Tag: BeInCrypto

  • Akankah Bitcoin Drop di Bawah US$100.000 dalam Waktu Dekat? 3 Chart Ini Punya Jawaban

    Koreksi terbaru Bitcoin mengguncang trader. Harga BTC amblas dari atas US$120.800 ke hampir US$102.000 sebelum bangkit kembali hampir 9% ke atas US$111.000. Sementara altcoin seperti Ethereum dan XRP crash lebih dari 13%, koreksi Bitcoin sebesar 7% pada waktu publikasi menunjukkan bahwa aset ini bertahan jauh lebih baik — mengisyaratkan adanya kekuatan mendasar bahkan di tengah likuidasi masif.

    Namun, pertanyaan besar tetap ada: Bisakah Bitcoin bertahan di atas US$100.000, atau apakah harga akan turun lebih rendah dari level psikologis kunci ini dalam waktu dekat? Tiga chart punya jawabannya.

    Holder Naik dan Veteran Tetap Tenang di Tengah Crash

    Adapun tanda support pertama datang dari perilaku holder on-chain.

    Kendati terjadi crash, total jumlah holder Bitcoin membludak dari 56,92 juta menjadi 56,98 juta sejak Jumat (10/10). Fenomena ini menunjukkan bahwa investor menambah eksposur saat harga turun. Itu khas keyakinan dip-buying, bukan panic selling.

    Bitcoin Holders Increase
    Peningkatan Holder Bitcoin: Santiment

    Spent Coins Age Bands (SCAB) turut mendukung hal ini. Metrik ini melacak usia coin yang dipindahkan, singkatnya, apakah holder lama atau baru yang membelanjakan Bitcoin mereka.

    Saat crash dimulai pada 10 Oktober, SCAB keseluruhan berada di sekitar 17.100 BTC, sementara band 180–365 hari (merah) berada di dekat 9.995 BTC, dan band 365 hari–2 tahun (biru) mendekati 2.452 BTC.

    Saat aksi jual berlangsung, SCAB keseluruhan melonjak tajam menjadi 23.086 BTC, mengonfirmasi lonjakan aktivitas pembelanjaan di kalangan holder baru.

    Sebaliknya, band merah sedikit menurun ke 9.646 BTC, dan band biru anjlok tajam ke 535 BTC — bukti jelas bahwa holder jangka panjang tetap tenang.

    Ini berarti panic selling sebagian besar dipimpin oleh wallet baru atau menengah, sementara holder veteran terus HODL. Dan veteran biasanya bertahan kecuali mereka memperkirakan penurunan harga monumental, seperti sesuatu di bawah US$100.000.

    Bitcoin Spent Coins Age Band Metric
    Metrik Usia Koin yang Dibelanjakan Bitcoin: Santiment

    Tatkala holder jangka panjang tetap tidak aktif dan total basis holder bertambah, biasanya itu menandakan bahwa strong hand menggantikan weak hand di pasar. Itulah jenis reset yang menstabilkan penurunan berbasis sentimen sebelum reli berikutnya.

    Setup Harga Bitcoin Berbalik dari Bearish ke Bullish

    Aksi harga Bitcoin menceritakan kisah yang lebih jelas. Crash terbaru ini bukan murni didorong sentimen — melainkan mengikuti setup teknikal yang umumnya menandai titik balik.

    Penggerak utamanya adalah divergensi bearish pada Relative Strength Index (RSI), yang mengukur momentum beli dan jual pada skala 0 hingga 100.

    Divergensi terbentuk ketika RSI dan harga bergerak ke arah berlawanan — misalnya, ketika harga membuat higher high tetapi RSI membuat lower high. Pola ini biasanya menandakan momentum melemah sebelum pembalikan.

    Itulah yang terjadi antara pertengahan Juli dan awal Oktober. Bitcoin mencetak high baru di chart, tetapi RSI gagal mengonfirmasinya, membuat lower high.

    Hasilnya adalah koreksi tajam sebesar 19,1% (10/10), hampir identik dengan penurunan lebih dari 14% awal tahun ini yang juga dipicu divergensi. Setup semacam ini menunjukkan betapa kuatnya reaksi Bitcoin terhadap sinyal RSI.

    Bitcoin Price Divergence
    Divergensi Harga Bitcoin: TradingView

    Kini, pola tersebut berbalik. Antara 25 September dan 11 Oktober, muncul divergensi bullish — harga mencetak lower low sementara RSI membuat higher low. Ini mengisyaratkan tekanan jual mulai kehilangan kekuatan, dan momentum mungkin perlahan terbangun untuk rebound.

    Pada waktu publikasi, Bitcoin diperdagangkan mendekati US$111.600, sejajar dengan level Fibonacci 0,5 (US$111.400). Penutupan harian di atas level ini bisa mengonfirmasi kekuatan baru menuju US$113.600, US$116.800, dan US$120.800.

    Bitcoin Price Analysis
    Analisis Harga Bitcoin: TradingView

    Titik invalidasi berada di bawah US$109.100, dengan eksposur downside terbatas di US$106.400 dan US$101.900, membuat penurunan di bawah US$100.000 kecil kemungkinannya dalam jangka pendek. Hanya candle harian yang ditutup di bawah US$101.900 yang bisa menyeret harga Bitcoin di bawah US$100.000.

    Bagaimana pendapat Anda tentang peluang harga Bitcoin (BTC) untuk drop ke bawah US$100.000 ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

    Penulis: Ananda Banerjee
    Editor:
    Zummia Fakhriani

    Konten artikel ini bersumber dari BeInCrypto sebagai mitra media Tokocrypto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa yang Dibeli Crypto Whale usai Tarif 100% Trump ke Cina Membuat Market Crash?

    Pasar berdarah-darah setelah Donald Trump mengumumkan tarif 100% atas impor Cina. Langkah itu seketika membantai hampir US$19 miliar dalam likuidasi kripto hanya dalam sehari. Namun di kala trader panik, crypto whale terlihat gencar membeli.

    Data on-chain membeberkan investor besar menambah eksposur di 3 altcoin. Manuver semacam ini menandakan keyakinan bahwa aksi jual ini didorong sentimen, bukan struktural. Inilah yang dibeli whale dan mengapa token-token ini bisa memimpin rebound berikutnya.

    Chainlink (LINK)

    Tarif 100% Trump terhadap Cina memicu salah satu aksi jual pasar terlebar dalam beberapa bulan. Sementara sebagian besar altcoin runtuh di bawah tekanan, Chainlink (LINK) menarik akumulasi diam-diam dari holder besar — dan data mendukung hal ini.

    Menurut Nansen, wallet whale yang memegang lebih dari 100.000 LINK meningkatkan posisi mereka sebesar 22,45%, membawa total holding menjadi 4,16 juta LINK. Itu berarti whale menambah sekitar 0,76 juta LINK, senilai sekitar US$13,7 juta pada harga LINK saat ini.

