Tag: beasiswa disabilitas

  • 4 Afirmasi di Beasiswa LPDP Tahap 2 2024, Begini Kriterianya


    Jakarta – Pendaftaran beasiswa LPDP Tahap 2 2024 sedang dibuka hingga 18 Juli 2024. Para peminat beasiswa Pemerintah RI yang memenuhi kriteria bisa mengajukan lamaran lewat sejumlah Beasiswa Afirmasi LPDP.

    Ada empat jenis beasiswa magister dan doktor dalam Beasiswa Afirmasi LPDP. Khusus Beasiswa Prasejahtera dibuka di jenjang magister saja. Dikutip dari laman resmi LPDP Kemenkeu, berikut kriteria khusus tiap jenisnya.

    Beasiswa Afirmasi LPDP, Apa Saja?

    Beasiswa Prasejahtera

    • Pendaftar Beasiswa Prasejahtera merupakan WNI yang terdaftar dan aktif sebagai penerima atau anggota Kartu Keluarga (KK) penerima:
      • – Program Keluarga Harapan (PKH)
      • – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
      • – Penerima Bantuan Iuran (PBI) pada sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial yang telah terhubung dengan laman pendaftaran beasiswa LPDP, diverifikasi melalui nomor KTP/NIK dan Nomor KK (Kartu Keluarga) pada aplikasi pendaftaran
    • Terdaftar atau tercantum pada KK Kepala Keluarga penerima PKH, BPNT, dan atau PBI.
    • Pendaftar diutamakan anggota keluarga pertama di keluarganya yang mendapatkan gelar S1, atau yang mengejar gelar S2, dibuktikan dengan KKdan surat pernyataan bermeterai Rp 10.000 dari pendaftar.
    • Tidak berstatus sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Pegawai Negeri Sipil (PNS), prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), atau anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri)
    • Batas usia maksimal 42 tahun per 31 Desember 2024
    • IPK minimal 3,00 dari 4,0 atau yang setara, dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau salinan yang telah dilegalisasi
    • Sertifikat kecakapan bahasa Inggris yang masih berlaku pada 21 Agustus 2024 dengan skor minimal:
      • – Pendaftar S2 luar negeri: TOEFL ITP 500 (daril lembaga resmi penyelenggara TOEFL ITP di Indonesia), TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELT 6.0, Duolingo English Test 95, TOEP 66 atau ekuivalen 500
      • – Pendaftar S2 dalam negeri: –
    • Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi, bisa diisi di online form atau unggah surat

    Beasiswa Daerah Afirmasi

    • Pendaftar merupakan masyarakat asal daerah afirmasi di Sumatera hingga Papua, cek daftarnya di sini
    • Menamatkan pendidikan dasar dan atau menengah dari daerah afirmasi, dibuktikan dengan ijazah; atau sudah tinggal minimal 10 tahun di daerah afirmasi, dibuktikan dengan surat keterangan dari lurah atau kepala desa
    • Batas usia 47 tahun bagi pendaftar S2 dan 50 tahun bagi pendaftar doktor per 31 Desember 2024
    • Sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang berlaku paling lambat 2 tahun terakhir hingga 21 Agustus 2024 dengan ketentuan:
      • – Pendaftar S2 & S3 luar negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 60, Duolingo English Test 95, TOEP 66 atau ekuivalen 500
      • – Pendaftar S2 dan S3 dalam negeri: –
    • Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi, bisa diisi di online form atau unggah surat

    Beasiswa Penyandang Disabilitas

    • Pendaftar Beasiswa Penyandang Disabilitas merupakan penyandang diabilitas kategori disabilitas fisik, intelektual, mental, sensorik, atau ganda (multi), dengan menyertakan surat keterangan kondisi disabilitas untuk berpartisipasi penuh/efektif yang ditandatangani dokter, psikolog, psikiater, atau audiologis
    • Batas usia pendaftar S2 maksimal 42 tahun dan S3 47 tahun per 31 Desember 2024
    • IPK minimal 2,5 dari 4,0 atau setara untuk pendaftar S2 dan 3,0 dari 4,0 untuk pendaftar S3
    • Khusus pendaftar S3 dari program S2 tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari kampus asal dan transkrip nilai
    • Sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang berlaku paling lambat 2 tahun terakhir hingga 21 Agustus 2024 dengan ketentuan:
      • – Pendaftar S2 & S3 luar negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 60, Duolingo English Test 95, TOEP 66 atau ekuivalen 500
      • – Pendaftar S2 dan S3 dalam negeri: –
    • Khusus penyandangdisabilitas rungu, kriteria kemampuan bahasa Inggris minimal yang digunakan yaitu:
      • – Pendaftar S2 dalam negeri: rata-rata TOEFL ITP 40 kecuali listening comprehension; IELTS rata-rata 4,5 kecuali listening
      • – Pendaftar S3 luar negeri: rata-rata TOEFL ITP 50 kecuali listening comprehension; IELTS rata-rata 6,0 kecuali listening
        Pendaftar S3 dalam negeri: rata-rata TOEFL ITP 45 kecuali listening comprehension; IELTS rata-rata 5,0 kecuali listening
        Pendaftar S3 luar negeri: rata-rata TOEFL ITP 50 kecuali listening comprehension; IELTS rata-rata 6,0 kecuali listening
    • Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi, bisa diisi di online form atau unggah

