Tag: beasiswa lpdp

  • Status Mahasiswa Aktif Kini Bisa Daftar LPDP, Tapi Begini Ketentuannya


    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa LPDP masih berlangsung hingga 12 Februari 2024. Pada tahun sebelumnya, mahasiswa on going (yang masih berstatus aktif sebagai mahasiswa) tidak bisa mendaftar.

    Sementara aturan tersebut pada tahun ini diubah. Saat ini mahasiswa on going diizinkan untuk mendaftar Beasiswa LPDP. Meski demikian, ada ketentuan untuk hal ini.

    Ketentuan Mahasiswa ‘On Going’ Pendaftar LPDP

    Dikutip dari unggahan akun resmi LPDP RI di Instgram, berikut ini aturan mahasiswa berstatus aktif utnuk mendaftar LPDP:

    • Mendaftar di program studi atau perguruan tinggi tujuan yang berbeda dari yang tengah ditempuh.
    • Wajib membuat dan menandatangani surat pengunduran diri dari kampus yang sudah ditempuh dan menyerahkannya ke LPDP paling lambat 2 pekan setelah dinyatakan lulus seleksi substansi.
    • Wajib menyerahkan surat pemberhentian resmi dari prodi atau perguruan tinggi yang tengah ditempuh sebelum menandatangani surat pernyataan penerima beasiswa.
    • Pendaftar on going yang bersangkutan belum menyelesaikan studi dan memperoleh gelar sebelum pengumuman seleksi substansi.

    Jadwal Beasiswa LPDP 2024

    Tahap 1

    1. Pendaftaran: 11 Januari 2024
    2. Seleksi administrasi: 15 Februari 2024
    3. Pengumuman seleksi administrasi: 1 Maret 2024
    4. Masa sanggah hasil seleksi administrasi: 2 Maret 2024
    5. Pemrosesan sanggah hasil seleksi administrasi: 4 Maret 2024
    6. Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 14 Maret 2024
    7. Seleksi bakat skolastik: 18 Maret 2024
    8. Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 27 Maret 2024
    9. Seleksi substansi: 2 April 2024
    10. Pengumuman hasil seleksi substansi: 10 Januari 2024

    Tahap 2

    1. Pendaftaran: 19 Juni 2024
    2. Seleksi administrasi: 22 Juli 2024
    3. Pengumuman seleksi administrasi: 9 Agustus 2024
    4. Masa sanggah hasil seleksi administrasi: 10 Agustus 2024
    5. Pemrosesan sanggah hasil seleksi administrasi: 12 Agustus 2024
    6. Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 21 Agustus 2024
    7. Seleksi bakat skolastik: 27 Agustus 2024
    8. Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 5 September 2024
    9. Seleksi substansi: 10 September 2024
    10. Pengumuman hasil seleksi substansi: 7 November 2024

    (nah/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Hal yang Sering Bikin Gagal di Seleksi Administrasi LPDP



    Jakarta

    Seleksi administrasi merupakan tahap awal dalam seleksi Beasiswa LPDP. Dalam prosesnya, ada empat hal yang sering bikin gagal dalam tahap ini.

    Beasiswa LPDP merupakan beasiswa pascasarjana yang diberikan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Mencakup biaya pendidikan dan tunjangan, beasiswa ini kerap menjadi incaran pemburu beasiswa Indonesia.

    Agar siap mengikuti seleksi LPDP. Simak yuk empat hal yang sering bikin gagal dalam seleksi administrasi LPDP dilansir dari Instagram resmi @lpdp_ri.


    4 Hal yang Sering Bikin Gagal di Seleksi Administrasi LPDP

    1. Surat Rekomendasi

    • Tidak sesuai standar/format yang disediakan LPDP
    • Dibuat lebih dari satu tahun
    • Surat rekomendasi dengan offline form tidak ditandatangani oleh pemberi rekomendasi
    • Surat rekomendasi bukan ditujukan untuk Beasiswa LPDP

    2. Sertifikat Bahasa Inggris

    • Skor kurang dari yang dipersyaratkan
    • Sertifikat bahasa berupa prediction test
    • Tidak terverifikasi keasliannya pada portal resmi lembaga penerbit sertifikat bahasa
    • Telah kedaluwarsa atau melebihi batas waktu 2 tahun dari tahun pendaftaran

    3. Letter of Acceptance

    • Tidak mencantumkan tanggal intake atau mulai studi
    • Pilihan prodi dan/atau perguruan tinggi di luar daftar LPDP, namun tidak melampirkan dokumen bukti pendukung
    • LoA masih bersifat conditional
    • Tidak melampirkan surat keterangan defer (tunda studi) bagi LoA yang tanggal intake lebih cepat dari ketentuan LPDP
    • LoA yang dilampirkan berbeda dengan tujuan studi yang diinput dalam aplikasi pendaftaran

    4. Surat Usulan bagi pendaftar PNS/TNI/POLRI

    • Pejabat yang mengesahkan surat usulan bukan Pejabat Eselon II sesuai ketentuan LPDP
    • Surat usulan tidak mencantumkan informasi nama dan NIP pendaftar
    • Surat usulan bukan ditujukan untuk beasiswa LPDP

    Itulah empat hal yang sering bikin gagal di seleksi administrasi LPDP. Jangan sampai terjadi di kamu, ya!

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa LPDP – NTU Tahap 2 Dibuka Juni 2024, Cek Infonya di Sini



    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Nanyang Technological University (NTU) akan membuka Beasiswa Joint Scholarship LPDP-NTU pada Juni 2024 mendatang. Beasiswa Prioritas LPDP ini akan dibuka untuk kuliah S2 dan S3 di NTU Singapura.

    Dikutip dari laman LPDP, beasiswa LPDP-NTU ini tersedia untuk bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) maupun non-STEM. Beasiswa jenjang S2 dibuka untuk program MBA, sedangkan beasiswa S3 dibuka di bidang teknik, sains, komputasi dan data, bisnis, humaniora, dan ilmu sosial.

    Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto mengatakan, kerja sama ini merupakan upaya membangun dan mengembangkan sistem inovasi berkelanjutan. Hal ini terdiri dari pengembangan bakat, kegiatan penelitian, dan kewirausahaan atau startup.


