juga: GALA Naik 140% Seminggu, Dorong Token Kripto Game dan NFT Bersinar

    Pendiri dan CEO Ava Labs, Emin Gün Sirer, mengatakan kolaborasi itu adalah hal yang besar dan dibandingkan dengan pengumuman blockchain lain yang melibatkan AWS. Dia bersikeras bahwa kemitraan ini “bermakna.”

    “Ini bukan hanya ‘pengumuman kemitraan AWS.’ Mari saya jelaskan dalam bahasa Inggris sederhana. Di masa lalu, rantai lain telah membayar AWS untuk meng-hosting beberapa node, dan (telah) menyatakan ini sebagai ‘mitra AWS dengan Beberapa Rantai.’ Pada kenyataannya, ‘Some Chain’ membayar AWS — mereka adalah klien AWS. Tidak ada kemitraan yang berarti,” katanya.

    Howard Wright, VP dan kepala global Kata startup AWS, menjelaskan kemampuan baru yang dibawa oleh Avalanche, memungkinkan perusahaan untuk tumbuh.

    “Kami sangat senang menambahkan inovator seperti Ava Labs ke jaringan mitra kami dan mendukung alat baru untuk infrastruktur dan ekosistem Avalanche, membantu memperluas penerapannya ke geografi dan segmen pelanggan baru,” ungkapnya.

    Ilustrasi aset kripto Avalanche (AVAX). Sumber: Binance Academy.
    Ilustrasi aset kripto Avalanche (AVAX). Sumber: Binance Academy.

    Baca juga: Bappebti dan Aspakrindo Sinergi Pengembangan Perdagangan Kripto

    Token asli Avalanche, AVAX, melonjak mengikuti berita tersebut, naik 16,2 persen lebih tinggi terhadap dolar AS. AVAX sempat diperdagangkan dengan harga antara US$ 12,31 hingga US$ 14,83 per unit selama 24 jam terakhir.

    Statistik tujuh hari menunjukkan bahwa AVAX naik 29,1 persen, dan market cap AVAX saat ini adalah yang terbesar ke-19, mencapai US$ 4,51 miliar pada Kamis (12/1) pukul 08:00 WIB.

    Meskipun naik pesat setelah pengumuman AWS, AVAX masih turun 89 persen dari level tertinggi sepanjang masa US$ 144,96 pada 21 November 2021 lalu. Seperti Solana (SOL), Avalanche (AVAX) telah mendapat pukulan besar selama crypto winter.

    AVAX pernah menjadi pesaing aset kripto sepuluh besar, ia berjuang untuk mempertahankan posisi di bawah ambang batas ke-20.

    DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • NGOBRAS Season 2: Bahas Potensi Bullish AVAX dan Litecoin Pekan Ini

    Video NGOBRAS Season 2 kali ini bakal bahas soal Avalanch (AVAX) dan Litecoin (LTC) yang berpotensi bullish pada pekan ini. Apa saja indikatornya?

    Kondisi market kripto pekan ini cenderung mengalami kenaikan sejak awal pekan atau hari Senin (5/11). Ada beberapa aset kripto yang berpeluang untuk reli atau mengalami kenaikan, salah duanya AVAX dan Litecoin.

    Untuk membahas selengkapnya mengenai aset kripto potensi bullish pekan ini bisa simak video terbaru dari NGOBRAS Season 2: Episode 8. Selain itu, Trader Tokocrypto, Afid Sugiono dan Adriansah dari TokoScholar juga akan membahas berbagai berita ter-update seputar dunia kripto dan blockchain.

    Baca juga: Bos BI: Belanja hingga Beli Rumah di Metaverse Bisa Pakai Rupiah Digital

    Namun, sekali lagi ini konten watchlist dalam video ini bukan rekomendasi atau financial advice. Perlu riset mendalam tentang token atau koin yang disampaikan dalam video NGOBRAS Season 2.

    Langsung saja yuk simak video lengkapnya di bawah ini.

    https://www.youtube.com/watch?v=TmcYdkCHaLM



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Daftar Kripto Altcoin yang Bisa Masuk Watchlist Bulan Mei 2023

    Banyak aset kripto, terutama altcoin yang bisa diperhatikan atau masuk watchlist untuk bulan Mei 2023 ini. Beberapa di antara diprediksi akan mengalami kenaikan harga yang didorong oleh sentimen tertentu. Apa saja itu?

