Tag: badan kepegawaian negara

  • BKN Buka Beasiswa Pendidikan Ilmu Kepegawaian, Ini Syarat Daftarnya!



    Jakarta

    Badan Kepegawaian Negara (BKN) menawarkan beasiswa Pendidikan Ilmu Kepegawaian (PIK) bagi pegawai negeri sipil (PNS). Pendaftaran dibuka hingga 22 Oktober 2024.

    Di tahun ini, BKN menggandeng Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dalam mewujudkan beasiswa. Nantinya, penerima akan menempuh pendidikan S1 di prodi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) UNJ.

    Beasiswa ini akan menanggung biaya kuliah, biaya pendaftaran kuliah hingga biaya tes TOEFL untuk keperluan tugas akhir. Detikers berminat coba? Mengutip laman BKN, ini syarat dan cara daftarnya:


    Syarat Daftar Beasiswa Ilmu Kepegawaian BKN 2024

    • Mendapat usulan dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dan/atau pejabat yang berwenang minimal Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) masing-masing instansi yang dibuktikan dengan Surat Persetujuan PPK dan/atau Pejabat yang Berwenang (PyB).
    • Surat kesediaan dari pimpinan instansi/pejabat yang berwenang di bidang kepegawaian minimal jabatan pimpinan tinggi untuk menyediakan formasi dan mengangkat alumni PIK BKN dalam jabatan fungsional kepegawaian analis sumber daya manusia Aparatur Ahli Pertama.
    • Membuat surat pernyataan calon mahasiswa bersedia mengikuti tugas belajar sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan sanggup mengembalikan seluruh biaya jika mengundurkan diri, tidak menyelesaikan perkuliahan sesuai waktu yang ditentukan, atau tidak memenuhi standar kelulusan akademis yang ditentukan PIK BKN.
    • Mengikuti dan lulus seleksi berbasis komputer (kemampuan bahasa, matematika, dan logika) serta wawancara oleh panitia seleksi penerimaan mahasiswa baru PIK BKN.
    • Memiliki masa kerja paling singkat satu tahun sejak diangkat menjadi PNS.
    • Pendidikan minimal SMA/sederajat.
    • Usia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2025.
    • Peserta yang dinyatakan lolos seleksi tidak diperkenankan untuk mengundurkan diri.
    • Perkuliahan akan dimulai pada September 2025 (tentatif).

    Dokumen Syarat Beasiswa Ilmu Kepegawaian BKN 2024

    • Pas foto berlatar belakang merah ukuran 3×4.
    • Ijazah pendidikan terakhir.
    • Surat Keputusan Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
    • Surat Keputusan Kenaikan Pangkat Terakhir.
    • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).
    • Surat Persetujuan Pejabat Pembina Kepegawaian dan/atau Pejabat yang Berwenang minimal Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Bidang Kepegawaian.
    • Surat Pernyataan Kesediaan Pimpinan Unit Kerja.
    • Surat Pernyataan Calon Mahasiswa.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Ilmu Kepegawaian BKN 2024

    1. Pendaftaran beasiswa: 1 Agustus – 22 Oktober 2024
    2. Pengumuman peserta lolos seleksi administrasi: 30 Oktober 2024
    3. Seleksi ujian berbasis komputer dan wawancara: 12 – 14 November 2024
    4. Pengumuman lulus seleksi beasiswa: 22 November 2024
    5. Pemberkasan: 25 November – 6 Desember 2024
    6. Orientasi mahasiswa baru UNJ: tanggal menyusul
    7. Registrasi administrasi dan akademik: tanggal menyusul
    8. Perkuliahan dimulai: September 2025

    Demikian informasi beasiswa pendidikan ilmu kepegawaian dari BKN. Ayo buruan daftar!

    (cyu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Pencairan Tunjangan Profesi Guru Dimulai November, Begini Cara Ceknya



    Jakarta

    Pencairan Tunjangan Profesi Guru dijadwalkan cair pada November 2025. Bagaimana cara ceknya?

    Diketahui, pemerintah telah menjadwalkan Tunjangan Profesi Guru triwulan IV pada November 2025. Untuk mengecek status pencairan, guru bisa melihat melalui dashboard InfoGTK.


