Tag: bakery korea di jakarta

  • Baru di Jakarta! Madeleine hingga Financier Buatan Bakery Asal Korea


    Jakarta

    Di Jakarta Selatan ada bakery Korea baru yang mencuri perhatian. Terkenal dengan olahan roti dan cakenya, semua menu di sini dibuat dari bahan premium yang diolah segar setiap hari.

    Tren bakery Korea di Indonesia semakin meningkat karena pengaruh berbagai faktor, termasuk budaya pop Korea hingga keunikan tersendiri yang ditawarkan oleh bakery tersebut.

    Bakery Korea dikenal punya banyak pilihan roti dan cake bertekstur lembut dan rasa yang tidak begitu manis. Selain rasa, bakery Korea juga menampilkan produk yang menarik dan inovatif. Konsep bakerynya juga seringkali menghadirkan suasana nyaman, tetapi tetap ada sentuhan estetika yang tidak terlewatkan.


    Mongsim Bakery & Coffee merupakan salah satu bakery Korea terbaru di Jakarta Selatan. Bakery ini menawarkan kombinasi cita rasa khas Korea dan suasana bakery yang nyaman.

    1. Bakery asal Korea peringkat 1

    Mongsim Bakery and CoffeeCarla Yules selaku owner dari Mongsim Bakery and Coffee di Jakarta. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Mongsim Bakery merupakan brand pemenang peringkat pertama di Festival Roti Daejoon. Sebenarnya sudah buka di Korea Selatan sejak tahun 2018 lalu dan telah memiliki 3 cabang.

    Lalu mereka memutuskan untuk membuka cabang pertama di Jakarta, Indonesia. Dibawa oleh Carla Yules, Miss Indonesia 2020-2021 yang memang memiliki latar belakang sebagai lulusan sekolah pastry dan bekerja sebagai seorang chef profesional.

    Setelah lama vakum, Carla kembali di industri ini. Lewat Mongsim Bakery, Carla ingin meghadrikan konsep dan ciri khas Korea yang sama, tetapi tetap diberi sentuhan estetika yang sekiranya akan disukai oleh orang Indonesia.

    Roti yang ditawarkan di bakery Korea ini juga menggunakan bahan-bahan alami berkualitas. Carla Yules juga mengungkap ingin mengikuti aliran Korea yang mana menurutnya orang Korea akan lebih bangga ketika bisa membuat roti tanpa bahan-bahan tambahan, seperti pengembang dan lain sebagainya.

    Contohnya pada menu Poolish Baguette yang ditawarkan Mongsim. Mereka tidak pakai poolish pada umumnya, tetapi menggunakan adonan dasar sourdough yang lebih sehat untuk pencernaan.

    2. Konsep Korean Modern dengan sentuhan Retro

    Mongsim Bakery and CoffeeMongsim Bakery and Coffee punya konsep modern dengan sentuhan retro. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Belum lama buka, bakery Korea ini sudah menyita perhatian banyak orang baik warga lokal maupun orang Korea yang tinggal di Jakarta.

    Bahkan, menurut Carla di awal mereka buka, 70% yang datang adalah orang Korea asli. Barulah seiring waktu pengunjungnya menjadi seimbang antara warga lokal dan warga Korea.

    Bakery ini menawarkan konsep Korean modern dengan sedikit sentuhan suasana retro.

    Bangunannya minimalis tetapi seperti ada sentuhan bakery Korea tradisional. Didominasi oleh warna-warna soft dan netral, seperti cokelat, krim, putih, hijau, dan lain sebagainya. Dikelilingi dengan kaca-kaca besar sehingga ada pencahayaan alami yang membuat bakery ini menjadi cerah tetapi tidak panas.

    Berbagai macam roti dan kue tersusun rapi di etalase yang bergabung dengan kasir dan tempat take away. Kurang lebih 3 meja hadir di lantai pertama. Namun, kalau mau lebih luas bisa naik ke lantai dua mereka. Bahkan, di lantai dua ada ruangan semi private yang bisa dijadikan tempat meeting santai.