    Istilah altcoin mengacu pada aset kripto selain Bitcoin (BTC). Menurut laporan Be[in]crypto, setidaknya ada lima altcoin yang layak masuk watchlist bulan Mei ini. Altcoin dalam daftar ini diproyeksikan memiliki perkembangan positif dianalisis untuk menilai potensinya.

    Avalanche (AVAX)

    Pengembangan aset kripto AVAX akan menyelenggarakan Avalanche Summit pada 3-5 Mei 2023. Ini akan menampilkan lebih dari 300 pembicara dan memiliki lebih dari 125 sesi panel dengan berbagai topik blockchain. Acara akbar ini dapat memberikan dorongan yang sangat dibutuhkan untuk harga AVAX , yang telah jatuh di bawah garis resistensi turun sejak awal Februari lalu.

    Harga AVAX juga menyimpang di atas garis resistensi pada pertengahan April sebelum jatuh di bawahnya sesudahnya. Kini, harga altcoin diperdagangkan pada garis support menaik yang sudah ada sejak awal tahun.

    Grafik Harian AVAX/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik Harian AVAX/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Riset: Kuartal I Tahun 2023 Pasar Kripto Tumbuh Signifikan, Bitcoin Juara

    Dikombinasikan dengan garis resistensi, ini menciptakan segitiga simetris, yang dianggap sebagai pola netral. Oleh karena itu, ini menunjukkan bahwa breakout dan breakdown mungkin terjadi. AVAX dapat bergerak ke area resistensi US$ 21,50 jika terjadi penembusan. Namun, jika kerusakan terjadi, penurunan menjadi US$ 15 dapat terjadi.

    Gala (GAL)

    Peluncuran GALA(v2) akan dilakukan pada tanggal 15 Mei mendatang. Pembaruan ini akan menghadirkan berbagai peningkatan baru, seperti mekanisme burning dan keamanan yang disempurnakan. Semua pemegang GALA(v1) akan menerima token baru dalam penurunan 1:1, setelah itu token GALA (v1) tidak lagi didukung.

    Terlepas dari berita positif, pergerakan altcoin GAL stagnan dari garis support naik pada 25 April. Sebelumnya, garis tersebut sudah ada sejak awal tahun. Terobosan seperti itu biasanya berarti bahwa tren sebelumnya telah berakhir.

    Grafik Harian GAL/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik Harian GAL/USDT. Sumber: TradingView.

    Jika penurunan berlanjut, area support terdekat akan berada di US$ 0,031. Di sisi lain, jika harga GALA merebut kembali garis support, maka bisa naik ke resistance berikutnya di US$ 0,049.

    eCash (XEC)

    Jaringan eCash akan menjalani pemutakhiran besar-besaran pada 15 Mei mendatang. Upgrade akan mencakup banyak fitur, seperti menghapus batas transaksi berantai dan memindahkan dana penambang keluar dari aturan konsensus.

    Mirip dengan kripto altcoin AVAX, harga XEC diperdagangkan di dalam segitiga simetris yang dianggap sebagai pola netral. Jika tembus, support terdekat berikutnya akan berada di US$ 0,000026. Namun, jika penembusan terjadi, resistensi berikutnya akan berada di US$ 0,000033.

    Grafik Harian XEC/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik Harian XEC/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Pasar Kripto Berhasil Bangkit Setelah Gerak Liar Sepekan Terakhir

    Lido DAO (LDO)

    Lido DAO diperkirakan akan merilis upgrade mainnet barunya pada pertengahan Mei. Meskipun ini merupakan perkembangan positif, aksi harga menunjukkan tanda-tanda bearish. Harga LDO berjuang untuk memulai pemantulan di area support horizontal US$ 2. Selain itu, telah menciptakan kepala dan bahu, yang dianggap sebagai pola bearish.

    Jika altcoin rusak dari area US$ 2, harganya bisa turun menjadi US$ 1,30. Prakiraan bearish ini tidak akan valid jika LDO malah memantul dan keluar dari garis resistensi turunnya. Dalam hal ini, harga dapat meningkat menjadi US$ 2,80.

    Bagan Harian LDO/USDT. Sumber: TradingView.
    Bagan Harian LDO/USDT. Sumber: TradingView.