    Dalam laman tersebut, guru dapat melihat apakah datanya sudah valid, apakah Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) terbit, dan apakah tunjangan siap ditransfer.

    Bagi guru yang belum mengecek statusnya, bisa langsung mengunjungi dashboard Info GTK untuk memastikan semua data sudah benar dan TPG November 2025 siap cair.

    Cara Cek Pencairan Tunjangan Profesi Guru November 2025

    Sebelum memastikan apakah tunjangan profesi sudah cair, guru perlu mengecek status SKTP dan validitas datanya melalui layanan resmi GTK. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Masuk ke laman https://info.gtk.dikdasmen.go.id/
    2. Masukkan username dan password yang terdaftar di sistem Dapodik
    3. Isicaptcha untuk verifikasi
    4. Klik Log In
    5. Setelah berhasil masuk, cek seluruh data pribadi dan kepegawaian yang muncul di dashboard
    6. Bila ada data yang tidak sesuai, segera hubungi operator sekolah agar dapat diperbaiki lewat sistem Dapodik
    7. Masuk ke menu yang memuat informasi tunjangan profesi atau sertifikasi guru
    8. Cek status Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP).
    9. Jika statusnya valid dan SKTP sudah terbit, maka tunjangan siap dicairkan ke rekening yang terdaftar.

    Cara Mencairkan Tunjangan Profesi Guru

    Menurut laman resmi Kemendikdasmen, penyaluran TPG triwulan IV tahun 2025 kini dilakukan langsung oleh Kementerian Keuangan ke rekening masing-masing guru penerima. Mekanisme ini berlaku bagi guru ASN daerah dan PPPK daerah.

    Sebelum dana TPG ditransfer, guru penerima wajib memastikan seluruh data pada aplikasi Dapodik sudah benar dan terbaru. Data yang harus diperiksa kembali mencakup satuan administrasi pangkal, beban kerja, NUPTK, tanggal lahir, status kepegawaian, dan gaji pokok. Pembaruan data dilakukan bersama operator sekolah, lalu disinkronkan dengan data kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui BKD di daerah masing-masing.

    Setelah proses di sekolah selesai, data guru akan diverifikasi oleh Dinas Pendidikan dan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Tahap berikutnya, data tersebut divalidasi oleh Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) dan dipadankan dengan Sistem Informasi Manajemen Tunjangan (SIMTUN). Jika dinyatakan valid, guru akan ditetapkan sebagai penerima melalui SKTP atau SKTK.

    Pada tahap akhir, data guru yang lolos verifikasi direkomendasikan oleh SIMBAR untuk kemudian diproses sebagai penerima pembayaran oleh Kementerian Keuangan. Setelah seluruh tahapan selesai, dana TPG November 2025 akan langsung masuk ke rekening guru, tanpa memerlukan prosedur pencairan manual seperti sebelumnya.

    Nominal Tunjangan Profesi Guru November 2025

    Menurut unggahan Instagram resmi @kemendikdasmen, nominal Tunjangan Profesi Guru mengacu pada ketentuan resmi Kemendikdasmen yang disesuaikan dengan status kepegawaian masing-masing guru. Berikut rincian nominalnya.

    1. Guru ASN Daerah (ASND)
      Guru ASN daerah menerima TPG sebesar 1 kali gaji pokok per bulan, lalu dikalikan 12 bulan dalam satu tahun anggaran. Besarannya mengikuti gaji pokok sesuai regulasi terbaru yang berlaku bagi ASN.
    2. Guru Non-ASN
      Untuk guru non-ASN, pemerintah menetapkan besaran TPG tetap yaitu Rp 2.000.000 per bulan. Jika dihitung setahun, totalnya mencapai Rp 24.000.000.
    3. Guru Non-ASN yang Sudah Inpassing
      Guru non-ASN yang telah melalui proses inpassing akan menerima TPG dengan nominal setara gaji pokok hasil verifikasi dan validasi (verval) inpassing, kemudian dikalikan 12 bulan. Nilainya dapat berbeda pada setiap guru tergantung hasil penetapan inpassing masing-masing.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Beli E-Meterai Secara Online Buat CPNS 2024

    Jakarta

    Ribuan formasi dan jutaan posisi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2024 dibuka. Bagi calon peserta, beberapa dokumen dibutuhkan untuk lolos seleksi dan melangkah ke tahap berikutnya.

