Tag: bahan dapur

  • 2 Bahan Dapur Ini Ampuh Atasi Kerak di Kamar Mandi


    Jakarta

    Kamar mandi yang jarang dibersihkan dapat menimbulkan banyak kotoran dan kerak yang menempel pada keran air dan kloset. Selain tak sedap dipandang, kotoran tersebut mengandung banyak bakteri yang berbahaya bagi kesehatan.

    Sebenarnya, noda kerak yang menempel di kamar mandi dapat dibersihkan dengan cairan pembersih khusus. Kandungan zat kimianya dapat mengangkat kerak sehingga kamar mandi tampak bersih kembali.

    Namun ternyata, kerak yang membandel dapat diatasi hanya dengan dua bahan dapur saja. Ingin tahu apa saja bahan dapur tersebut? Simak dalam artikel ini.


    2 Bahan Dapur yang Ampuh Angkat Kerak di Kamar Mandi

    Noda kerak yang menempel di keran air atau kloset disebabkan oleh endapan mineral dari air sadah, yakni jenis air yang tinggi kalsium dan magnesium. Sisa sabun yang menempel di keran air juga dapat menimbulkan kerak berwarna putih itu.

    Untuk mengatasi kerak di kamar mandi ternyata bisa menggunakan garam dan soda kue, lho. Caranya bahkan sangat praktis dan disebut ampuh membasmi kerak membandel.

    Dilansir Times of India, berikut cara pakai garam dan soda kue untuk mengatasi kerak di kamar mandi:

    1. Tuang sekitar 2-3 sendok makan garam ke dalam wadah
    2. Tambahkan soda kue secukupnya ke wadah
    3. Aduk kedua bahan tersebut secara merata
    4. Oleskan campuran garam dan soda kue ke area yang banyak noda kerak di kamar mandi, terutama pada keran air, keran wastafel, dan kloset
    5. Diamkan selama semalaman agar bahan-bahan tersebut dapat bereaksi terhadap kerak
    6. Jika sudah, bilas dengan air hangat secara perlahan agar kerak dapat larut
    7. Lap permukaan keran air dengan kain lap kering secara perlahan.

    Voila! Kerak dan noda menghilang dan kamar mandi jadi tampak bersih. Jika masih menemukan sedikit kerak, cukup taburkan garam dan diamkan selama 5 menit. Setelah itu, bersihkan kerak dengan spons dan bilas pakai air hangat.

    Noda kerak yang menempel bisa hilang karena garam memiliki sifat abrasif alami. Sementara itu, soda kue dapat mengangkat kotoran dari permukaan dan menetralkan bau tidak sedap di kamar mandi.

    Cara ini dinilai lebih ramah lingkungan karena tidak merusak perabotan akibat penggunaan zat kimia. Di sisi lain, cara ini juga lebih hemat biaya karena kamu cukup mengambil garam dan soda kue yang ada di dapur.

    Itulah dua bahan yang dapat membersihkan noda kerak membandel di kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Dapur Sederhana yang Bikin Tikus Ogah Masuk ke Rumah


    Jakarta

    Salah satu hewan yang sering kali muncul di dalam rumah adalah tikus. Hama ini kerap muncul di kamar mandi, dapur, dan loteng rumah.

    Tikus bisa menggerogoti sisa-sisa makanan yang ada di dapur dan meja makan. Tak hanya itu, hewan pengerat ini juga bisa membuang kotoran sembarangan yang bisa memicu bau tak sedap.

    Untuk mencegah tikus datang ke rumah ternyata bisa menggunakan bahan dapur sederhana. Ingin tahu apa saja bahan dapur tersebut? Simak dalam artikel ini.


    Bahan Dapur yang Ampuh Cegah Tikus Masuk Rumah

    Ada sejumlah bahan dapur yang bisa mencegah tikus masuk ke dalam rumah. Dikutip dari situs The Spruce, berikut daftar bahan dapurnya:

    1. Bawang Putih

    Bawang putihBawang putih Foto: ji jiali/Unsplash

    Bawang putih umumnya digunakan sebagai salah satu bumbu masak. Selain menciptakan rasa sedap pada makanan, ternyata bawang putih juga ampuh mencegah tikus masuk ke rumah.

