Tag: bandung barat

  • Gaya Hijab Syahnaz Sadiqah di HUT RI ke-80, Elegan Saat Jadi Ibu Bupati

    HUT RI KE-80

    Gresnia Arela Febriani – wolipop

    Senin, 18 Agu 2025 09:00 WIB





    Anda menyukai artikel ini

    Gaya hijab Syahnaz Sadiqah.
    Foto: Dok. Instagram @syahnazs.

    Bandung Barat
    Syahnaz Sadiqah tampil memesona saat mendampingi sang suami, Ritchie Ismail, yang menjabat sebagai Bupati Bandung Barat periode 2025-2030, dalam upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu, 17 Agustus 2025.

    Dalam momen istimewa tersebut, Syahnaz yang juga menjabat sebagai penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bandung Barat tampil anggun dengan balutan busana bernuansa merah marun. Ia memadukan kebaya velvet bordir floral dengan kain batik bermotif khas nusantara serta hijab senada, menciptakan penampilan yang elegan namun tetap sopan.

    Pesona adik Raffi Ahmad ini langsung mencuri atensi warganet. Seperti apa penampilannya?

    Padu padan hijab dan kebaya ala Syahnaz Sadiqah

    Halaman 2 dari 8

    ” dtr-evt=”detail multiple page” dtr-sec=”button selanjutnya” dtr-act=”button selanjutnya” dtr-idx=”2″ dtr-id=”8066257″ dtr-ttl=”Gaya Hijab Syahnaz Sadiqah di HUT RI ke-80, Elegan Saat Jadi Ibu Bupati”>

    Padu padan hijab dan kebaya ala Syahnaz Sadiqah

    Gaya hijab Syahnaz Sadiqah.

    Foto: Dok. Instagram @syahnazs.

    Syahnaz memilih hijab bergaya minimalis yang menyatu dengan busana kebaya modernnya. Penataan yang tidak terlalu ketat memberi kesan lembut namun tetap rapi, menunjang tampilan sebagai istri kepala daerah dengan sentuhan budaya lokal.

    Gaya hijab sederhana ala Syahnaz

    Halaman 3 dari 8

    ” dtr-evt=”detail multiple page” dtr-sec=”button selanjutnya” dtr-act=”button selanjutnya” dtr-idx=”3″ dtr-id=”8066257″ dtr-ttl=”Gaya Hijab Syahnaz Sadiqah di HUT RI ke-80, Elegan Saat Jadi Ibu Bupati”>

    Gaya hijab sederhana ala Syahnaz

    Gaya hijab Syahnaz Sadiqah.

    Foto: Dok. Instagram @syahnazs.

    Wanita kelahiran 30 Oktober 1993 ini tetap mempertahankan gaya hijab sederhana berbahan satin yang halus dan jatuh. Padupadan warna antara hijab, kebaya velvet dengan detail kancing memanjang, serta bawahan batik membuat penampilan Syahnaz tampak anggun namun tetap membumi dalam acara seremonial. Syahnaz terlihat sedang memberikan penghargaan.

    Kebaya klasik dan kain nuansa etnik

    Halaman 4 dari 8

    ” dtr-evt=”detail multiple page” dtr-sec=”button selanjutnya” dtr-act=”button selanjutnya” dtr-idx=”4″ dtr-id=”8066257″ dtr-ttl=”Gaya Hijab Syahnaz Sadiqah di HUT RI ke-80, Elegan Saat Jadi Ibu Bupati”>

    Kebaya klasik dan kain nuansa etnik

    Gaya hijab Syahnaz Sadiqah.

    Foto: Dok. Instagram @syahnazs.

    Gaya hijab clean look Syahnaz ditata oleh hijab stylist @noviiiylnt, dengan kebaya klasik berbahan velvet berwarna marun dengan bordiran bunga warna putih, merah, dan biru. Syal berwarna ungu gelap disampirkan di salah satu bahu, mempertegas aksen formal sekaligus feminin. Bawahan kain batik putih bermotif burung dan bunga memberi nuansa etnik yang kuat namun tetap modern.

    Penampilan Syahnaz yang elegan

    ” dtr-evt=”detail multiple page” dtr-sec=”button selanjutnya” dtr-act=”button selanjutnya” dtr-idx=”5″ dtr-id=”8066257″ dtr-ttl=”Gaya Hijab Syahnaz Sadiqah di HUT RI ke-80, Elegan Saat Jadi Ibu Bupati”>

    Syahnaz Sadiqah memberi hormat saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan. Ia berdiri di barisan utama tribun kehormatan, menunjukkan wibawa sebagai penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bandung Barat.



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Spot Nikmati Suasana Jawa-Bali di Bandung, Ada Pura Tengah Danau



    Kabupaten Bandung Barat

    Bandung memiliki segudang destinasi wisata unik dan menarik untuk disinggahi. Mulai dari taman bermain, tempat nongkrong estetik, hingga salah satu yang menarik adalah taman dengan sentuhan Jawa-Bali dengan pura di tengah danau.

