Tag: bantuan pendidikan

  • Dana PIP 2025 untuk Kelas Akhir Cair Hari Ini, Segera Cek Rekening!


    Jakarta

    Dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk kelas akhir tahun 2025 mulai dicairkan hari ini, Kamis, 10 April 2025. Sudah cek rekeningmu?

    Sebagai catatan penting, dana PIP yang dicairkan kali ini ditujukan khusus siswa penerima kelas akhir yakni siswa SD kelas 6, SMP kelas 9, dan SMA/SMK kelas 12.

    Diketahui 2.691.743 siswa menjadi penerima dana PIP kali ini dengan total pembiayaan sebesar Rp 1.310.707.575.000.


    Adapun sebaran penerimanya yakni siswa SD/SDLB/Paket A sebanyak 938.160 siswa, SMP/SMPLB/Paket B sebanyak 911.625 siswa, SMA/SMALB/Paket C 399.260 siswa, dan terakhir penerima SMK yakni 442.698 siswa.

    Mereka yang termasuk dalam daftar penerima PIP bisa langsung mencairkan dana bantuan ke teller atau mesin anjungan tunai mandiri (ATM) bank penyalur. Dalam hal ini pemerintah bekerja sama dengan Bank BRI dan Bank BSI (khusus Provinsi Aceh).

    Dikutip dari laman Instagram Sobat PIP dan arsip detikEdu, berikut besaran dana yang diterima dan informasi lainnya. Cek ya!

    Besaran Dana PIP Kelas Akhir

    Pada dasarnya dalam satu tahun, PIP yang diterima siswa berbeda-beda tergantung jenjang pendidikannya. Tetapi untuk kelas akhir akan hanya dihitung satu semester terakhir yakni semester genap. Besaran dana yang diterima adalah:

    Jenjang SD, SDLB, dan Paket A

    • Kelas 6 pada semester genap: Rp 225 ribu

    Jenjang SMP, SMPLB, dan Paket B

    • Kelas 9 pada semester genap: Rp 375 ribu

    Jenjang SMA, SMK, SMALB, dan Paket C

    • Kelas 12 pada semester genap: Rp 900 ribu

    Dana ini bisa digunakan untuk:

    1. Membeli seragam sekolah
    2. Membeli buku dan alat tulis
    3. Membeli sepatu sekolah, tas sekolah, dan perlengkapan sekolah lainnya
    4. Uang ongkos ke sekolah
    5. Uang saku siswa
    6. Kursus atau les siswa
    7. Biaya praktik dan keperluan magang/penempatan kerja.

    Cara Cek Daftar Penerima PIP

    Sebelum mencairkan dana, siswa harus memastikan apakah dirinya termasuk dalam daftar penerima PIP kelas akhir. Langkah-langkah yang bisa dilakukan adalah:

    1. Buka laman SIPINTAR Enterprise atau laman PIP pada tautan https://pip.kemendikdasmen.go.id/home_v1
    2. Gulir ke bawah sampai bertemu fitur “Cari Penerima PIP”
    3. Masukkan nomor induk siswa nasional (NISN) dan NIK siswa
    4. Jumlahkan hasil perhitungan sebagai kode keamanan
    5. Klik tombol Cek Penerima PIP
    6. Laman akan memunculkan nama siswa yang terdata sebagai penerima PIP beserta status dananya.

    Cara Mengambil Dana PIP

    Untuk bisa mengambil dana PIP, peserta perlu memastikan bila rekeningnya telah diaktifkan. Aktivasi rekening bisa dilakukan dengan cara mengunjungi bank penyalur yakni BRI dan BSI khusus siswa di Provinsi Aceh.

    Tahapan yang akan dilalui peserta untuk mengaktifkan rekening yaitu:

    • Siapkan kartu identitas diri seperti kartu keluarga (KK) dan KTP
    • Kunjungi bank penyalur dana PIP yakni BRI dan BSI
    • Ikuti proses aktivasi rekening sesuai tata cara yang ditunjukkan petugas bank
    • Cek saldo rekening untuk memastikan apakah dana PIP sudah masuk setelah rekening diaktifkan.

    Setelah dana dipastikan masuk, peserta bisa menarik uang bantuan PIP dengan cara:

    • Kunjungi teller bank penyalur BRI atau BSI (bagi siswa di Provinsi Aceh) untuk penarikan dana
    • Berikan buku tabungan atau kartu bank debit kepada teller
    • Tunggu proses pengambilan dana
    • Dana juga bisa diambil melalui mesin ATM terdekat tempat tinggal peserta didik
    • Cukup masukkan kartu debit ke mesin ATM dan ikuti petunjuk yang ada di layar
    • Tunggu hingga uang keluar dari mesin ATM dan siap dipergunakan untuk keperluan siswa.

    Bagi siswa SD dan SMP, tim PIP mengingatkan agar pengambilan dana tidak dilakukan sendiri. Melainkan wajib didampingi oleh orang tua atau wali masing-masing.

