Tag: beasiswa patriot

  • Siap-siap, Kementrans & LPDP Buka Beasiswa Patriot untuk S1-S3 Tahun Depan



    Jakarta

    Kementerian Transmigrasi (Kementrans) Republik Indonesia bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan meluncurkan Beasiswa Patriot pada tahun 2025.

    Beasiswa ini merupakan bagian dari Program Transmigrasi Patriot Kementrans. Pembukaan pendaftaran direncanakan bersamaan dengan Beasiswa LPDP, yakni pada Januari dan Juli 2025.

    “Rencananya tahun depan kami sudah akan mulai programnya. Mulai bulan Januari kami sudah mulai catch up dengan LPDP ini,” kata Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanegara, dilansir dari Antara pada Jumat (29/11/2024).


    Target Penerima Beasiswa Patriot

    Iftitah mengatakan beasiswa ini tak cuma menyasar anak para warga transmigran, tetapi juga semua generasi muda di Indonesia. Sesuai namanya, Beasiswa Patriot bertujuan untuk membangun jiwa bela negara.

    “Sebelum kami siapkan mentalnya, intelektualnya, dan fisiknya, terlebih dahulu melalui Program Beasiswa Patriot, anak-anak muda ini akan kami seleksi terlebih dahulu yang memiliki karakter patriot, yakni orang-orang yang berani dan rela berkorban untuk bangsa dan negara,” katanya.

    Penerima Dapat Pendidikan Dasar Militer

    Setelah lulus seleksi, penerima akan mengikuti pendidikan dasar militer terlebih dahulu selama 1,5 bulan. Mereka akan menjalani pelatihan sebagai tentara cadangan.

    Kemudian, mereka juga akan ditempatkan di beberapa kawasan transmigrasi selama 3 bulan. Di sana mereka akan tinggal bersama penduduk yang ditunjuk sebagai orang tua asuh.

    “Kami berharap selama 3 bulan itu mereka akan belajar, mengamati, dan menilai apa potensi, tantangan dan peluang di kawasan transmigrasi yang kelak akan mereka kembangkan,” kata Iftitah.

    Beasiswa Berlaku untuk S1-S3 di Bidang STEM

    Setelah mengikuti masa pelatihan, peserta baru diberangkatkan untuk menempuh pendidikan. Beasiswa Patriot ini menyediakan bantuan untuk jenjang S1, S2 dan S3 di bidang science, technology, engineering, dan mathematics (STEM).

    Peserta bisa memilih universitas terkemuka di seluruh dunia. Iftitah mengatakan, program pendidikan yang dipilih bisa juga berupa kursus singkat di bidang STEM.

    Usai menyelesaikan studinya, awardee akan ditempatkan kembali di kawasan-kawasan transmigrasi selama 10 tahun. Kemudian, mereka akan diberikan pilihan beralih karier atau tetap melanjutkan tugasnya di kawasan yang sama.

    “Jika mereka meninggalkan kawasan transmigrasi sebelum 10 tahun, mereka akan dianggap desersi dan dikenakan sanksi untuk mengembalikan seluruh dana yang telah diberikan negara untuk menyiapkan mereka atau diberikan sanksi hukum,” kata Iftitah.

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Ribuan Beasiswa Patriot untuk Kembangkan Kawasan Transmigrasi



    Jakarta

    Pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi (Kementrans) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka Beasiswa Patriot. Beasiswa untuk S1-S2-S3 yang akan dididik menjadi think tank pengembangan kawasan transmigrasi.

    “Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kami mengirim prioritas mendesain Beasiswa Patriot. Itu ada 1.000 atau 2.000 Beasiswa Patriot untuk S2, S3. Dan kami kembali lagi akan kerja sama dengan UI untuk nanti 2 tahun kuliah di kampus 1 tahun di kampus utama dan kemudian 1 tahun tersisa kuliahnya langsung di lokasi kawasan transmigrasi,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Kementrans Velix V Wanggai.

    Hal itu disampaikan Velix di Felfest UI, Kampus UI Depok, Jawa Barat, Minggu (27/7/2025). Selain itu, penerima beasiswa disyaratkan melakukan pengabdian di kawasan transmigrasi.


    “Dan kemudian kami ada penambahan indikator mendapat beasiswa ini untuk pengabdian selama 1-2 tahun di berbagai kawasan transmigrasi untuk pengembangan korporasi berbasis komoditas di kawasan transmigrasi,” imbuh Velix.

