Tag: bambu

  • Hindari Tanam 5 Pohon Ini di Dekat Rumah, Bisa Rusak Bangunan


    Jakarta

    Bagi kalian yang ingin menanam pohon di rumah, sebaiknya hati-hati. Sebab, ada beberapa jenis pohon yang justru bisa merusak bangunan rumah.

    Tentunya para penghuni maupun pemilik rumah nggak mau dong bangunannya rusak karena pohon? Hal itu bisa menyebabkan penghuni rumah mengeluarkan banyak uang untuk melakukan perbaikan.

    Nah, ada beberapa pohon yang sebaiknya dihindari untuk ditanam di dekat rumah. Berikut ini daftarnya.


    1. Pohon Alpukat

    Pohon alpukatPohon alpukat Foto: Getty Images/iStockphoto/DenGuy

    Menurut California Polytechnic State University, akar pohon alpukat memiliki potensi merusak bangunan di dekatnya. Namun, ada cara untuk mengurangi kerusakannya yaitu dengan memilih batang bawah yang kurang invasif dan menanamnya sejauh 7,5 meter dari bangunan. Selain itu, bikin penghalang akar atau pot agar tidak tumbuh ke sembarangan arah.

    2. Pohon Mangga

    Bunch of green mango on tree in garden. Selective focusPohon mangga. Foto: Getty Images/iStockphoto/jantroyka

    Pohon mangga adalah tanaman yang mudah untuk dirawat. Pohon ini pun mudah untuk berbuah.

    Namun, menurut situs New Vision, pohon mangga memiliki akar yang kuat dan dalam. Akar ini dapat mencapai ke rumah dan merusak fondasi bangunan.

    3. Pohon Karet

    Virus corona jenis baru berdampak ke sejumlah sektor usaha salah satunya karet. Diketahui harga karet mengalami penurunan akibat mewabahnya virus itu.Ilustrasi pohon karet. Foto: Antara Foto

    Dalam catatan detikcom, sebaiknya tidak menenam pohon karet di dekat rumah atau halaman. Sebab, akarnya dapat menjalar dan merusak struktur rumah apabila sudah terlalu panjang.

    4. Pohon Bambu

    Pohon Bambu Tanaman yang Disukai Ular, Sebaiknya Jangan Ditanam di RumahPohon Bambu Foto: freepik/Freepik

    Pohon bambu memang mudah dirawat dan tumbuh. Namun, ada beberapa bambu yang sangat invasif yang akarnya tumbuh mendalam dan bisa merusak taman.

    “Bambu yang menjalar umumnya lebih invasif dibandingkan bambu yang berumpun, meskipun bambu apa pun bisa menjadi invasif jika tidak dirawat dan dijaga dengan baik,” kata ahli perkebunan di LeisureBench, Steve Chilton, dikutip dari Ideal Home, Senin (9/6/2025).

    Bambu juga tanaman yang kuat dan tangguh sehingga tidak ada yang bisa menghentikan laju pertumbuhannya. Maka dari itu, penghuni rumah harus mengendalikan pertumbuhan bambu tersebut apabila ingin ditanam di rumah agar tidak menjadi invasif.

    5. Pohon Dedalu

    pohon willow atau dedalupohon willow atau dedalu Foto: Photo by ROMAN ODINTSOV via pexels

    Pohon willow atau yang dikenal juga sebagai dedalu menjadi tanaman selanjutnya yang sebaiknya tidak ditanam di dekat rumah. Hal itu karena tanaman ini memiliki sistem akar yang agresif untuk mencari kelembapan sehingga dapat menyusup ke celah fondasi rumah yang akhirnya bisa menyebabkan masalah struktural.

    Pohon dedalu memiliki akar yang tumbuh cepat dan dapat tumbuh dekat dengan permukaan tanah, yang berpotensi merusak fondasi dan trotoar. Akar pohon willow tumbuh sangat cepat di tanah yang subur dan lembap serta dapat menimbulkan risiko pada fondasi jika pohon ini berada di dekat rumah.

    “Saya sarankan untuk memasang penghalang akar, memangkas cabang yang lebih rendah, dan menyiram pohon yang lebih jauh dari rumah untuk mengarahkan pertumbuhan akar menjauh dari pondasi,” kata pemilik Boston Landscape Co, Steve Schumacher, dikutip dari Real Simple.

