Tag: bakery online

  • Milk Buns Lembut Isi Keju Krim Topping Pistachio hingga Chai


    Jakarta

    Roti lembut dengan berbagai varian kini banyak dijual online. Kamu bisa menikmati milk bun isi cream cheese dengan topping pistachio hingga chai.

    Kini tengah digemari milk bun. Atau roti dengan paduan susu yangteskturnya lembut mulur dan halus ringan rasanya. Banyak bakery offline maupun online yang menjual milk bun ini. Salah satunya Appetito yang mencuri perhatian berupa milk bun isi cream cheese.

    Berawal dari Hobi Baking Sang Pemilik


    Appetito, bakery online yang tawarkan milk buns aneka toppingAppetito, bakery online yang tawarkan milk buns aneka topping Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Appetito ini diawali dengan sang pemilik yang hobi baking. Syahla, pemilik Appetito yang juga baker ini menceritakan kepada detikFood (6/11) bagaimana akhirnya membuka usaha bakery online.

    “Background aku kuliah teknik lingkungan di ITB, tetapi dari dulu memang ada hobi baking. Akhirnya, ikut kelas baking selama 2 bulan di daerah kelapa gading. Mulai dari situ lebih merasa ‘firm’ basic baking-nya jadi lebih bisa banyak melakukan R&D hingga akhirnya lahirlah produk andalan Appetito yaitu cream cheese buns,” jelasnya.

    Syahla mantap membuka usaha setelah mengikuti kelas baking. Ia juga banyak membuat kreasi kue dan roti, sampai akhirnya menemukan formula yang pas untuk dijual.

    Detail Informasi (Appetito)
    Nama Tempat Makan Appetito
    Alamat Bakery online based Pancoran, Jakarta Selatan (Bisa ditemui di Instagram & Tokopedia)
    No Telp 0877-7748-0085
    Jam Operasional
    Estimasi Harga Mulai dari Rp 35.000
    Tipe Kuliner Roti dan Kue
    Fasilitas

    Menu yang Ditawarkan Appetito

    Appetito, bakery online yang tawarkan milk buns aneka toppingAppetito, bakery online yang tawarkan milk buns aneka topping Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Menu andalan dari Appetito adalah cream cheese buns yang pada dasarnya adalah milk bun ala Jepang. Hanya saja diberikan isian cream cheese lembut gurih.

    Tak hanya fokus pada sajian cream cheese buns, tapi ada menu lain yang ditawarkan oleh Appetito. Di antaranya ada raspberry almond bread, banana walnut cake, baked spaghetti, pecan pie, dan peach pie.

    “Sebenarnya menu awal Appetito itu baked spaghetti, makanya kita kasih nama ‘Appetito’ yang diambil dari kata ‘appetite’ dalam bahasa Italia. Tetapi setelah banyak RnD, sekarang menu andalan kita cream cheese buns,” ungkap Syahla.

    Cream Cheese Buns yang Fluffy dengan Aneka Topping

    Appetito, bakery online yang tawarkan milk buns aneka toppingAppetito, bakery online yang tawarkan milk buns aneka topping Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Cream cheese buns yang ditawarkan oleh Appetito ini memiliki aneka topping menarik. Di antaranya ada pistachio, cranberry, matcha, cokelat, dan chai. Varian topping yang banyak dipesan adalah cranberry.

    Jadi, saat memesan cream cheese buns dari Appetito ini tersedia 1 varian rasa maupun mix. Tentunya, kami memilih varian mix isi 5 (Rp 73.000), karena ingin mencicipi satu per satu rasanya.

    Sesuai klaimnya, tekstur cream cheese buns dari Appetito ini benar-benar empuk dan lembut. Isi cream cheese yang mereka tawarkan juga melimpah terasa di setiap gigitannya.

    Sensasi gurih agak asam manis sangat cocok ketika dipadukan dengan aneka topping. Kami paling menikmati ketika dipadukan dengan topping pistachio. Ada sentuhan nutty yang renyah dan lebih manis.

