Tag: beasiswa pascasarjana

  • Beasiswa Weidenfeld-Hoffmann 2025 Dibuka, Kuliah Gratis Plus Tunjangan Hidup di Oxford University



    Jakarta

    Beasiswa dan Program Kepemimpinan Oxford-Weidenfeld dan Hoffmann telah berdiri sejak 2015. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Pascasarjana Oxford, yang didirikan melalui inisiatif untuk menciptakan beasiswa yang didanai penuh bagi mahasiswa pascasarjana.

    Oxford University menyumbangkan 40% dari dana untuk beasiswa ini, sementara sisanya diberikan oleh para pendukung YayasanWeidenfeld-Hoffmann.

    Beasiswa akan menanggung 100% biaya studi dan hibah untuk tunjangan hidup dengan minimal £19.237 atau Rp 325 juta.


    Ketentuan Jurusan Beasiswa Weidenfeld-Hoffmann 2025

    Perlu dipahami jika tidak semua jurusan bisa diterima dalam beasiswa ini. Melansir dari laman resminya, berikut jurusan yang dibuka untuk Beasiswa Weidenfeld-Hoffmann 2025:

    BCL Bachelor of Civil Law
    MBA Master of Business Administration
    MJur Magister Juris
    MPP Master of Public Policy
    MSc Advanced Computer Science
    MSc African Studies
    MSt Asian and Middle Eastern Studies
    MSc Biodiversity, Conservation and Management
    MSc Comparative Social Policy
    MSc Contemporary Chinese Studies
    MSc Criminology and Criminal Justice
    MSt Diplomatic Studies
    MSc Economics for Development
    MSc Education (Comparative and International Education)
    MSc Education (Digital and Social Change)
    MSc Education (Higher Education)
    MSc Energy Systems
    MSc Environmental Change and Management
    MSc Evidence-Based Social Intervention and Policy Evaluation
    MSc Financial Economics
    MSc Global Governance and Diplomacy
    MSc Global Health Science and Epidemiology
    MSc Health Service Improvement and Evaluation
    MSc International Health and Tropical Medicine
    MSt Islamic Studies and History
    MSt Jewish Studies
    MSt Japanese Studies
    MSt Korean Studies
    MSc Latin American Studies
    MSc Law and Finance
    MSc Mathematical Modelling and Scientific Computing
    MSc Migration Studies
    MSc Modern Middle Eastern Studies
    MSc Modern South Asian Studies
    MSc Nature, Society and Environmental Governance
    MSc Refugee and Forced Migration Studies
    MSc Russian and East European Studies
    MSt Slavonic Studies
    MSc Social Data Science
    MSc Social Science of the Internet
    MSc Sustainability, Enterprise and the Environment
    MSc Water Science, Policy and Management
    MSt Women’s Gender, and Sexuality Studies

    Syarat Beasiswa Weidenfeld-Hoffmann 2025

    1. Curriculum Vitae (CV)
    2. Sertifikat Keterampilan Bahasa Inggris
    3. Sertifikat GRE (Graduate Record Examination)
    4. Portfolio
    5. Transkrip nilai akademik

    Tata Cara Mendaftar BeasiswaWeidenfeld-Hoffmann 2025

    Untuk mengikuti program Beasiswa Weidenfeld-Hoffmann 2025, pendaftar haruslah melewati mendaftarkan diri pada program studi tujuan. Adapun saat mendaftarkan diri, pendaftar diwajibkan melampirkan surat pendaftaran Beasiswa Weidenfeld-Hoffmann.

    Apabila pendaftar berhasil lolos seleksi administrasi, pendaftar akan diminta mengikuti seleksi wawancara di bulan Maret hingga Juni 2025. Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Weidenfeld-Hoffmann dapat dicek DI SINI.

    (nir/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S2 Malaysia MTCP 2025 Segera Dibuka, Tunjangan Rp 12,8 juta Per Bulan


    Jakarta

    Beasiswa Malaysian Technical Cooperation Programmes (MTCP) 2025 segera dibuka. Calon mahasiswa asal Indonesia dapat mendaftar.

    Beasiswa MTCP merupakan beasiswa pascasarjana yang didanai Pemerintah Malaysia. Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa internasional yang hendak lanjut kuliah pada program S2 atau Master Degree.

    Beasiswa MTCP Pemerintah Malaysia 2025

    Dikutip dari laman resminya, berikut komponen beasiswa MTCP:


    • Uang kuliah
    • Tunjangan-tunjangan lain senilai RM 3.500 atau Rp 12,8 juta per bulan

    Pemberian beasiswa berlangsung untuk durasi antara 24-36 bulan pada program Master Degree.

