Tag: bakery korea

  • Legitnya Goguma Ppang dan Roti Jagung di Bakery Korea Hits


    Jakarta

    Bakery hits ala Korea hadir di Jakarta dan sekitarnya. Jenis roti yang ditawarkan beragam, mulai dari goguma ppang hingga roti dengan topping jagung panggang.

    Bakery di Jakarta beragam jenisnya. Beberapa di antaranya menawarkan roti-roti tradisional dengan resep jadul, pastry ala Prancis, hingga bakery ala Korea.

    Salah satu bakery Korea yang hits di Jakarta adalah Loaf Bun. Bakery satu ini baru buka pada Februari 2023 lalu dan gerai pertamanya berlokasi di Green Lake City Boulevard, Cipondoh, Tangerang.


    Penasaran dengan Loaf Bun dan ragam rotinya yang menarik, detikFood mengunjungi gerainya. Kami mencoba beberapa jenis roti, mulai dari yang manis hingga gurih.

    Bernuansa Korea

    Loaf Bun, bakery Korea yang hitsLoaf Bun, bakery Korea yang hits Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Loaf Bun merupakan gerai bakery ala Korea yang berada di bawah naungan Boga Group. Hadirkan suasana Korea yang kental, tak hanya jenis rotinya saja.

    Gerainya memiliki dekorasi yang colorful dengan warna-warni terang dan menarik. Aneka rotinya dipajang menumpuk di rak terbuka di bagian tengah bakery.

    Beberapa jenis roti lainnya dipajang dalam etalase kaca. Konsep open kitchen juga dihadirkan oleh Loaf Bun, sehingga pelanggan bisa melihat langsung bagaimana roti-roti itu dibuat secara langsung.

    Loaf Bun, bakery Korea yang hitsLoaf Bun, bakery Korea yang hits Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Saat detikFood berkunjung, kami juga melihat langsung bagaimana chef membuat roti-roti di sana. Salah satunya ketika membuat goguma ppang. Tersedia juga area chef membuat kue tart.

    Loaf Bun ini juga memiliki area duduk, walau tak begitu besar. Pelanggan bisa menikmati aneka roti yang dibelinya secara langsung sambil menikmati minuman yang segar.

    Goguma Ppang dan Oksusu Ppang yang Unik

    Loaf Bun, bakery Korea yang hitsLoaf Bun, bakery Korea yang hits Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Pelayan Loaf Bun menyarankan kami untuk mencoba goguma ppang, oksusu ppang, dan roti mochi. Ketiga menu ini menjadi andalan Loaf Bun.

    Goguma Ppang (Rp 15.800) merupakan roti ubi ala Korea yang tampilannya mirip sekali dengan ubi jalar. Bagian luar roti berwarna ungu layaknya kulit ubi jalar Korea. Kemudian, bagian dalam roti diberikan isian berupa ubi yang dihaluskan dan keju mozzarella.

    Untuk menikmati goguma ppang ini harus dihangatkan terlebih dahulu. Karena, roti ubi ini akan terasa nikmat ketika masih hangat dan kejunya meleleh.

    Rasanya tak begitu manis, ditambah cita rasa gurih dari keju. Kami menikmatinya seperti ubi kukus, hanya saja dikemas dalam tampilan roti.

    Loaf Bun, bakery Korea yang hitsLoaf Bun, bakery Korea yang hits Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Oksusu Ppang (Rp 17.800) juga patut dicoba. Berupa roti berbentuk panjang yang bagian tengahnya diberikan krim rasa keju susu dan topping jagung panggang. Oksusu itu dalam bahasa Korea berarti jagung.

    Rotinya cukup lembut, makin nikmat ditambahkan krim keju susu. Jagung serut panggang pada topping-nya memberikan sensasi rasanya lebih unik.

    Loaf Bun, bakery Korea yang hitsLoaf Bun, bakery Korea yang hits Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Roti mochi juga menjadi andalan Loaf Bun. Kami mencoba varian Choco Mochi Ppang (Rp 15.800). Rotinya berwarna merah dengan isian adonan mochi kenyal dan cokelat leleh di dalamnya, bagian luarnya ditambahkan remahan biskuit Oreo.

    Rasa cokelat begitu mendominasi roti ini, tapi ada tekstur kenyal yang membuatnya unik. Kalau penggemar cokelat, patut mencobanya.

    Pizza Crispy dan K-Roll

    Loaf Bun, bakery Korea yang hitsLoaf Bun, bakery Korea yang hits Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Selain menu andalannya, Loaf Bun juga masih memiliki puluhan jenis roti lainnya. Di antaranya ada Seaweed Mentaiko Crispy Pizza dan K-Roll Strawberry.

    Buat kamu yang menyukai rasa gurih, Seaweed Mentaiko Crispy Pizza (Rp 22.800) ini bisa dicoba. Adonan pizza-nya super tipis, mirip seperti crackers. Sayangnya, kami tak begitu cocok karena terlalu asin dan aroma mentaiko (telur ikan) sangat kencang.

    K-Roll Strawberry (Rp 20.800) ini merupakan roti gulung yang sedang populer di Korea. Penyajiannya diambil sepotong dari loyang. Terdapat 8 varian rasa, tapi yang kami cicipi adalah stroberi.

    Loaf Bun, bakery Korea yang hitsLoaf Bun, bakery Korea yang hits Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Tampilan K-Roll ini sangat cantik dengan topping whipped cream dan buah stroberi utuh. Rotinya juga cukup lembut dan isian stroberinya terasa pas di lidah.

    Aneka roti ini bisa dinikmati bersama teman minum es yang menyegarkan. Kami merekomendasikan untuk memesan Iced Cloud Strawberry Yogurt (Rp 29.500) atau Iced Cinnamon Macchiato (Rp 29.500).

    Menu lain yang juga patut dicoba adalah Fried K-Bun. Varian rasanya beragam, mulai dari sosis, shrimp jjampong, tuna mayo, spicy bulgogi, hingga topokki. Harganya dibanderol Rp 15.800.

    Loaf Bun, bakery Korea yang hitsLoaf Bun, bakery Korea yang hits Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Loaf Bun ini juga menyediakan area Photobox yang bisa didapatkan secara gratis kalau transaksi minimal Rp 150.000. Bakery Korea hits ini juga cocok untuk nongkrong lho!