    Itulah beberapa pohon yang sebaiknya dihindari untuk ditanam di dekat rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Pohon Berbahaya Jika Ditanam Dekat Rumah, Bikin Fondasi Rusak


    Jakarta

    Selama ini kita tahu bahwa menanam pohon di rumah banyak sekali manfaatnya. Mulai dari membuat rumah lebih rindang, teduh, tempat cadangan air, hingga membantu pasokan oksigen.

    Menurut Arsitek Denny Setiawan jenis pohon yang disarankan ditanam di dekat rumah adalah yang memiliki akar tunggal karena tidak akan merusak bangunan, contohnya pohon pule, tabebuya, dan kamboja.

    Sementara itu, ada beberapa jenis pohon yang memiliki akar perusak. Akar tersebut kuat dan menjalar ke mana-mana bahkan bisa sampai ke properti. Sebagai contoh, jika pernah melihat pohon di pinggir jalan, jalan trotoar ada yang rusak seperti terangkat karena akar pohon di sana. Gambarannya seperti itu jika akar merusak rumah.


    Jenis Pohon yang Memiliki Akar Perusak

    1. Pohon Alpukat

    Pohon alpukatPohon alpukat Foto: Getty Images/iStockphoto/DenGuy

    Menurut California Polytechnic State University, pohon buah satu ini disebut memiliki potensi merusak bangunan di dekatnya. Pohon ini tumbuh dengan sistem akar tunggang atau bercabang. Pohon satu ini sangat mudah tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia. Selain memiliki struktur pohon yang besar, buah yang dihasilkan pun menguntungkan dan menyehatkan.

    Apabila menginginkan pohon alpukat di depan rumah, sebaiknya tanam sejak 7,5 meter dari depan bangunan rumah. Selain itu, buat penghalang akar atau pot agar tidak tumbuh ke sembarangan arah.

    2. Pohon Mangga

    Bunch of green mango on tree in garden. Selective focusPohon mangga. Foto: Getty Images/iStockphoto/jantroyka

    Jenis kedua juga berasal dari pohon-pohon penghasil buah, yakni pohon mangga. Menurut situs New Vision, pohon mangga memiliki akar yang kuat dan dalam. Pohon ini pun memiliki jenis akar tunggang yang bercabang. Akar ini dapat mencapai ke rumah dan merusak fondasi bangunan.

    Sama seperti pohon alpukat, pohon mangga mudah untuk ditanam di Indonesia dan berbuah. Batangnya juga keras dan daunnya cukup tebal untuk membuat daerah sekitarnya sejuk.

    3. Pohon Karet

    Virus corona jenis baru berdampak ke sejumlah sektor usaha salah satunya karet. Diketahui harga karet mengalami penurunan akibat mewabahnya virus itu.Ilustrasi pohon karet. Foto: Antara Foto

    Jika diperhatikan, pohon karet jarang ditemui berada di dekat permukiman, biasanya berada di lahan khusus yang memang ditumbuhi oleh pohon sejenis. Selain untuk mempermudah pemanenan, pohon karet juga ternyata memiliki akar yang berisiko dapat merusak rumah. Jenis akar pohon satu ini adalah tunggang atau bercabang dan berserabut untuk membantunya menopang batang yang tinggi dan berat.

    4. Pohon Bambu

    Pohon Bambu Tanaman yang Disukai Ular, Sebaiknya Jangan Ditanam di RumahPohon Bambu Foto: freepik/Freepik

    Pohon bambu merupakan tanaman yang sering ditanam dekat dinding agar dapat berdiri dengan sempurna. Perlu diketahui, tanaman satu ini memiliki akar yang dapat menyebar luas di bawah tanah. Akar ini dapat merusak dan membuat dinding di belakangnya miring karena tanah di bawahnya tidak lagi padat seperti semula.

    “Bambu yang menjalar umumnya lebih invasif dibandingkan bambu yang berumpun, meskipun bambu apa pun bisa menjadi invasif jika tidak dirawat dan dijaga dengan baik,” kata ahli perkebunan di LeisureBench, Steve Chilton, dikutip dari Ideal Home, Selasa (2/9/2025).

    Bambu juga tanaman yang kuat dan tangguh sehingga tidak ada yang bisa menghentikan laju pertumbuhannya. Maka dari itu, penghuni rumah harus mengendalikan pertumbuhan bambu tersebut apabila ingin ditanam di rumah agar tidak menjadi invasif.

