Jakarta –
Kulkas yang penuh berbagai macam makanan bisa menimbulkan bau kurang sedap. Untuk menghindari baunya, coba gunakan 5 bahan ini.
Kulkas yang tidak teratur dan penuh sisa makanan bisa menyebabkan kulkas jadi kotor. Bau apek hingga bau busuk juga bisa muncul akibat makanan basi, makanan tumpah, atau kelembapan berlebih.
Memiliki kulkas dengan kondisi kotor dan bau busuk bukan hal baik. Namun tenang saja karena bau tersebut bisa disingkirkan dengan memanfaatkan beberapa bahan.
Hal pertama yang perlu dilakukan sebenarnya menjaga makanan-makanan yang ada di dalam kulkas. Pastikan tidak menyimpan makanan terlalu lama.
Untuk menghasilkan kulkas yang terhindar dari bau, coba ikuti 5 tips mudah, seperti dilansir dari Thedailymeal.com pada Senin, (30/7/2025) berikut:
1. Pakai larutan cuka dan air
Untuk menghilangkan bau di kulkas, bisa gunakan larutan cuka dan air. Foto: Getty Images/iStockphoto/May Lim |
Campuran air dan cuka merupakan kombinasi pas untuk menghilangkan bau membandel dan noda menjijikkan.
Selain menjadi pembasmi bau, sifat asam cuka membantu memecah residu. Larutan ini dapat menghancurkan jamur yang sering tumbuh pada bagian-bagian lembap.
Larutan air dan cuka bisa digosok ke area-area kulkas yang kotor. Semprotkan ektsra ke noda yang lebih lengket. Gunakan kain mikrofiber yang bersih dan lembab untuk menyeka seluruh kulkas dan menghilangkan sisa larutan. Biarkan kulkas mengering, barulah masukkan kembali makanan yang ingin disimpan.
2. Baking soda
Baking soda bisa diletakkan di dalam kulkas untuk menyerap bau tidak sedap. Foto: Getty Images/skhoward |
Baking soda termasuk salah satu bahan yang ampuh menghilangkan noda. Sejak lama bahan natrium bikarbonat ini sudah digunakan untuk membersihkan ubin secara mendalam atau membersihkan wastafel.
Partikel mikroskopis di dalam baking soda bereaksi dengan senyawa penyebab bau, menetralkan pada tingkat molekuler, sehingga apa yang awalnya berbau aneh jadi tidak berbau sama sekali.
Untuk menghilangkan bau tidak sedap di kulkas, cukup letakkan satu kotak baking soda yang bungkusnya sudah dibuka. Namun jika baunya sangat kuat, baking soda bisa dipindahkan terlebih dahulu ke mangkuk baru letakkan di dalam kulkas.
Bahan lain yang bisa menghilangkan bau tidak sedap di kulkas dapat dilihat pada halaman selanjutnya!
3. Ekstrak vanilla
Ekstrak vanila juga bisa digunakan untuk menyerap bau tidak sedap di kulkas. Foto: Istimewa |
Ekstrak vanilla tidak hanya bisa digunakan untuk membuat kue atau makanan, tetapi juga untuk menghilangkan bau tidak sedap di kulkas.
Ekstrak vanilla membantu menghilangkan bau dengan cara menyerap bau dan menutupinya dengan aroma harum.
Cara memanfaatkannya dengan membasahi bola-bola kapas menggunakan ekstrak vanilla. Lalu meletakkannya di dalam mangkuk atau diselipkan di sela-sela kulkas.
Salah satu kelemahan menggunakan ekstrak vanilla yaitu baunya tidak sekuat baking soda. Kalau mau ampuh, bisa campur setengah cangkir cuka dengan dua hingga tiga sendok teh ekstrak vanila dan satu cangkir air.
Pindahkan larutan tersebut ke dalam botol semprot dan gunakan seperti layaknya campuran cuka dan air.
4. Charcoal
Siapa sangka charcoal bia mengika molekul bau di kulkas dan membersihkan udara di dalam kulkas. Foto: iStock |
Kalau punya charcoal atau arang aktif di rumah, bisa digunakan untuk membasmi bau tidak sedap di kulkas.
Arang aktif yang berbentuk bubuk hitam tidak berbau ini terbuat dari proses pemanasan bahan tinggi karbon, seperti kayu, gambut, tempurung kelapa, atau serbuk gergaji.
Bubuk charcoal atau arang aktif bekerja dengan cara menjebak molekul penyebab bau dan mengikatnya ke permukaan. Charcoal dapat menjadi pembersih udara kulkas alami yang baik untuk menarik bau.
Jika baunya membandel, coba campurkan dengan soda kue. Campuran ini disebut lebih efektif dan dapat menyerap berbagai bau lebih luas.