    Peringatan Penggunaan Dana PIP

    Menjadi salah satu bantuan siswa dari keluarga miskin/rentan miskin, pemerintah memberikan peringatan terkait penyaluran dan penggunaan dana PIP, yaitu:

    • Dana PIP tidak boleh dipotong oleh pihak manapun. Jika ditemukan ada pemotongan atau penyalahgunaan segera laporkan.
    • Gunakan dana PIP sesuai ketentuan, yaitu untuk menunjang keperluan pendidikan.
    • Dana dapat digunakan untuk buku, seragam, alat tulis, transportasi ke sekolah, tas, sepatu, dan biaya personal lainnya yang mendukung kegiatan belajar.
    • Jika ada pelanggaran detikers bisa menghubungi Halo PIP pada nomor 081-244-123-425.

    Itulah informasi tentang pencairan dana PIP untuk kelas akhir yang dimulai per 10 April 2025. Semoga bermanfaat detikers!

    (det/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis 2025 Periode 1 Dibuka Kemenkes Lagi, Cek!


    Jakarta

    Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka rekrutmen dan seleksi bantuan program pendidikan dokter spesialis (PPDS) periode 1 2025. Pendaftaran berlangsung mulai 25 April sampai 18 April 2025.

    Melalui Surat Edaran No HK.02.02/F/1481/2025, Direktur Jenderal SDM Kesehatan Kemenkes Yuli Farianti mengatakan Rekrutmen Program Pendidikan Dokter Spesialis periode I Tahun 2025 siap untuk dilanjutkan. Diketahui, program ini sebelumnya ditunda pada 16 Desember tahun lalu.

    Yuli menyatakan, lanjutan rekrutmen ini menerapkan sejumlah penyesuaian untuk memenuhi kebutuhan prioritas Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quick Win. Ada pula penyesuaian pilihan penempatan pada RS yang menjadi lokus PHTC.


    Aturan Baru Bantuan PPDS Kemenkes 2025 Periode 1

    • Jika sudah mendaftar pada November-Desember 2024, maka tetap terdaftar di dalam aplikasi dan dapat melanjutkan proses rekrutmen dan seleksi sesuai jadwal terbaru
    • Jika belum mendaftar, maka bisa memilih program:
      • Spesialis ilmu kesehatan anak
      • Spesialis obstetri dan ginekologi
      • Spesialis ilmu bedah
      • Spesialis ilmu penyakit dalam
      • Spesialis ilmu anestesiologi dan terapi intensif
      • Spesialis radiologi
      • Spesialis patologi klinik data

    Bantuan PPDS Kemenkes 2025 Periode 1

    Bantuan PPDS Kemenkes meliputi:

    • Bantuan biaya pendidikan yang dibayarkan langsung ke institusi pendidikan:
      • – Biaya Operasional Pendidikan (BOP), Dana Pengembangan (DP), Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI), atau Iuran Pengembangan Institusi (IPI) satu kali di awal perkuliahan
      • – Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) per semester.
    • Biaya hidup per semester
    • Buku/referensi per semester
    • Biaya penunjang:
      • – Kursus/seminar maksimal 3 kali selama masa pendidikan
      • – Biaya penelitian 1 kali selama masa pendidikan Ujian Kompetensi/Ujian Nasional, dibayarkan hanya 1 kali selama masa pendidikan

    Bantuan biaya penunjang akan diberikan setelah ada hasil verifikasi dari Kemenkes.

    Syarat Bantuan PPDS Kemenkes 2025 Periode 1

    • ASN PNS atau PPPK yang berasal dari daerah yang sama dengan lokus RS penempatan pasca pendidikan
    • Non-ASN yang bersedia ditempatkan pada lokus RS penempatan pasca pendidikan.
    • Merupakan peserta didik baru maupun peserta didik yang sedang mengikuti pendidikan spesialis/residen maksimal 3 semester sebelum masa studi berakhir
    • Belajar di kelas reguler atau kelas lain yang disetujui oleh Kemenkes
    • Tidak berlaku bagi peserta didik kelas eksekutif, kelas khusus, kelas karyawan, kelas jarak jauh, kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk, dan/atau kelas internasional
    • Tidak diperbolehkan menerima pembiayaan bantuan pendidikan dari pihak lain (double funding)
    • Memiliki BPJS Kesehatan aktif pada saat proses seleksi administrasi.

    Daftar Fakultas

    Fakultas kedokteran tempat belajar calon peserta disyaratkan meliputi:

    • Universitas Syiah Kuala
    • Universitas Sumatera Utara
    • Universitas Andalas
    • Universitas Sriwijaya
    • Universitas Riau
    • Universitas Indonesia
    • Universitas Padjadjaran
    • Universitas Gadjah Mada
    • Universitas Sebelas Maret
    • Universitas Diponegoro
    • Universitas Airlangga
    • Universitas Brawijaya
    • Universitas Udayana
    • Universitas Lambung Mangkurat
    • Universitas Mulawarman
    • Universitas Hasanuddin
    • Universitas Sam Ratulangi
    • Universitas Mataram

    Jadwal Bantuan PPDS 2025 Kemenkes Periode 1

    • Pendaftaran online: 25 Maret-18 April 2025
    • Seleksi administrasi tahap 1: 21-25 April 2025
    • Seleksi administrasi tahap 2: 28 April-2 Mei 2025
    • Penetapan lulus administrasi: 7 Mei 2025
    • Seleksi wawancara: 8, 9, 14, 15, 16 Mei 2025
    • Penetapan peserta penerima bantuan PPDS: 22 Mei 2025
    • Mulai kuliah: Sesuai institusi pendidikan, periode Januari-Juni 2025

    SE Dirjen SDM Kemenkes tentang Bantuan PPDS Kemenkes 2025 Periode 1 PDF bisa diunduh dengan klik DI SINI.