    Beasiswa Putra-Putri Papua

    • Mengunggah surat pernyataan bertanda tangan orang tua/wali pendaftar yang menyatakan salah satu kriteria berikut:
      • – Bermarga asli Papua
      • – Ibu kandung atau bapak kandung adalah Orang Asli Papua
    • KTP dan KK
    • Pendaftar yang tinggal di luar Papua menyertakan ijazah pendidikan dasar atau menengah dari sekolah di Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, atau Papua Barat Daya
    • Batas usia maksimal 47 tahun bagi pendaftar S2 dan 50 tahun bagi pendaftar S3 per 31 Desember 2024
    • Ijazah sarjana untuk pendaftar S2 dan ijazah magister untuk pendaftar S3
    • Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi, bisa diisi di online form atau unggah
    • Tidak disyaratkan memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris

    Jadwal Beasiswa LPDP Tahap 2 2024

    • Pendaftaran: 19 Juni – 18 Juli 2024
    • Seleksi administrasi: 22 Juli – 7 Agustus 2024
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: Pengumuman hasil seleksi administrasi
    • Pengajuan sanggah hasil seleksi administrasi: 10-11 Agustus 2024
    • Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 21 Agustus 2024
    • Seleksi bakat skolastik: 27-31 Agustus 2024
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 5 September 2024
    • Seleksi substansi: 10-25 Oktober 2024
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 7 November 2024

    Informasi beasiswa LPDP Tahap 2 2024 lebih lanjut dapat dilihat di laman https://lpdp.kemenkeu.go.id. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Ini Jenis Penyandang Disabilitas yang Bisa Daftar Beasiswa LPDP, Cek Ketentuannya


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menyediakan sejumlah beasiswa afirmasi untuk calon pelajar Indonesia. Salah satunya bernama Beasiswa Disabilitas.

    Berdasarkan Panduan Pendaftaran Beasiswa Penyandang Disabilitas Tahap 2 Tahun 2025, Beasiswa Penyandang Disabilitas adalah beasiswa yang ditujukan untuk masyarakat penyandang disabilitas yang memenuhi persyaratan LPDP. Pelamar disyaratkan melampirkan surat keterangan dari dokter, psikolog atau psikiater, atau audiologis dari RS atau puskesmas.


    Surat keterangan tersebut berisi pernyataan bahwa pelamar bersangkutan, dengan kondisi disabilitasnya, mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif. Pihak yang menandatangani surat keterangan disesuaikan dengan jenis disabilitas masing-masing.

    Jenis Penyandang Disabilitas yang Bisa Mendaftar Beasiswa LPDP Afirmasi Disabilitas

    Pada Beasiswa Disabilitas, pendaftar disyaratkan masuk salah satu kategori berikut:

    • Penyandang disabilitas fisik
    • Penyandang disabilitas intelektual
    • Penyandang disabilitas mental
    • Penyandang disabilitas sensorik
    • Penyandang disabilitas ganda atau multi

    Bagaimana Jika Tidak Masuk Kategori?

    Jika kondisi disabilitas pendaftar Beasiswa Disabilitas LPDP tidak sesuai dengan ketentuan di atas, maka ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan LPDP:

    • Memindahkan pendaftar ke program beasiswa LPDP lainnya jika memenuhi syarat beasiswa tersebut
    • Menyatakan pendaftar tidak lolos seleksi beasiswa LPDP pada tahapan seleksi tertentu jika tidak memenuhi persyaratan beasiswa LPDP lainnya maupun Beasiswa Penyandang Disabilitas.

    Syarat Beasiswa Disabilitas LPDP

    Berikut sejumlah syarat yang diberlakukan bagi pendaftar Beasiswa Penyandang Disabilitas berdasarkan pembukaan pendaftaran tahap 2 2025:

    • Usia maksimal 42 tahun untuk pendaftar jenjang magister dan 47 tahun untuk pendaftar jenjang doktor
    • IPK minimal 2,5 dari skala 4,0 untuk pendaftar jenjang magister dan 3,0 dari 4,0 untuk pendaftar jenjang doktor
    • Pendaftar beasiswa magister dan doktor dalam negeri tidak disyaratkan memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris
    • Pendaftar beasiswa magister atau doktor luar negeri disyaratkan memenuhi skor minimum bahasa Inggris salah satu tes terstandar berikut:
      • TOEFL ITP 500
      • TOEFL iBT 61
      • PTE Academic 50
      • IELTS 6.0
      • Duolingo English Test 95
      • TOEP 500
    • Sertifikat bahasa Inggris pendaftar beasiswa luar negeri disyaratkan masih berlaku 2 tahun terakhir, paling cepat pada tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran masing-masing.

    Informasi beasiswa LPDP program afirmasi untuk penyandang disabilitas selengkapnya bisa diakses melalui https://lpdp.kemenkeu.go.id/en/beasiswa/afirmasi/beasiswa-penyandang-disabilitas-2025/ atau klik DI SINI.

    (twu/faz)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com