    Syarat Beasiswa

    • Mahasiswa internasional dari negara penerima beasiswa MTCP, termasuk Indonesia
    • Berusia tidak lebih dari 45 tahun per tanggal pendaftaran
    • Memenuhi kualifikasi akademik minimal Second Class Upper (Honours) atau indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3.50 pada jenjang sarjana
    • Memenuhi salah satu syarat skor bahasa Inggris minimal di bawah ini:
      • – IELTS overall score: 6.0 ke atas
      • – TOEFL IBT total score 60 ke atas
      • – Bahasa pengantar perkuliahan jenjang/jenjang-jenjang sebelumnya menggunakan bahasa Inggris

    Daftar Perguruan Tinggi Mitra

    Berikut daftar perguruan tinggi negeri dan swasta di Malaysia yang dapat dilamar dengan beasiswa MTCP:

    Perguruan Tinggi Negeri Malaysia

    1. Universiti Islam Antarabangsa Malaysia (UIAM/IIUM)
    2. Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM)
    3. Universiti Malaya (UM)
    4. Universiti Malaysia Kelantan (UMK)
    5. Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA)
    6. Universiti Malaysia Perlis (UNIMAP)
    7. Universiti Malaysia Sabah (UMS)
    8. Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS)
    9. Universiti Malaysia Terengganu (UMT)
    10. Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI)
    11. Universiti Pertahanan Nasional Malaysia (UPNM)
    12. Universiti Putra Malaysia (UPM)
    13. Universiti Sains Islam Malaysia (USIM)
    14. Universiti Sains Malaysia (USM)
    15. Universiti Sultan Zainal Abidin (Unisza)
    16. Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTEM)
    17. Universiti Teknologi Malaysia (UTM)
    18. Universiti Teknologi MARA (UiTM)
    19. Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM)
    20. Universiti Utara Malaysia (UUM)

    Perguruan Tinggi Swasta Malaysia

    1. Universiti Tenaga Nasional (Uniten)
    2. Universiti Teknologi Petronas (UTP)
    3. Multimedia University (MMU)
    4. Universiti Kuala Lumpur (UniKL)

    Perlu digarisbawahi, daftar perguruan tinggi di atas dapat berubah sewaktu.-waktu. Pantau informasi beasiswa S2 Malaysia MTCP di https://mtcp.kln.gov.my/scholarship.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Jenis Beasiswa Pascasarjana ITS Ini Bisa Dipilih, Tunjangan Hidup Capai Rp 5 Juta



    Jakarta

    Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tengah membuka tiga jenis beasiswa khusus mahasiswa pascasarjana. Nantinya, mahasiswa bisa mendapatkan bantuan biaya hidup hingga Rp 5 juta.

    Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS, ProfNurulWidiastuti, mengatakan jika program beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa pascasarjana dengan potensi unggul. Ia berharap agar program ini dapat membantu meningkatkan ranking ITS di kancah internasional.

    “Tak hanya itu, tujuan dari program ini juga sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yakni tentang pendidikan bermutu,” tutur Guru Besar Departemen Kimia ITS itu dalam laman ITS dikutip Senin (28/4/2025).


    Total, tiga beasiswa yang dibuka adalah Beasiswa FAST-D, Beasiswa Unggulan, dan Global Excellence Scholarship. Berikut penjelasannya.

    3 Jenis Beasiswa Pascasarjana ITS

    1. Beasiswa Fast-D

    Beasiswa Fast-D adalah beasiswa program magister dan doktor dalam empat tahun yang diperuntukkan lulusan sarjana berprestasi. Syarat pendaftaran Beasiswa Fast-D adalah sebagai berikut:

    1. Warga Negara Indonesia
    2. Lulusan Sarjana yang berprestasi (Fresh Graduate)
    3. Berasal dari program studi dengan akreditasi Unggul dan IPK di atas 3,5
    4. Memiliki sertifikat TOEFL dan TPA minimal 500
    5. Usia pelamar tidak melebihi 24 tahun per tanggal 31 Agustus 2025
    6. Wajib memiliki surat rekomendasi dari dosen pembimbing Sarjana (sesuai pedoman)
    7. Tidak sedang menerima beasiswa lainnya
    8. Memiliki kondisi fisik dan mental yang sehat serta bebas dari narkoba, psikotropika, dan obat terlarang.
    9. Bersedia mengikuti pendidikan pascasarjana selama empat tahun serta ketentuan lain yang dituangkan dalam kontrak beasiswa.