    Pantau informasi bantuan PPDS Kemenkes 2025 di https://sibk.kemkes.go.id/. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • BRIN Buka Beasiswa Riset buat Mahasiswa S2-S3, Bantuan hingga Rp 9 Juta



    Jakarta

    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tahun ini kembali membuka beasiswa Degree by Research. Beasiswa berlaku bagi mahasiswa magister (S2) dan doktor (S3).

    Degree by Research atau DbR ini merupakan dana pendidikan untuk meningkatkan kapasitas talenta Indonesia dalam kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan (litbangjirap).

    Program DbR nantinya diselenggarakan lewat fasilitas pengamatan antariksa di Observatorium Nasional Timau, Nusa Tenggara Timur. Di mana di sana terdapat sebuah teleskop besar berukuran 380 cm.


    DbR khusus untuk Platform Timau adalah bentuk kerja sama BRIN dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Dengan adanya beasiswa ini anak muda yang ingin meneliti lebih jauh soal astronomi dan antariksa diharapkan dapat terfasilitasi.

    Siapa saja yang boleh ikut program beasiswa ini? Mengutip unggahan @lapan_ri, ini ketentuannya:

    Syarat Daftar Beasiswa DbR Platform Timau 2025

    • Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Non ASN/sumber daya manusia lainnya
    • Bersedia berkolaborasi dengan periset dari BRIN
    • Mendapatkan rekomendasi dari kepala unit
    • Mendapatkan persetujuan proposal riset
    • Melakukan pendaftaran secara online pada laman byresearch.brin.go.id

    Pilihan Program Riset di DbR Platform Timau 2025

    1. Stellar Physics
    2. Solar System
    3. Galaxy
    4. Space Environment
    5. Light Pollution
    6. Instrumentation-Control-and-Robotic System on Astronomy

    Keuntungan Penerima DbR Platform Timau 2025

    • Mendapat bantuan uang kuliah tunggal (UKT) bagi mahasiswa S2 selama 4 semester plus 1x perpanjangan semester
    • Mendapat bantuan uang kuliah tunggal (UKT) bagi mahasiswa S2 selama 6 semester plus 1x perpanjangan semester
    • Bantuan dana riset Rp 6 juta untuk S2
    • Bantuan dana riset Rp 9 juta untuk S3
    • Mendapatkan insentif RA (Research Assistant) di BRIN jika status peserta Non Afiliasi

    Daftar Kampus Mitra DbR 2025

    Selain program DbR Platform Timau 2025 yang sediakan BRIN dan ITB, ternyata ada beberapa kampus lain yang punya program ini dengan subjek penelitian yang bisa berbeda. Berikut daftar kampusnya:

    1. Universitas Padjadjaran
    2. Institut Pertanian Bogor
    3. Institut Teknologi Sepuluh November
    4. Universitas Diponegoro
    5. Universitas Hasanuddin
    6. Universitas Sebelas Maret
    7. Universitas Andalas
    8. Universitas Airlangga
    9. Universitas Brawijaya
    10. Universitas Sumatera Utara
    11. Universitas Syiah Kuala
    12. Swinburne University of Technology
    13. Universiti Teknologi Malaysia
    14. University of Twente
    15. Tomsk Polytechnic University
    16. Suranaree University of Technology
    17. Deakin University
    18. Université Polytechnique Hauts-de-France
    19. Universitas Sains Malaysia

    Itulah informasi beasiswa DbR Platform Timau 2025 bagi mahasiswa S2 dan S3 di seluruh wilayah Indonesia. Segera daftar yuk!

    (cyu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Peluang Beasiswa S1 di Kampus Unggul AS, Mahasiswa Asal RI Ini Berbagi Kiat


    Jakarta

    Yanti Manurung meraih menempuh pendidikan dengan beasiswa sejak duduk di bangku sekolah menengah. Ia tercatat menerima beasiswa di SMA Unggul Del angkatan pertama dan beasiswa Pestalozzi untuk belajar A Level (setara kelas 12-13) di Sussex, Inggris.

    Kini, alumnus S1 Swarthmore College kandidat PhD ini tengah menekuni bidang neuroscience di University of Illinois Chicago (UIC), Amerika Serikat.

    Yanti menuturkan, hingga saat ini, masih ada miskonsepsi bahwa perguruan tinggi besar dan swasta di luar negeri, khususnya AS, mengenakan biaya mahal pada mahasiswa S1-nya. Terlebih mahasiswa internasional seperti dari RI.


    Ia menjelaskan, para calon mahasiswa di kampus tersebut justru menerima calon mahasiswa hanya berdasarkan merit (prestasi). Setelah dinyatakan lolos seleksi, total mahasiswa yang diterima dengan beasiswa juga lebih banyak.

    “Kesempatan dapat beasiswa itu sangat lebih tinggi di universitas-universitas yang lebih bagus, contohnya Harvard, MIT (Massachusetts Institute of Technology), Princeton, Yale, dan Amherst,” tuturnya pada Strategy Session Pendaftaran S-1 ke Perguruan Tinggi Luar Negeri (PTLN) di kanal YouTube Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, ditulis Senin (9/12/2024).

