Tag: berat badan

  • Minum Jus Apel secara Rutin Bisa Bikin Berat Badan Turun? Ini Penjelasannya

    Jakarta

    Buah apel mengandung serat, antioksidan, vitamin, dan rendah kalori. Sehingga, mengonsumsi buah ini cocok untuk orang-orang yang sedang diet.

    Sebuah studi pun menunjukkan bahwa minum jus apel bisa membantu melunturkan lemak di perut. Jadi, selain menyegarkan, jus ini bisa membantumu menurunkan berat badan. Simak informasi lengkapnya berikut ini.

    Minum Jus Apel Bisa Turunkan Berat Badan

    Menurut studi terbaru dalam Journal of Oleo Science, jus apel secara signifikan bisa mengurangi lemak dalam hitungan minggu. Mengutip NDTV Food, para peneliti melakukan penelitian secara acak untuk memeriksa manfaat asupan polifenol jangka panjang dari apel.


    Sebanyak 124 peserta dibagi menjadi dua kelompok. Setiap hari, satu kelompok disuguhi sekitar 340 gram minuman apel kaya polifenol, sementara kelompok lainnya mengonsumsi minuman tanpa polifenol. Hasilnya, setelah 12 minggu, area lemak visceral (VFA) di kelompok yang mengkonsumsi minuman apel menurun secara signifikan.

    Polifenol adalah senyawa tumbuhan alami yang terkandung dalam berbagai buah dan sayuran. Apel digunakan dalam studi sebab buah ini dianggap sebagai sumber senyawa yang sangat baik.

    Faktor Lain dari Apel dalam Penurunan Berat Badan

    Selain mengandung polifenol, ada beberapa faktor lainnya yang membuat apel bisa membantu menurunkan berat badan. Berikut di antaranya:

    1. Kaya Serat Pektin

    Apel kaya akan serat, terutama serat pektin. Manfaatna adalah meningkatkan metabolisme, melancarkan pencernaan, dan mengatur kadar gula darah. Menurut laman organica, hal ini bisa membuat rasa kenyang lebih lama.

    2. Rendah Kalori

    Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu porsi apel 100 gram hanya mengandung 50 kalori. Hal ini membuat apel bekerja dengan baik dalam diet penurunan berat badan.

    3. Kadar Air Tinggi

    Apel berukuran sedang mengandung kadar air sebanyak 85%. Sifat ini menjadikan apel sebagai buah yang sehat dan mudah dicerna, sehingga bisa membantu menurunkan berat badan.

    Itulah informasi mengenai jus apel yang dapat membantu menurunkan berat badan. Kamu tertarik mengkonsumsi jus segar ini?

    (elk/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 9 Menu Buka Puasa Lezat untuk Diet, Nggak Bikin Naik BB!

    Jakarta

    Puasa bisa dijadikan metode untuk diet sehat. Akan tetapi, tak sedikit orang yang berat badannya malah naik setelah menjalani puasa sepanjang hari. Kok bisa, ya?

    Konsumsi makanan yang tidak sehat secara berlebih saat berbuka puasa bisa jadi penyebabnya. Makanan ini mencakup gorengan, makanan olahan, hingga makanan yang terlalu manis dan asin.

    “Makanan berlebihan atau terlalu memanjakan diri (saat buka puasa) dapat menyebabkan kembung, pencernaan tidak nyaman, dan dampak bagi metabolisme,” kata ahli diet Lavleen Kaur, dilansir laman Indian Express.


    Menurut Kaur, makanan yang perlu dihindari saat berpuasa, terlebih selama puasa Ramadhan, antara lain makanan yang sangat asin, manis, berminyak, makanan kemasan dan olahan, serta minuman berkafein.

    Lebih lanjut, Kaur mengatakan penting untuk memakan makanan yang seimbang ketika buka puasa. Ini agar simpanan energi dapat terisi kembali sehingga puasa keesokan harinya bisa berjalan lancar.

    Lantas, makanan apa saja yang cocok sebagai menu buka puasa untuk diet sehat?

    Berikut sejumlah makanan yang bisa jadi menu buka puasa untuk diet sehat.

    1. Kurma

    Selain dianjurkan dalam Islam, berbuka puasa dengan kurma berjumlah ganjil juga cocok untuk orang yang sedang diet. Kurma bisa meningkatkan kadar gula alami dan energi setelah puasa seharian.

    Dikutip dari Healthline, kurma mengandung fruktosa yakni sejenis gula alami yang terdapat pada buah. Karena itu, kurma jadi pilihan baik untuk buka puasa daripada makanan yang pemanisnya terbuat dari gula tak sehat.

