Tag: beasiswa reguler

  • Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025 Dibuka, Mahasiswa Ayo Daftar!



    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025 telah dibuka. Periode pendaftaran berlangsung selama 4 Februari hingga 4 Maret 2025.

    Beasiswa Pertamina Sobat Bumi adalah bentuk dukungan agenda Asta Cita dalam pengembangan sumber daya manusia untuk Indonesia Emas 2045. Beasiswa ini juga sebagai dukungan terhadap target Net Zero Emission.

    Beasiswa terdiri dari tiga jenis yakni beasiswa reguler (untuk S1/sederajat), beasiswa afirmasi (mahasiswa S1/sederajat di wilayah atau daerah operasi PT Pertamina) dan beasiswa vokasi (untuk mahasiswa vokasi).


    Bagaimana cara menjadi penerima beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025? Mengutip Instagram @pertamina.foundation ini persyaratan daftar hingga daftar kampus mitranya:

    Benefit Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025

    • Bantuan biaya pendidikan SPP/UKT
    • Bantuan biaya hidup
    • Capacity building
    • Green initiative berupa program desa energi berdikari Sobat Bumi, aksi Sobat Bumi dan sekolah energi berdikari

    Syarat Daftar Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025

    • Mahasiswa aktif di perguruan tinggi mitra
    • Mahasiswa semester 2-6 dengan indeks prestasi (IP) terakhir minimal 3,00
    • Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak manapun (periode Januari 2025- Desember 2025)
    • Aktif dalam kepanitiaan atau organisasi sosial dan lingkungan
    • Membuat karya tulis dengan tema “Langkah Kecil, Dampak Besar: Invasiku Menuju Green Environment”
    • Ketentuan Esai untuk Daftar Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025
    • Karya tulis harus orisinal dan disusun secara individu
    • Karya tulis menggunakan bahasa Indonesia
    • Karya tulis wajib melampirkan dokumentasi berupa foto milik pribadi minimal tiga (bukan hasil browsing di internet)
    • Judul karya tulis maksimal 10 kata
    • Karya tulis minimal tiga halaman dan maksimal 10 halaman, tidak termasuk cover/judul dan daftar pustaka

    Daftar Kampus Mitra Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025

    Beasiswa S1 Reguler

    1. Universitas Sumatera Utara (USU)
    2. Universitas Sriwijaya (Unsri)
    3. Universitas Syiah Kuala (USK)
    4. Universitas Hasanuddin (Unhas)
    5. Universitas Pattimura (Unpatti)
    6. Institut Teknologi Sumatera (Itera)
    7. Universitas Udayana (Unud)
    8. Universitas Gadjah Mada (UGM)
    9. Institut Teknologi Bandung (ITB)
    10. Universitas Indonesia (UI)
    11. Universitas Diponegoro (Undip)
    12. Universitas Brawijaya (UB)
    13. Universitas Airlangga (Unair)
    14. Universitas Pertamina
    15. Institut Pertanian Bogor (IPB)
    16. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta)
    17. Universitas Sebelas Maret (UNS)
    18. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
    19. Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsiska)
    20. Universitas Cenderawasih (Uncen)
    21. Universitas Papua (Unipa)
    22. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
    23. Universitas Ivet (Unisvet)
    24. Universitas Sam Ratulangi (Unsrat)

    Beasiswa Afirmasi

    1. Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tuanku Tambusai
    2. Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Susha Siak
    3. Sekolah Tinggi Teknologi Merauke (STTM)
    4. Universitas Mulawarman (Unmul)
    5. Universitas Islam Riau (UIR)
    6. Universitas Pasir Pengaraian (UPP)
    7. Institut Teknologi Kalimantan (ITK)
    8. Universitas Borneo Tarakan
    9. Universitas Riau (Unri)
    10. Universitas Sunan Bonang (USB)
    11. Universitas Ronggolawe (Unirow)
    12. Universitas Wiralodra (Unwir)
    13. Universitas Lelemuku Saumlaki (Unlesa)

    Beasiswa Vokasi

    1. Politeknik Negeri Kupang (PNK)
    2. Politeknik Negeri Fakfak
    3. Politeknik KP Sorong
    4. Politeknik Negeri Cilacap
    5. Institut Teknologi Petroleum Balongan

    Itulah informasi pendaftaran Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025. Jika detikers tertarik bisa langsung melakukan pendaftaran di bit.ly/InfoSobi2025. Selamat mencoba ya!