    100 alamat teratas juga menggenjot saldo mereka sebesar 0,14%, membawa simpanan kolektif mereka ke 646,48 juta LINK — penambahan bersih sekitar 0,90 juta LINK, atau US$16,3 juta.

    LINK Whales
    LINK Whales: Nansen

    Akumulasi ini bukanlah kebetulan. Data Nansen juga menunjukkan bahwa smart money wallet naik 1,51% (mengantisipasi bounce), dan wallet figur publik naik 1,97%. Sementara itu, saldo exchange tumbuh 5,85%, yang berarti trader ritel kemungkinan besar menjual.

    Langkah ini selaras dengan fundamental kuat Chainlink. Selama aksi jual, oracle Chainlink memberikan data harga real-time yang dilaporkan memungkinkan Aave memproses lebih dari US$180 juta likuidasi tanpa downtime.

    Keandalan jaringan dalam tekanan kemungkinan memperkuat keyakinan whale pada peran DeFi LINK.

    Secara teknikal, LINK diperdagangkan dalam kanal konsolidasi simetris, memperlihatkan pergerakan harga yang mengetat sebelum potensi breakout.

    Di chart dua hari, terbentuk divergensi RSI bullish: sementara harga membuat lower low di dekat US$7,90, RSI membuat higher low, mengisyaratkan potensi pembalikan atau setidaknya rebound.Sponsored

    Sponsored

    LINK Price Analysis
    Analisis Harga LINK: TradingView

    Sebagai pengingat, Relative Strength Index (RSI) mengukur seberapa kuat tekanan beli atau jual pada skala 0 hingga 100, membantu mengidentifikasi kapan aset overbought (jenuh beli) atau oversold (jenuh jual).

    Pada waktu publikasi, LINK diperdagangkan di dekat US$17,70, tepat di bawah resistance di US$18,40. Breakout di atas US$21,30 bisa membuka jalan menuju US$24,90, dan penutupan dua hari di atas US$27,90 bisa mengirim LINK menuju US$35,50.

    Namun, jika candle dua hari ditutup di bawah US$16,40, kita bisa mengantisipasi dominasi bearish.

    Uniswap (UNI)

    Sementara pasar yang lebih luas menyerap guncangan tarif, Uniswap (UNI) melihat akumulasi whale diam-diam. Wallet yang memegang jumlah besar UNI meningkatkan saldo mereka dari 690,10 juta menjadi 690,76 juta, menambah sekitar 0,66 juta UNI, senilai sekitar US$4 juta pada harga UNI saat ini.

    Uniswap Whales
    Uniswap Whales: Santiment

    Langkah ini terjadi ketika Uniswap memproses hampir US$9 miliar volume trading harian, tertinggi dalam beberapa bulan, dan melakukannya tanpa downtime atau tekanan jaringan — tanda stabilitas DeFi bahkan dalam volatilitas ekstrem.

    Chart harga memvalidasi keyakinan crypto whale. UNI diperdagangkan dalam ascending triangle, struktur kelanjutan bullish yang ditandai oleh higher low dan resistance atas yang datar.

    Crash terbaru menghasilkan wick panjang, tetapi pembeli berhasil menutup candle dua hari kembali di dalam trendline, menjaga pola tetap utuh.

    UNI Price Analysis
    Analisis Harga UNI: TradingView

    Jika UNI breakout di atas US$6,70, setup membuka ruang untuk pergerakan menuju US$8,00 dan US$9,60. Untuk saat ini, struktur harga dan posisi whale bersama-sama menunjukkan bias bullish tetap utuh meski koreksi lebih luas. Invalidation ada jika candle dua hari ditutup di bawah US$5,80.

    Dogecoin (DOGE)

    Di antara meme coin teratas, Dogecoin (DOGE) menonjol selama crash akibat tarif. Yang luar biasa adalah meski turun hampir 23% dalam 24 jam terakhir, DOGE menyaksikan salah satu akumulasi whale paling agresif di pasar. Ini adalah tanda keyakinan di tengah kepanikan.

    Merujuk data on-chain, wallet yang memegang lebih dari satu miliar DOGE meningkatkan saldo mereka dari 71,22 miliar menjadi 72,04 miliar, menambah sekitar 0,82 miliar DOGE selama aksi jual.

    Pada harga DOGE saat ini, itu mewakili sekitar US$156 juta akumulasi baru oleh mega crypto whale.

    Dogecoin Whales
    Dogecoin Whales: Santiment

    Secara teknikal, Dogecoin diperdagangkan di dekat US$0,19, rebound dari zona retracement Fibonacci 0,5 sekitar US$0,20. Pergerakan berkelanjutan di atas US$0,20 bisa membuka jalan menuju US$0,22 — level kunci Fibonacci 0,618. Itu bisa diikuti dengan US$0,26 dan US$0,30. Namun, penutupan harian di bawah US$0,17 akan membatalkan setup rebound ini.

    Turut mendukung prospek bullish, Chaikin Money Flow (CMF) — yang mengukur arus masuk dan arus keluar dana oleh wallet besar — tetap konsisten di atas nol sepanjang crash.

    Ini maknanya tekanan beli tetap kuat bahkan ketika pasar terkoreksi.

    Dogecoin Price Analysis
    Dogecoin Price Analysis: TradingView

    Sementara itu, indikator Bull Bear Power (BBP), yang melacak keseimbangan kekuatan antara pembeli dan penjual, memperlihatkan bar bearish merah menyusut secara konsisten. Melemahnya kekuatan bearish mengisyaratkan momentum jual memudar, selaras dengan rebound di CMF.

    Bagaimana pendapat Anda tentang 3 altcoin yang jadi incaran crypto whale pasca pengenaan tarif Trump atas Cina? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

    Penulis: Ananda Banerjee
    Editor:
    Zummia Fakhriani

    Konten artikel ini bersumber dari BeInCrypto sebagai mitra media Tokocrypto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Shutdown Pemerintah AS: 3 Altcoin Ini Bakal Tulis Ulang Sejarah

    Pemerintahan Amerika Serikat telah memasuki penutupan (shutdown) federal besar pertamanya dalam lebih dari 6 tahun. Hal ini menimbulkan tanya soal bagaimana pasar kripto bakal merespons. Akankah itu menirukan shutdown Januari 2018 silam, yang juga terjadi setelah jeda 5 tahun, atau akankah aset digital menampilkan ketangguhan yang lebih baik kali ini?

    BeInCrypto menganalisis 3 altcoin yang menonjol selama shutdown awal 2018 dan ke mana mereka bisa menuju sekarang.

    Tron (TRX)

    Tujuh tahun lalu, Tron tidak masuk di antara top 10 aset kripto, namun masih memiliki kapitalisasi pasar US$4,6 miliar. Selama penutupan AS yang terakhir, TRX menjadi salah satu yang paling menderita, anjlok 17% hanya dalam 24 jam karena sentimen pasar berubah sangat bearish.