    Kenikmatan roti dari Mongsim Bakery bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Olahan salt bread unik yang jadi favorit

    Mongsim Bakery and CoffeeSalt bread jadi olahan roti paling favorit di bakery ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Berbagai macam kue dan roti bisa dicoba di Mongsim Bakery. Mulai dari salt bread, financier, madeleine, ciabatta, egg tart, dan lain sebagainya.

    Resep asalnya memang dari Korea, tetapi Carla dan tim tetap melakukan research and development yang cukup panjang. Tujuannya demi menemukan cita rasa khas Korea yang sekiranya sesuai dengan lidah orang indonesia.

    “Kita R&D satu menu itu berkali-kali akhirnya sampai dapat resep yang orang Indonesia suka. Ternyata orang-orang Korea di sini dan pelanggan kita suka semua,” jelasnya kepada detikFood (22/05/2025).

    Di antara banyaknya pilihan, salt bread menjadi salah satu produk andalan di sini. Tidak sedikit pelanggan rela rebutan untuk mencicipi salt bread di Mongsim. Menurut Carla, dalam sehari mereka juga bisa membuat 700 buah ke atas sampai pernah 1000 buah dalam sehari.

    Selain salt bread plain, mereka juga punya varian egg mayo, crispy rice, sampai super garlic. Harganya dibanderol sekitar Rp 30.000 sampai Rp 40.000 an per buah.

    Ukuran salt bread menurut kami cukup besar dengan panjang sekitar 10 cm. Kulit bagian luar salt breadnya tidak begitu berminyak atau buttery.

    Mongsim Bakery and CoffeeDua menu salt bread andalan di Mongsim Bakery and Coffee. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Salah satu menu yang kami coba adalah Scallion Cream Cheese Salt Bread (Rp 40.000). Terdiri dari salt bread plain yang bagian tengahnya dibelah memanjang, lalu diisi cream cheese, isian daun bawang, dan kucai.

    Karena bagian tengahnya sudah dibelah, kami pun tidak bisa melihat bolongan rongga yang sering ditemukan pada salt bread pada umumnya.

    Perpaduan varian rasa salt bread ini menurut kami unik. Awal digigit terasa tekstur salt bread yang lembut kenyal dengan rasa gurih mentega yang ringan.

    Ketika sudah kena bagian cream cheese, tercecap rasa asam segar manis, agak mirip yogurt. Disusul rasa dan aroma daun bawang dan kucai yang khas dengan sediikit sentuhan rasa pedas.

    Super Garlic Salt Bread (Rp 38.000) juga tidak boleh dilewatkan. Bagian kulitnya punya tampilan lebih berminyak dengan tekstur yang lebih renyah. Namun, bagian dalam rotinya tetap kenyal empuk. Meskipun aromanya cukup tercium, tetapi rasa bawang putihnya masih ringan dan nyaman di mulut. Justru lebih dominan rasa manis gurih.

    Kalau mau salt bread biasa tetapi dengan sedikit sentuhan berbeda, bisa coba Crispy Rice Salt Bread (Rp 32.000). Tambahan adonan beras diatasnya membuat tekstur salt bread ini lebih renyah krispi. Adapun tambahan wijen hitam di bagian dalamnya. Rasanya perpaduan antara gurih mentega dan garam dengan sentuhan manis ringan.

    4. Egg tart, madeleine, dan financier yang tak kalah nikmat

    Mongsim Bakery and CoffeeEgg tart, madelaine, dan financier yang tidak kalah nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Selain salt bread, pelanggan juga bisa coba egg tart. Vanilla Egg Tart (Rp 39.000) yang kulit tart luarnya renyah tetapi tidak sampai gosong dan mengeras. Bagian dalam egg tartnya juga lembut, tidak langsung buyar saat dipotek. Aromanya juga tidak amis, dengan rasa manis vanilla yang dominan.