    Vechain (VET)

    Pembaruan wallet seluler VechainThor akan berlangsung pada 4 Mei. Ini dapat memberikan dorongan yang sangat dibutuhkan untuk harga VET , yang berjuang untuk memulai reli dari area dukungan US$ 0,022. Selain menjadi area support horizontal, ini juga merupakan level support retracement Fib 0,618.

    Jika berhasil, kenaikan menjadi US$ 0,027 bisa menyusul. Namun, penembusan darinya dapat menyebabkan penurunan menuju area dukungan US$ 0,020.

    Grafik Harian VET/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik Harian VET/USDT. Sumber: TradingView.

    Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Market Cap Avalanche (AVAX) Melonjak Ke 10 Besar, Kalahkan SHIB

    Avalanche (AVAX) melanjutkan lonjakannya baru-baru ini, melampaui Shiba Inu (SHIB) untuk masuk sepuluh besar aset kripto berdasarkan market cap atau kapitalisasi pasar. AVAX telah diperdagangkan di atas $50 sepanjang hari Rabu (13/3) dan sempat melonjak tinggi di level $55,46, atau naik sekitar 12%. Selanjutnya, AVAX naik 45,38% dalam tujuh hari terakhir.

    Dengan token asli Avalanche yang melampaui Shiba Inu dalam kapitalisasi pasar, AVAX mungkin akan menghadapi Dogecoin (DOGE) sebagai target selanjutnya. AVAX telah menjadi salah satu kripto dengan kinerja terbaik sepanjang bulan Maret, bersaing dengan pasar altcoin yang sedang melonjak.

    Kapitalisasi pasar AVAX kurang dari $3 miliar di belakang DOGE, koin meme bertema anjing terkemuka. Namun, statistik yang menguntungkan AVAX adalah lonjakan volume perdagangan.

    Volume Perdagangan AVAX

    BTC/USDT Daily Chart. Sumber: Twitter @rektcapital.
    BTC/USDT Daily Chart. Sumber: Twitter @rektcapital.

    Baca juga: Toko Token (TKO) Melesat Tinggi Masuk Top Gainers di Februari 2024

    Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan Avalanche telah mengungguli SHIB, DOGE, dan banyak altcoin lainnya. Aset ini juga mengungguli prediksi harga selama akhir pekan dan tampaknya tidak akan melambat. Pada saat berita ini dimuat, AVAX memiliki kapitalisasi pasar sebesar $20.895.954.337 yang terus meningkat.

    Dengan momentum ini, AVAX mungkin akan segera melampaui $60, mungkin dalam minggu depan. Level resistensi sebelumnya untuk aset tersebut bertahan hampir 600 hari. Para trader sekarang memperkirakan aset kripto Avalanche Network dapat mencapai $90. Dengan Bitcoin yang memompa seluruh pasar kripto, prediksi ini tampaknya tidak mustahil.

    Dalam beberapa hari mendatang, akan menarik untuk melihat apakah AVAX dapat melampaui $60 dan seberapa cepat hal tersebut dapat terjadi. Peristiwa ini akan memberikan gambaran seberapa baik aset tersebut dapat terus melonjak selama beberapa minggu ke depan.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Avalanche Indonesia Ungkap Roadmap 2025 dalam AMA

    Avalanche Indonesia bersama Tokocrypto mengadakan sesi AMA (Ask Me Anything) dengan Community Manager, Septian Maulana pada 13 Februari 2025.

    Dalam sesi ini, ia mengungkapkan roadmap Avalanche untuk tahun 2025 serta berbagai inovasi yang akan datang.

    Roadmap Avalanche 2025

    Beberapa pembaruan utama yang diumumkan antara lain:

    • Etna Upgrade untuk meningkatkan performa jaringan.
    • Avalanche9000 Campaign guna memperluas adopsi global.
    • Rebranding Subnet menjadi Avalanche L1 untuk meningkatkan fleksibilitas.
    • Penurunan signifikan gas fee di C-Chain dan biaya pembuatan blockchain L1.
    • Peluncuran situs bagi pengembang: https://build.avax.network/.
    • Program Multi Grants untuk mendukung inovasi di ekosistem Avalanche.

    Inovasi Teknologi: Avalanche Network 3.0 dan Integrasi AI

    Avalanche Network Overview 3.0 menghadirkan peningkatan signifikan dalam skalabilitas dan kecepatan transaksi dengan finalitas kurang dari satu detik. Subnets kini berfungsi sebagai Layer 1, memungkinkan blockchain independen yang lebih fleksibel.

