Tag: berachain

  • Berachain Luncurkan Sistem ‘Proof-of-Liquidity’ Perkuat Tata Kelola

    Berachain, blockchain Layer 1 berbasis Ethereum Virtual Machine (EVM), resmi meluncurkan sistem Bukti Likuiditas (Proof of Liquidity/PoL) hari ini. Langkah ini menandai dimulainya fase pertama tata kelola on-chain Berachain.

    Sistem PoL bertujuan untuk mendesentralisasikan pasokan token tata kelola Berachain, BGT, dengan memulai distribusi melalui kumpulan likuiditas DeFi tertentu. Pengembang Berachain mengungkapkan rencana untuk menambahkan brankas hadiah baru di luar kumpulan DEX yang telah ada guna memperluas cakupan sistem ini.

    Mekanisme Token dalam Ekosistem Berachain

    Dilaporkan The Block, Berachain memiliki berbagai token asli dalam ekosistemnya. Token BERA berfungsi sebagai gas fee untuk transaksi serta staking validator. Sementara itu, token tata kelola BGT—yang tidak dapat dipindahtangankan dan terikat jiwa—diberikan kepada pengguna yang menyediakan likuiditas untuk tata kelola dan mengarahkan imbalan.

    Berbeda dengan blockchain proof-of-stake (PoS) tradisional yang mengunci token dalam staking, Berachain mengadopsi pendekatan unik dengan mendorong pengguna untuk mempertaruhkan aset mereka dalam kumpulan likuiditas DeFi guna memperoleh BGT.

    Validator kemudian mengandalkan BGT yang didelegasikan kepada mereka untuk meningkatkan pengaruh mereka dalam konsensus jaringan. Dengan kata lain, keamanan jaringan melalui validator berkaitan erat dengan likuiditas ekosistem.

    Pendanaan dan Pengembangan Berachain

    Berachain dibangun di atas Cosmos SDK dengan mekanisme konsensus berbasis Tendermint. Validator mempertaruhkan token BERA untuk mengamankan jaringan, mengusulkan blok, dan memberikan suara pada transaksi.

    Sebelum peluncuran sistem PoL ini, Berachain telah menggunakan platform likuiditas pra-peluncuran bernama Boyco, yang bertujuan meningkatkan likuiditas bagi aplikasi terdesentralisasi dalam ekosistemnya. Ketika Boyco selesai dan dana mulai disalurkan ke mainnet Berachain pada Februari lalu, total nilai terkunci (TVL) di jaringan utama telah mencapai $3 miliar.

    Berachain juga mendapat dukungan kuat dari investor. Pada April 2023, pengembangnya mengumpulkan $42 juta dalam putaran pendanaan Seri A yang dipimpin oleh Polychain Capital, dengan valuasi mencapai $420,69 juta. Setahun kemudian, pada April 2024, Berachain kembali memperoleh pendanaan sebesar $100 juta dalam putaran yang dipimpin bersama oleh Polychain Capital dan Framework Ventures.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Berachain Resmi Luncurkan Mainnet, Airdrop Senilai $1,1 Miliar Berhasil Didistribusikan

    Dari tahun ke tahun lanskap industri kripto dan blockchain semakin berkembang, banyak proyek kripto baru yang unik dan berbeda bermunculan. Salah satunya adalah Berachain, sebuah proyek blockchain kripto layer‑1 (L1) yang menghadirkan ekosistem yang mirip dengan Ethereum Virtual Machine (EVM) dan menerapkan mekanisme proof‑of‑liquidity (PoL) yang dirancang menggabungkan likuiditas dan keamanan untuk jaringan yang lebih kuat.

    Baru-baru ini tepatnya tanggal 6 Februari 2025, Berachain resmi meluncurkan mainnet dan airdrop senilai $1,1 miliar yang bisa di-claim bagi para pengguna awal yang terlibat aktif dalam jaringan Berachain sebelum mainnet diluncurkan.