    5. Pohon Dedalu

    pohon willow atau dedalupohon willow atau dedalu Foto: Photo by ROMAN ODINTSOV via pexels

    Pohon willow atau yang dikenal juga sebagai dedalu merupakan tanaman yang biasa ditemui di daerah yang dekat dengan perairan karena senang sekali hidup di tempat yang lembap. Akarnya berbentuk serabut dan besar untuk menyerap air. Tanaman ini memiliki bentuk bagian atas yang unik dan indah karena seperti pita-pita berjatuhan. Daun-daun tersebut bisa menutupi seluruh batangnya jika juntaian daun sudah terlalu panjang.

    Tanaman ini kurang cocok ditanam di dekat rumah atau bangunan, terutama yang sulit untuk mencari sumber air. Sebab, mereka akan terus memanjang untuk mencari air dan sumber kelembapan. Pohon dedalu memiliki akar yang tumbuh cepat dan dapat tumbuh dekat dengan permukaan tanah.

    “Saya sarankan untuk memasang penghalang akar, memangkas cabang yang lebih rendah, dan menyiram pohon yang lebih jauh dari rumah untuk mengarahkan pertumbuhan akar menjauh dari pondasi,” kata pemilik Boston Landscape Co, Steve Schumacher, dikutip dari Real Simple.

    Itulah beberapa pohon yang sebaiknya dihindari untuk ditanam di dekat rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Cuma Indah, 5 Tanaman Hias Ini Konon Bawa Untung di Rumah


    Jakarta

    Beberapa jenis tanaman dalam feng shui disebut dapat menarik hal baik seperti keberuntungan dan memperlancar aliran energi di dalam rumah. Sebab, tanaman disebut sebagai lambang energi murni kehidupan.

    Ada pun feng shui sendiri menurut Lelyana Rahardjo dan Mauto dalam buku Feng Shui Terapan adalah ilmu yang mempelajari tata letak dan lingkungan untuk mempengaruhi energi di sekitar kita. Ilmu ini dapat dipelajari oleh siapa saja dan tidak sulit, tetapi membutuhkan waktu untuk benar-benar memahaminya.

    Dalam feng shui meletakkan tanaman di dalam ruangan sangat dianjurkan. Namun, terdapat aturannya, mulai dari lokasi dan jenis tanamannya. Setiap tanaman yang disebut baik dalam feng shui juga memiliki manfaat yang berbeda-beda.


    Untuk lebih jelasnya, dilansir Thrusd, berikut beberapa tanaman yang membawa hal baik jika diletakkan di dalam rumah.

    1. Bambu Keberuntungan

    Green Lucky bamboo plant for decoration aka Dracaena Sanderiana  in Glass vase placed in front of mirror Selective focus.Green Lucky bamboo plant for decoration aka Dracaena Sanderiana in Glass vase placed in front of mirror Selective focus. Foto: iStock

    Bambu keberuntungan atau dracaena sanderiana adalah tanaman yang dipercaya dapat meningkatkan keberuntungan, keberuntungan, dan energi positif. Jika ingin meletakkan tanaman ini di rumah, minimal ada tiga batang di dalam satu wadah.

    Hal ini melambangkan kebahagiaan, kesehatan, dan umur panjang dalam feng shui. Sebagai aturan umum, tanaman feng shui ini sebaiknya ditempatkan di sudut timur laut ruang tamu karena dapat mengaktifkan energi yang berkaitan dengan keuangan.

    2. Pothos

    Ilustrasi pothosIlustrasi pothos Foto: Getty Images/iStockphoto/Firn

    Tanaman satu ini bisa ditemukan di Indonesia dan mudah dirawat. Pothos dipercaya dapat memancarkan energi yang menenangkan dan harmonis ke seluruh ruangan. Manfaat lainnya secara ilmiah adalah pothos bisa membersihkan udara kotor di rumah. Lokasi yang bagus untuk meletakkan tanaman ini adalah dapur dan kamar mandi.

    3. Peace Lily

    Ilustrasi peace lilyIlustrasi peace lily Foto: Getty Images/iStockphoto/little_honey

    Bunga peace lily atau lili perdamaian merupakan tanaman yang memiliki bunga putih yang indah lentur. Dalam feng shui tanaman satu ini dapat mengubah energi buruk menjadi energi positif. Lokasi yang disarankan adalah tempat biasa penghuni rumah merasa stres.