    Loaf Bun

    Green Lake City Boulevard,
    Cipondoh, Tangerang
    Jam operasional: 07.00 – 21.00 WIB
    No. Telp: 0812-1996-5644
    Instagram @loafbun.id

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Rela Antre Demi Cicip Salt Bread Korea di Blok M yang Viral


    Jakarta

    Roti salt bread khas Korea Selatan sedang naik daun. Di Jakarta sudah bisa mencicipi salt bread yang ditawarkan kafe baru di Blok M, bernama Little Salt Bread.

    Inovasi roti atau pastry seperti tidak ada habisnya. Usai cromboloni kali ini jenis roti salt bread Korea Selatan muncul dan berhasil membuat banyak orang penasaran.

    Selama beberapa tahun terakhir, salt bread telah menarik perhatian masyarakat Korea Selatan. Sesuai namanya ‘salt bread’ atau sogeum ppang dalam bahasa Korea, roti ini berupa adonan roti dengan taburan garam kasar di atasnya.


    Bentuk roti ini digulung seperti croissant. Bentuknya mirip croissant, tetapi adonannya berupa roti gurih. Jika dipotong akan terlihat gulungan adonan berbentuk relungan.

    Adonan salt bread dilapisi mentega gurih. Ketika dipanggang, mentega lumer dan rasa gurihnya semakin menyebar ke seluruh lapisan adonan roti.

    Pada dasarnya roti salt bread bisa dimakan polosan saja. Namun, beberapa bakery menawarkan variasi berbeda, dengan tambahan topping keju hingga jamur truffle.

    Jika penasaran dengan roti viral di Korea Selatan ini, kamu bisa mencobanya di kafe baru berlokasi di Melawai, Blok M, namanya Little Salt Bread.

    Little Salt Bread menawarkan banyak varian salt bread yang dibuat fresh setiap harinya. Tidak hanya menikmati roti, di sini kamu bisa sekaligus menyeruput kopi hingga milk tea.

    Meskipun belum lama buka, tampaknya Little Salt Bread sudah menjadi salah satu bakery hits di Jakarta Selatan. Kalau ke sini kamu harus siap-siap antre panjang.

    DetikFood sempat menyambangi Little Salt Bread untuk mencicipi langsung roti, sekaligus menikmati suasana kafenya. Begini pengalaman kami!

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Little Salt Bread
    Alamat Jl. Melawai III No. 10, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
    Instagram @little.saltbread
    Jam Operasional Senin – Minggu 14.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 17.000 – Rp 28.000
    Tipe Kuliner Roti ala Korea
    Fasilitas
    • Meja dan tempat duduk
    • Ruangan indoor dan outdoor
    • Bisa dine in dan takeaway

    1. Perlu antre 30 menit

    Little Salt BreadButuh waktu kurang lebih 30 menit bagi detikFood untuk antre dan pesan salt bread di Little Salt Bread. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Saat menyambangi Little Salt Bread (03/01/24), kafenya baru buka pukul 15.00. Kami memang tidak langsung datang pas kafe buka, tetapi baru sampai pukul 16.20.

    Kafenya sudah ramai dipadati pengunjung. Meja dan kursi di bagian indoor maupun outdoor pun penuh. Antreannya juga cukup panjang, sampai ke bagian luar kafe.

    Saat tiba di lokasi kami langsung baris di antrean. Meskipun panjang, antreannya tidak lama. Kurang lebih hanya menghabiskan waktu 30 menit untuk antre.

    Sampai di kasir bisa langsung memesan variasi salt bread yang diinginkan. Namun, tidak semua variasi tersedia saat itu juga. Lebih baik sebelum antre memastikan dulu variasi apa yang stoknya masih banyak.

    Sistemnya di sini, pelanggan hanya bisa membeli salt bread dengan variasi yang tersedia. Jika ingin variasi lain, perlu menunggu, antre, dan pesan ulang.

    2. Konsep kafe yang industrial

    Little Salt BreadBegini konsep kafe Little Salt Bread di Blok M. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Bangunan Little Salt Bread memang tidak begitu besar, tetapi cukup banyak kursi dan meja. Konsep kafenya pun dibuat seperti industrial modern dengan sentuhan furnitur kayu klasik.

    Selain meja biasa, mereka juga punya area meja bar. Pengunjung bisa duduk di area tersebut sambil melihat para barista menyajikan kopi atau pesanan minuman lain.

    Little Salt BreadKonsep dapur di Little Salt Bread juga open kitchen seperti ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Dapurnya juga mengusung konsep open kitchen, sehingga pembeli bisa melihat langsung proses pembuatan roti. Tentu saja setiap saat aroma wangi roti yang dipanggang menguar ke udara.

    Konsep open kitchen ini juga memudahkan pelanggan mengetahui stok roti yang sedang dibuat. Membuat pelanggan bisa menentukan variasi salt bread yang akan dipesan.

    3. 5 variasi salt bread dijual 400 buah setiap hari

    Little Salt BreadTerdapat 5 variasi rasa yang ditawarkan oleh kafe bakery Little Salt Bread ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kafe ini memang buka lebih sore dibandingkan kafe lainnya. Namun, mereka selalu memastikan semua roti dibuat fresh setiap hari.

    Little Salt Bread menawarkan 5 variasi salt bread; Salt Bread Plain, Cheese, Truffle Egg, Miso Nori, dan Bread Garlic. Harganya mulai dari Rp 12.000 sampai Rp 28.000 per pieces.

    Kepada detikFood (03/01) salah satu pegawai mengungkap, “Kita bukanya jam 15.00, tapi udah mulai bikin roti dan panggang roti tuh dari jam 13.00,”

    Dari pukul 13.00 siang sampai tutup pukul 22.00 malam, Little Salt Bread terus membuat stok roti mereka. Menurut salah satu pegawai, pemanggangan terakhir biasanya dilakukan pukul 19.00 malam.

    Little Salt Bread pun telah menyiapkan stok kurang lebih 400 buah roti setiap harinya. Namun, tidak menutup kemungkinan sebelum kafe tutup, stok habis terjual.

    Cita rasa variasi salt bread bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Salt bread plain dan cheese yang jadi favorit

    Little Salt BreadSalah satu menu andalan di Little Salt Bread adalah salt bread plainnya. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Saat kami antre, variasi yang tersedia hanya salt bread plain dan cheese. Tidak ada batas maksimal pembelian salt bread per transaksi. Namun, jika dilihat dari update terbaru Instagram mereka, kini satu orang hanya boleh pesan maksimal 8 buah.