    Adalah Taman Lembah Dewata, sebuah taman yang berlokasi di sebuah lembah kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Taman ini menarik perhatian karena memiliki nuansa yang agak berbeda jika dibanding wisata di area ini.

    Sentuhan Bali tersebut begitu mencolok dengan berbagai ornamen yang ada. Sedari awal memasuki kawasan, traveler akan disuguhi oleh gapura khas Bali pada gerbang masuk. Lalu, memasuki area, traveler akan menemui aneka pohon yang dikenakan sarung khas Bali, hingga aneka patung seperti patung Nakula Sahadewa, hingga Pandawalima.


    Taman Lembah Dewata, Lembang, BandungPura di Taman Lembah Dewata, Lembang, Bandung Barat. (Weka Kanaka/detikcom)

    Selain itu, yang paling membuatnya mirip dengan suasana Bali adalah adanya pura di tengah danau yang mirip seperti di Bedugul, Bali. Ornamen ini juga yang menjadi daya tarik memanjakan mata dan cocok untuk swafoto.

    Taman Lembah Dewata, Lembang, BandungReplika candi mini di Taman Lembah Dewata, Lembang, Bandung Barat. (Weka Kanaka/detikcom)

    Namun, selain nuansa Bali, dihadirkan pula nuansa khas Jawa lewat adanya replika mini candi. Spot ini juga jadi langganan para pengunjung swafoto.

    “Taman lembah dewata ini kita mengusung budaya Nusantara Jawa-Bali, di mana kalau tamunya datang ke sini di awal sudah ada ornamen candi yang itu Jawa banget, lalu di tengahnya ada pura, terus ada patung-patung juga yang mana patungnya ini dari kisah pewayangan zaman dulu,” kata Manager Marketing Communication Taman Lembah Dewata, Den Yovi, kepada detikTravel di lokasi, Sabtu (6/1/2024).

    Selain memiliki panorama pemandangan lembah yang dikelilingi pegunungan dan sebuah danau, adanya sentuhan Jawa-Bali di sini disebut menjadi keunikan tersendiri. Yovi mengklaim bahwa ornamen budaya di Taman Lembah Dewata menjadi satu-satunya di antara deretan spot wisata di Lembang.

    “Justru kalau yg menarik perhatian di sini itu dengan sih konsep budaya tadi. Kenapa kita mengusung konsep budaya karena mungkin sebagian besar di bandung barat ini utamanya lembang didukung dengan alamnya ya. Selain itu dia punya budaya mana, tema mana, mungkin satu-satunya yang mengusung tema Nusantara di Lembang baru taman lembah Dewata,” ujar dia.

    Taman Lembah Dewata Lembang, Bandung BaratBerkuda di Taman Lembah Dewata Lembang, Bandung Barat. (Weka Kanaka/detikcom)

    Berkunjung ke sini, traveler bisa menikmati berbagai wahana juga hiburan. Terdiri dari wahana mobil pengantar yang dikemas layaknya kereta, sepeda air, berkuda, memberi makan hewan, hunting foto, hingga berpiknik estetik. Tentunya, berpiknik di hamparan rumput hijau dengan pemandangan pura di tengah danau menjadi pemandangan yang sip untuk diabadikan.

    Untuk biaya masuk yakni Rp 20 ribu (weekday) dan Rp 25 ribu (weekend). Jam buka yakni pukul 08.00 WIB – 17.00 WIB.

    (wkn/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Melihat Wajah Baru Alun-alun Lembang Usai Dipugar



    Bandung Barat

    Traveler bila liburan ke Lembang, bisa nih melihat wajah baru Alun-alum Lembang yang baru saja dipugar. Dana yang dipakai untuk menciptakan wajah baru ini mencapai Rp 6 miliar lho.

    Penantian panjang masyarakat Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk memiliki alun-alun yang lebih bagus dari sebelumnya akhirnya tuntas. Alun-alun Lembang baru saja diresmikan oleh Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif pada Jumat (8/12/2023) usai dipugar sejak pertengahan Mei 2023.

    Ada beragam fasilitas di ruang publik itu, seperti taman beralas rumput sintetis, lapangan basket, skatepark, playground, serta pelataran yang berisi informasi soal landmark di kawasan Lembang.


    “8 Desember 2023 ini, (Alun-alun Lembang) sah kita buka untuk umum. Sebagai meeting point masyarakat, makanya kita kasih fasilitas untuk semua,” kata Arsan Latif usai peresmian Alun-alun Lembang.

    Wajah baru Alun-alun LembangWajah baru Alun-alun Lembang Foto: Whisnu Pradana

    Nantinya, pengelolaan Alun-alun Lembang menjadi kewenangan Pemerintah Kecamatan Lembang. Ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) penggunaan dari Pemda KBB ke Kecamatan Lembang.

    “Untuk memaksimalkan penggunaannya memang yang tepat mengelola dan mengawal ini (alun-alun) dari kecamatan. Oleh karena itu, hari ini telah kami serahkan SK penggunaan ke kecamatan,” kata Arsan.

    Arsan mengultimatum agar pengunjung menjaga kebersihan dan segala fasilitas yang ada di Alun-alun Lembang. Ia melarang pengunjung merokok di area alun-alun.