    Sebab, bawang putih memiliki bau yang menyengat bagi tikus. Agar efektif mengusir hama tersebut, letakkan beberapa siung bawang putih di dekat pintu masuk. Bisa juga menaburkan bubuk bawang putih di sekitar jalur tikus yang sering dilalui.

    2. Kayu Manis

    Hindari Efek Samping Konsumsi Kayu Manis, Ikuti Saran Ahlikayu manis. Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Kayu manis memiliki aroma yang harum dan menciptakan rasa lezat pada makanan. Meski begitu, aroma dari kayu manis ternyata tidak disukai oleh kawanan tikus karena baunya dianggap sangat tajam.

    Untuk cara pakainya, taburkan bubuk kayu manis di sekitar pintu masuk atau celah. Bisa juga menaburkan kayu manis di area yang sering dilalui hama tersebut.

    3. Cuka Putih

    white vinegar on wood table topcuka putih. Foto: Getty Images/iStockphoto/May Lim

    Cuka putih merupakan salah satu bahan dapur yang disebut efektif untuk mencegah tikus masuk rumah. Aromanya yang tajam dan memiliki sifat asam membuat tikus memilih untuk menghindarinya.

    Cukup masukkan bola-bola kapas ke dalam wadah berisi cuka putih, lalu letakkan di area yang sering dilalui tikus. Jangan lupa untuk mengganti bola kapas setiap 4-5 hari sekali agar aroma cuka putih tetap keluar.

    4. Bubuk Kopi

    bubuk kopibubuk kopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

    Bubuk kopi bisa menjadi pilihan alternatif untuk mencegah tikus datang lagi. Caranya juga gampang, cukup tuang bubuk kopi ke dalam beberapa wadah, lalu letakkan di sudut-sudut rumah.

    Disarankan untuk menggunakan bubuk kopi hitam, bukan kopi dengan campuran gula atau krimer. Sebab, bubuk kopi tersebut justru bisa mengundang semut untuk datang.

    5. Merica Bubuk

    Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface.Merica bubuk. Foto: iStock

    Satu lagi bahan dapur yang dapat digunakan, yakni merica bubuk. Aroma pedas dari merica ternyata dapat mengusir tikus karena tidak tahan dengan baunya.

    Cara pakainya cukup dengan menaburkan merica bubuk ke area yang sering dilalui tikus. Agar tidak mengotori rumah, sebaiknya tuang merica bubuk ke dalam wadah kecil.

    Itulah lima bahan dapur sederhana yang dapat mencegah tikus masuk ke rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Dapur yang Ampuh Usir Kecoak di Rumah, Caranya Mudah!


    Jakarta

    Kecoak merupakan salah satu hewan yang sering muncul di rumah. Pada umumnya, kecoak sering terlihat di kamar mandi, dapur, atau meja makan yang kotor.

    Serangga kecil berwarna cokelat ini terkadang bikin jijik sebagian orang. Apalagi jika bisa terbang, banyak orang yang ketakutan dan memilih untuk menghindar.

    Jika menemukan ada kecoak di rumah, sebaiknya segera diatasi sebelum ia berhasil kabur dan bersembunyi di bawah kulkas, lemari, atau celah kecil. Kalau sudah bersembunyi, kecoak akan sulit dibasmi.


    Biasanya kecoak dapat dibasmi dengan semprotan serangga. Selain itu, kecoak juga bisa diusir dari rumah dengan sejumlah bahan dapur sederhana. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Usir Kecoak Pakai Bahan Dapur

    Ada sejumlah bahan dapur sederhana yang bisa mengusir kecoak secara ampuh. Dilansir dari situs The Spruce, berikut daftar bahannya:

    1. Bawang Putih

    Selain digunakan untuk bumbu masakan, bawang putih ternyata juga ampuh untuk mengusir dan membasmi kecoak di rumah. Sebab, aroma tajam dari bawang putih membuat serangga kecil tersebut tidak berani untuk mendekat.

    Cara penggunaannya sangat mudah, cukup geprek 3-4 siung bawang putih, lalu masukkan ke dalam wadah terbuka. Setelah itu, letakkan wadah berisi bawang putih ke sudut-sudut rumah yang sering ditemui ada kecoak.

