Tag: beasiswa s3

  • Ada Beasiswa Kuliah S2-S3 di China Tahun 2025, Cek Syarat & Tunjangannya!



    Jakarta

    Pemerintah China bersama Asean University Network (AUN) membuka beasiswa untuk warga yang tinggal di wilayah ASEAN. Beasiswa ini berlaku untuk program S2 dan S3.

    Indonesia menjadi salah satu sasaran penerima bantuan pendidikan ini bersama negara lainnya yakni Brunei, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

    Beasiswa ini memberi bantuan kuliah bagi mahasiswa magister selama maksimal 3 tahun. Sedangkan bagi mahasiswa doktoral masa pendidikan tidak lebih dari 4 tahun akademik.


    Beasiswa China-AUN 2025 mencakup biaya studi utama dan studi bahasa Mandarin. Apa saja keuntungan yang didapat sebagai awardee beasiswa China-AUN 2025? Melansir laman AUN, berikut informasi selengkapnya:

    Keuntungan Penerima Beasiswa China-AUN 2025

    1. Pembebasan biaya kuliah
    2. Asrama universitas gratis
    3. Subsidi akomodasi
    4. Uang saku bulanan CNY 3.000 (Rp 6,7 juta) per bulan untuk mahasiswa magister
    5. Uang saku bulanan CNY 3.500 (Rp 7,8 juta) per bulan untuk mahasiswa doktoral
    6. Asuransi kesehatan CNY 800 (Rp 1,7 juta) per orang tiap tahunnya
    7. Asuransi kesehatan CNY 400 (Rp 800 ribu) per orang untuk program yang berlangsung kurang dari enam bulan.

    Syarat Daftar Beasiswa China-AUN 2025

    • Warga dari negara ASEAN yakni Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, atau Vietnam
    • Sehat jasmani dan rohani
    • Mempunyai prestasi akademis yang sangat baik dengan gelar sarjana atau sederajat bagi pendaftar magister
    • Berusia di bawah 35 tahun ketika mendaftar program magister
    • Mempunyai prestasi akademis yang sangat baik dengan gelar magister atau sederajat bagi pendaftar doktoral
    • Berusia di bawah 40 tahun ketika mendaftar untuk program doktoral
    • Telah lulus HSK (level 4) saat mendaftar program pascasarjana yang diajarkan dalam bahasa Mandarin
    • Telah memperoleh IELTS atau TOEFL saat mendaftar untuk program pascasarjana yang diajarkan dalam bahasa Inggris
    • Memenuhi persyaratan penerimaan universitas pilihan dalam hal kemahiran bahasa dan kemampuan akademis.

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa China-AUN 2025

    Untuk diajukan secara online:

    • Formulir aplikasi Beasiswa Pemerintah China
    • Salinan pindahan halaman informasi paspor
    • Ijazah dan sertifikat pendidikan tinggi (fotokopi yang diaktakan)
    • Transkrip akademik dalam bahasa Inggris (jika bukan dalam bahasa Inggris maka wajib melampirkan terjemahan)
    • Sertifikat kemahiran bahasa Mandarin dan laporan tes IELTS atau TOEFL
    • Surat LoA
    • Rencana studi atau penelitian yang ditulis dalam bahasa Inggris (tidak kurang dari 1000 kata/karakter untuk pascasarjana)
    • Surat rekomendasi dalam bahasa Inggris dari profesor atau profesor asosiasi
    • Pelamar untuk program seni atau desain harus menyertakan karya sendiri (seperti video dan lukisan)
    • Pemohon yang berusia di bawah 18 tahun harus menyerahkan dokumen resmi wali sahnya di China
    • Pemohon yang akan belajar di China selama lebih dari enam bulan harus menyerahkan fotokopi Formulir Pemeriksaan Fisik Orang Asing.

    Untuk diajukan secara ke Sekretariat AUN:

    • Formulir aplikasi untuk Beasiswa Pemerintah China
    • Salinan paspor halaman depan
    • Ijazah tertinggi yang telah dilegalisir
    • Transkrip akademik
    • Rencana studi atau proposal penelitian
    • Surat rekomendasi
    • Formulir pemeriksaan fisik
    • Laporan catatan non-kriminal
    • Surat penerimaan (LoA)
    • IELTS atau TOEFL yang masih berlaku (untuk program magister atau doktoral yang diajarkan dalam bahasa Inggris)
    • Sertifikat HSK yang masih berlaku (untuk program magister atau doktoral yang diajarkan dalam bahasa China).

    Cara Daftar Beasiswa China-AUN 2025

    • Ajukan permohonan ke universitas tujuan untuk mendapatkan surat prapenerimaan (Letter of Acceptance)
    • Setelah mendapatkan LoA serahkan bersama dokumen lainnya ke Sekretariat AUN di negara setempat
    • Lakukan juga pendaftaran secara daring pada laman http://www.campuschina.org
    • Isi rincian data pribadi secara lengkap dengan mengisi semua informasi, memverifikasi, dan menyimpan informasinya
    • Pilih Kategori Program “Tipe A” kemudian masukkan Nomor Agensi yang benar “00005”
    • Setelah memasukkan nomor agensi, nama agensi yang cocok akan otomatis muncul di halaman
    • Unggah dokumen pendukung termasuk sertifikat kemahiran bahasa
    • Setelah submit pendaftaran pelamar tidak bisa mengubahnya sehingga data dan dokumen yang dipastikan benar

    Jadwal Seleksi Beasiswa China-AUN 2025

    • Deadline pendaftaran: 16 Februari 2025
    • Pengumuman kelulusan: Agustus 2025
    • Awal perkuliahan: September 2025

    Demikian informasi pendaftaran beasiswa China-AUN 2025. Detikers tertarik daftar?

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Ramai #KaburAjaDulu, Ini 7 Beasiswa S1-S3 yang Tak Wajibkan Awardee Kembali ke RI



    Jakarta

    Tagar #KabuAjaDulu ramai dibahas oleh anak muda di media sosial. Tagar ini menunjukan sebuah tren kuliah atau bekerja di luar negeri karena situasi di Indonesia tak sesuai dengan harapan mereka.

    #KaburAjaDulu ini juga dapat bermakna kesempatan bagi pelajar di Indonesia untuk pergi ke luar negeri beberapa lama misalnya untuk kuliah. Bagi detikers yang berniat belajar di luar negeri, sejumlah beasiswa ini tak mensyaratkan mahasiswa harus kembali ke Indonesia setelah selesai studi.