    Pada awal peluncuran, token native dari dari Berachain, BERA berhasil menembus peak di harga $14.9 sebelum akhirnya mengalami konsolidasi di harga $5-6. 

    Sumber data: CoinMarketCap.

    Terjadinya spike harga pada awal perilisan dari Beachain ini bisa jadi tanda bahwa BERA sedang berada di fase distribusi awal karena para airdropers yang melakukan penjualan token untuk menarik keuntungan. Ini nampaknya sudah menjadi hal yang umum jika melihat beberapa aset kripto yang juga melakukan airdrop seperti PENGU dan BIO, yang mengalami penurunan harga signifikan setelah spike awal mereka.

    Mengenal Lebih Dekat Berachain

    Berachain menempatkan dirinya pada posisi yang unik dalam lanskap industri kripto, sebab BERA memiliki blockchain yang didesain mirip dengan Ethereum Virtual Machine (EVM) sehingga memungkinkan developer bisa menggunakan kontrak pintar apa pun yang berjalan di Ethereum juga dapat berjalan di berachain tanpa perubahan.

    Selain itu, Berachain juga menggunakan mekanisme konsensus baru yang disebut Proof of Liquidity (PoL) untuk memastikan bahwa token yang di-stake terus berfungsi dan berkontribusi pada ekosistem, sehingga menjaga jaringan tetap hidup dan efisien. Dalam mekanisme ini, alih-alih hanya mengunci token, Berachain mendorong pengguna untuk aktif menggunakan token mereka dalam jaringan. 

    Proof of Liquidity (PoL)

    Proof-of-Liquidity (PoL) adalah perpanjangan dari Proof-of-Stake (PoS) yang menyelaraskan kembali insentif ekonomi antara validator, aplikasi, dan pengguna.

    Ini dimungkinkan melalui model dua token; $BERA untuk token pembayaran gas yang digunakan untuk staking oleh validator dan $BGT untuk token tata kelola dan hadiah.

    Dikutip dari The Blockhead, dalam sistem Berachain, validator harus melakukan staking minimal 250.000 token BERA untuk berpartisipasi dalam produksi blok. Alih-alih mendapatkan imbalan langsung dalam BERA, validator akan menerima BGT, token tata kelola yang tidak bisa ditransfer. Selain itu, pengguna bisa dapat memperoleh BGT dengan menyediakan likuiditas ke protokol, untuk mendapat imbalan BGT sebagai gantinya. 

    Meskipun BGT tidak dapat diperdagangkan, token ini dapat dibakar 1:1 untuk BERA, memastikan bahwa pengguna aktif jaringan memiliki cara untuk merealisasikan nilai yang didapat. 

    Struktur ini diharapkan mampu mencegah penimbunan token secara pasif dan mendorong keterlibatan aktif dengan aplikasi dan pool likuiditas Berachain.

    Airdrop & Tokenomics Berachain

    Tokenomics Berachain.

    Sebanyak 78,980,000 token BERA dialokasikan untuk airdrop dengan 55,750.000 diantara bisa segera di-claim melalui laman https://checker.berachain.com. Sementara sisanya  ditujukan untuk tim, pengembang, dan kontributor tertentu melalui inisiatif jaringan ‘Request for Broposal’.

    Berachain menggunakan model tiga token: BERA, BGT, dan HONEY, untuk menjaga keamanan, desentralisasi, dan likuiditas jaringan. Tiga token ini mencakup:

    • BERA: Token utama untuk biaya transaksi, staking, dan keamanan jaringan, dengan suplai awal 500 juta dan inflasi 10% per tahun yang dapat diatur melalui tata kelola. Distribusinya adalah 16.8% untuk tim inti, 34.3% untuk investor, dan 48.9% untuk komunitas.
    • BGT (Berachain Governance Token): Token ini tidak dapat diperdagangkan dan diperoleh dengan menyediakan likuiditas. Pemegang BGT mengendalikan jaringan melalui voting pada keputusan penting, memastikan hanya peserta aktif yang mempengaruhi sistem. Dapat dibakar 1:1 untuk BERA.
    • HONEY: adalah stablecoin Berachain yang dipatok ke dolar AS dan didukung oleh aset kripto. Pengguna dapat mencetak HONEY dengan menyetor jaminan ke dalam vault. HONEY digunakan dalam aplikasi terdesentralisasi, platform pinjaman, dan pasar perdagangan Berachain.