    Kali ini, kondisinya nampak berbeda sebab pasar kripto secara luas menunjukkan resiliensi yang lebih besar. Tidak seperti pada 2018, aset digital telah matang dan kurang bergantung pada peristiwa politik AS. Dalam 24 jam terakhir, total kapitalisasi pasar kripto naik US$66 miliar, menandakan kepercayaan investor yang membaik.

    Analisis Harga TRX.
    Analisis Harga TRX | Sumber: TradingView

    Harga Tron saat ini parkir di US$0,338, mengincar potensi pergerakan melewati resistance US$0,345. Bila momentum terus terbangun, TRX bisa mencatat kenaikan lebih lanjut. Bahkan jika kekuatan bullish terhenti, altcoin ini diperkirakan akan berkonsolidasi di atas level support ini.

    Aave (AAVE)

    AAVE mencerminkan reaksi Tron selama penutupan pemerintahan AS sebelumnya, di mana altcoin itu anjlok hampir 20% dalam sehari. Namun, kondisi saat ini berbeda secara signifikan, karena pasar kripto yang lebih luas menunjukkan kedewasaan dan ketahanan yang lebih besar, membuat terulangnya crash brutal itu kurang mungkin di lanskap saat ini.

    Chaikin Money Flow (CMF) mengindikasikan arus masuk yang deras ke AAVE, yang mencerminkan ledakan permintaan investor. Arus masuk modal ini bisa mengimbangi sentimen bearish yang terpicu oleh ketidakpastian politik. Andaikata momentum berlanjut, AAVE bisa naik menuju US$300. Ini terjadi jika berhasil menembus level resistance US$295 yang telah membatasi kemajuan naiknya baru-baru ini.

    Analisis Harga AAVE.
    Analisis Harga AAVE | Sumber: TradingView

    Seumpama sentimen negatif kembali, AAVE mungkin bakal terseok-seok untuk mempertahankan posisinya. Adapun breakdown alias aksi turun ke bawah support US$277 akan membuka pintu untuk kerugian lanjutan, sekaligus berpotensi menyeret token ke US$259 atau bahkan lebih rendah lagi. Tren turun seperti itu akan serta-merta membatalkan prospek bullish dan menyoroti kerentanan baru dalam aksi harga AAVE.

    Enam tahun lalu, Chainlink menempati peringkat ke-87 di antara top 100 aset kripto dengan kapitalisasi pasar sederhana US$310 juta. Hari ini, LINK sudah memiliki valuasi US$15 miliar, menyoroti pertumbuhan eksponensial serta relevansinya yang meningkat di ekosistem blockchain.

    Pada 2018, LINK menderita penurunan 22% selama shutdown pemerintah, tetapi kondisinya berbeda sekarang. Indikator MACD menandakan crossover bullish di depan, menunjukkan momentum yang lebih solid. Setelan alias konfigurasi teknis ini menyiratkan bahwa si altcoin mungkin mampu mencegah terulangnya crash sebelumnya dan sebaliknya justru mempertahankan pergerakan naik dalam waktu dekat.

    Analisis Harga LINK.
    Analisis Harga LINK | Sumber: TradingView

    Adapun kenaikan bullish yang berakselerasi bisa mengantarkan LINK melewati US$23,4 dalam waktu dekat. Ada potensi pula apresiasi harga meluas ke level resistance US$25,81. Namun, risiko tetap ada apabila sentimen bergeser secara negatif. Aksi turun tersebut bakal membuat LINK terpelanting ke US$19,91 atau bahkan US$17,31, yang akan membuyarkan prospek bullish serta memicu kehati-hatian investor.

    Bagaimana pendapat Anda tentang 3 altcoin yang wajib masuk watchlist pasca dimulainya shutdown pemerintah AS ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

    Penulis: Aaryamann Shrivastava
    Editor:
    Zummia Fakhriani

    Konten artikel ini bersumber dari BeInCrypto sebagai mitra media Tokocrypto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bukan Trader, Ini Pihak yang Untung di Perdagangan Meme Coin

    Laporan baru dari Galaxy Research mengungkap bahwa penerima manfaat utama dari meme coin bukanlah para trader, melainkan penyedia infrastruktur.

    Platform seperti launchpaddecentralized exchange (DEX), dan bot perdagangan otomatis justru meraup pendapatan yang besar. Sementara itu, mayoritas peserta individu mengalami kerugian dalam apa yang disebut sebagai permainan zero-sum dengan nilai harapan (EV) negatif.

    Paradoks Meme Coin: Partisipasi Massal, Keuntungan Terkonsentrasi 

    Meme coin, salah satu jenis kripto yang sering digambarkan sebagai token berdasarkan lelucon internet atau tren budaya tanpa utilitas, telah muncul selama lebih dari satu dekade. Lonjakan popularitas dan kemudahan pembuatan telah memicu ledakan besar-besaran di sektor tersebut. Membuat jutaan token baru yang akhirnya membanjiri pasar dalam beberapa tahun terakhir.

    Banyak trader akhirnya sering tertarik ke ruang ini,berharap mendapatkan keuntungan cepat. Namun, Galaxy Digital mencatat bahwa,

    “Perdagangan mereka lebih sedikit tentang fundamental dan lebih banyak tentang apa yang bisa tergambar sebagai ‘arbitrase budaya’: memprediksi atau mendahului siklus perhatian, misalnya, membeli token untuk tren viral di TikTok sebelum pasar mengenalinya sebagai viral. Dalam jangka panjang, sebagian besar peserta pasar akhirnya kehilangan uang dengan memperdagangkan meme coin, dan dalam banyak hal, ini hanyalah perjudian biasa.”

    Dalam laporan terbaru, analis riset Galaxy Digital, Will Owens, menjelaskan bahwa ekosistem meme coin berfungsi sebagai tumpukan. Di sini, aliran uang sebagian besar terkonsentrasi pada infrastruktur yang mendukung pembuatan dan perdagangan.

    Struktur Ekosistem Meme Coin.
    Struktur Ekosistem Meme Coin | Sumber: Galaxy Digital

    Pada tingkat dasar, blockchain seperti Solana mendominasi. Platform itu menampung lebih dari 32 juta token, meningkat lebih dari 300% sejak awal 2024. Blockchain ini menyumbang 56% dari 57 juta meme coin di seluruh chain utama, termasuk Ethereum, Base, dan BNB Chain.

    “Base dan BSC juga menampung aktivitas signifikan, sementara Ethereum menampung token yang lebih besar dan budaya yang kurang kompetitif,” terang laporan tersebut.

    Biaya rendah dan throughput tinggi Solana menjadikannya tempat favorit, dengan meme coin menyumbang sekitar 20-30% dari volume perdagangan DEX-nya, turun dari 60% pada bulan Januari.