    (cyu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Siap-siap Daftar Beasiswa LPDP Tahap 2 2024, Tak Harus Punya LoA



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 segera dibuka pada 19 Juni 2024. Calon pendaftar bisa menyiapkan dokumen persyaratan pendaftaran dari sekarang.

    Dikutip dari laman resmi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kemenkeu, pendaftar beasiswa LPDP tidak harus mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) Unconditional atau surat pernyataan diterima tanpa syarat oleh kampus tujuan atau LoA saja. Namun, peserta dengan LoA Unconditional dapat melewatkan tahap seleksi bakat skolastik.

    Dokumen Beasiswa LPDP Reguler 2024

    Berikut dokumen pendaftaran Beasiswa LPDP Reguler yang bisa detikers siapkan jelang pembukaan masa pendaftaran dan jadwal Beasiswa LPDP Tahap 2 2024 selengkapnya.


    1. KTP
    2. Hasil pindai ijazah S1 atau S2 (dari dokumen asli atau hasil legalisir) atau Surat Keterangan Lulus (SKL)
    3. Jika tidak menyelesaikan studi pada jenjang yang sedang ditempuh, sertakan surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi sebelumnya
    4. Hasil pindai transkrip nilai S1 atau S2, bukan transkrip profesi
    5. Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemendikbudristek/Kemenag, atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah jika merupakan lulusan luar negeri
    6. Dokumen konversi IPK dari Kemendikbudristek/ Kemenag, atau tangkapan layar pengajuan konversi IPK jika tidak menggunakan skala 4
    7. Sertifikat bahasa asing yang disyaratkan dan masih berlaku:
      – S2 dalam negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, atau IELTS 6,0
      – S2 luar negeri: TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5
      – Doktor dalam negeri: TOEFL ITP 530, TOEFL iBT 70, PTE Academic 65, atau IELTS 7,0
      – Doktor luar negeri: TOEFL iBT 94, PTE Academic 65, atau IELTS 7,0
    8. Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang masih berlaku (tidak wajib), sesuai dengan kampus dan prodi pilihan
    9. Surat rekomendasi dari akademisi atau tokoh masyarakat, terbit paling lambat 1 tahun terakhir pada bulan yang sama dari tanggal pendaftaran
    10. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit
    11. Surat usulan dari pejabat yang membidangi SDM sesuiai ketentuan, khusus bagi pendaftar PNS/TNI/Polri
    12. Profil diri pada formulir pendaftaran online
    13. Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia dalam 1.500-2.000 kata
    14. Proposal penelitian 1.500-2.000 kata, khusus bagi pendaftar program doktor
    15. Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan atau nonkejuaraan, dan pengalaman organisasi

    Kapan Beasiswa LPDP Tahap 2 2024 Berlangsung?

    • Pendaftaran: 19 Juni 2024
    • Seleksi administrasi: 22 Juli 2024
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 9 Agustus 2024
    • Masa sanggah hasil seleksi administrasi: 10 Agustus 2024
    • Pemrosesan sanggah hasil seleksi administrasi: 12 Agustus 2024
    • Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 21 Agustus 2024
    • Seleksi bakat skolastik: 27 Agustus 2024
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 5 September 2024
    • Seleksi substansi: 10 September 2024
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 7 November 2024

    Syarat Khusus Beasiswa LPDP Reguler 2024

    • Usia maksimal 35 tahun bagi pendaftar S2 dan 40 tahun bagi pendaftar S3
    • IPK minimal 3.00 dari 4.00 bagi pendaftar S2 dan 3.25 dari 4.00 bagi pendaftar program doktor
    • Khusus pendaftar program doktor dari program S2 tanpa IPK wajib melampirkan surat keterangan dari kampus asal
    • Memenuhi batas skor kemampuan bahasa Inggris seperti dijelaskan dalam syarat dokumen
    • Menyertakan surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi, baik melalui dokumen yang dunggah maupun formulir online

    Selamat menyiapkan diri dalam pendaftaran Beasiswa LPDP 2024, detikers.