    “Ini kebanggaan Lembang, jadi harus dijaga dengan baik. Tidak ada yang merokok dan membuang sampah sembarangan, tidak mencorat-coret fasilitas di sini. Anggaran pengelolaan tentu nanti dari APBD,” kata Arsan.

    Masyarakat Lembang terutama bocah-bocah berlarian kesana kemari di area taman bermain dan area rumput sintetis. Beberapa bocah bermain perosotan di area skatepark mengingat ada ramp dan bowl yang permukaannya licin.

    Kendati senang dengan wajah baru Alun-alun Lembang, namun masyarakat menganggap keberadaan skatepark dinilai tak terlalu penting.

    “Alhamdulillah sekarang lebih bagus, ada taman bermainnya, lapangan basket kecil. Cuma yang kurang pas itu skatepark, nggak ada yang main skateboard di Lembang. Mending diubah jadi taman bermain anak saja, yang sekarang terlalu kecil,” ujar Gunawan (40), salah seorang pengunjung Alun-alun Lembang.

    Artikel ini telah tayang di detikJabar.

    (sym/sym)



    Sumber : travel.detik.com

  • Main ATV di Tengah Perbukitan dan Gerimisnya Lembang, Syahdu tapi Menantang



    Bandung Barat

    Lembang, dikenal sebagai kawasan perbukitan yang menawan. Tak ayal, tempat ini juga begitu asyik sebagai wahana mengendarai ATV.

    detikTravel berkesempatan mengendarai ATV di Noah’s Park, Lembang. Di sini, kami mengendarai jalur yang tak mudah dengan jarak 2 kilometer.

    Hujan mulai turun ketika kami berkunjung Sabtu (6/1/2024). Hujan ringan membasahi kawasan ini sedari siang hingga sore hari. Tak ayal ini menjadi tantangan tersendiri untuk kami yang akan melalui trek perbukitan yang dipenuhi tanah.


    Sebelum menaiki ATV, kami dipersilahkan untuk menunggu antrian. Saat itu, antrian cukup mengular. Belakangan itu kami ketahui karena pengunjung menunggu kedatangan pengendara ATV yang kesulitan melalui jalur ketika hujan.

    Sembari menunggu kami diarahkan untuk menggunakan jas hujan. Namun sayang, jas hujan yang tersedia hanyalah bagian atas saja, sehingga traveler yang ingin menggunakan jas hujan secara lengkap mesti membeli jas hujan dengan setelan atas bawah seharga Rp 10 ribu.

    Kami pun menggunakan jas hujan dengan setelan atas bawah untuk mengantisipasi cipratan berlebihan, mengingat kami tidak membawa pakaian ganti dan nampaknya salah kostum dengan menggunakan celana berwarna krim.

    Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya giliran kami tiba. Kami langsung menggunakan helm dan menaiki ATV. Berbekal pengalaman mengendarai ATV sebelumnya ketika melintasi belantara Pulau Payung, Kepulauan Seribu, saya pun jadi tahu sedikit cara kerjanya. Lantas saya pun langsung mengetes fungsi-fungsi dari ATV tersebut.

    Mulai dari gas yang menempati posisi starter jika di kendaraan motor, atau sela untuk menyalakan ataupun untuk memasukkan gigi mundur. Tak ketinggalan pula kedua rem tangan. Sudah mantap, kami langsung menuruni jalan terjal dengan tanah basah.

    Berbeda dengan pengalaman menyusuri belantara Pulau Payung, pada area ini memang khusus dirancang untuk jalur ATV, sehingga jalurnya pun dikemas dengan menantang.

    Hujan rintik yang konsisten membasahi tanah membuat banyak jalur pun belok. Di beberapa tikungan kami pun nyaris kehilangan keseimbangan. Sontak membuat kami sempat menurunkan kaki dengan maksud menjaga keseimbangan. Namun, aksi tersebut dinilai membahayakan dan membuat petugas mesti mengingatkan kami jika hal itu tidak diperbolehkan.

    Noah's Park menyimpan berbagai aktivitas menarik.Menjajal ATV di Noah’s Park Lembang. (Weka Kanaka/detikcom)

    Lantaran jalan yang belok dan licin membuat laju ATV sulit dikendalikan. Bahkan di beberapa titik pun kami tertahan dan mesti pandai memainkan rem dan gas. Setelah beberapa lama akhirnya kami pun bertemu dengan rombongan pengendara sebelumnya yang tertahan. Rombongan itu yang telah lama dinanti oleh pengunjung lainnya. Mereka tertahan karena jalurnya menanjak dan licin.

    Pada beberapa percobaan roda ATV seakan tidak menancap. Roda besar tersebut hanya bergulir dan mencipratkan tanah basah yang belok. Kami mesti berhati-hati dan menjaga jarak, kalau tidak, wajah kami tentunya penuh dengan lumpur.

    Hingga akhirnya kami dengan pede untuk membalap rombongan tersebut. Jalur yang kami lalui sangat curam, dengan jurang di sisi kiri. Terlihat saat berada di tanjakan terdapat pula pengendara lain yang tertahan. Akhirnya kami membalap dengan hati-hati di sisinya.