    Selanjutnya, launchpad membentuk lapisan penting, memungkinkan penyebaran token yang cepat. Pump.fun Solana, yang meluncur pada awal 2024, mencontohkan tren ini dengan mengindustrialisasi proses melalui kurva ikatan yang menjamin likuiditas dengan biaya minimal.

    Platform ini telah menciptakan sekitar 12,9 juta token, yang membentuk 40,31% dari total 32 juta token Solana. Token yang rilis di Pump.fun memiliki kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDMC) agregat melebihi US$4,8 miliar, meskipun ini mencapai puncaknya di atas US$10 miliar awal tahun ini.

    “Distribusi nilai hukum kekuatan di antara token Pump.fun sangat mengejutkan. Dari hampir 12,9 juta token yang rilis di platform, hanya 12 yang menyumbang lebih dari setengah dari semua kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDMC). Selusin token tersebut secara kolektif mewakili US$2,69 miliar, atau 56% dari total US$4,8 miliar FDMC, sementara 44% sisanya terbagi di antara jutaan token lainnya,” papar Owens.

    Launchpad Hasilkan Keuntungan Secara Signifikan

    Selain itu, Pump.fun telah menghasilkan biaya signifikan dari pembuatan dan perdagangan. Pada musim panas 2024, platform ini sempat kehilangan posisi ke pesaing seperti LetsBonk. Namun, launchpad ini merebut kembali dominasi melalui inovasi seperti Project Ascend, yang memperkenalkan model biaya dinamis untuk kreator, dan integrasi dengan streamer untuk peluncuran interaktif.

    Sementara itu, agregator DEX dan pembuat pasar otomatis (AMM) seperti Jupiter, Raydium, Orca, dan PumpSwap milik Pump.fun lebih lanjut mengekstraksi nilai dengan menangani perdagangan pasca-peluncuran langsung. Platform ini mendapatkan keuntungan dari volume tinggi, dengan meme coin mendorong akuisisi pengguna dan pertumbuhan ekosistem.

    Bot perdagangan, termasuk Axiom, BONKbot, dan Trojan, meningkatkan ini dengan memungkinkan sniping—membeli token saat peluncuran—dan eksekusi cepat, berkontribusi pada lingkungan yang sangat kompetitif, player-versus-player (PvP).

    “Axiom, misalnya, telah melampaui US$200 juta dalam pendapatan kumulatif dengan tim kurang dari 10 orang,” sorot laporan tersebut.

    Terakhir, pengembang token, orang dalam, dan key opinion leader (KOL) juga meraup keuntungan. Pengembang dan orang dalam sering kali menyimpan bagian pasokan besar di wallet tersembunyi, membuangnya ke likuiditas ritel untuk mendapatkan keuntungan. KOL di platform seperti X memperkuat narasi melalui kampanye terkoordinasi.

    “Komunitas X (sebelumnya Twitter) dan grup Telegram memperkuat meme dan mengoordinasikan kampanye shilling. Komunitas didorong untuk mendongkrak token mereka lebih tinggi, dengan keyakinan kolektif menggantikan fundamental. KOL adalah bagian besar dari lapisan ini,” tulis analis tersebut.

    KOL Kripto Utama di X
    KOL Kripto Utama di X | Sumber: Galaxy Digital

    Sponsored

    Sponsored

    Apakah Trader Ritel Menjadi Pihak yang Paling Rugi dalam Boom Meme Coin

    Di sisi lain, sebagian besar trader menghadapi kerugian struktural. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa waktu tahan median untuk meme coin Solana sekitar 100 detik. Memperlihatkan penurunan dari 300 detik di setahun sebelumnya.

    “Artinya rata-rata peserta tidak ‘menahan’ token selama berjam-jam, apalagi berhari-hari. Sebaliknya, mereka berputar dengan cepat, mengambil keuntungan beberapa persen melawan trader lain dalam apa yang pada dasarnya adalah permainan perdagangan PvP,” jelas Owens.

    Risiko berlimpah, termasuk honeypots—token yang memungkinkan pembelian tetapi memblokir penjualan—rug pulls, di mana orang dalam menarik likuiditas, dan vamping, di mana peniru menyedot nilai dari yang asli. Insiden profil tinggi, seperti insiden token LIBRA, telah mengakibatkan kerugian jutaan bagi trader sementara orang dalam meraup keuntungan. 

    Paradoks ekosistem ini menyoroti tren yang lebih luas. Karena saat sementara meme coin berfungsi sebagai pintu masuk ke aset kripto, menarik pengguna baru ke dalam wallet dan DEX. Hiruk-pikuk spekulatif ini malah memperkaya sekelompok kecil pemilik infrastruktur. 

    Bagi sebagian besar peserta, trading tetap negatif EV. Jadi, meme coin mungkin terlihat seperti kasino, tetapi rumah — bukan pemain — yang selalu menang.

    Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

    Penulis: Kamina Bashir
    Editor:
    Adi Wiratno

    Konten artikel ini bersumber dari BeInCrypto sebagai mitra media Tokocrypto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Altcoin Ini Potensi Listing di Binance pada Oktober 2025, Termasuk MYX dan MNT

    Oktober bisa membawa gelombang baru bagi altcoin bakal yang menarik perhatian banyak investor. Salah satu katalisnya adalah adanya potensi sejumlah altcoin untuk listing di Binance, crypto exchange terbesar di global. 

    Beberapa token, seperti MYX, ASTER, dan MNT, sepertinya siap untuk merampungkan proses listing di exchange tersebut pada bulan ini.

    MYX Finance (MYX)

    MYX baru-baru ini mengalami peningkatan signifikan dalam aktivitas perdagangan dan pembicaraan pasar. Selama sebulan terakhir, harga token ini melonjak lebih dari 1.360% menjadi US$14,31. Altcoin ini, yang sudah berjalan di Binance Futures, memiliki peluang bagus untuk listing di pasar spot Binance bulan ini.

    MYX naik 57% dalam seminggu terakhir dan saat ini menghadapi resistance di US$15,84. Jika aktivitas perdagangan berlanjut dan altcoin ini berhasil mengubah hambatan menjadi lantai support, bakal mendorong harga MYX untuk mencapai kembali harga tertinggi sepanjang masanya di US$19.

    Untuk TA token dan update pasar: Ingin lebih banyak wawasan token seperti ini? Daftar untuk Newsletter Harian Crypto Editor Harsh Notariya di sini.

    MYX Price Analysis
    Analisis Harga MYX | Sumber: TradingView

    Tetapi jika aksi ambil untung berlanjut, altcoin ini bisa kehilangan keuntungan baru-baru ini dan berisiko turun di bawah US$12,18.