    Bunga putih bulat dimaksudkan untuk membawa keberuntungan, sementara daun hijau tua menarik kekayaan. Perhatikan

    daun yang terkulai, karena itu berarti bunga itu haus. Sebagian besar tanaman ini membutuhkan cahaya yang lebih terang.

    4. Giok

    ilustrasi tanaman giokilustrasi tanaman giok Foto: Getty Images/Andrey Nikitin

    Tanaman giok sangat erat kaitannya dengan keberuntungan, kekayaan, dan kesuksesan. Tanaman ini sering disebut sebagai tanaman uang dan tanaman keberuntungan. bentuknya berdaun bulat menyerupai koin, serta batang cokelat kokoh yang menyerupai batang pohon kecil.

    5. Lidah Mertua

    Indoor houseplants next to a window in a beautifully designed home or flat interior.Indoor houseplants next to a window in a beautifully designed home or flat interior. Foto: Getty Images/iStockphoto/Grumpy Cow Studios

    Tanaman satu ini memiliki daunnya tajam dan runcing. Tanaman lidah mertua atau snake plant dianggap membawa keberuntungan dan energi positif dalam feng shui. Secara ilmiah tanaman ini dapat menyaring udara. Lokasi paling tepat untuk meletakkan tanaman ini adalah dekat dengan sumber cahaya matahari.

    Itulah dia beberapa pilihan tanaman hias terbaik untuk rumah menurut feng shui. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Bambu Keberuntungan, Tanaman Hias yang Disebut Bisa Datangkan Rezeki


    Jakarta

    Bambu keberuntungan atau lucky bamboo merupakan salah satu tanaman yang sering ditemukan di rumah. Tak hanya indah, tanaman yang satu ini kerap dipercaya membawa keberuntungan.

    Dilansir dari The Spruce, dalam tradisi masyarakat China, jumlah bambu keberuntungan yang dimiliki mempunyai asosiasi yang berbeda. Berikut ini informasinya.

    • Dua batang merepresentasikan cinta
    • Tiga batang merepresentasikan Fu (kebahagiaan), Lu (kekayaan), dan Soh (umur panjang)
    • Lima batang merepresentasikan keseimbangan, kedamaian, harmoni, dan kekuatan di semua area kehidupan
    • Enam batang merepresentasikan keberuntungan dan kekayaan
    • Tujuh batang merepresentasikan kesehatan yang baik
    • Delapan batang merepresentasikan pertumbuhan
    • Sembilan batang merepresentasikan keberuntungan yang besar
    • Sepuluh batang merepresentasikan kesempurnaan
    • Dua belas batang merepresentasikan berkat yang kuat

    Bambu keberuntungan biasanya ditaruh di dalam ruangan agar bisa digunakan sebagai dekorasi dan menjaganya tetap hangat. Nah berikut ini adalah cara merawatnya agar tetap bisa hidup untuk waktu yang lama.


    Cara Merawat Tanaman Bambu Keberuntungan

    Pemilik rumah bisa menaruh tanaman tersebut di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung walaupun bambu keberuntungan menyukai tempat yang banyak cahaya. Sinar matahari langsung bisa merusak daun bambu keberuntungan.

    Agar bisa tumbuh subur, pastikan tanahnya tetap lembap namun tidak terlalu banyak air. Bambu keberuntungan juga bisa tumbuh jika ditaruh di batu atau vas berisi air. Hanya saja pastikan airnya merendam akar tanaman tersebut.

    Jangan lupa tambahkan air setiap 2-7 hari sekali dan ganti air setiap minggu untuk mencegah penyakit dan bau. Bambu keberuntungan yang diletakkan di air bisa hidup 1-2 tahun dan kalau diletakkan di tanah bisa hidup hingga beberapa tahun lebih lama.

    Pemilik rumah juga perlu tambahkan pupuk setiap bulan agar tumbuh dengan baik.

    Serangga yang Harus Diwaspadai

    Bambu keberuntungan juga rentan terhadap serangga seperti kutu putih, kutu daun hijau, dan tungau laba-laba. Untuk menghilangkan serangga dan bintik-bintik jamur, pemilik rumah bisa mencucinya dengan sabun cuci piring yang sangat lembut dan air.