    “Kerja sama kami dengan NTU akan menjadi model bagi LPDP untuk tidak hanya menyasar sejumlah besar beasiswa dan bidang-bidang prioritas,” kata Andin dalam penandatanganan kesepakatan dengan NTU di Gedung JB Sumarlin LPDP, Kementerian Keuangan, Senin (1/4/2024) lalu.

    Diketahui, beasiswa co-funding LPDP-NTU ini adalah lanjutan kemitraan INSPIRASI atauy Indonesia- NTU Singapore Institute of Research for Sustainability and Innovation. Program beasiswa yang dilaksanakan Kemendikbudristek ini merupakan program penelitian kolaboratif 5 tahun yang didanai oleh LPDP. Para peserta program berfokus pada perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan.

    Sementara itu Profesor NTU Ho Teck Hua mengatakan kerja sama beasiswa ini bagian dari kolaborasi internasional dan investasi talenta SDM potensial Indonesia.

    “Kami menantikan kontribusi para lulusan ini sebagai alumni NTU di negara asal, di Singapura, dan di kawasan ini,” kata Ho.

    Penerima beasiswa LPDP-NTU akan mendapat gratis biaya pendidikan, biaya hidup, dan sejumlah komponen pembiayaan lainnya. Berikut syarat dan ketentuannya.

    Syarat Beasiswa LPDP-NTU 2024 S2 Program MBA

    1. WNI
    2. Bekerja di sektor publik
    3. Mendaftar pada prodi Nanyang Fellows MBA di NTU sesuai jadwal dan ketentuan di kampus
    4. Durasi pendanaan maksimal 12 bulan
    5. Penerima beasiswa juga akan belajar di Tsinghua University, China selama 1 minggu dan UC Berkeley, AS selama 2 minggu
    6. Pendanaan studi diberikan selama penerima beasiswa berada di Singapura
    7. Sudah selesai S1 atau D4, belum pernah menyelesaikan S2
    8. Usia maksimal pada 31 Desember 2024:
      – Pendaftar non CPNS/PNS: 35 tahun
      – PNS: maksimal 37 tahun
      – PNS dengan jabatan fungsional Peneliti/Perekayasa/Medis/Paramedis/ Pendidik maksimal 42 tahun
      – Prajurit TNI/anggota Polri: maksimal 40 tahun
    9. Unggah dokumen IPK minimal 3.0 dari 4.00 atau yang setara, dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir
    10. Unggah sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang diterbitkan paling lambat pada 2 tahun terakhir dari tahun pendaftaran beasiswa oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org), skor minimal 100 bagi TOEFL iBT® 100 atau 6.5 bagi IELTS™ .
    11. Melampirkan surat rekomendasi dari akademisi atau tokoh masyarakat.
    12. Jika lulusan kuliah luar negeri, sertakan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK oleh Kemendikbudristek (https://piln.kemdikbud.go.id/) atau Kemenag (https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah/).
    13. jika lulusan luar negeri belum mendapat hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK, unggahtangkapan layar ajuannya
    14. Jika sedang kuliah, calon pelamar diperkenankan mendaftar hanya jika program studi dan/atau perguruan tinggi tujuan berbeda dari yang sedang ditempuh
    15. Jika sedang kuliah dan lolos seleksi substansi, peserta seleksi wajib membuat dan menandatangani surat pengunduran diri yang ditujukan kepada perguruan tinggi atas program studi yang sedang ditempuh. Siswa wajib menyampaikan surat tersebut kepada LPDP paling lambat 2 pekan setelah diumumkan lulus seleksi substansi.
    16. Jika sedang kuliah dan lolos seleksi, serahkan surat pemberhentian resmi dari program studi atau perguruan tinggi sebelum penandatanganan surat pernyataan Penerima Beasiswa agar tidak dibatalkan dari penerimaan beasiswa
    17. Jika pernah kuliah tetapi tidak selesai di jenjang S2, lampirkan surat pemberhentian/sejenisnya sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut
    18. Surat rekomendasi sesuai dengan persyaratan masing-masing program yang diterbitkan paling lama 1 tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa
    19. Pendaftar berstatus PNS dan CPNS di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi sekurang-kurangnya dari pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada kementerian/lembaga atau pemda tempat pendaftar bekerja sesuai ketentuan
    20. PNS dengan jabatan fungsional sebagai peneliti/perekayasa/medis/ paramedis/ pendidik mengunggah Surat Keputusan (SK) Jabatan Terakhir atau SK Kenaikan Pangkat Terakhir atau sejenisnya yang menunjukkan kebenaran status
    21. Pendaftar berstatus prajurit TNI di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi, minimal pejabat yang bidang pembinaan SDM pada Mabes TNI/ TNI AD/ TNI AL/ TNI AU untuk mengikuti program beasiswa LPDP yang ditujukan kepada LPDP.
    22. Pendaftar jenjang anggota POLRI di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes Polri untuk mengikuti program beasiswa LPDP kepada LPDP pada saat pendaftaran beasiswa LPDP.
    23. Beasiswa hanya diperuntukkan bagi kelas reguler atau kelas lain yang ditetapkan oleh LPDP, bukan kelas eksekutif, kelas khusus, kelas karyawan, kelas jarak jauh, kelas di luar kampus induk, kelas internasional jika mendaftar kampus dalam negeri, kelas yang digelar di lebih satu negara kampus, dan yang tidak sesuai ketentuan LPDP
    24. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP
    25. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan pada aplikasi pendaftaran.
    26. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia.
    27. Jika memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi, isi riwayatnya pada aplikasi pendaftaran
    28. Melampirkan surat rekomendasi dari akademisi atau tokoh masyarakat.

    Lebih lanjut tentang beasiswa LDDP-NTU jenjang S3 dan cara daftarnya dapat dipantau di laman lpdp.kemenkeu.go.id di bagian Beasiswa Targeted. Semoga berhasil, detikers!