    Kalau mau yang agak berbeda, bisa pesan Breakfast Tart (Rp 39.000). Egg tart ini dilengkapi dengan smoked beef dan daun bawang. Menurut kami rasa keseluruhannya tetap manis, tetapi ada sentuhan gurih dan pedas lada.

    Mongsim Bakery and CoffeeAda Black Sesame Madeleine dan Callebaut Choco Financier lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Black Sesame Madeleine (Rp 32.000) juga nikmat. Tekstur nya lembut, rasa wijen hitamnya tidak terasa, lebih didominasi rasa manis dan ada sedikit sentuhan asam segarnya.

    Jika suka cokelat bisa pesan Callebaut Choco Financier (Rp 35.000). Bagian luarnya agak lebih renyah tetapi dan adonan dalamnya lebih padat. Didominasi rasa cokelat yang manis, tetapi ada sedikit sentuhan asinnya.

    Sebagai pelengkap bisa pesan Iced Dark Chocolate (Rp 48.000) yang dicampur dengan susu. Menciptakan rasa es cokelat yang lebih creamy manis legit.

    Mongsim Bakery and CoffeeSebagai penamping makan salt bread, bisa pesan ice chocolate atau vanilla latte. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sedangkan pilihan kopi susunya bisa coba Vanilla Latte (Rp 45.000) yang cocok jadi pendamping makan salt bread. Sepertinya pakai biji kopi Arabika karena agak asam dengan sirup vanilla yang manis harum.

    Mongsim Bakery & Coffee bisa disambangi di Jl. Cililin No.3, Petogogan, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12170. Buka Senin – Jumat pukul 07.00 – 18.30 dan Sabtu-Minggu pukul 07.00 – 20.00 WIB.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Akhirnya ‘Mendarat’ di Jakarta! Roti Kukus Berbungkus Kain Asal Korea


    Jakarta

    Kembali hadir bakery asal Korea yang akhirnya membuka cabang pertama di Jakarta. Menunya roti kukus lembut hingga roti madu yang istimewa.

    Belakangan ini semakin banyak bakery Korea hadir di Indonesia, khususnya Jakarta. Menunya berbagai macam pilihan roti dan cake bertekstur lembut dengan rasa manis yang pas.

    Salah satu yang baru buka di Jakarta yaitu Mil Toast House. Gerai roti asal Korea ini sudah punya cabang di beberapa negara, termasuk Thailand dan Malaysia. Pada 5 Agustus 2025, akhirnya mereka membuka cabang pertama di Indonesia, tepatnya di Gandaria City Mall, Jakarta.


    Pembukaan cabang pertama di Jakarta tentu disambut antusias oleh para penggemar roti Korea. Dibuktikan dari gerainya yang tidak pernah sepi, khususnya pada Sabtu-Minggu.

    Roti yang ditawarkan gerai ini juga cukup berbeda dari bakery Korea pada umumnya. Mungkin salt bread atau scones tengah menjadi sorotan, tetapi gerai ini justru menawarkan roti kukus Korea yang khas.

    Mil Toast HouseMil Toast House, gerai roti kukus viral di Korea yang akhirnya buka di Jakarta. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Tekstur roti kukusnya empuk dengan aroma menenangkan dan rasa manis tidak berlebihan. Semakin spesial karena ada tambahan kacang merah, ubi, jagung, krim, dan topping lain di dalam roti tersebut.

    Selain itu, Mil Toast House juga menawarkan pilihan roti lainnya, seperti roti madu hingga souffle toast yang tak kalah nikmat.

    1. Membawa konsep autentik Korea

    Mil Toast HouseKonsep interior dan menu autentik dibawa langsung dari Korea. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Pertama kali buka di Ikseon-dong, Korea Selatan, Mil Toast House hadir sebagai bakery mungil yang menempati bangunan berkonsep ala rumah hanok tradisional. Konsep seperti itu pun dibawa ke cabang di Indonesia.