    Varian chai terasa unik, warna rotinya kecokelatan. Aroma rempah pada varian chai ini terasa kuat. Pertama kali yang terasa adalah kayu manis dan sedikit rasa kapulaga. Meski rempahnya kuat, ternyata cocok juga dipadukan dengan isian cream cheese.

    Untuk varian cranberry, cokelat, dan matcha juga tak kalah enak. Kalau bingung menentukan pilihan bisa memesan varian mix isi 5 buah milk bun.

    Banana Walnut Cake dan Baked Spaghetti yang Lezat

    Appetito, bakery online yang tawarkan milk buns aneka toppingAppetito, bakery online yang tawarkan milk buns aneka topping Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Kami juga mencoba Banana Walnut Cake (Rp 35.000). Ukuran diameter cake ini 10 cm, penyajiannya mirip bento cake. Dasarnya cake ini adalah kue bolu pisang yang manis lembut.

    Lalu, diberikan topping cream cheese dan kacang walnut di atasnya. Bolu pisang ini terasa kuat pisangnya yang manis juga wangi, dan ternyata cocok dipadukan dengan cream cheese gurih, serta ada tambahan tekstur crunchy dari kacang walnut.

    Baked Spaghetti (Rp 38.000) porsi kecil ini juga menarik perhatian. Saat pesanan tiba, baked spaghetti masih panas mengepul menebar aroma gurih sedap. Terasa lezat ketika disantap.

    Appetito, bakery online yang tawarkan milk buns aneka toppingAppetito, bakery online yang tawarkan milk buns aneka topping Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Isinya berupa spaghetti bolognese yang di atasnya diberikan saus bechamel yang melimpah. Saus bechamel ini menambahkan sensasi gurih creamy dari spaghetti bolognese yang gurih asam. Setiap gigitan juga terasa daging cincangnya.

    Appetito saat ini hanya bisa dipesan melalui online, bisa langsung menghubungi WhatsApp 0877-7748-0085 atau via e-commerce Tokopedia. Selain itu, beberapa kali Appetito juga mengikuti pop up bazaar di berbagai festival kuliner.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Gaduh Klaim Gluten Free Palsu di Jakarta, Ini Tips Pilih-pilih Bakery


    Jakarta

    Pekan ini, jagat maya Indonesia kembali diramaikan oleh masalah keamanan pangan. Sebuah bakery online di Jakarta, Bake n Grind, yang selama ini mengusung label gluten-free,dairy free, vegan, egg free, dan stevia & plant-based, ketahuan menjual produk yang ternyata masih mengandung gluten.

    Ironisnya, korbannya bukan orang dewasa yang sedang diet, melainkan seorang balita yang punya alergi gluten. Terlihat reaksi alergi yang cukup parah pada balita tersebut setelah memakan produk yang diklaim oleh bakery online tersebut bebas gluten.

    Unggahan sang ibu viral di media sosial, dan hasil uji laboratorium kemudian membenarkan dugaan publik yaitu positif mengandung gluten pada produk tersebut. Sang pemilik akhirnya meminta maaf dan berjanji akan bertanggung jawab.


    Kasus Bake n Grind berawal dari unggahan seorang ibu yang membagikan pengalaman anaknya mengalami reaksi alergi di sekujur badan setelah makan roti gluten free. Setelah viral, sampel produk diujikan oleh salah seorang influencer di PT Saraswanti Indo Genetech, dan hasilnya menunjukkan positif mengandung gluten.

    Lebih mengejutkan lagi, dikatakan produk tersebut ternyata tidak diproduksi sendiri, melainkan hasil repackaging dari toko lain.

    Apa Itu Gluten?

    Banyak orang mengenal makanan yang mengandung gluten adalah “zat yang bikin gemuk” atau “yang harus dihindari kalau ingin diet”. Pemahaman ini kurang tepat, sebab sebenarnya gemuk ditentukan oleh seberapa banyak kalori yang masuk dan kalori yang digunakan oleh tubuh. Sedangkan gluten adalah campuran dua protein alami yaitu gliadin dan glutenin yang terkandung dalam biji-bijian seperti gandum, jelai (barley), dan gandum hitam.

