Tag: bantuan kuliah

  • Beasiswa Djarum Plus 2024 Buka Pendaftaran, Bisa Dapat Uang Saku Rp 12 Juta



    Jakarta

    Detikers sedang mencari beasiswa? Kabar baik, Beasiswa Djarum Plus 2024 telah dibuka. Pendaftaran bisa dilakukan mulai 27 Maret 2024 hingga 30 Mei 2024.

    Keuntungan menjadi Beswan Djarum (penerima beasiswa) bisa mendapatkan dana pendidikan Rp 1 juta per bulan selama satu tahun. Juga, penerima akan dibekali berbagai soft skill seperti nation building, character building, leadership development, competition challenges, serta international exposure.

    Tak hanya itu, setelah dilatih para penerima akan menerapkan keterampilannya dengan melibatkan diri langsung ke dalam sebuah community empowerment. Lantas, siapa saja yang bisa menerima Beasiswa Djarum Plus 2024 ini?


    Simak persyaratan dan alur daftarnya berikut ini ya!

    Syarat Pendaftaran Beasiswa Djarum Plus 2024

    • Mahasiswa aktif S1/D4 di semester 4 (bisa dari semua disiplin ilmu).
    • Mempunyai IPK minimal 3,00 pada semester 3 dan dapat mempertahankannya pada semester 4.
    • Aktif ikut organisasi di dalam maupun luar kampus.
    • Tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain.
    • Berkuliah di kampus mitra Beasiswa Djarum Plus.
    • Berkas Persyaratan Daftar Beasiswa Djarum Plus 2024
    • Scan pasfoto berwarna berukuran 4×6 cm dengan memakai jas almamater (format jpg/png dengan ukuran maksimal 500 KB).
    • Scan KTP (format jpg/png dengan ukuran maksimal 500 KB).
    • Scan kartu tanda mahasiswa (format jpg/png dengan ukuran maksimal 500 KB).
    • Scan transkrip nilai yang telah dilegalisir kampus sampai semester 3 (format pdf dengan ukuran maksimal 1 MB).
    • Scan surat keterangan/aktif organisasi/kepanitiaan/prestasi (format pdf dengan ukuran maksimal 1 MB).
    • Scan surat keterangan dari kampus yang menyatakan tidak sedang menerima beasiswa lain (format jpg/png dengan ukuran maksimal 500 KB).

    Alur Pendaftaran Beasiswa Djarum Plus 2024

    1. Membuka laman https://register.djarumbeasiswaplus.org/.
    2. Mengisi form pendaftaran online dengan data yang lengkap.
    3. Setelah mendaftar, pendaftar akan menerima email konfirmasi pendaftaran.
    4. Jika berkas lolos seleksi, maka pendaftar akan menerima undangan tes tulis via email atau SMS
    5. Melakukan tes tulis online.
    6. Pendaftar yang lolos tes akan diundang wawancara.
    7. Hasil seleksi diumumkan pada website resmi https://djarumbeasiswaplus.org/.

    Daftar Kampus Mitra Beasiswa Djarum Plus 2024

    1. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
    2. Universitas Padjadjaran (Unpad)
    3. Institut Teknologi Bandung (ITB)
    4. Institut Pertanian Bogor (IPB)
    5. Universitas Airlangga (Unair)
    6. Universitas Brawijaya (UB)
    7. Universitas Diponegoro (Undip)
    8. Universitas Negeri Semarang (Unnes)
    9. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
    10. Universitas Sebelas Maret (UNS)
    11. Dan masih banyak lagi kampus mitra beasiswa ini. Detikers bisa melihatnya DI SINI ya.

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa Djarum Plus 2024

    • Pendaftaran online: 27 Maret – 30 Mei 2024
    • Seleksi administrasi: 31 Mei – 9 Juni 2024
    • Tes tulis online: 10 – 23 Juni 2024
    • Tes tulis offline & wawancara: 24 Juni – 31 Agustus 2024
    • Pengumuman: 1 September 2024

    Bagaimana detikers, tertarik dengan beasiswa ini? Ayo segera daftarkan dirimu sebelum ditutup!

    (cyu/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Kemenkes Buka Beasiswa D3-S3 untuk Nakes, Cek Syaratnya!