    Dari segi tampilan, Salt Bread Plain (Rp 12 ribu) memang tampak seperti croissant versi mini dengan sedikit taburan garam dan lada di atasnya.

    Tekstur rotinya renyah di luar tetapi lembut dan lembap seperti roti biasa. Rasa gurih asin mentega tercecap kuat. Mentega yang lumer pun membuat salt bread ini menjadi cukup berminyak.

    Adonan rotinya sangat ringan di mulut. Saat dimakan tidak terlalu kering sehingga dimakan berkali-kali tak perlu khawatir tenggorokan serat.

    Untuk variasi rasa yang lebih kompleks, Salt Bread Cheese (Rp 17.000) bisa jadi pilihan. Basis adonan rotinya sama, hanya dilengkapi dengan topping keju natural.

    Little Salt BreadVariasi keju yang ditawarkan Little Salt Bread tidak kalah menarik loh. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Dilihat dari prosesnya, parutan keju natural kasar yang sudah dilumuri saus dipanggang secara terpisah dengan roti. Setelah itu, barulah ditaruh di atas adonan salt bread yang sudah matang.

    Keju panggangnya tak sekedar gurih asin, tetapi ada rasa manis dan sedikit asam karena memang kejunya diberi saus sweet mayo. Tekstur kejunya pun garing, dengan sedikit rasa smoky karamel.

    5. Antre ulang demi cicip varian truffle egg

    Little Salt BreadKami pun perlu antre ulang di Little Salt Bread, untuk membeli salt bread egg truffle yang baru saja matang. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Setelah kami selesai antre yang pertama, tiba-tiba variasi Truffle Egg baru saja diangkat dari oven. Kami akhirnya antre ulang untuk membeli Salt Bread Truffle Egg (Rp 25.000).

    Dari segi tampilan cukup berbeda karena, salt bread disayat lalu diisi dengan topping truffle egg. Terdiri dari telur rebus yang sudah dihaluskan, dicampur dengan saus egg mayo dan sedikit minyak jamur truffle.

    Ketika digigit, potongan putih telurnya masih terasa kenyal. Rasa egg trufflenya secara keseluruhan manis gurih mirip seperti saus mustard. Ditambah dengan aroma dan rasa truffle yang tidak begitu kuat.

    Sensasi makan variasi ini cukup berbeda karena, isiannya padat dan teksturnya creamy. Makan sedikit saja sudah mengenyangkan.

    Little Salt Bread juga punya variasi minuman unik yang cocok dipadukan dengan salt breadnya. Jika suka kopi bisa pesan Sweet Japanese Iced coffe (Rp 35.000).

    Es kopi yang diseduh dengan teknik Jepang ini semakin enak ditambah dengan cream (Rp 3 ribu). Sebelum diseruput, jangan lupa aduk terlebih dahulu.

    Little Salt BreadMakan salt bread bisa ditemani dengan minuman es kopi Jepang dan honey milk tea yang manis segar ini! Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Teksturnya memang tidak creamy sepenuhnya, karena bagian bawah gelas masih cair. Namun, jika diseruput perlahan dari atas, terasa es kopi dengan sentuhan rasa pahit yang cukup kuat. Tetapi diimbangi rasa manis dan tekstur creamy yang pas.

    Jika tidak suka kopi, kamu bisa pesan Honey Milk Tea (Rp 35.000). Aroma tehnya cukup kuat dipadukan rasa manis dari campuran susu dan madu. Ada tekstur renyah legit dari topping honeycomb.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Salt Bread Bikinan Chef Korea yang Bisa Laku 1.000 Buah


    Jakarta

    Di kawasan Jelambar ada bakery Korea yang menawarkan salt bread dan aneka kue Korea. Dibuat langsung oleh chef asal Korea dengan teknik dan resep autentik.

    Tren roti atau cake Korea semakin digemari oleh masyarakat dunia, termasuk orang Indonesia. Gaya roti khas korea dikenal punya tampilan sederhana, dengan tekstur lembut, dan kombinasi bahan unik.

    Di Jakarta ada bakery Korea yang menawarkan salt bread, roti, dan cake khas Korea yang tidak perlu diragukan lagi kelezatannya. Namanya Chulos Bakehouse yang berlokasi di kawasan Jelambar, Jakarta Barat.


    Bakery Korea ini semakin spesial karena pemiliknya adalah orang Korea asli yang sudah tinggal di Indonesia selama 34 tahun.

    Chulos BakehouseKang Min Ki selaku owner dan educator dari Chulos Bakehouse. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kang Min Ki mulai di industri ini pada tahun 2014. Awalnya ia memiliki baking studio dan bekerja sebagai edukator.

    Barulah akhir tahun 2024, Kang Min Ki mencoba membuka Chulos Bakehouse sebagai bentuk pilot project untuk mengetahui reaksi pasar indonesia terhadap kue dan roti Korea.

    1. Bakery Korea nyempil di dalam gang

    Chulos BakehouseBerbagai salt bread dan kue lain terususn rapi di etalase kaca Chulos Bakehouse. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Tempat ini bisa dibilang ‘nyempil’ karena bangunannya terletak di pojok jalanan.

    Bakerynya juga tidak dilengkapi dengan jendela satupun. Hanya ada satu pintu besar berwarna hijau dengan sedikit bagian kaca.
    Namun, hal tersebut yang justru bikin penasaran.

    Begitu masuk, terlihat ada etalase kaca besar tempat roti dan kue disimpan. Kamu bisa pilih roti atau cake mana saja yang ingin dibeli.

    Sayangnya, saat ini Chulos Bakehouse hanya menawarkan pembelian khusus take away. Oleh karena itu, area dapurnya juga kecil dan hanya ada satu meja dan tiga kursi untuk menunggu.

    Namun, pemiliknya, Kang Min Ki mengungkap kepada detikFood bahwa mereka akan mencoba buka cabang baru yang menyediakan tempat untuk dine in atau makan langsung.

    2. Aneka roti dan cake Korea yang terjangkau

    Chulos BakehouseMenawarkan roti dan cake Korea yang terjangkau. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Berbagai produk patisserie ditawarkan oleh Chulos Bakehouse, mulai dari salt bread, financier, Korean cake, cookies, macaroon, sampai cream pudding.

    Kang Min Ki membangun Chulos Bakehouse dengan konsep bakery premium yang bisa menjangkau banyak orang. Oleh karena itu, roti yang ditawarkan di sini premium tetapi harganya masih terjangkau.