    Peluang Beasiswa S1 di AS: Need-Blind dan Need-Aware

    Admisi Need-Blind

    Yanti menjelaskan, perguruan tinggi seperti Harvard dan MIT menggunakan prinsip need-blind dalam penerimaan mahasiswa baru. Dalam hal ini, kampus bersangkutan tidak melihat kemampuan finansial pelamar sebagai bahan pertimbangan kelulusannya.

    “Mereka nggak mempertimbangkan apakah kamu akan perlu financial aid, beasiswa, atau nggak. Mereka hanya melihat application kamu hanya dalam merit-based standpoint,” ucapnya.

    Setelah lolos seleksi, sambungnya, calon mahasiswa bersangkutan baru akan diminta melengkapi berkas terkait keuangan keluarga untuk membicarakan pengaturan beasiswa lebih lanjut.

    Ia menggarisbawahi, financial aid pada kampus need-blind admission lazimnya tidak 100 persen. Contohnya seperti perguruan tinggi negeri AS University of Illinois Urbana-Champaign (UIUC), University of Illinois Chicago (UIC), dan University of California (UC) yang notabene memiliki endowment (anggaran pendanaan) terbatas dan jumlah mahasiswa sangat banyak.

    Sementara itu, beasiswa pada perguruan tinggi dengan endowment yang besar seperti Harvard, MIT, Princeton, dan Amherst memungkinkan financial aid hingga 100 persen. Termasuk di dalamnya seperti uang kuliah dan tempat tinggal.

    “Biasanya untuk anak internasional (di universitas negeri AS) tidak dikasih (financial aid) 100 persen sesuai kebutuhan. Tapi di universitas ini (Harvard hingga Amherst), kita jamin pasti akan memenuhi 100 persen kebutuhan kalian,” terangnya.

    Need-Aware

    Perguruan tinggi dengan need-aware admission mempertimbangkan kemampuan finansial calon pelamar di samping prestasi luar biasa. Namun, jika sudah lolos seleksi, calon mahasiswa lazimnya mendapat beasiswa 100 persen. Untuk itu, seleksi beasiswa di kampus need-aware admission sangat kompetitif.

    “Implikasinya, anak yang berprestasi tapi butuh beasiswa 100 persen, dibandingkan dengan anak yang prestasinya sama tapi tidak perlu beasiswa sama sekali, anak ini (yang tidak butuh beasiswa) yang akan dikasih kesempatan masuk, karena bagaimanapun, universitas butuh uang,” ucap Yanti.

    “Berarti, agar kamu bisa menyaingi anak-anak dari negara kaya seperti China, Korea, Jepang, kalian prestasinya harus 2 kali lipat dibanding mereka,” imbuhnya.

    Contoh perguruan tinggi need-aware admission antara lain Swarthmore College, Columbia University, Stanford University, University of Pennsylvania, Cornell University, dan lain-lain.

    Persiapan Dana

    Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Prof Stella Christie sebelumnya menyarankan agar siswa fokus untuk untuk menyiapkan pendaftaran kuliah di luar negeri ketimbang memikirkan dana untuk kuliah. Sebab, peluang beasiswa dan bantuan pendidikan dapat diurus kemudian.

    “Jangan khawatir dulu tentang dana. Misalnya kalian diterima di top university, itu ada cara, pasti ada jalannya. Saya jamin. Bukan berarti akan mulus, tapi kemungkinan besar ada jalannya,” ucapnya.

    Stella sendiri lulus dari S1 Harvard University, AS dengan predikat Magna Cum Laude. Ia memperoleh financial aid yang meliputi tuition (uang kuliah) dan board (tempat tinggal, termasuk akomodasi dan makanan).

    Untuk mencukupi kebutuhan lainnya, Stella bekerja sebagai pembersih toilet di Harvard, staf yang menyiapkan bahan makanan, pencuci piring, penyiapan teknis presentasi, dan petugas perpustakaan.

    “Kalau kita mau, pasti ada cara,” ucapnya.

    Diketahui, beasiswa dari berbagai negara juga meliputi uang pendaftaran kuliah hingga biaya hidup. Selamat mencari dan menyiapkan diri untuk kuliah di luar negeri dengan beasiswa, detikers!

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Baznas Buka Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus 2024, Ini Syaratnya!



    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia (RI) menawarkan Beasiswa Kemitraan Pendidikan 2024. Beasiswa ini khusus bagi penyandang disabilitas, warga dari daerah terdepan, terpencil dan tertinggal (3T) dan Komunitas Adat.

    Disampaikan oleh Ketua Baznas RI, Prof Dr KH Noor Achmad MA, beasiswa ini berkaitan dengan program Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Program ini berfokus pada urusan pendidikan dan penyandang disabilitas.

    “Program ini sangat terkait erat dengan SDGs dan Asta Cita Bapak Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang patut bagi kita semua untuk mem-back up dan mendukung sekuat tenaga kita semua,” ujar Noor, dilansir dari laman Baznas, Sabtu (9/11/2024).