    Beberapa dokumen yang wajib disiapkan antara lain Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), ijazah dan transkrip nilai, pas foto dan file swafoto, Surat Lamaran dan Surat Pernyataan Bermeterai Elektronik (e-Meterai).

    Surat lamaran dan surat pernyataan merupakan dokumen yang wajib dibubuhkan e-meterai sebagai tanda bukti sah dan legalnya dokumen tersebut. Karenanya, calon peserta harus memastikan semua dokumen tersebut tersedia dalam format digital atau berbentuk .pdf sesuai persyaratan.


    PERURI bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN RI) meluncurkan website e-Meterai resmi yaitu https://meterai-elektronik.com/. Website ini dirancang khusus untuk memudahkan peserta CASN dalam membeli dan menggunakan e-meterai untuk berbagai keperluan dokumen pendaftaran.

    Cara beli e-Meterai

    • Buka laman https://www.meterai-elektronik.com/
    • Pilih ‘Daftar Sekarang’
    • Input nomor handphone yang terhubung dengan WhatsApp
    • Tulis nama lengkap sesuai KTP
    • Masukkan password yang akan digunakan untuk login
    • Centang kolom ‘Saya bukan robot’, sentuh ‘Lanjutkan’
    • Setelah aktivasi akun, login kembali menggunakan nomor HP dan password yang telah dibuat sebelumnya
    • Klik ‘Beli e-Meterai’
    • Pilih jumlah keping e-Meterai yang dibutuhkan lalu tekan ‘Beli’
    • Pada tahap konfirmasi pembelian perhatikan kotak deskripsi ‘Syarat & Ketentuan Pembatalan Pembelian Kuota’
    • Apabila selama proses pembelian terhadap kendala, bisa segera segera cek laman https://helpdesk-sscasn.bkn.go.id=
    • Jika pembelian telah sesuai, klik ‘Lanjutkan’
    • Pilih pembayaran menggunakan QRIS, lalu scan QRIS
    • Setelah pembayaran, refresh tab
    • Klik lihat invoice dan kuota e-Meterai
    • Cek lagi apakah jumlah kuota yang dibeli sudah benar.

    Website e-Meterai https://meterai-elektronik.com/ dilengkapi dengan jaminan refund dana bagi para calon peserta dengan kuota e-Meterai yang tidak digunakan dalam satu invoice pembelian. Jaminan keaslian meterai juga diberikan.

    Jadi, itulah cara beli e-Meterai untuk daftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan CASN. Buat detikers yang sudah mendaftar, semoga mendapatkan pekerjaan yang kamu idam-idamkan.

    (ask/fay)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Download Sertifikat SKD CPNS Resmi dari Website BKN

    Jakarta

    Peserta CPNS 2024 yang telah mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berhak mendapatkan sertifikat. Inilah cara downloadnya.

    Dalam sertifikat SKD tertera nilai ujian, lokasi hingga barcode scan QR. Pelaksanaan SKD berlangsung sejak 16 Oktober 2024 dan akan berakhir pada 14 November 2024. Sejak tanggal itu, peserta bisa mendownload sertifikat SKD untuk mengetahui hasil ujian dan menggunakannya jika diperlukan.

    Inilah hal-hal penting untuk diketahui termasuk cara download sertifikat SKD


    Apa itu Sertifikat SKD CPNS 2024

    Dilansir laman Indonesiabaik milik Kominfo, sertifikat SKD berguna sebagai tanda bukti keikutsertaan dalam tes SKD CPNS 2024. Softcopynya akan tersimpan di server Badan Kepegawaian Negara (BKN).

    Penerapan sertifikat ini sudah dilakukan selama tiga tahun tepatnya dimulai pada CASN 2021. Selain berlaku untuk CPNS, peserta Sekolah Kedinasan dan Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) juga berhak mendapatnya.

    Tampilan Sertifikat SKD CPNS 2024

    Secara fisik, tidak ada perbedaan tampilan dengan sertifikat lainnya. Desain tahun ini memilih warna abu-abu di bagian tengah dan biru tua pada sisi pinggir.

    Bagian atas ada tulisan ‘Sertifikat Seleksi Kompetensi Dasar’ yang di bawahnya tertera nomor peserta. Lalu ada nama, tanggal ujian, nilai tes wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum, dan tes karakteristik pribadi.