    Noah's Park menyimpan berbagai aktivitas menarik.Noah’s Park menyimpan wahana ATV yang menegangkan. (Weka Kanaka/detikcom)

    Di tengah jalur yang menanjak kami pun sempat tertahan. Hal itu membuat ATV kami pun sempat tersundul oleh ATV peserta lain yang berusaha ngebut melalui lintasan tanjakan. Beruntung tidak ada luka ataupun korban pada aksi tersebut.

    Di tengah kesulitan, beruntung beberapa petugas pun dengan sigap membantu mendorong untuk mengeluarkan ATV kami yang tertahan tanah basah. Hingga akhirnya tak terasa kami menuruni jalur terakhir yang begitu licin.

    “Mau satu putaran lagi nggak a?,” tanya seorang petugas kepada kami.

    “Enggak a, enggak, sudah cukup,” celoteh kami yang menahan ketegangan dan khawatir jalur semakin memburuk di tengah hujan.

    Sesampainya di tempat pemberhentian yang sekaligus tempat pengunjung menunggu giliran, kami pun disambut heran oleh salah seorang pengunjung.

    “Kok udah sampai duluan? Yang sebelum masnya udah dari tadi belum sampai?,” ujar pengunjung yang sedang menunggu giliran.

    “Hehe sudah ahli begini pak. Enggak deng, memang jalurnya sulit dan perlu ancang-ancang. Beruntung kami mendapat ancang-ancang yang baik jadi agak cepat ngelaluinnya,” terang kami.

    Kendati trek perjalanan hanya 2 km, tetapi perjalanan singkat ini sangat meningkatkan adrenaline. Mengingat jalur yang basah dan kontur perbukitan yang indah namun menantang.

    Bagi traveler yang ingin menjajal aktivitas ini dapat berkunjung ke Noah’s Park. Taman bermain outdoor ini buka setiap hari pukul 09.00-17.00 WIB (weekday) dan 08.00-17.00 WIB (weekend). Untuk biaya aktivitas ATV berkisar Rp 70 ribu sampai Rp 200 ribu.

    (wkn/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Masih Ingat 8 Tempat Wisata Indonesia yang Dulu Terkenal Ini?


    Jakarta

    Masih ingatkah detikers dengan sejumlah tempat wisata Indonesia yang dulunya terkenal? Misalnya di Bandung ada Kampung Gajah Wonderland, kemudian Snowbay Waterpark di TMII.

    Ternyata sekarang nasibnya sudah berubah drastis, tempat-tempat ini sudah tutup, terbengkalai, dan ada yang sudah tak berbekas. Mana sajakah tempat wisata tersebut? Simak artikel ini untuk mengetahui kabar dari tempat-tempat tersebut.

    8 Tempat Wisata yang Dulunya Terkenal

    Berdasarkan catatan detikcom, berikut ini 8 tempat wisata yang dulunya terkenal tetapi kini sudah tak lagi beroperasi:


    1. Snowbay Waterpark di TMII

    Snowbay Waterpark TMIISnowbay Waterpark TMII. (Putu Intan/detikcom)

    Bagi anak-anak yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya, dulu mungkin senang mengunjungi Snowbay Waterpark yang berada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Terlebih jika akhir pekan, pasti tempat ini ramai.

    Tapi semenjak ada pandemi COVID-19, taman wisata air ini terpaksa berhenti beroperasi. Setelah dua tahun tutup, tempat wisata ini tak lagi dibuka dan kondisinya terbengkalai.

    Pada Januari 2022 lalu, detikcom sempat mengunjungi lokasi dan ternyata tempat itu dalam proses pembangunan untuk dialihfungsikan menjadi gedung parkir dan fasilitas penunjang lain untuk TMII.

    2. Kampung Gajah Wonderland

    Kampung GajahKampung Gajah. (Whisnu Pradana/detikJabar)

    Kampung Gajah Wonderland berada di Jalan Sersan Bajuri, RT 03/07, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Bandung Barat. Tempat ini memiliki berbagai wahana permainan dan taman rekreasi air yang menarik para wisatawan.

    Tempat rekreasi ini dibuka pada 2009, tetapi umurnya hanya sampai 9 tahun. Sejak 2018, Kampung Gajah Wonderland terpaksa tutup karena pailit.

    Kala itu, harga tiket masuknya Rp 15 ribu saat weekday dan Rp 20 ribu saat weekend. Pengunjung harus membayar lagi jika ingin naik wahana. Tapi ada juga tiket terusan yang dibanderol Rp 200 ribu hingga Rp 250 ribu. Harga tersebut termasuk mahal dibandingkan tempat wisata serupa lainnya.

    Tim detikJabar sempat mengunjungi lokasi tersebut tahun lalu. Beberapa bangunannya masih berdiri kokoh, tetapi sudah tak ada lagi patung-patung gajah yang menjadi ikon.

    Tempat patung gajah itu kini difungsikan sebagai tempat untuk menjual tanaman yang dijalankan oleh warga setempat.