    Posisi di Rumah

    Menurut ilmu feng shui, menempatkan bambu keberuntungan di mana saja bisa membawa kemakmuran di area tersebut. Kalau diletakkan di meja kerja untuk pertumbuhan karier, di pintu masuk untuk awal yang baru, di kamar tidur untuk hubungan yang harmonis, dan di area kekayaan di setiap ruangan (sudut paling kiri dari pintu masuk) untuk kelimpahan finansial.

    Itulah cara merawat tanaman bambu keberuntungan. Semoga membantu ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Daya Tarik, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk


    Purwakarta

    Ada sejumlah tempat wisata menarik di Purwakarta, salah satunya yang populer adalah Bungursari Lake Park. Objek wisata ini menyuguhkan pemandangan danau yang asri dan sejuk, cocok untuk travelers yang ingin healing.

    Selain itu, masih ada sejumlah daya tarik lainnya dari Bungursari Lake Park. Harga tiket masuknya juga murah, alhasil banyak wisatawan yang datang ke tempat ini untuk liburan bersama keluarga atau sekadar melepas penat.

    Penasaran, apa saja daya tarik dari Bungursari Lake Park? Lalu berapa harga tiket masuknya? Simak ulasan singkatnya dalam artikel ini.


    Daya Tarik Bungursari Lake Park

    Daya tarik utama dari Bungursari Lake Park yakni terdapat danau yang luas. Di sekeliling danau juga terdapat pepohonan hijau yang menambah suasana asri tempat wisata ini.

    Mengutip akun Instagram resminya @bungursarilakepark, kamu bisa menaiki perahu untuk berkeliling danau. Kegiatan ini sangat cocok untuk travelers yang ingin menenangkan pikiran. Uniknya, perahu tersebut mengusung naga merah yang terdapat kepala di bagian depan serta ekor di belakang perahu.

    Bungursari Lake Park, salah satu tempat wisata seru di Purwakarta.Bungursari Lake Park (Facebook/Bungursari Lake Park)

    Selain menaiki perahu, kamu juga bisa menggelar piknik estetik di pinggir danau bersama teman, keluarga, ataupun pasangan. Jangan lupa untuk menggunakan pakaian yang keren agar bisa berfoto-foto di tepi danau dengan lanskap pemandangan alam yang indah.

    Jika kamu tak sempat membawa makanan dan minuman untuk piknik, jangan khawatir. Soalnya, terdapat coffee shop di dalam kawasan Bungursari Lake Park, yaitu Kopi Awi Bungursari.

    Pilihan makanan sangat beragam, mulai dari makanan berat hingga camilan tersedia di sini. Ada juga pilihan minuman coffee dan non-coffee, sehingga cocok bagi travelers yang suka minuman manis kekinian.

    Oh ya, kamu juga bisa menikmati pemandangan danau dari Kopi Awi Bungursari, lho. Tersedia area tempat duduk outdoor dengan pemandangan langsung ke arah danau. Cocok bagi kamu yang ingin ngobrol santai bareng pasangan sambil menikmati suasana yang tenang.

    Bungursari Lake Park juga menyediakan paket liburan bagi kamu yang ingin camping. Selain itu, ada juga paket wisata outbound dan paket acara. Tenang saja, harga yang ditawarkan cukup terjangkau dengan fasilitas yang lengkap.

    Harga Tiket Masuk Bungursari Lake Park

    Setiap pengunjung yang datang ke Bungursari Lake Park akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang saat weekday. Jika kamu berkunjung saat Sabtu-Minggu, tiket masuknya sebesar Rp 15.000 per orang.

    Jika travelers ingin berkemah, pihak pengelola menyediakan paket camping dengan rincian biaya sebagai berikut:

    • Tiket camping: Rp 25.000/orang (1 malam)
    • Tenda: Rp 100.000 untuk 3 orang
    • Tenda plus: Rp 130.000 untuk 5 orang (termasuk karpet).

    Lalu, tersedia juga paket camping asyik di tepi danau dengan harga mulai dari Rp 280.000/4 orang. Biaya tersebut sudah termasuk tiket camping, fasilitas tenda, matras, dan sarapan pagi di Kopi Awi.

    Rincian Paket Acara di Bungursari Lake Park

    Bungursari Lake Park, salah satu tempat wisata seru di Purwakarta.Bungursari Lake Park (Facebook/Bungursari Lake Park)

    Selain nongkrong dan berkemah, kamu juga bisa mengadakan berbagai acara di Bungursari Lake Park, mulai dari acara komunitas, kantor, atau outbound sekolah. Untuk harga paketnya juga termasuk murah, lho.