    Kurma juga mengandung sejumlah nutrisi, serat, dan antioksidan. Namun perlu diingat, kalori dalam kurma cukup tinggi maka dari itu buah ini dapat dikonsumsi dalam jumlah sedang.

    2. Susu Rendah Lemak

    Susu rendah lemak atau low-fat milk juga bisa jadi opsi menu buka puasa yang sehat. Jenis susu ini memiliki lemak jenuh yang lebih rendah sehingga kalori di dalamnya juga lebih sedikit. Dalam segelas susu (per 246 gram) mengandung sekitar 106 kalori.

    Di sisi lain, susu low-fat juga kaya akan nutrisi penting mencakup protein, lemak, karbohidrat, kalsium, hingga berbagai vitamin.

    3. Sayur Sop

    Untuk menghindari makanan yang berminyak dan digoreng, semangkuk sop bisa jadi opsi menu buka puasa yang baik. Menukil laman Mediclinic Middle East, menu sop dapat mengisi kembali cairan tubuh dan bantu mempersiapkan perut untuk mengkonsumsi makanan berat.

    Di samping itu, sop biasanya berisi berbagai jenis sayuran menyehatkan, meliputi wortel, buncis, kembang kol, kentang, dan daun bawang. Sumber protein hewani seperti daging ayam maupun daging sapi juga bisa ditambahkan.

    4. Jus

    Selain air putih dan susu rendah lemak, jus cocok menjadi menu buka puasa yang sehat. Jus mengandung banyak nutrisi bergizi tergantung jenis buah dan sayuran yang digunakan.

    Kalori dalam jus juga rendah sehingga cocok untuk diet menurunkan berat badan. Tapi perlu diperhatikan, jus bisa menjadi tinggi kalori jika mengandung tambahan gula, dikutip dari Verywell Fit.

    5. Salad

    Makanan rendah kalori selanjutnya yang dapat dikonsumsi saat jam buka puasa yakni salad. Bisa salad buah ataupun salad sayuran.

    Salad dapat mengandung sejumlah serat, vitamin, serta mineral penting bagi tubuh. Namun, itu tergantung isian salad yang digunakan. Karena itu, pilihlah buah maupun sayuran yang menyehatkan.

    Di sisi lain, salad bisa menjadi tidak sehat dan justru meningkatkan berat badan jika menambahkan dressing yang tinggi lemak dan gula secara berlebihan, dilansir MedlinePlus.

    6. Smoothie

    Smoothie termasuk makanan yang biasa jadi opsi untuk diet. Karena itu, smoothie juga cocok sebagai menu buka puasa bagi orang yang sedang menurunkan berat badan atau mempertahankan berat badan seimbangnya.

    Smoothie terbuat dari campuran bahan-bahan yang bergizi, mencakup buah, sayuran, kacang-kacangan, yoghurt, hingga susu. Akan tetapi, makanan ini bisa menjadi tidak sehat ketika terlalu banyak menambahkan gula.

    Untuk membuat smoothie yang menyehatkan, buah utuh dapat ditambahkan untuk rasa manis alami. Hindari penggunaan gula atau pemanis lain.

    7. Tumis Sayuran

    Sayuran yang ditumis bisa jadi menu buka puasa sehat untuk diet. Selain karena sayuran mengandung kalori rendah dan banyak nutrisi penting, menumis adalah cara yang baik untuk memasak.

    Menumis adalah cara memasak dengan memberi sedikit minyak. Terlebih jika minyak yang digunakan yaitu minyak zaitun, itu akan memaksimalkan rasa makanannya. Di samping itu, menumis sayuran dengan minyak zaitun dikaitkan dengan peningkatan antioksidan menurut studi pada 2015, dikutip dari CNN.

    Sayuran yang dapat dijadikan tumisan seperti brokoli, wortel, kacang kapri, sawi, hingga jagung putren. Menu yang bisa dibuat dengan sayuran tersebut, yakni capcay.

    8. Oatmeal

    Oatmeal juga cocok sebagai menu diet yang disantap saat berbuka puasa. Susu, yoghurt, potongan buah-buahan, dan bahan sehat lainnya dapat ditambahkan untuk membuat oatmeal.

    Saat dikonsumsi, oatmeal bisa sangat mengenyangkan. Ini karena beta-glucan di dalamnya dapat meningkatkan rasa kenyang. Serat ini mendorong pelepasan hormon kenyang PYY sehingga asupan kalori dapat berkurang.

    9. Pecel

    Pecel bisa dibilang salad sayuran versi orang Indonesia. Makanan ini terdiri sejumlah sayuran yang direbus dan disajikan dengan siraman sambal kacang.