    Ada beasiswa apa saja? Melansir masing-masing laman resmi beasiswa, berikut daftarnya:


    Daftar Beasiswa S1-S3 yang Tak Wajibkan Awardee Kembali ke RI

    1. Global Korean Scholarship (GKS)

    Apakah detikers ingin menetap di Korea? Beasiswa Global Korea Scholarship (GKS) bisa jadi solusi agar bisa tinggal di sana sementara sekaligus melanjutkan kuliah.

    GKS menawarkan beasiswa untuk jenjang mulai dari D2, S1, S2 hingga S3. Komponen pembiayaan yang ditanggung beasiswa ini antara lain biaya daftar, biaya kuliah, uang saku tahunan sampai Rp 224 juta dan biaya kursus bahasa Korea selama satu tahun.

    Syarat daftar beasiswa ini yakni sebagai berikut:

    • Tidak berkewarganegaraan Korea, kecuali jika melamar program R&D, International Organization program.
    • Sehat mental dan fisik.
    • Pelamar yang belum lulus saat mendaftar wajib menyertakan transkrip akademik hingga semester yang terakhir ditempuh
    • Pelamar yang belum memperoleh sertifikat TOPIK saat mendaftar masih dapat melamar.
    • Syarat lengkapnya bisa dilihat di sini https://www.studyinkorea.go.kr/ko/scholarship ya.

    2. Ministry of Education (MoE) Taiwan

    Kementerian Taiwan menawarkan beasiswa MoE Taiwan untuk jenjang S1, S2 dan S3. Awardee beasiswa ini dapat menerima bantuan pendidikan hingga NT$ 40.000/semester atau sekitar Rp 19,9 juta.

    Tak ada syarat usia dalam beasiswa ini. Lebih jelasnya berikut syarat yang harus dipenuhi pelamar:

    • Tidak berstatus Overseas Chinese Student atau warga negara Taiwan.
    • Belum/tidak terdaftar belajar di salah satu kampus di Taiwan pada tahun sebelumnya.
    • Tidak mengikuti pertukaran pelajar antar universitas ketika nanti lolos.
    • Tidak pernah belajar di Taiwan pada tingkatan/jenjang yang sama.
    • Tidak pernah menerima beasiswa dari pemerintah taiwan lebih dari lima tahun.
    • Tidak menerima beasiswa lain dari pemerintah Taiwan jika lolos.
    • Tidak pernah membatalkan program beasiswa MoE Taiwan pada waktu sebelumnya.

    3. MEXT Research Jepang

    Beasiswa MEXT Research Jepang ini bisa dicoba bagi yang ingin melanjutkan D4, S1 atau S2. Pendanaan berlaku hingga 2 tahun masa studi.

    Beasiswa MEXT ini bersifat fully funded. Awardee akan ditanggung biaya kuliahnya, tunjangan hidup. tiket pesawat hingga pengurusan visa pelajar.

    Namun, pelamar sebelumnya harus memenuhi syarat ini agar dapat lolos:

    • Mempunyai IPK minimal 3,2
    • Memilih jurusan yang sesuai dengan jenjang pendidikan sebelumnya
    • Sehat secara jasmani dan rohani
    • Siap belajar bahasa Jepang
    • Mempunyai skor TOEFL-PBT/ITP: minimal 543, TOEFL-iBT: minimal 72, IELTS: minimal 5.5, TOEIC L&R: minimal 785, TOEIC S&W: minimal 310, dan JLPT: minimal N2

    4. Singapore International Graduate Award (Singa)

    Beasiswa Singa disediakan oleh Agency for Science, Technology, and Research Singapore. Jenis beasiswa yang tersedia dapat memungkinan awardee melanjutkan studi S2 langsung ke S3.

    Adapun tujuan kampus yang bisa dipilih di beasiswa Singa antara lain
    Nanyang Technological University, The National University of Singapore, The Singapore University of Technology and Design dan The Singapore Management University.

    Apa saja syarat bisa ikut beasiswa Singa? Berikut di antaranya:

    • Mempunyai semangat dalam penelitian dan berprestasi secara akademik
    • Ijazah atau surat keterangan lulus S1 atau S2
    • Transkrip akademik S1 atau S2
    • Mempunyai paspor
    • Foto ukuran paspor terbaru berformat JPEG atau PNG
    • Dua surat rekomendasi (dikirim secara daring oleh pemberi rekomendasi)
    • Hasil GRE/IELTS/TOEFL/SAT I&II/GATE yang bisa diminta dari pihak kampus

    5. Turkiye Burslari

    Turki merupakan salah satu tujuan studi favorit mahasiswa Indonesia. Jika detikers ingin ke sana, maka beasiswa Turkiye Burslari bisa jadi pilihan.

    Cakupan pembiayaan beasiswa ini terdiri dari uang kuliah, uang saku per bulan, tiket pesawat hingga tempat tinggal. Ada empat jenis beasiswa yang tersedia yakni beasiswa S1, S2, S3 dan beasiswa riset.

    Beberapa syarat khusus berdasarkan jenjang dapat dilihat selengkapnya di sini ya https://www.turkiyeburslari.gov.tr/.

    6. Stipendium Hungaricum Scholarship Program

    Beasiswa ini sediakan oleh Director for Internationalisation of Higher Education Stipendium Hungaricum Programme. Beasiswa menawarkan bantuan pendidikan S1, S2, dan kursus pelatihan.

    Beasiswa ini menanggung biaya kuliah secara penuh dan tunjangan hidup bulanan. Jika ingin mendaftar beasiswa ini, pelamar harus memenuhi syarat umum ini:

    • Melakukan pendaftaran di laman registrasi.
    • Mengunggah foto terbaru pelamar.
    • Pelamar beasiswa parsial studi parsial harus menyatakan dengan jelas durasi (ditunjukkan dalam bulan) dan tanggal mulai (September atau Februari) studi yang mereka lamar.
    • Membuat motivation letter.
    • Mengunggah salinan pindaian bukti asli kemampuan berbahasa.
    • Sementara syarat khusus setiap jenjang bisa dilihat di sini https://apply.stipendiumhungaricum.hu/ ya.

    7. Ministry of Entrepreneurship and Tourism Romania

    Pemerintah Romania menawarkan kesempatan warga Indonesia belajar di negaranya lewat beasiswa ini. Salah satu hal yang berbeda dari beasiswa ini adalah pelamar tak disyaratkan minimal IPK dan tak perlu melampirkan skor TOEFL atau IELTS.