    Roti dan cake di Chulos Bakehouse dibanderol mulai dari Rp 17.000 saja. Chulos Bakehouse juga menawarkan diskon menarik dengan batas waktu yang belum ditentukan.

    Kang Min Ki mengungkap, “Aku mau in exchange berterima kasih ke konsumen yang datang ke tempat kita yang jauh dan terpencil dengan ngasih diskon.”

    Kelezatan salt bread dan cake lain bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Salt bread spesial laku 1000 buah

    Chulos BakehouseDalam sehari bisa membuat sampai 1000 buah salt bread. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Salah satu produk yang ditonjolkan di sini yaitu Salt Bread. Tersedia dalam berbagai varian, mulai dari plain, coffee butter, spicy abon, garlic, choco, onion cream cheese, triple cheese, coconut, dan masih banyak lagi.

    Salt Bread di sini juga dibuat dengan teknik khusus yang memakan waktu pembuatan selama kurang lebih 2 hari. Proses panjang ini disebabkan karena chef Min Ki ingin proofing adonan di chiller berjalan secara perlahan, sehingga aroma dari rotinya juga lebih terasa.

    Pada hari biasa (weekdays) chef Min Ki dan tim biasa memanggang roti kurang lebih 3 kali di jam berbeda. Mulai dari pukul 09.00, 11.30, dan 14.00 dengan total mencapai 300 buah salt bread per hari.

    Sedangkan di akhir pekan (weekdays), mereka melakukan 4 kali pemanggangan di pukul 09.00, 11.30, 14.00, dan 16.30 WIB. Di akhir pekan ini Chulos Bakehouse bisa memanggang sekitar 700 sampai 1000 buah salt bread.

    detikFood sempat mencicipi tiga varian salt bread andalan mereka. Masing-masing dibanderol seharga Rp 18.400.

    Ukuran ketiga salt bread di sini terbilang lumayan kecil, sekitar 7 cm. Chef Min Ki sengaja membuat ukurannya lebih kecil untuk mengikuti selera orang Indonesia yang menurutnya lebih suka roti ukuran kecil.

    Chef Min Ki juga membuat tingkat manis dan asin di salt bread maupun produk roti dan cake lainnya lebih tinggi daripada resep asli.

    Chulos BakehouseBegini tampilan salt bread yang ditawarkan oleh Chulos Bakehouse. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Tekstur luar salt bread ini renyah tetapi bagian dalamnya lembut, kenyal, dan berongga. Salt breadnya juga punya tampilan yang tidak terlalu buttery atau berminyak.

    Varian Garlic memiliki aroma bawang putih yang cukup kuat. Namun, saat digigit tercecap sentuhan rasa manis dari pemakaian gula. Rasa bawang putihnya kuat tetapi tidak sampai membekas lama di lidah. Berpadu sempurna dengan lelehan menteganya.

    Chulos BakehouseJika suka pedas bisa coba spicy abon salt bread. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kalau mau yang agak lebih ringan, bisa coba Triple Cheese. Adonan aslinya sudah punya rasa gurih dan manis ringan. Diisi dengan potongan keju melimpah. Untungnya tambahan topping keju punya rasa tidak begitu asin, sehingga dapat mengimbangi rasa gurih mentega.

    Kalau mau yang agak pedas, bisa coba Spicy Abon. Taburan abon ayam melimpah di bagian atas menambah tekstur renyah pada roti ini. Rasa abonnya agak pedas, tetapi ternyata cocok juga dinikmati dengan adonan salt bread plain yang gurih ringan dan sedikit manis.

    4. Pistachio Strawberry cake dan Matcha Cheesecake yang tak kalah lezat

    Chulos BakehouseAneka cake yang tidak kalah enak di Chulos Bakehouse/ Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Cakenya juga tidak kalah menarik. detikFood mencoba tiga macam kue yaitu Pistachio Strawberry (Rp72.000), Sunkissed Peach (Rp 72.000), dan Matcha Choco Basque Cheesecake (Rp 52.000).

    Pistachio Strawberry dan Sunkissed Peach punya tampilan yang sangat cantik dan menarik. Berbahan dasar sponge cake yang lembut dan berongga.

    Pistachio Strawberry dilapisi dengan krim hijau dengan sentuhan rasa pistachio ringan. Saat dimakan, tercecap rasa manis asam segar dari strawberry yang lebih dominan.

    Sunkissed Peach juga tak kalah menarik. Ada potongan buah peach dan jelly di sela-sela lapisan kue tersebut. Menambah tekstur yang lebih kompleks sehingga tidak sekadar lembut fluffy tetapi juga kenyal.

    Rasa peachnya memberikan sentuhan asam yang tidak berlebihan. Begitu juga dengan krim dan jelly dari gelatin dan sirup peach yang menambah cita rasa manis legit.

    Pencinta cheesecake bisa coba Matcha Choco Basque Cheesecake mereka. Permukaannya gosong seperti ciri khas basque cheesecake dengan tekstur yang lebih padat.

    Rasa matchanya kuat dan manisnya pas. Semakin lezat dimakan bersama tambahan chocolate padat yang dominan pahit asam di lapisan paling bawah.

    5. Egg tart dan Milk Tea sebagai pelengkap

    Chulos BakehouseAda egg tart yang tidak kalah nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Egg tart juga cukup jadi andalan di bakery Korea ini. Luarnya renyah dan agak gosong. Namun, hal tersebut memberi sentuhan aroma dan rasa smokey sedap.

    Lapisan dalam egg tartnya tidak begitu lembut, dengan aroma telur khas dan rasa manis vanilla pas.

    Sebagai pendamping makan roti dan kue, bisa pesan minuman Royal Milk Tea. Racikannya terdiri dari black tea atau teh hitam, susu pasteurisasi, dan gula organik. Menurut kami, milk teanya creamy dengan rasa tidak begitu manis dan seperti ada sentuhan rasa susu kedelai.

    Chulos BakehouseChulos Bakehouse juga punya berbagai pilihan minuman. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kalau suka kopi bisa pesan Smooth Criminal terdiri dari kopi, susu, dan gula aren. Perpaduan rasa kopi dan gula arennya pas, tidak ada yang lebih mendominasi. Cocok bagi mereka yang suka kopi susu creamy dan manis.

    Jika tertarik cicip roti Korea di sini, bisa mampir ke Chulos Bakehouse berlokasi di l. Kusuma 1B, Jl. Wijaya 1 (Taman Duta Mas) No.B1 No.29, Jelambar Baru, Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat Buka setiap hari pukul 09.00 – 17.00 WIB.