    Saat tepung dicampur air dan diuleni, gluten membentuk jaringan elastis yang membuat adonan roti menjadi mengembang, kenyal, dan lembut. Tanpa gluten, tekstur roti akan padat dan mudah hancur. Sebab itu banyak produk bebas gluten terasa kurang empuk dibanding roti biasa.

    Di industri pangan, gluten punya fungsi penting: menjaga bentuk, tekstur, dan kekenyalan makanan. Tapi bagi sebagian orang, terutama yang punya kelainan sistem imun atau alergi, gluten justru bisa memicu reaksi berbahaya bagi tubuh.

    Produk gluten-free sendiri didefinisikan sebagai makanan yang mengandung kurang dari 20 ppm (part per million) gluten, sesuai regulasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Ambang ini dianggap aman bagi pengidap alergi gluten, karena tubuhnya masih bisa mentoleransi jumlah yang sangat kecil.

    Siapa yang Benar-Benar Butuh Gluten Free?

    Tak semua orang perlu diet bebas gluten. Bagi kebanyakan orang sehat, gluten tidak menimbulkan bahaya apa pun. Namun bagi kelompok tertentu, gluten bisa menjadi pemicu penyakit serius. Berikut di antaranya.

    1. Pengidap Celiac Disease

    Celiac adalah penyakit autoimun kronis dimana sistem imun tubuh menyerang jaringan usus halus setiap kali gluten masuk ke saluran cerna. Dampak yang ditimbulkan berat seperti perut kembung, diare berkepanjangan, berat badan turun, hingga gangguan penyerapan nutrisi.

    2. Pengidap Non-Celiac Gluten Sensitivity (NCGS)

    Tidak menyebabkan kerusakan usus seperti pengidap celiac, tapi pengidap NCGS bisa mengalami gejala mirip seperti nyeri kepala, kembung, nyeri sendi, dan kelelahan setiap kali mengonsumsi gluten.

    3. Pengidap Alergi Gandum

    Kondisi ini berbeda dari dua di atas. Tubuh bereaksi terhadap protein gandum, termasuk gluten, sehingga bisa menimbulkan ruam, gatal, hingga anafilaksis yaitu reaksi alergi berat yang bisa mengancam nyawa.

    Bagi anak-anak, terutama balita, paparan gluten dapat memicu reaksi lebih cepat dan lebih berat. Inilah yang membuat kasus bakery online asal Jakarta begitu sensitif karena korbannya adalah anak kecil dengan sistem imun yang belum begitu matang.

    Tips Aman Pilih Produk Gluten Free

    Belajar dari kasus bakery yang viral, konsumen dapat mengecek dengan teliti hal berikut agar tidak tertipu dengan label palsu saat memilih produk gluten free:

    1. Cek sertifikat resmi

    Label “gluten-free” seharusnya didukung oleh sertifikasi resmi dari lembaga kredibel atau izin edar yang jelas. Produsen yang serius biasanya mencantumkan nomor uji laboratorium atau logo sertifikasi Certified Gluten-Free di kemasan.

    2. Cek komposisi produk

    Produk yang benar-benar bebas gluten tidak akan mencantumkan bahan seperti gandum, jelai (barley), gandum hitam, atau malt. Jika menemukan istilah samar seperti modified starch atau flour blend tanpa penjelasan, sebaiknya waspada karena bisa saja terdapat kandungan gluten yang tersembunyi.

    3. Waspadai klaim berlebihan

    Klaim yang berlebihan justru patut dicurigai ketika tidak disertai dokumen pendukung atau hasil uji laboratorium yang terbuka untuk publik. Label gluten-free, dairy free, vegan, egg free, dan stevia & plant-based memang terlihat menarik, tapi seringkali hanya sebatas penarik perhatian tanpa bukti yang valid.

    4. Pilih produsen yang transparan

    Produsen yang jujur biasanya menyertakan alamat pabrik, izin edar, kontak layanan konsumen, bahkan hasil uji lab di situs atau media sosial. Transparansi seperti ini menandakan komitmen dan kejujuran produsen.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com