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa LPDP 2024 di Cina Dibuka, Ada Ikatan Kerja



    Jakarta

    Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) membuka beasiswa LPDP 2024 Targeted untuk kuliah di Cina. Calon mahasiswa bisa mendaftar ke Northeastern University (NEU) dan Central South University (CSU) Cina.

    Dikutip dari laman resminya, beasiswa LPDP 2024 di NEU dibuka pada jenjang S2 di bidang metalurgi. Calon mahasiswa yang dapat mendaftar yakni lulusan S1 metalurgi, kimia, pemrosesan mineral, teknik mesin, teknik elektro, geologi, dan bidang yang relevan lainnya.

    Sedangkan beasiswa LPDP 2024 di CSU dibuka di bidang metalurgi dan ilmu material. Calon mahasiswa yang dapat mendaftar yakni lulusan S1 kimia, teknik kimia, fisika, ilmu material, teknik material, metalurgi, teknik pertambangan, teknik mesin, teknik industri, teknik produksi, teknik manufaktur, dan teknik geologi, serta bidang relevan lainnya.


    Penerima beasiswa LPDP di NEU dan CSU dapat berkuliah S2 maksimal 3 tahun di Cina. Khusus lulusan NEU nantinya akan menjalani ikatan kerja di ZHC Co Ltd di Indonesia selama 2 tahun.

    Beasiswa LPDP 2024 di NEU didanai oleh Kementeria Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenkomarves), LPDP, NEU, dan Zhejiang Huayou Cobalt Co Ltd.

    Dikutip dari LinkedIn resminya, ZHC Co Ltd atau Huayou bergerak di bidang riset, pengembangan, dan manufaktur material baterai Li-ion energi baru dan pengembangan materi kobalt.

    Huayou juga memiliki unit-unit bisnis Pengembangan Sumber Daya, Manufaktur Material Baru, Manufaktur Energi Baru, dan Daur Ulang. Unit-unit ini membuat ekosistem industri terintegrasi untuk baterai litium energi baru, mengembangkan mineral nikel dan kobalt, pemurnian, pemrosesan material katoda baterai Li-ion, serta penggunaan ulang dan daur ulang.

    Sementara itu, beasiswa LPDP 2024 di CSU didanai oleh Kemenkomarves, LPDP, CSU, dan GEM Co Ltd. Adapun GEM Co Ltd bergerak di industri daur ulang.

    Salah satu operasinya yaitu remanufaktur material baku baterai seperti nikel, kobalt, mangan, tembaga, aluminium, besi, dan litium dari sampah baterai, plat tembaga katoda, batangan emas dan perak, spons paladium, dan rhodium.

    Komponen Beasiswa LPDP Targeted 2024 di CSU dan NEU

    • Dana SPP (tuition fee)
    • Dana tunjangan buku
    • Dana penelitian tesis
    • Dana seminar Iiternasional
    • Dana penelitian tesis
    • Dana seminar internasional
    • Dana publikasi jurnal internasional
    • Dana pendukung
    • Dana hidup bulanan
    • Dana asuransi kesehatan
    • Dana transportasi
    • Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)
    • Dana kedatangan
    • Dana aplikasi visa/permohonan izin tinggal
    • Ikatan kerja ZHC Co Ltd di Indonesia selama 2 tahun khusus bagi penerima beasiswa di NEU terpilih

    Pendaftaran Beasiswa LPDP 2024 di Cina pada kampus NEU dan CSU dibuka mulai 17 April-17 Mei 2024. Bagi peminat kampus NEU, simak informasi lebih lanjut DI SINI.

    Bagi peminat Beasiswa LPDP 2024 di CSU, bisa klik DI SINI. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Jenis Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2 yang Bakal Dibuka, Ada Incaranmu?



    Jakarta

    Beasiswa LPDP akan kembali membuka pendaftaran tahap 2. Sebelum mendaftar, yuk pahami dulu tiga jenis Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2 berikut ini.

    Beasiswa Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) merupakan beasiswa pascasarjana yang diberikan oleh LPDP Kementerian Keuangan. Program beasiswa yang mengirimkan mahasiswa perguruan tinggi dalam dan luar negeri ini selalu ramai digandrungi pendaftar.

    Bagaimana tidak, LPDP menawarkan pembiayaan pendidikan secara penuh dengan bantuan tunjangan hidup. Beberapa artis juga pernah menerima Beasiswa LPDP, sebut saja Maudy Ayunda, Tasya Kamila, hingga Gita Gutawa.


    Setiap tahunnya, LPDP membuka pendaftaran dalam dua tahap. Tahap 1 pada Januari hingga Juni, sementara Tahap 2 dimulai bulan Juni hingga November.

    Memasuki bulan Juni, Beasiswa LPDP akan membuka beasiswa Tahap 2 untuk tiga jenis beasiswa. Apa saja? Yuk simak berikut ini.

    3 Jenis Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2

    Melansir dari laman resmi LPDP, Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2 akan dibuka untuk Beasiswa Umum, Afirmasi, dan Targeted. Adapun pendaftaran akan dibuka pada 19 Juni 2024 mendatang.

    Macam-macam beasiswa yang ditawarkan sebagai berikut:

    1. Program Beasiswa Umum

    Sesuai dengan namanya, Beasiswa Umum LPDP terbuka untuk umum yang memenuhi kriteria. Beasiswa yang bisa dipilih termasuk Beasiswa Reguler, Beasiswa Perguruan Tinggi, dan Beasiswa Parsial.

    2. Program Beasiswa Afirmasi

    Program Beasiswa Afirmasi ditujukan bagi calon mahasiswa dari kelompok masyarakat tertentu. Adapun beasiswa yang dibuka dalam Beasiswa Afirmasi adalah Beasiswa Penyandang Disabilitas, Beasiswa Putra-putri Papua, Beasiswa Daerah Afirmasi, dan Beasiswa Prasejahtera.