    (aqr/aqr)



    Sumber : food.detik.com

  • Baru di Jakarta! Madeleine hingga Financier Buatan Bakery Asal Korea


    Jakarta

    Di Jakarta Selatan ada bakery Korea baru yang mencuri perhatian. Terkenal dengan olahan roti dan cakenya, semua menu di sini dibuat dari bahan premium yang diolah segar setiap hari.

    Tren bakery Korea di Indonesia semakin meningkat karena pengaruh berbagai faktor, termasuk budaya pop Korea hingga keunikan tersendiri yang ditawarkan oleh bakery tersebut.

    Bakery Korea dikenal punya banyak pilihan roti dan cake bertekstur lembut dan rasa yang tidak begitu manis. Selain rasa, bakery Korea juga menampilkan produk yang menarik dan inovatif. Konsep bakerynya juga seringkali menghadirkan suasana nyaman, tetapi tetap ada sentuhan estetika yang tidak terlewatkan.


    Mongsim Bakery & Coffee merupakan salah satu bakery Korea terbaru di Jakarta Selatan. Bakery ini menawarkan kombinasi cita rasa khas Korea dan suasana bakery yang nyaman.

    1. Bakery asal Korea peringkat 1

    Mongsim Bakery and CoffeeCarla Yules selaku owner dari Mongsim Bakery and Coffee di Jakarta. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Mongsim Bakery merupakan brand pemenang peringkat pertama di Festival Roti Daejoon. Sebenarnya sudah buka di Korea Selatan sejak tahun 2018 lalu dan telah memiliki 3 cabang.

    Lalu mereka memutuskan untuk membuka cabang pertama di Jakarta, Indonesia. Dibawa oleh Carla Yules, Miss Indonesia 2020-2021 yang memang memiliki latar belakang sebagai lulusan sekolah pastry dan bekerja sebagai seorang chef profesional.

    Setelah lama vakum, Carla kembali di industri ini. Lewat Mongsim Bakery, Carla ingin meghadrikan konsep dan ciri khas Korea yang sama, tetapi tetap diberi sentuhan estetika yang sekiranya akan disukai oleh orang Indonesia.

    Roti yang ditawarkan di bakery Korea ini juga menggunakan bahan-bahan alami berkualitas. Carla Yules juga mengungkap ingin mengikuti aliran Korea yang mana menurutnya orang Korea akan lebih bangga ketika bisa membuat roti tanpa bahan-bahan tambahan, seperti pengembang dan lain sebagainya.

    Contohnya pada menu Poolish Baguette yang ditawarkan Mongsim. Mereka tidak pakai poolish pada umumnya, tetapi menggunakan adonan dasar sourdough yang lebih sehat untuk pencernaan.

    2. Konsep Korean Modern dengan sentuhan Retro

    Mongsim Bakery and CoffeeMongsim Bakery and Coffee punya konsep modern dengan sentuhan retro. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Belum lama buka, bakery Korea ini sudah menyita perhatian banyak orang baik warga lokal maupun orang Korea yang tinggal di Jakarta.

    Bahkan, menurut Carla di awal mereka buka, 70% yang datang adalah orang Korea asli. Barulah seiring waktu pengunjungnya menjadi seimbang antara warga lokal dan warga Korea.

    Bakery ini menawarkan konsep Korean modern dengan sedikit sentuhan suasana retro.

    Bangunannya minimalis tetapi seperti ada sentuhan bakery Korea tradisional. Didominasi oleh warna-warna soft dan netral, seperti cokelat, krim, putih, hijau, dan lain sebagainya. Dikelilingi dengan kaca-kaca besar sehingga ada pencahayaan alami yang membuat bakery ini menjadi cerah tetapi tidak panas.

    Berbagai macam roti dan kue tersusun rapi di etalase yang bergabung dengan kasir dan tempat take away. Kurang lebih 3 meja hadir di lantai pertama. Namun, kalau mau lebih luas bisa naik ke lantai dua mereka. Bahkan, di lantai dua ada ruangan semi private yang bisa dijadikan tempat meeting santai.

    Kenikmatan roti dari Mongsim Bakery bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Olahan salt bread unik yang jadi favorit

    Mongsim Bakery and CoffeeSalt bread jadi olahan roti paling favorit di bakery ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Berbagai macam kue dan roti bisa dicoba di Mongsim Bakery. Mulai dari salt bread, financier, madeleine, ciabatta, egg tart, dan lain sebagainya.

    Resep asalnya memang dari Korea, tetapi Carla dan tim tetap melakukan research and development yang cukup panjang. Tujuannya demi menemukan cita rasa khas Korea yang sekiranya sesuai dengan lidah orang indonesia.

    “Kita R&D satu menu itu berkali-kali akhirnya sampai dapat resep yang orang Indonesia suka. Ternyata orang-orang Korea di sini dan pelanggan kita suka semua,” jelasnya kepada detikFood (22/05/2025).

    Di antara banyaknya pilihan, salt bread menjadi salah satu produk andalan di sini. Tidak sedikit pelanggan rela rebutan untuk mencicipi salt bread di Mongsim. Menurut Carla, dalam sehari mereka juga bisa membuat 700 buah ke atas sampai pernah 1000 buah dalam sehari.

    Selain salt bread plain, mereka juga punya varian egg mayo, crispy rice, sampai super garlic. Harganya dibanderol sekitar Rp 30.000 sampai Rp 40.000 an per buah.

    Ukuran salt bread menurut kami cukup besar dengan panjang sekitar 10 cm. Kulit bagian luar salt breadnya tidak begitu berminyak atau buttery.

    Mongsim Bakery and CoffeeDua menu salt bread andalan di Mongsim Bakery and Coffee. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Salah satu menu yang kami coba adalah Scallion Cream Cheese Salt Bread (Rp 40.000). Terdiri dari salt bread plain yang bagian tengahnya dibelah memanjang, lalu diisi cream cheese, isian daun bawang, dan kucai.

    Karena bagian tengahnya sudah dibelah, kami pun tidak bisa melihat bolongan rongga yang sering ditemukan pada salt bread pada umumnya.

    Perpaduan varian rasa salt bread ini menurut kami unik. Awal digigit terasa tekstur salt bread yang lembut kenyal dengan rasa gurih mentega yang ringan.