    Beasiswa ini menanggung biaya kuliah, biaya latihan bahasa selama satu tahun, biaya hidup bulanan, asrama, bantuan layanan kesehatan hingga biaya transportasi lokal.

    Jika detikers tertarik daftar beasiswa dari pemerintah Romania ini dapat mendaftar di sini ya https://jakarta.mae.ro/en/local-news/1310.

    Itulah beberapa beasiswa yang tak mewajibkan awardee kembali ke Indonesia. Ada yang menarik minatmu?

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Unhan Buka Beasiswa S3 Tahun 2025, Cek Ketentuan Daftarnya di Sini!



    Jakarta

    Universitas Pertahanan (Unhan) tengah membuka pendaftaran beasiswa bagi calon mahasiswa yang tertarik melanjutkan program Doktor atau S3. Masa pendaftaran beasiswa dibuka selama 1-31 Mei 2025.

    Dengan beasiswa ini, mahasiswa S3 di Unhan dapat menempuh pendidikan secara gratis. Unhan sendiri merupakan perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

    Pada jalur tertentu, lulusan Unhan berpeluang menjadi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN). Selain itu, keuntungan berkuliah di Unhan adalah pendidikannya yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan sehingga cocok bagi calon pemimpin masa depan.


    Apa saja syarat agar bisa kuliah S3 gratis di Unhan? Cek syaratnya ya.

    Syarat Dapat Beasiswa S3 di Unhan

    Syarat Umum

    • Warga negara Indonesia
    • Bisa perempuan maupun laki-laki
    • Berusia maksimal 45 tahun bagi peserta PMB dari umum dan maksimal 53 tahun bagi peserta PMB dari kalangan TNI/Polri/ASN/BUMN
    • Tidak memiliki catatan perkara pidana atau perdata dibuktikan dengan surat keterangan dari kepolisian
    • Sehat secara jasmani maupun rohani
    • Melampirkan surat persetujuan komandan/kepala satuan dari sumber anggota TNI/Polri/ASN atau pimpinan instansi
    • Peserta PMB diutamakan orang yang tidak pernah mendapatkan beasiswa S3 dari pemerintah

    Syarat Khusus

    • Lulusan pendidikan program S2 dari perguruan tinggi yang terakreditasi minimal baik sekali
    • Mempunyai IPK pendidikan S2 minimal 3,50
    • Pangkat minimal bagi peserta seleksi dari TNI adalah Letnan Kolonel, dari Polri adalah Ajun Komisaris Besar RI serta dari ASN adalah Penata Tk I III/d
    • Mempunyai latar belakang pendidikan program S2 di bidang STEM bagi peserta yang ingin daftar di konsentrasi ilmu STEM

    Pilihan Program S3 di Unhan

    1. Konsentrasi Strategi Pertahanan

    Pada konsentrasi ini, mahasiswa akan fokus mempelajari strategi dan perencanaan pertahanan nasional, regional, dan internasional.

    2. Konsentrasi Manajemen Pertahanan

    Bagi calon mahasiswa yang ingin mendalami kajian tentang manajemen khususnya industri pertahanan, sumber daya manusia, dan logistik dapat memilih konsentrasi S3 ini.

    3. Konsentrasi Keamanan Nasional

    Konsentrasi ini akan mendalami isu seputar terorisme, cybercrime, ancaman non-tradisional dan isu-isi keamanan nasional lainnya.

    4. Konsentrasi Teknologi Pertahanan

    Teknologi pertahanan menjadi komponen penting dalam menjaga keamanan negara. Di konsentrasi S3 Unhan ini, mahasiswa akan mempelajari pengembangan teknologi persenjataan, sistem pertahanan dan inovasi di bidang pertahanan.

    5. Konsentrasi Kesehatan Pertahanan

    Kesehatan dan kesejahteraan anggota TNI menjadi salah satu aspek yang menentukan kekuatan militer Indonesia. Sehingga Unhan menyediakan prodi S3 ini untuk mencetak pakar yang handal dalam mengkaji hal tersebut.

    Itulah informasi pendaftaran beasiswa S3 Unhan untuk tahun 2025. Tertarik daftar?

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Provinsi Mana Saja yang Masih Buka 2025?



    Jakarta

    Bantuan pendidikan atau beasiswa sangat dibutuhkan bagi mahasiswa yang tengah terkendala pembiayaan kuliah. Untungnya, beberapa pemerintah provinsi menyediakan beasiswa bagi warganya.

    Sejak awal tahun 2025, sudah banyak pemerintah daerah yang membuka beasiswa untuk mahasiswa. Namun, per Juli 2025 hanya ada beberapa beasiswa pemerintah yang masih buka.

    Ada beasiswa dari provinsi mana saja? Berikut detikEdu telah merangkum informasinya bagi detikers.


    1. Jawa Timur

    Pemerintah Jawa Timur menyediakan beasiswa program S1 bagi mahasiswa yang berkuliah di perguruan tinggi keagamaan Islam. Sasaran beasiswa ini adalah siswa di pesantren.

    Syarat utama mendaftar beasiswa ini antara lain berdomisili di Jawa Timur, lulus MA/PDF ‘Ulya/SPM ‘Ulya/SMA/SMK/sederajat, hafal Al-Qur’an minimal 5 juz, berusia maksimal 35 tahun, bisa membaca kitab Fathul Qorib dan lulus seleksi ujian internal PTKI.

    Selain S1, Pemprov Jawa Timur juga menyediakan beasiswa program S2. Syarat untuk pendaftar beasiswa S2 antara lain lulusan S1, hafal Al-Qur’an minimal 15 juz, lulus ujian membaca kitab Fathul Mu’in , dan berusia maksimal 45 tahun.

    Adapun untuk S3 syarat utama yang harus dipenuhi yakni lulusan S1 dan S2, berusia maksimal 50 tahun lulus ujian membaca kitab Fathul Mu’in dan ujian proposal disertasi yang diselenggarakan LPPD Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

    Pendaftaran Beasiswa Jawa Timur masih dibuka hingga 17 Juli 2025. Pendaftaran bisa dilakukan secara online lewat https://simba.lppdjatim.org/.

    2. Kalimantan Timur

    Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur menggelontorkan bantuan pendidikan berupa Beasiswa Fratispol untuk mahasiswa S1, S2, dan S3. Mengutip Instagram @gocsrkaltim, beasiswa berlaku untuk studi di dalam maupun luar negeri.