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Beasiswa Karya Salemba Empat 2025 Akan Dibuka, Segini Uang yang Didapat


    Jakarta

    Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) membuka rangkaian pendaftaran beasiswa KSE mulai 24 Februari 2025. Mahasiswa dari berbagai kampus di bawah ini bisa mendaftar.

    Beasiswa Reguler Karya Salemba Empat merupakan beasiswa kuliah untuk membantu kebutuhan finansial mahasiswa yang membutuhkan. Para penerima beasiswa diharapkan menjadi lulusan yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, cinta pada Tanah Air, nusa, dan bangsa.

    Penerima Beasiswa Reguler KSE yang telah menerima minimal 1 tahun berkesempatan mendapat Beasiswa Unggul KSE. Beasiswa lanjutan ini diperuntukkan bagi penerima beasiswa dengan perkembangan prestasi yang sangat baik dan aktif pada berbagai kegiatan sosial.


    Penerima Beasiswa Unggul KSE diharapkan terbantu untuk mengembangkan kompetensi profesional dan interpersonal.

    Beasiswa Karya Salemba Empat 2025

    Berikut komponen beasiswa KSE per jenis beasiswa seperti dikutip dari laman resminya:

    Beasiswa Reguler

    – Tunjangan beasiswa Rp750 ribu per bulan selama 1 tahun dan dapat diperpanjang

    – Program pembinaan tatap muka, kepemimpinan, seminar, workshop, coaching, dan lain-lain.

    Beasiswa Unggul

    – Tunjangan beasiswa Rp750 ribu per bulan selama 1 tahun dan dapat diperpanjang

    – Tunjangan SPP/BOP Rp1,5 juta per semester selama 1 tahun akademik

    – Bantuan biaya skripsi atau tugas akhir, besar sesuai kebutuhan

    – Prioritas dalam mengikuti program pembinaan.

    Tahap Seleksi

    Berikut tahap seleksi beasiswa Karya Salemba Empat:

    1. Pemeriksaan kelengkapan dokumen
    2. Pemberian rekomendasi oleh Pengurus Paguyuban
    3. Pengurus Paguyuban memintakan rekomendasi lebih lanjut pada tingkat rektorat dan/atau dekanat kampus asal
    4. Wawancara bersama alumni penerima beasiswa, donatur, maupun pengurus KSE
    5. Pengumuman peserta lolos seleksi
    6. Registrasi ulang dan pencantuman rekening penerima tunjangan.

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa KSE

    Berikut jadwal pendaftaran beasiswa Karya Salemba Empat berdasarkan kampus asal mahasiswa pelamar:

    24 Februari-5 Maret 2025

    Registrasi Online Tahap 1 dibuka untuk sembilan kampus mitra berikut:

    1. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
    2. Universitas Pattimura (Unpatti)
    3. Universitas Tadulako (Untad)
    4. Universitas Mulawarman (Unmul)
    5. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU)
    6. Universitas Sam Ratulangi (Unstrat)
    7. Universitas Padjadjaran (Unpad)
    8. Universitas Lampung (Unila)
    9. Politeknik Negeri Lampung (Polinela)

    6-15 Maret 2025

    Registrasi Online Tahap 2 dibuka untuk mahasiswa dari kampus:
    1. Universitas Indonesia (UI)
    2. Universitas Airlangga (Unair)
    3. Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
    4. IPB University
    5. Universitas Nusa Cendana (Undana)
    6. Institut Teknologi Bandung (ITB)
    7. Universitas Hasanuddin (Unhas)
    8. Universitas Jambi (Unja)