    Jakarta

    Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyediakan beasiswa Tugas Belajar bagi tenaga kesehatan (nakes) yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan tinggi. Pendaftaran dibuka mulai 4 Januari 2024 sampai 10 Februari 2024.

    Melansir laman Kemenkes, program beasiswa ini merupakan usaha Kemenkes dalam menyediakan tenaga kesehatan dan SDM kesehatan yang berkualitas. Oleh karena itu, beasiswa ditujukan kepada nakes dan SDM yang berstatus sebagai PNS serta nakes yang sudah menyelesaikan program Nusantara Sehat.

    Lewat beasiswa ini, peserta dapat meningkatkan kualifikasi jenjang pendidikannya dari D3 ke D4/S1 atau Profesi. Prioritas dari penerima bantuan ini adalah nakes yang berasal dari daerah prioritas, Daerah Terpencil Perbatasan Kepulauan (DTPK), dan Daerah Bermasalah Kesehatan (DBK).


    Apa saja persyaratan untuk mendaftar beasiswa ini? Berikut informasi lebih lengkapnya!

    Jenis Jenjang Pendidikan yang Bisa Dipilih

    1. Sarjana, Sarjana Terapan
    2. Sarjana + Profesi, Sarjana Terapan + Profesi
    3. Magister, Magister Terapan
    4. Magister + Spesialis (khusus keperawatan)
    5. Profesi
    6. Spesialis (keperawatan)
    7. Doktoral (khusus jabatan fungsional dosen atau Widyaiswara di lingkungan Kemenkes)

    Syarat Penerima Beasiswa Tugas Belajar Kemenkes

    1. PNS Kemenkes/PNS Daerah

    • Sudah bekerja dan diangkat menjadi PNS minimal satu tahun
    • Mendapatkan izin dan persetujuan dari atasan tempat bekerja
    • PNS yang berasal dari daerah harus mendapat izin dari Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah
    • Lulus seleksi administrasi dari Sekretariat Unit Utama/Dinkes Provinsi dan seleksi akademik dari institusi pendidikan tempat Tugas Belajar dilaksanakan
    • PNS yang jabatannya struktural/fungsional dapat dibebaskan/tidak dibebaskan dari jabatan sesuai ketentuan perundang-undangan
    • Sehat jasmani dan rohani dibuktikan surat keterangan dokter
    • Melampirkan surat pernyataan kesediaan ditugaskan kembali pada unit kerja pengusul
    • Melampirkan surat pernyataan tidak akan mengajukan tugas belajar sebelum menyelesaikan kewajiban masa pengabdian selama 2x masa Tugas Belajar
    • Tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin sedang/berat selama dua tahun terakhir dan dinyatakan oleh pimpinan unit kerja pengusul
    • Gelar terakhir sudah tercantum dalam SK Kepangkatan atau Surat Pencantuman Gelar Pendidikan terakhir
    • Bagi pendaftar D3 ke D4/S1/S2/Profesi berusia maksimal 45 tahun dan pendaftar S2 ke S3 berusia maksimal 50 tahun (per 1 September 2024).
    • Tidak pernah gagal dalam tugas belajar sebelumnya bagi peserta yang sudah pernah Tugas Belajar
    • Tidak mengundurkan diri setelah dinyatakan sebagai penerima beasiswa
    • Tidak sedang dalam proses pindah kerja ke instansi lain
    • Tidak menerima beasiswa dari sumber lain
    • Pendaftar yang telah mengikuti Tugas Belajar sebelumnya harus sudah mengabdi minimal 2x masa pendidikan Tugas Belajar sebelumnya
    • Belum memiliki gelar sesuai dengan jenjang yang akan ditempuh
    • Beasiswa hanya berlaku untuk kelas reguler
    • Peminatan yang diambil harus linear dengan pendidikan sebelumnya
    • Pendaftar yang merupakan calon peserta Tugas Belajar (on going/parsial) memiliki minimal sisa masa pendidikan masih lebih dari/sama dengan dua semester sesuai kurikulum