    2. Perasan Lemon

    Lemon dapat digunakan untuk mengusir kecoak secara efektif. Caranya dengan membuat cairan pembersih lantai dari perasan air lemon. Dibutuhkan sekitar 4-5 buah lemon agar menghasilkan air yang cukup banyak. Agar lebih wangi, bisa ditambahkan juga minyak esensial.

    Kandungan azam dan zat antipatogen pada lemon dapat mencegah tumbuhnya bakteri serta mengeluarkan aroma yang tajam bagi kecoak. Maka dari itu, kecoak tidak tertarik untuk mendekat ke lantai yang sudah dipel dengan jeruk lemon.

    3. Kopi

    Aroma kopi yang wangi dapat memberikan efek menenangkan sekaligus membantu tubuh lebih rileks. Namun, lain halnya bagi kecoak yang justru tidak menyukai aroma dari kopi.

    Caranya juga gampang, cukup tuang kopi bubuk ke dalam wadah berisi air, lalu letakkan di area yang sering dilalui kecoak. Pastikan menggunakan bubuk kopi asli tanpa ada campuran gula.

    Selain itu bisa juga menggunakan ampas kopi. Cukup menaburkan ampas kopi di sekitar area yang sering ditemukan ada kecoak. Kandungan asam pada ampas kopi dapat mengganggu indra penciuman kecoak.

    4. Daun Salam

    Satu lagi bahan dapur yang bisa dimanfaatkan untuk membasmi kecoak di rumah, yaitu daun salam. Hancurkan daun salam hingga mengeluarkan aroma yang khas, lalu letakkan ke sudut-sudut ruangan yang kerap dilalui kecoak.

    Daun herbal ini ternyata tidak disukai kecoak karena mengeluarkan aroma yang tajam. Agar efektif mengusir serangga tersebut, pastikan mengganti daun salam setiap 2-3 hari sekali.

    Itulah empat bahan dapur sederhana yang ampuh mengusir kecoak di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cukup 4 Bahan Dapur Ini Untuk Atasi Noda Kuning di Lantai Kamar Mandi


    Jakarta

    Seiring penggunaan, lantai kamar mandi akan menguning, berkerak, dan bernoda. Jika tidak segera dibersihkan maka dapat mengganggu estetika serta berisiko membuat penghuni rumah terpeleset karena sangat licin.

    Pada umumnya, noda kuning di lantai kamar mandi disebabkan oleh produk pembersih dan perlengkapan mandi yang mengandung bahan kimia. Selain itu, kondisi air yang mengandung zat besi tinggi juga jadi pemicu lantai menguning.

    Untuk membersihkan noda kuning di lantai kamar mandi ternyata sangat mudah. Bahkan bisa pakai bahan dapur yang sederhana. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Bahan Dapur Ini Ampuh Atasi Noda Kuning di Lantai Kamar Mandi

    Agar nyaman saat digunakan, pastikan lantai kamar mandi disikat secara rutin agar tidak kotor dan menguning. Kalau sudah kotor, kamu dapat membersihkannya dengan sejumlah bahan-bahan sederhana.

    Dilansir situs Nobroker dan Cleanipedia, Senin (24/11/2025), berikut sejumlah bahan dapur yang bisa digunakan untuk mengatasi noda kuning lantai kamar mandi:

    1. Cuka

    Cuka mengandung asam yang dapat membantu menghilangkan jamur, lumut, serta noda kuning di lantai kamar mandi. Meski sifatnya asam, tetapi cuka tidak merusak permukaan keramik kamar mandi.

    Cara pakainya sangat mudah, cukup campurkan air dan cuka dalam jumlah yang sama ke dalam wadah, lalu aduk sampai merata. Kemudian tuang ke lantai kamar mandi yang menguning dan gosok menggunakan sikat.

    Setelah digosok, bilas lantai kamar mandi dengan air bersih. Jika masih ada noda kuning, ulangi kembali langkah-langkah di atas.

    2. Soda Kue

    Soda kue (baking soda) bisa menjadi pilihan alternatif untuk membersihkan noda kuning di lantai kamar mandi. Sebab, soda kue dinilai ampuh untuk mengangkat kotoran yang menempel.

    Cara penggunaannya cukup dengan mencampur soda kue dan air secukupnya, lalu aduk hingga menjadi pasta. Agar lebih efektif bisa ditambahkan 2-3 tetes cuka ke dalam pasta soda kue.