    Untuk lebih jelasnya, berikut rincian paket acara di Bungursari Lake Park yang dilansir akun Instagram-nya:

    1. Bale Kahuripan

    • Aula bambu
    • Meet up
    • Gathering
    • Workshop
    • Wedding
    • Harga: mulai dari Rp 500.000.

    2. Function Area

    • Area terbuka
    • Outbound
    • Camping
    • Gathering
    • Pentas seni
    • Harga: sesuai harga tarif masuk.

    Tersedia juga paket makan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan pengunjung. Simak rincian paket makanannya di bawah ini:

    1. Paket Makan Lunch Box

    • Chicken katsu
    • Ayam asam manis
    • Ayam bakar/ayam goreng
    • Ayam geprek
    • Ayam lada hitam
    • Harga: mulai dari Rp 25.000/pax.

    2. Buffet Package Prasmanan

    • Ayam yakiniku
    • Nasi
    • Capcay
    • Mie bihun
    • Kerupuk
    • Buah semangka
    • Air mineral cup
    • Harga: mulai dari Rp 60.000/pax.

    Untuk informasi lebih lanjut, travelers bisa tanya-tanya langsung ke akun Instagram resminya @bungursarilakepark.

    Lokasi dan Jam Buka Bungursari Lake Park

    Bungursari Lake Park terletak di Jalan Awi Mekar, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Jika berangkat dari Jakarta, jaraknya sekitar 90 km atau 1,5 jam perjalanan dengan berkendara mobil. Sementara dari Bandung jaraknya sekitar 75 km atau 1 jam perjalan.

    Bungursari Lake Park buka setiap hari mulai pukul 08.00-18.00 WIB. Sebaiknya datang sejak pagi hari agar kamu bisa menikmati suasana alam dari tepi danau yang sejuk dan menenangkan.

    Demikian ulasan singkat mengenai Bungursari Lake Park yang berada di Purwakarta. Jadi, tertarik berlibur ke tempat ini.

    (ilf/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Masih Ada Pasar Tradisional ala Sunda Jadul di Bandung



    Bandung

    Pasar tradisional Sunda ala zaman dulu ternyata masih ada di pelosok Bandung. Pasar ini cocok dikunjungi untuk libur long weekend.

    Konsep wisata di pasar tradisional jadul itu dibuat oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung. Pasar Padaringan, begitu namanya.

    Padaringan di nama pasar ini merupakan singkatan dari Pakarangan Dapur Seni Budaya Sareng Ibing Cisurupan. Pasar Padaringan digelar di kawasan hutan bambu, tepatnya di Leweung Awi Mbah Garut.


    Sejumlah kios yang terbuat dari bambu berdiri di tempat itu, kios-kios tersebut menjajakan makanan dan minuman khas Sunda. Ada surabi, bandrek, awug, gorengan, leupeut, bandros, dan masih banyak macam-macam kue tradisional lainnya.

    Bagi pengunjung yang datang dan ingin membeli makanan dan minuman tradisional di Pasar Padaringan harus menukarkan uang tunainya dahulu dengan koin senilai Rp5 ribu, Rp10 ribu dan Rp20 ribu yang sudah disediakan di loket penukaran uang.

    Pasar Padaringan digelar setiap dua kali dalam sebulan dan sudah mendapatkan dukungan dari Pemkot Bandung. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menggeliatkan perekonomian masyarakat karena yang menjajakan makanan tradisional di Pasar Padaringan ini merupakan UMKM-UMKM yang ada di Kecamatan Cibiru.

    Selain itu, di Pasar Padaringan ini selalu digelar atraksi seni dan budaya yang berasal dari Kecamatan Cibiru dan sekitarnya. Atraksi seni dan budaya ini ditampilkan untuk menghibur pengunjung yang datang ke tempat tersebut.

    Pertunjukan seni dan budaya tradisional yang ditampilkan di antaranya jaipongan, benjang, rajawali, reak dan lainnya. Pengunjung yang sudah selesai membeli makanan bisa duduk di kursi bambu yang tersedia, sekaligus menyaksikan penampilan akurasi seni budaya. Salah satunya penampilan Reak dan Rajawali.

