Tag: beasiswa s2

  • ITB Buka Beasiswa S2 untuk Guru dan Calon Guru Sains-Matematika, Cek Syaratnya!


    Jakarta

    Institut Teknologi Bandung (ITB) buka pendaftaran program Beasiswa GEM Pendidikan Sains 4.0 untuk guru dan calon guru bidang sains, fisika, kimia, dan matematika. Beasiswa GEM adalah program bantuan subsidi Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) sebesar 100% kepada mahasiswa magister dan doktor multidisiplin ITB.

    Terdapat empat jenis beasiswa GEM yang tersedia, yakni GEM Magister Pendidikan Sains 4.0, GEM Magister Teknologi Kesehatan, GEM Magister Material Baterai, dan GEM Doktor Material Baterai. Adapun beasiswa khusus guru dan calon guru sains-matematika termasuk dalam beasiswa GEM Pendidikan Sains 4.0.


    Tentang Beasiswa GEM Pendidikan Sains 4.0

    Dikutip dari laman Sekolah Pascasarjana (Sps) ITB dijelaskan, dunia akan segera menghadapi era revolusi 4.0. Perubahan zaman ini juga akan berdampak pada perubahan cara belajar murid dan cara mengajar guru.

    Untuk mendukung perkembangan kompetensi guru, terutama yang mengajar di tingkat sekolah menengah (SMP/MTs dan SMA/MA), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ITB membuka Program Magister Multisidiplin Pendidikan Sains 4.0.

    Program ini adalah kolaborasi dari Program Studi Magister Pengajaran Fisika dengan Program Studi Magister Sains Komputasi, yang terbuka untuk guru/calon guru sains SMP/MTs dan SMA/MA/SMK. Calon mahasiswa yang bisa mendaftar adalah lulusan dari S1 pendidikan sains atau guru sains sekolah menengah yang lulusan S1 nonpendidikan.

    “Pendidikan Sains 4.0 diperlukan Indonesia karena memungkinkan para guru sains memperoleh pendidikan sains berkualitas, mengembangkan keterampilan teknologi informasi, memperluas akses pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, mendukung inovasi, mempersiapkan tenaga kerja masa depan, dan meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global,” papar SPs ITB.

    Syarat Daftar Beasiswa GEM Pendidikan Sains 4.0

    Syarat yang perlu dipenuhi untuk mendaftar beasiswa ini adalah:

    1. Lulusan program sarjana terakreditasi terakreditasi

    2. Berlatar belakang guru atau calon guru bidang sains, fisika, kimia, dan matematika yang memerlukan peningkatan kompetensi guru terutama di tingkat sekolah menengah (SMP/MTs, SMK dan SMA/MA).

    3. Mendaftar di prodi Magister Pengajaran Fisika (FMIPA) atau Program Magister Sains Komputasi (FMIPA) dengan Sub Prodi Multidisiplin Pendidikan Sains 4.0.

    Tahapan Daftar Beasiswa GEM Pendidikan Sains 4.0

    1. Melihat dan memahami informasi program multidisiplin termasuk prodi yang sejalur dengan program multidisiplin yang dipilih

    2. Mendaftar sebagai calon mahasiswa baru dengan prodi yang ditentukan yakni S2 Pengajaran Fisika atau S2 Sains Komputasi

    Adapun cara daftarnya adalah:

    • Buka laman Admisi ITB pada tautan https://admission.itb.ac.id/
    • Klik menu “Program Pascasarjana” lalu pilih “Program Magister”
    • Pastikan memenuhi syarat calon mahasiswa, yakni:
      • Lulusan S1 dari perguruan tinggi yang terakreditasi
      • Pelamar lulusan D4 harus mengikuti progran matrikulasi bila dinyatakan lulus seleksi.
      • Mengunggah dokumen persyaratan, seperti: ijazah program S1 asli, transkrip program S1 asli, bukti kepemilikan asuransi kesehatan, pas foto, pernyataan tujuan, sertifikat TPA Bappenas asli/hasil ujian potensi dasar akademik (UPDA) ITB, sertifikat kemampuan bahasa Inggris ELPT ITB asli/sertifikat hasil IELTS sesuai skor minimum yang ditetapkan, dan rekomendasi dari 2 orang baik itu dosen atau atasan
      • Membayar biaya seleksi sebesar Rp 600 ribu
    • Lakukan registrasi melalui tautan https://admission.itb.ac.id/registration/pascasarjana dengan alamat e-mail yang valid
    • Isi data calon mahasiswa dengan lengkap
    • Unggah dokumen persyaratan
    • Jika data dan dokumen sudah lengkap lakukan finalisasi
    • Membayar biaya pendaftaran
    • Seleksi program studi dilakukan.