    3. Program Beasiswa Targeted

    Terakhir, detikers bisa mengikuti Beasiswa Targeted. Beasiswa ini dibuka untuk calon mahasiswa dari kalangan PNS, TNI, Polri, wirausahawan, kader ulama, dokter, dan fellowship. Beasiswa Targeted yang dibuka termasuk Beasiswa PNS, TNI, POLRI, Beasiswa Kewirausahaan. Beasiswa Pendidikan Kader Ulama, Beasiswa Dokter Spesialis & Subspesialis, Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis, Beasiswa Kerja Sama Northeastern University, Tiongkok, dan Beasiswa Kerja Sama Central South University, Tiongkok.

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa LPDP 2024

    Memasuki waktu pendaftaran, detikers bisa menyiapkan dokumen pendaftaran Beasiswa LPDP 2024 berikut:

    1. Biodata Diri (Online Form)
    2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) (Unggah)
    3. Scan Ijazah S1/S2 (Asli atau Legalisir) atau SKL (Surat Keterangan Lulus).
    4. Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari Perguruan Tinggi bagi yang tidak menyelesaikan studi. (Unggah)
    5. Scan Transkrip Nilai S1/S2 (bukan Transkrip Profesi) (Unggah)
    6. Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah dan konversi IPK (Unggah)
    7. Dokumen konversi IPK dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan konversi IPK (Unggah)
    8. Sertifikat Bahasa Asing yang dipersyaratkan dan Masih Berlaku (Asli) (Unggah)
    9. Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang masih berlaku dan sesuai dengan Perguruan Tinggi serta Program studi yang dipilih (Unggah)
    10. Surat Rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi (dapat memilih online form atau unggah)
    11. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit (poin-poin terlampir) (Online Form)
    12. Surat usulan dari pejabat yang membidangi SDM untuk pendaftar PNS/TNI/POLRI sesuai ketentuan (Unggah)
    13. Profil diri pada formulir pendaftaran online (Online Form)
    14. Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia (Online Form)
    15. Proposal Penelitian (khusus Doktor) (Online Form)
    16. Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi (Online Form)

    Jadwal Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2

    • Pendaftaran: 19 Juni 2024
    • Seleksi administrasi: 22 Juli 2024
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 9 Agustus 2024
    • Masa sanggah hasil seleksi administrasi: 10 Agustus 2024
    • Pemrosesan sanggah hasil seleksi administrasi: 12 Agustus 2024
    • Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 21 Agustus 2024
    • Seleksi bakat skolastik: 27 Agustus 2024
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 5 September 2024
    • Seleksi substansi: 10 September 2024
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 7 November 2024

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2 dapat dicek melalui https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Siap jadi awardee?

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa Itu Beasiswa LPDP? Ini Jenis, Syarat, dan Cara Daftarnya


    Jakarta

    Beasiswa LPDP merupakan salah satu beasiswa prestisius yang diincar oleh ribuan mahasiswa Indonesia. Pasalnya, beasiswa LPDP memberikan kesempatan emas untuk menempuh studi di kampus bergengsi di dalam atau luar negeri.

    Selain menawarkan biaya pendidikan, beasiswa ini juga mencakup biaya hidup, makanan, transportasi, dan masih banyak lagi. Yuk, pahami selengkapnya seputar beasiswa LPDP di bawah ini.

    Apa itu Beasiswa LPDP?

    Mengutip dari buku Meretas Batas Impian Dengan Beasiswa karya Dr. Abdul Kahar, M.Pd, beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP merupakan beasiswa yang diselenggarakan secara resmi oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Program beasiswa LPDP diadakan untuk membantu calon mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan di jenjang sarjana (S1), magister (S2), ataupun doktoral (S3).


    Melalui beasiswa LPDP, mahasiswa berkesempatan untuk berkuliah di perguruan tinggi dalam atau luar negeri yang telah bermitra dengan LPDP. Komponen beasiswa LPDP sendiri diantaranya mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, makan, transportasi, dan asuransi.

    Jenis Beasiswa LPDP

    Hampir sama seperti tahun-tahun sebelumnya, beasiswa LPDP dari Kementerian Keuangan menawarkan 4 program utama yakni beasiswa targeted, beasiswa umum, beasiswa afirmasi, dan beasiswa kolaborasi. Dilansir dari laman resmi LPDP, keempat program beasiswa ini terbagi lagi menjadi beberapa kategori sebagai berikut:

    1. Beasiswa Kolaborasi

    Beasiswa Kolaborasi – Kemendikbudristek adalah program beasiswa ini diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk mendorong semangat belajar kalangan pelajar, pendidik, dan budayawan melalui berbagai program kolaborasi.

    2. Beasiswa Umum

    Beasiswa Reguler

    Beasiswa Reguler merupakan program beasiswa di jenjang magister dan dokter yang ditujukan untuk WNI melalui mekanisme dan prosedur yang telah ditentukan LPDP.

    Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD)

    PTUD merupakan program beasiswa yang memberikan kesempatan untuk menempuh pendidikan di jenjang magister dan doktor bagi WNI yang mempunyai Letter of Admission/Acceptance (LoA) dari Perguruan Tinggi Utama Dunia.

    Beasiswa Parsial

    Beasiswa parsial merupakan program beasiswa jenjang magister dan doktor bagi WNI dengan skema pendanaan yang dibagi bersama antara pihak LPDP dan mahasiswa penerima beasiswa.

    3. Beasiswa Afirmasi

    Beasiswa Daerah Afirmasi

    Program Beasiswa Daerah Afirmasi merupakan beasiswa jenjang magister dan doktor yang ditujukan bagi masyarakat yang berasal dari daerah afirmasi.

    Beasiswa Prasejahtera

    Program Beasiswa Prasejahtera ditujukan untuk membantu kalangan masyarakat dari keluarga prasejahtera atau miskin untuk dapat melanjutkan pendidikan di jenjang magister.

    Beasiswa Penyandang Disabilitas

    Program beasiswa ini diperuntukkan bagi masyarakat penyandang disabilitas fisik, intelektual, mental, sensorik, serta disabilitas ganda atau multi.

    Beasiswa Putra-Putri Papua

    Program beasiswa ini ditujukan bagi putra-putri dari daerah Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Barat Daya, dan Provinsi Papua Pegunungan untuk menempuh pendidikan di jenjang magister dan doktor.

