Tag: beasiswa garuda

  • Siswa Sekolah Garuda Otomatis Dapat Beasiswa Kuliah? Wamen Stella Jawab Begini


    Jakarta

    Sebanyak 12 sekolah dan madrasah terpilih di berbagai daerah di Indonesia bergabung dalam payung SMA Garuda Transformasi mulai 2025. Sementara itu, empat Sekolah Garuda baru akan beroperasi mulai 2026.

    Berdasarkan laman resminya, SMA Garuda Transformasi mendapat pembinaan dari pemerintah untuk mendorong siswanya diterima di perguruan tinggi terbaik dunia di dalam dan luar negeri.

    Selaras, siswa Sekolah Garuda baru nantinya juga disiapkan untuk lanjut ke pendidikan tinggi di kampus terbaik dunia. Sekolah berasrama ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC/Quick Win) Presiden Prabowo untuk mengembangkan talenta sains dan teknologi RI.


    Lantas, apakah siswa Sekolah Garuda, baik SMA Garuda Transformasi maupun Sekolah Garuda baru, akan otomatis memperoleh Beasiswa Garuda untuk lanjut kuliah?

    Kriteria Penerima Beasiswa Garuda

    Dalam laman Beasiswa Garuda Kemdiktisaintek dijelaskan, beasiswa bergelar ini merupakan bagian dari ekosistem Sekolah Unggul Garuda untuk pengembangan ekosistem sains dan teknologi Indonesia. Beasiswa Garuda diberikan terutama bagi putra-putri dari latar belakang yang belum terrepresentasikan.

    Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menjelaskan, Beasiswa Garuda dirancang khusus bagi siswa Sekolah Garuda sebagai kelanjutan strategis.

    “Sehingga beasiswa Garuda ini diprioritaskan untuk mereka yang berasal dari sekolah Garuda. Namun tidak otomatis, ya. Jadi harus diperjuangkan,” ucapnya pada detikEdu di kantornya, Grha Kemdiktisaintek, Jl Pintu Satu Senayan, Jumat (18/7/2025).

    Stella menjelaskan, siswa pada dasarnya harus memperjuangkan beasiswa kuliah ini dengan prestasi. Siswa bersangkutan harus dinyatakan diterima di perguruan terbaik dunia di dalam dan luar negeri. Ia menambahkan, seleksi beasiswa juga didasarkan pada latar ekonomi siswa.

    “Di Beasiswa Garuda ini, kita tetap akan mencanangkan asas ekonomi. Apakah mereka membutuhkan? Kalau mereka tidak membutuhkan, walaupun mereka berprestasi, menurut saya kita harus mengoptimalkan uang negara dan memberikan terutama kepada mereka yang membutuhkan,” ucapnya.

    Persiapan Beasiswa S1 Baru dengan LPDP

    Bagi yang tidak tersaring lantaran latar ekonomi, maupun yang tidak bersekolah di Sekolah Garuda, pihaknya menyiapkan kerja sama beasiswa lain dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan (LPDP Kemenkeu). Langkah ini menurutnya penting agar lulusan SMA dapat lanjut kuliah dengan beasiswa.

    “Selain Beasiswa Garuda ini, kita juga akan tetap memikirkan bagaimana kita bisa membuat beasiswa-beasiswa lainnya bekerjasama dengan mitra kami LPDP agar memperbanyak beasiswa untuk S1. Karena pada saat ini kita masih jauh lebih banyak beasiswa untuk S2. Padahal sebenarnya S1 ini sangat perlu didukung juga. Kita terus bekerja sama dengan mitra kami LPDP agar kita bisa juga membuat kesempatan dan mengalokasikan ini untuk S1,” kata Stella.

    Ia menggarisbawahi, amanat untuk memperbanyak beasiswa kuliah jenjang sarjana datang dari Presiden Prabowo Subianto.