    3. Mendaftar beasiswa GEM

    Setelah mendaftar sebagai calon mahasiswa ITB, barulah detikers bisa melakukan pendaftaran beasiswa melalui tautan https://sagata.itb.ac.id/. Berbagai dokumen yang perlu dipenuhi adalah motivation letter, rencana penelitian, dan surat rekomendasi dari dosen/supervisor di ITB.

    Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui tautan https://sps.itb.ac.id/gem. Selamat mendaftar!

    (det/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S2-S3 di China 2026 CAS-ANSO, Dapat Uang Saku hingga Rp 16 Juta



    Jakarta

    Beasiswa kuliah S2 dan S3 di China 2026 dibuka melalui CAS-ANSO Scholarship (Degree Program). Pendaftaran berlangsung mulai 15 Oktober 2025 dan ditutup pada 31 Januari 2026.

    Dikutip dari laman resminya, beasiswa gelar ini didukung oleh organisasi nirlaba The Alliance of National and International Science Organizations for the Belt and Road Regions (ANSO) dan salah satu pendirinya, Chinese Academy of Sciences (CAS). Beasiswa ini sebelumnya dikenal dengan nama ANSO Scholarship for Young Talents.

    Kuota yang disediakan sebanyak 100-200 mahasiswa jenjang magister dan 300 mahasiswa program PhD. Penerima beasiswa dapat berkuliah di University of Science and Technology of China (USTC), the University of Chinese Academy of Sciences (UCAS), dan institut-institut Chinese Academy of Sciences (CAS) yang tersebar di berbagai lokasi di China.


    Beasiswa ini memiliki subkategori yang dikhususkan untuk 40 mahasiswa PhD dari negara berkembang. Sepuluh kursi beasiswa diutamakan bagi mereka yang terlibat dalam riset terkait iklim. Mahasiswa dari negara Least Developed Countries (LDC) dan perempuan mendapat poin plus.

    Beasiswa subkategori tersebut didanai bersama oleh CAS, ANSO, The World Academy of Sciences (TWAS), dan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO).

    Beasiswa S2-S3 di China 2026 CAS-ANSO

    Penerima beasiswa akan mendapatkan:

    • Pembebasan dari uang kuliah
    • Uang saku 3.000 yuan (Rp 6,9 juta) per bulan untuk S2 dan 6.000-7.000 yuan (Rp13,9 juta-Rp 16,2 juta) per bulan untuk S3
    • Asuransi kesehatan
    • Pembebasan biaya pendaftaran
    • Biaya transportasi, tunjangan atau biaya penggantian, dari negara asal ke China
    • Uang visa/izin tinggal

    Syarat Beasiswa Kuliah di China CAS-ANSO

    • Bukan Warga Negara China
    • Fasih berbahasa Inggris atau Mandarin
    • Pelamar program magister harus lahir setelah 1 Januari 1996
    • Pelamar program PhD harus lahir setelah 1 Januari 1991
    • Memenuhi syarat sebagai calon mahasiswa internasional USTC atau UCAS
    • Tidak boleh mengambil tugas lain selama masa beasiswa
    • Pelamar S2 tidak sedang menempuh pendidikan magister di universitas/institusi mana pun di China
    • Pelamar S3 tidak sedang menempuh pendidikan doktoral di universitas/institusi mana pun di China

    Cara Daftar Beasiswa CAS-ANSO

    Bagi pelamar USTC, cek pedoman pendaftaran pelamar pascasarjana, klik DI SINI

    Bagi pelamar UCAS, cek panggilan mahasiswa internasional baru, klik DI SINI

    Mendaftar di sistem penerimaan USTC atau UCAS sebelum batas waktu dengan ketentuan:

    – Pilih Beasiswa CAS-ANSO pada saat melamar
    – Jika memilih beasiswa subkategori PhD ANSO-CAS-TWAS/UNESCO, centang kotak yang menyatakannya

    Klik link portal penerimaan salah satu kampus di bawah ini:

    USTC: https://isa.ustc.edu.cn/xs/login_scho.asp

    UCAS: https://is.ucas.ac.cn/

    Informasi lebih lanjut tentang beasiswa kuliah di China ini dapat diakses melalui https://www.anso.org.cn/programmes/talent/scholarship/. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S2 Bappenas 2026 Dibuka, Tujuan Kampus NUS-Monash



    Jakarta

    Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) membuka program beasiswa studi S2 tahun 2026. Tujuan kampus untuk melanjutkan studi bisa di dalam maupun luar negeri.