    4. Beasiswa Targeted (Targeted scholarship)

    Beasiswa PNS, TNI, dan POLRI

    Sesuai namanya, program beasiswa ini ditujukan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), prajurit TNI, dan anggota kepolisian (POLRI).

    Beasiswa Kewirausahaan

    Beasiswa kewirausahaan merupakan program beasiswa untuk jenjang magister luar negeri bagi WNI yang tertarik mempelajari bidang kewirausahaan.

    Beasiswa Kader Ulama

    Beasiswa kader ulama atau Beasiswa Pendidikan Indonesia Kader Ulama Masjid Istiqlal merupakan program beasiswa jenjang magister yang ditujukan bagi calon ulama. Program ini dikelola oleh Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) dan bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

    Beasiswa Dokter Spesialis dan Dokter Subspesialis

    Program Beasiswa Dokter Spesialis dan Dokter Subspesialis diselenggarakan oleh LPDP dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menunjang ketersediaan sumber daya tenaga dokter spesialis dan subspesialis di Indonesia.

    Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional

    Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional merupakan program beasiswa jenjang doktor hasil kolaborasi antara LPDP dan BRIN yang ditujukan bagi WNI yang terampil dalam riset nasional di bidang keanekaragaman hayati, nuklir, penerbangan, antariksa, dan maritim.

    Beasiswa Prioritas LPDP – NTU Program MBA

    Program beasiswa ini ditujukan bagi WNI yang bekerja di sektor publik untuk melanjutkan pendidikan pada program MBA di Nanyang Technological University (NTU) Singapura.

    Beasiswa Prioritas LPDP-NTU Program Doktor

    Program beasiswa ini menawarkan kesempatan bagi WNI untuk menempuh pendidikan pada program doktor yang diadakan oleh Nanyang Technological University (NTU) Singapura.

    Beasiswa Prioritas LPDP-Campus France Program Master

    Program beasiswa ini memberikan kesempatan bagi WNI untuk berkuliah pada jenjang magister di program studi dan universitas yang terlampir.

    Beasiswa Prioritas LPDP-UC Davis

    Program Beasiswa Prioritas LPDP-UC Davis ditujukan bagi WNI untuk melanjutkan pendidikan pada program doktor yang diselenggarakan oleh University of California Davis, Amerika.

    Beasiswa LPDP-UNSW Program Doktor

    Program beasiswa ini memberikan kesempatan bagi WNI untuk menempuh pendidikan pada program doktor di University of South Wales (UNSW) Australia.

    Beasiswa Prioritas Dikristek-LPDP-OKP Program Master

    Program Beasiswa Prioritas Dikristek-LPDP-OKP Program Master menawarkan kesempatan bagi WNI untuk melanjutkan pendidikan pada program studi dan universitas sebagaimana yang terlampir.

    Beasiswa Prioritas LPDP-NUS Program Master Bidang Kewirausahaan

    Program beasiswa ini diperuntukkan bagi WNI untuk menempuh pendidikan jenjang magister di National University of Singapore, program studi Master Science in Venture Creation bidang kewirausahaan (single degree).

    Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis

    Program Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis menyasar WNI yang bekerja sebagai dokter spesialis dan memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) serta Surat Ijin Praktik (SIP) sebagai dokter spesialis.

    Beasiswa Kerja Sama Metalurgi NEU

    Program beasiswa ini merupakan beasiswa jenjang magister hasil kerja sama antara LPDP, Kementerian Koordinator dan Bidang Kemaritiman, Northeastern University (NEU) dan Zheijiang Huayou Cobalt Co. Ltd.

    Beasiswa Kerja Sama Metalurgi CSU

    Program beasiswa ini menawarkan kesempatan untuk menempuh pendidikan di Bidang Metalurgi dan Sains Material di Central South University (CSU), Republik Rakyat Tiongkok.

    Beasiswa Kerja Sama Korea University of Science & Technology (UST)

    Program beasiswa ini ditujukan untuk jenjang magister dan doktor di sektor digital, energi terbarukan (renewable energy), ekonomi biru, dan bioteknologi.

    Syarat Umum Beasiswa LPDP

    Berikut sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh pendaftar beasiswa LPDP yang dirangkum dari laman Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara:

    1. Warga Negara Indonesia (WNI).
    2. Sudah menyelesaikan studi progrma sarjana (S1)/diploma empat (D4) untuk beasiswa magister atau Sarjana(S1)/Diploma empat (D4) langsung doktor.
    3. Memiliki dokumen LoA unconditional dari Perguruan tinggi negeri tujuan dan memenuhi semua kriteria sebagai pendaftar program beasiswa doktor (S3) bagi pendaftar dari diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor.
    4. Tidak sedang mendaftar atau mendapatkan beasiswa dari sumber lain yang berpotensi double funding selama menjadi awardee beasiswa LPDP.
    5. Memilih perguruan tinggi tujuan dan program studi sesuai ketetapan dari LPDP.
    6. Mempunyai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan persyaratan bahasa sesuai ketentuan yang telah disepakati pada tiap program beasiswa.
    7. Menyetujui surat pernyataan yang tertera pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP.
    8. Menuliskan profil diri serta riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan pada aplikasi pendaftaran.
    9. Menuliskan komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia.
    10. Mempunyai sertifikat kemampuan bahasa Inggris (IELTS/TOEFL) sesuai persyaratan tiap program beasiswa.

    Syarat Khusus Beasiswa LPDP

    Mengutip dari laman Indonesia.go.id, berikut adalah beberapa persyaratan khusus beasiswa LPDP yang perlu diperhatikan:

    Ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember pada tahun pendaftaran adalah sebagai berikut:

    • Maksimal berusia 35 tahun untuk pendaftar jenjang pendidikan magister.
    • Maksimal berusia 40 tahun untuk pendaftar jenjang pendidikan doktor.

    2. Mengunggah Berkas Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)

    Berikut adalah ketentuan dokumen IPK untuk mendaftar beasiswa LPDP:

    • Pendaftar jenjang magister wajib mempunyai IPK pada jenjang pendidikan sebelumnya minimal 3,00 pada skala 4,00.
    • Pendaftar jenjang doktor wajib mempunyai IPK pada jenjang pendidikan sebelumnya minimal 3,25 pada skala 4,00.
    • Teruntuk pendaftar jenjang doktor dari program magister tanpa IPK wajib melampirkan surat keterangan yang diterbitkan perguruan tinggi asal.