    “Dan Bapak Presiden berpesan bahwa penting sekali LPDP ini juga dipertinggi dan dioptimalkan untuk bidang S1. Itu pesan Bapak Presiden. Dan ini kami akan bekerja sama dengan LPDP untuk meningkatkan ini,” ucapnya.

    Beasiswa S1 untuk Siswa Berprestasi di Sekolah Lain

    Stella menjelaskan, Beasiswa Garuda sebelumnya juga dibuka bagi pelajar berprestasi yang bukan siswa Sekolah Garuda. Sementara itu, ke depannya, para pelajar luar Sekolah Garuda akan disediakan program beasiswa S1 tersendiri.

    “Untuk tahun ini memang dibuka karena masih sedikit dari Sekolah Garuda Transformasi. Jadi, Beasiswa Garuda, karena ada anggarannya, kami buka (untuk semua pelajar). Namun untuk tahun-tahun berikutnya itu akan kami khususkan untuk Sekolah Garuda. Tetapi pada saat yang bersamaan kami juga akan rancang program untuk membuka lebih banyak beasiswa S1,” ucapnya.

    Per Senin (16/6/2025) lalu, sebanyak 337 putra-putri asal berbagai SMA menerima beasiswa program Beasiswa Indonesia Maju (BIM) dan Beasiswa Garuda. Sebanyak 325 penerima beasiswa akan kuliah di luar negeri, sedangkan 12 lainnya di dalam negeri.

    Mayoritas penerima beasiswa memilih program studi bidang science, technology, engineering, and mathematics (STEM). Pilihan ini selaras dengan arah kebijakan pemerintah untuk memperkuat kapasitas talenta sektor strategis menuju kemandirian bangsa lewat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

    Berdasarkan catatan Kemdiktisaintek, negara tujuan terbanyak siswa antara lain Kanada, Australia, Amerika Serikat, dan Singapura. Keberangkatan pertama dijadwalkan Juli 2025 dengan sekitar 50 pelajar mulai studi di Australia.

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • 45 Awardee Beasiswa Garuda di AS Bisa Pindah ke UK



    Jakarta

    Sebanyak 45 awardee Beasiswa Garuda akan segera berangkat ke Amerika Serikat (AS) untuk menempuh studi mereka. Namun, ada kemungkinan mereka dipindahkan ke Inggris Raya atau United Kingdom (UK) karena kebijakan Presiden Trump.

    Seperti diketahui, pemerintahan AS di bawah Presiden Donald Trump telah melarang penerbitan visa, baik untuk pelajar asing maupun peserta pertukaran pelajar.

    “Untuk seluruh dunia itu pada saat ini visa untuk ke Amerika Serikat, appointment atau new appointment untuk visa ke Amerika Serikat, visa pelajar dan exchange program itu semuanya dihentikan,” jelas Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, kepada wartawan di Gedung D Komplek Kemendiktisaintek, Jakarta, Senin (16/6/2025).


    Stella menuturkan, dari 256 siswa penerima Beasiswa Garuda, sebanyak 45 orang diterima di kampus AS. Usai kebijakan baru Trump keluar, Kemendiktisaintek langsung menindaklanjuti pemberangkatan ini.

    “Dan pada hari setelahnya, kebetulan Bapak Presiden memang waktu itu mengundang (pihak) UK, dari Russell Group University, untuk berbicara dengan beliau untuk membangun secara keseluruhan ekosistem sains dan teknologi bangsa di negara ini,” tutur Stella.

    “Dan pada malam harinya, saya berbicara dengan mereka juga untuk melihat bagaimana, apakah bisa diakomodir mereka yang tadinya ke US untuk mungkin dipindahkan ke UK,” imbuhnya.

    Stella menambahkan, proses pemindahan mahasiswa ini sudah berjalan dan para siswa bisa dipindahkan. Asalkan, siswa yang bersangkutan mau pindah universitas.