    Beberapa kampus dalam negeri mitra beasiswa ini antara lain Universitas Mulawarman, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris, Institut Teknologi Kalimantan, Politeknik Negeri Samarinda, Politeknik Negeri Balikpapan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur, dan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda.

    Untuk menerima beasiswa ini, pelamar harus berdomisili di Kalimantan Timur dan memiliki surat keterangan tidak mampu (SKTM). Pendaftaran beasiswa ini tidak ada batas waktunya, selagi kuota masih tersedia pendaftaran tetap dibuka.

    Penasaran dengan beasiswa ini? Kunjungi https://pendidikan.gratispol.kaltimprov.go.id/ untuk mendapatkan informasi terkini.

    3. Banten

    Pemerintah Provinsi Banten akan menggelontorkan dana sebesar Rp 100 juta untuk warga kurang mampu. Dana tersebut disalurkan dalam bentuk beasiswa S1 bernama “Satu Desa Satu Sarjana.”

    Akan ada 100 warga penerima beasiswa ini. Program beasiswa dikhususkan mahasiswa yang menempuh program studi pertanian.

    Syarat penerima beasiswa Satu Desa Satu Sarjana harus berasal dari keluarga miskin dan punya keinginan kuat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

    Beasiswa akan dibuka mulai Juli 2025 ini. Untuk mengetahui informasi pembukaan pendaftaran, pantai terus website Pemerintah Banten ya.

    Itulah beberapa beasiswa dari pemerintah provinsi yang masih buka hingga saat ini. Selamat mencoba.

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Syarat IPK Beasiswa LPDP 2025, IPK 2,5 Bisa Daftar


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah membuka pendaftaran beasiswa LPDP tahap 2 2025 di berbagai program. Sejumlah beasiswa targeted LPDP di berbagai kampus mitra juga sedang dibuka.

    Program-program beasiswa LPDP pada umumnya mensyaratkan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3 untuk mendaftar jenjang magister (S2) dan 3,25 untuk mendaftar jenjang doktor (S3). Namun, ada juga yang mensyaratkan batas minimal IPK di bawah 3.

    Sebagai contoh, Beasiswa Kewirausahaan 2025, salah satu program beasiswa targeted LPDP, dapat dilamar lulusan S1/D4 dengan IPK minimal 2,5. Begitu juga Beasiswa Daerah Afirmasi dan Beasiswa Penyandang Disabilitas.


    Sementara itu, pendaftar Beasiswa Putra-Putri Papua dan Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD) tidak mensyaratkan batas minimal IPK bagi pendaftar S2. Perlu digarisbawahi, kampus tujuan dapat tetap mensyaratkan IPK minimal atau angka penyetaraannya, serta batas skor hasil ujian masuk sesuai ketentuan.

    Syarat IPK Beasiswa LPDP 2025

    Berikut batas minimal IPK beasiswa LPDP setiap jalur pada jenjang pendidikan sebelumnya dirangkum dari laman LPDP Kemenkeu.

    Syarat IPK Beasiswa Daerah Afirmasi 2025

    • Pendaftar S2: 2,5 dari 4
    • Pendaftar S3: 3 dari 4
    • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

    Syarat IPK Beasiswa Prasejahtera 2025

    Syarat IPK Beasiswa Penyandang Disabilitas 2025

    • Pendaftar S2: 2,5 dari 4
    • Pendaftar S3: 3 dari 4
    • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

    Syarat IPK Beasiswa Putra-Putri Papua 2025

    • Pendaftar S2: –
    • Pendaftar jenjang doktor pada semua program beasiswa LPDP yang merupakan lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai dokter spesialis/subspesialis sebagai bukti pemenuhan syarat IPK pada masing-masing program.

    Syarat IPK Beasiswa Reguler 2025

    • Pendaftar S2: 3 dari 4
    • Pendaftar S3: 3,25 dari 4
    • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

    Syarat IPK Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD) 2025

    • Pendaftar S2: –
    • Pendaftar jenjang doktor pada semua program beasiswa LPDP yang merupakan lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai dokter spesialis/subspesialis sebagai bukti pemenuhan syarat IPK pada masing-masing program.

    Syarat IPK Beasiswa Parsial 2025

    • Pendaftar S2: 3 dari 4
    • Pendaftar S3: 3,25 dari 4
    • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

    Syarat IPK Beasiswa PNS, TNI, dan Polri 2025

    • Pendaftar S2: 3 dari 4
    • Pendaftar S3: 3,25 dari 4
    • Pendaftar S3 khusus anggota TNI/Polri: 3 dari 4
    • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

    Syarat IPK Beasiswa Kewirausahaan 2025

    Syarat IPK Beasiswa Pendidikan Kader Ulama 2025

    • Pendaftar S2: 3 dari 4
    • Pendaftar S3: 3,25 dari 4
    • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

    Syarat IPK Beasiswa Doktor Untuk Talenta Riset dan Inovasi Nasional BRIN 2025

    • Pendaftar S3 dan S2 Fast Track: 3,25 dari 4
    • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

    Syarat IPK Beasiswa Dokter Spesialis dan Dokter Subspesialis 2025

    • Pendaftar pendidikan dokter spesialis/subspesialis: 3 dari 4

    Syarat IPK Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis 2025

    • Pendaftar beasiswa fellowship: –

    Syarat IPK Beasiswa LPDP – King’s College London Singhasari Program Master Tahun 2025

    Syarat IPK Beasiswa Indonesia-Tiongkok Program Master di Central South University (CSU) 2025

    Syarat IPK Beasiswa LPDP – Georgetown SFS Asia-Pacific Program Master 2025

    Syarat IPK Beasiswa LPDP – University College Dublin Program Master Tahun 2025

    Informasi jadwal, syarat dan panduan selengkapnya terkait program-program beasiswa LPDP tahap 2 2025 bisa diunduh di https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Semoga berhasil, detikers.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Beasiswa ke Australia, Siap-siap Kuota Mahasiswa Ditambah!


    Jakarta

    Detikers berminat kuliah dengan beasiswa ke Australia? Kabar baik, Pemerintah Australia akan menambah jumlah penerimaan mahasiswa internasional di Australia tahun depan.

    Kuota mahasiswa internasional akan naik 9 persen menjadi 295.000 orang pada 2026. Sekitar dua pertiga mahasiswa akan dialokasikan untuk perguruan tinggi, sedangkan sepertiga lainnya untuk pelatihan dan sektor vokasi.

    Lebih lanjut, universitas di Australia mulai tahun depan juga wajib menyediakan akomodasi mahasiswa tambahan. Kebijakan ini bertujuan agar mahasiswa Australia maupun internasional dapat menghuni tempat tinggal yang aman dan terjamin.