    3. Mengunggah Berkas Sertifikat Kemampuan Bahasa Inggris

    Dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris diterbitkan paling lambat 2 tahun terakhir dari tahun pendaftaran beasiswa oleh IELTS, ITS, atau PTE Academic dengan ketentuan di bawah ini:

    • Pendaftar program studi magister dalam negeri memiliki skor minimal bahasa inggris TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, IELTS 6,0 atau PTE Academic 50.
    • Pendaftar program pendidikan magister luar negri memiliki skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT 80, IELTS 6,5 dan PTE Academic 58.
    • Pendaftar program pendidikan doktor dalam negeri mempunyai skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP 530, TOEFL iBT 70, IELTS 6,0 dan PTE Academic 50.
    • Pendaftar program pendidikan doktor luar negeri mempunyai skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT 94, IELTS 7,0 dan PTE Academic 65.
    • Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus diterbitkan dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.

    4. Melampirkan Surat Rekomendasi dari Akademisi atau Tokoh Masyarakat

    Dokumen surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi dapat dilampirkan melalui form online atau unggah.

    Tata Cara Pendaftaran Beasiswa LPDP

    Setelah memenuhi persyaratan umum dan khusus di atas, berikut panduan untuk melakukan registrasi beasiswa LPDP:

    1. Daftar secara online melalui situs https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
    2. Melengkapi dan mengunggah seluruh persyaratan berkas pada aplikasi pendaftaran.
    3. Submit atau kumpulkan aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.
    4. Pastikan dokumen-dokumen pendukung yang diunggah seperti surat rekomendasi, surat keterangan atau sejenisnya masih berlaku dan diterbitkan sesuai ketentuan dari LPDP.

    Demikian penjelasan mengenai pengertian, jenis serta syarat umum dan khusus dalam mendaftar beasiswa LPDP. Semoga artikel ini bermanfaat bagi detikers.

    (khq/khq)



    Sumber : www.detik.com

  • Syarat TOEFL LPDP 2024 Lengkap S2-S3 Dalam dan Luar Negeri, Mana Paling Tinggi?


    Jakarta

    Beasiswa LPDP Tahap 2 bakal dibuka pada 19 Juni. Sebagai persiapan, calon awardee wajib tahu syarat TOEFL LPDP 2024.

    TOEFL atau Test of English as a Foreign Language adalah ujian kemampuan bahasa Inggris bagi penutur asing. Tes ini diperlukan untuk mendaftar masuk universitas atau beasiswa ke Amerika dan negara lainnya.

    Selain TOEFL, kamu juga bisa mendaftarkan sertifikat PTE Academic atau tes bahasa Inggris berbasis komputer, dan IELTS. Meski sama-sama merupakan ujian kemampuan bahasa Inggris, IELTS (International English Language Testing System) ditujukan bagi negara-negara persemakmuran, seperti Inggris dan Australia.


    Tak sekedar melampirkan sertifikat TOEFL, PTE Academic, atau IELTS, pendaftar juga wajib memenuhi skor minimum. Bagaimana syarat TOEFL LPDP 2024 dan ujian kemampuan bahasa Inggris lainnya? Simak berikut ini seperti dilansir dari laman resminya.

    Syarat TOEFL, PTE Academic, dan IELTS LPDP 2024

    Program Magister

    1. Skor Minimal Program Magister Dalam Negeri

    – TOEFL ITP 500

    – TOEFL iBT 61

    – PTE Academic 50

    – IELTS 6,0

    2. Skor Minimal Program Magister Luar Negeri

    – TOEFL iBT 80

    – PTE Academic 58

    – IELTS 6,5.

    Program Doktor

    1. Skor Minimal Program Doktor Dalam Negeri

    – TOEFL ITP 530

    – TOEFL iBT 70

    – PTE Academic 50

    – IELTS 6,0

    2. Skor Minimal Program Doktor Luar Negeri

    – TOEFL iBT 94

    – PTE Academic 65

    – IELTS 7,0

    Dokumen Pendaftaran LPDP 2024

    1. Biodata diri
    2. Kartu tanda penduduk
    3. Ijazah S1/S2 (asli atau legalisir) atau surat keterangan lulus
    4. Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi bagi yang tidak menyelesaikan studi
    5. Transkrip nilai S1/S2
    6. Dokumen penyetaraan ijazah dan konversi indeks prestasi kumulatif (IPK) dari Kemendikbduristek
    7. Sertifikat bahasa asing yang dipersyaratkan dan masih berlaku (asli)
    8. Letter of acceptance (LoA) unconditional yang masih berlaku
    9. Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi
    10. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit

    Jadwal LPDP 2024 Tahap 2

    Pendaftaran: 19 Juni 2024

    Seleksi administrasi: 22 Juli 2024

    Pengumuman hasil seleksi administrasi: 9 Agustus 2024

    Masa sanggah hasil seleksi administrasi: 10 Agustus 2024

    Pemrosesan sanggah hasil seleksi administrasi: 12 Agustus 2024

    Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 21 Agustus 2024

    Seleksi bakat skolastik: 27 Agustus 2024

    Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 5 September 2024

    Seleksi substansi: 10 September 2024

    Pengumuman hasil seleksi substansi: 7 November 2024

    Itu dia syarat TOEFL LPDP 2024 baik magister atau doktor dalam dan luar negeri. Apakah skor detikers sudah sesuai?

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Siap-siap, Beasiswa Indonesia – NTU Singapura Agustus 2024



    Jakarta

    Beasiswa Indonesia – NTU Singapore Talent Programme (INSTEP) akan dibuka pada Agustus 2024. Beasiswa ini digelar untuk program S2 Master by Coursework dan Master by Research di Nanyang Technological University (NTU), Singapura.

    Beasiswa Pemerintah RI ini merupakan kerja sama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan NTU. Beasiswa INSTEP menjadi bagian kerja sama RI-Singapura bidang pendidikan, riset, dan industri.