    Nilai kumulatif ujian juga ditampilkan dalam sertifikat ini. Tersedia juga scan QR Code untuk mengecek keaslian yang dilakukan lewat aplikasi Validator SertifiCAT.

    Ketentuan berlaku

    Dari tampilan sertifikat tertera tulisan ketentuan berlaku yang berada di bawah total nilai ujian. Di sana tertulis seperti ini “Berlaku sampai dengan Seleksi Pengadaan PNS 1 (satu) periode berikutnya”

    Dapat dipahami, sertifikat tersebut bisa detikers gunakan untuk pelaksanaan rekrutmen CPNS di tahun berikutnya. Rentang waktu berlaku hanya satu kali.

    Cara Download Sertifikat SKD CPNS 2024

    Untuk mendapatkan sertifikat ini harus mendownload di laman resmi BKN. Syaratnya hanya nomor NIK KTP dan nomor peserta ujian. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Masuk ke laman https://sertificat.bkn.go.id/
    2. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
    3. Masukkan Nomor Peserta
    4. Pilih tipe seleksi, misal Calon Pegawai Negeri Sipil
    5. Klik ‘Unduh’ untuk mendownload sertifikat

    Untuk memastikan keaslian sertifikat yang diunduh dapat menggunakan aplikasi ‘Validator SertifiCAT’ yang bisa download pada Google Play Store. Adapun tata cara untuk mengeceknya sebagai berikut:

    1. Buka aplikasi Validator SertifiCAT yang telah diunduh
    2. Lakukan scan QR Code pada sertifikat
    3. Muncul data hasil ujian SKD CPNS 2024 lengkap dengan total skor yang diperoleh

    Ketentuan penggunaan

    Sebagaimana tertera dalam Kepmenpan-RB Nomor 344 Tahun 2024, ada beberapa ketentuan nilai SKD yang bisa digunakan untuk seleksi CPNS periode berikutnya, mencakup:

    • Melamar di sistem seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) yang sama dengan digunakan saat seleksi CPNS periode sebelumnya.
    • Melamar pada jenjang pendidikan yang sama dengan yang digunakan pada seleksi sebelumnya.
    • Dapat melamar pada jabatan yang sama atau berbeda.
    • Dapat melamar pada instansi yang sama atau berbeda.
    • Memenuhi nilai ambang batas SKD tahun anggaran sesuai dengan jenis penetapan kebutuhan yang akan dilamar.
    • Dinyatakan lulus seleksi administrasi pada seleksi sebelumnya.

    Demikian ulasan lengkap mengenai sertifikat SKD CPNS 2024 dengan tampilan baru, ketentuan berlaku dan cara downloadnya. Semoga bermanfaat ya, detikers!

    (fay/fyk)



    Sumber : inet.detik.com

  • Pendaftaran CPNS 2024 Dibuka Besok, Ini Doa agar Dimudahkan Urusan


    Jakarta

    Pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2024 di link sscasn.bkn.go.id dibuka 20 Agustus besok. Ada sejumlah doa yang bisa dipanjatkan sebelum melakukan pendaftaran agar dimudahkan segala urusan.

    Informasi pendaftaran CPNS 2024 tertuang dalam surat Badan Kepegawaian Negara (BKN) nomor 5419/B-KS.04.01/SD/K/2024 tentang Jadwal Seleksi Pengadaan CPNS TA 2024. Menurut surat yang dikeluarkan pada 13 Agustus 2024 tersebut, pendaftaran seleksi akan dibuka pada 20 Agustus-6 September 2024.

    Peserta yang telah melakukan pendaftaran akan mengikuti seleksi administrasi. Hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 14-17 September 2024. Berikut jadwal selengkapnya.


    Jadwal Seleksi CPNS 2024

    • Pengumuman Seleksi: 19 Agustus-2 September 2024
    • Pendaftaran Seleksi: 20 Agustus-6 September 2024
    • Seleksi Administrasi: 20 Agustus-13 September 2024
    • Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 14-17 September 2024
    • Konfirmasi Penggunaan Nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Tahun Anggaran 2023 oleh Peserta Seleksi: 18-28 September 2024
    • Masa Sanggah: 18-20 September 2024
    • Jawab Sanggah: 18-22 September 2024
    • Pengumuman Pasca Masa Sanggah: 21-27 September 2024
    • Penarikan data final SKD CPNS: 29 September-1 Oktober 2024
    • Penjadwalan SKD CPNS: 2-8 Oktober 2024
    • Pengumuman Daftar Peserta, Waktu, dan Tempat SKD CPNS: 9-15 Oktober 2024
    • Pelaksanaan SKD CPNS: 16 Oktober-14 November 2024
    • Pengolahan Nilai SKD CPNS: 23 Oktober-16 November 2024
    • Pengumuman Hasil SKD CPNS: 17-19 November 2024
    • Pelaksanaan SKB CPNS Non-CAT: 20 November s.d 17 Desember 2024
    • Pemetaan Titik Lokasi Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS dengan CAT: 20-22 November 2024
    • Pemilihan Titik Lokasi SKB CPNS dengan CAT oleh Peserta Seleksi: 23-25 November 2024
    • Penarikan data final SKB CPNS: 26-28 November 2024
    • Penjadwalan SKB CPNS dengan CAT: 29 November-3 Desember 2024
    • Pengumuman Daftar Peserta, Waktu, dan Tempat SKB CPNS dengan CAT: 4-8 Desember 2024
    • Pelaksanaan SKB CPNS: 9-20 Desember 2024
    • Integrasi Nilai SKD dan SKB CPNS: 17 Desember 2024-4 Januari 2025
    • Pengumuman Hasil CPNS: 5-12 Januari 2025
    • Masa Sanggah: 13-15 Januari 2025
    • Jawab Sanggah: 13-19 Januari 2025
    • Pengolahan Seleksi Hasil Sanggah: 15-20 Januari 2025
    • Pengumuman Pasca Sanggah: 16-22 Januari 2025
    • Pengisian DRH NIP CPNS: 23 Januari-21 Februari 2025
    • Usul Penetapan NIP CPNS: 22 Februari-23 Maret 2025

    Doa Dimudahkan Segala Urusan

    Pendaftaran CPNS 2024 memerlukan sejumlah persiapan. Selain kelengkapan berkas dan persiapan ujian, calon peserta bisa mengimbanginya dengan doa.

    Dalam Islam, ada sejumlah doa yang bisa dipanjatkan agar diberikan kemudahan dan kelancaran segala urusan. Doa-doa ini pernah dipanjatkan para nabi saat mengalami kesulitan selama berdakwah kepada kaumnya.

    Berikut bacaan doa agar dimudahkan segala urusan sebagaimana terdapat dalam hadits,

    اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئتَ سَهْلاً

    Allaahumma laa sahla illaa maa ja’altahu sahlan wa anta taj’alul hazna idzaa syi-ta sahlaa

    Artinya: “Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali apa yang Engkau menjadikannya mudah, dan jika Engkau menghendaki, maka kesedihan dapat Engkau jadikan kemudahan.” (HR Ibnu Sunni dari Anas bin Malik)

    Bisa juga membaca doa kemudahan segala urusan berikut ini,

    يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا

    Ya hayyu ya qayyumu birahmatika astaghitsu, ashlih li sya’ni kullahu wala takilni ila nafsi tharfata ‘ainin abadan

    Artinya: “Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri tidak butuh segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata tanpa mendapat pertolongan dari-Mu selamanya.” (HR Tirmidzi)

    Nabi Musa AS pernah memanjatkan doa berikut agar dimudahkan segala urusannya:

    رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْ ۙوَيَسِّرْ لِيْٓ اَمْرِيْ ۙ وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّنْ لِّسَانِيْ ۙ يَفْقَهُوْا قَوْلِيْ ۖ

    Rabbisyraḥ lī ṣadrī. Wa yassir lī amrī. Waḥlul ‘uqdatam mil lisānī. Yafqahū qaulī.

    Artinya: “Wahai Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku agar mereka mengerti perkataanku.” (QS Taha: 25-28)

    Doa-doa tersebut bisa dipanjatkan sebelum melakukan pendaftaran CPNS 2024 di sscasn.bkn.go.id.

    (kri/lus)

    Sumber : www.detik.com

    Image : unsplash.com/ Rumman Amin