    Pasar Padaringan Sunda di Hutan Bambu Cibiru Bandung.Pertunjukan seni di Pasar Padaringan Sunda di Hutan Bambu Cibiru Bandung. Foto: Wisma Putra/detikJabar

    “Pasar Padaringan merupakan sebuah pasar tradisional, konsep pasar zaman dulu, makanan tradisional tanpa bahan pengawet dan plastik. Acaranya dua kali dalam sebulan,” kata Ketua Pokdarwis Cisurupan Ari Irawan, Minggu (12/1).

    Ari mengungkapkan, pada saat awal-awal digelar kunjungan wisatawan bisa capai 1.000 orang, namun sekarang berkurang dikarenakan faktor cuaca. Namun dalam beberapa kegiatan terakhir, angka kunjungan menunjukan angka normal.

    “Sekali event perputaran uang Rp20 jutaan, si sini sistem koin, barter, ada koin khusus tidak bisa pakai uang tunai langsung kalau mau jajan, koinnya ada besaran Rp5 ribu, Rp10 ribu dan Rp20 ribu,” jelasnya.

    Ari menilai, Pasar Padaringan sangat berpengaruh dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dan dia berharap warga Kota Bandung yang ada di luar Cibiru dapat berkunjung.

    “Ke depan luar biasa sangat meningkatkan perekonomian dan seni budaya di kewilayahan saya harap seluruh masyarakat Kota Bandung terus berpartisipasi,” ujarnya.

    Sementara itu, salah satu pengunjung yang merupakan warga Cilengkrang, Sujana mengaku terpukau dengan suasana Pasar Padaringan.

    “Baru kali ini ke sini, suasananya bagus, asli, tempat wisata di tengah hutan (bambu). saya baru tahu dari anak tempat ini,” ujarnya.

    Sujana menyebut konsep Pasar Padaringan sudah bagus, namun akses jalan yang cukup terjal dikeluhkan olehnya.

    “Konsepnya lebih ke original Sunda, bagus, budaya Bandung timur, harus terus dilestarikan, akses ke sini harus lebih ditata jalannya cukup terjal, suasananya bagus,” pungkasnya.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Masjid Bambu di Cirebon, Unik dan Sejuk untuk Healing sekaligus Ibadah


    Cirebon

    Masjid unik banyak tersebar di Indonesia dengan pesona dan ciri khasnya masing-masing. Tak terkecuali masjid bambu di Cirebon, Jawa Barat yang sangat unik. Masjid yang nyaman dan asri ini cocok sebagai tempat istirahat setelah beribadah.

    Dilihat dari pantauan google maps, masjid bambu dengan nama Ash-Shomad ini berada di tengah pemukiman. Masjid tidak berukuran besar, namun cukup luas untuk menampung jemaah yang ingin beribadah atau melepas lelah.

    Lingkungan sekitar tampak asri dan teduh dengan pohon rindang. Halaman masjid sudah dipasang lantai sehingga bisa digunakan jemaah. Hasil google review yang dilihat detikTravel pada Sabtu (24/5/2025) menyatakan, masjid ini jadi oase di tengah padatnya Cirebon.


    “Masjidnya bagus, arsitekturnya unik, hidden gem di tengah kota Cirebon. Ada kajian Islam ilmiah juga,” tulis akun Syahrul Mubarok.

    Masjid Bambu atau Masjid Ash-Shomad Cirebon.Masjid Bambu atau Masjid Ash-Shomad Cirebon (Fahmi Labibinajib/detikJabar)

    Komentar positif juga datang dari netizen yang menyoroti bahan penyusun bangunan. Masjid Ash-Shomad tersusun atas bahan ramah lingkungan mulai dari atap hingga rangka bangunan. Bahan pengikat juga ramah lingkungan sehingga baik untuk sustainability alam.

    “Masjid kecil dan unik yang bangunannya banyak dari bambu. Terletak di dalam rumah-rumah kampung penduduk,” tulis akun Mohd Rizky Nasution (Kiky).

    Sorotan lain adalah pada kebersihan masjid yang meliputi seluruh bagian, termasuk toilet wangi. Saking bagusnya masjid ini dan lingkungannya, akun Muhammad Rizal menyarankan warganet mengunjungi masjid ini saat subuh.

    Lokasi Masjid Bambu Cirebon

    masjid unikMasjid Ash-Shomad dari bambu. Foto: google maps

    Masjid Ash-Shomad berlokasi di Kebonbaru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat. Masjid tempat berada di Gang Sepakat, Jalan Suratno yang ditandai dengan plang penunjuk arah. Dengan plang ini, jemaah yang bukan warga sekitar tak perlu khawatir nyasar.