    2. Calon Peserta Pasca Nusantara Sehat

    • Melampirkan ijazah pendidikan terakhir
    • Melampirkan Surat Keputusan Pengangkatan Peserta Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan dalam Mendukung Program Nusantara Sehat dari Kemenkes
    • Melampirkan surat keterangan selesai masa penugasan untuk Penugasan Khusus Tenaga Kesehatan dalam mendukung program Nusantara Sehat dari dinkes daerah/kota/kabupaten tempat bertugas
    • Melampirkan rekomendasi dari Direktorat Pendayagunaan Tenaga Kesehatan
    • Sudah menyelesaikan masa penugasan sesuai ketentuan perundang-undangan
    • Mendaftar paling lama tiga tahun setelah masa penugasan Nusantara Sehat
    • Sehat jasmani dan rohani dibuktikan surat keterangan dokter
    • Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain
    • Tidak sedang dalam proses pidana atau menjalani hukuman tindak pidana
    • Tidak pernah diberhentikan, gagal atau dibatalkan dalam beasiswa Kemenkes
    • Lulus seleksi administrasi di Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan
    • Lulus seleksi akademik di institusi pendidikan yang dituju
    • Jika peserta Tugas Belajar Pasca Nusantara Sehat diterima sebagai ASN selama proses rekrutmen, maka akan diberhentikan sebagai peserta Tugas Belajar

    Itulah informasi seputar beasiswa Tugas Belajar dari Kemenkes bagi nakes yang ingin melanjutkan pendidikannya. Lebih lengkapnya bisa diihat DI SINI ya

    (cyu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / nathan dumlao
  • Beasiswa S2 dan S3 Fulbright 2024 Dibuka, Cek Syaratnya di Sini!


    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa Fulbright 2024 untuk studi S2 dan S3 masih dibuka. Pendaftaran akan ditutup pada 15 Februari 2024.

    Melansir laman AMINEF Indonesia, beasiswa Fulbright ini menyediakan bantuan kuliah untuk warga Indonesia dan Amerika Serikat (AS). Penyedia beasiswa ini adalah American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF).

    Beasiswa Fulbright berlaku bagi semua jurusan yang ada di kampus AS kecuali kedokteran. Bantuan kuliah yang disediakan berupa biaya kuliah, akomodasi pesawat, asuransi kecelakaan/penyakit, pemeliharaan bulanan, buku, laptop, tunjangan perjalanan, dan kegiatan profesional.


    Apa saja syarat mendaftar beasiswa Fulbright 2024? Simak informasi selengkapnya di bawah ini!

    Syarat Daftar Beasiswa Fulbright 2024

    Program S2

    • WNI
    • Bukan karyawan atau anggota keluarga karyawan yang bekerja di AMINEF, Kedutaan Besar AS atau Departemen Luar Negeri AS
    • Memiliki gelar sarjana (S1)
    • Memiliki IPK minimal 3.0 (skala 4.0)
    • Memiliki skor TOEFL ITP minimal 550, atau skor TOEFL iBT 80, atau skor IELTS 6,5, atau skor Duolingo 110
    • Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain
    • Memiliki kualitas kepemimpinan dan menunjukkan pengalaman dalam pelayanan masyarakat
    • Memiliki persiapan dan menunjukkan komitmen terhadap bidang studi pilihan mereka
    • Mahir berbahasa Inggris
    • Memiliki catatan akademis yang baik
    • Berkomitmen menyelesaikan studi penuh waktu dan melakukan penelitian di AS
    • Berkomitmen pulang ke Indonesia setelah menyelesaikan studi
    • Mempunyai masa bekerja minimal selama 5 tahun sebelum mencapai masa pensiun, setelah menyelesaikan program beasiswa

    Program S3

    • WNI
    • Memiliki gelar S1 dan S2
    • Memiliki IPK minimal 3.0 (skala 4.0)
    • Memiliki skor TOEFL ITP minimal 575, atau skor TOEFL iBT 90, atau skor IELTS 7.0, atau skor Duolingo 120
    • Berkomitmen kembali ke posisi akademis sebelumnya setelah menyelesaikan gelar
    • Memiliki kualitas kepemimpinan dan menunjukkan pengalaman dalam pelayanan masyarakat
    • Berkomitmen tinggi terhadap bidang studi yang dipilih
    • Mahir berbahasa Inggris
    • Memiliki catatan akademis yang baik
    • Berkomitmen menyelesaikan studi penuh waktu dan melakukan penelitian di AS
    • Berkomitmen kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program beasiswa
    • Dosen tetap di kampus Indonesia dan memiliki NIDN yang sedang menunggu keputusan kelulusan beasiswa di bawah Kemendikbudristek bisa mendaftar beasiswa Fulbright