    Beasiswa ini berlaku selama 2 semester atau 1 tahun anggaran 2024-2025. APa saja syarat daftarnya? Mengutip Panduan Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus, berikut informasi lengkapnya:

    Pembiayaan Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus Baznas 2024

    • Pendanaan program maksimal sebesar Rp50 juta untuk setiap program.
    • Bantuan biaya pembinaan/pengembangan lembaga.
    • Laporan publik program yang telah berlangsung selama 1 tahun.

    Syarat Daftar Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus Baznas 2024

    • Merupakan lembaga yang memiliki badan hukum di Indonesia
    • Memiliki kantor atau sekretariat yang tetap di Indonesia
    • Memiliki pengurus organisasi
    • Memiliki program di bidang pendidikan
    • Lembaga melampirkan proposal pengajuan bantuan beasiswa Kemitraan dengan susunan cover proposal, surat ajuan program kepada Ketua Baznas RI, pakta integritas lembaga, surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM), isi proposal, dan lampiran proposal

    Dokumen Syarat Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus Baznas 2024

    1. Formulir pendaftaran
    2. Proposal pengajuan
    3. Legalitas pendirian lembaga
    4. Struktur organisasi
    5. KTP kepala lembaga
    6. NPWP lembaga
    7. Program utama sejak organisasi berdiri
    8. Rencana timeline program
    9. Rencana anggaran program
    10. Surat Rekomendasi Tokoh
    11. Surat rekomendasi organisasi masyarakat
    12. Rekening atas nama lembaga (diutamakan bank syariah)

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus Baznas 2024

    • Pendaftaran online: 7-17 November 2024
    • Seleksi administrasi: 18-24 November 2024
    • Pengumuman seleksi administrasi: 24 November 2024
    • Penilaian juri internal dan eksternal: 25-29 November 2024
    • Penentuan akhir dan SK Ketua Baznas: 1-6 Desember 2024
    • Pengumuman lembaga mitra terpilih: 9 Desember 2024
    • Temu perdana dan sosialisasi program: 13 Desember 2024

    Itulah informasi penawaran Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus 2024 dari Baznas RI. Untuk format proposal detikers bisa melihatnya di sini. Selamat mencoba detikers!

    (cyu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Dinsos Kota Tangerang Beri Bansos Rp 6 Juta buat Mahasiswa, Ini Cara Daftarnya



    Jakarta

    Detikers mahasiswa yang tinggal di Kota Tangerang? Kabar baik nih. Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial akan membagikan bantuan sosial (bansos) berupa uang bagi mahasiswa kurang mampu.

    Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Mulyani mengatakan bansos akan dibagikan kepada 300 mahasiswa. Besaran bantuan per mahasiswa sebesar Rp 6 juta.

    “Pendaftaran ini akan dibuka dengan kuota 300 mahasiswa, yang diberikan sebesar Rp6 juta per mahasiswa, satu kali dalam satu tahun. Penyaluran sifatnya tidak secara terus menerus. Informasi lebih lanjut bisa berkomunikasi ke nomor 0895-6087-22422,” ujarnya pada website resmi Pemerintah Kota Tangerang, dilansir Selasa (12/11/2024).


    Syarat Penerima Bansos Mahasiswa Tangerang

    Tidak semua mahasiswa di Tangerang berkesempatan mendapat bansos ini. Sesuai namanya, bansos adalah bantuan untuk orang-orang yang mempunyai kekurangan dalam finansial.

    Berikut syarat-syarat penerima bansos mahasiswa dari Dinsos Tangerang:

    1. Merupakan mahasiswa yang kurang mampu dan terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
    2. Tidak sedang menerima bantuan biaya pendidikan dari pihak manapun.
    3. Memiliki Kartu Tanda Kependudukan (KTP) dengan domisili Kota Tangerang.
    4. Memiliki Kartu Keluarga.
    5. Mempunyai tanda bukti diterima di perguruan tinggi jika merupakan mahasiswa baru.
    6. Mempunyai surat keterangan mahasiswa aktif bagi mahasiswa semester on going.
    7. Menunjukkan transkrip nilai terakhir.
    8. Mempunyai surat pernyataan bermeterai tidak sedang menerima bantuan biaya pendidikan dari pihak yang lain.
    9. Menyertakan nomor rekening bank yang masih aktif.

    Cara Daftar Bansos Mahasiswa Tangerang

    Pendaftaran bansos ini akan dibuka mulai 18 November hingga 2 Desember 2024. Bagi mahasiswa yang tertarik bisa mendaftar lewat aplikasi Tangerang LIVE.

    “Mahasiswa Kota Tangerang dapat menjangkau program ini dengan melakukan pendaftaran melalui aplikasi Tangerang LIVE, melalui layanan Kesra dan menu Bansos Mahasiswa,” jelas Mulyani,

    Mulyani mengharapkan bantuan dari Dinsos Tangerang ini dapat membantu pendidikan mahasiswa. Selain itu, ia ingin mahasiswa di Tangerang yang kurang mampu dapat termotivasi untuk unggul layaknya mahasiswa lain.

    “Kita berharap, adik-adik yang mendapat kesempatan ini, bisa menempuh pendidikan di perguruan tinggi dan menjadi orang-orang sukses yang mampu memajukan Kota Tangerang,” harapnya.

    (cyu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Muhammadiyah Buka Beasiswa S1-S2 untuk Kader, Bantuan Rp 5 Juta



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Kader Muhammadiyah 2024 dibuka! Menggandeng Lazismu Pusat, Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PP Muhammadiyah akan menggelontorkan dana beasiswa senilai Rp 3,5 miliar untuk 400 orang.