    Di sisi lain, Avalanche juga mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan meluncurkan Program infraBUIDL(AI) senilai $100 juta serta mendukung Peluncuran Blockchain AI oleh Kite AI, yang berfokus pada skalabilitas dan pemrosesan data berbasis AI.

    Dominasi Avalanche di Industri Game Blockchain

    Dengan berbagai keunggulan teknis seperti kecepatan tinggi, biaya rendah, dan skalabilitas optimal, Avalanche semakin menarik bagi industri game Web3. Banyak proyek game memilih bermigrasi ke ekosistem Avalanche karena infrastruktur yang lebih efisien. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui https://www.gamingonavax.com/.

    Struktur Jaringan Avalanche Septian juga menjelaskan tiga jaringan utama Avalanche:

    • P-Chain: Mengelola staking dan konfigurasi blockchain.
    • C-Chain: Mendukung smart contract berbasis Ethereum Virtual Machine.
    • X-Chain: Berfokus pada aset digital dan Avalanche Native Tokens.

    Selain itu, Subnet Avalanche memungkinkan blockchain mandiri dengan aturan khusus dan keanggotaan dinamis.

    Edukasi dan masa depan Avalanche terus mengembangkan solusi interoperabilitas dan infrastruktur jembatan (Bridge) untuk memperluas fleksibilitas ekosistemnya. Strategi edukasi Avalanche mencakup kampanye global dan lokal guna meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat teknologi blockchain.

    Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi: https://build.avax.network/


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Avalanche Cetak Rekor Berkat MapleStory dan Kemitraan Strategis

    Blockchain Layer 1, Avalanche mencetak rekor baru dalam aktivitas transaksi harian, dipicu oleh peluncuran MapleStory Universe dan pengumuman kerja sama strategis dengan sejumlah institusi besar, termasuk FIFA dan pemerintah Bergen County, New Jersey.

    Menurut laporan The Defiant, sejak tanggal 15 Mei, saat MapleStory Universe resmi meluncur di jaringan Avalanche, aktivitas transaksi melonjak tajam hingga menembus 12,9 juta transaksi harian pada 27 Mei. Sebagai perbandingan, sebelum tanggal 11 Mei, Avalanche mencatat rata-rata hanya sekitar 4 juta transaksi per hari.

    MapleStory Bawa Gelombang Baru Aktivitas

    MapleStory Universe adalah versi berbasis blockchain dari MMORPG legendaris MapleStory, yang telah memiliki lebih dari 250 juta pemain terdaftar sejak dirilis pertama kali pada tahun 2003. Versi blockchain ini hadir dengan token NXPC (Nexpace), yang kini memiliki valuasi terdilusi penuh (FDV) sekitar $1,6 miliar — menjadikannya salah satu token game terbesar saat ini berdasarkan FDV.

    Sejak peluncurannya, marketplace MapleStory di Avalanche telah mencatat lebih dari $4 juta volume perdagangan, melibatkan 590.000 dompet aktif dan 3,5 juta transaksi. Beberapa item langka seperti Fafnir Guardian Hammer bahkan berhasil terjual hingga $6.500.

    Lonjakan Aktivitas Tak Hanya dari Game

    Pergerakan harga Avalanche (AVAX/USDT) pada Jumat, 30 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Avalanche (AVAX/USDT) pada Jumat, 30 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Market Cap Avalanche (AVAX) Melonjak Ke 10 Besar, Kalahkan SHIB

    Meskipun MapleStory menjadi sorotan utama, peningkatan aktivitas Avalanche sebenarnya telah terlihat sejak 11 Mei — empat hari sebelum peluncuran game tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa ada faktor lain yang turut mendorong pertumbuhan ekosistem Avalanche.

    Salah satu faktor tersebut adalah kerja sama dengan Bergen County, New Jersey, yang menandatangani kesepakatan lima tahun untuk menokenisasi properti senilai lebih dari $200 miliar melalui jaringan Avalanche. Proyek ini mencakup tokenisasi lebih dari 370.000 catatan properti.

    Selain itu, Avalanche juga mengumumkan kemitraan strategis dengan organisasi sepak bola dunia, FIFA, untuk membangun blockchain Layer 1 (L1) khusus — sebelumnya dikenal sebagai subnet Avalanche — yang akan digunakan dalam berbagai inisiatif digital FIFA ke depan.