    Setelah itu, oleskan pasta tadi ke lantai kamar mandi yang menguning dan biarkan semalaman. Esok harinya, bersihkan lantai dengan sikat sampai noda kuning menghilang.

    3. Garam

    Tidak hanya sebagai bumbu masak, garam juga disebut ampuh untuk mengatasi noda kuning di lantai kamar mandi. Selain itu, garam dikenal sebagai desinfektan yang sangat ampuh membunuh kuman dan jamur.

    Caranya cukup dengan membasahi seluruh lantai kamar mandi, terutama yang penuh noda kuning, kemudian taburkan garam yang cukup banyak secara merata. Tunggu selama 1-2 jam, lalu gosok dengan sikat atau spons. Jika sudah bersih, bilas lantai dengan air agar seluruh noda terangkat.

    4. Air Lemon

    Sama seperti cuka, kandungan asam pada air lemon disebut mampu mengangkat noda kuning di kamar mandi. Asam sitrat pada lemon juga bisa melarutkan kotoran, minyak, dan kerak yang menempel.

    Cukup mencampur lemon asli dan tambahkan sedikit air, lalu tuang ke dalam botol semprot. Sebelum digunakan, kocok terlebih dahulu agar lemon dan air tercampur rata.

    Semprotkan air lemon ke lantai kamar mandi yang menguning, lalu diamkan selama 10-15 menit agar lemon bereaksi. Setelah itu, gosok menggunakan sikat dan bilas lantai dengan air agar seluruh noda bisa terangkat.

    Itulah empat bahan dapur yang ternyata bisa mengangkat noda kuning di lantai kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Bahan Dapur Ini Ampuh Atasi Masalah Asam Lambung


    Jakarta

    Penyakit asam lambung yang dialami banyak orang cukup mengganggu aktivitas harian. Untuk mengatasinya, coba konsumsi 7 bahan dapur ini secara rutin.

    Penyakit asam lambung atau secara medis dikenal sebagai gastroesophageal reflux disease (GERD) merupakan kondisi saat cairan asam dari lambung kembali naik ke kerongkongan. Penyakit ini bisa memunculkan efek samping yang mengganggu.

    Beberapa gejalanya bahkan hampir mirip dengan serangan jantung. Tak heran jika kemudian banyak pengidap GERD yang justru mengalami kecemasan.


    Mayo Clinic mengungkap gejala asam lambung antara lain sensasi terbakar di dada atau heartburn, regurgitasi atau saat makanan/cairan asam seperti akan keluar dari kerongkongan, hingga batuk terus menerus.

    Untuk mengatasinya, kamu bisa memilih cara alami dengan memanfaatkan bahan herbal di dapur. Berikut 7 bahan dapur yang ampuh atasi asam lambung:

    1. Jahe

    Racikan kopi jahe yang baik untuk tubuhJahe menjadi obat alami yang bisa mengatasi asam lambung. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Bukan rahasia lagi, jahe seolah jadi obat alami buat banyak kondisi. Salah satu yang bisa diatasi oleh jahe adalah penyakit asam lambung.

    Mengutip Very Well Health, beberapa penelitian menemukan potensi manfaat jahe untuk mengatasi asam lambung.

    Anda bisa meminum air jahe panas yang dicampur dengan irisan lemon setiap paginya.

    2. Lidah buaya

    Aloe Vera plantLidah buaya juga mampu mengatasi masalah lambung seperti GERD. Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

    Lidah buaya juga tampaknya terbukti dapat mengatasi GERD dan masalah lain yang menyerang lambung.

    Anda bisa mengonsumsi produk yang mengandung ekstrak lidah buaya.

    3. Kunyit

    A traditional herbal drink from indonesia, good for health and body detoxTidak hanya jahe, kunyit juga mampu mengatasi asam lambung. Foto: Getty Images/iStockphoto/Retno murti Wulandari

    Sama seperti jahe, kunyit juga kaya akan manfaat kesehatan. Produk yang mengandung kunyit ditemukan dapat mengatasi asam lambung.

    4. Ginseng

    Rempah lain untuk asam lambung adalah ginseng. Tanaman satu ini ditemukan dapat membantu meringankan gejala GERD.