    Mirip dengan EVM Ethereum, Lalu Apa Bedanya?

    Berikut beberapa perbandingan antara Berachain dan Ethereum.

    Fitur Berachain Ethereum
    Mekanisme Konsensus Proof of Liquidity (PoL) Proof of Stake (PoS)
    Kompatibilitas EVM Fully EVM-Identical EVM-Compatible
    Token Asli $BERA ETH
    Insentif Likuiditas Validator harus menyediakan likuiditas untuk berpartisipasi Validator melakukan staking ETH, tidak ada persyaratan likuiditas
    Model Tata Kelola Menggunakan BGT yang tidak dapat ditransfer untuk voting Pemegang ETH melakukan voting pada proposal tata kelola
    Modular Framework Dibangun diatas BeaconKit untuk fleksibilitas dan kustomisasi Menggunakan kerangka inti Ethereum dengan opsi Layer 2 sebagai solusi
    Sumber: NFTEvening.com

    Dengan membawa ekosistem yang mirip dengan Ethereum Virtual Machine (EVM) dan mekanisme konsensus yang inovatif Proof-of-Liquidity (PoL) untuk meningkatkan likuiditas dan keamanan jaringan. Berachain nampaknya siap untuk menjadi penantang baru dalam persaingan blockchain layer 1.

    Jangan lewatkan kesempatan untuk berinvestasi aset kripto hanya mulai dari Rp1.600 di Tokocrypto dan nikmati kemudahan investasi dengan nominal terjangkau untuk meraih potensi keuntungan di pasar kripto!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli. 

    Sumber: nftevening, blockhead, berachain.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Blockchain dengan Likuiditas sebagai Pondasi

    Berachain adalah jaringan blockchain yang menempatkan likuiditas sebagai pusat ekosistemnya. Lewat mekanisme unik bernama Proof of Liquidity (PoL), pengguna bisa staking dan menyediakan likuiditas sekaligus untuk mendapatkan reward.

    Ekosistem Berachain berjalan dengan tiga token utama:

    • BERA: token utama untuk membayar transaksi
    • BGT: token tata kelola
    • HONEY: stablecoin yang nilainya dipatok ke dolar AS

    Yang membuat Berachain menarik adalah kemampuannya untuk berjalan sepenuhnya selaras dengan Ethereum (EVM-identik). Ini artinya, semua alat dan aplikasi Ethereum bisa langsung digunakan di Berachain.

    Apa Itu Berachain (BERA)?

    Bayangkan blockchain yang sejak awal memang dirancang untuk punya likuiditas tinggi. Itulah Berachain. Ia menggunakan sistem Proof of Liquidity (PoL)—berbeda dengan sistem staking tradisional yang mengunci aset dan tidak bisa digunakan.

    Dengan PoL, pengguna tidak hanya mengamankan jaringan, tapi juga tetap bisa bertransaksi dan menyediakan likuiditas, bahkan dengan modal kecil. Hal ini memberikan lebih banyak manfaat bagi pengguna aktif dan trader.

    Cara Kerja Berachain

    1. Proof of Liquidity (PoL)

    Ini adalah inti dari Berachain. Dengan PoL:

    • Pengguna bisa mengunci dana (stake) sambil tetap menyediakannya untuk likuiditas.
    • Untuk menjadi validator, Anda perlu mengumpulkan BGT (Berachain Governance Token).
    • BGT tidak bisa dijual atau ditransfer, hanya bisa didapat dengan mengunci dana di sistem dan menyuplai likuiditas.
    • BGT bisa didelegasikan ke validator atau “dibakar” untuk mendapatkan token gas BERA.
    • Validator dengan BGT terbanyak punya pengaruh besar dalam pengambilan keputusan jaringan.