    Beasiswa INSTEP akan mendanai hingga 200 mahasiswa RI setiap tahun. Para alumnus NTU asal Indonesia diharapkan menjadi lulusan yang memahami budaya, tata kelola, dan peluang bisnis di Singapura dan Indonesia.


    Beasiswa ini juga melengkapi program penelitian kolaboratif bidang perubahan iklim dan pembangun berkelanjutan, Indonesia-NTU Singapore Institute of Research for Sustainability and Innovation (INSPIRASI). Fase pertama program kerja sama Kemendikbudristek, LPDP, dan NTU tersebut akan berlangsung selama 5 tahun.

    Usai upacara penandatanganan dan peluncuran beasiswa INSTEP, Kamis (6/6/2024), Kantor INSPIRASI di NTU juga secara resmi dibuka.

    Sebelumnya pada April 2024, NTU dan LPDP membuka dua beasiswa pascasarjana. Beasiswa Pascasarjana LPDP-NTU dibuka untuk jenjang S3, sedangkan beasiswa LPDP-NTU Fellows MBA dibuka untuk jenjang S2 Master of Business Administration (MBA) di Nanyang Business School.

    Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Diktiristek) Kemendikbudristek, Abdul Haris mengatakan beasiswa INSTEP merupakan investasi bagi masa depan mahasiswa RI dan Indonesia sendiri.

    “Dengan membuka jalan bagi mahasiswa kita untuk melanjutkan pendidikan melalui program master, kita berinvestasi pada masa depan mereka sekaligus juga masa depan Indonesia,” katanya dalam peluncuran beasiswa, dikutip dari keterangan resminya.

    “Program ini akan menjembatani keberagaman budaya, mendorong inovasi, dan semakin memperkuat upaya transfer pengetahuan serta kolaborasi pendidikan antara Indonesia dan Singapura,” sambung Haris.

    Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto, Presiden NTU Profesor Ho Teck Hua, Mendikbudristek RI Nadiem Anwar Makarim, dan Menteri Pendidikan Singapura Chan Chun Sing hadir dalam peluncuran beasiswa INSTEP.

    Andin mengatakan dukungan LPDP atas beasiswa ini diharapkan bantu memberdayakan para akademisi Indonesia untuk menjadi katalis perubahan positif, mendorong inovasi dan kemajuan di bidang masing-masing setelah para pelajar RI kembali ke Indonesia.

    “Saya berharap program ini akan terus berkembang dan mendorong kolaborasi yang lebih besar antara negara kita, dengan berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia di Indonesia,” ucap Andin.

    Presiden NTU Ho Teck Hua mengatakan beasiswa ini diharapkan menarik mahasiswa terbaik asal Indonesia untuk kuliah di kampusnya. Ia mencatat saat ini NTU memiliki 4.700 alumni asal Indonesia.

    “Kami yakin bahwa program ini akan menghasilkan lulusan-lulusan yang beragam dan kaya budaya yang mampu bekerja di bidang yang saling menguntungkan bagi kedua negara. Mereka akan menjadi duta masa depan untuk hubungan yang lebih erat antara Indonesia dan Singapura,” ucap Ho Tech Hua.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran Beasiswa Doktor LPDP X UIII Dibuka, WNI dan WNA Bisa Daftar!



    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bekerja sama dengan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) membuka beasiswa jenjang doktoral. Kali ini, beasiswa dibuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA).

    Beasiswa Kerja Sama LPDP dengan UIII telah dibuka mulai 4 Juni sampai 11 Juni 2024. Adapun empat program doktor yang tersedia, yaitu Program Doktor Studi Islam pada Fakultas Studi Islam, Program Doktor Ilmu Ekonomi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Program Doktor Ilmu Politik pada Fakultas Ilmu Sosial, dan Program Doktor Ilmu Pendidikan pada Fakultas Ilmu Pendidikan.

    Meski beasiswa ini bisa diikuti oleh WNA, mereka tetap diwajibkan untuk kembali ke negara asal setelah merampungkan studi. Sedangkan untuk lulusan WNI, wajib mengikuti ketentuan berkontribusi di Indonesia dengan periode paling singkat dua kali masa studi ditambah satu tahun (2n+1).


    Tertarik mendaftar? Melansir dari laman resmi LPDP, berikut komponen beasiswa serta syarat lengkapnya.

    Komponen Beasiswa LPDP x UIII 2024

    1. Dana Pendidikan

    Dana Pendaftaran
    Dana SPP
    Dana Tunjangan Buku
    Dana Bantuan Penelitian Disertasi
    Dana Bantuan Publikasi Jurnal Internasional, dan
    Dana Bantuan Seminar Internasional

    2. Dana Pendukung

    Dana Transportasi, khusus untuk WNA dari negara asal ke Indonesia (pergi pulang), untuk WNI sesuai ketentuan yang berlaku di LPDP
    Dana Aplikasi Visa dan/atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) khusus untuk WNA
    Dana Asuransi Kesehatan
    Dana Hidup Bulanan
    Dana Kedatangan
    Dana Tunjangan keluarga, dan
    Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)