    Berdasarkan catatan Kedubes Australia, rekor sebanyak 24.000 mahasiswa asal Indonesia belajar di negara kanguru pada 2025.

    “Kami menantikan untuk menyambut lebih banyak warga Indonesia belajar di Australia. Mahasiswa Indonesia menambah nilai bagi kampus-kampus kami dan membantu memperkuat hubungan antara kedua negara kita,” kata Duta Besar Australia Rod Brazier dalam laman Kedutaan Besar Australia di Indonesia, Jumat (8/8/2025).

    Sebagai bagian dari kebijakan ini, universitas negeri di Australia akan dibolehkan mengajukan permohonan untuk menambah alokasi mahasiswa internasional masing-masing pada 2026, khususnya untuk meningkatkan hubungan dengan Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lain. Caranya baik melalui penawaran pendidikan, kemitraan, kampus cabang, keterlibatan alumni, dan pemberian beasiswa.

    Sementara itu berdasarkan laman resmi Study Australia, saat ini, beasiswa pendidikan tinggi, hibah, dan bantuan keuangan untuk studi dan riset di negara kanguru ini antara lain disediakan oleh Pemerintah Australia, penyedia layanan pendidikan, organisasi publik, maupun institusi swasta.

    Sejumlah program bahkan merupakan beasiswa penuh, yang meliputi tiket pesawat PP, uang kuliah, biaya hidup, dan lain sebagainya. Jelang peningkatan kuota mahasiswa asal Indonesia dan Asia Tenggara di Australia, yuk, cek beberapa program beasiswa yang bisa dilamar di bawah ini!

    Beasiswa ke Australia

    1. Australia Awards Scholarships – Beasiswa AAS

    Berdasarkan penerimaan 2025, berikut syarat dan jadwal beasiswa tanpa syarat usia jenjang S2 dan S3 dari Pemerintah Australia ini:

    Syarat Beasiswa AAS

    • IPK pelamar S2: 3,0 untuk pegawai Pemerintah Indonesia/umum, 2,75 untuk kelompok sasaran ekuitas; harus sesuai dengan program prioritas
    • IPK pelamar S3: 2,9 untuk pegawai Pemerintah Indonesia/umum, 2,75 untuk kelompok sasaran ekuitas; harus sesuai dengan program prioritas

    Dokumen Beasiswa AAS

    • Ijazah sekolah menengah atau perguruan tinggi
    • Transkrip nilai sekolah menengah atau perguruan tinggi
    • Akta kelahiran
    • KTP
    • Riwayat hidup
    • Tes bahasa Inggris
    • Academic referee
    • Deklarasi badan nominasi
    • Surat keputusan pengangkatan PNS
    • Hasil IELTS, TOEFL, atau PTE
    • Laporan peninjauan akademis

    Jadwal Beasiswa AAS

    • Pendaftaran: Februari-April
    • Pengumuman hasil seleksi dan kandidat wawancara: Juni
    • Wawancara & tes IELTS: Juli
    • Pengumuman hasil akhir: Agustus

    Komponen Beasiswa AAS

    • Biaya kuliah penuh
    • Tiket pesawat PP
    • Tunjangan kedatangan
    • Biaya hidup
    • Program akademik pengantar, meliputi info kehidupan dan studi di Australia
    • Asuransi kesehatan mahasiswa luar negeri
    • Biaya les bahasa Inggris
    • Dukungan akademis tambahan jika perlu
    • Tiket pesawat kerja lapangan untuk program riset atau program kuliah yang memiliki komponen penelitian

    2. Australia for ASEAN Scholarship – Beasiswa Aus4ASEAN

    Berdasarkan penerimaan 2025, bidang studi prioritas beasiswa ini meliputi maritim, konektivitas, ekonomi, kerja sama pembangunan berkelanjutan. Pendaftar beasiswa AAS juga akan dipertimbangkan untuk menerima beasiswa Aus4ASEAN.

    Beasiswa ini dibuka untuk jenjang S2, baik program Master by coursework maupun Master by research. Penerima beasiswa juga akan berpartisipasi pada program ASEAN Emerging Leaders Program yang meliputi kesempatan belajar, berjejaring, dan mengembangkan diri.

    Beasiswa ini diutamakan bagi calon mahasiswa yang sudah mendaftar ke kampus yang turut mendanai program ini bersama Pemerintah Australia. Berikut daftar kampusnya:

    • Australian National University
    • Bond University
    • Deakin University
    • Griffith University
    • Monash University
    • Queensland University of Technology
    • RMIT University
    • Swinburne University of Technology
    • University of Adelaide
    • University of Melbourne
    • University of New South Wales
    • University of Queensland
    • University of Southern Queensland
    • University of Sydney
    • University of Tasmania

    Berdasarkan informasi beasiswa dari University of Southern Queensland (UniSQ), periode pendaftaran beasiswa Aus4ASEAN pada 2024 lalu berlangsung pada 13 Maret-30 April. Komponen beasiswanya meliputi:

    • Tiket pesawat PP
    • Tunjangan kedatangan
    • Uang kuliah penuh
    • Bantuan biaya hidup
    • Program pengenalan akademis
    • Asuransi mahasiswa
    • Dukungan akademis tambahan
    • Tunjangan lapangan untuk mahasiswa riset dan mahasiswa program Master by research
    • Mengikuti the Indo-Pacific Emerging Leaders Program.

    Sementara itu, syarat mendaftar di UniSQ dengan beasiswa Aus4ASEAN yaitu:

    • Skor bahasa Inggris minimal IELTS 6.5
    • Merampungkan kuliah 3 tahun di kampus Australia atau yang setara, dengan opsi:
      – IPK 5 dari 7 atau yang setara, pada bidang yang relevan
      – Merampungkan kuliah jenjang Master program coursework dengan IPK 5 dari 7 atau yang setara, pada bidang yang relevan
    • Penerimaan bergantung pada ketersediaan dan rekomendasi dari supervisor UniSQ.