    2. Kompatibel Penuh dengan Ethereum

    Berachain bukan cuma kompatibel, tapi identik dengan EVM (Ethereum Virtual Machine). Ini berarti:

    • Semua aplikasi, smart contract, dan alat yang dibuat untuk Ethereum bisa langsung dipakai.
    • Update dari Ethereum bisa langsung diterapkan tanpa menunggu.
    • Berachain memakai klien eksekusi Ethereum seperti Nethermind, Geth, dan Erigon.

    3. BeaconKit dan CometBFT

    Berachain memakai framework internal bernama BeaconKit yang mencakup sistem CometBFT, semacam sistem keamanan cadangan untuk menjaga blockchain tetap stabil walau ada gangguan.

    Sistem ini juga memungkinkan Berachain terhubung langsung dengan infrastruktur Ethereum, jadi semua API dan alat Ethereum bisa digunakan tanpa hambatan.

    Model 3 Token Berachain

    Berachain menggunakan tiga jenis token untuk mendukung fungsinya:

    • BERA: Digunakan untuk membayar gas/biaya transaksi. Juga bisa digunakan oleh validator untuk staking dan menjaga keamanan jaringan.
    • BGT (Berachain Governance Token): Token untuk tata kelola. Tidak bisa ditransfer atau diperdagangkan. Hanya bisa didapat dengan menyumbang likuiditas. Bisa didelegasikan ke validator.
    • HONEY: Stablecoin Berachain yang dipatok 1:1 terhadap USD. Dicetak dengan menjaminkan aset tertentu melalui aplikasi HoneySwap.

    Aplikasi di Ekosistem Berachain

    Meski bisa menjalankan semua aplikasi Ethereum, Berachain juga punya beberapa aplikasi asli:

    BEX

    Bursa DEX (Decentralized Exchange) milik Berachain.

    • Bisa swap token dan menyediakan likuiditas.
    • Mendapat reward jika jadi penyedia likuiditas.
    • Pool yang dapat reward dipilih oleh komunitas.

    BEND

    Platform pinjaman dan peminjaman.

    • Anda bisa meminjamkan HONEY atau meminjam dengan menjaminkan aset kripto.
    • Peminjam harus menjaga “kesehatan akun” agar tidak terkena likuidasi.
    • Pengguna bisa dapat reward BGT.

    BERPS

    Platform trading dengan leverage hingga 100x.

    • Gunakan HONEY sebagai jaminan.
    • Bisa mendapatkan BGT dengan menyediakan likuiditas ke platform.
    • Biaya transaksi dibayar pakai BERA.

    Airdrop BERA di Binance

    Berachain menjadi proyek ke-7 dalam program Airdrop HODLer Binance.

    • 10 juta BERA (2% dari total awal) dibagikan ke pengguna Binance yang memenuhi syarat.
    • Setelah airdrop, BERA langsung listing di Binance dan bisa diperdagangkan dengan BTC, USDT, USDC, BNB, FDUSD, dan TRY.

    Berachain menghadirkan pendekatan baru dalam dunia blockchain dengan menjadikan likuiditas sebagai fondasi utama. Lewat Proof of Liquidity, ia menawarkan cara cerdas untuk staking, trading, dan berpartisipasi dalam tata kelola—semuanya sekaligus.

    Kemampuannya untuk berjalan sepenuhnya sejalan dengan Ethereum serta model tiga token yang unik menjadikannya platform yang potensial untuk masa depan Layer-1 blockchain.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam mengenai aset kripto atau cryptocurrency, bisa baca artikel “Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini.”