    Dokumen Persyaratan Beasiswa Fulbright 2024

    Program S2

    1. Formulir pendaftaran
    2. Fotokopi hasil tes TOEFL ITP terbaru (maksimal 2 tahun terakhir)
    3. Dua surat referensi dari pimpinan kerja atau dosen universitas
    4. Fotokopi transkrip akademik dan ijazah (dalam bahasa Indonesia dan Inggris)
    5. Fotokopi KTP atau paspor
    6. Curriculum Vitae (CV)

    Program S3

    1. Lamaran berisi tujuan studi, pernyataan pribadi, bibliografi karya, dan contoh tulisan
    2. Fotokopi hasil tes TOEFL ITP terbaru (maksimal 2 tahun terakhir)
    3. Dua surat referensi dari pimpinan kerja atau dosen universitas
    4. Fotokopi transkrip akademik dan ijazah (dalam bahasa Indonesia dan Inggris)
    5. Fotokopi KTP atau paspor
    6. Curriculum Vitae (CV)

    Pendaftaran beasiswa Fulbright 2024 ini bisa dilakukan secara online lewat laman https://stu.aminef.or.id/grantee/. Pelamar juga bisa mengirimkan hardcopy dokumen lamaran ke kantor AMINEF Jakarta langsung. Selamat mencoba!

    (cyu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / nathan dumlao
  • 7.607 Mahasiswa ITB Dapat Beasiswa di 2023, Ini Cerita dari Para Penerima



    Jakarta

    Institut Teknologi Bandung (ITB) telah menyalurkan 7.607 beasiswa kepada mahasiswanya pada 2023. Beasiswa tersebut berasal dari 12 mitra beasiswa pemerintah dan 66 mitra beasiswa non-pemerintah.

    Dalam keterangan resmi di laman ITB, kedua jenis beasiswa tersebut digelontarkan oleh ITB kepada mahasiswa setiap tahun. Pada 2023, total penerima beasiswa pemerintah berjumlah 5.464 orang dan non pemerintah sebanyak 2.143 orang.

    Ragam Cerita Penerima Beasiswa

    Salah satu penerima beasiswa yakni Hendrik Aziz Zulfikar mengaku berkat beasiswa ia dapat melanjutkan studi ke perguruan tinggi impiannya. Ia diterima di jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB.


    “Saya berasal dari keluarga menengah ke bawah, tapi saya berkeinginan besar untuk mengikuti perkuliahan yang baik. Salah satu jalan bagi saya untuk mendapatkan hal tersebut adalah dengan beasiswa,” ungkapnya, dilansir dari laman ITB, Kamis (21/12/2023).

    Hendrik adalah penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Lewat beasiswa tersebut Hendrik dapat membayar uang kuliah secara gratis dan mendapat tunjangan uang saku.

    “Dengan beasiswa ini, ada dua hal yang saya terima, yakni pembebasan UKT dan uang saku. Saya juga mendapatkan banyak manfaat lainnya, seperti pelatihan karakter atau leadership, yang bermanfaat bagi soft skill saya,” ujarnya.

    Kemudian, mahasiswa lain yang menerima beasiswa adalah Habiba Azmiyatus Sholihah dari jurusan Kimia, FMIPA, angkatan 2021. Ia berhasil mendapat Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) atau beasiswa yang diberikan kepada para penerima medali OSN.

    “Manfaat dari beasiswa ini, pertama biaya bulanan berperiode, mendapatkan biaya UKT yang dibayarkan sepenuhnya oleh BPI, dan biaya buku selama setahun sekali,” ungkap Habiba.

    Penerima beasiswa lainnya adalah Azka Nurawwali Sakhiyyah dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) angkatan 2023. Setelah dinyatakan lolos SNBT 2023 di ITB, ia menerima beasiswa alumni ITB.