    2. Beasiswa Unggulan ITS

    Beasiswa Unggulan ITS adalah program doktor tiga tahun yang ditujukan bagi lulusan magister. Para pelamar wajib memiliki:

    1. Satu publikasi nama pertama pada jurnal nasional terakreditasi minimal SINTA 4 atau
    2. Seminar internasionalterindeksScopus atau web of science.beasiswa hanya e.

    3. Global Excellence Scholarship

    Terakhir adalah Beasiswa Global Excellence Scholarship yang merupakan program doktor tiga tahun untuk mahasiswa internasional. Syarat beasiswa ini juga berbeda dengan beasiswa lainnya, yaitu:

    1. Menyertakan dokumen tambahan yakni paspor
    2. Surat pernyataan yang memuat alasan memilih studi di Indonesia dan rencana akademik.

    Mahasiswa akan menerima bebas biaya uang kuliah serta biaya hidup sebesar Rp 5 juta per bulan selama masa studi yang telah ditentukan. Selain itu, mahasiswa juga akan mendapatkan dana penelitian sebesar Rp 50 juta per tahun.

    Tahapan registrasi bagi calon mahasiswa akan dimulai pada 1 – 29 Juli 2025 setelah proses pemilihan calon promotor dengan tahapan sosialisasi, penjaringan, proses seleksi, hingga pengumuman dalam rentang tanggal 24 April hingga 9 Mei 2025. Adapun registrasi bagi mahasiswa internasional akan dilaksanakan pada 9 – 31 Mei 2025.

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 Dibuka? Ini Kemungkinan Tanggalnya


    Jakarta

    Beasiswa LPDP kerap membuka pendaftaran dua kali dalam setahun. Lantas, kapan pendaftaran Beasiswa LPDP tahap 2 dibuka?

    Seperti diketahui, Beasiswa LPDP adalah beasiswa di bawah naungan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan (LPDP Kemenkeu). Beasiswa ini menyediakan bantuan pendidikan pascasarjana serta tunjangan hidup.

    Biasanya, Beasiswa LPDP membuka pendaftaran dua kali dalam setahun, yakni pada awal dan pertengahan tahun. Lalu, kapan Beasiswa LPDP tahap 2 dibuka?


    Kapan Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Tahap 2 Dibuka?

    Jika mengacu pada tahun sebelumnya, pendaftaran Beasiswa LPDP tahap 2 akan dibuka pada 19 Juni. Pengumuman pendaftaran biasanya diunggah oleh LPDP dalam laman Instagram resminya @lpdp_ri.

    Adapun pendaftaran dilakukan secara online melalui https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Sebelum mendaftar, peserta perlu membaca persyaratan yang diminta.

    Dokumen Persyaratan Beasiswa LPDP

    Meski jadwal resminya belum keluar, tak ada salahnya untuk mempersiapkan dokumen persyaratan dari jauh hari. Adapun dokumen yang akan diminta untuk mendaftar beasiswa satu ini adalah:

    • Biodata diri (online form)
    • Kartu tanda penduduk (KTP) (unggah)
    • Scan ijazah S1/S2 (asli atau legalisir) atau SKL (surat keterangan lulus)
    • Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi bagi yang tidak menyelesaikan studi (unggah)
    • Scan transkrip nilai S1/S2 (bukan transkrip profesi), (unggah)
    • Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah dan konversi IPK (unggah)
    • Dokumen konversi IPK dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan konversi IPK (unggah)
    • Sertifikat bahasa asing yang dipersyaratkan dan masih berlaku (asli), (unggah)
    • Letter of acceptance (LoA) unconditional yang masih berlaku dan sesuai dengan perguruan tinggi serta program studi yang dipilih (unggah)
    • Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi (dapat memilih online form atau unggah)
    • Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit (poin-poin terlampir) (online form)
    • Surat usulan dari pejabat yang membidangi SDM untuk pendaftar PNS/TNI/POLRI sesuai ketentuan (unggah)
    • Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia (online form)
    • Proposal penelitian 1500-2000 kata (khusus doktor), (online form)
    • Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi (online form).

    Cara Daftar Beasiswa LPDP

    1. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui website pendaftaran Beasiswa LPDP pada tautan https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.

    2. Lengkapi dan unggah semua dokumen persyaratan pada aplikasi pendaftaran. Dokumen yang dibutuhkan yakni:

    3. Pastikan dokumen pendukung juga dilengkapi seperti Surat Rekomendasi, Sertifikat, atau dokumen lain yang sesuai dengan peraturan LPDP.