    3. Taman Remaja Surabaya

    taman remaja surabayaTaman Remaja Surabaya. (Deny Prastyo Utomo/detikcom)

    Taman Remaja Surabaya (TRS) menjadi salah satu tempat rekreasi kebanggaan warga Surabaya. Tempat ini sangat merakyat karena harganya terjangkau. Pengunjung dapat menikmati sekitar 20 wahana permainan.

    Namun taman hiburan yang berdiri sejak 1971 itu ditutup karena kontrak kerja sama dengan pengelola sudah habis. Sempat ditutup sejak 2018, lokasi TRS kini dialihfungsikan oleh Pemkot Surabaya menjadi tempat konser dengan kapasitas 35-40 ribu.

    4. Taman Festival Bali

    Taman Festival BaliTaman Festival Bali. (dok. denpasarkota.go.id)

    Taman Festival Bali pada 1997 adalah tempat wisata populer di kawasan Denpasar. Dulu tempat ini megah dan selalu menjadi tujuan wisata bagi siapa saja yang datang ke Bali.

    Namun tempat ini sudah lama tutup dan terbengkalai, sehingga terkesan angker. Kondisi ini ternyata membuat sebagian orang penasaran dengan Taman Festival Bali. Mereka ingin melihat kehororan di sana dan menjadikannya sebagai tempat uji nyali.

    Lokasinya mudah di akses, karena terletak di tepi pantai Padang Galak, Kesiman, Kota Denpasar, Bali.

    5. Depok Fantasi Waterpark

    Depok Fantasi WaterparkDepok Fantasi Waterpark. (dok. Tiket.com)

    Depok Fantasi Waterpark juga dikenal dengan nama Aladin Waterpark. Tempat wisata air ini sebetulnya menjadi pionir rekreasi di Kota Depok. Tapi sayang, tempat ini kabarnya tutup akibat pandemi COVID-19.

    Kini tak ada lagi sisa bangunan waterpark tersebut di Jalan Boulevard Grand Depok City, Depok, sebab lokasinya sudah rata dengan tanah karena digunakan untuk kompleks perumahan.

    6. Hotel Gantung Purwakarta

    Hotel Gantung Purwakarta Skylodge Padjadjaran AnyarHotel Gantung Purwakarta Skylodge Padjadjaran Anyar. (dok. Instagram @skylodge.indonesia)

    Hotel Gantung Purwakarta atau Skylodge Padjadjaran Anyar sempat viral hingga ke luar negeri karena tempat ini sangat unik. Hotel ini menggantung di tebing dengan ketinggian 500 mdpl atau 400 meter di atas tanah.

    Untuk sampai ke hotel tersebut, pengunjung harus melalui tantangan, yaitu memanjat ke atas tebing melalui pijakan-pijakan yang telah dibuat, lalu meluncur dengan flying fox. Lokasinya berada di Gunung Parang, yaitu gunung batu andesit yang memiliki ketinggian 963 mdpl.

    Namun hotel ini sudah tidak beroperasi sejak pandemi COVID-19. Tapi traveler juga bisa naik gunung atau panjat tebing di Gunung Parang.

    7. Wonderia Semarang

    Taman Wonderia SemarangTaman Wonderia Semarang. (Google Street View)

    Taman atau wahana hiburan Wonderia adalah tempat wisata populer di Kota Semarang. Letaknya yang berada di jantung Kota Semarang pun membuatnya mudah ditemukan

    Nahas, pada 15 November 2007, terjadi kecelakaan pada wahana permainan plane tower atau balon udara. Wahana tower plane tersebut jatuh dan mengakibatkan 16 orang luka-luka. Bahkan peristiwa serupa pernah terjadi pada Februari 2006.

    Taman Wonderia Semarang itu kemudian ditutup pada 17 November 2007 hingga waktu yang tidak ditentukan. Ada kabar bahwa lokasi taman wisata Wonderia akan diubah menjadi hutan kota.

    8. THR Sriwedari Solo

    anjungan-anjungan di THR Sriwedari dibongkarTHR Sriwedari saat dibongkar. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)

    Terakhir ada Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari di Solo. Tempat ini mirip dengan Taman Remaja Surabaya, yaitu taman hiburan dengan berbagai wahana anak.

    Tak hanya permainan, THR Sriwedari juga menjadi tempat pementasan seni musik, mulai dari dangdut, lagu-lagu Koes Plus, hingga musik rock.

    Tempat ini sangat populer karena berada di tengah kota dan terjangkau. Namun setelah 32 tahun beroperasi, tempat ini harus tutup karena kontrak pengelola dengan Pemkot Solo sudah habis.

    THR Sriwedari kemudian diratakan dengan tanah untuk dijadikan masjid. Namun pembangunan masjid di Taman Sriwedari itu mangkrak karena masalah status kepemilikan tanah.

    Itulah tadi 8 tempat wisata di berbagai daerah di Indonesia yang dulunya terkenal, tetapi kini sudah tutup, terbengkalai, bahkan sudah tidak berbekas.