    “Pihak Ditmawa (Direktorat Kemahasiswaan ITB) memberikan informasi tentang beasiswa alumni ITB. Kemudian saya mencari info pendaftaran beasiswa tersebut. Saya melakukan berbagai persyaratannya dan alhamdulillah saya mendapatkannya. Manfaat dari beasiswa ini meringankan beban orang tua. Jadi orang tua saya tidak perlu memikirkan biaya UKT lagi,” ungkapnya.

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Catatan Penting! 5 Hal Ini Wajib Diperhatikan saat Daftar KIP Kuliah 2024



    Jakarta

    Pendaftaran KIP Kuliah 2024 telah dibuka mulai 12 Februari 2023 hingga 31 Oktober 2024. Bagi siswa yang akan mendaftar, wajib memperhatikan terlebih dahulu lima hal penting yang wajib ada saat daftar.

    Hal tersebut disampaikan oleh Tim Teknis KIP Kuliah Kemdikbud, Sony Hartono Wijaya pada acara Sosialisasi Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka Tahun 2024 yang disiarkan langsung pada Youtube Kemdikbud, Senin (12/2/2024).

    “Ada beberapa catatan penting yang selama ini menghambat proses pendaftaran adik-adik ketika ingin mengikuti program KIP Kuliah,” katanya.


    Pendaftaran akun KIP Kuliah 2024 bisa dilakukan secara mandiri atau oleh perguruan tinggi. Namun, Sony lebih merekomendasikan untuk melakukan pendaftaran secara mandiri.

    “Kami rekomendasikan daftar secara mandiri, walaupun implementasi di lapangan itu bisa saja secara kasus-kasus khusus ketika perguruan tinggi melakukan verifikasi dan validasi kelayakan ternyata ditemukan ada siswa yang kurang mampu tapi layak sebagai penerima KIP Kuliah,” kata Sony.

    Selain itu, Sony mengatakan pada seleksi KIP Kuliah tahun ini, terdapat ketentuan baru yakni pendaftaran hanya bisa dilakukan oleh mahasiswa yang diterima di perguruan tinggi dan prodi yang telah terakreditasi lembaga pemerintah.

    “Di tahun ini, itu hanya bisa ditetapkan sebagai penerima KIP Kuliah kalau adik-adik diterima masuk di perguruan tinggi dan program studi yang terakreditasi,” bebernya.

    Pendaftaran KIP Kuliah akan bersamaan dengan jadwal pendaftaran masing-masing seleksi. Siswa bisa mendaftar dan membuat akun KIP Kuliah mulai H-1 pendaftaran jalur SNBP, SNBT atau Jalur Mandiri.

    Hal yang Wajib Diperhatikan saat Daftar KIP Kuliah 2024

    1. Pastikan data tercatat di Dapodik benar
    2. Pastikan NIK milik pribadi
    3. Mendaftar dengan menggunakan alamat email yang aktif dan email pribadi
    4. Diterima di perguruan tinggi dan prodi terakreditasi
    5. Apabila ada kesalahan NISN/NPSN/NIK maka:
      – Untuk siswa yang belum lulus, bisa berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk perbaikan NISN/NPSN/NIK
      – Untuk siswa yang sudah lulus, dapat melakukan perbaikan mandiri di laman https://pd.data.kemdikbud.go.id/vervalLulusan/

    Tata Cara Daftar KIP Kuliah 2024

    1. Melakukan pendaftaran secara mandiri di sistem online di kip.kuliah.kemdikbud.go.id
    2. Pada saat pendaftaran, siswa memasukkan NIK, NISN, NPSN dan alamat email yang aktif
    3. Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan melakukan validasi NIK, NISN dan NPSN ke Dapodik Kemendikbud
    4. Jika proses validasi berhasil, sistem KIP Kuliah selanjutnya akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke alamat email yang dibutuhkan
    5. Siswa melengkapi berkas pendaftaran KIP Kuliah dan memilih jenis seleksi yang akan diikuti (SNBP/SNBT/Mandiri)
    6. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di portal atau sistem informasi sesuai jalur yang dipilih pada seleksi masuk di perguruan tinggi
    7. Calon penerima KIP Kuliah yang telah diterima di perguruan tinggi dapat melakukan verifikasi lebih lanjut oleh perguruan tinggi sebelum diusulkan sebagai calon penerima KIP Kuliah

    Jika detikers masih punya banyak pertanyaan seputar KIP Kuliah 2024, bisa temukan jawabannya pada laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/panduan ya.

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S1 Tunisia 2024 Buka Pendaftaran, Masa Studi Cuma 3 Tahun!



    Jakarta

    Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Tunisia membuka pendaftaran beasiswa kuliah S1 di Tunisia bagi siswa di Indonesia. Pendaftaran dibuka hingga 30 Juni 2024.

    Ada sebanyak 9 pilihan universitas yang difasilitasi beasiswa ini. Pelamar bisa memilih salah satunya, sesuai dengan minat dan tujuan yang diinginkan.

    Pada laman resmi PPI Tunisia, telah dijelaskan gambaran singkat jika mengambil kuliah S1 di Tunisia. Mahasiswa dituntut mampu membuat makalah dengan cepat dan tepat dengan disertai data dan analisa yang kuat.


    Pembelajaran di Tunisia mengacu pada sistem di Prancis. Masa studi S1 bisa dijalani dalam waktu 3 tahun saja (tanpa mengikuti kelas persiapan bahasa) kecuali untuk jurusan kedokteran.

    Detikers tertarik kuliah di Tunisia? Begini syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk bisa kuliah dengan beasiswa tersebut:

    Syarat Daftar Beasiswa S1 Tunisia 2024

    • Mempunyai ijazah SMA/sederajat
    • Mempunyai transkrip nilai SMA/sederajat
    • Membayar biaya administrasi Rp 100 ribu
    • Mengirim dokumen pendaftaran dengan lengkap lewat email panitiacamabappitunisia@gmail.com, terakhir 30 Juni 2024
    • Mematuhi persyaratan dan peraturan yang telah ditetapkan oleh panitia
    • Pelamar diharapkan mengirim berkas dalam satu kali pengiriman dan tersusun rapi.

    Dokumen Syarat Daftar Beasiswa S1 Tunisia 2024

    • Salinan ijazah SMA/sederajat yang telah dilegalisir
    • Salinan transkrip SMA/sederajat yang telah dilegalisir
    • Salinan akta kelahiran
    • Salinan laporan medis yang menunjukkan bahwa pelamar sehat secara medis dari RSUD terdekat
    • Salinan paspor (3 lembar pertama)
    • Salinan foto 3×4 dan 4×6 dalam formasi JPG dengan latar belakang merah putih
    • Salinan ijazah, transkrip, akta kelahiran, dan paspor diterjemahkan ke dalam bahasa Arab
    • Semua dokumen berformat file PDF

    Pilihan Universitas Tujuan

    1. Universitas Az Zaitunah
    2. Universitas Sousse
    3. Universitas 9 Avril
    4. Universitas Manouba
    5. Universitas Kairouan
    6. Universitas Tunis El Manar

    Untuk melihat macam-macam program studi yang tersedia, bisa dilihat di SINI ya.

    Alur Seleksi Beasiswa S1 Tunisia 2024

    1. Pendaftaran
    2. Verifikasi berkas pendaftaran
    3. Webinar bagi peserta
    4. Tes wawancara peserta
    5. Seleksi Kemendikti Tunisia
    6. Pengumuman hasil seleksi.

    Demikian informasi mengenai beasiswa S1 di Tunisia. Semoga bermanfaat ya!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa Kuliah S2-S3 di China Tahun 2025, Cek Syarat & Tunjangannya!



    Jakarta

    Pemerintah China bersama Asean University Network (AUN) membuka beasiswa untuk warga yang tinggal di wilayah ASEAN. Beasiswa ini berlaku untuk program S2 dan S3.

    Indonesia menjadi salah satu sasaran penerima bantuan pendidikan ini bersama negara lainnya yakni Brunei, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

    Beasiswa ini memberi bantuan kuliah bagi mahasiswa magister selama maksimal 3 tahun. Sedangkan bagi mahasiswa doktoral masa pendidikan tidak lebih dari 4 tahun akademik.


    Beasiswa China-AUN 2025 mencakup biaya studi utama dan studi bahasa Mandarin. Apa saja keuntungan yang didapat sebagai awardee beasiswa China-AUN 2025? Melansir laman AUN, berikut informasi selengkapnya:

    Keuntungan Penerima Beasiswa China-AUN 2025

    1. Pembebasan biaya kuliah
    2. Asrama universitas gratis
    3. Subsidi akomodasi
    4. Uang saku bulanan CNY 3.000 (Rp 6,7 juta) per bulan untuk mahasiswa magister
    5. Uang saku bulanan CNY 3.500 (Rp 7,8 juta) per bulan untuk mahasiswa doktoral
    6. Asuransi kesehatan CNY 800 (Rp 1,7 juta) per orang tiap tahunnya
    7. Asuransi kesehatan CNY 400 (Rp 800 ribu) per orang untuk program yang berlangsung kurang dari enam bulan.

    Syarat Daftar Beasiswa China-AUN 2025

    • Warga dari negara ASEAN yakni Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, atau Vietnam
    • Sehat jasmani dan rohani
    • Mempunyai prestasi akademis yang sangat baik dengan gelar sarjana atau sederajat bagi pendaftar magister
    • Berusia di bawah 35 tahun ketika mendaftar program magister
    • Mempunyai prestasi akademis yang sangat baik dengan gelar magister atau sederajat bagi pendaftar doktoral
    • Berusia di bawah 40 tahun ketika mendaftar untuk program doktoral
    • Telah lulus HSK (level 4) saat mendaftar program pascasarjana yang diajarkan dalam bahasa Mandarin
    • Telah memperoleh IELTS atau TOEFL saat mendaftar untuk program pascasarjana yang diajarkan dalam bahasa Inggris
    • Memenuhi persyaratan penerimaan universitas pilihan dalam hal kemahiran bahasa dan kemampuan akademis.

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa China-AUN 2025

    Untuk diajukan secara online:

    • Formulir aplikasi Beasiswa Pemerintah China
    • Salinan pindahan halaman informasi paspor
    • Ijazah dan sertifikat pendidikan tinggi (fotokopi yang diaktakan)
    • Transkrip akademik dalam bahasa Inggris (jika bukan dalam bahasa Inggris maka wajib melampirkan terjemahan)
    • Sertifikat kemahiran bahasa Mandarin dan laporan tes IELTS atau TOEFL
    • Surat LoA
    • Rencana studi atau penelitian yang ditulis dalam bahasa Inggris (tidak kurang dari 1000 kata/karakter untuk pascasarjana)
    • Surat rekomendasi dalam bahasa Inggris dari profesor atau profesor asosiasi
    • Pelamar untuk program seni atau desain harus menyertakan karya sendiri (seperti video dan lukisan)
    • Pemohon yang berusia di bawah 18 tahun harus menyerahkan dokumen resmi wali sahnya di China
    • Pemohon yang akan belajar di China selama lebih dari enam bulan harus menyerahkan fotokopi Formulir Pemeriksaan Fisik Orang Asing.

    Untuk diajukan secara ke Sekretariat AUN:

    • Formulir aplikasi untuk Beasiswa Pemerintah China
    • Salinan paspor halaman depan
    • Ijazah tertinggi yang telah dilegalisir
    • Transkrip akademik
    • Rencana studi atau proposal penelitian
    • Surat rekomendasi
    • Formulir pemeriksaan fisik
    • Laporan catatan non-kriminal
    • Surat penerimaan (LoA)
    • IELTS atau TOEFL yang masih berlaku (untuk program magister atau doktoral yang diajarkan dalam bahasa Inggris)
    • Sertifikat HSK yang masih berlaku (untuk program magister atau doktoral yang diajarkan dalam bahasa China).

    Cara Daftar Beasiswa China-AUN 2025

    • Ajukan permohonan ke universitas tujuan untuk mendapatkan surat prapenerimaan (Letter of Acceptance)
    • Setelah mendapatkan LoA serahkan bersama dokumen lainnya ke Sekretariat AUN di negara setempat
    • Lakukan juga pendaftaran secara daring pada laman http://www.campuschina.org
    • Isi rincian data pribadi secara lengkap dengan mengisi semua informasi, memverifikasi, dan menyimpan informasinya
    • Pilih Kategori Program “Tipe A” kemudian masukkan Nomor Agensi yang benar “00005”
    • Setelah memasukkan nomor agensi, nama agensi yang cocok akan otomatis muncul di halaman
    • Unggah dokumen pendukung termasuk sertifikat kemahiran bahasa
    • Setelah submit pendaftaran pelamar tidak bisa mengubahnya sehingga data dan dokumen yang dipastikan benar

    Jadwal Seleksi Beasiswa China-AUN 2025

    • Deadline pendaftaran: 16 Februari 2025
    • Pengumuman kelulusan: Agustus 2025
    • Awal perkuliahan: September 2025

    Demikian informasi pendaftaran beasiswa China-AUN 2025. Detikers tertarik daftar?