    16-25 Maret 2025

    Registrasi Online Tahap 3 dibuka untuk mahasiswa dari perguruan tinggi:

    1. Universitas Sumatera Utara (USU)
    2. Universitas Palangka Raya (UPR)
    3. Universitas Udayana (Unud)
    4. Universitas Brawijaya (UB)
    5. Universitas Riau (UR)
    6. Universitas Cendrawasih (Uncen)
    7. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
    8. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
    9. Universitas Negeri Medan (Unimed)

    26 Maret-4 April 2025

    Registrasi Online Tahap 4 dibuka untuk mahasiswa dari kampus:

    1. Universitas Andalas (Unand)
    2. Universitas Sriwijaya (Unsri)
    3. Universitas Syiah Kuala (USK)
    4. Universitas Gadjah Mada (UGM)
    5. Universitas Tirtayasa (Untirta)
    6. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
    7. Universitas Diponegoro (Undip)
    8. Universitas Sebelas Maret (UNS)
    9. Politeknik Sriwijaya

    Informasi pendaftaran beasiswa KSE lebih lanjut bisa diakses di beasiswa.or.id, kse.or.id, dan akun Instagram @beasiswa_KSE. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Daftar Beasiswa Tanpa Tes, Bisa untuk S1 dan S2


    Jakarta

    Tak melulu dengan ujian, sebagian beasiswa untuk S1 dan S2 bisa didaftar tanpa tes. Mekanisme seperti ini tentunya akan memudahkan detikers yang sedang mencari beasiswa.

    Kalian hanya perlu mengetahui caranya dan apa saja beasiswa yang menyediakannya.

    Untuk itu, berikut ini detikEdu akan memaparkan beberapa cara memperoleh beasiswa tanpa tes. Simak ya!


    Cara Daftar Beasiswa Tanpa Tes

    1. Memiliki LoA Unconditional

    Beberapa jenis beasiswa memiliki persyaratan LoA unconditional dan sisanya kalian hanya perlu mendaftarkan untuk beasiswanya saja. Namun, tidak berarti kalian tidak akan melewati seleksi sama sekali.

    Pihak penyelenggara beasiswa bisa saja mengadakan seleksi substansi dan wawancara untuk menyaring kandidat.

    Salah satunya, kalian bisa mencoba beasiswa LPDP tanpa tes bakat skolastik (TBS). Jika ingin mendaftar beasiswa ini tanpa tes, kalian perlu memiliki LoA unconditional sesuai ketentuan LPDP terlebih dulu. Selain itu, kampus tujuan juga harus terdaftar dalam daftar LPDP atau memenuhi kriteria khusus misalnya masuk pemeringkatan dunia.

    Beasiswa LPDP yang bisa didaftar tanpa TBS adalah beasiswa Reguler, Afirmasi, Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD). Dikutip dari Monash University Indonesia, langkah mendaftar Beasiswa LPDP tanpa TBS adalah mempersiapkan LoA unconditional, mendaftar online di situs LPDP, melewati tahap TBS dan langsung ke seleksi substansi.

    2. Mendaftar Beasiswa Tanpa Tes Non-LPDP

    Selain LPDP, ada banyak beasiswa lain yang menyediakan jalur tanpa tes, salah satunya adalah INPEX Scholarship Foundation. Berdasarkan panduan tahun ini, seleksi untuk beasiswa ini dilakukan di antaranya dengan memeriksa formulir aplikasi; catatan sekolah sebelumnya; rencana penelitian; surat rekomendasi; LoA; skor tes kemampuan bahasa Inggris; serta dokumen lainnya.

    Penyaringan beasiswa ini dilakukan dengan seleksi utama dan seleksi akhir.

    Pada seleksi utama, dokumen peserta akan diperiksa dan yang bersangkutan akan diwawancarai. Kemudian, seleksi akhir akan dilakukan melalui rapat Dewan Direksi Yayasan.

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com