    Sumber: Binance Academy



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • BERA Naik 24% di Tengah Volume $100 Juta

    Harga BERA hari ini menjadi sorotan di pasar kripto setelah token Berachain mencatat lonjakan tajam lebih dari 24% dalam 24 jam terakhir.

    Berdasarkan data terbaru yang dipantau dari Tokocrypto pada Rabu (14/1), harga BERA kini diperdagangkan di kisaran $0,69 per token, dengan kapitalisasi pasar sekitar $96 juta dan volume perdagangan harian menembus $100 juta.

    Kombinasi kenaikan harga agresif dan lonjakan volume ini menempatkan Berachain sebagai salah satu aset kripto dengan performa terbaik hari ini.

    Aktivitas transaksi yang bahkan melampaui market cap menunjukkan bahwa minat trader terhadap BERA sedang memanas.

    Baca Juga: 3 Altcoin Berachain Ini Catat Lonjakan Harga Hingga 55%

    Harga BERA Hari Ini Menguat Tajam, Apa yang Terjadi?

    Dalam perdagangan 24 jam terakhir, BERA bergerak dari area terendah $0,55 hingga sempat menyentuh $0,80 sebelum mengalami konsolidasi ringan.

    Pergerakan ini mencerminkan dorongan beli yang kuat, menandai potensi perubahan sentimen setelah periode tekanan panjang.

    Secara harian dan mingguan, tren BERA terlihat positif. Dalam sepekan terakhir, harga telah naik sekitar 10%, sementara reli hari ini mempertegas momentum jangka pendek.

    Namun, jika dilihat lebih luas, reli ini masih terjadi di tengah kondisi jangka menengah yang menantang.

    Dalam 60 hari terakhir, BERA masih terkoreksi lebih dari 51%, dan dalam 90 hari, penurunannya mencapai 62%.

    Artinya, lonjakan hari ini lebih tepat dibaca sebagai fase rebound kuat yang berpotensi menjadi awal pemulihan, tetapi belum mengonfirmasi pembalikan tren sepenuhnya.

    Volume Perdagangan Meledak, Sinyal Minat Pasar Kembali

    Pergerakan harga Berachain (BERA/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Berachain (BERA/USDT) pada Rabu, 14 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Salah satu indikator paling penting dari reli BERA hari ini adalah volume perdagangan 24 jam yang menembus $101 juta.

    Angka ini sangat besar untuk aset dengan kapitalisasi pasar di bawah $100 juta. Dalam konteks pasar kripto, volume yang melampaui market cap sering menandakan:

    • meningkatnya aktivitas spekulatif,
    • masuknya modal jangka pendek,
    • atau fase awal akumulasi setelah tren turun panjang.

    Lonjakan volume membuat pergerakan harga BERA lebih “valid” secara teknikal karena tidak terjadi di pasar sepi.

    Dengan kata lain, reli ini didukung partisipasi pasar yang luas, bukan sekadar lonjakan sesaat akibat likuiditas tipis.

    Level Harga Penting yang Perlu Diperhatikan

    Pada harga saat ini di sekitar $0,69, ada beberapa zona kunci yang kini menjadi perhatian trader:

    • Support terdekat: $0,55 – $0,58
      Area ini merupakan titik terendah harian dan berfungsi sebagai penyangga jika terjadi koreksi.
    • Resistance awal: $0,80
      Level tertinggi hari ini dan menjadi penghalang terdekat sebelum ruang kenaikan lebih lanjut terbuka.
    • Target psikologis: $1,00
      Jika momentum berlanjut dan $0,80 berhasil ditembus, area $1 berpotensi menjadi magnet harga berikutnya.

    Secara struktur, bertahannya harga di atas area $0,65 akan menjadi sinyal awal bahwa pasar mulai menerima harga yang lebih tinggi.

    Data Pasokan dan Gambaran Fundamental

    Saat ini, jumlah pasokan beredar BERA sekitar 139,31 juta token, dengan kapitalisasi pasar $96 juta.