    5. Madu

    Penelitian menunjukkan bahwa madu dapat meningkatkan lendir dan mempercepat penyembuhan. Hal ini pada akhirnya dapat mengobati refluks dan kerusakan esofagus.

    6. Chamomile

    Teh Oolong dan Chamomile. Teh oolong memiliki kandungan kafein yang sedang, satu cangkir teh oolong (240 ml) mengandung sekitar 37-55 mg kafein. Sementara teh chamomile biasanya dikonsumsi sebagai minuman yang menenangkan, namun juga mengandung kafein meski dalam jumlah kecil. Satu cangkir teh chamomile (240 ml) mengandung sekitar 2 mg kafein.Minum teh chamomile dapat secara efektif mengatasi masalah asam lambung. Foto: Getty Images/ValentynVolkov

    Healthline mencatat chamomile sebagai salah satu herbal yang efektif mengatasi penyakit asam lambung.

    Selain mengatasi asam lambung, teh chamomile juga memberikan efek rileks. Efek ini berguna bagi Anda yang sulit tertidur atau cemas karena asam lambung yang sedang naik.

    7. Peppermint

    Teh peppermint dapat digunakan untuk mengatasi perut yang buncit.Peppermint tidak kalah bermanfaat mengatasi masalah asam lambung. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Secara tradisional, peppermint digunakan untuk mengatasi masuk angin, sakit kepala, dan berbagai masalah pencernaan.

    Sejumlah penelitian memperlihatkan efek peppermint terhadap perbaikan gejala GERD.

    Namun, penting bagi Anda untuk tidak mengonsumsi antasida dan peppermint secara bersamaan. Cara ini dapat meningkatkan risiko gejala asam lambung yang lebih parah.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul 7 Herbal Ini Ampuh Atasi Asam Lambung, Wajib Dicoba

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • 5 Rempah Andalan di Dapur yang Bagus untuk Kelola Diabetes


    Jakarta

    Selain minum obat, penderita diabetes juga disarankan menjaga pola makan. Salah satunya dengan memanfaatkan bahan di dapur, seperti konsumsi 5 jenis rempah ini.

    Diabetes merupakan kondisi ketika pengidapnya tidak mampu mengambil glukosa (gula) ke dalam sel dan menggunakannya sebagai energi. Penyakit diabetes yang tidak terkontrol bisa menyebabkan masalah serius pada organ tubuh.

    Oleh karena itu, pengidap diabetes disarankan untuk melakukan perawatan dan selalu menjaga pola makannya. Menghindari segala macam makanan dengan nutrisi buruk dan memilih makanan yang menyehatkan.


    Salah satu makanan sehat yang bisa dimanfaatkan yaitu bumbu-bumbu atau rempah-rempahan di dapur. Sejumlah bahan rempah di dapur dapat secara efektif membantu dalam mengurangi kadar gula darah tinggi, tanpa memengaruhi cara kerja obat.

    Mengutip Times of India (28/05/2024), berikut 5 rempah andalan di dapur yang bagus untuk mengelola diabetes:

    1. Kayu manis

    Sebuah studi menunjukkan bahwa rempah-rempah kayu manis memiliki senyawa bioaktif. Hal itu dapat meningkatkan fungsi otak, terutama memori dan pembelajaran.Kayu manis mengandung senyawa yang bisa tingkatkan sensivilitas insulin. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Kayu manis tidak hanya bermanfaat bagi penderita tekanan darah tinggi, tetapi juga untuk penderita diabetes.

    Kayu manis mengandung senyawa yang membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula darah.

    Kayu manis juga bisa menurunkan laju masuknya glukosa ke dalam tubuh. Jenis rempah ini pun mampu meningkatkan sistem pencernaan, sehingga kadar gula dapat dicerna dengan baik, lapor halodoc.com.

    Kamu bisa menambahkan kayu manis sebagai topping pada oatmeal, yogurt, atau smoothie. Kayu manis juga bisa dimasukkan ke dalam adonan muffin atau kue lainnya.

    2. Kunyit

    Kunyit AsamKunyit pun punya sifat anti-inflamasi yng bisa meningatkan sensitivitas insulin. Foto: iStock

    Kunyit mengandung kurkumin, senyawa aktif yang punya sifat anti-inflamasi. Sifat ini dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar gula darah.