    Meskipun lokasi cabang Jakarta ada di dalam sebuah mall, interior dan suasananya tetap dibuat ala-ala rumah tradisional Korea. Interiornya didominasi putih, cream, dan cokelat kayu muda yang menenangkan.

    Tak hanya soal dekorasi dan interior, tetapi konsep pengukusan roti yang menggunakan wadah kukus bamboo juga mengikuti Korea. Begitu juga dengan resepnya yang tidak diubah sama sekali. Bahkan sebagian besar bahan-bahan yang digunakan diimpor langsung dari negeri Ginseng tersebut.

    Penyajian roti kukus di Mil Toast House yang berbalut kain dan disajikan dalam bamboo steamer.Penyajian roti kukus di Mil Toast House yang berbalut kain dan disajikan dalam bamboo steamer.. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    “Kita benar-benar autentik dari Korea, gak ada yang kita ubah dengan konsep bamboo steam kayak gini tuh kita gak ubah. Cuma dekorasi dan interiornya kita pakai arsitek Indonesia, tetapi tetap minta persetujuan dari cabang Korea,” ujar Meilisa Jennifer, General Marketing Mil Toast House Jakarta.

    Mil Toast House hadir menawarkan berbagai macam roti yang segar dan berkualitas. Mereka punya central kitchen dan roti yang sudah setengah jadi baru kemudian dikirim ke gerai di Gandaria.

    Di area depan gerai ada kaca besar yang langsung mengarah ke dapur produksi. Jadi pelanggan bisa melihat bagaimana roti disiapkan. Ada pun area meja bar yang langsung mengarah ke tempat pembuatan roti kukus serta kopi. Membuat gerai ini semakin menarik perhatian.

    2. Roti kukus dalam bamboo steam yang khas

    Mil Toast HouseRoti kukus dengan berbagai varian isian yang istimewa. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Menu andalan di Mil Toast House yaitu steam bun atau roti kukusnya. Menggunakan teknik kukus khas Korea di mana roti dibungkus dengan kain jaring-jaring terlebih dahulu, lalu dimasukkan ke dalam bamboo steamer.

    Lalu bamboo steamer berisi roti diletakkan di atas panci berisi air mendidih dan dikukus selama 10 menit.

    Tersedia beberapa varian roti kukus, mulai dari Plain atau polos, Sweet Potato, Corn Mayo, atau bisa dicampur 2 varian. Mereka juga punya menu Pandan Kaya dan Chocolate Crunch. Harga menunya berkisar Rp 75.000 sampai Rp 90.000.

    detikFood memesan setengah varian Sweet Potato dan setengah lagi varian Corn Mayo. Tutup bamboo steam dan kain nya baru dibuka ketika disajikan di meja pelanggan, sehingga rotinya bisa dinikmati dalam kondisi hangat. Tersedia juga mentega sebagai pelengkap roti.

    Mil Toast HouseTekstur roti kukus dari Mil Toast House dengan varian isi corn mayo. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Dari segi tekstur, roti kukus ini menurut kami tetap berserat, tetapi sangat empuk dan lembut. Adonannya juga tidak menempel di langit-langit mulut.

    Rotinya sendiri menurut kami tidak begitu tawar. Ada sedikit sentuhan rasa manis alami, tetapi manisnya bukan seperti rasa susu.

    Semakin nikmat dipadukan dengan isian potongan ubi jalar yang memberikan sentuhan rasa manis sedap. Potongan ubi tersebut juga menambah tekstur pada roti ini.

    Roti corn mayo juga punya isian tak kalah spesial. Isinya buliran jagung yang manis. Topping mayo di atasnya juga lebih didominasi oleh rasa manis, seperti susu daripada asam. Ada sedikit sentuhan rasa gurih yang tercecap di ujung lidah.

    3. Souffle Toast Strawberry Cheese dan Honey Bread spesial

    Mil Toast HouseTak kalah spesial ada Souffle Toast Strawbeery Cheesecake yang bisa dicoba. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Souffle Toast juga tak kalah spesial. Memadukan adonan souffle yang terkenal lembut dengan roti yang dipanggang.