    Total tersebut nantinya disalurkan kepada 250 mahasiswa S1 dan 150 mahasiswa S2. Masing-masing bantuan bernilai Rp 4 juta untuk S1 dan Rp 5 juta untuk S2.

    Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Agung Danarto menyebut beasiswa ini adalah bagian dari perhatian serius Muhammadiyah kepada kadernya.


    “Misalnya untuk masuk menjadi dosen di universitas Muhammadiyah-‘Aisyiyah minimal dibutuhkan magister. Dari tahap ini saja kader-kader kita yang sejak dini menjadi aktivis di Persyarikatan Muhammadiyah tidak memenuhi kriteria, karena tidak selesai atau belum menempuh jenjang pendidikan S2,” katanya dilansir dari laman muhammadiyah.or.id, Rabu (31/7/2024).

    Sumber Dana dari Infak dan Sedekah

    Disampaikan oleh Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan, beasiswa kader ini bertujuan untuk meringankan beban biaya studi lanjut. Adapun sumber beasiswa berasal dari sedekah dan infak.

    “Donasi infak, sedekah dan lain sebagainya yang dititipkan ke Lazismu, kita salurkan ke umat yang membutuhkan. Yang pada kali ini kita salurkan ke umat yang sedang berjuang fisabilillah, yang dalam hal ini adalah mahasiswa,” katanya.

    Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid menyebut program beasiswa ini cukup banyak ditunggu oleh kader. Ia berharap akan ada banyak kader yang menerima manfaat beasiswa secara maksimal.

    “Mudah-mudahan melalui peluncuran Beasiswa Kader Muhammadiyah ini bisa memenuhi dahaga, peluang, dan kesempatan yang jarang sekali diraih oleh kader kita di berbagai level,” ungkapnya.

    Pendaftaran Beasiswa Kader Muhammadiyah 2024

    Masa pendaftaran Beasiswa Kader Muhammadiyah 2024 telah dibuka sejak 29 Juli hingga 5 Agustus 2024. Kriteria penilaian kandidat dipertimbangkan berdasarkan potensi akademik dan kemampuan finansial kader.

    Terdapat dua skema penjaringan beasiswa ini yakni untuk kader yang aktif di Ortom minimal tingkat daerah dan kader mustadh’afin (kader yang kondisi ekonominya fakir dan miskin).

    Beasiswa Kader ini akan ditawarkan oleh setiap perguruan tinggi Muhammadiyah. Bagi detikers yang berminat, bisa pantau terus informasi beasiswa di laman masing-masing kampusnya ya.

    (cyu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Hasil Tracer Study Alumni KIP Kuliah 2023, Ada yang Dapat Gaji 2 Digit



    Jakarta

    Hasil tracer study alumni Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2023 menunjukkan para alumni memperoleh pekerjaan yang mapan. Sejumlah alumni di antaranya berhasil mendapat gaji 2 digit.

    Program Bidikmisi merupakan bantuan beasiswa dari pemerintah yang digagas sejak 2010. Berubah menjadi KIP Kuliah tahun 2020 dan disempurnakan menjadi KIP Kuliah Merdeka tahun 2021, bantuan ini ditujukan bagi siswa berprestasi dari latar belakang ekonomi kurang untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

    Menelusuri Gaji Alumni KIP Kuliah

    Tracer study KIP Kuliah 2023 dihimpun dari jawaban kuesioner 20.706 alumni. Sebanyak 6.348 orang merupakan alumni yang masuk kuliah mulai 2018, 1.427 orang mulai 2019, dan sisanya merupakan mahasiswa penerima Bidikmisi 2013 sampai 2017.


    Berdasarkan data Kemendikbudristek, total jumlah penerima bantuan pendidikan Bidikmisi atau KIP Kuliah sejak 2010-2024 sekitar 1.052.445 orang. Alumni yang lulus sekitar 440.000 orang, sedangkan 13.000-15.000 lainnya putus kuliah atau drop out.

    Dari 440.000 orang alumni KIP Kuliah yang lulus, 125.000 orang yang keberadaannya terdeteksi melalui sistem. Sebanyak 3 ribuan alumni lainnya terdata Permadani Diksi KIP-K Nasional.

    Per 30 September 2023, sebanyak 20.706 alumni merespons kuesioner tracer study yang disebar ke sekitar 128.000 alumni KIP Kuliah yang terdeteksi.

    Menurut hasil Tracer Study alumni KIP Kuliah 2023 yang dilaporkan dalam laman Puslapdik Kemendikbud, para alumni partisipan mampu memberikan bantuan pada keluarga. Sebab, mereka berhasil memperoleh pekerjaan dengan rentang waktu relatif tidak lama setelah lulus.

    Sebanyak 39 persen di antaranya mendapat pekerjaan pertama kurang dari 3 bulan setelah lulus. Sebanyak 32 persen lainnya memperoleh pekerjaan dalam waktu kurang dari satu bulan setelah lulus. Sedangkan 16 persen di antaranya memperoleh pekerjaan di atas 6 bulan setelah lulus.