    3. Beasiswa Short Courses

    Beasiswa pelatihan ini disediakan sebagai bagian Australia Awards in Indonesia. Kursus 2 pekan ini digelar di Australia dan 1-2 lokakarya di Indonesia. Berikut sejumlah contoh kursus yang dibuka:

    • At The Forefront of Film: Screenwriting and Directing, Griffith University, 2024
    • Momen-led MSMEs – Ready to Export, RMIT, 2024
    • Sustainable Finance in Indonesia: Transforming Challenges into Opportunities, University of Technology Sydney, 2024
    • Strengthening the Higher Education Systems in Indonesia, Australian National University, 2025
    • Advancing Indonesia’s Sports Industry: Opportunities and Strategies for Growth, Melbourne Business School, 2025

    Penerima beasiswa Short Course AAI akan mendapat:

    • Lokakarya di Indonesia, sebelum dan sesudah kursus, beserta tiket PP ke lokasi lokakarya di Indonesia
    • Biaya akomodasi
    • Uang saku di Australia dan Indonesia
    • Biaya pendidikan
    • Tiket PP ke lokasi kursus di Australia
    • Visa dan asuransi kesehatan Australia selama durasi short course.

    Jadwal pendaftaran short course Australia Awards in Indonesia berbeda-beda. Pantau berkala infonya di https://www.australiaawardsindonesia.org/.

    4. Beasiswa Research Training Program (RTP)

    Pemerintah Australia juga mendanai beasiswa RTP, yang terdiri dari program gelar research doctorate dan research masters. Sedangkan pendaftarannya dibuka di universitas tujuan masing-masing.

    Pendanaan RTP bersifat fleksibel. Pelajar dapat ditawarkan beasiswa dengan salah satu atau beberapa dari komponen berikut:

    • Pengurangan biaya kuliah
    • Tunjangan hidup
    • Tunjangan terkait biaya tambahan studi

    Sebagai contoh, beasiswa RTP di The University of Sydney terdiri dari RTP Stipend Scholarship dan RTP Fee Offset. Jenis yang pertama dibuka untuk mahasiswa domestik dan internasional, meliputi biaya hidup AUD 41.735 per tahun atau Rp per tahun, tunjangan relokasi, dan tunjangan tesis.

    Sedangkan RTP Fee Offset dibuka untuk mahasiswa internasional. Penerima RTP jenis pertama otomatis juga mendapat beasiswa jenis kedua ini. Komponen beasiswanya meliputi uang kuliah 100 persen hingga 14 periode riset dan asuransi kesehatan mahasiswa luar negeri.

    Jadwal pendaftaran beasiswa RTP di kampus ini terdiri dari beberapa periode riset. Cek infonya dengan klik di SINI.

    5. Beasiswa Kampus Australia Lainnya

    Beasiswa yang disediakan kampus-kampus Australia dapat dicari tahu melalui laman https://search.studyaustralia.gov.au/. Cek jenjang studi, komponen beasiswa, jadwal, dan kriteria penerima beasiswa yang dicari kampus Australia tujuan melalui laman ini.

    Nah, itu dia beberapa jenis beasiswa ke Australia yang bisa dicoba. Yuk, persiapkan diri!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Kuliah Gratis di Thailand, Dapat Uang Saku 10 Ribu Baht per Bulan!


    Jakarta

    Kabar gembira buat detikers yang bercita-cita kuliah ke luar negeri! Sirindhorn International Institute of Technology, (SIIT), Thammasat University, Thailand, membuka program beasiswa kuliah penuh untuk pelajar internasional termasuk Indonesia. Pendaftaran dibuka hingga 30 September 2025 mendatang.

    Beasiswa yang dibuka SIIT yaitu program pascasarjana untuk S2 (2 tahun) dan S3 (3 tahun). Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa asing berprestasi atau Excellent Foreign Students/EFS (Tipe B).

    Dikutip dari laman resmi SIIT, jumlah kuotanya mencapai 10 orang (beasiswa berkelanjutan) untuk periode perkuliahan semester 2/2025 (mulai Januari 2026).


    Apa Saja Jurusannya?

    Bidang studi yang ditawarkan cukup luas, mulai dari teknik hingga manajemen. Berikut daftarnya.

    Teknik Biokimia / Biokimia
    Teknik Kimia / Kimia
    Teknik Sipil
    Teknik Komputer / Sains
    Teknik Elektro
    Teknik Mesin
    Teknik Material / Sains / Teknologi
    Teknik Industri dan Sistem Logistik
    Teknik Lingkungan / Sains / Teknologi / Manajemen
    Teknik Digital
    Teknik Logistik dan Sistem Rantai Pasok
    Manajemen Teknik
    Teknologi Energi / Manajemen
    Teknologi Manajemen
    Fasilitas Beasiswa

    Cakupan Beasiswa SIIT S2-S3

    Penerima beasiswa akan mendapat berbagai dukungan penuh, di antaranya:

    – Bebas biaya kuliah & dukungan tesis penuh.
    – Uang saku bulanan 10.000 Baht atau setara lima juta rupiah.
    – Tiket pesawat pulang-pergi kelas ekonomi (maksimal 20.000 Baht).
    – Biaya tambahan seperti visa & tes bahasa Inggris (maksimal 10.000 Baht).
    – Asuransi kesehatan & kecelakaan.
    – Wajib tinggal di asrama SIIT minimal 12 bulan.

    Syarat untuk Mendaftar Beasiswa

    Nah, biar bisa lolos seleksi, ada beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi:

    1. Bukan warga negara Thailand.
    2. Punya prestasi akademik sangat baik (lebih diutamakan jika masuk 20% teratas di kelas).
    3. Menyertakan 2 surat rekomendasi dari dosen/penasehat akademik (pakai email resmi institusi, bukan email pribadi).
    4. Sehat jasmani dan berperilaku baik.
    5. Tidak sedang menerima beasiswa lain.

    Untuk proses pendaftaran secara online, harap menyiapkan dan melampirkan dokumen persyaratan dalam bentuk berkas elektronik (format Jpeg., Jpg., PDF.) sebagai berikut:

    1. Pernyataan tujuan (Setidaknya satu halaman pernyataan tujuan)
    2. Curriculum Vitae (CV) atau resume
    3. Transkrip resmi atau transkrip terkini:
    a. Untuk aplikasi gelar Master
    – Transkrip gelar sarjana dengan IPK minimal 2,75

    b. Untuk aplikasi gelar Doktor
    – Transkrip gelar Sarjana, dan transkrip gelar Magister dengan IPK. 3,50
    4. Sertifikat tes kemampuan bahasa Inggris sebagai berikut (jika ada):
    SIIT-EPT 65+ atau
    TOEFL (IBT 32+) atau IBT (Home Edition 32+) atau (ITP 433+) atau
    TOEFL Institusional 433+ atau
    IELTS 4.5+ atau
    TU-GET (PBT 400+, atau CBT 32+) atau
    TOEIC 600+

    5. Kartu Tanda Penduduk atau Paspor
    6. Karya tulis penelitian, publikasi atau sertifikat (jika ada)
    7. Foto terbaru (ukuran 1 x 1,5 inci sebagai jpeg saja)

    Penerima beasiswa juga harus mempertahankan IPK minimal 3,25, menunjukkan kemajuan riset setiap semester, dan ikut membantu kegiatan kampus selama 30 jam per semester.