    Kami mencoba Souffle Toast Strawberry Cheese (Rp 150.000) yang terdiri dari potongan kotak roti souffle panggang dengan cheesecake strawberry di sampingnya.

    Tekstur souffle toastnya sangat lembut dan lembap. Ketika dicicip, sensasinya seperti menikmati hidangan french toast. Begitu juga dengan rasanya yang dominan manis susu dan seperti ada sentuhan aroma seperti adonan telur. Taburan gula halusnya masih pas di lidah, tidak membuatnya terlalu manis berlebihan.

    Sebaiknya dinikmati dengan potongan buah strawberry dan blueberry supaya rasanya seimbang. Tidak hanya manis, tetapi ada rasa asam yang menyegarkan.

    Tambahan cheesecakenya juga manis sedikit gurih, dan agak asam dari selai strawberry di atasnya.

    Kalau mau menikmati roti yang teksturnya agak renyah, Honey Bread bisa jadi pilihan. Salah satu yang bisa dicoba yaitu Garlic Cheese (Rp 95.000).

    Mil Toast HouseTersedia juga Honey Bread Garlic Cheese jika ingin menikmati yang gurih manis. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Roti yang dipanggang dengan madu ini disajikan bersama keju meleleh di atasnya. Tidak seperti kedua roti sebelumnya, honey bread teksturnya agak renyah di luar tetapi tetap lembut di dalam.

    Adonan rotinya punya aroma dan rasa bawang putih yang cukup kuat, dan berbekas lama di area mulut. Namun rasanya sedap, terlebih diimbangi rasa manis dari roti madunya.

    Topping keju mozarella yang sudah di-torch juga menambah kenikmatan roti ini. Membuat rasanya menjadi seimbang karena ada sentuhan rasa gurih smokey yang nikmat.

    4. Mushroom soup dan Chestnut Milk sebagai pelengkap

    Mil Toast HouseSelain roti, gerai ini juga punya pilihan sup mushroom yang tak kalah menarik dicoba. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sebagai selingan makan roti, pelanggan bisa memesan Mushroom Soup (Rp 48 ribu) yang tak kalah jadi andalan.

    Terdiri dari sup berwarna cokelat abu-abu yang disajikan dengan irisan jamur. Supnya punya tekstur kental dan rasanya gurih, nutty, dengan sentuhan aroma truffle yang cukup kuat.

    Topping jamur di atasnya juga menambah kenikmatan karena sudah ditumis sehingga terkaramelisasi. Akan lebih enak jika disajikan dengan potongan roti tawar renyah di atasnya.

    Mil Toast HouseAda juga pilihan kopi spesial hingga susu. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sebagai pelengkap, Mil Toast House juga menawarkan beberapa pilihan minuman, mulai dari kopi, susu, dan marmalade.

    Kalau suka kopi bisa pesan Ice Classic Almond Mocha (Rp 55.000). Terdiri dari kopi dipadukan dengan krim di atasnya. Oiya, kopi yang dipakai juga diimpor langsung dari Korea.

    Perpaduan rasa minuman ini menurut kami cukup unik. Pertama kali diseruput, tercecap rasa krim lembut yang tidak begitu manis dengan sentuhan rasa almond tipis.

    Sebaiknya krim tersebut diminum berbarengan dengan kopi sehingga rasanya seimbang. Sebab, kopinya sendiri seperti kopi hitam yang cenderung asam dan pahit.

    Mil Toast HouseMarmalade Grapefruit punya sensasi rasa asam, kecut, tetapi menyegarkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Ada juga Marmalade Grapefruit yang punya sentuhan rasa buah grapefruit asam, sedikit kecut, tetapi menyegarkan.

    Mil Toast House bisa ditemukan di Gandaria City, Lantai Ground, Mainstreet Dining, Jl. Sultan Iskandar Muda, Gandaria, Jakarta Selatan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com