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Kalla 2025 untuk Mahasiswa D3-S1, Bantuan UKT hingga Rp7,5 Juta



    Jakarta

    AZ Hadji Kalla kembali membuka pendaftaran Beasiswa Kalla 2025-2026. Beasiswa ini disediakan untuk mahasiswa S1, D3, dan D4.

    Penerima beasiswa adalah mahasiswa yang memiliki prestasi akademik/olahraga/seni, seorang hafiz, aktif berorganisasi, dan penyandang disabilitas. Tak cuma membiayai UKT, Beasiswa Kalla memberikan kesempatan awardee mengembangkan diri.

    Apa saja syarat dan ketentuan mendaftar Beasiswa Kalla 2025? Mengutip panduan resminya, berikut ketentuan pendaftaran:


    Komponen Pembiayaan Beasiswa Kalla 2025

    • Pembiayaan UKT sesuai kebutuhan hingga Rp7,5 juta per mahasiswa.
    • Pelatihan soft skills dan kepemimpinan melalui program “Kalla Youth Changemaker”.
    • Kesempatan magang di unit Kalla Group
    • Program pengabdian masyarakat di desa binaan melalui Program Desa Bangkit Sejahtera.

    Syarat Daftar Beasiswa Kalla 2025

    Syarat Umum

    • Warga Negara Indonesia
    • Berasal atau berdomisili di provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi tengah, dan Sulawesi Tenggara
    • Mahasiswa S1/D3/D4 dari perguruan tinggi negeri maupun swasta
    • Mahasiswa aktif semester 1 atau 3
    • Tidak sedang menerima beasiswa sejenis
    • Berasal dari keluarga pra-sejahtera
    • Bersedia mengikuti rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas kepemimpinan dan pengembangan diri
    • Bersedia mengikuti rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas sosial.

    Syarat Khusus

    Jalur Akademik 1

    • Mahasiswa dari perguruan tinggi UI, UGM, ITB, Unair, IPB, ITS, Unpad, Undip, UB, dan Binus
    • Nilai rata-rata ijazah SMA/SMK/MA > 80 (skala 0-100)

    Jalur Akademik 2

    • Mahasiswa dari seluruh kampus di Sulsel, Sulbar, Sulteng, Sultra
    • Nilai rata-rata ijazah SMA/SMK/MA > 80 (skala 0-100)

    Jalur Prestasi di Bidang Olahraga dan Seni

    • Memiliki prestasi di salah satu bidang seni atau olahraga dari tingkat lokal/ regional/ nasional/ internasional
    • Memiliki sertifikat atau keterangan resmi prestasi yang telah diraih.

    Jalur Prestasi di Bidang Keaktifan Organisasi

    • Pernah memimpin organisasi intra/ ekstra di tingkat lokal/regional/nasional/internasional
    • Aktif di organisasi baik intra atau ekstra
    • Memiliki sertifikat atau keterangan resmi dari lembaga terkait

    Jalur Disabilitas

    • Mahasiswa penyandang disabilitas
    • Memiliki sertifikat atau keterangan resmi dari lembaga terkait.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Kalla 2025

    • Sosialisasi: 10-14 Juni 2025
    • Pendaftaran: 16 Juni-5 September 2025
    • Seleksi esai dan wawancara: 15 September-10 Oktober 2025
    • Finalisasi: 13-24 Oktober 2025
    • Pengumuman hasil seleksi: 27 Oktober 2025.

    Jika detikers tertarik daftar, bisa melakukannya langsung pada laman https://form.yayasanhadjikalla.or.id/beasiswa_Kalla_2025_2026. Selamat mencoba!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com