    “Dan itu sudah berjalan, dan alhamdulillah syukurlah kita sudah bisa mendapatkan itu, dan sedang berjalan dan akan bisa dipindahkan jika siswanya mau pindah,” ujarnya.

    Tentang Beasiswa Garuda

    Beasiswa Garuda merupakan pengganti Beasiswa Indonesia Maju (BIM) yang diperuntukkan bagi siswa yang sedang berada di kelas 12 jenjang SMA/sederajat. Para siswa akan berkesempatan untuk dibiayai kuliah di universitas top dunia.

    Beasiswa ini memberikan kesempatan bagi para siswa-siswi berprestasi, tetapi diprioritaskan untuk yang berasal dari latar belakang ekonomi kurang mampu.

    Pendaftaran Beasiswa Garuda 2025 dibuka dalam dua gelombang. Gelombang pertama telah ditutup dan diumumkan pada April kemarin. Sementara itu, hasil akhir gelombang kedua diumumkan pada Jumat, 6 Juni 2025.

    (nir/twu)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Jadwal Seleksi Beasiswa Garuda Kemdiktisaintek, Sudah Dibuka Mulai 21 April!


    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) merilis Beasiswa Garuda pada Senin (21/4/2025). Pendaftaran beasiswa dapat dilakukan di beasiswagaruda.kemdiktisaintek.go.id.

    Beasiswa ini diperuntukkan bagi siswa yang sedang berada di kelas 12 jenjang SMA/sederajat.

    Perlu diketahui masa unggah dokumen untuk persyaratan ekonomi cukup singkat. Periodenya hanya mulai hari 21 April hingga 23 April 2025. Maka dari itu, siswa yang tertarik, perlu mencermati informasi di bawah ini baik-baik.


    Jadwal Beasiswa Garuda

    Berdasarkan informasi yang dibagikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi, M Samsuri dalam Sosialisasi Peluncuran Beasiswa Garuda yang digelar daring melalui YouTube Kemendiktisaintek pada Senin (21/4/2025), seperti ini jadwal seleksi Beasiswa Garuda:

    • Submit dokumen ekonomi: 21-23 April 2025
    • Pengisian data LoA: Gelombang 1 (21-23 April 2025), gelombang 2 (2-24 Mei 2025)
    • Proses seleksi administrasi: Gelombang 1 (24-27 April 2025), gelombang 2 (5-15 Juni 2025)
    • Pengumuman seleksi: Gelombang 1 (28 April 2025), gelombang 2 (16 Juni 2025).

    Komponen Pembiayaan Beasiswa Garuda

    1. Bantuan Biaya Pendidikan

    • Dana SPP
    • Dana pendaftaran
    • Dana tunjangan buku.

    2. Bantuan Biaya Pendukung

    • Dana transportasi
    • Dana aplikasi visa
    • Dana asuransi kesehatan
    • Dana kedatangan
    • Dana hidup bulanan
    • Dana keadaan darurat.

    “Beasiswa ini merupakan kerja sama yang sangat baik antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, khususnya Ditjen Saintek dengan Lembaga Pengelola Dana Abadi Pendidikan,” ujar Sesditjen Saintek.

    “Tentu juga diberikan kesempatan yang hebat kepada anak-anak yang berprestasi, tentu diprioritaskan yang memiliki latar belakang ekonomi yang kurang beruntung,” jelasnya lagi.

    M Samsuri menegaskan aspek penting beasiswa ini adalah prestasi dan layar belakang ekonomi.

    Bagi siswa yang mengalami kendala, Kemdiktisaintek telah menyediakan beberapa kanal aduan.

    Kanal Pengaduan

    • E-mail: direktoratjenderalsaintek@gmail.com
    • ULT Kemendiktisaintek: 126
    • Sosial media: @ditjensaintek atau @prof.stellachristie

    (nah/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Kemdiktisaintek Luncurkan Beasiswa Garuda buat S1 ke Luar Negeri, Cek Syaratnya!