    ASTER

    ASTER kemungkinan akan menyelesaikan proses listing di Binance minggu ini. Data on-chain terbaru menunjukkan bahwa token tersebut telah terkirim ke wallet spot Binance. 

    Menurut BscScan, satu alamat wallet pertama kali mengirim 20 ASTER sebagai transfer uji coba, yang segera diikuti oleh transaksi yang jauh lebih besar senilai US$4,8 juta.

    Deposito ASTER di Binance | Sumber: Bscscan

    Jika aktivitas ini mendorong momentum pembelian, harga ASTER bisa naik menuju US$2,03. 

    Analisis Harga ASTER | Sumber: TradingView

    Di sisi lain, jika permintaan tidak terwujud, token ini bisa turun ke US$1,71.

    Mantle (MNT)

    Listing MNT di exchange terkemuka seperti Coinbase dan Bybit telah meningkatkan kredibilitas, memperkuat peluang altcoin ini untuk segera listing di Binance. Selain itu, peningkatan aktivitas perdagangan telah mendorong kapitalisasi pasar MNT melampaui US$6,9 miliar, semakin meningkatkan kepercayaan pasar.

    Pada saat penulisan, MNT bergerak di sekitar puncak harga barunya di US$1,98, yang bisa naik lebih tinggi jika permintaan terus tumbuh.

    MNT price
    Analisis Harga MNT | Sumber: TradingView

    Di sisi lain, jika aksi ambil untung muncul, harga token ini bisa terkoreksi ke US$1,70.

    Bagaimana pendapat Anda tentang potensi altcoin di atas untuk listing di Binance di Oktober ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

    Penulis: Abiodun Oladokun
    Editor:
    Adi Wiratno

    Konten artikel ini bersumber dari BeInCrypto sebagai mitra media Tokocrypto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Ethereum (ETH) Bakal Turun 6% Sebelum Cetak ATH Baru, Ini Alasannya

    Ada sesuatu yang menarik sedang terjadi pada grafik Ethereum. Setelah beberapa minggu mengalami kenaikan stabil, harga Ethereum sepertinya berhenti di sekitar US$4.700. Namun hal itu bukanlah sebuah sinyal pelemahan. Justru sebaliknya, data dan pola menunjukkan bahwa penurunan kecil bisa memang menjadi kebutuhan ETH sebelum bergerak lebih tinggi lagi.

    Koreksi menuju US$4.410, atau turun sekitar 6%, bisa melengkapi setup pembalikan klasik. Kondisi itu sering muncul sebelum reli besar. Namun, data on-chain menunjukkan sesuatu yang memperlihatkan bahwa trader berhati-hati dalam jangka pendek.

    Arus Masuk Exchange Reda saat Whale Tetap Berhati-hati

    Perubahan posisi bersih Ethereum di exchange, yang mengukur berapa banyak koin yang bergerak masuk atau keluar dari exchange terpusat menunjukkan perlambatan dalam aktivitas pembelian. Ketika angka ini sangat negatif, artinya lebih banyak koin yang ditarik. Situasi itu menunjukkan bahwa investor memilih untuk menahan. Saat menjadi kurang negatif, trader mengirim lebih banyak koin ke exchange, yang biasanya untuk mengambil keuntungan.

    Pada 6 Oktober, perubahan posisi bersih ETH berada di –1,5 juta, naik dari –2,3 juta pada 22 September, pergeseran 35% menuju tekanan jual. Nilai negatif yang lebih kecil berarti lebih sedikit penarikan dan sedikit lebih banyak deposit, menunjukkan bahwa beberapa trader mungkin tertarik mengambil keuntungan setelah kenaikan baru-baru ini.

    Ethereum Sellers Gaining Ground
    Ethereum Sellers Gaining Ground: Glassnode

    Ingin lebih banyak wawasan token seperti ini? Daftar untuk Newsletter Harian Crypto Editor Harsh Notariya di sini.

    Namun, wallet whale yang memegang jumlah besar ETH masih menunjukkan keyakinan. Selama dua hari terakhir, kepemilikan gabungan mereka meningkat dari 99,16 juta menjadi 99,26 juta ETH, sekitar US$470 juta, menurut data Santiment.

    Tetapi itu merupakan tanda keyakinan yang lambat namun stabil. Di sisi lain, beberapa trader mungkin mengambil keuntungan dari ritel.

    Ethereum Whales Continue Buying
    Ethereum Whales Continue Buying | Sumber: Santiment

    Kombinasi penjualan ritel ringan dan pembelian whale yang hati-hati biasanya menandakan bahwa pasar menunggu entri yang lebih baik, sering kali tepat sebelum koreksi harga jangka pendek.

    Pada grafik harian, Ethereum berada dalam pola inverse head-and-shoulders, struktur yang sering terbentuk sebelum breakout bullish. “Kepala” berada lebih rendah, sementara neckline sejajar di sekitar US$4.740.

    Jika pola ini selesai, Ethereum mungkin perlu turun menuju US$4.410 untuk membentuk bahu kanan, pergerakan 6% ke bawah dari level saat ini. Relative Strength Index (RSI), yang melacak momentum pembelian, mendukung setup ini. Antara 12 September dan 7 Oktober, RSI membuat higher high sementara harga membuat lower high — divergensi bearish tersembunyi yang sering mendahului koreksi.

    Ethereum Price Analysis
    Ethereum Price Analysis | Sumber: TradingView

    Jika koreksi terjadi, pantulan di dekat US$4.410 bisa membuat Ethereum siap untuk breakout di atas US$4.740. Konfirmasi candle harian di atas level tersebut akan membuka jalan menuju US$4.950 (dekat dengan all-time high/ATH sebelumnya), dan mungkin mencapai level tertinggi baru di atasnya.

    Di sisi lain, jika Ethereum melewatkan koreksi dan menutup di atas US$4.740 sekarang, tesis penurunan langsung akan batal. Mengonfirmasi kekuatan yang berlanjut. Bagaimanapun, skenario yang lebih bearish hanya akan terjadi jika harga Ethereum jatuh di bawah US$4.270, yang akan menunda pola bullish dan memperpanjang konsolidasi.

    Jika melihat secara menyeluruh, tren naik yang lebih luas dari Ethereum tetap utuh. Sehingga jeda yang terjadi ini mungkin hanya ketenangan sebelum dorongan kuat ke atas berikutnya.

    Bagaimana pendapat Anda tentang prediksi dan analisis Ethereum yang menyebut bahwa ETH harus turun 6% sebelum cetak ATH baru? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

    Penulis: Ananda Banerjee
    Editor:
    Adi Wiratno

    Konten artikel ini bersumber dari BeInCrypto sebagai mitra media Tokocrypto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Meme Coin Mana yang Bisa Meledak di 2025? Prediksi & Analisis

    ChatGPT menelisik lanskap meme coin terkini dan menemukan pola-pola menarik di balik hiruk-pikuknya. Analisis mengungkap bahwa di tengah kesemrawutan pasar, sesungguhnya tersimpan ritme-ritme tertentu, sinyal yang berulang, dan peluang autentik untuk 2025. Namun, apa sebenarnya dinamika yang menentukan apakah sebuah meme token melesat bak roket hype atau justru lenyap tanpa jejak?