    Harga Token Belum Mencerminkan Aktivitas

    Meskipun aktivitas jaringan meningkat tajam, harga token AVAX belum mencerminkan tren tersebut secara langsung. Dalam sepekan terakhir, AVAX turun sekitar 10%, namun masih mencatat kenaikan sekitar 3% dalam sebulan terakhir. Saat ini, AVAX diperdagangkan di kisaran $22,64, dengan kapitalisasi pasar sebesar $9,5 miliar.

    Baca juga: Solana, Avax, Helium Pimpin Kenaikan Kripto Tahun Ini. Apa Berikutnya?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kejutan! Grayscale Bawa Avalanche ke Wall Street

    Grayscale, salah satu pengelola aset kripto terbesar di dunia, membawa Avalanche (AVAX) ke depan panggung institusional.

    Sebagai langkah awal, mereka melayangkan pendaftaran S-1 kepada SEC untuk mengonversi Avalanche Trust menjadi spot ETF yang akan diperdagangkan di Nasdaq.

    Ini merupakan terobosan bernilai strategis, memperluas jangkauan altcoin ke ranah tradisional keuangan.

    Langkah Strategis Menuju ETF AVAX

    Grayscale mengajukan formulir pendaftaran ke SEC agar Avalanche Trust yang selama ini hanya tersedia bagi investor terakreditasi bisa di-“uplist” menjadi ETF yang bisa diperdagangkan publik.

    Jika disetujui, ETF ini memungkinkan paparan langsung pada harga spot AVAX melalui akun broker konvensional, dengan keamanan penyimpanan aset dijamin oleh Coinbase dan administrasi oleh BNY Mellon.

    Sementara itu, NOAA turut melakukan pengajuan peraturan Nasdaq 19b-4 yang telah diajukan pada Maret lalu.

    Pergerakan harga Avalanche (AVAX/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Avalanche (AVAX/USDT) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Avalanche Cetak Rekor Berkat MapleStory dan Kemitraan Strategis

    Ekosistem ETF: Wajah Baru Institutional Crypto

    Langkah ini bukan satu-satunya. Sebelumnya, Grayscale juga mengajukan ETF untuk token seperti XRP dan Dogecoin, dan kini mulai memasuki ranah altcoin layer-1 seperti Avalanche.

    Ditambah, VanEck juga mengajukan produk serupa, meski statusnya tertunda. SEC mulai terbuka dengan pendekatan “merit-neutral” sejak Juli, yang mendorong ekspektasi persetujuan dalam beberapa bulan ke depan.

    Alasan Dibalik Momentum Avalanche

    Menurut laporan Decrypt pada Selasa (26/8), Aalanche memiliki posisi kuat sebagai platform scalable untuk DeFi dan tokenisasi aset nyata.

    Arsitektur tiga-lapisan (X-, C-, dan P-Chain) mendukung interoperabilitas, biaya rendah, dan keamanan: tiga fitur penting untuk adopsi institusional.

    Dukungan besar juga datang dari investor institusi seperti BlackRock, dan proyek seperti stablecoin JPYC yang berjalan di Avalanche, memperkokoh fondasi legitimasi ekosistem ini.

    Nilai pasar AVAX kini sekitar $10 miliar, dengan harga spot yang turun jauh dari puncak sebelumnya. Dengan DeFi TVL hampir $2 miliar, ekosistem Avalanche aktif dan menjanjikan.

    ETF bisa mendorong likuiditas, validasi regulasi, dan mekanisme penemuan harga yang lebih efisien.

    Risiko dan Harapan di Balik Pengajuan

    Analis ETF seperti James Seyffart memproyeksikan peluang persetujuan mencapai 90% untuk ETF Avalanche, serta produk altcoin lainnya seperti Dogecoin dan Cardano.

    Namun, tetap perlu memperhitungkan kemungkinan keterlambatan regulasi atau perubahan kebijakan dari SEC.

    Jika disetujui, ETF ini bisa merevolusi aliran modal ke AVAX. Potensi peningkatan likuiditas, legitimasi regulasi kuat, dan aliran investasi institusional tidak bisa dianggap enteng.

    Bagi investor pro-Avalanche, ini adalah peluang signifikan untuk diversifikasi jangka panjang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com