    Ketika sudah kena bagian cream cheese, tercecap rasa asam segar manis, agak mirip yogurt. Disusul rasa dan aroma daun bawang dan kucai yang khas dengan sediikit sentuhan rasa pedas.

    Super Garlic Salt Bread (Rp 38.000) juga tidak boleh dilewatkan. Bagian kulitnya punya tampilan lebih berminyak dengan tekstur yang lebih renyah. Namun, bagian dalam rotinya tetap kenyal empuk. Meskipun aromanya cukup tercium, tetapi rasa bawang putihnya masih ringan dan nyaman di mulut. Justru lebih dominan rasa manis gurih.

    Kalau mau salt bread biasa tetapi dengan sedikit sentuhan berbeda, bisa coba Crispy Rice Salt Bread (Rp 32.000). Tambahan adonan beras diatasnya membuat tekstur salt bread ini lebih renyah krispi. Adapun tambahan wijen hitam di bagian dalamnya. Rasanya perpaduan antara gurih mentega dan garam dengan sentuhan manis ringan.

    4. Egg tart, madeleine, dan financier yang tak kalah nikmat

    Mongsim Bakery and CoffeeEgg tart, madelaine, dan financier yang tidak kalah nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Selain salt bread, pelanggan juga bisa coba egg tart. Vanilla Egg Tart (Rp 39.000) yang kulit tart luarnya renyah tetapi tidak sampai gosong dan mengeras. Bagian dalam egg tartnya juga lembut, tidak langsung buyar saat dipotek. Aromanya juga tidak amis, dengan rasa manis vanilla yang dominan.

    Kalau mau yang agak berbeda, bisa pesan Breakfast Tart (Rp 39.000). Egg tart ini dilengkapi dengan smoked beef dan daun bawang. Menurut kami rasa keseluruhannya tetap manis, tetapi ada sentuhan gurih dan pedas lada.

    Mongsim Bakery and CoffeeAda Black Sesame Madeleine dan Callebaut Choco Financier lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Black Sesame Madeleine (Rp 32.000) juga nikmat. Tekstur nya lembut, rasa wijen hitamnya tidak terasa, lebih didominasi rasa manis dan ada sedikit sentuhan asam segarnya.

    Jika suka cokelat bisa pesan Callebaut Choco Financier (Rp 35.000). Bagian luarnya agak lebih renyah tetapi dan adonan dalamnya lebih padat. Didominasi rasa cokelat yang manis, tetapi ada sedikit sentuhan asinnya.

    Sebagai pelengkap bisa pesan Iced Dark Chocolate (Rp 48.000) yang dicampur dengan susu. Menciptakan rasa es cokelat yang lebih creamy manis legit.

    Mongsim Bakery and CoffeeSebagai penamping makan salt bread, bisa pesan ice chocolate atau vanilla latte. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sedangkan pilihan kopi susunya bisa coba Vanilla Latte (Rp 45.000) yang cocok jadi pendamping makan salt bread. Sepertinya pakai biji kopi Arabika karena agak asam dengan sirup vanilla yang manis harum.

    Mongsim Bakery & Coffee bisa disambangi di Jl. Cililin No.3, Petogogan, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12170. Buka Senin – Jumat pukul 07.00 – 18.30 dan Sabtu-Minggu pukul 07.00 – 20.00 WIB.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Salt Bread Isi Krim Susu hingga Garlic Cheese Hits di Bakery Korea


    Jakarta

    Bakery Korea terbaru hadir di Jakarta Selatan. Namanya Daribu yang menawarkan variasi salt bread rasa susu hingga garlic cheese buatan orang Korea asli.

    Salt bread termasuk jenis roti yang populer di Korea Selatan. Roti bercita rasa gurih dengan sensasi buttery ini banyak ditawarkan bakery populer.

    Popularitas salt bread di Indonesia juga terbilang sangat tinggi. Banyak bakery viral di Jakarta yang menawarkan kreasi salt bread andalan.


    Terbaru ada Daribu Jakarta yang berlokasi dalam area Kamaja, Kyai Maja, Jakarta Selatan. Bakery sekaligus kafe ini langsung viral karena pemiliknya diketahui orang Korea asli.

    Antrean mengular langsung terlihat di area depan bakery sejak jam operasional dibuka pada pukul 10.00 WIB. Pelanggan ada yang mengantre untuk makan di tempat maupun takeaway.

    Dari Busan Buka di Jakarta

    Daribu Jakarta, bakery sekaligus kafe ala Korea yang punya sajian salt bread populerDaribu Jakarta, bakery sekaligus kafe ala Korea yang punya sajian salt bread populer Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Pemilik Daribu ternyata dua pria Korea Selatan asal Busan, sebuah provinsi di Korea Selatan. Nama Daribu sendiri juga merupakan singkatan kata ‘Dari Busan’ sebagai penanda identitas sang pemilik.

    Tak sekadar identitas pemiliknya, tapi arti kata ‘Daribu’ dalam bahasa Korea adalah jembatan. Ini mengandung filosofi jembatan yang menghubungkan antara Korea dan Indonesia.

    Konsep Daribu Jakarta

    Konsep yang ditawarkan oleh Daribu juga pastinya aesthetic, layaknya kafe-kafe Korea lainnya di Jakarta. Dekorasinya dibuat minimalis, tapi tetap terasa nyaman dengan suasana ala industrial.

    Area display roti berada di bagian sisi kiri depan dari arah pintu masuk. Dekat dengan area open kitchen, tempat di mana roti-roti itu dibuat ‘fresh from the oven’ setiap harinya.

    Untuk area duduk ada bagian indoor dengan beberapa pilihan kursi dan sofa. Juga terdapat area semi outdoor kalau ingin suasana yang lebih santai.

    Detail Informasi (Daribu Jakarta)
    Nama Tempat Makan Daribu Jakarta
    Alamat KAMAJA, Kyai Maja, Jakarta Selatan
    No Telp
    Jam Operasional 10.00 – 18.30 WIB
    Estimasi Harga Rp 30.000-an
    Tipe Kuliner Pastry
    Fasilitas
    • Terdapat parkiran
    • Pembayaran cashless
    • Area indoor nyaman

    Ragam Menu Daribu

    Daribu Jakarta, bakery sekaligus kafe ala Korea yang punya sajian salt bread populerRagam Menu Daribu Jakarta Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Daribu Jakarta memiliki menu andalan berupa salt bread. Namun, sebenarnya tak hanya itu saja yang ditawarkan, ada financier, melon bread, hingga canelle.