5. Gel silika
Selain arang aktif, gel silika bisa dimanfaatkan sebagai penghilang bau kulkas lainnya.
Biasanya gel silika ditemukan di kotak sepatu baru atau barang-barang yang baru dibeli. Jika menemukan gel tersebut, jangan langsung dibuang karena bisa dimanfaatkan sebagai penghilang bau.
Gel silika bekerja dengan cara cukup berbeda karena tidak menyerap bau atau mengubah komposisi kimia molekul. Namun gel ini kan menyerap segala bentuk kelembaban di lemari es untuk mengurangi tingkat kelembapan yang berpotensi meninggalkan bau apek.
(aqr/adr)
![]() |
Source : unsplash.com / Eater Collective
Heboh Nampan MBG Diduga Mengandung Minyak Babi, Ini Respons Menag Nasaruddin Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar angkat bicara terkait isu nampan atau food tray yang digunakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga mengandung minyak babi. Nasaruddin menegaskan, pihaknya akan segera menindaklanjuti temuan tersebut dan memastikan program ini sepenuhnya halal. “Kalau memang ada temuan itu, segera kita akan perbaiki,” kata Nasaruddin saat ditemui di Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Jakarta, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (26/8/2025).
Menurut Nasaruddin, Kementerian Agama selama ini hanya berperan sebagai pihak penerima makanan yang didistribusikan untuk siswa madrasah dan pesantren. Oleh karena itu, jika ada temuan, ia meminta masyarakat untuk langsung melaporkannya kepada pengelola program, yaitu Badan Gizi Nasional (BGN). “Masukan-masukan itu silakan sampaikan ke pengelolanya ya. Tapi secara formal, kita mau terima jadi dan beres semuanya,” imbuhnya. Pemerintah akan segera bertindak dan melakukan perbaikan jika temuan tersebut benar adanya. Ia menekankan pentingnya aspek halal mengingat mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim. Asumsikan semuanya baik,” lanjutnya. Meskipun ada isu pada nampan, Nasaruddin memastikan bahwa bahan makanan yang digunakan dalam program MBG telah terverifikasi kehalalannya. Kemenag, katanya, bersikap proaktif dalam memastikan aspek kehalalan tersebut. “Insyaallah kami yang proaktif untuk menekankan aspek kehalalan semua makanan. Jadi insyaallah seluruh makanan yang dipakai di seluruh Indonesia itu terjamin kehalalannya,” tegasnya. Nasaruddin menambahkan, pemerintah terus berkoordinasi dengan para pemasok dan perusahaan pangan untuk memastikan bahan makanan yang diberikan adalah yang terbaik. Ia juga menyebut Presiden Prabowo Subianto telah mewanti-wanti seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk menjamin nilai gizi setiap makanan yang diberikan. “Pimpinan di perusahaan-perusahaan juga sudah diwanti-wanti ya untuk memberikan makanan yang halal dan bergizi terhadap anak-anak kita,” pungkasnya. Ompreng MBG Diduga Mengandung Minyak BabiSeperti diketahui, temuan ini bermula dari laporan Indonesia Business Post (IBP) yang melakukan investigasi wilayah Chaoshan, bagian timur Provinsi Guangdong, China. Dalam laporan tersebut, mereka melaporkan penemuan 30-40 pabrik yang memproduksi ompreng makanan untuk pasar global, termasuk salah satunya diduga untuk program MBG di Indonesia. Laporan yang beredar menyebutkan adanya dugaan pemalsuan label ‘Made in Indonesia’ dan logo SNI pada nampan (ompreng) makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Nampan tersebut berbahan tipe 201, yang dikhawatirkan memiliki kandungan mangan (logam berwarna putih keabu-abuan) tinggi dan tidak aman untuk makanan yang bersifat asam. Selain itu, laporan ini juga mengindikasikan adanya penggunaan minyak babi atau lard dalam proses produksi nampan itu. Baik tipe 201 maupun 304. Menanggapi isu ini, Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan pihaknya sedang melakukan pemeriksaan. “Sedang check and recheck (diperiksa kembali),” kata Dadan, seperti dilansir Antara, Selasa (26/8/2025). Sementara itu, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menyatakan hingga saat ini belum ditemukan kandungan minyak atau lemak babi dalam food tray MBG. Hasan juga meminta masyarakat agar tidak mudah termakan isu sensitif dan menekankan bahwa pihak terkait siap melakukan pengujian. “Tapi kalau memang ada kekhawatiran soal itu, kita riset, bisa diuji di BPOM,” kata Hasan, dilansir detikNews, Selasa (26/8/2025). “Kita bisa uji kok, tadi saya sudah ketemu sama kepala BPOM dan itu perlu diperiksa,” tambahnya. (hnh/lus) |