    Sementara itu, kapitalisasi terdilusi penuh (FDV) tercatat sekitar $361 juta, menunjukkan masih adanya suplai yang belum beredar.

    Bagi investor, selisih ini penting diperhatikan karena potensi pelepasan token di masa depan dapat memengaruhi tekanan jual.

    Meski demikian, untuk jangka pendek, fokus pasar jelas tertuju pada momentum harga dan ledakan volume.

    Baca Juga: Berachain (BERA): Blockchain dengan Likuiditas sebagai Pondasi

    Harga BERA hari ini mencatat salah satu reli paling agresif di pasar kripto, naik lebih dari 24% dengan dukungan volume perdagangan yang sangat besar.

    Pergerakan ini menunjukkan bahwa minat terhadap Berachain kembali hidup setelah fase penurunan panjang.

    Meski secara jangka menengah tren belum sepenuhnya pulih, reli ini membuka peluang terbentuknya struktur harga baru.

    Dalam waktu dekat, pelaku pasar akan memantau apakah BERA mampu bertahan di atas support dan menembus resistance $0,80 sebagai konfirmasi kelanjutan momentum.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Altcoin Berachain Ini Catat Lonjakan Harga Hingga 55%

    Ekosistem Berachain mulai menunjukkan geliat positif seiring meningkatnya aktivitas dan minat investor terhadap sejumlah token yang berada di dalam jaringannya.

    Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru dikutip CoinMarketCap, terdapat 3 altcoin Berachain Ecosystem yang menempati posisi teratas dan mencatat performa signifikan dalam 7 hari terakhir, baik dari sisi harga maupun volume perdagangan.

    Universal BTC (UNIBTC)

    Universal BTC (UNIBTC) menjadi token dengan kapitalisasi pasar terbesar di ekosistem Berachain saat ini. Token ini diperdagangkan di harga $90,627.30 dengan kapitalisasi pasar mencapai $269,554,891.

    Dalam 7 hari terakhir, UNIBTC mencatat kenaikan harga sebesar 2.42 persen. Volume transaksi harian tercatat sebesar $14,995 dengan suplai beredar sebanyak 2.97K UNIBTC, menunjukkan karakter aset berkapitalisasi besar dengan suplai terbatas.

    Dolomite (DOLO)

    Pergerakan harga Dolomite (DOLO/USDT) pada Selasa, 13 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dolomite (DOLO/USDT) pada Selasa, 13 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Harga Melejit Tajam, 3 Altcoin Binance Launchpad Ini Jadi Sorotan

    Sementara itu, Dolomite (DOLO) menempati posisi berikutnya dengan kapitalisasi pasar sebesar $28,916,462. Harga DOLO berada di level $0.06547 dan mencatat lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir sebesar 55.59 persen.

    Dalam periode 7 hari, DOLO naik 34.02 persen dengan volume perdagangan harian mencapai $153,522,162. Total suplai beredar token ini tercatat sebanyak 441.62M DOLO, menjadikannya salah satu token paling aktif diperdagangkan di ekosistem Berachain.

    Infrared (IR)

    Token Infrared (IR) melengkapi daftar 3 besar altcoin Berachain Ecosystem berdasarkan kapitalisasi pasar. IR diperdagangkan di harga $0.08339 dengan kapitalisasi pasar sebesar $17,095,649.

    Dalam 7 hari terakhir, harga IR mengalami kenaikan 19.01 persen, sementara volume transaksi 24 jam mencapai $165,214,292. Saat ini, suplai beredar Infrared tercatat sebanyak 205M IR, menunjukkan tingginya likuiditas dan minat pasar terhadap token ini.

    Kinerja ketiga altcoin tersebut mencerminkan meningkatnya perhatian pasar terhadap Berachain Ecosystem, seiring berkembangnya infrastruktur dan utilitas di dalam jaringan tersebut.

    Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com