    Kami “memberi makan” ChatGPT dengan data dan pengamatan tren terbaru untuk menjawab satu tanya besar: meme coin mana yang berpotensi meledak selanjutnya—dan apa yang perlu diwaspadai para investor?

    Meme Coin yang Kini Memimpin

    Di ranah meme coin, sejumlah token menonjol bukan hanya lewat gaung di media sosial, tetapi juga melalui kapitalisasi pasar dan volume yang menggelegak:

    • PEPE (PEPE) : Mencatat kapitalisasi pasar sekitar US$4,6 miliar pada 2025, ditopang oleh partisipasi komunitas yang sangat aktif. Token ini juga menampilkan minat besar di decentralized exchange (DEX).
    • BONK (Solana) : Salah satu meme coin paling menonjol di ekosistem Solana, yang telah menembus status “mass meme coin”. Kapitalisasi pasarnya nyaris mencapai US$3 miliar tahun ini dan kembali menanjak sejak pertengahan Mei 2025—meski diiringi volatilitas yang terbilang ekstrem.
    • Shiba Inu (SHIB) : Meme coin klasik dengan ekosistem luas (Shibarium, ShibaSwap, dan lainnya). SHIB kerap dijadikan acuan dalam menilai coin baru yang bermunculan.

    Ketiga token tersebut membuktikan bahwa tidak semua sekadar sensasi; sebagian di antaranya memadukan infrastruktur, komunitas, dan volatilitas yang menumbuhkan sorotan nyata.

    Penilaian ChatGPT: Potensi dan Risiko

    Kami meminta ChatGPT menyoroti faktor-faktor yang paling kentara dalam data—meme coin mana yang memiliki prospek menarik di bawah situasi pasar saat ini, serta risiko apa yang tak bisa diabaikan.

    Faktor Potensi Menurut ChatGPT:

    • Keterlibatan komunitas sangat krusial. Meme coin yang ramai diperbincangkan biasanya memperoleh visibilitas luar biasa.
    • Tokenomics: Coin dengan struktur suplai yang jelas, mekanisme seperti token burn, atau sistem distribusi transparan cenderung memiliki masa depan lebih solid.
    • Ekosistem blockchain dan struktur biaya: Solana, misalnya, menawarkan biaya transaksi yang jauh lebih rendah dibanding Ethereum—memberi keuntungan tersendiri bagi meme coin di atasnya.

    Risiko yang Disorot ChatGPT:

    • Volatilitas & Likuiditas: Banyak meme coin memperlihatkan fluktuasi ekstrem; sebagian besar volume perdagangan terkonsentrasi di tangan segelintir pelaku pasar besar.
    • Minim keberlanjutan: Proyek tanpa utilitas nyata atau peta jalan yang jelas berisiko ambruk begitu gelombang hype reda.
    • Ancaman regulasi: Meme coin lebih rentan menjadi sasaran pengawasan otoritas, terutama jika dianggap terlalu spekulatif.

    Berdasarkan data mutakhir, tren komunitas, dan hasil analisis ChatGPT, berikut beberapa coin yang layak diamati lebih saksama:

    Meme Coin Kelebihan Hal yang Perlu Diwaspadai
    BONK Posisi kuat di Solana, biaya transaksi rendah, momentum komunitas solid. Volatilitas tinggi, koreksi tajam di masa lalu; potensi hype meredup.
    PEPE Dukungan komunitas yang fanatik, nama besar dalam kultur meme, telah terbukti bertahan di beberapa siklus pasar. Suplai besar, kompetisi ketat dari meme coin baru; psikologi pasar sangat dipengaruhi dinamika media sosial.
    Shiba Inu (SHIB) Sudah memiliki infrastruktur (Shibarium), kesadaran publik tinggi—menurunkan hambatan persepsi bagi investor baru. Suplai relatif tinggi, kompetisi kuat; biaya dan efisiensi transaksi berbasis Ethereum dapat menjadi hambatan.

    Kesimpulan

    • Pada 2025, meme coin bukan lagi fenomena pinggiran: beberapa proyek kini memadukan kekuatan komunitas, daya visibilitas, dan kerangka teknologi sehingga mampu memantik potensi harga yang nyata.
    • BONK dan PEPE saat ini menjadi dua meme coin favorit dengan prospek relatif cerah—terutama bagi mereka yang bersedia mencurahkan waktu untuk observasi dan siap menanggung risiko.
    • Namun, tak satu pun meme coin yang bebas dari bahaya. Siapa pun yang hendak terjun perlu sadar bahwa potensi keuntungan besar selalu berdampingan dengan risiko kehilangan yang tak kalah besar.

    Satu pesan penting dari ChatGPT:

    Catatan: Artikel ini bukan merupakan nasihat keuangan, melainkan penilaian berbasis data. Sebelum berinvestasi, lakukan riset mandiri (due diligence), tinjau distribusi token, mekanisme penyimpanan, biaya, serta toleransi risiko Anda.

    Bagaimana pendapat Anda tentang prediksi dan analisis ChatGPT tentang meme coin yang berpotensi meroket 2025 ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

    Penulis: Leonard Schellberg
    Editor: Zummia Fakhriani

    Konten artikel ini bersumber dari BeInCrypto sebagai mitra media Tokocrypto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Token Crypto Anyar Mendadak Viral, Naik +600% Sehari

    Sebuah token anyar mencuri sorotan setelah melesat 600% hanya dalam waktu 24 jam. Lonjakan popularitas ini berakar pada satu tren yang sangat spesifik dan tengah mendominasi percakapan pasar.

    Saat Bitcoin menembus rekor all-time high (ATH) baru, token ini justru melampaui performa sang pionir, menorehkan kenaikan lebih dari 600% hanya dalam satu hari perdagangan.COAI: Fenomena Baru di Tengah Demam AI

    Pada 6 Oktober 2025, ChainOpera AI (COAI) melesat dengan impresif lebih dari 600%, mencapai level tertinggi baru di sekitar US$2,74.

    coai course
    Harga COAI | Sumber: CoinMarketCap

    Lonjakan eksplosif ini bertepatan dengan penambahan COAI di platform derivatif Bybit, yang kini membuka perdagangan dengan leverage hingga 25x. Eksposur tersebut menarik gelombang investor yang haus akan imbal cepat dan peluang volatilitas tinggi.

    ntum COAI sejatinya telah terbentuk sejak listing di platform terdesentralisasi Aster dan meningkatnya sentimen pasar atas token AI, diperkuat oleh kemitraan besar antara AMD dan OpenAI. Di jaringan Binance Smart Chain, ChainOpera AI berambisi membangun ekosistem yang memadukan AI agent, development tool, serta antarmuka chat otonom.