    Besaran Gaji Alumni KIP Kuliah 2023

    Hasil tracer study menunjukkan 73 persen dari partisipan alumni KIP Kuliah memperoleh gaji pertama di bawah Rp 3 juta rupiah. Sebanyak 20 persen lainnya pada kisaran Rp 3-5 juta.

    Sementara itu, 6 persen alumni mendapat Rp 5-10 juta rupiah pada gaji pertama. Sedangkan 1 persen alumni KIP Kuliah memperoleh gaji pada pekerjaan pertama di atas Rp 10 juta.

    Seiring lama masa kerja, beberapa alumni KIP Kuliah mengalami peningkatan gaji. Alumni dengan gaji di bawah Rp 3 juta rupiah menurun dari 73 persen ke 65 persen.

    Sementara itu, yang bergaji di kisaran Rp 3-5 juta meningkat menjadi 22 persen, dan kisaran Rp 5-10 juta juga meningkat menjadi 10 persen. Alumni yang memperoleh gaji di atas Rp 10 juta rupiah meningkat menjadi 2 persen.

    Pekerjaan Alumni KIP Kuliah

    Perolehan gaji juga tergantung pada jenis pekerjaan yang ditekuni alumni KIP Kuliah. Sebanyak 46 persen alumni partisipan memilih pekerjaan di perusahaan swasta.

    Sementara itu, 15 persen alumni KIP Kuliah bekerja di instansi pemerintahan, baik sebagai ASN, personel TNI, maupun anggota kepolisian. Sebagian kecil lainnya masuk ke BUMN dan BUMD, LSM, dan wirausaha.

    Selain itu, sebanyak 5 persen melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, seperti S2 atau pendidikan profesi. Sedangkan 23 persen alumni KIP Kuliah juga terjun ke bidang kemasyarakatan, menekuni aktivitas sosial yang produktif.

    Tingkatkan Ekonomi Keluarga

    Berdasarkan hasil Tracer Study 2023 pada 20.706 alumni partisipan, program KIP Kuliah dinilai bantu memotong mata rantai kemiskinan keluarga . Sebanyak 96 persen alumni mampu membantu ekonomi keluarga setelah lulus kuliah dan memperoleh pekerjaan.

    Dari jumlah itu, sebanyak 45 persen alumni KIP Kuliah mampu memberikan uang bulanan tetap pada keluarganya. Sementara itu, 40 persen alumni mampu memberikan bantuan tidak tetap, dan 10 persen alumni membantu membiayai pendidikan saudaranya.

    (twu/twu)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Beasiswa Grab 2024 Dibuka, Siswa SD-SMA dan Mahasiswa Bisa Daftar!



    Jakarta

    Program Beasiswa GrabScholar tahun ini kembali dibuka. Pendaftaran masih bisa dilakukan hingga 30 Juni 2024.

    Bantuan dana pendidikan ini berlaku bagi siswa SD, SMP, SMA/SMK hingga mahasiswa S1 dari seluruh universitas di Indonesia. Penerima manfaat terdiri dari masyarakat umum dan anak mitra Grab.

    Selain menanggung biaya pendidikan selama dua semester, Beasiswa Grab 2024 juga memberikan tunjangan hidup kepada penerima bahkan kesempatan magang di Grab.


    Dana beasiswa nantinya disalurkan dalam dua tahap. Tahap pertama akan diberikan pada November 2024 dan tahap kedua pada Mei 2025.

    Apa saja syarat agar bisa daftar Beasiswa Grab 2024? Melansir laman resmi Grab, berikut syarat hingga tahap seleksinya:

    Syarat Daftar Beasiswa Grab 2024

    Siswa SD-SMA

    • Siswa aktif di SD, SMP, SMA, MA atau sederajat
    • Masyarakat umum atau mitra Grab
    • Memiliki rata-rata nilai rapor minimal 80
    • Mengisi formulir pendaftaran di https://www.benihbaik.com/beasiswa-grab

    Mahasiswa S1

    • Mahasiswa aktif yang telah diterima di universitas untuk tahun ajaran 2024/2025
    • Masyarakat umum atau mitra Grab
    • Memiliki rata-rata nilai rapor minimal 8.5
    • Mengisi formulir pendaftaran di https://www.benihbaik.com/beasiswa-grab

    Dokumen Syarat Daftar Beasiswa Grab 2024

    • KTP calon penerima beasiswa (bagi siswa/i SMA/SMK/MA yang telah memiliki KTP)
    • Kartu Keluarga (KK)
    • Surat Keterangan Sedang Tidak Menerima Beasiswa Lain (bisa diminta ke bagian administrasi sekolah)
    • Rapor siswa selama 2 semester terakhir
    • Surat Keterangan Tidak Mampu (bisa didapatkan dari Kantor Kelurahan atau Kantor Desa setempat) atau bukti tagihan listrik jika ada

    Jadwal dan Tahap Seleksi Beasiswa Grab 2024

    Siswa SD-SMA

    1. Pendaftaran online: 10-30 Juni 2024
    2. Seleksi administrasi: 1 Juli-30 Oktober 2024
    3. Pengumuman: 31 Oktober 2024

    Mahasiswa S1

    1. Pendaftaran online: 10-30 Juni 2024
    2. Pengumuman seleksi tahap 1: 5 Agustus 2024
    3. Tes online: 12-18 Agustus 2024
    4. Pengumuman seleksi tahap 2: 30 Agustus 2024
    5. Wawancara: 2-6 September 2024
    6. Pengumuman akhir: 31 Oktober 2024

    Pendaftaran Beasiswa Grab 2024 bisa dilakukan pada laman https://www.benihbaik.com/beasiswa-grab. Tunggu apalagi? Yuk buruan daftar detikers!