    Velix menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan revitalisasi kawasan strategis menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang direncanakan dalam 5 tahun ke depan yakni:

    • Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ada 23 lokasi
    • Kawasan Industri (KI) ada 19 lokasi
    • Kawasan Transmigrasi ada 45 lokasi di 4 provinsi baru

    “Ratusan kabupaten-kota menjadi sentra-sentra pertumbuhan ekonomi dan kecamatan-kecamatan di seluruh Indonesia. Untuk 5 tahun ke depan karena kita tidak lagi fokus untuk mengirimkan saudara-saudara kita lagi ke berbagai titik di Indonesia, Bapak Presiden menugaskan untuk kita mengirimkan anak-anak muda yang memiliki rekam jejak pengetahuan untuk ke berbagai kawasan di Indonesia,” jelas Velix.

    Kementrans bekerjasama dengan 7 kampus di Indonesia, salah satunya UI. UI mengirimkan 285 mahasiswa baik mahasiswa S1, S2, S3 ke 154 titik kawasan transmigrasi.

    “Dan juga kami mendapat informasi beberapa profesor jadi kita mengirimkan 2.000 anak-anak dari berbagai kampus, dari 7 kampus yang diseleksi oleh masing-masing kampus. Kemudian juga ada tercatat 45 profesor dan 285 (mahasiswa) ini dari UI akan dikirimkan ke 154 titik kawasan-kawasan strategi potensial di seluruh Indonesia dari Aceh hingga Papua selama 4 bulan untuk pemetaan potensi sosial, pemetaan potensi komoditas dan juga kemudian pengembangan korporasi berbasis kawasan,” urai Velix.

    Kementrans, imbuh Velix, bekerja sama dengan Kementerian Desa berkolaborasi di 178 desa di 45 titik ini pada tahun depan, 2026.

    Dilansir dari laman Kementrans, Program Transmigrasi Patriot, menawarkan pendidikan di universitas terbaik, pelatihan sebagai tentara cadangan (Komcad) dan penempatan di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi, selama periode tertentu dengan ikatan dinas untuk mencapai swasembada nasional, mendorong pembangunan ekonomi dan menjaga persatuan Indonesia.

    Berdasarkan arsip detikEdu, penerima akan mengikuti pendidikan dasar militer terlebih dahulu selama 1,5 bulan. Mereka akan menjalani pelatihan sebagai tentara cadangan.

    Kemudian, mereka juga akan ditempatkan di beberapa kawasan transmigrasi selama 3 bulan. Di sana mereka akan tinggal bersama penduduk yang ditunjuk sebagai orang tua asuh.

    Setelah mengikuti masa pelatihan, peserta baru diberangkatkan untuk menempuh pendidikan. Beasiswa Patriot ini menyediakan bantuan untuk jenjang S1, S2 dan S3 di bidang dan mathematics (STEM).

    Peserta bisa memilih universitas terkemuka di seluruh dunia. Usai menyelesaikan studinya, awardee akan ditempatkan kembali di kawasan-kawasan transmigrasi selama 10 tahun. Kemudian, mereka akan diberikan pilihan beralih karier atau tetap melanjutkan tugasnya di kawasan yang sama.

    “Jika mereka meninggalkan kawasan transmigrasi sebelum 10 tahun, mereka akan dianggap desersi dan dikenakan sanksi untuk mengembalikan seluruh dana yang telah diberikan negara untuk menyiapkan mereka atau diberikan sanksi hukum,” kata Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanegara.

    (nwk/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Uang Saku di Atas LPDP



    Jakarta

    Kementerian Transmigrasi akan meluncurkan Beasiswa Patriot mulai 2026. Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman mengatakan nilai uang saku akan melebihi program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

    “Insya Allah tahun depan, kami dari Kementerian Transmigrasi bekerja sama dengan perguruan tinggi, kami akan membuka Beasiswa Patriot. Saya mintakan hitung uang sakunya di atasLPDP. Walaupun mungkin lebih Rp100 ribu, yang penting jangan sama denganLPDP,” kata Iftitah dalam Antara, dikutip Minggu (24/8/2025).


    Beasiswa Patriot l akan diberikan kepada mahasiswa terpilih untuk jenjang pendidikan sarjana, sarjana terapan, dan pascasarjana di perguruan tinggi terbaik dalam maupun luar negeri.

    “Untuk utamanya S2, tetapi nanti kami akan kembangkan juga untuk S3,” katanya.

    Para mahasiswa yang menerima Beasiswa Patriot akan kuliah di kawasan transmigrasi selama sekitar tiga semester.