    4. Bila sudah, klik kirim aplikasi pendaftaran untuk mendapat kode registrasi pendaftaran.

    Jenis Beasiswa LPDP Tahap 2

    1. Beasiswa Umum

    Beasiswa Reguler
    Beasiswa Universitas Top Dunia
    Beasiswa Parsial

    2. Beasiswa Afirmasi

    Beasiswa Disabilitas
    Beasiswa Pemuda Papua
    Beasiswa Afirmasi
    Beasiswa Pra-Sejahtera

    3. Beasiswa yang Ditargetkan

    PNS, TNI, dan POLRI Scholarships
    Beasiswa Kewirausahaan
    Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
    Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis
    Beasiswa Doktor Bakat Riset dan Inovasi Nasional
    Beasiswa Prioritas LPDP – Program MBA NTU
    Beasiswa Prioritas LPDP – Program Doktor NTU
    Beasiswa Prioritas LPDP – Program Magister Kampus Perancis
    Beasiswa Prioritas LPDP – Program Doktor UC Davis
    Beasiswa Prioritas LPDP – Program Doktor UNSW
    Diktiristek-LPDP-OKP Priority Scholarship for Masters Program
    Beasiswa Prioritas LPDP – Program Magister Kewirausahaan NUS

    Itulah kemungkinan tanggal pendaftaran Beasiswa LPDP tahap 2. Ditunggu kabar baiknya, ya!

    (nir/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Unggulan dari Pemerintah Swiss, Tunjangan Bulanan Capai Rp 70 Juta



    Jakarta

    Pemerintah Swiss kembali membuka program Swiss Government Excellence Scholarships bagi mahasiswa internasional dari 183 negara, termasuk Indonesia. Beasiswa ini dianggap sebagai salah satu penghargaan akademik internasional prestisius, kerap dibandingkan dengan program seperti Beasiswa Fulbright karena keketatan dan dampaknya.

    Setiap tahun, penerima beasiswa akan diseleksi dengan ketat oleh Federal Commission for Scholarships for Foreign Students (FCS). Program ini terutama menyasar peneliti muda berbakat yang telah menyelesaikan studi magister atau doktoral dan ingin melanjutkan penelitian di lembaga pendidikan tinggi maupun institut riset di Swiss.

    Untuk pelamar dari Indonesia, periode pendaftaran dibuka mulai 4 Agustus hingga 8 Desember 2025 seperti dikutip dari laman State Secretariat for Education, Research and Innovation SERI. Penelitian dan studi akan dimulai pada 1 September 2026.


    Jenis Beasiswa Swiss Government Excellence Scholarships

    Terdapat tiga kategori utama dalam program ini:

    1. Research Fellowship

    Tujuan:

    – Beasiswa ini memungkinkan pelamar terpilih untuk melaksanakan proyek penelitian satu tahun sebagai bagian dari studi doktoral mereka di institusi pendidikan tinggi Swiss atau lembaga penelitian yang diakui

    – Hanya berlaku untuk penelitian penuh waktu di Swiss

    Kelompok Sasaran:

    – Peneliti muda berkualifikasi tinggi dari semua bidang akademik, termasuk dokter muda

    – Prioritas akan diberikan kepada individu yang belum pernah belajar atau melakukan penelitian di Swiss (lihat kriteria kelayakan untuk pengecualian).

    Kriteria:

    – Gelar Magister atau setara yang diselesaikan paling lambat 31 Juli 2026 (untuk ETH Zurich: 30 Juni 2026)

    – Tanggal lahir setelah 31 Desember 1990

    – Rencana penelitian terperinci dengan lini masa yang merinci tonggak dan kegiatan utama

    – Pelamar harus memiliki surat dukungan dari pembimbing akademik di Swiss (termasuk CV singkat)

    – Jika pelamar sudah berdomisili di Swiss: tanggal masuk tidak boleh lebih awal dari 1 Agustus 2025 (serahkan salinan konfirmasi pendaftaran atau izin tinggal).

    Kriteria seleksi:

    – Profil akademis, kompetensi penelitian, dan motivasi

    – Orisinalitas dan kualitas metodologis proyek

    – Kualitas supervisi dan potensi kolaborasi di masa mendatang

    Durasi:

    – Maksimal 12 bulan dan tidak ada perpanjangan

    – Tanggal mulai: 1 September 2026

    Besar beasiswa: CHF 1.920 (sekitar Rp 35 juta) per bulan untuk biaya hidup dasar satu orang (Beasiswa ini bukan gaji)

    2. PhD Scholarship

    Tujuan:

    – Beasiswa ini ditujukan untuk mendukung pelamar terpilih dalam menempuh program PhD di universitas atau lembaga penelitian terakreditasi di Swiss.

    – Hanya berlaku untuk penelitian penuh waktu di Swiss.