    Kabar baiknya, kamu bisa daftar program ini tanpa perlu langsung melampirkan nilai tes kemampuan bahasa Inggris. Tapi, kalau sudah resmi diterima di SIIT, Universitas Thammasat, kamu wajib menyerahkan hasil tes bahasa Inggris di semester pertama. Apabila syarat ini nggak dipenuhi tepat waktu, status mahasiswa kamu bisa langsung dibatalkan.

    Jadwal Seleksi Beasiswa SIIT

    Pendaftaran: 1 – 30 September 2025
    Pengumuman hasil seleksi: 31 Oktober 2025

    Cara Pendaftaran Online

    1. Daftar di laman resmi SIIT
    2. Klik untuk aplikasi online program minat anda
    3. Login untuk memeriksa aplikasi online
    4. Kamu akan mendapatkan kata sandi untuk login pertama lewat email saat proses masuk.
    5. Pastikan cek emailmu dan pastikan alamatnya sama dengan yang dipakai saat registrasi.

    Untuk panduan cara daftar secara lebih lengkap bisa cek DI SINI.

    Informasi lebih lanjut tentang beasiswa SIIT bisa cek di laman https://graduateadmission.siit.tu.ac.th/. Semoga bermanfaat detikers!

    *Penulis adalah peserta magang Program PRIMA Magang PTKI Kementerian Agama

    (faz/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1-S3, Tanpa Batas Usia


    Jakarta

    Pemerintah Rusia melalui badan Russian House membuka beasiswa S1-S3 dan spesialis klinis. Peminat kuliah bidang teknik, kedokteran, seni, hingga ilmu sosial bisa mendaftar.

    Beasiswa Pemerintah Rusia 2026/2027 dibuka untuk studi di universitas-universitas di Moskow hingga kawasan Timur Jauh Rusia. Sejumlah program studi memiliki bahasa pengantar bahasa Inggris, sementara lainnya bahasa Rusia.

    Berdasarkan FAQ resminya, calon pendaftar yang belum bisa berbahasa Rusia dapat mengikuti kelas persiapan bahasa Rusia selama sekitar 1 tahun di kampus di Rusia atau di Rumah Rusia. Biaya kelas persiapan ditanggung beasiswa.


    Beasiswa Pemerintah Rusia 2026

    Dikutip dari unggahan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di akun Instagram @ditjen_dikti, berikut komponen beasiswa yang disediakan:

    • Biaya kuliah penuh
    • Asrama
    • Kelas persiapan bahasa Rusia 1 tahun
    • Tunjangan bulanan Rp 300 ribu-Rp 1 juta

    Syarat Beasiswa

    • Warga Negara Indonesia, tanpa batas usia
    • Nilai rapor minimal 85 dari 100 atau IPK minimal 3,5
    • Pendaftar yang belum lulus disyaratkan melampirkan rapor/transkrip dan surat keterangan lulus
    • Sehat jasmani dan rohani, dengan menyertakan hasil tes bebas HIV/AIDS, hepatitis B/C, TBC yang menyertakan nama beserta cap dan tanda tangan dokter.
    • Pelamar prodi berbahasa Inggris cukup menyertakan hasil level B1, tanpa TOEFL atau IELTS

    Syarat Ijazah

    • Program S1 4 tahun: ijazah SMA/SMK atau sejenisnya
    • S1 kedokteran/teknik 5 tahun: ijazah SMA/SMK atau sejenisnya
    • S2 2 tahun: ijazah S1
    • Doktor (aspirantura)/S3 3 tahun: ijazah S2 atau spesialis
    • Residensi klinis(ordinatura)/S3: ijazah spesialis (kedokteran)
    • Adjuctura/S3 militer 3-4 tahun: ijazah S2 dan 2 tahun dinas
    • Pelatihan vokasi tambahan (fellowship) 6 bulan: ijazah pendidikan vokasi atau S1

    Di samping program di atas, terdapat program assistance-probation postgraduate diploma atau S3 2 tahun bidang seni-budaya.

    Jadwal Beasiswa Pemerintah Rusia 2026

    • Pendaftaran online: September-15 Desember 2025
    • Pemilihan 1 prodi, maksimal 6 universitas: September-15 Desember 2025
    • Unggah dokumen tahap 1: September-15 Desember 2025
    • Wawancara dan pengumuman hasil tahap 1: 1 November-24 Desember 2025
    • Unggah dokumen tahap 2 terjemahan: 15 Januari-1 Maret 2026
    • Pemberitahuan penempatan kampus: 1 Mei -31 Agustus 2026
    • Pemberian visa dan keberangkatan: Agustus-September 2026

    Cara Daftar Beasiswa Pemerintah Rusia 2026

    • Buka https://education-in-russia.com
    • Buat akun
    • Pilih 1 prodi sesuai kualifikasi
    • Pilih maksimal 6 universitas, urutkan berdasarkan prioritas, maksimal 2 kampus di Moskow/St Petersburg dan 3 di kampus kota lain
    • Unggah foto latar belakang putih, pakaian rapi dan sopan
    • Isi data pribadi
    • Unggah dokumen tahap 1
    • Kirim form aplikasi untuk masuk tahap peninjauan dalam format PDF
    • Tunggu undangan wawancara.

    Informasi Beasiswa Pemerintah Rusia 2026/2027 lebih lanjut dapat diakses melalui https://education-in-russia.com dan panduan resminya, klik DI SINI. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa BPP S3 Dalam Negeri 2025 untuk Dosen-Guru Dibuka, Total Rp 30 Juta



    Jakarta

    Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Sekretariat Jenderal Kementerian Agama membuka pendaftaran beasiswa Bantuan Penyelesaian Pendidikan S3 Dalam Negeri (BPP S3 Dalam Negeri) 2025.

    Bantuan ini ditujukan untuk dosen, guru, tenaga kependidikan dan pegawai di bawah lingkungan Kementerian Agama yang sedang menempuh pendidikan S3. Beasiswa bertujuan untuk mendorong penerima agar segera membereskan studinya.