    (bai/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Mengenal Senyawa Nitrit, Pemicu Keracunan MBG di Bandung Barat


    Jakarta

    Kasus keracunan massal yang menimpa 1.315 siswa di Bandung Barat bikin geger publik. Dari hasil investigasi Badan Gizi Nasional (BGN), ditemukan kadar nitrit yang sangat tinggi pada hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disantap para siswa.

    Senyawa ini ditemukan terutama pada sampel melon dan lotek, dengan kadar mencapai 3,91 mg/L dan 3,54 mg/L. Padahal menurut US Environmental Protection Agency (EPA), batas aman nitrit dalam minuman hanya 1 mg/L. Artinya, kadar dalam sampel makanan itu nyaris empat kali lipat dari batas maksimum yang disarankan.

    Temuan ini memunculkan pertanyaan besar: sebenarnya seberapa berbahaya nitrit bagi tubuh, dan dari mana zat ini bisa muncul dalam makanan?


    Apa Itu Nitrit dan Kenapa Bisa Berbahaya?

    Nitrit adalah senyawa kimia turunan nitrogen yang sering terbentuk dari hasil reduksi nitrat yaitu senyawa yang banyak ditemukan di tanah, air, dan tanaman. Dalam kondisi tertentu, seperti penyimpanan yang tidak higienis atau pengolahan yang kurang tepat, nitrat bisa berubah menjadi nitrit akibat aktivitas bakteri.

    Selain muncul secara alami, nitrit juga sengaja ditambahkan dalam industri pangan sebagai bahan pengawet, terutama pada produk seperti sosis, kornet, ham, dan daging asap. Tujuannya adalah untuk mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya dan menjaga warna serta rasa daging tetap menarik.

    Namun, jika kadarnya berlebihan, nitrit bisa berbalik jadi racun. Dalam tubuh, nitrit mampu mengubah hemoglobin menjadi methemoglobin, yaitu bentuk hemoglobin yang tidak bisa mengikat oksigen dengan baik. Kondisi ini disebut methemoglobinemia dan bisa membuat tubuh kekurangan oksigen.

    Dalam jangka panjang, nitrit juga bisa membentuk nitrosamin yaitu senyawa yang bersifat karsinogenik atau pemicu kanker, terutama jika makanan yang mengandung nitrit dipanaskan berulang kali atau dibakar pada suhu tinggi.

    Sumber Nitrit dan Makanan yang Mudah Tercemar

    Senyawa nitrit memang bisa terbentuk secara alami di beberapa jenis makanan, terutama dari bahan yang mengandung nitrat tinggi. Tapi, ada juga pangan yang rawan mengalami cemaran nitrit tambahan akibat proses pengolahan, penyimpanan, atau kontaminasi mikroba.

    Menurut beberapa penelitian, nitrit bisa berasal dari banyak sumber, baik alami maupun akibat kontaminasi. Ini beberapa di antaranya:

    1. Daging olahan dan produk pengawet

    Penelitian dari Jurnal Food Additives & contaminants, tahun 2020 menunjukkan bahwa nitrit digunakan sebagai bahan tambahan untuk mencegah bakteri dan menjaga warna daging tetap merah muda. Karena itu, sosis, bacon, atau kornet bisa mengandung nitrit dalam batas tertentu.

    2. Sayuran berdaun hijau seperti bayam, selada, dan sawi

    Sayuran ini kaya nitrat secara alami. Dalam kondisi penyimpanan yang lembab atau tidak higienis, bakteri di permukaan daun bisa mengubah nitrat menjadi nitrit. Menurut penelitian, kadar nitrit meningkat signifikan bila sayur disimpan lebih dari 48 jam pada suhu ruang.

    3. Buah-buahan seperti melon dan semangka

    Meski jarang disangka, buah berair juga bisa jadi media tumbuh bakteri pengubah nitrat menjadi nitrit, terutama bila sudah dikupas, dipotong, lalu dibiarkan terbuka terlalu lama. Hal inilah yang juga ditemukan pada kasus Bandung Barat, di mana sisa buah melon mengandung nitrit tinggi.

    4. Air yang terkontaminasi

    Menurut Journal Water and Health tahun 2023, Air tanah atau sumur di area pertanian kadang mengandung nitrat tinggi dari pupuk. Bila air ini digunakan mencuci atau memasak makanan tanpa pengolahan memadai, nitrit bisa ikut masuk ke dalam tubuh.

    5. Penyimpanan dan kontaminasi silang

    Kondisi dapur yang lembab, suhu ruang tinggi, serta alat masak yang tidak bersih bisa mempercepat konversi nitrat menjadi nitrit.

    Gejala Keracunan Nitrit, Tidak Selalu Diare

    Gejala yang muncul akibat keracunan nitrit bisa berbeda dari keracunan makanan biasa. Dalam kasus Bandung Barat, sebagian besar siswa justru mengalami mual, muntah, dan nyeri lambung dibandingkan diare.

    “Sekitar 36 persen korban mengalami gangguan di saluran cerna bagian atas, sementara diare hanya 3 persen,” jelas Ketua Tim Investigasi Independen BGN, Dra Karimah Muhammad Apt.