    Kapitalisasi pasar COAI kini melampaui US$400 juta, dengan volume perdagangan yang mencetak rekor — menjadikannya salah satu token paling dinamis di pasar. Berdasarkan indikator teknikal seperti RSI dan MACD, tren masih terjaga kokoh tanpa indikasi divergensi bearish yang berarti.

    Ledakan di Ekosistem BNB Chain

    Reli COAI menjadi bagian dari gelombang besar yang melanda proyek-proyek di BNB Chain. BNB menorehkan all-time high (ATH), sementara sepuluh besar token Binance Alpha melonjak antara 40% hingga hampir 100% dalam rentang 24 jam hingga tujuh hari.

    Menurut data Dune Analytics, volume harian Binance Alpha meningkat dari US$140 juta pada September menjadi US$390 juta di awal Oktober, menggambarkan hiruk-pikuk spekulatif yang semakin intens.

    Imbasnya, para trader kini mencari peluang pendapatan pasif jangka pendek berbiaya rendah lewat Binance Alpha, seiring derasnya arus masuk modal ke dalam ekosistem. Pun, COAI nampaknya belum menutup bab terakhirnya.

    Bagaimana pendapat Anda tentang altcoin yang mendadak viral di atas serta prospek ke depan? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

    Penulis: Laure Elizabeth IACOUCCI
    Editor: Zummia Fakhriani

    Konten artikel ini bersumber dari BeInCrypto sebagai mitra media Tokocrypto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Prediksi Ethereum: Cowen Ramal Kapan Pucuk Siklus & Bear Market

    Ethereum kini berada dalam fase konsolidasi setelah berbulan-bulan bergerak mendatar (sideways). Namun, analis Benjamin Cowen meyakini jeda ini hanyalah prolog menuju momentum bullish yang baru. Analisisnya mengindikasikan bahwa harga Ethereum berpeluang menembus level tertinggi sepanjang masa (ATH) sebelum 2026, didorong oleh faktor teknikal dan siklus pasar.

    Pakar dari Into The Cryptoverse ini menilai bahwa konsolidasi saat ini di kisaran US$4.000 hingga US$4.800 adalah fase yang sehat — mirip dengan periode yang mendahului reli besar pada 2017 dan 2021. Di bawah ini, kami membedah pandangannya dan faktor-faktor yang bisa menentukan arah pergerakan ETH selanjutnya.

    Ethereum dalam Fase Konsolidasi: Tahapan Penting sebelum Dorongan Berikutnya

    Menurut Cowen, fase konsolidasi Ethereum bukan tanda kelemahan, melainkan proses teknikal yang alami. Ia menerangkan bahwa aset ini sedang diperdagangkan dalam rentang stabil seiring moving average 20 dan 21 minggu yang mulai mendekati harga saat ini. Breakout yang berkelanjutan dapat memicu pergerakan bullish signifikan.

    Saat ini, Ethereum parkir di sekitar US$4.500, dengan support perkasa di kisaran US$4.000. Resistance utama berada di antara US$4.700 dan US$4.800, area di mana penjual secara historis cenderung mengambil profit.

    Benjamin Cowen menilai performa ini mencerminkan struktur yang matang — mampu menyerap tekanan bearish sebelum potensi breakout menuju US$5.000.

    Sang analis membandingkan kondisi saat ini dengan siklus 2016–2017, ketika Bitcoin dan Ethereum bergantian memimpin pergerakan pasar. Kala itu, ETH berkonsolidasi selama beberapa bulan sebelum melonjak lebih dari 150% hanya dalam 8 minggu. Menurut Cowen, sejarah berpotensi berulang jika indikator teknikal terus selaras.

    Faktor Ekonomi Makro & Korelasi dengan Bitcoin: Apa yang Bisa Memperlambat atau Mempercepat Reli?

    Cowen menekankan bahwa kondisi ekonomi makro tetap menjadi variabel krusial. Ia menyoroti bahwa keputusan seperti potensi kenaikan suku bunga Bank of Japan atau data ketenagakerjaan Amerika Serikat dapat menimbulkan volatilitas sementara. Meski demikian, ia mempertahankan pandangan optimistis untuk akhir tahun 2025.

    Ethereum (ETH) price performance - 3 months. Source: BeInCrypto
    Harga Ethereum (ETH) – 3 bulan terakhir | Sumber: BeInCrypto

    Adapun faktor relevan lain adalah Bitcoin Dominance (BTC.D), yang baru-baru ini naik dari 57% menjadi 59%. Kendati biasanya hal ini memperlambat pertumbuhan altcoin, Cowen menekankan bahwa fase konsentrasi modal di BTC justru kerap mendahului kebangkitan aset seperti Ethereum. “ETH cenderung bergerak setelah Bitcoin berangsur stabil,” jelasnya.

    Dalam jangka pendek, ia meramal bahwa Ethereum akan terus bergerak sideways selama satu hingga dua bulan sebelum menentukan arah berikutnya. Bila bull market support — yang diwakili oleh moving average mingguan — mencapai harga saat ini, momentum tersebut bisa mendongkrak harga ETH melampaui rekor tertingginya sebelumnya dan mengukuhkan siklus bullish baru.

    Pandangan Cowen: Kesabaran sebelum Rebound

    Cowen berujar bahwa investor seharusnya memandang fase ini sebagai peluang, bukan risiko. Menurutnya, fundamental teknikal, melambungnya adopsi institusional, dan stabilitas ekosistem DeFi memperkuat sentimen bullish.

    Analis ini menyimpulkan bahwa siklus Ethereum saat ini masih memiliki ruang untuk berkembang, tetapi bakal perlu kesabaran dan disiplin. Jika sejarah berulang, breakout dapat terjadi sebelum akhir 2025 — disusul dengan reli berkepanjangan sebelum pasar memasuki fase bearish baru pada 2026.

    “Dalam jangka pendek, kemungkinan besar kita akan melihat konsolidasi lanjutan dalam rentang ini sampai bull market support band mencapai harga. Ketika itu terjadi, Ethereum akan ‘dipaksa’ mengambil keputusan, dan hal ini kemungkinan besar terjadi dalam dua bulan ke depan. […] Saya pikir ETH akan berkonsolidasi untuk sementara waktu, lalu breakout, mencapai pucuk siklus pasar, dan setelah itu kita akan memasuki bear market pada 2026,” ujar Cowen menutup pernyataannya.

    Ringkasan

    Ethereum masih bermanuver di antara US$4.000 – US$4.800, dalam fase konsolidasi yang dinilai Benjamin Cowen sebagai fase yang sehat. Sang analis memprediksi terjadinya breakout bullish dalam beberapa bulan mendatang, terpacu oleh moving average kunci yang mulai mendekat serta meredanya Bitcoin Dominance.

    Bagaimana pendapat Anda tentang analisis dan prediksi harga Ethereum (ETH) oleh Cowen ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

    Penulis: Luis Blanco
    Editor: Zummia Fakhriani

    Konten artikel ini bersumber dari BeInCrypto sebagai mitra media Tokocrypto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Siapa Saja Orang Terpintar di Dunia yang Investasi di Bitcoin?

    Penilaian aset kripto oleh para pemikir paling cemerlang di dunia memainkan peran khusus bagi investor. Pasar bereaksi ketika individu dengan reputasi keunggulan intelektual mengungkapkan pandangan mereka tentang Bitcoin atau blockchain. Para investor mencari konfirmasi atas ekspektasi mereka ataupun alasan untuk berhati-hati dalam komentar-komentar ini.

    Dalam artikel ini, tim redaksi BeInCrypto mengumpulkan pendapat orang-orang dengan skor IQ luar biasa tentang aset kripto. Inilah yang dikatakan oleh pikiran-pikiran paling cemerlang tentang aset digital.

    Kim Young Hoon, IQ 276 (Masih Jadi Perdebatan)

    Intelektual asal Korea Selatan, Kim Young Hoon, menyebut dirinya orang paling cerdas di planet ini. Menurut beberapa estimasi, ia memegang rekor IQ dunia: 276. Psikolog menganggap angka seperti itu secara statistik mustahil, tetapi reputasi inilah yang telah membantunya menarik perhatian kepada pernyataannya.

    Pada akhir September 2025, ia mengumumkan di X bahwa ia telah mengonversi seluruh kekayaannya ke aset kripto pionir ini. Ia menjelaskan keputusannya dengan mengatakan bahwa ia melihatnya sebagai satu-satunya harapan untuk masa depan ekonomi.

    Pada saat pernyataannya mencuat, harga BTC nangkring di dekat US$114.000. Kim memprediksi bahwa BTC akan tumbuh setidaknya 100 kali lipat selama dekade berikutnya. Ia juga memprediksi Bitcoin harusnya menjadi aset cadangan utama di dunia.

    Warren Buffett, IQ Sekitar 155-160

    Sang “Oracle of Omaha”, Warren Buffett, tidak pernah memublikasikan hasil tes kecerdasannya. Namun, para penulis biografi dan pers bisnis acap kali mengaitkan IQ-nya dengan rentang 155–160. Sang investor sendiri gemar bercanda perihal ini. Ia bergurau, jika Anda memiliki IQ 160, jual saja 30 poin sisanya ke orang lain, karena itu tidak diperlukan untuk sukses.

    Dia sangat skeptis pada aset kripto. Pada pertemuan pemegang saham Berkshire Hathaway 2018, ia menyebut Bitcoin “racun tikus kuadrat”, menekankan bahwa ia tidak melihat nilai investasi di dalamnya. Buffett percaya akal sehat dan karakter lebih penting untuk meraih kesuksesan finansial ketimbang mencari untung dalam aset spekulatif baru.

    Terlepas dari kritiknya atas aset kripto, Buffett sendiri telah berinvestasi di Bitcoin lewat Nubank.

    Bill Gates, IQ Sekitar 160

    Co-founder Microsoft, Bill Gates, dikenal sebagai salah satu pengusaha paling cerdas, dengan IQ 160. Tidak seperti Buffett, ia mengakui potensi teknologi blockchain, namun tetap kritis pada aset kripto itu sendiri. Pada Juni 2022, Gates menyatakan bahwa Bitcoin dan NFT didasarkan semata-mata pada “greater fool theory”: nilai aset-aset ini ditentukan semata-mata oleh ekspektasi bahwa mereka akan dibeli dengan harga yang lebih tinggi. Dalam pandangannya, mereka tidak memiliki nilai fundamental yang dapat diandalkan oleh investor jangka panjang.

    Ekonom peraih Hadiah Nobel, Eugene Fama, seorang profesor di University of Chicago Graduate School of Business, menyuarakan skeptisisme tentang Bitcoin pada Januari 2025. Ia memprediksi bahwa “itu [Bitcoin] akan menjadi nol dalam sepuluh tahun” karena tidak lagi berfungsi secara berkelanjutan sebagai alat tukar dan unit hitung. Membahas hasil yang mungkin, Fama menambahkan bahwa bahkan apabila itu crash, investor akan tetap berlari ke pemerintah untuk bailout. “Bitcoin akan menjadi nol,” tuturnya, tatkala membahas volatilitas aset kripto serta minimnya use case yang berkelanjutan.

    Robert Shiller, seorang peraih Hadiah Nobel dalam ekonomi dan profesor di Yale University, menyebut Bitcoin sebagai “contoh terbaik dari gelembung spekulatif hingga saat ini” dalam wawancaranya dengan Yale Insights. Ia juga menekankan bahwa fenomena spekulatif semacam itu cenderung kembali secara bergelombang.

    Christine Lagarde, Presiden European Central Bank, dalam wawancara Januari 2021 di konferensi Reuters Next, menyerukan regulasi ketat terhadap aset kripto dan menggambarkan Bitcoin sebagai “aset yang sangat spekulatif” yang telah terlibat dalam aktivitas pencucian uang.

    Adapun Yanis Varoufakis, seorang ekonom dan mantan menteri keuangan Yunani, menekankan perbedaan antara Bitcoin dan teknologi yang mendasarinya dalam wawancara dengan Wired: “BTC adalah gelembung yang sempurna”. Dia menyebut teknologi blockchain sebagai “solusi luar biasa” dengan potensi untuk mempromosikan transparansi dan memerangi korupsi.

    Di samping itu, Ray Dalio, pendiri Bridgewater Associates, mengatakan pada Januari 2021, “Saya pikir Bitcoin adalah penemuan yang sangat brilian”. Dia memandang aset kripto sebagai alternatif untuk emas di tengah devaluasi mata uang fiat. Namun, dia juga memperingatkan, “Risiko terbesar Bitcoin adalah kesuksesannya”, karena pemerintah bisa bereaksi keras.

    Yang terakhir, pada Mei 2021, Gubernur Bank of England Andrew Bailey mewanti-wanti investor bahwa aset kripto “tidak memiliki nilai intrinsik”, sehingga hanya boleh dibeli “jika Anda siap untuk kehilangan semua uang Anda”. Ia menekankan sifat spekulatif dari pasar.

    Bagaimana pendapat Anda tentang deretan orang terpintar dunia yang investasi di Bitcoin di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

    Penulis: Evgeniya Likhodey
    Editor: Zummia Fakhriani

    Konten artikel ini bersumber dari BeInCrypto sebagai mitra media Tokocrypto.





    Sumber : news.tokocrypto.com