    Minuman sebagai pelengkap hidangan salt bread juga cukup beragam. Pilihannya ada kopi hingga matcha.

    Milk Salt Bread dan Garlic Cheese Salt Bread Juara!

    Daribu Jakarta, bakery sekaligus kafe ala Korea yang punya sajian salt bread populerMilk salt bread dan garlic cheese salt bread Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Dari sekian menu salt bread, pilihan kami jatuh pada varian milk dan garlic cheese. Harganya masing-masing dibanderol Rp 38.000 per buah.

    Milk Salt Bread diisi dengan krim susu yang manis creamy. Lalu ditaburi gula halus pada permukaan atas. Tekstur rotinya begitu lembut dengan sensasi agak renyah pada permukaan bawah dan tampak buttery.

    Untuk varian rasa ini tak begitu terasa asin garamnya. Karena tertutupi oleh krim susu yang manis lembut. Salt bread varian ini tampaknya cocok dikonsumsi dalam kondisi dingin.

    Jika ingin menikmati salt bread dengan rasa gurih dan asin dari garam yang lebih nendang, kamu bisa mencoba varian Garlic Cheese. Seluruh permukannya diberikan olesan mentega campur bawang putih cincang, kemudian diolesi dengan keju krim.

    Aroma sedap dari bawang putih langsung menyebar ke seluruh permukaan. Tekstur rotinya lebih renyah dan terlihat buttery pada bagian bawahnya. Rasa asin dari salt bread juga tak begitu tertutupi.

    Pastry Lain yang Bisa Dicicip

    detikFood juga mencoba aneka pastry lain yang bisa dicicip saat berkunjung ke Daribu. Di antaranya ada melon bread, cannelle, salted caramel scones, dan fig cream cheese financier.

    Dari keempat menu yang kami pilih, menu fig cream cheese paling terasa nikmat. Tekstur financier-nya padat, tapi lembut. Paduan antara buah tim dan keju krimnya menyatu ketika disantap.

    Butter Cream Latte dan Lavender Matcha yang Creamy

    Daribu Jakarta, bakery sekaligus kafe ala Korea yang punya sajian salt bread populerButter Cream Latte dan Lavender Matcha Daribu Jakarta. Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Bagi penikmat kopi susu, menu Butter Cream Latte patut menjadi andalan. Rasanya creamy dengan sensasi manis yang lembut. Sensasi creamy-nya begitu nikmat karena kopi dengan campuran sirup butterscotch itu dibuat mirip tekstur dalgona.

    Penikmat matcha dengan sensasi unik bisa mencoba Lavender Matcha. Matcha latte ini tak begitu pahit, ada sensasi manis, dan sentuhan aroma lavender yang semerbak. Aroma wanginya tak sampai mengganggu.

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Akhirnya ‘Mendarat’ di Jakarta! Roti Kukus Berbungkus Kain Asal Korea


    Jakarta

    Kembali hadir bakery asal Korea yang akhirnya membuka cabang pertama di Jakarta. Menunya roti kukus lembut hingga roti madu yang istimewa.

    Belakangan ini semakin banyak bakery Korea hadir di Indonesia, khususnya Jakarta. Menunya berbagai macam pilihan roti dan cake bertekstur lembut dengan rasa manis yang pas.

    Salah satu yang baru buka di Jakarta yaitu Mil Toast House. Gerai roti asal Korea ini sudah punya cabang di beberapa negara, termasuk Thailand dan Malaysia. Pada 5 Agustus 2025, akhirnya mereka membuka cabang pertama di Indonesia, tepatnya di Gandaria City Mall, Jakarta.


    Pembukaan cabang pertama di Jakarta tentu disambut antusias oleh para penggemar roti Korea. Dibuktikan dari gerainya yang tidak pernah sepi, khususnya pada Sabtu-Minggu.

    Roti yang ditawarkan gerai ini juga cukup berbeda dari bakery Korea pada umumnya. Mungkin salt bread atau scones tengah menjadi sorotan, tetapi gerai ini justru menawarkan roti kukus Korea yang khas.

    Mil Toast HouseMil Toast House, gerai roti kukus viral di Korea yang akhirnya buka di Jakarta. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Tekstur roti kukusnya empuk dengan aroma menenangkan dan rasa manis tidak berlebihan. Semakin spesial karena ada tambahan kacang merah, ubi, jagung, krim, dan topping lain di dalam roti tersebut.

    Selain itu, Mil Toast House juga menawarkan pilihan roti lainnya, seperti roti madu hingga souffle toast yang tak kalah nikmat.

    1. Membawa konsep autentik Korea

    Mil Toast HouseKonsep interior dan menu autentik dibawa langsung dari Korea. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Pertama kali buka di Ikseon-dong, Korea Selatan, Mil Toast House hadir sebagai bakery mungil yang menempati bangunan berkonsep ala rumah hanok tradisional. Konsep seperti itu pun dibawa ke cabang di Indonesia.

    Meskipun lokasi cabang Jakarta ada di dalam sebuah mall, interior dan suasananya tetap dibuat ala-ala rumah tradisional Korea. Interiornya didominasi putih, cream, dan cokelat kayu muda yang menenangkan.

    Tak hanya soal dekorasi dan interior, tetapi konsep pengukusan roti yang menggunakan wadah kukus bamboo juga mengikuti Korea. Begitu juga dengan resepnya yang tidak diubah sama sekali. Bahkan sebagian besar bahan-bahan yang digunakan diimpor langsung dari negeri Ginseng tersebut.

    Penyajian roti kukus di Mil Toast House yang berbalut kain dan disajikan dalam bamboo steamer.Penyajian roti kukus di Mil Toast House yang berbalut kain dan disajikan dalam bamboo steamer.. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    “Kita benar-benar autentik dari Korea, gak ada yang kita ubah dengan konsep bamboo steam kayak gini tuh kita gak ubah. Cuma dekorasi dan interiornya kita pakai arsitek Indonesia, tetapi tetap minta persetujuan dari cabang Korea,” ujar Meilisa Jennifer, General Marketing Mil Toast House Jakarta.

    Mil Toast House hadir menawarkan berbagai macam roti yang segar dan berkualitas. Mereka punya central kitchen dan roti yang sudah setengah jadi baru kemudian dikirim ke gerai di Gandaria.