    Selain itu, gejala pusing dan kepala terasa ringan juga banyak dilaporkan. Hal ini disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah akibat paparan nitrit. Sekitar 29 persen korban mengalami gejala ini.

    Dalam beberapa kasus, lemas dan sesak napas juga bisa muncul karena kadar oksigen di darah menurun. Ini terjadi saat nitrit mengubah hemoglobin menjadi methemoglobin. Gejala beratnya bisa berupa kulit kebiruan, jari-jari terasa kram, bahkan penurunan kesadaran.

    Penanganan Keracunan Nitrit: Fokus pada Oksigen dan Cairan Tubuh

    Meski terdengar menakutkan, sebagian besar kasus keracunan nitrit bisa ditangani dengan baik jika segera mendapat pertolongan medis.

    Menurut laporan BGN, 93 persen korban di Bandung Barat langsung diperbolehkan pulang setelah mendapat observasi dan obat oral, seperti paracetamol, ondansetron, atau omeprazol. Hanya 7 persen yang perlu rawat inap untuk infus cairan dan observasi lanjutan.

    Penanganan medis umumnya meliputi:

    • Pemberian oksigen bagi pasien yang tampak sesak atau kadar oksigennya turun.
    • Terapi cairan intravena (seperti Ringer Laktat atau Dextrose) untuk menjaga keseimbangan tubuh.
    • Methylene blue dapat diberikan pada kasus berat yang disertai methemoglobinemia, di bawah pengawasan dokter.
    • Jika gejala ringan, seperti mual atau nyeri lambung, cukup diberikan terapi suportif dan observasi ketat.

    Bisa Ditangani, Asal Pengolahan Pangan Tepat

    Kasus ini jadi pengingat penting bahwa sumber keracunan makanan tak selalu berasal dari bakteri. Senyawa kimia seperti nitrit pun dapat menjadi penyebab serius.

    Agar hal serupa tidak terulang, berikut langkah pencegahan yang disarankan menurut beberapa penelitian:

    • Pastikan bahan makanan disimpan dalam suhu dingin dan tidak terlalu lama sebelum diolah.
    • Gunakan air bersih yang sudah melalui proses filtrasi atau perebusan.
    • Hindari penggunaan bahan pengawet nitrit berlebihan pada produk olahan.
    • Perhatikan kebersihan alat masak dan hindari kontaminasi silang.
    • Terapkan sistem keamanan pangan seperti HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points) di dapur sekolah, katering, atau penyedia makanan massal.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Mengenal Senyawa Nitrit, Pemicu Keracunan MBG di Bandung Barat


    Jakarta

    Kasus keracunan massal yang menimpa 1.315 siswa di Bandung Barat bikin geger publik. Dari hasil investigasi Badan Gizi Nasional (BGN), ditemukan kadar nitrit yang sangat tinggi pada hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disantap para siswa.

    Senyawa ini ditemukan terutama pada sampel melon dan lotek, dengan kadar mencapai 3,91 mg/L dan 3,54 mg/L. Padahal menurut US Environmental Protection Agency (EPA), batas aman nitrit dalam minuman hanya 1 mg/L. Artinya, kadar dalam sampel makanan itu nyaris empat kali lipat dari batas maksimum yang disarankan.

    Temuan ini memunculkan pertanyaan besar: sebenarnya seberapa berbahaya nitrit bagi tubuh, dan dari mana zat ini bisa muncul dalam makanan?


    Apa Itu Nitrit dan Kenapa Bisa Berbahaya?

    Nitrit adalah senyawa kimia turunan nitrogen yang sering terbentuk dari hasil reduksi nitrat yaitu senyawa yang banyak ditemukan di tanah, air, dan tanaman. Dalam kondisi tertentu, seperti penyimpanan yang tidak higienis atau pengolahan yang kurang tepat, nitrat bisa berubah menjadi nitrit akibat aktivitas bakteri.

    Selain muncul secara alami, nitrit juga sengaja ditambahkan dalam industri pangan sebagai bahan pengawet, terutama pada produk seperti sosis, kornet, ham, dan daging asap. Tujuannya adalah untuk mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya dan menjaga warna serta rasa daging tetap menarik.

    Namun, jika kadarnya berlebihan, nitrit bisa berbalik jadi racun. Dalam tubuh, nitrit mampu mengubah hemoglobin menjadi methemoglobin, yaitu bentuk hemoglobin yang tidak bisa mengikat oksigen dengan baik. Kondisi ini disebut methemoglobinemia dan bisa membuat tubuh kekurangan oksigen.

    Dalam jangka panjang, nitrit juga bisa membentuk nitrosamin yaitu senyawa yang bersifat karsinogenik atau pemicu kanker, terutama jika makanan yang mengandung nitrit dipanaskan berulang kali atau dibakar pada suhu tinggi.

    Sumber Nitrit dan Makanan yang Mudah Tercemar

    Senyawa nitrit memang bisa terbentuk secara alami di beberapa jenis makanan, terutama dari bahan yang mengandung nitrat tinggi. Tapi, ada juga pangan yang rawan mengalami cemaran nitrit tambahan akibat proses pengolahan, penyimpanan, atau kontaminasi mikroba.