    Menurut Fauzi selaku takmir masjid bambu, tempat ibadah ini mulai dibangun pada 2014 dengan bahan utama bambu. Masjid menggunakan ijuk sebagai atap yang makin menegaskan bangunan ini sebagai ramah lingkungan.

    Dalam sejarahnya, keperluan masjid bambu Ash-Shomad dilengkapi perlahan. Awalnya, masjid belum punya menara sehingga pengeras suara ditempatkan di pohon. Pagar masjid juga dibangun setahap demi setahap hingga bisa berfungsi dengan baik. Kelengkapan sarana masjid memudahkan jemaah yang ingin ibadah atau mengikuti kajian.

    Menurut Fauzi, bangunan masjid sangat kuat meski tersusun dari bahan alami. Masjid dengan kapasitas total 150 orang ini selalu ramai didatangi jemaah dari berbagai wilayah. Masjid bambu Ash-Shomad diharapkan bisa terus memberi manfaat bagi semua orang.

    (row/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Benarkah Bambu Bukan Termasuk Pohon? Ternyata Jenis Ini



    Jakarta

    Apakah detikers termasuk yang sering menyebut bambu dengan pohon bambu? Ternyata bambu bukan jenis pohon, lo. Lantas, bambu termasuk jenis apa?

    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pohon adalah tumbuhan yang berbatang keras dan besar atau pokok kayu. Secara umum, definisi pohon berkaitan dengan batang berkayu dan/atau bercabang.

    Berdasarkan definisi ini, bambu tidak termasuk pohon karena strukturnya berongga dan bukan berkayu. Berbeda dengan pohon yang padat dan memiliki kambium untuk menebal.


    Bambu Termasuk Jenis Rumput-rumputan

    Secara ilmiah, bambu bukan pohon karena termasuk dalam famili rumput-rumputan (Poaceae). Bambu yang paling umum ditemukan, memiliki nama ilmiah Bambusa vulgaris.

    Dikutip dari laman Queensland Government, bambu merupakan rumput tinggi yang tumbuh secara rapat. Bambu berasal dari wilayah Asia tropis dan subtropis, juga menyebar ke Australia.

    Bambu sering kali tumbuh alami dan liar, seperti jenis rerumputan lainnya. Meski begitu, bambu bukanlah tanaman invasif yang mengganggu spesies lain.

    Berdasarkan strukturnya, bambu bisa berukuran sangat besar. Biasanya memiliki banyak cabang pada satu buku dengan satu atau dua yang jauh lebih besar dari yang lain. Pada banyak spesies bambu, terdapat batang berongga dan ikatan pembuluh di penampang melintang yang tersebar di seluruh batang.

    Bisa Tumbuh dengan Cepat dan Sering Dimanfaatkan oleh Manusia

    Menurut American Bamboo Society, bambu termasuk salah satu tanaman yang tumbuh paling cepat di dunia. Bambu mampu tumbuh 60 cm atau lebih per hari karena sistem rimpangnya yang unik.

    Namun, pertumbuhan cepat ini akan sangat bergantung pada tanah dan kondisi iklim setempat. Bambu bisa hidup di berbagai iklim mulai dari pegunungan dingin hingga wilayah tropis yang panas.

    Keberadaannya yang melimpah membuat bambu sering dimanfaatkan oleh manusia. Di wilayah Asia, bambu memiliki nilai ekonomis sebagai bahan bangunan, sumber makanan pangkal mudanya, hingga produk mentah serbaguna.

    Diketahui, ada lebih dari 70 genera bambu yang terbagi menjadi sekitar 1.450 spesies. Di Indonesia, ada beberapa bambu yang populer digunakan, yaitu:

    1. Bambu Betung (Dendrocalamus asper)

    2. Bambu ampel atau bambu aur (Bambusa vulgaris)

    3. Bambu Wuluh/Wulung/Hitam (Gigantochloa atroviolacea)

    4. Bambu Tali/Apus (Gigantochloa apus)

    5. Bambu talang/lemang (Schizostachyum brachycladum)

    6. Bambu Mayan (Gigantochloa robusta)

    7. Bambu Kecil/Mini/Bayi (Pogonatherum paniceum)

    8. Bambu kuning (Bambusa vulgaris var. striata)

    (faz/pal)



    Sumber : www.detik.com