    “Saya ingin para mahasiswa tidak hanya pintar secara teori, tetapi bisa mengaplikasikan ilmunya di lapangan. Saya ingin kawasan transmigrasi jadi laboratorium hidup,” tuturnya.

    Meski kuliah di kawasan transmigrasi, para mahasiswa tetap terdaftar di perguruan tinggi masing-masing.

    “Terdapat di kampus masing-masing. Kuliahnya di kawasan transmigrasi, tapi kita bikin semacam modular box di sana. Yang jelas nanti internet kita hadirkan yang terbaik,” ujar Iftitah.

    Beasiswa Patriot akan beriringan dengan program Transmigrasi Patriot yang saat ini dalam tahap awal dengan pengiriman Tim Ekspedisi Patriot (TEP). Tim ini berisikan para dosen, mahasiswa dan alumni perguruan tinggi. Tim pendahulu berawal dari tim Unpad guna menelusuri potensi di 154 kawasan transmigrasi seperti pertanian, kelautan, perikanan, pariwisata, atau lainnya.

    “Tim Ekspedisi Patriot ini adalah tim advance, tim pendahulu, untuk mendata dan memetakan di situ potensinya ada apa. Kalau sudah jelas potensinya, maka Kementerian Transmigrasi sebagai main group menindaklanjuti,” ujarnya.

    Tentang Beasiswa Patriot

    Beasiswa Patriot adalah beasiswa yang menawarkan pendidikan tinggi, pelatihan sebagai tentara cadangan dan penempatan di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi. Berdasarkan laman resminya, beasiswa ini meliputi:

    Beasiswa Pendidikan
    Pendidikan di universitas terbaik dengan kurikulum khusus.

    Komponen Cadangan
    Pengembangan karakter dan ketahanan sebagai Tentara Komponen Cadangan.

    Penempatan Strategis
    Setelah lulus, penerima beasiswa akan ditempatkan di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi dalam rangka pembangunan.

    Penerima Beasiswa Patriot akan terikat dalam ikatan dinas selama periode tertentu untuk mencapai misi swasembada nasional, mendorong pembangunan ekonomi, dan menjaga persatuan Indonesia.

    Adapun pendaftaran terbuka untuk pelajar terbaik dari berbagai disiplin ilmu. Beasiswa diprioritaskan untuk pelajar jurusan teknik, pertanian, dan kesehatan. Proses seleksi meliputi tes akademik, psikologi, kesehatan, dan wawancara untuk mendapatkan kandidat terbaik.

    Beasiswa Patriot akan didistribusikan mulai tahun 2026 mendatang dengan target 2.000 penerima. Bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Bersiap, Beasiswa Patriot Kementrans Bakal Buka Pendaftaran ke Universitas Jepang



    Jakarta

    Kementerian Transmigrasi akan memperluas kesempatan Beasiswa Transmigrasi Patriot. Tak hanya di dalam negeri, penerima beasiswa berkesempatan melanjutkan studi pascasarjana ke Jepang.

    Peluang ini terjalin usaiEhime University Jepang danIPB University menyepakati rencana pengembangan program beasiswa S2 bagi mahasiswa yang akan tinggal dan belajar langsung di kawasan transmigrasi.


    “Kerja sama ini sangat strategis. Indonesia memiliki bonus demografi, lahan, dan tenaga kerja, sementara Jepang menghadapi tantangan penuaan penduduk namun memiliki kapital dan teknologi. Jika dikolaborasikan, hasilnya akan memberikan manfaat besar bagi kedua negara,” kata Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, dikutip dari laman Kementerian Transmigrasi, Rabu (1/10/2025).

    Sebagai informasi, Ehime University merupakan universitas yang unggul dalam bidang sains, pertanian, dan teknik. Kerja sama ini mencakup program double degree dan S2. Mahasiswa Indonesia dan Jepang akan diterjunkan langsung ke lapangan untuk memberikan solusi dan inovasi pembangunan transmigrasi.

    Pelatihan Transmigran

    Selain beasiswa, kerja sama ini juga mencakup pelatihan transmigran di sektor perikanan, pertanian, dan perkebunan dengan standar industri Jepang.

    Skema mencakup pelatihan dasar di Indonesia,pemagangan di Jepang, dan penempatan kembali ke kawasan transmigrasi dengan dukungan investasi dari Jepang.

    Tentang Beasiswa Patriot Kementerian Transmigrasi

    Beasiswa Patriot adalah beasiswa dari Kementerian Transmigrasi yang diberikan kepada mahasiswa terpilih untuk jenjang pendidikan sarjana, sarjana terapan, dan pascasarjana di perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri.