    Menurut beberapa penelitian, nitrit bisa berasal dari banyak sumber, baik alami maupun akibat kontaminasi. Ini beberapa di antaranya:

    1. Daging olahan dan produk pengawet

    Penelitian dari Jurnal Food Additives & contaminants, tahun 2020 menunjukkan bahwa nitrit digunakan sebagai bahan tambahan untuk mencegah bakteri dan menjaga warna daging tetap merah muda. Karena itu, sosis, bacon, atau kornet bisa mengandung nitrit dalam batas tertentu.

    2. Sayuran berdaun hijau seperti bayam, selada, dan sawi

    Sayuran ini kaya nitrat secara alami. Dalam kondisi penyimpanan yang lembab atau tidak higienis, bakteri di permukaan daun bisa mengubah nitrat menjadi nitrit. Menurut penelitian, kadar nitrit meningkat signifikan bila sayur disimpan lebih dari 48 jam pada suhu ruang.

    3. Buah-buahan seperti melon dan semangka

    Meski jarang disangka, buah berair juga bisa jadi media tumbuh bakteri pengubah nitrat menjadi nitrit, terutama bila sudah dikupas, dipotong, lalu dibiarkan terbuka terlalu lama. Hal inilah yang juga ditemukan pada kasus Bandung Barat, di mana sisa buah melon mengandung nitrit tinggi.

    4. Air yang terkontaminasi

    Menurut Journal Water and Health tahun 2023, Air tanah atau sumur di area pertanian kadang mengandung nitrat tinggi dari pupuk. Bila air ini digunakan mencuci atau memasak makanan tanpa pengolahan memadai, nitrit bisa ikut masuk ke dalam tubuh.

    5. Penyimpanan dan kontaminasi silang

    Kondisi dapur yang lembab, suhu ruang tinggi, serta alat masak yang tidak bersih bisa mempercepat konversi nitrat menjadi nitrit.

    Gejala Keracunan Nitrit, Tidak Selalu Diare

    Gejala yang muncul akibat keracunan nitrit bisa berbeda dari keracunan makanan biasa. Dalam kasus Bandung Barat, sebagian besar siswa justru mengalami mual, muntah, dan nyeri lambung dibandingkan diare.

    “Sekitar 36 persen korban mengalami gangguan di saluran cerna bagian atas, sementara diare hanya 3 persen,” jelas Ketua Tim Investigasi Independen BGN, Dra Karimah Muhammad Apt.

    Selain itu, gejala pusing dan kepala terasa ringan juga banyak dilaporkan. Hal ini disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah akibat paparan nitrit. Sekitar 29 persen korban mengalami gejala ini.

    Dalam beberapa kasus, lemas dan sesak napas juga bisa muncul karena kadar oksigen di darah menurun. Ini terjadi saat nitrit mengubah hemoglobin menjadi methemoglobin. Gejala beratnya bisa berupa kulit kebiruan, jari-jari terasa kram, bahkan penurunan kesadaran.

    Penanganan Keracunan Nitrit: Fokus pada Oksigen dan Cairan Tubuh

    Meski terdengar menakutkan, sebagian besar kasus keracunan nitrit bisa ditangani dengan baik jika segera mendapat pertolongan medis.

    Menurut laporan BGN, 93 persen korban di Bandung Barat langsung diperbolehkan pulang setelah mendapat observasi dan obat oral, seperti paracetamol, ondansetron, atau omeprazol. Hanya 7 persen yang perlu rawat inap untuk infus cairan dan observasi lanjutan.

    Penanganan medis umumnya meliputi:

    • Pemberian oksigen bagi pasien yang tampak sesak atau kadar oksigennya turun.
    • Terapi cairan intravena (seperti Ringer Laktat atau Dextrose) untuk menjaga keseimbangan tubuh.
    • Methylene blue dapat diberikan pada kasus berat yang disertai methemoglobinemia, di bawah pengawasan dokter.
    • Jika gejala ringan, seperti mual atau nyeri lambung, cukup diberikan terapi suportif dan observasi ketat.

    Bisa Ditangani, Asal Pengolahan Pangan Tepat

    Kasus ini jadi pengingat penting bahwa sumber keracunan makanan tak selalu berasal dari bakteri. Senyawa kimia seperti nitrit pun dapat menjadi penyebab serius.

    Agar hal serupa tidak terulang, berikut langkah pencegahan yang disarankan menurut beberapa penelitian:

    • Pastikan bahan makanan disimpan dalam suhu dingin dan tidak terlalu lama sebelum diolah.
    • Gunakan air bersih yang sudah melalui proses filtrasi atau perebusan.
    • Hindari penggunaan bahan pengawet nitrit berlebihan pada produk olahan.
    • Perhatikan kebersihan alat masak dan hindari kontaminasi silang.
    • Terapkan sistem keamanan pangan seperti HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points) di dapur sekolah, katering, atau penyedia makanan massal.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com