    Syarat Beasiswa LPDP x UIII 2024

    1. Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA)
    2. Telah menyelesaikan studi program magister (S2)
    3. Belum pernah menyelesaikan studi doktor (S3)
    4. Tidak sedang menempuh studi (on going) program magister (S2) ataupun doktor (S3)
    5. Mengunggah dokumen Letter of Admission/Acceptance (LoA) Unconditional
      dari UIII pada jenjang doktor sesuai dengan program studi tujuan yang dipilih pada laman pendaftaran.
    6. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar 31 Desember di tahun pendaftaran berusia paling tinggi 40 tahun.
    7. Mengunggah Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sekurang-kurangnya 3,25 pada skala 4,00 atau yang setara dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau salinan yang telah dilegalisir. Khusus untuk pendaftar dari jenjang studi magister tanpa IPK, wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.
    8. Bagi WNI pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan:
      -Hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kemendikbud atau Kemenag
      -Tangkapan layar ajuan penyetaraan ijazah dan konversi IPK bagi pendaftar yang
      penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPKnya belum terbit.
    9. Bagi WNA pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang studi magister yang nilai IPK belum menggunakan skala 4,00 maka wajib dikonversi melalui tautan https://www.scholaro.com/gpa-calculator/ dan hasil konversi IPK diunggah/dilampirkan bersamaan dengan ijazah dan transkrip nilai pada jenjang pendidikan sebelumnya.
    10. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang diterbitkan paling lambat pada 2 (tahun terakhir dari tahun pendaftaran beasiswa oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com), atau IELTS
      (www.ielts.org)
    11. Bagi WNA yang negaranya menjadikan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi/English Speaking Country, dapat dikecualikan dari kewajiban mengunggah sertifikat kemampuan Bahasa Inggris.
    12. Bagi pendaftar WNI, menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP
    13. Bagi pendaftar WNA mengunggah surat rekomendasi dari UIII, dan bagi pendaftar WNI mengunggah surat rekomendasi dari akademisi.
    14. Bagi pendaftar WNI yang berstatus PNS dan CPNS wajib melampirkan surat usulan sekurang-kurangnya dari pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah untuk mengikuti program beasiswa LPDP.

    Jadwal Beasiswa LPDP x UIII 2024

    Pendaftaran: 4 – 11 Juni 2024
    Seleksi Administrasi: 12 – 14 Juni 2024
    Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 21 Juni 2024
    Pengajuan Sanggah: 22 – 23 Juni 2024
    Pengumuman Hasil Sanggah: 1 Juli 2024
    Seleksi Substansi: 4 – 10 Juli 2024
    Pengumuman Hasil Seleksi Substansi: 17 Juli 2024

    (nir/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Dibuka 19 Juni, Bisakah Daftar Beasiswa LPDP Tahap II Tanpa LoA?



    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan tahap II tahun 2024 tinggal menghitung hari, tepatnya 19 Juni mendatang. Namun, tahukah detikers daftar LPDP bisa tanpa LoA?

    Bagi calon mahasiswa yang akan mendaftar LPDP untuk melanjutkan studi S2 dan S3 ini, perlu segera mempersiapkan diri, termasuk dalam memenuhi syarat letter of acceptance (LoA).

    LoA merupakan bukti diterimanya seseorang sebagai calon mahasiswa di universitas terkait yang terbagi menjadi dua jenis yakni LoA Conditional dan LoA Unconditional. LoA Conditional berarti mahasiswa sudah diterima di sebuah perguruan tinggi namun belum sepenuhnya karena harus memenuhi beberapa persyaratan yang ditentukan.


    Sementara LoA Unconditional adalah surat pernyataan telah diterima di sebuah perguruan tinggi tanpa syarat, sehingga calon mahasiswa hanya tinggal melakukan registrasi ulang saja.

    Sampai saat ini, LPDP menerima dua jalur pendaftaran berdasarkan dua status kepemilikan LoA ini. Calon awardee yang telah menerima LoA Unconditional dapat melewatkan tahap Seleksi Bakat Skolastik.

    Sehingga dari Seleksi Administrasi mereka bisa dinyatakan lolos langsung ke tahap Seleksi Substansi atau proses wawancara terakhir.

    Namun bagaimana dengan yang baru menerima LoA conditional ataupun belum punya LoA? Begini penjelasannya dikutip dari laman Indonesia.go.id, Kamis (6/6/2024).

    Mendaftar Beasiswa LPDP Tanpa LoA

    Pada dasarnya pendaftar beasiswa LPDP yang baru memiliki LoA Conditional ataupun belum memiliki LoA tetap bisa mendaftar. Namun, ada beberapa syarat wajib yang harus dipenuhi seperti dokumen fisik ijazah dan transkrip nilai, sponsor pendanaan, dan syarat lainnya.

    Meskipun penerima LoA Unconditional bisa melewati beberapa seleksi, tetap tidak ada perbedaan atau prioritas dalam menentukan kelulusan mendapatkan beasiswa LPDP.

    Jika hingga seleksi akhir atau telah dinyatakan lulus dan layak menerima LPDP, peserta LoA Conditional ataupun non-LoA akan diberikan waktu selama 18 bulan untuk mencari LoA. Jangan khawatir, karena pihak LPDP juga akan membantu dengan hadirnya Letter of Sponsorship (LoS).

    LoS adalah surat keterangan yang akan menyatakan adanya dukungan pendanaan dari LPDP. Sehingga calon mahasiswa bisa menambah peluang untuk diterima di kampus idaman saat mencari LoA.

    Syarat Pendaftaran LPDP Tanpa LoA

    Adapun syarat yang perlu dipenuhi peserta untuk mendaftar LPDP tanpa LoA, yakni:

    1. Biodata Diri (Online Form)

    2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) (Unggah)

    3. Scan Ijazah S1/S2 (Asli atau Legalisir) atau SKL (Surat Keterangan Lulus).

    4. Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari Perguruan Tinggi bagi yang tidak menyelesaikan studi. (Unggah)

    5. Scan Transkrip Nilai S1/S2 (bukan Transkrip Profesi) (Unggah)

    6. Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah dan konversi IPK (Unggah)

    7. Dokumen konversi IPK dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan konversi IPK (Unggah)

    8. Sertifikat Bahasa Asing yang dipersyaratkan dan Masih Berlaku (Asli) (Unggah)

    9. Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang masih berlaku dan sesuai dengan Perguruan Tinggi serta Program studi yang dipilih (Unggah)

    10. Surat Rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi (dapat memilih online form atau unggah)

    11. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit (poin-poin terlampir) (Online Form)

    12. Surat usulan dari pejabat yang membidangi SDM untuk pendaftar PNS/TNI/POLRI sesuai ketentuan (Unggah)

    13. Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia (Online Form)

    14. Proposal Penelitian 1500-2000 kata (khusus Doktor) (Online Form)

    15. Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi (Online Form)

    Pendaftaran akan dibuka pada 19 Juni 2024 mendatang. Yuk persiapkan dirimu, detikers!

    (det/faz)



    Sumber : www.detik.com