    Untuk pilihan dalam negeri, calon pendaftar bisa memilih S2 Monash University Indonesia. Sementara itu, tujuan luar negeri adalah Lee Kuan Yew School of Public Policy, National University of Singapore (NUS).

    Durasi studi dengan beasiswa S2 di Monash University yakni 18 bulan. Studi program Master in Sustainability ini dilaksanakan maksimal selama 12 bulan di Monash University Indonesia, sedangkan maksimal 6 bulan lainnya di Monash University Australia.


    Adapun durasi beasiswa jika memilih NUS dengan jurusan Master in Public Policy maksimal selama 2 tahun. Sedangkan durasi studi jika memilih Master in Public Administration NUS maksimal 1 tahun.

    Pendaftaran beasiswa berlangsung hingga 24 Oktober 2025. Tertarik daftar? Agar lebih memahami beasiswa ini, berikut ketentuan selengkapnya sebagaimana dikutip dari laman Bappenas.

    Komponen Pembiayaan Beasiswa S2 Bappenas 2025

    Pembiayaan S2 Bappenas dalam negeri akan cost sharing antara Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan Perencanan (Pusbindiklatren) Bappenas dan Monash University. Berikut rinciannya:

    – Biaya pendidikan dan Monash English Placement Tes oleh Monash University, Indonesia
    – Tunjangan biaya hidup (oleh Bappenas)
    – Tunjangan tesis/penelitian (oleh Bappenas)
    – Tunjangan publikasi/seminar (oleh Bappenas)
    – Biaya wisuda (oleh Bappenas)
    – Biaya lainnya sesuai ketentuan Kementerian PPN/Bappenas

    Syarat Daftar Beasiswa S2 Bappenas 2025

    • Mendapat usulan dari instansi minimal Eselon II Bagian Kepegawaian
    • Berasal dari unit perencanaan Bappeda/Bappelitbangda/Biroren/Birorenortala di kementerian/lembaga/daerah
    • PNS 100 persen minimal golongan III/a yang telah bekerja minimal satu tahun
    • Lulusan D4 atau S1
    • Lulus pendidikan terakhir maksimal 2 tahun terakhir
    • Berusia maksimal 37 tahun; kecuali jika berasal dari daerah 3T, maksimal 42 tahun
    • IPK minimal 3.00
    • Memiliki skor tes potensi akademik untuk kategori pusat (565), kategori pusat luar Jawa (525), kategori Pemda Jawa (525), dan kategori Pemda luar Jawa (500)
    • Memiliki skor IELTS 6,5 dengan minimal band di 6.0 untuk masing-masing komponen jika mendaftar di Monash University
    • Memiliki skor TOEFL minimal 500 jika mendaftar di NUS Singapura.

    Berkas Pendaftaran Beasiswa S2 Bapennas 2025

    • Surat usulan Kepala Biro Kepegawaian/SDM/BKD setempat dengan tembusan eselon 2 atasan langsung yang memberikan usulan
    • Salinan ijazah dan transkrip nilai yang sudah dilegalisasi dan cap basah
    • Salinan SK kepangkatan III/a dan SK terakhir yang telah dilegalisasi
    • Formulir penyataan pengembangan SDM yang ditandatangani oleh Kepala Biro Kepegawaian/SDM/BKD
    • Dokumen rencana pengembangan SDM/Capital Development Plan (HCDP)
    • Khusus bagi pejabat fungsional perencana, harus melampirkan SK jabatan terakhir
    • Pernyataan rencana studi (dalam bentuk esai).

    Cara Daftar Beasiswa S2 Bappenas 2025

    1. Bagi yang belum pernah mengikuti diklat di Pusbindiklatren Bappenas, masuk ke laman https://pusbindiklatren.bappenas.go.id/daftar
    2. Masukan NIP lalu keli “Cek”
    3. Jika belum terdaftar maka isi username, nama lengkap, email, password, lalu klik “Daftar”
    4. Cek email untuk melihat notifikasi pengaktifan akun
    5. Klik link aktivasi
    6. Bagi yang sudah pernah mengikuti diklat, cukup masuk ke menu “Lupa Password”
    7. Masukkan email yang sudah diaktifkan
    8. Pilih menu “Diklat Gelar/Diklat Non Gelar”
    9. Lalu isikan formulir yang sudah tersedia
    10. Setelah formulir diisikan, klik “Daftar/Ubah”
    11. Dapatkan formulir yang sudah diisikan dengan klik “Unduh”

    Demikian informasi Beasiswa S2 Bappenas 2025. Untuk memahaminya lebih lanjut, informasinya bisa dilihat di https://bit.ly/info-beasiswabappenas2026

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com