    Kunyit juga mengandung antioksidan yang bisa membantu melawan infeksi akibat peradangan.

    Gunakanlah kunyit dalam masakan, seperti sup, kari, semur, atau hidangan lainnya. Bubuk kunyit juga bisa ditambah ke dalam minuman, seperti susu. Tambahkan sedikit jahe dan madu agar lebih nikmat.

    Daftar makanan sehat di dapur lainnya, yang bisa bantu atasi kolesterol bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Jahe

    5 Makanan Kaki Lima Ini Sudah Ada Ratusan Tahun, Bir Jahe dan Belut RebusJahe juga sudah dikenal memiliki efek menurunkan gula darah. Foto: Ilustrasi iStock/Site

    Jahe telah terbukti memiliki efek menurunkan gula darah dan dapat meningkatkan sensitivitas insulin.

    Menurut penelitian yang dipublikasi pada Journal Iranian Of Pharmaceutical Research tahun 2015, senyawa gingerol dalam jahe mampu mengoptimalkan kerja hormon insulin dalam membantu penyerapan gula darah oleh lemak, otot, dan hati. Serta bisa menurunkan kadar HbA1c pada pasien yang menderita diabetes tipe-2, lapor siloamhospitals.com.

    Jahe bisa ditambahkan ke dalam tumisan, sup, atau bumbu marinasi. Kamu juga bisa membuat teh jahe yang segar tetapi menghangatkan.

    4. Cengkeh

    Petani cengkeh di Desa Jarak, Jombang, beralih menaman pala. Hal ini karena harga pala lebih menggiurkan.Cengkeh punya senyawa yang mampu atasi masalah diabetes. Foto: ANTARA FOTO/Syaiful Arif

    Cengkeh tidak hanya menambah aroma makanan, tetapi juga mengatasi penyakit diabetes.

    Di dalamnya terkandung senyawa yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan fungsi insulin.

    Selain itu, cengkeh juga mengandung banyak nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, seperti vitamin K, vitamin C, kalsium, magnesium, hingga serat.

    Senyawa eugenol di dalamnya yang punya sifat antibakteri juga efektif dalam membunuh bakteri E.Coli yang menjadi bakteri penyebab keracunan makanan.

    Tambahkan cengkeh ke dalam masakan, seperti semur, nasi, atau beberapa minuman hangat, seperti teh dan kopi.

    5. Jintan

    Biji jintan juga bermanfaat dalam meningkatkan kontrol gula darah dan mengurangi resistensi insulin. Jintan mampu merangsang aktivitas seluler dalam tubuh dan mengurangi penyerapan insulin usus.

    Sebuah studi tahun 2017 yang dilansir Healthline juga menyebut, konsumsi jintan hitam secara berkala mampu mengurangi HbA1c atau kadar glukosa darah rata-rata.

    Jintan bisa dipanggang bijinya kemudian dihancurkan. Bubuknya bisa ditaburi di atas sayuran panggang atau salad. Bubuk jintan juga bisa menjadi campuran bumbu marinasi atau saus.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Lagi Flu dan Pilek? Konsumsi 7 Makanan Berkhasiat Ini agar Cepat Pulih


    Jakarta

    Flu dan pilek tak terhindarkan belakangan ini. Untuk mengatasinya secara alami, kamu bisa memperkuat imunitas tubuh lewat konsumsi bahan makanan berikut ini.

    Di tengah kondisi cuaca tak menentu dan kekebalan tubuh yang naik turun, penyakit flu dan pilek serta gejalanya seolah tak terhindarkan. Terlebih jika kamu berada di lingkungan yang banyak menderita flu dan pilek. Risiko penularan pun tak terhindarkan.

    Jika sudah terlanjur flu dan pilek, kamu bisa mengatasinya secara alami lewat konsumsi makanan bernutrisi tepat. Makanan ini mengandung senyawa antivirus, antimikroba, hingga penguat imunitas tubuh yang bakal cepat menyingkirkan flu dan pilek.


    Mengutip HuffPost (24/10/2024), inilah 7 makanan berkhasiat untuk dikonsumsi saat flu dan pilek:

    1. Bawang putih

    Bawang putih adalah rempah dapur kaya khasiat yang bersifat antiinflamasi dan memiliki senyawa peningkat imunitas tubuh. Karenanya bagus dikonsumsi untuk mencegah sekaligus mengobati flu dan pilek.

