Tag: ayam geprek

  • Ada Gepuk dan Sate Maranggi yang Ngeunah Pisan!


    Jakarta

    Raffi Ahmad kembali menambah jaringan bisnis kuliner. Kali ini, membuka warung makan Sunda dengan menu sate maranggi dan gepuk. Seperti apa rasanya?

    Raffi Ahmad dan Nagita Slavina belakangan ini memang gencar melakukan investasi ke warung makan guna mendukung produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    Setelah Rojo Sambel dan Nasi Goreng Nagih, Raffi Ahmad kembali berinvestasi ke warung makan Sunda yang dinamakan Warung Nasi Raffi Ahmad. Lokasinya di kawasan Cinere.


    Meskipun hanya warung kaki lima, tetapi menu yang ditawarkan sangat menggugah selera. Pilihannya juga beragam. Mulai dari ikan nila, gepuk, ayam geprek, hingga sate maranggi.

    1. Milik sopir Mama Amy

    Warung Nasi Raffi AhmadWarung Nasi Raffi Ahmad milik sopir Mama Amy yang diinvestasi Raffi Ahmad. Foto: detikcom

    Dalam kanal YouTube Rans Entertainment, Raffi Ahmad pernah menceritakan kisah di balik berdirinya Warung Nasi Raffi Ahmad. Sebenarnya warung ini dibuka untuk usaha sopir mama Amy.

    “Selama ini hampir 20 tahun lebih bekerja jadi sopir. Jadi dia hari ini kesehatannya udah kurang oke, suka sakit-sakitan, namanya Mang Ading,” ujar Raffi Ahmad.

    Karenanya ia membukakan dan berinvestasi di warung makan tersebut. Raffi juga mengatakan bahwa dirinya khawatir jika sopirnya tersebut masih terus membawa kendaraan.

    Raffi Ahmad juga berencana akan membukakan usaha kuliner untuk para karyawan dan ART lainnya. “Nanti aku bukain usaha di kampung mereka, kan bisa sama-sama support,” tuturnya.

    2. Resep Masakan Mama Amy

    Warung Nasi Raffi AhmadWarung Nasi Raffi Ahmad dimasak pakai resep Mama Amy. Foto: detikcom

    Bentuk dukungan keluarga Raffi Ahmad tidak hanya dalam bentuk investasi, tetapi juga sal menu-menu yang ditawar. Menu yang ditawarkan di sini merupakan masakan Sunda.

    Semua menu tersebut dimasak dengan resep dari Mama Amy. Mengingat Mama Amy merupakan orang Sunda, sehingga ia handal membuat masakan khas Sunda.

    “Ini semua pakai resep Mama Amy, mulai dari ayam geprek, sate maranggi sampai gepuknya pakai resep beliau,” tutur pelayan saat ditemui detikFood (15/02/24).

    3. Satu lokasi dengan usaha Mama Amy

    Warung Nasi Raffi AhmadWarung Nasi Raffi Ahmad bertempat di satu lokasi dengan usaha My Teppanyaki. Foto: detikcom

    Warung Nasi Raffi Ahmad ini berlokasi di kawasan Cinere. Tepat di seberang Rojo Sambel cabang pertama. Warung makan ini berada satu lokasi dengan usaha Mama Amy bernama My Teppanyaki.

    Jadi ada dua dapur yang berbeda, sementara area makan untuk pengunjungnya ada satu. Tempat tersebut dapat dipakai pengunjung dari Warung Nasi Raffi Ahmad dan My Teppanyaki.

    Area makannya juga luas, ada area indoor dan outdoor. Untuk area outdoor-nya juga menggunakan tenda penutup, sehingga pengunjung aman dari debu.

    4. Ada menu gepuk hingga sate maranggi

    Warung Nasi Raffi AhmadMenu gepuk di Warung Nasi Raffi Ahmad Foto: detikcom

    Salah satu menu yang jadi andalan di sini adalah gepuk (Rp 25.000). Tekstur daging gepuk ini tidak terlalu empuk, tetapi memang ini yang jadi ciri khas gepuk.

    Masih ada serat-serat daging yang terasa sedikit liat. Rasanya perpaduan antara gurih dari kaldu dan sedikit manis. Menu ini enak dipadukan dengan nasi merah dan tambahan lalapan.

    Pecinta pedas bisa mencicipi menu ayam geprek (Rp 35.000). Ayamnya empuk dan gurih. Kemudian dibalut dengan sambal geprek yang melimpah. Bahkan ayamnya sampai tertutupi.

    Warung Nasi Raffi AhmadMenu ayam geprek di Warung Nasi Raffi Ahmad Foto: detikcom

    Ayamnya digeprek sampai agak hancur, sesuai dengan penyajian ayam geprek asli Yogyakarta. Rasa gurih dan pedasnya cocok disantap dengan nasi putih hangat.

    Sate maranggi (Rp 70.000) juga tak kalah jadi favorit. Seporsinya berisi 10 tusuk sate. Potongan daging sapinya tidak terlalu besar, tetapi bumbunya royal.

    Warung Nasi Raffi AhmadWarung Nasi Raffi Ahmad menawarkan sate maranggi. Foto: detikcom

    Bahkan buliran bumbu marangginya masih terlihat jelas. Rasanya gurih bawang dab ketumbar dengan sentuhan rasa manis gula merah terasa sedap. Berbagai menu pelengkap seperti cimplung hingga terong goreng juga tersedia di sini.