    (cyu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Beasiswa Tut Wuri Handayani 2024 Dibuka, Gratis Kuliah S2-S3 untuk Tenaga Kependidikan



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) buka pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani 2024 hingga 26 Juli mendatang. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman Beasiswa Dosen Kemendikbud pada tautan http://beasiswadosen.kemdikbud.go.id/.

    Beasiswa Tut Wuri Handayani adalah bantuan pendidikan pascasarjana jenjang magister (S2) dan doktor (S3) pada perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Penerimaan ini khusus diberikan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tenaga kependidikan (tendik) pada satuan di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek).

    Mahasiswa baru ataupun on going diperkenankan mendaftar. Durasi maksimal pendanaan ditetapkan 24 bulan untuk program S2 dan 48 bulan bagi S3.


    Awardee terpilih akan mendapatkan manfaat biaya pendidikan yang meliputi biaya pendaftaran, uang kuliah, buku, dan penelitian. Tidak hanya itu, mahasiswa juga akan mendapat biaya pendukung dengan komponen tiket perjalanan, visa (khusus studi luar negeri), asuransi kesehatan, biaya hidup, biaya darurat, serta tunjangan keluarga (khusus studi luar negeri).

    Siap mendaftar? Yuk pahami syarat Beasiswa Tut Wuri Handayani dikutip dari booklet resminya.

    Persyaratan Beasiswa Tut Wuri Handayani

    Persyaratan umum Beasiswa Tut Wuri Handayani yang harus dipenuhi pendaftar yakni:

    1. Tendik yang berstatus PNS pada satuan di bawah pembinaan Ditjen Diktiristek.

    2. Batas usia bagi pendaftar program adalah t-1 atau kurang 1 tahun dari ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Nomor 3 Tahun 2023. Adapun batas usianya yakni:

    Program Magister

    • Belum memasuki usia 47 tahun bagi untuk jabatan pelaksana, jabatan fungsional keterampilan, jabatan fungsional jenjang pertama dan jenjang muda.
    • Belum memasuki usia 49 tahun untuk jabatan fungsional jenjang madya.
    • Belum memasuki usia 51 tahun untuk jabatan fungsional jenjang utama.

    Program Doktor

    1. Pendaftar dengan jabatan pelaksana, jabatan fungsional keterampilan, dan jabatan fungsional keahlian jenjang pertama dan muda belum memasuki usia:

    • 44 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 3 tahun.
    • 41 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 4 tahun.
    • 38 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 5 tahun.
    • 35 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 6 tahun.
    • 32 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 7 tahun.

    2. Pendaftar dengan jabatan fungsional keahlian jenjang marya belum memasuki usia:

    • 46 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 3 tahun.
    • 43 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 4 tahun.
    • 40 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 5 tahun.
    • 37 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 6 tahun.
    • 34 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 7 tahun.

    3. Telah menyelesaikan studi program D4/S1 untuk pendaftar jenjang S2 dan sudah menyelesaikan studi program S2 bagi pendaftar jenjang S3. Penyelesaian studi sebelumnya dilakukan pada perguruan tinggi dalam dan luar negeri dengan ketentuan:

    • Perguruan tinggi dalam negeri di bawah pembinaan Kemendikbudristek, kementerian lain atau lembaga pemerintah non-kementerian yang terdaftar di PDDikti dan memiliki akreditas minimal B atau Baik Sekali.
    • Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kemendikbudristek atau Kedutaan Besar RI di negara asal kampus.

    4. Diutamakan sudah diterima tanpa syarat di perguruan tinggi tujuan.

    5. Belum pernah menempuh studi jenjang yang sama.

    6. Bagi pelamar on going telah menempuh semester 2 dan akan/atau sedang menempuh semester 3.

    7. Menyertakan Surat Izin Melanjutkan Studi sesuai format yang ditentukan dan telah ditandatangani oleh pejabat yang berwenang.

    8. Memiliki Personal Statement.

    9. Memiliki proposal penelitian untuk peserta pendaftar program doktor.

    10. Melampirkan Surat Pernyataan Pendaftaran Program Beasiswa.

    11. Melampirkan Surat Keterangan Sehat dari rumah sakit pemerintah.

    12. Berkomitmen untuk segera kembali dan mengabdi ke institusi asal.

    13. Khusus untuk tujuan kampus dalam negeri, pendaftar diwajibkan mengikuti program kelas reguler bukan karyawan.

    14. Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain (double funding)

    Jadwal Seleksi Beasiswa Tut Wuri Handayani

    • Pendaftaran: hingga 26 Juli 2024
    • Seleksi: Agustus 2024
    • Pengumuman hasil seleksi: September 2024
    • Pencairan dana: September 2024
    • Monitoring: Juli 2025

    Informasi lebih lengkap terkait syarat khusus dan format dokumen bisa detikers lihat di sini. Yuk segera penuhi persyaratan dan selamat mendaftar detikers!

    (det/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey