Tag: beasiswa luar negeri

  • Batas Usia Pendaftar Beasiswa LPDP 2024 Tiap Program, Cek Ya



    Jakarta

    Tiap program Beasiswa LPDP 2024 menerapkan syarat khusus bagi pendaftar, salah satunya syarat usia. Batas usia pendaftar dihitung per 31 Desember 2024.

    Berdasarkan rangkaian panduan resmi Beasiswa LPDP 2024, berikut batas usia pendaftar Beasiswa LPDP Reguler, Beasiswa Prioritas, hingga Beasiswa Afirmasi.

    Batas Usia Beasiswa LPDP Reguler

    Beasiswa Reguler LPDP adalah beasiswa umum LPDP jenjang magister dan doktor untuk WNI. Pendaftar bisa kuliah di perguruan tinggi dalam negeri atau luar negeri.


    • Pendaftar S2: 35 tahun
    • Pendaftar S3: 40 tahun

    Batas Usia Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia

    Beasiswa PTUD LPDP adalah beasiswa LPDP umum jenjang S2 dan S3 luar negeri, diperuntukan bagi WNI yang sudah memperoleh Letter of Admission atau Letter of Acceptance (LoA) dari salah satu kampus di daftar PTUD LPDP, seperti University of Tokyo dan Stanford University.

    Berikut batas usia pendaftar Beasiswa PTUD LPDP:

    • Pendaftar S2: 35 tahun
    • Pendaftar S3: 40 tahun

    Batas Usia Beasiswa Parsial

    Beasiswa Parsial adalah beasiswa LPDP umum jenjang S2 dan S3 bagi WNI dengan pendanaan bersama dari LPDP dan individu penerima beasiswa (awardee) sendiri.

    Berikut batas usia pendaftar Beasiswa Parsial LPDP:

    • Pendaftar S2: 35 tahun
    • Pendaftar S3: 40 tahun

    Batas Usia Beasiswa Penyandang Disabilitas

    Beasiswa ini diperuntukkan bagi warga penyandang disabilitas fisik, intelektual, mental, sensorik, dan ganda/multi. Berikut batas usia pendaftar Beasiswa Penyandang Disabilitas 2024 per 31 Desember:

    • Pendaftar S2: 42 tahun
    • Pendaftar S3: 47 tahun

    Batas Usia Beasiswa Putra-putri Papua

    Beasiswa Putra-Putri Papua adalah beasiswa afirmasi LPDP khusus putra-putri daerah (Orang Asli Papua) Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, atau Provinsi Papua Barat Daya yang bermarga assli Papua atau ibu/bapak kandung adalah Orang Asli Papua (OAP).

    Berikut batas usia pendaftar Beasiswa Putra-putri Papua 2024 per 31 Desember:

    • Pendaftar S2: 47 tahun
    • Pendaftar S3: 50 tahun

    Batas Usia Beasiswa Daerah Afirmasi

    Beasiswa Daerah Afirmasi adalah beasiswa S2 dan S3 untuk warga yang berasal dari daerah afirmasi, dibuktikan dengan KTP dan surat keterangan dari lurah/kepala desa paling lama 1 tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa. Berikut batas usia pendaftarnya:

    • Pendaftar S2: 47 tahun
    • Pendaftar S3: 50 tahun

    Batas Usia Beasiswa Prasejahtera

    Beasiswa Prasejahtera LPDP adalah beasiswa S2 untuk warga dari keluarga prasejahtera atau miskin yang terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), atau Bantuan Iuran (PBI) di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial. Batas usia pendaftarnya yaitu 42 tahun.

    Batas Usia Beasiswa PNS, TNI, Polri

    Beasiswa LPDP untuk PNS, anggota Polri, dan prajurit TNI ini dibuka di jenjang S2 dan S3. Berikut batas usia pendaftarnya:

    • PNS pendaftar S2: 37 tahun
    • PNS pendaftar S3: 42 tahun
    • PNS JF Peneliti/Perekayasa/Medis/Paramedis/Pendidik pendaftar S2: 42 tahun
    • PNS JF Peneliti/Perekayasa/Medis/Paramedis/Pendidik pendaftar S2: 47 tahun
    • Prajurit TNI/anggota Polri pendaftar S2: 40 tahun
    • Prajurit TNI/anggota Polri pendaftar S3: 45 tahun

    Batas Usia Beasiswa Kewirausahaan

    Beasiswa S2 luar negeri ini dibuka untuk calon pendaftar yang bergerak di bidang kewirausahaan. Batas usia pendaftar yaitu 35 tahun per 31 Desember 2024.

    Batas Usia Beasiswa Pendidikan Kader Ulama

    Beasiswa LPDP untuk Prodi llmu Al-Qur’an dan Tafsir, Institut PTIQ Jakarta ini dibuka di jenjang S2 dan S3. Berikut batas usia pendaftarnya:

    • Pendaftar S2: 40 tahun
    • Pendaftar S3: 45 tahun

    Batas Usia Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis

    Beasiswa LPDP untuk dokter ini dibuka di program spesialis dan subspesialis. Berikut batas usia pendaftarnya:

    • Pendaftar spesialis: 35 tahun, khusus yang sudah punya LoA maka mengikuti batas usia di prodi dan perguruan tinggi tujuan
    • Pendaftar subspesialis: 45 tahun, khusus yang sudah punya LoA maka mengikuti batas usia di prodi dan perguruan tinggi tujuan

    Batas Usia Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional

    Beasiswa S3 LPDP dan BRIN ini diperuntukkan bagi WNI untuk belajar di bidang keanekaragaman hayati, nuklir, penerbangan dan antariksa, serta maritim. Berikut ketentuan batas usianya:

    • Pendaftar S3 Jalur Fast Track: 25 tahun
    • Pendaftar S3: 27 tahun

    Batas Usia Beasiswa Prioritas LPDP – NTU Program MBA

    Beasiswa kerja sama LPDP – NTU ini dibuka untuk mendaftar kuliah di program Master of Business Administration di Nanyang Technological University (NTU) dan satu beasiswa magister luar negeri LPDP lain.

    Berikut ketentuan batas usia pelamar kuliah MBA NTU di beasiswa ini:

    • Pendaftar non-CPNS dan non-PNS: 35 tahun
    • Pendaftar PNS: 27 tahun
    • Pendaftar PNS JF Peneliti/Perekayasa/Medis/Paramedis/Pendidik: 42 tahun
    • Pendaftar Prajurit PTNI/anggota Polri: 40 tahun

    Batas Usia Beasiswa Prioritas LPDP – NTU Program Doktor

    Beasiswa S3 di NTU ini dibuka di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) dan non-STEM dan satu beasiswa doktor luar negeri LPDP lain.

    Berikut batas usia pelamar kuliah S3 di NTU dengan beasiswa ini:

    • Pendaftar umum: 40 tahun
    • Pendaftar PNS: 42 tahun
    • Pendaftar PNS JF: 47 tahun
    • Pendaftar Prajurit PTNI/anggota Polri: 45 tahun

    Batas Usia Beasiswa Prioritas LPDP – Campus France Program Master

    Beasiswa S2 di Perancis ini dibuka untuk bidang prioritas pembangunan Indonesia sesuai keahlian pengetahuan yang dimiliki universitas di Prancis. Pendaftar bisa melamar beasiswa ini untuk kuliah di Prancis dan satu beasiswa magister luar negeri LPDP lain.

    Berikut batas usia pelamar kuliah S2 di Prancis dengan beasiswa ini:

    • Pendaftar umum: 37 tahun
    • Pendaftar PNS: 37 tahun
    • Pendaftar PNS JF Peneliti/Perekayasa/Medis/Paramedis/Pendidik: 42 tahun
    • Pendaftar Prajurit PTNI/anggota Polri: 40 tahun

    Batas Usia Beasiswa Prioritas LPDP – UC Davis Program Doktor

    Beasiswa S3 di University of California (UC) Davis ini dibuka untuk bidang pertanian, lingkungan, teknik, dan pendidikan. Pendaftar beasiswa ini dapat sekaligus melamar salah satu program beasiswa doktor LPDP luar negeri.

    Berikut batas usia pendaftar beasiswa S3 di UC Davis:

    • Pendaftar umum: 40 tahun
    • Pendaftar PNS: 42 tahun
    • Pendaftar PNS JF: 47 tahun
    • Pendaftar Prajurit TNI/anggota Polri: 45 tahun

    Batas Usia Beasiswa Prioritas LPDP – UNSW Program Doktor

    Beasiswa S3 di University of New South Wales (UNSW) Australia ini dibuka di bidang energi terbarukan dan inovasi. Pendaftar beasiswa ini dapat sekaligus mendaftar beasiswa S3 LPDP luar negeri lain.

    • Pendaftar umum: 40 tahun
    • Pendaftar PNS: 42 tahun
    • Pendaftar PNS JF: 47 tahun
    • Pendaftar Prajurit PTNI/anggota Polri: 45 tahun

    Batas Usia Beasiswa Prioritas Diktiristek-LPDP-OKP Program Master

    Beasiswa kuliah S2 di Belanda di Belanda ini dibuka untuk bidang yang relevan dan penting terkait pembangunan Indonesia. Beberapa di antaranya bidang teknologi dan manajemen air serta warisan budaya.

    Batas usia pendaftar beasiswa ini adalah 35 tahun.

    Batas Usia Beasiswa Prioritas LPDP – NUS Program Master Bidang Kewirausahaan

    Beasiswa kuliah S2 kewirausahaan di National University of Singapore (NUS) ini dibuka untuk calon pengusaha yang ingin meluncurkan usaha baru dan mengembangkan bisnis. Batas usia pendaftar beasiswa ini adalah 35 tahun.

    (twu/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Cerita Nasa, Siswa Beasiswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri yang Programnya Diputus


    Jakarta

    Muhammad Fazil Ihsan Lanasa ingin kuliah teknik dirgantara di luar negeri seperti idolanya, BJ Habibie. Peraih medali emas World Youth Invention and Innovation Award (WYIIA) 2023 ini sudah mengantongi skor IELTS dan SAT untuk bekal mendaftar di perguruan tinggi luar negeri.

    Nasa, begitu ia akrab dipanggil, merupakan salah satu dari 350 siswa penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4. Sejak awal tahun, siswa kelas 12 MAN 4 Jakarta ini mengikuti rangkaian program beasiswa, mulai dari webinar series untuk kuliah luar negeri, kursus IELTS dan SAT, summer program, dan proyek sosial.

    Namun pada 3 November 2024, Surat Puspresnas Nomor 1645/J3/PN.06/2024 menyatakan beasiswa persiapan kuliah di luar negeri ini tidak lagi menyelenggarakan college counseling. Penggantian biaya pendaftaran universitas luar negeri juga ditiadakan.


    College counseling ini penting karena selain yang di-planning tadi, seharusnya juga ada pendampingan soal esai, terutama untuk universitas di Amerika Serikat ataupun buat scholarships,” tuturnya pada detikEdu jelang penyampaian petisi keberlanjutan BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 di Kantor Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2024).

    Tak Ada Konseling, Pembiayaan Ditiadakan

    Dikutip dari laman BIM Puspresnas, college counseling merupakan bimbingan pendidikan tinggi untuk memilih perguruan tinggi dan prodi tujuan, penulisan esai, hingga persiapan wawancara.

    College counseling sedianya digelar sekitar September-Oktober, tetapi tidak kunjung diadakan sampai terbit surat Puspresnas tentang peniadaan bimbingan pendidikan tinggi dan reimbursement biaya pendaftaran ke kampus luar negeri bagi awardee BIM Persiapan S1 Luar Negeri.

    Sedangkan peniadaan reimbursement biaya pendaftaran universitas luar negeri menurut Nasa berdampak pada teman-teman sesama penerima beasiswa dengan keterbatasan ekonomi.

    Ia mencontohkan, salah satu rekannya yang peraih medali olimpiade sains nasional (OSN) mengalami keterbatasan finansial. Akibatnya, awardee tersebut tak mampu membayar biaya pendaftaran di universitas luar negeri tujuannya.

    “Karena saya tahu sendiri, nggak semua awardee BIM Persiapan ini yang punya kapabilitas finansial bagus, karena mereka dinilai dari merit (prestasi),” tuturnya.

    Nasa sendiri membayar CAD 170 atau sekitar Rp 1,9 juta untuk mendaftar ke University of British Columbia (UBC), Kanada. Sedangkan rencana untuk mendaftar ke University of California (UC) Berkeley dan University of Rhode Island ia urungkan.

    “UC Berkeley kemungkinan saya drop, karena harganya lumayan mahal 85 dolar (USD, sekitar Rp 1,3 juta). Dan juga University of Rhode Island 65 dolar (USD, sekitar Rp 1,03 juta),” tuturnya.

    Tak hanya dirinya, Nasa menuturkan siswa sesama penerima BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 dari madrasahnya pun mengalami kendala biaya pendidikan tinggi yang sama.

    “Teman saya itu nilai IELTS-nya udah jauh di atas kualifikasi BIM, dan juga ada SAT-nya yang jauh di atas kualifikasi BIM. tapi karena keputusan itu (tidak ada lagi reimbursement biaya pendaftaran), dia sering drop beberapa universitas gara-gara biaya,” ucapnya.

    Mencari Kuliah Gratis di Luar Negeri

    Ia kini pikir-pikir lagi untuk mengeluarkan biaya pendaftaran ke universitas di luar negeri. Bersama empat teman awardee BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 di MAN 4 Jakarta, Nasa bagi-bagi tugas mencari peluang beasiswa di berbagai negara dan benua. Khususnya pada kampus yang menyediakan biaya pendaftaran gratis.

    “Salah satu teman saya nyari semua universitas yang ada beasiswanya di Australia. Satu yang di Eropa, satu yang di Amerika,” tuturnya.

    “Kita buat kategori, dan apa-apa cari sendiri,” imbuhnya.

    Nasa juga mendaftar ke International Scholars Program, sejenis BIM untuk mahasiswa internasional di Kanada. Beasiswa ini menyediakan gratis uang kuliah dan uang saku per tahun.

    “Pengumumannya sendiri, kalau tidak salah, Maret. Jadi pas tahu pengumuman ini, bisa lanjut ke BIM (reguler S1) atau scholarship ini,” imbuhnya.

    Ia semula ingin masuk Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat, perguruan tinggi terbaik di dunia versi QS World University Ranking (WUR) 2025. Namun, beasiswa di kampus-kampus AS lazimnya bersifat parsial, tidak menyediakan tempat tinggal dan tunjangan hidup per tahun.

    “Saya jadi nge-rescale tujuan saya. Jadi kalau universitasnya nggak ada kepastian soal beasiswa atau apapun, saya drop,” ucapnya.

    Kini, Nasa menarget Monash University, National University of Singapore (NUS), Nanyang Technological University (NTU), hingga Korea Advanced Institute of Science Technology (KAIST). Kampus terakhir terkenal dengan pendidikan gratis, uang saku, plus asrama bagi mahasiswanya.

    Melanjutkan Riset

    Tak berdiam diri, Nasa juga kini melanjutkan proyek risetnya. Sebelumnya, ia harus berpandai-pandai membagi waktu sekolah, persiapan IELTS dan SAT, serta kompetisi riset.

    Minatnya di bidang riset sains dan teknologi terutama diasah sejak menginjak kelas 10 madrasah. Saat itu, dia membuat kompensator energi dari barang rongsokan. Kompensator daur ulang ini dapat menghemat listrik rumah tangga hingga 1.000 Watt.

    Gagasannya terinspirasi dari flywheel alias roda gila yang digunakan Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) yang komponennya relatif jarang ditemukan secara umum. Berkonsultasi dengan kepala sekolah SMK PGRI Telagasari, Karawang, Jawa Barat, ia pun berinovasi memanfaatkan flywheel dari bearing truk diesel dan generator bekas hydro generator.

    Risetnya itu kelak diganjar dengan medali emas International Research Competition for Young Scientist (IRCYS) 2022.

    Kini, Nasa berencana membuat inovasi yang berdampak untuk membantu krisis kemanusiaan. Ia menuturkan, proyek ini berangkat dari kondisi di Palestina.

    “Situasi di lapangannya nggak ada jalur. Misal ada camp refugee di sini, tapi jalur logistik ke camp-nya udah hancur banget. Kaya truk yang didesain buat off-road pun susah ke sananya,” tuturnya.

    “Jadi inginnya, inovasinya nanti bisa diaplikasikan di tempat-tempat yang lagi krisis,” pungkasnya.

    Terkait petisi keberlanjutan BIM Persiapan S1 Luar Negeri untuk Nasa dan kawan-kawannya, Sekretaris Puspresnas Nancy Rahmawati mewakili Kepala Puspresnas menerima petisi orang tua siswa. Ia mengatakan pihaknya mengagendakan pertemuan selanjutnya dengan orang tua siswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 pada Jumat (22/11/2024).

    “Mereka menyampaikan petisi untuk melanjutkan BIM 4 yang saat ini masih tertunda,” ucapnya di Kantor Puspresnas, Jakarta Selatan.

    “Kelanjutannya nanti ada pertemuan lagi selanjutnya, mudah-mudahan ada solusi terbaik untuk anak-anak semua. Pertemuannya hari Jumat besok. Ibu Kepala nanti menemui Bapak-Ibu Jumat nanti, sudah kita jadwalkan,” sambungnya.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Link Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025, Dibuka Hari Ini



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2025 Tahap 1 dibuka hari ini Jumat (17/1). Cek link pendaftaran Beasiswa LPDP 2024 di bawah ini.

    Beasiswa LPDP merupakan beasiswa di bawah naungan LPDP Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk melanjutkan pendidikan tinggi baik di dalam maupun luar negeri. Manfaat yang diberikan meliputi biaya pendidikan, kebutuhan bulanan, transportasi, asuransi, dan lain sebagainya.

    Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 tidak dipungut biaya apapun alias gratis. Namun, pelamar wajib melalui sejumlah tahap seleksi.


    Tertarik mendaftar Beasiswa LPDP 2025? Cek link pendaftarannya berikut ini.

    Link dan Cara Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025

    Pendaftaran beasiswa LPDP 2025 dilakukan secara online melalui laman resmi beasiswa LPDP. Adapun link beasiswa LPDP adalah:

    https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/

    Cara mendaftar Beasiswa LPDP 2025 adalah sebagai berikut:

    1. Masuk ke laman pendaftaran https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
    2. Jika belum punya akun, klik ‘daftar di sini’
    3. Isi formulir daftar akun yang mencakup informasi akun dan informasi pribadi
    4. Masukkan kode verifikasi, kemudian klik ‘buat akun’
    5. Setelahnya, masuk lagi ke laman pendaftaran
    6. Masuk dengan email atau WhatsApp yang sudah didaftarkan
    7. Begitu masuk, laman akan meminta sejumlah informasi, dokumen, dan berkas
    8. Lengkapi dokumen yang diminta kemudian unggah ke laman LPDP
    9. Klik ‘beasiswa’ lalu klik ‘status’ di bagian atas laman
    10. Pilih ‘daftar beasiswa’, kemudian pilih jenis beasiswa lalu klik ‘daftar’
    11. Selanjutnya, validasi foto dengan cara klik centang di bagian bawah laman, kemudian pilih ‘daftar beasiswa’
    12. Setelahnya, lengkapi seluruh informasi dan kelengkapan administrasi yang diminta laman
    13. Pastikan setelahnya klik ‘submit’ pada pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi
    14. Pastikan dokumen-dokumen pendukung seperti Surat Rekomendasi, Surat Keterangan, atau yang sejenis masih dalam masa berlaku dan diterbitkan sesuai ketentuan LPDP.

    Syarat Beasiswa LPDP 2025

    1. Warga Negara Indonesia
    2. Telah menyelesaikan studi: program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa magister; program magister (S2) untuk beasiswa doktor, atau diploma empat (D4)/sarjana (S1) bagi program langsung doktor.
    3. Bagi pendaftar jenjang doktor pada semua program Beasiswa LPDP yang merupakan lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai dokter spesialis atau dokter subspesialis sebagai bukti pemenuhan syarat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada masing-masing program.
    4. Bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dan mendapat gelar sebelum pengumuman seleksi substansi, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa.
    5. Pendaftar yang pernah menempuh studi namun tidak menyelesaikan studi pada program magister ataupun doktor baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri dapat mendaftar Beasiswa LPDP di jenjang studi yang sama dan dibuktikan dengan surat pemberhentian/sejenisnya sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut.
    6. Melampirkan surat rekomendasi sesuai dengan persyaratan masing-masing program yang diterbitkan paling lama 1 tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa.
    7. Bagi pendaftar berstatus PNS dan CPNS di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi yang ditujukan kepada LPDP sekurang-kurangnya dari pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/ pengembangan SDM pada Kementerian/ Lembaga atau Pemerintah Daerah tempat pendaftar bekerja dengan ketentuan:
    8. Mengusulkan atau merekomendasikan pendaftar untuk mengikuti program Beasiswa LPDP; dan
    9. Mencantumkan Nama Lengkap serta Nomor Induk Pegawai (NIP) pendaftar
    10. Bagi pendaftar berstatus prajurit TNI di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi yang ditujukan kepada LPDP sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU untuk mengikuti program beasiswa LPDP.
    11. Bagi pendaftar berstatus anggota POLRI di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi yang ditujukan kepada LPDP sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes Polri untuk mengikuti program beasiswa
    12. Memilih perguruan tinggi tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan
    13. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP (poin-poin terlampir).
    14. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan (tidak lulus) pada aplikasi pendaftaran.
    15. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pascastudi, dan rencana kontribusi di Indonesia.
    16. Menulis proposal penelitian bagi pendaftar program pendidikan doktor.
    17. Jika pendaftar memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/nonkejuaraan, dan pengalaman organisasi maka pendaftar mengisi riwayat publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi pada aplikasi pendaftaran.

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025

    Pendaftaran Beasiswa LPDP biasanya dibuka dalam dua tahap setiap tahunnya. Umumnya, tahap pertama dimulai di bulan Januari, sementara tahap kedua pada pertengahan tahun.

    Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 telah dibuka pada Jumat, 17 Januari 2025. Kemudian tahap kedua akan dilaksanakan setelah pengumuman hasil seleksi LPDP tahap 1 diumumkan. Jika merujuk pada jadwal tahun lalu, tahap kedua ini akan dibuka pada pertengahan bulan Juni.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Daftar Beasiswa LPDP Kemenkeu RI yang Akan Dibuka 2025, Ada Banyak Pilihan


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan (LPDP Kemenkeu) sudah mulai membuka pendaftaran beasiswa sejak 17 Januari 2025 lalu. Saat ini, beasiswa yang dibuka adalah Beasiswa Umum, Afirmasi, dan Targeted yang dibuka hingga 17 Februari 2025.

    LPDP menyebut ada banyak gebrakan baru pada program beasiswa LPDP tahap 1 tahun ini.

    “Ada banyak gebrakan baru lhoo di Program Beasiswa LPDP Tahap 1 tahun ini, termasuk penyesuaian skema seleksi pada Beasiswa Targeted Prioritas yang dapat di-bundling pendaftarannya bersama program Beasiswa Umum/Targeted/Afirmasi untuk tujuan luar negeri,” tulis LPDP RI, dikutip dari Instagram resmi pada Rabu (22/1/2025).


    Program Beasiswa LPDP yang Akan Dibuka pada 2025

    Detikers yang ingin melamar beasiswa LPDP, kalian bisa cek pilihan beasiswa yang akan dibuka pada tahun ini, yaitu:

    1. Program Umum

    • Beasiswa Reguler
    • Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia
    • Beasiswa Parsial

    2. Program Afirmasi

    • Beasiswa Prasejahtera
    • Beasiswa Penyandang Disabilitas
    • Beasiswa Daerah Afirmasi
    • Beasiswa Putra Putri Papua

    3. Program Targeted

    • Beasiswa PNS/TNI/Polri
    • Beasiswa Kewirausahaan
    • Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
    • Beasiswa Doktor Praktisi
    • Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis
    • Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional

    4. Program Targeted Beasiswa Bundling

    Program ini menawarkan 9 jenis beasiswa kemitraan LPDP dengan program/kampus spesifik pada beragam tema studi prioritas pembangunan. Program Targeted Beasiswa Bundling memiliki skema pendaftaran dengan menggabungkan program beasiswa targeted prioritas bersamaan dengan salah satu program beasiswa lainnya (umum/targeted/afirmasi) untuk tujuan luar negeri.

    Inilah pilihan skema pendaftaran Program Targeted Beasiswa Bundling:

    • LPDP-National University of Singapore (NUS) Program Master in Venture Creation (MSVC) ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
    • LPDP-Nanyang Technological University (NTU) Program MBA ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
    • LPDP-Nanyang Technological University (NTU) Program Doktor ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
    • LPDP-NUS Business School Program Master ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
    • LPDP-University of New South Wales (UNSW) Program Doktor ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
    • LPDP-Campus France Program Master ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
    • LPDP-Tsinghua University Program Master of Finance ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
    • LPDP-University of Science and Technology (UST) Korea Program Master dan Doktor ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
    • LPDP-University of Dundee Program Doktor ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri

    5. Program Double/Joint Degree

    • Beasiswa Reguler
    • Beasiswa Parsial
    • Beasiswa Prasejahtera
    • Beasiswa Penyandang Disabilitas
    • Beasiswa Daerah Afirmasi
    • Beasiswa Putra Putri Papua
    • Beasiswa PNS/TNI/Polri.

    (nah/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Ramai #KaburAjaDulu, Ini 7 Beasiswa S1-S3 yang Tak Wajibkan Awardee Kembali ke RI



    Jakarta

    Tagar #KabuAjaDulu ramai dibahas oleh anak muda di media sosial. Tagar ini menunjukan sebuah tren kuliah atau bekerja di luar negeri karena situasi di Indonesia tak sesuai dengan harapan mereka.

    #KaburAjaDulu ini juga dapat bermakna kesempatan bagi pelajar di Indonesia untuk pergi ke luar negeri beberapa lama misalnya untuk kuliah. Bagi detikers yang berniat belajar di luar negeri, sejumlah beasiswa ini tak mensyaratkan mahasiswa harus kembali ke Indonesia setelah selesai studi.

    Ada beasiswa apa saja? Melansir masing-masing laman resmi beasiswa, berikut daftarnya:


    Daftar Beasiswa S1-S3 yang Tak Wajibkan Awardee Kembali ke RI

    1. Global Korean Scholarship (GKS)

    Apakah detikers ingin menetap di Korea? Beasiswa Global Korea Scholarship (GKS) bisa jadi solusi agar bisa tinggal di sana sementara sekaligus melanjutkan kuliah.

    GKS menawarkan beasiswa untuk jenjang mulai dari D2, S1, S2 hingga S3. Komponen pembiayaan yang ditanggung beasiswa ini antara lain biaya daftar, biaya kuliah, uang saku tahunan sampai Rp 224 juta dan biaya kursus bahasa Korea selama satu tahun.

    Syarat daftar beasiswa ini yakni sebagai berikut:

    • Tidak berkewarganegaraan Korea, kecuali jika melamar program R&D, International Organization program.
    • Sehat mental dan fisik.
    • Pelamar yang belum lulus saat mendaftar wajib menyertakan transkrip akademik hingga semester yang terakhir ditempuh
    • Pelamar yang belum memperoleh sertifikat TOPIK saat mendaftar masih dapat melamar.
    • Syarat lengkapnya bisa dilihat di sini https://www.studyinkorea.go.kr/ko/scholarship ya.

    2. Ministry of Education (MoE) Taiwan

    Kementerian Taiwan menawarkan beasiswa MoE Taiwan untuk jenjang S1, S2 dan S3. Awardee beasiswa ini dapat menerima bantuan pendidikan hingga NT$ 40.000/semester atau sekitar Rp 19,9 juta.

    Tak ada syarat usia dalam beasiswa ini. Lebih jelasnya berikut syarat yang harus dipenuhi pelamar:

    • Tidak berstatus Overseas Chinese Student atau warga negara Taiwan.
    • Belum/tidak terdaftar belajar di salah satu kampus di Taiwan pada tahun sebelumnya.
    • Tidak mengikuti pertukaran pelajar antar universitas ketika nanti lolos.
    • Tidak pernah belajar di Taiwan pada tingkatan/jenjang yang sama.
    • Tidak pernah menerima beasiswa dari pemerintah taiwan lebih dari lima tahun.
    • Tidak menerima beasiswa lain dari pemerintah Taiwan jika lolos.
    • Tidak pernah membatalkan program beasiswa MoE Taiwan pada waktu sebelumnya.

    3. MEXT Research Jepang

    Beasiswa MEXT Research Jepang ini bisa dicoba bagi yang ingin melanjutkan D4, S1 atau S2. Pendanaan berlaku hingga 2 tahun masa studi.

    Beasiswa MEXT ini bersifat fully funded. Awardee akan ditanggung biaya kuliahnya, tunjangan hidup. tiket pesawat hingga pengurusan visa pelajar.

    Namun, pelamar sebelumnya harus memenuhi syarat ini agar dapat lolos:

    • Mempunyai IPK minimal 3,2
    • Memilih jurusan yang sesuai dengan jenjang pendidikan sebelumnya
    • Sehat secara jasmani dan rohani
    • Siap belajar bahasa Jepang
    • Mempunyai skor TOEFL-PBT/ITP: minimal 543, TOEFL-iBT: minimal 72, IELTS: minimal 5.5, TOEIC L&R: minimal 785, TOEIC S&W: minimal 310, dan JLPT: minimal N2

    4. Singapore International Graduate Award (Singa)

    Beasiswa Singa disediakan oleh Agency for Science, Technology, and Research Singapore. Jenis beasiswa yang tersedia dapat memungkinan awardee melanjutkan studi S2 langsung ke S3.

    Adapun tujuan kampus yang bisa dipilih di beasiswa Singa antara lain
    Nanyang Technological University, The National University of Singapore, The Singapore University of Technology and Design dan The Singapore Management University.

    Apa saja syarat bisa ikut beasiswa Singa? Berikut di antaranya:

    • Mempunyai semangat dalam penelitian dan berprestasi secara akademik
    • Ijazah atau surat keterangan lulus S1 atau S2
    • Transkrip akademik S1 atau S2
    • Mempunyai paspor
    • Foto ukuran paspor terbaru berformat JPEG atau PNG
    • Dua surat rekomendasi (dikirim secara daring oleh pemberi rekomendasi)
    • Hasil GRE/IELTS/TOEFL/SAT I&II/GATE yang bisa diminta dari pihak kampus

    5. Turkiye Burslari

    Turki merupakan salah satu tujuan studi favorit mahasiswa Indonesia. Jika detikers ingin ke sana, maka beasiswa Turkiye Burslari bisa jadi pilihan.

    Cakupan pembiayaan beasiswa ini terdiri dari uang kuliah, uang saku per bulan, tiket pesawat hingga tempat tinggal. Ada empat jenis beasiswa yang tersedia yakni beasiswa S1, S2, S3 dan beasiswa riset.

    Beberapa syarat khusus berdasarkan jenjang dapat dilihat selengkapnya di sini ya https://www.turkiyeburslari.gov.tr/.

    6. Stipendium Hungaricum Scholarship Program

    Beasiswa ini sediakan oleh Director for Internationalisation of Higher Education Stipendium Hungaricum Programme. Beasiswa menawarkan bantuan pendidikan S1, S2, dan kursus pelatihan.

    Beasiswa ini menanggung biaya kuliah secara penuh dan tunjangan hidup bulanan. Jika ingin mendaftar beasiswa ini, pelamar harus memenuhi syarat umum ini:

    • Melakukan pendaftaran di laman registrasi.
    • Mengunggah foto terbaru pelamar.
    • Pelamar beasiswa parsial studi parsial harus menyatakan dengan jelas durasi (ditunjukkan dalam bulan) dan tanggal mulai (September atau Februari) studi yang mereka lamar.
    • Membuat motivation letter.
    • Mengunggah salinan pindaian bukti asli kemampuan berbahasa.
    • Sementara syarat khusus setiap jenjang bisa dilihat di sini https://apply.stipendiumhungaricum.hu/ ya.

    7. Ministry of Entrepreneurship and Tourism Romania

    Pemerintah Romania menawarkan kesempatan warga Indonesia belajar di negaranya lewat beasiswa ini. Salah satu hal yang berbeda dari beasiswa ini adalah pelamar tak disyaratkan minimal IPK dan tak perlu melampirkan skor TOEFL atau IELTS.

    Beasiswa ini menanggung biaya kuliah, biaya latihan bahasa selama satu tahun, biaya hidup bulanan, asrama, bantuan layanan kesehatan hingga biaya transportasi lokal.

    Jika detikers tertarik daftar beasiswa dari pemerintah Romania ini dapat mendaftar di sini ya https://jakarta.mae.ro/en/local-news/1310.

    Itulah beberapa beasiswa yang tak mewajibkan awardee kembali ke Indonesia. Ada yang menarik minatmu?

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Beasiswa Luar Negeri S1 yang Tak Wajib Pulang, Pendaftarannya Masih Dibuka!


    Jakarta

    Kuliah ke luar negeri adalah impian sebagian orang. Keterbatasan biaya janganlah dijadikan alasan karena ada sejumlah beasiswa yang menawarkan pendidikan S1 di luar negeri secara gratis.

    Dalam persyaratannya, beberapa beasiswa terkadang mengharuskan alumni kembali ke negara asal untuk berkontribusi atau mengabdi. Namun, ada kok beasiswa S1 luar negeri yang tidak mewajibkan lulusannya untuk pulang setelah selesai studi. Apa saja?

    Daftar Beasiswa Luar Negeri S1

    Sejumlah beasiswa S1 luar negeri tidak mengharuskan alumninya pulang ke negara asal usai studi berakhir. Beberapa program beasiswa bahkan masih dibuka pendaftarannya.


    1. Romanian Government Scholarship

    Pemerintah Rumania melalui Kementerian Luar Negeri (MFA)-nya menawarkan program S1 Romanian Government Scholarship kepada lulusan SMA sederajat dari negara-negara non-Uni Eropa yang memiliki prestasi akademik.

    Beasiswa terbuka untuk semua program studi di perguruan tinggi terbaik Rumania, kecuali Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Farmasi. Akan diberikan program persiapan belajar bahasa Rumania selama 1 tahun bagi penerima beasiswa yang belum mahir.

    Mengutip laman resmi MFA Rumania, pendaftaran Romanian Government Scholarship 2025 masih sampai 12 Maret 2025. Hasil seleksi akan diumumkan sekitar 30 Juni 2025. Pendaftaran hanya dapat diajukan melalui situs Study in Romania.

    2. MoE Taiwan Scholarship

    Kementerian Pendidikan Republik China (ROC) Taiwan memberikan program beasiswa kepada warga negara internasional yang lulusan SMA sederajat dan memiliki prestasi akademik.

    Beasiswa S1 hanya diberikan selama 4 tahun. Penerima beasiswa akan mendapatkan biaya kuliah sebesar TWD 40.000 per semesternya dengan tunjangan bulanan sebesar TWD 15.000. Kelebihan biaya ditanggung sendiri oleh penerima beasiswa.

    Dilansir situs Kemdikbud RI, pendaftaran MoE Taiwan Scholarship masih dibuka hingga 31 Maret 2025. Pendaftar beasiswa harus melakukan pendaftaran mandiri terlebih dahulu ke perguruan tinggi di Taiwan untuk penerimaan. Informasi lebih lanjut dapat dicek melalui situs resmi Divisi Pendidikan TETO Indonesia dan media sosial TETO & TEC Indonesia.

    3. MEXT Scholarship (Program Gakubu/Undergraduate)

    MEXT Scholarship Program Gakubu/Undergraduate merupakan beasiswa yang diberikan pemerintah Jepang kepada lulusan sekolah formal SMA/SMK sederajat untuk melanjutkan studi S1 di universitas-universitas Jepang.

    Pendaftaran MEXT Scholarship Program Gakubu/Undergraduate dilakukan melalui Kedutaan Besar Jepang di Tanah Air dan tanpa dipungut biaya. Penerima beasiswa akan mengikuti persiapan selama 1 tahun untuk belajar bahasa Jepang dan pengetahuan umum lainnya.

    Hingga kini belum ada informasi kapan pendaftaran beasiswa MEXT 2025 dibuka. Melihat tahun sebelumnya, MEXT Scholarship Program Gakubu/Undergraduate dibuka pendaftarannya pada awal Mei.

    4. Global Korean Scholarship (GKS)

    Global Korean Scholarship (GKS) dikenal sebagai beasiswa fully funded untuk program S1 dari NIIED (National Institute for International Education) dan pemerintah Korea. Pelamar hanya dapat melanjutkan pendidikan di universitas dan program studi yang bekerja sama dengan GKS.

    Penerima beasiswa akan menerima biaya kuliah, biaya tiket pesawat, tunjangan bulanan senilai KRW 1.000.000, serta insentif lain seperti asuransi kesehatan dan tunjangan penelitian.

    Mengutip laman resminya, Global Korean Scholarship (GKS) 2025 sudah ditutup pada September 2024 silam. Beasiswa GKS periode 2026 diperkirakan dibuka kembali pada September 2025.

    5. Stipendium Hungariucum Scholarship

    Pemerintah Hungaria menyediakan Stipendium Hungaricum Scholarship untuk mahasiswa internasional berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan S1 di Hungaria. Pelamar dapat memilih sejumlah program studi yang ditawarkan perguruan tinggi paling terkenal di negara tersebut.

    Penerima beasiswa dibebaskan dari biaya kuliah dan akan menerima fasilitas asrama atau akomodasi sebesar HUF 40.000 per bulan untuk biaya sewa tempat tinggal hingga asuransi kesehatan.

    Mengutip situs resminya, pendaftaran Stipendium Hungariucum Scholarship untuk tahun akademik 2025/2026 sudah ditutup pada 15 Januari 2025 lalu. Belum diketahui pasti kapan pendaftaran beasiswa untuk periode berikutnya dibuka.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Kemdiktisaintek Luncurkan Beasiswa Garuda buat S1 ke Luar Negeri, Cek Syaratnya!


    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) meluncurkan Beasiswa Garuda pada Senin (21/4/2025). Wamendiktisaintek Stella Chritsie menyebut program ini merupakan wujud gagasan Asta Cita nomor 4.

    Gagasan Asta Cita nomor 4 berbunyi, ” Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.”

    Beasiswa ini merupakan jenjang S1/D4. Penerima manfaat akan kuliah di luar negeri.


    Stella mengatakan salah satu studi di negara-negara Asia menunjukkan peningkatan 10% mahasiswa yang kuliah S1 di negara saintek maju akan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara asal dan meningkatkan rata-rata 0,29% PDB riil negara asal.

    “Adanya mobilitas ini bisa menghasilkan penelitian yang akan berdampak tinggi dengan catatan publikasi internasional yang lebih kuat,” ujar Stella dalam Sosialisasi Peluncuran Beasiswa Garuda yang digelar daring melalui YouTube Kemdiktisaintek pada Senin (21/4/2025).

    Lantas, apa saja syarat-syaratnya?

    Syarat Beasiswa Garuda

    Beasiswa ini memberikan kesempatan bagi para siswa-siswi berprestasi, tetapi diprioritaskan untuk yang berasal dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Berikut ini persyaratannya:

    • WNI
    • Tengah menempuh kelas 12 jenjang SMA atau sederajat.
    • Diterima di program sarjana atau sarjana terapan/diploma 4 di salah satu perguruan tinggi luar negeri dalam daftar yang ditetapkan Kemdiktisaintek.
    • Bersedia melaporkan setiap beasiswa non gelar pada komponen pendanaan yang sama atau beasiswa bergelar dari sumber lain sebelum dan setelah ditetapkan sebagai penerima beasiswa.

    Dokumen Syarat

    Data Dukung dan Data Ekonomi:

    • Salinan digital kartu keluarga
    • Salinan digital KTP/KIA/akta kelahiran
    • Slip gaji ayah dan ibu apabila ada
    • Rekening koran orang tua dalam tiga bulan terakhir
    • Foto meteran listrik, terlihat kode CL
    • Surat pertanggungjawaban mutlak dengan meterai Rp 10 ribu.

    Data Akademik:

    • Letter of Acceptance (LoA/surat penerimaan kampus)
    • Rincian biaya studi (tuition fee saja).

    Dokumen Pendukung untuk Penyandang Disabilitas

    • Surat keterangan sebagai penyandang disabilitas dan ragam disabilitasnya dari fasilitas layanan kesehatan, rumah sakit, atau dokter sesuai ketentuan UU.
    • Melampirkan surat persetujuan dari orang tua/wali dan membubuhkan tanda tangan di atas meterai Rp 10 ribu.
    • Melampirkan surat permohonan pendampingan sesuai kebutuhan aktivitas disabilitas.

    Pendaftaran Beasiswa Garuda dapat dilakukan di beasiswagaruda.kemdiktisaintek.go.id. Selamat mencoba!

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Beasiswa D3-S1 yang Buka pada Mei 2025, Tujuan Dalam & Luar Negeri


    Jakarta

    Pada awal Mei 2025, pemerintah meluncurkan berbagai beasiswa kuliah D3-S1. Pengadaan beasiswa ini tentunya dibutuhkan oleh lulusan SMA/SMK yang akan menapaki dunia kampus mulai tahun ini.

    Baik dari kementerian maupun pemerintah daerah, punya masing-masing skema beasiswa. Cakupannya pun luas, ada yang berlaku untuk kampus dalam negeri maupun luar negeri.

    Ada beasiswa apa saja? Mengutip laman resmi masing-masing beasiswa, berikut daftar beasiswa D3-S1 untuk kuliah di dalam dan luar negeri.


    Beasiswa D3-S1 Dalam & Luar Negeri yang Buka Mei 2025

    1. Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB)

    Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) menyediakan bantuan pendidikan gratis untuk jenjang S1, S2, dan S3. Pendaftaran beasiswa sudah dibuka sejak 1 April dan ditutup pada 31 Mei 2025.

    Skema pembiayaan BIB adalah fully funded sehingga awardee dapat berkuliah secara gratis. Beasiswa yang dikelola oleh Kementerian Agama ini diperuntukkan siswa, santri, mahasiswa, guru, dosen, ustadz maupun tenaga kependidikan.

    Selain mendapatkan pembebasan biaya kuliah, penerima BIB akan memperoleh biaya hidup bulanan, uang asuransi, dana darurat, settlement allowance, biaya transportasi, biaya program, dan biaya pendukung lainnya.

    2. Beasiswa Garuda

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) tahun ini meluncurkan Beasiswa Garuda untuk jenjang D4/S1 ke luar negeri. Gelombang 2 pendaftaran beasiswa ini masih dibuka hingga 24 Mei 2025.

    Lewat Beasiswa Garuda, mahasiswa dibebaskan uang SPP dan uang pendaftaran kuliah. Selain itu, awardee diberikan uang transportasi, uang visa, asuransi kesehatan, uang hidup bulanan, dan dana darurat.

    Salah satu syarat yang harus diperhatikan pelamar beasiswa ini adalah Letter of Acceptance atau bukti sudah diterima di suatu kampus. Untuk syarat lengkapnya bisa dilihat di SINI.

    3. Beasiswa Cendekia Baznas Albukhary International University

    Beasiswa Cendekia Baznas Albukhary International University (BCB AIU) baru dibuka pada 1 Mei 2025 lalu. Pendaftarannya akan ditutup pada 20 Mei 2025.

    Beasiswa ini menyediakan biaya pendidikan gratis kuliah S1 di Albukhary International University, Malaysia. Komponen beasiswa terdiri atas biaya pendidikan, tunjangan bulanan, asrama, biaya jaminan, akomodasi perjalanan, dan visa.

    Namun, beasiswa ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang punya latar belakang ekonomi kurang mampu. Untuk mengetahui persyaratan lebih lengkap bisa dilihat di SINI.

    4. Beasiswa Al-Azhar, Kairo, Mesir

    Kementerian Agama (Kemenag) pada awal Mei 2025 baru saja mengumumkan beasiswa S1 ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Beasiswa ini bisa dicoba oleh lulusan Madrasah Aliyah, Pendidikan Diniyah Formal Ulya, dan satuan pendidikan yang memenuhi kriteria.

    Periode pendaftaran cukup singkat yakni selama 1-9 Mei 2025. Dalam proses seleksinya, pelamar beasiswa akan mengikuti ujian Computer Based Test (CBT), sehingga bagi detikers yang berminat harus menyiapkan diri mulai sekarang.

    Selain itu, kandidat terpilih akan diwawancara oleh panitia dalam segi pengetahuan umum dan Islam. Ketentuan dan teknis lengkapnya bisa dilihat di SINI.

    5. Beasiswa Kepri

    Beasiswa Kepri disediakan oleh Pemerintah Kepulauan Riau untuk mahasiswa yang berasal dari daerahnya. Ada berbagai jenis beasiswa Kepri yakni beasiswa D3 Prestasi, D3 Tidak Mampu, D4/S1 Prestasi, D4/S1 Tidak Mampu dan D4/S1 Prestasi.

    Besar beasiswa untuk jenjang D3, D4 dan S1 ini sebesar Rp2,5 juta. Syarat untuk daftar beasiswa ini mahasiswa minimal berada di semester 6 untuk D3 dan semester 8 untuk D4/S1.

    Pendaftaran Beasiswa Kepri berlaku selama 2 Mei sampai 7 Juni 2025. Informasi lebih lanjut bisa ditinjau di SINI.

    Itulah informasi daftar beasiswa yang buka selama Mei 2025 ini. Selamat mencoba, detikers!

    (cyu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Beasiswa dari Pemerintah buat Mahasiswa S1-S3, Berlaku di Dalam & Luar Negeri


    Jakarta

    Pemerintah Indonesia setiap tahunnya menyediakan beasiswa untuk mahasiswa perguruan tinggi di seluruh daerah. Beasiswa dari pemerintah ini biasanya bersifat fully funded.

    Jenis-jenis beasiswa dari pemerintah juga beragam, ada untuk jenjang D1, D2, D3, D4, S1, S2 hingga S3. Dikarenakan fully funded, biasanya beasiswa dari pemerintah tinggi pendaftar.

    Sehingga detikers yang ingin mendapatkannya harus menyiapkan berkas pendaftaran dari sekarang. Bahkan saat ini juga ada beasiswa yang sudah dibuka pendaftarannya.


    Ada beasiswa apa saja memang? Ini daftarnya.

    Daftar Beasiswa S1-S3 dari Pemerintah Indonesia

    1. Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB)

    Beasiswa BIB disediakan oleh Kementerian Agama. Sasaran penerima BIB adalah siswa, alumni, tenaga pendidik, hingga pegawai lembaga yang berada di bawah Kemenag.

    Ada berbagai macam beasiswa yang ditawarkan mulai dari S1, S2 dan S3. Tahun ini, Beasiswa Indonesia Bangkit sudah dibuka dengan masa pendaftaran hingga 31 Mei 2025.

    Keuntungan mendapatkan beasiswa ini antara lain bebas biaya kuliah, dapat biaya hidup bulanan, asuransi, biaya transportasi hingga biaya pendukung lainnya. Untuk melihat syarat dan mendaftar, detikers bisa mencobanya di https://beasiswa.kemenag.go.id/

    2. Beasiswa Garuda ACE

    Beasiswa Garuda ACE disediakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Penerimanya adalah mahasiswa S1 atau S2.

    Beasiswa Garuda ACE akan membantu awardee untuk siap berkuliah di luar negeri. Benefit yang dirasakan mulai dari pelatihan bahasa Inggris dan riset dari expert.

    Selain itu, peserta memperoleh biaya paket internet, biaya tes TOEFL, dan biaya daftar program S2/S3. Pendaftaran Beasiswa Garuda ACE gelombang 2 terbuka hingga 10 Juni 2025. Pendaftaran bisa dilakukan DI SINI ya. https://docs.google.com/document/d/e/2PACX-1vTYRwAGkgPSAvuj4m3HpKOl6uqykNhK9PuyOaxyN564bLUZSAmkswr-ZfqsLsoLL-h9XrBZzCsBJXIQ/pub

    3. Beasiswa SDM Sawit

    Hampir setiap tahun Kementerian Pertanian (Kementan) membuka Beasiswa SDM Sawit. Beasiswa berlaku bagi pekerja atau keluarga pekerja di seluruh perkebunan sawit yang ada di Indonesia.

    Bantuan diberikan lewat pembiayaan kuliah semester awal hingga akhir untuk pendidikan D1, D2, D3 D4 dan S1. Keuntungan tambahan dari beasiswa adalah uang saku, uang buku, uang wisuda dan biaya transportasi ke kampus.

    Namun, setelah lulus peserta harus siap bekerja di perusahaan kelapa sawit. Untuk informasi selengkapnya detikers bisa melihat di https://www.beasiswasdmsawit.id/.

    Penutupan pendaftaran tahun ini pada 31 Mei 2025. Jangan tertinggal ya!

    4. Beasiswa LPDP

    Siapa yang tak tahu beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Beasiswa ini termasuk beasiswa yang banyak kuota dan jenisnya.

    LPDP disediakan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Tujuan beasiswa LPDP juga luas mencakup dalam negeri maupun luar negeri.

    Banyak skema yang ditawarkan beasiswa LPDP. Mulai dari beasiswa reguler, beasiswa untuk ASN, beasiswa untuk penyandang disabilitas dan lainnya.

    Untuk melihat jenis skema dan pembiayaan beasiswa LPDP bisa mengakses laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/ ya.

    5. Beasiswa Kemenkes

    Dikarenakan kebutuhan akan tenaga kesehatan dan dokter yang expert di bidang tertentu masih tinggi, Kementerian Kesehatan membuka beasiswa setiap tahunnya. Baik bekerja sama dengan LPDP, Kemenkes memiliki berbagai skema beasiswa.

    Mulai beasiswa D4-S3 untuk PNS, beasiswa fellowship untuk dokter spesialis, beasiswa afirmasi di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) hingga beasiswa afirmasi bagi dokter dari daerah 3T.

    Periode pembukaan beasiswa Kemenkes biasanya berbeda-beda, tidak dibuka serentak. Oleh karena itu, pantau terus laman http://bandikdok.kemkes.go.id/ jika perlu ya.

    Itulah daftar beasiswa S1-S3 yang disediakan oleh pemerintah bagi mahasiswa. Sudah tentukan mau daftar yang mana?

    (cyu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa ICETEX 2025 Dibuka, Kuliah S2 Gratis di Kolombia dan Dapat Uang Saku



    Jakarta

    Kedutaan Besar Republik Indonesia Bogota mengumumkan pembukaan beasiswa Instituto Colombiano de Crédito Educativo y Estudios Técnicos en el Exterior (ICETEX) 2025 bagi warga Indonesia.

    Beasiswa ICETEX disediakan oleh pemerintah Kolombia. Bantuan pendidikan ini berlaku untuk jenjang studi magister atau S2 di kampus-kampus Kolombia.

    Penerima beasiswa bisa menerima berbagai fasilitas kuliah gratis selama maksimal 24 bulan. Selain itu, penerima beasiswa diharapkan dapat menjalin relasi mendalam antara warga negara asing, lembaga pendidikan tinggi hingga mitra kerja sama di negara tersebut.


    Bagaimana cara daftar beasiswa ICETEX ini? Mengutip laman resmi beasiswa, berikut informasinya.

    Komponen Pembiayaan Beasiswa ICETEX 2025

    • Uang kuliah
    • Asuransi kesehatan
    • Uang saku bulanan
    • Visa
    • Immigration card

    Durasi Pembiayaan Beasiswa ICETEX 2025

    – Program magister maksimal hingga 24 bulan (4 semester akademik)
    – Pelamar dengan pendidikan magister lebih dari 24 bulan tidak akan diterima.
    – Untuk pelamar dengan gelar magister kurikulum 3 semester dan berlaku hingga 18 bulan, komponen pembiayaan akan diberikan sesuai ketentuan dalam katalog penawaran beasiswa.

    Syarat Daftar Beasiswa ICETEX 2025

    • Bukan warga Kolombia.
    • Tidak berdomisili atau pernah berdomisili di wilayah Kolombia selama 6 bulan terakhir sebelum mendaftar beasiswa atau telah memulai studi di Kolombia pada saat itu.
    • Tidak boleh memiliki hubungan perkawinan atau hubungan de facto di Kolombia.
    • Tidak pernah mendapatkan manfaat dari ICETEX melalui program Beca Colombia.
    • Berusia tidak lebih dari 50 tahun.
    • Memiliki rata-rata nilai kumulatif 4,0 dari 5,0 dalam studi sarjana. Menurut skala penilaian setiap negara, nilai ini harus setara dengan minimal 4,0 untuk skala Kolombia.
    • Memiliki gelar profesional, sarjana atau pascasarjana di bidang pengetahuan apa pun.
    • Memiliki penerimaan di setidaknya satu hingga tiga program pascasarjana yang tercantum dalam Katalog Penawaran Akademik 2025-2.
    • Memiliki kesehatan fisik dan mental yang baik, dibuktikan surat dari dokter.

    Dokumen Syarat Daftar Beasiswa ICETEX

    • Surat Letter of Acceptance dari kampus di Kolombia (Minimal 1, maksimal 4)
    • Ijazah sarjana
    • Transkrip nilai sarjana
    • Surat motivasi dan prioritas
    • Fotokopi paspor
    • Surat keterangan sehat jasmani dan mental dari dokter maksimal terbit 30 hari lalu
    • Sertifikat keahlian

    Jadwal Seleksi Beasiswa ICETEX 2025

    • Pembukaan beasiswa: 7 April 2025
    • Pendaftaran: 7 April-13 Juni 2025
    • Seleksi pelamar: 13-20 Juni 2025
    • Pengumuman penerima beasiswa: 24 Juni 2025
    • Pengumuman lebih lanjut: 25 Juni 2025
    • Pengiriman acceptance letter ke ICETEX: 26-27 Juni 2025
    • Mulai perkuliahan: sesuai dengan kampus dan prodi yang dipilih

    Detikers tertarik dengan beasiswa ini? Segara daftar di https://portal.icetex.gov.co/Portal/Home/HomeEstudiante/becas/programa-de-reciprocidad- para-extranjeros-en-colombia/becas-colombia-extranjeros ya.

    (cyu/cyu)



    Sumber : www.detik.com