    5. Tersedia 4 macam sambal

    Warung Nasi Raffi AhmadWarung Nasi Raffi Ahmad menawarkan 4 pilihan sambal. Foto: detikcom

    Masakan Sunda identik dengan sambalnya. Warung Nasi Raffi Ahmad ini menyediakan 4 pilihan sambal. Mulai dari sambal dadak, sambal terasi, sambal ijo, dan sambal geprek.

    Menurut kami, sambal dadaknya agak lebih manis dibandingkan sambal dadak yang biasa kami temui. Justru, rasanya lebih pedas sambal terasinya.

    Sambal ijonya juga tidak terlalu pedas. Bagi pecinta pedas, bisa mencicipi sambal geprek. Sambal ini diulek kasar, sehingga masih terlihat kulit cabainya.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Makan Ayam Geprek Tiap Hari Aman untuk Kesehatan? Ini Kata Ahli Gizi


    Jakarta

    Banyak penggemar ayam geprek menjadikan makanan favoritnya ini sebagai menu harian. Dari sisi gizi, apakah aman makan ayam geprek setiap hari? Apakah ada efeknya untuk kesehatan?

    Ayam geprek seolah jadi ‘comfort food’ untuk mayoritas orang Indonesia. Saat bingung atau tidak tahu mau makan apa, banyak orang menjadikan ayam yang digeprek dengan paduan sambal ini sebagai jawaban.

    Cita rasanya yang gurih dan pedas dianggap tak pernah salah untuk memuaskan selera. Apalagi dimakan dengan nasi hangat, rasanya kian nikmat. Selain itu, pembeli biasanya bisa memesan tingkat kepedasan ayam geprek.


    Menu ini semakin mudah dijangkau karena tersedia di berbagai platform pesan makan online. Harganya juga terjangkau dengan kisaran Rp 20 ribu sudah termasuk nasi dan lalapan.

    Alhasil banyak orang menjadikan ayam geprek sebagai menu harian. Mereka tak masalah menyantap ayam geprek setiap hari untuk makan siang atau makan malam.

    Dari sisi kesehatan, apakah aman makan ayam geprek setiap hari? Ahli gizi Abraham Theodore dari Departemen Gizi FKM UI menjelaskannya lewat cuitan X @nutristud (20/6/2024). detikfood mengutip informasi ini atas seizinnya.

    Nutrisi ayam geprek

    Modal Rp 15 Ribu Bisa Makan Ayam Geprek dan Soto Daging di Kantin SCBDFoto: Andi Annisa DR/detikfood

    Dalam 1 potong ayam geprek, sekitar 150 gram, mengandung sekitar 394 kalori dan natrium sebanyak 690 mg. Kandungan lemaknya sendiri mencapai 26,99 gram.

    Ayam geprek juga dilengkapi sambal yang tentunya terbuat dari cabai. “Cabai pada sambal ayam geprek tersebut dapat menyebabkan rasa terbakar, sakit perut, diare, dan bahkan bisa menyebabkan lambung terluka. Selain cabai, kandungan natrium yang tinggi pada ayam geprek dapat mengarah pada hipertensi dan risiko penyakit kardiovaskular,” tulis Abraham.

    Hal lain yang perlu diwaspadai dari ayam geprek adalah kandungan minyaknya. Minyak yang dipakai terlalu banyak dalam proses penggorengan juga menyebabkan risiko kesehatan seperti obesitas dan penyakit jantung.

    Ahli gizi ini turut memperingatkan soal higienitas tempat jualan ayam geprek yang mungkin saja tidak diperhatikan. “Selain itu, tempat yang tidak bersih akan memicu kontaminasi yang dapat menyebabkan tifoid,” katanya.

    Lantas seperti apa anjuran makan ayam geprek? Baca halaman selanjutnya.

    Anjuran makan ayam geprek

    Ayam Penyet Cabe Ijo Aa Sipit Viral di Grand Indonesia. Sehari Bisa Habiskan 50 Kg Cabai Rawit Hijau dan 1.000 Potong Ayam.Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Menurut Abraham, sebenarnya tidak ada batasan tertentu dalam konsumsi ayam geprek. Namun mengingat kandungan lemak dan natrium pada ayam geprek, maka perlu membatasi konsumsi hidangan ini agar tidak berlebih.

    “Konsumsi ayam geprek 2-3 hari sekali atau seminggu sekali mungkin akan mengurangi risiko yang ditimbulkan,” tulis Abraham. Ia juga menyarankan konsumsi sayur dan buah tinggi serat sebagai pengimbang asupan gizi.

    “Olahraga secara rutin, serta minum air cukup untuk meminimalisasi risiko obesitas dan penyakit jantung. Lalu, beli ayam geprek di tempat yang bersih agar tidak terjadi kontaminasi pada ayam geprek,” tambahnya.

    Perhatikan juga kandungan cabainya. Jangan sampai berlebihan minta tingkat kepedasan karena berisiko membuat perut iritasi dan menyebabkan diare. Diharapkan setiap orang, terutama pencinta ayam geprek, bisa mengonsumsi makanan favoritnya dengan bijak.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com