    Pendaftaran beasiswa dibuka mulai 5 hingga 15 Oktober 2025. Proses pengajuan beasiswa bisa dilakukan secara online pada laman https://pendaftaran-beasiswa.kemenag.id


    Namun, sebelum mendaftar pelamar harus mengetahui dahulu persyaratanya. Mengutip laman Kemenag, berikut ketentuan beasiswa BPP S3 Dalam Negeri 2025:

    Komponen Beasiswa BPP S3 Dalam Negeri 2025

    Total bantuan BPP S3 Dalam Negeri 2025 memiliki total Rp 30 juta. Dana tersebut nantinya akan ditransfer langsung oleh LPDP kepada peserta.

    Adapun cakupan pembiayaan yang bisa dibayarkan oleh bantuan tersebut antara lain:

    1. Biaya SPP
    2. Biaya penulisan disertasi
    3. Biaya penerbitan jurnal ilmiah bereputasi sebagai syarat kelulusan
    4. Biaya pembelian berbagai literatur yang diperlukan.

    Syarat Daftar Beasiswa BPP S3 Dalam Negeri 2025

    • Warga Negara Indonesia
    • Berstatus sebagai guru pendidikan dasar dan menengah keagamaan, dosen perguruan tinggi keagaman/ma’had aly, tenaga kependidikan pada pendidikan dasar dan menengah keagamaan dan perguruan tinggi keagamaan, ustadz/kyai pondok pesantren, atau pegawai Kemenag
    • Mahasiswa S3 aktif yang tengah mengenyam semester 3.
    • Telah lulus seminar proposal disertasi
    • Tidak sedang menerima beasiswa atau bantuan lain.

    Dokumen Daftar Beasiswa BPP S3 Dalam Negeri 2025

    • Surat keterangan hasil studi yang berisikan IPK
    • Surat rekomendasi dari Pimpinan Satuan Kerja
    • Surat pakta integritas yang sudah ditandatangani
    • Surat permohonan bantuan.

    Selain beasiswa BPP ini, Kemenag juga merekomendasikan beasiswa lain untuk jenjang lainnya yang disediakan Kemenag. Misalnya beasiswa full scholarship untuk S1-S3, Bantuan Riset Indonesia Bangkit (MoRA The Air Fund), Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), dan lainnya.

    Untuk informasi lebih lengkap terkait beasiswa BPP S3 Dalam Negeri 2025, bisa dipelajari pada laman https://pendaftaran-beasiswa.kemenag.id

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Bantuan Kuliah S1-S3 Baznas & PP Muhammadiyah, Mulai dari Rp 5 Juta


    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah membuka pendaftaran Bantuan Dana Pendidikan tahun 2025. Periode pendaftaran berlangsung mulai 25 September-15 Oktober 2025.

    Bantuan pendidikan yang dikelola oleh Muhammadiyah Scholarship Agency (MSA) ini dibuka untuk kuota 500 mahasiswa S1, S2, dan S3. Total dana bantuan sebesar Rp 5 miliar.

    Bantuan Dana Pendidikan Baznas & PP Muhammadiyah 2025 dibuka untuk mahasiswa aktif di perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) dan non-PTMA. Berikut besaran beasiswa, syarat, dan jadwalnya.


    Bantuan Dana Pendidikan Baznas & PP Muhammadiyah 2025

    1. Mahasiswa S1

    Jumlah: 200 orang
    Besar bantuan: Rp 5 juta

    2. Mahasiswa S2

    Jumlah: 100 orang
    Besar bantuan: Rp 10 juta

    3. Mahasiswa S3

    Jumlah: 200 orang
    Besar bantuan: Rp 15 juta

    Penyaluran Bantuan

    Mahasiswa dibagi ke dalam dua tahap bantuan, yakni:

    1. Penyaluran Tahap 1

    130 mahasiswa S1
    65 mahasiswa S2
    130 mahasiswa S3

    2. Penyaluran Tahap 2

    70 mahasiswa S1
    35 mahasiswa S2
    70 mahasiswa S3

    Mahasiswa di tahap 1 maupun 2 akan mendapat 2 kali pencairan dana, dengan besar 50-50 persen dari total besaran bantuan. Dana akan disalurkan lewat rekening masing-masing yang sudah didaftarkan.

    Syarat Bantuan Dana Pendidikan Baznas & PP Muhammadiyah 2025

    Dikutip dari panduan resminya, berikut syarat pendaftaran bantuan pendidikan tinggi ini:

    Warga Negara Indonesia

    Tercatat sebagai mahasiswa aktif program S1, S2, atau S3 di PTMA maupun non-PTMA

    Mahasiswa kurang mampu diutamakan

    Syarat Dokumen

    Surat rekomendasi dari perguruan tinggi atau persyarikatan (jika ada)
    CV
    KTP
    KK
    KTAM (jika ada)
    Surat keterangan aktif kuliah
    Surat keterangan sebagai dosen atau calon dosen PTMA (jika ada)
    Surat keterangan tidak mampu (jika ada)
    Progress studi (wajib bagi penerima Bantuan Dana BAZNAS Tahun 2024 yang lalu)

    Cara Daftar Bantuan Dana Pendidikan Baznas & PP Muhammadiyah 2025

    Buka scholarship.muhammdiyah.or.id

    Pilih menu Daftar Beasiswa-Bantuan Dana Pendidikan Baznas 2025

    Cek syarat dan ketentuan

    Mendaftar pada link Google form yang disediakan

    Isi formulir dan unggah dokumen

    Seleksi Bantuan Dana Pendidikan Baznas & PP Muhammadiyah 2025

    Seleksi calon penerima manfaat dilakukan berdasarkan:

    Isian formulir

    Kesesuaian kriteria

    Kelengkapan dokumen.

    Jadwal Seleksi

    Pendaftaran: 25 September-15 Oktober 2025
    Seleksi: 16 -31 Oktober 2025
    Pengumuman: 4 November 2025
    Penyaluran dana Tahap I:
    Penyaluran 50% pertama: 10-13 November 2025
    Penyaluran 50% kedua: 24-27 November 2025
    Pembekalan AIK (Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, wajib): 17 November 2025
    Penyaluran dana Tahap II:
    Penyaluran 50% pertama: 15-18 Desember 2025
    Penyaluran 50% kedua: 29-31 Desember 2025

    Informasi pendaftaran selengkapnya bisa diakses di https://scholarship.muhammadiyah.or.id/beasiswa atau klik https://s.id/Panduan-BAZNAS-PPM-2025. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/faz)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com