    Di area depan gerai ada kaca besar yang langsung mengarah ke dapur produksi. Jadi pelanggan bisa melihat bagaimana roti disiapkan. Ada pun area meja bar yang langsung mengarah ke tempat pembuatan roti kukus serta kopi. Membuat gerai ini semakin menarik perhatian.

    2. Roti kukus dalam bamboo steam yang khas

    Mil Toast HouseRoti kukus dengan berbagai varian isian yang istimewa. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Menu andalan di Mil Toast House yaitu steam bun atau roti kukusnya. Menggunakan teknik kukus khas Korea di mana roti dibungkus dengan kain jaring-jaring terlebih dahulu, lalu dimasukkan ke dalam bamboo steamer.

    Lalu bamboo steamer berisi roti diletakkan di atas panci berisi air mendidih dan dikukus selama 10 menit.

    Tersedia beberapa varian roti kukus, mulai dari Plain atau polos, Sweet Potato, Corn Mayo, atau bisa dicampur 2 varian. Mereka juga punya menu Pandan Kaya dan Chocolate Crunch. Harga menunya berkisar Rp 75.000 sampai Rp 90.000.

    detikFood memesan setengah varian Sweet Potato dan setengah lagi varian Corn Mayo. Tutup bamboo steam dan kain nya baru dibuka ketika disajikan di meja pelanggan, sehingga rotinya bisa dinikmati dalam kondisi hangat. Tersedia juga mentega sebagai pelengkap roti.

    Mil Toast HouseTekstur roti kukus dari Mil Toast House dengan varian isi corn mayo. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Dari segi tekstur, roti kukus ini menurut kami tetap berserat, tetapi sangat empuk dan lembut. Adonannya juga tidak menempel di langit-langit mulut.

    Rotinya sendiri menurut kami tidak begitu tawar. Ada sedikit sentuhan rasa manis alami, tetapi manisnya bukan seperti rasa susu.

    Semakin nikmat dipadukan dengan isian potongan ubi jalar yang memberikan sentuhan rasa manis sedap. Potongan ubi tersebut juga menambah tekstur pada roti ini.

    Roti corn mayo juga punya isian tak kalah spesial. Isinya buliran jagung yang manis. Topping mayo di atasnya juga lebih didominasi oleh rasa manis, seperti susu daripada asam. Ada sedikit sentuhan rasa gurih yang tercecap di ujung lidah.

    3. Souffle Toast Strawberry Cheese dan Honey Bread spesial

    Mil Toast HouseTak kalah spesial ada Souffle Toast Strawbeery Cheesecake yang bisa dicoba. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Souffle Toast juga tak kalah spesial. Memadukan adonan souffle yang terkenal lembut dengan roti yang dipanggang.

    Kami mencoba Souffle Toast Strawberry Cheese (Rp 150.000) yang terdiri dari potongan kotak roti souffle panggang dengan cheesecake strawberry di sampingnya.

    Tekstur souffle toastnya sangat lembut dan lembap. Ketika dicicip, sensasinya seperti menikmati hidangan french toast. Begitu juga dengan rasanya yang dominan manis susu dan seperti ada sentuhan aroma seperti adonan telur. Taburan gula halusnya masih pas di lidah, tidak membuatnya terlalu manis berlebihan.

    Sebaiknya dinikmati dengan potongan buah strawberry dan blueberry supaya rasanya seimbang. Tidak hanya manis, tetapi ada rasa asam yang menyegarkan.

    Tambahan cheesecakenya juga manis sedikit gurih, dan agak asam dari selai strawberry di atasnya.

    Kalau mau menikmati roti yang teksturnya agak renyah, Honey Bread bisa jadi pilihan. Salah satu yang bisa dicoba yaitu Garlic Cheese (Rp 95.000).

    Mil Toast HouseTersedia juga Honey Bread Garlic Cheese jika ingin menikmati yang gurih manis. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Roti yang dipanggang dengan madu ini disajikan bersama keju meleleh di atasnya. Tidak seperti kedua roti sebelumnya, honey bread teksturnya agak renyah di luar tetapi tetap lembut di dalam.

    Adonan rotinya punya aroma dan rasa bawang putih yang cukup kuat, dan berbekas lama di area mulut. Namun rasanya sedap, terlebih diimbangi rasa manis dari roti madunya.

    Topping keju mozarella yang sudah di-torch juga menambah kenikmatan roti ini. Membuat rasanya menjadi seimbang karena ada sentuhan rasa gurih smokey yang nikmat.

    4. Mushroom soup dan Chestnut Milk sebagai pelengkap

    Mil Toast HouseSelain roti, gerai ini juga punya pilihan sup mushroom yang tak kalah menarik dicoba. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sebagai selingan makan roti, pelanggan bisa memesan Mushroom Soup (Rp 48 ribu) yang tak kalah jadi andalan.

    Terdiri dari sup berwarna cokelat abu-abu yang disajikan dengan irisan jamur. Supnya punya tekstur kental dan rasanya gurih, nutty, dengan sentuhan aroma truffle yang cukup kuat.

    Topping jamur di atasnya juga menambah kenikmatan karena sudah ditumis sehingga terkaramelisasi. Akan lebih enak jika disajikan dengan potongan roti tawar renyah di atasnya.

    Mil Toast HouseAda juga pilihan kopi spesial hingga susu. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sebagai pelengkap, Mil Toast House juga menawarkan beberapa pilihan minuman, mulai dari kopi, susu, dan marmalade.

    Kalau suka kopi bisa pesan Ice Classic Almond Mocha (Rp 55.000). Terdiri dari kopi dipadukan dengan krim di atasnya. Oiya, kopi yang dipakai juga diimpor langsung dari Korea.

    Perpaduan rasa minuman ini menurut kami cukup unik. Pertama kali diseruput, tercecap rasa krim lembut yang tidak begitu manis dengan sentuhan rasa almond tipis.

    Sebaiknya krim tersebut diminum berbarengan dengan kopi sehingga rasanya seimbang. Sebab, kopinya sendiri seperti kopi hitam yang cenderung asam dan pahit.

    Mil Toast HouseMarmalade Grapefruit punya sensasi rasa asam, kecut, tetapi menyegarkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Ada juga Marmalade Grapefruit yang punya sentuhan rasa buah grapefruit asam, sedikit kecut, tetapi menyegarkan.

    Mil Toast House bisa ditemukan di Gandaria City, Lantai Ground, Mainstreet Dining, Jl. Sultan Iskandar Muda, Gandaria, Jakarta Selatan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com