    Dr. Tania Elliott dari American College of Allergy, Asthma and Immunology mengatakan, “Bawang putih bekerja untuk meningkatkan zat kimia tertentu dalam sistem kekebalan tubuh yang bertanggung jawab untuk melawan virus dan bakteri dan juga menargetkan sel inflamasi.”

    Untuk mengonsumsinya jangan masak bawang putih karena panas dapat menghilangkan manfaat nutrisinya. Lebih baik makan mentah atau kalau mau dimasak coba hancurkan atau potong kecil-kecil untuk mengaktifkan senyawa bioaktif utamanya. Diamkan sekitar 10-15 menit sebelum dimasak.

    2. Cabai

    Makanan pedasFoto: Getty Images/iStockphoto/Nungning20

    Cabai hijau atau merah juga bisa diandalkan karena mengandung antioksidan ampuh yang bersifat antivirus. Konsumsinya juga menstimulasi produksi antibodi yang pada akhirnya bantu melawan infeksi bakteri saat flu, ungkap Dr. John La Puma penulis buku “Big Book of Culinary Medicine.”

    Selain itu, cabai mengandung capsaicin, senyawa yang dapat mengencerkan lendir. Dengan begitu virus dan bakteri penyebab peradangan tak akan betah bersarang.

    3. Jahe

    Hampir di setiap dapur pasti ada jahe. Rempah kaya khasiat ini sangat bagus untuk mengobati radang tenggorokan. Sebuah penelitian mengungkap konsumsi jahe efektif melawan 3 patogen umum penyebab infeksi tenggorokan.

    Lalu studi lain menemukan air jahe berefek seperti antibiotik penyebab radang tenggorokan. Semua ini berkat kandungan senyawa gingerol. Kamu bisa mengolah jahe dengan cara memarut atau mengirisnya, lalu masukkan ke sup, smoothies, kaldu, atau bikin jadi teh.

    4. Teh

    manfaat dan cara membuat teh kunyitFoto: Getty Images/iStockphoto

    Teh juga bisa diandalkan untuk mengatasi flu dan pilek karena bantu menghidrasi tubuh yang penting untuk imunitas tubuh. Jika ingin lebih berkhasiat, coba racik teh dengan kunyit.

    Rempah kunyit mengandung curcumin yang bersifat antiinflamasi. Dalam sebuah penelitian terlihat efek konsumsi curcumin selama 12 minggu di kalangan orang Jepang sehat, mereka ternyata alami penurunan gejala flu.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Garam laut

    Konsumsi garam memang tidak bagus untuk kesehatan, tapi garam laut bisa diandalkan untuk mengatasi radang tenggorokan yang merupakan gejala flu dan pilek. Gunakan garam laut sebagai bahan kumur-kumur bersama air.

    Kumur air garam mampu menyingkirkan virus, bakteri, alergen, dan lendir di tenggorokan. Semakin keras butiran garamnya, maka semakin bagus efeknya. Dengan kumur air garam, durasi terkena flu bisa berkurang rata-rata sampai 2 hari.

    6. Madu

    Ilustrasi Madu untuk LukaFoto: Getty Images/iStockphoto/mars58

    Secara alami, madu menawarkan banyak manfaat. Pilih madu asli karena memiliki sifat antibakteri dan mengandung senyawa alami yang bantu meredakan gejala batuk.

    Bahkan menurut penelitian, efek konsumsi madu ini sama dengan obat flu yang ada di apotek. Secara spesifik, pakar merekomendasikan madu Manuka yang terkenal lebih premium.

    7. Ikan

    Tak hanya bumbu dan herba, konsumsi ikan yang kerap jadi stok dapur juga bisa diandalkan untuk mengatasi flu dan pilek. Ini karena makan ikan bantu memenuhi kebutuhan vitamin D harian.

    Vitamin D sendiri berperan penting untuk produksi senyawa antimikroba. Senyawa ini bantu menetralkan aktivitas agen infeksius, termasuk virus influenza. Untuk pilihan terbaik, salmon bisa jadi andalan. Konsumsi satu porsi salmon ukuran 100 gram bantu memenuhi 2/3 kebutuhan harian vitamin D.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com