    Kelompok sasaran:

    – Peneliti berkualifikasi tinggi yang telah menyelesaikan gelar magister di bidang akademik apa pun

    – Prioritas akan diberikan kepada individu yang belum pernah belajar atau melakukan penelitian di Swiss (lihat kriteria kelayakan untuk pengecualian).

    Kriteria:

    – Gelar Magister atau setara yang diselesaikan paling lambat 31 Juli 2026 (untuk ETH Zurich: 30 Juni 2026)

    – Tanggal lahir setelah 31 Desember 1990

    – Rencana penelitian terperinci dengan lini masa yang merinci tonggak dan kegiatan utama

    – Pelamar harus memiliki surat dukungan dari pembimbing akademik di Swiss (termasuk CV singkat)

    – Jika pelamar sudah berdomisili di Swiss: tanggal masuk tidak boleh lebih awal dari 1 Agustus 2025 (serahkan salinan konfirmasi pendaftaran atau izin tinggal).

    Kriteria seleksi:

    – Profil akademis, kompetensi penelitian, dan motivasi

    – Orisinalitas dan kualitas metodologis proyek

    – Kualitas supervisi dan potensi kolaborasi di masa mendatang

    Durasi:

    – 12 bulan, dapat diperpanjang dua kali hingga 36 bulan (tergantung pada kemajuan akademis selama 12 bulan pertama)

    – Tanggal mulai: 1 September 2026

    Besar beasiswa: CHF 1.920 (sekitar Rp 35 juta) per bulan untuk biaya hidup dasar satu orang (Beasiswa ini bukan gaji)

    3. Postdoctoral Fellowship

    Tujuan:

    – Beasiswa ini memungkinkan para peneliti untuk melaksanakan proyek penelitian pascadoktoral di universitas Swiss atau lembaga penelitian yang diakui

    – Hanya berlaku untuk penelitian penuh waktu di Swiss.

    Kelompok sasaran:

    – Peneliti pascadoktoral awal karier yang berkualifikasi tinggi.

    – Prioritas akan diberikan kepada individu yang belum pernah belajar atau melakukan penelitian di Swiss (lihat kriteria kelayakan untuk pengecualian).

    Kriteria kelayakan:

    – Penyelesaian disertasi PhD antara 1 Januari 2023 dan 31 Juli 2026 (ETH Zürich: 30 Juni 2026)

    – Rencana penelitian terperinci dengan lini masa yang merinci tonggak dan kegiatan utama.

    – Pelamar harus memiliki surat dukungan dari pembimbing akademik di Swiss (termasuk CV singkat)

    – Jika pelamar sudah berdomisili di Swiss: tanggal masuk tidak boleh lebih awal dari 1 Agustus 2025 (serahkan salinan konfirmasi pendaftaran atau izin tinggal).

    Durasi:

    – Periode maksimum 12 bulan dan tidak dapat diperpanjang

    – Tanggal mulai: 1 September 2026.

    Besar beasiswa: CHF 3.500 (Rp 70 juta) per bulan untuk biaya hidup dasar satu orang (Beasiswa ini bukan gaji)

    Daftar Universitas di Swiss

    Program PhD, Postdoctoral scholarships and research fellowships

    • University of Basel
    • University of Bern
    • University of Fribourg
    • University of Geneva
    • University of Lausanne
    • University of Lucerne
    • University of Neuchâtel
    • University of St. Gallen
    • University of Zurich
    • Università della Svizzera italiana
    • Swiss Federal Institute of Technology Lausanne (EPFL)
    • Swiss Federal Institute of Technology Zurich (ETHZ)
    • Research Institutes of the ETH Domain (PSI; WSL; EMPA; EAWAG)
    • Graduate Institute of International and Development Studies (IHEID)

    Program Postdoctoral Scholarships dan Research Fellowships

    • University of Applied Sciences and Arts Western Switzerland (HES-SO)
    • Bern University of Applied Sciences (BFH)
    • University of Applied Sciences Northwestern Switzerland (FHNW)
    • Eastern Switzerland University of Applied Sciences (OST)
    • University of Applied Sciences of the Grisons (FHGR)
    • Lucerne University of Applied Sciences and Arts (HSLU)
    • University of Applied Sciences and Arts of Southern Switzerland (SUPSI)
    • Zurich University of Applied Sciences (ZHAW)
    • Universities of teacher education
    • UniDistance Suisse(presence in Switzerland mandatory)
    • Swiss Federal University for Vocational Education and Training (SFUVET)
    • Swiss Federal Institute of Sport Magglingen (SFISM)

    *Penulis adalah peserta Program PRIMA Magang PTKI Kementerian Agama di detikcom

    (pal/pal)



    Sumber : www.detik.com