    Berdasarkan laman resminya, para penerima beasiswa akan mendapatkan:

    Beasiswa Pendidikan
    Pendidikan di universitas terbaik dengan kurikulum khusus.

    Komponen Cadangan
    Pengembangan karakter dan ketahanan sebagai Tentara Komponen Cadangan.

    Penempatan Strategis
    Setelah lulus, penerima beasiswa akan ditempatkan di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi dalam rangka pembangunan.

    Penerima Beasiswa Patriot akan mengikuti ikatan dinas selama periode tertentu untuk mencapai misi swasembada nasional, mendorong pembangunan ekonomi, dan menjaga persatuan Indonesia.

    Pendaftaran Beasiswa Patriot terbuka untuk sarjana terbaik dari berbagai disiplin ilmu. Prioritas untuk jurusan teknik, pertanian, dan kesehatan. Proses seleksi meliputi tes akademik, psikologi, kesehatan, dan wawancara untuk mendapatkan kandidat terbaik.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Bersiap, Penerima Beasiswa Patriot Bisa Double Degree di Luar Negeri



    Jakarta

    Kementerian Transmigrasi RI sedang menyiapkan skema agar penerima Beasiswa Patriot bisa double degree dengan universitas luar negeri. Adapun kuota beasiswa akan disiapkan untuk 1.000 mahasiswa.

    Hal itu dikatakan Menteri Transmigrasi, Muhammad IftitahSulaimanSuryanagara. Ia mengatakan, program beasiswa ini menjadi bagian dari transformasi besar untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah.


    “Akan ada insyaallah tahun depan Beasiswa Patriot ya di mana SDM-SDM unggul lulusan-lulusan sarjana top universitas di seluruh Indonesia itu bisa melakukan pembangunan kawasan transmigrasi secara menyeluruh dan bermartabat,” kata Iftitah dalam detikJateng, Sabtu (1/11/2025).

    Skema Double Degree Beasiswa Patriot

    Skema double degree ini akan berlangsung melalui kerja sama dengan Universitas Diponegoro (Undip). Rektor Undip, Suharnomo mengatakan, kampusnya siap mendukung penuh program tersebut.

    Ia menyebut Undip telah menyiapkan 14 program studi yang akan terlibat, termasuk kerja sama double degree dengan Technical University of Munich (TUM), Jerman.

    “Untuk beasiswa, Undip sudah menyiapkan di 14 prodi. Salah satunya sudah ready dengan TUM. Pak profesornya juga datang ke sini dan sudah meninjau di beberapa wilayah transmigrasi dengan Pak Menteri dan dari tim dari Undip,” ujarnya.

    “Saya rasa itu bukti nyata bahwa kita memang serius ingin support pada transformasi yang ada di transmigrasi,” lanjutnya.

    Tentang Beasiswa Patriot

    Beasiswa Patriot adalah beasiswa besutan Kementerian Transmigrasi yang akan menempatkan penerima beasiswa di kawasan transmigrasi. Terdapat 154 kawasan transmigrasi dengan kawasan prioritas termasuk Barelang di Batam, Salore di Merauke, dan antara Sulawesi Tengah atau Sulawesi Barat.

    Selain menyiapkan beasiswa reguler, pemerintah juga berencana mengalokasikan 30-60 persen kuota bagi anggota Komponen Cadangan (Komcad) untuk memperkuat semangat bela negara.

    Menurut laman resminya, para penerima beasiswa akan mendapatkan:

    Beasiswa Pendidikan
    Pendidikan di universitas terbaik dengan kurikulum khusus.

    Komponen Cadangan
    Pengembangan karakter dan ketahanan sebagai Tentara Komponen Cadangan.

    Penempatan Strategis
    Setelah lulus, penerima beasiswa akan ditempatkan di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi dalam rangka pembangunan.

    Penerima Beasiswa Patriot akan mengikuti ikatan dinas selama periode tertentu untuk mencapai misi swasembada nasional, mendorong pembangunan ekonomi dan menjaga persatuan Indonesia.

    Adapun pendaftaran terbuka untuk sarjana terbaik dari berbagai disiplin ilmu. Prioritas untuk jurusan teknik, pertanian, dan kesehatan. Proses seleksi meliputi tes akademik, psikologi, kesehatan, dan wawancara untuk mendapatkan kandidat terbaik.

    (nir/pal)



    Sumber : www.detik.com