    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) meluncurkan Beasiswa Garuda pada Senin (21/4/2025). Wamendiktisaintek Stella Chritsie menyebut program ini merupakan wujud gagasan Asta Cita nomor 4.

    Gagasan Asta Cita nomor 4 berbunyi, ” Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.”

    Beasiswa ini merupakan jenjang S1/D4. Penerima manfaat akan kuliah di luar negeri.


    Stella mengatakan salah satu studi di negara-negara Asia menunjukkan peningkatan 10% mahasiswa yang kuliah S1 di negara saintek maju akan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara asal dan meningkatkan rata-rata 0,29% PDB riil negara asal.

    “Adanya mobilitas ini bisa menghasilkan penelitian yang akan berdampak tinggi dengan catatan publikasi internasional yang lebih kuat,” ujar Stella dalam Sosialisasi Peluncuran Beasiswa Garuda yang digelar daring melalui YouTube Kemdiktisaintek pada Senin (21/4/2025).

    Lantas, apa saja syarat-syaratnya?

    Syarat Beasiswa Garuda

    Beasiswa ini memberikan kesempatan bagi para siswa-siswi berprestasi, tetapi diprioritaskan untuk yang berasal dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Berikut ini persyaratannya:

    • WNI
    • Tengah menempuh kelas 12 jenjang SMA atau sederajat.
    • Diterima di program sarjana atau sarjana terapan/diploma 4 di salah satu perguruan tinggi luar negeri dalam daftar yang ditetapkan Kemdiktisaintek.
    • Bersedia melaporkan setiap beasiswa non gelar pada komponen pendanaan yang sama atau beasiswa bergelar dari sumber lain sebelum dan setelah ditetapkan sebagai penerima beasiswa.

    Dokumen Syarat

    Data Dukung dan Data Ekonomi:

    • Salinan digital kartu keluarga
    • Salinan digital KTP/KIA/akta kelahiran
    • Slip gaji ayah dan ibu apabila ada
    • Rekening koran orang tua dalam tiga bulan terakhir
    • Foto meteran listrik, terlihat kode CL
    • Surat pertanggungjawaban mutlak dengan meterai Rp 10 ribu.

    Data Akademik:

    • Letter of Acceptance (LoA/surat penerimaan kampus)
    • Rincian biaya studi (tuition fee saja).

    Dokumen Pendukung untuk Penyandang Disabilitas

    • Surat keterangan sebagai penyandang disabilitas dan ragam disabilitasnya dari fasilitas layanan kesehatan, rumah sakit, atau dokter sesuai ketentuan UU.
    • Melampirkan surat persetujuan dari orang tua/wali dan membubuhkan tanda tangan di atas meterai Rp 10 ribu.
    • Melampirkan surat permohonan pendampingan sesuai kebutuhan aktivitas disabilitas.

    Pendaftaran Beasiswa Garuda dapat dilakukan di beasiswagaruda.kemdiktisaintek.go.id. Selamat mencoba!

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Kemendiktisaintek Kenalkan Pengganti Beasiswa Indonesia Maju, Apa Itu?


    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mengenalkan pengganti Beasiswa Indonesia Maju (BIM) untuk calon mahasiswa baru. Diketahui, beasiswa penggantinya yang bernama Beasiswa Garuda sudah memulai pendaftaran pada April lalu.

    Sebagai informasi, BIM merupakan beasiswa studi sarjana yang diluncurkan untuk calon mahasiswa baru. Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan dan tunjangan hidup.

    Setelah empat angkatan, beasiswa ini akan ditutup. Namun, siswa tak perlu cemas karena Kemendiktisaintek telah meluncurkan penggantinya.


    Wamendiktisaintek Stella Christie pada Senin (21/4/2025) menyebut program Beasiswa Garuda merupakan wujud gagasan Asta Cita nomor 4.

    Gagasan Asta Cita nomor 4 berbunyi, ” Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.”

    Beasiswa ini diperuntukkan bagi siswa yang sedang berada di kelas 12 jenjang SMA/sederajat. Penerima manfaat akan mendapat beasiswa untuk berkuliah jenjang S1/D4 di luar negeri.

    Perlu diketahui, pendaftaran Beasiswa Garuda telah dibuka pada 21 April hingga 23 April 2025. Total, ada 256 siswa yang berhasil menjadi penerima beasiswa.

    Para penerima beasiswa diketahui telah diterima di universitas top dunia, seperti Singapore National University, Nanyang Technological University, hingga University of California Berkeley.

    “Beasiswa Garuda adalah program bagi sebagai bagian dari Sekolah Unggul Garuda. Bila BIM sudah selesai dan tidak dibuka lagi, maka Beasiswa Garuda akan dibuka lagi untuk tahun seterusnya,” ujar Ahmad Najib Burhani selaku Direktorat Jenderal Pendidikan Sains dan Teknologi di Pembekalan Penerima Beasiswa Garuda dan BIM di Gedung D Komplek Kemendiktisaintek, Senin (16/6/2025).

    “Dan semoga terus berlanjut sampai kita terus mendapatkan talenta-talenta,” imbuhnya.

    Komponen Pembiayaan Beasiswa Garuda

    1. Bantuan Biaya Pendidikan

    • Dana SPP
    • Dana pendaftaran
    • Dana tunjangan buku

    2. Bantuan Biaya Pendukung

    • Dana transportasi
    • Dana aplikasi visa
    • Dana asuransi kesehatan
    • Dana kedatangan
    • Dana hidup bulanan
    • Dana keadaan darurat.

    Syarat Beasiswa Garuda

    • WNI
    • Tengah menempuh kelas 12 jenjang SMA atau sederajat.
    • Diterima di program sarjana atau sarjana terapan/diploma 4 di salah satu perguruan tinggi luar negeri dalam daftar yang ditetapkan Kemendiktisaintek.
    • Bersedia melaporkan setiap beasiswa non gelar pada komponen pendanaan yang sama atau beasiswa bergelar dari sumber lain sebelum dan setelah ditetapkan sebagai penerima beasiswa.

    Dokumen Syarat Beasiswa Garuda

    • Data Dukung dan Data Ekonomi
    • Salinan digital kartu keluarga
    • Salinan digital KTP/KIA/akta kelahiran
    • Slip gaji ayah dan ibu apabila ada
    • Rekening koran orang tua dalam tiga bulan terakhir
    • Foto meteran listrik, terlihat kode CL
    • Surat pertanggungjawaban mutlak dengan meterai Rp 10 ribu.
    • LoA
    • Rincian biaya studi (tuition fee saja).

    Dokumen Pendukung untuk Penyandang Disabilitas

    • Surat keterangan sebagai penyandang disabilitas dan ragam disabilitasnya dari fasilitas layanan kesehatan, rumah sakit, atau dokter sesuai ketentuan UU.
    • Melampirkan surat persetujuan dari orang tua/wali dan membubuhkan tanda tangan di atas meterai Rp 10 ribu.
    • Melampirkan surat permohonan pendampingan sesuai kebutuhan aktivitas disabilitas.

    Jadwal Beasiswa Garuda

    • Submit dokumen ekonomi: 21-23 April 2025
    • Pengisian data LoA: Gelombang 1 (21-23 April 2025), gelombang 2 (2-24 Mei 2025)
    • Proses seleksi administrasi: Gelombang 1 (24-27 April 2025), gelombang 2 (5-15 Juni 2025)
    • Pengumuman seleksi: Gelombang 1 (28 April 2025), gelombang 2 (16 Juni 2025).

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Garuda dapat dicek melalui https://beasiswagaruda.kemdiktisaintek.go.id. Selamat bagi para penerima beasiswa!

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com