    Pecel termasuk makanan yang rendah kalori karena isian sayurannya, meliputi bayam, kol, tauge, kacang panjang, kangkung, hingga labu siam. Sambal kacang untuk pecel biasanya memiliki rasa manis. Untuk orang yang diet, tambahan gula dapat dikurangi.

    Selain jenis makanan apa yang dikonsumsi saat berbuka puasa, cara memasak makanannya juga penting diperhatikan. Sebagai informasi, cara masak dengan merebus, mengukus, dan memanggang lebih disarankan untuk menyiapkan makanan diet daripada metode menggoreng.

    (azn/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Jus Ini Ampuh Hilangkan Lemak Tubuh, Cocok Banget untuk Diet

    Jakarta

    Jus bisa menjadi bagian dari diet sehat untuk menurunkan berat badan. Dengan meminum jus buah dan sayuran tertentu, nutrisi tambahan dapat masuk lebih cepat ke dalam tubuh.

    Akan tetapi, nutrisi dalam jus mungkin bisa hilang dengan kandungan gula yang tinggi, perasa buatan, maupun pengawet jika membeli jus kemasan. Karena itu, ada baiknya untuk membuat sendiri jus segar di rumah. Caranya mudah, kok.

    Mau tahu apa saja buah dan sayuran yang cocok dijadikan jus untuk menurunkan berat badan? Cari tahu pada uraian di bawah ini, ya.


    Jus untuk Diet Turunkan BB

    Berikut deretan buah dan sayuran yang dapat dijadikan sebagai jus penurun berat badan, dikutip dari Healthline. Di sisi lain, sejumlah jus ini juga bisa bantu melunturkan lemak tubuh lho sehingga cocok banget untuk diet.

    1. Jus Delima

    Jus delima memiliki kalori rendah sehingga dapat menunjang penurunan berat badan. Selain itu, buah ini dapat bantu mencegah lonjakan dan penurunan gula darah yang bisa meningkatkan rasa lapar menurut beberapa penelitian.

    Di samping itu, jus buah delima kaya akan antioksidan. Kandungan antioksidannya ini mampu mengelola kadar gula darah setelah mengkonsumsi makanan yang mungkin menyebabkan peningkatan gula darah.

    2. Jus Semangka

    Selain manis dan menyegarkan, buah semangka yang dijadikan jus rendah kalori dan gula. Kandungan airnya yang tinggi pula dapat membuat perut merasa lebih kenyang.

    Semangka juga kaya akan asam amino dan arginine. Kandungan ini diketahui bisa bantu menghilangkan lemak tubuh sehingga cocok untuk menurunkan berat badan.

    3. Jus Seledri

    Seledri atau batang seledri juga berkalori rendah dan punya kandungan air yang tinggi, nih. Studi menunjukkan bahwa makanan dan minuman dengan kalori rendah bermanfaat untuk menurunkan berat badan dan menghilangkan lemak.

    Seledri yang dijadikan jus juga merupakan sumber antioksidan yang bisa bantu melawan peradangan dan mengurangi stres oksidatif.

    4. Jus Jeruk

    Buah jeruk mengandung vitamin C tinggi yang bagus untuk metabolisme. Kandungan seratnya juga bisa bantu meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi nafsu makan sehingga mendorong penurunan berat badan.

    Jus jeruk cukup mudah dibuatnya. Tinggal pilih jeruk yang mengandung banyak air lalu memerasnya. Air perasan jeruk ini bisa langsung diminum.

    5. Jus Timun

    Timun cocok untuk diet lantaran kandungan kalori rendah. Di samping itu, timun juga kaya akan vitamin dan mineral penting.

    Menurut sebuah analisis, kadar air tinggi dan kalori rendah yang dikandung mentimun dikaitkan dengan penurunan berat badan signifikan.

    6. Jus Buah Bit

    Bit utuh memiliki kalori rendah dan kaya serat. Buah ini dapat bantu memperlambat pengosongan perut dan membuat kenyang lebih lama jika dikonsumsi.

    Buah bit yang dijadikan jusa tidak mengandung nutrisi setinggi dalam bentuk utuhnya. Meski begitu, jus bit dapat menjadi pilihan yang baik dan bergizi untuk menurunkan berat badan.

    7. Jus Wortel

    Wortel memiliki nutrisi yang padat. Asupan seratnya juga mampu meningkatkan rasa kenyang dan bantu mengatur nafsu makan.

    Wortel yang dibuat menjadi jus mengandung vitamin A tinggi dan senyawa karotenoid yang banyak. Penelitian menemukan bahwa orang obesitas yang mengkonsumsi minuman kaya karotenoid setiap hari selama 8 minggu mengalami penurunan lemak perut yang signifikan.

    Nah, itu tadi sederet buah dan sayuran yang dapat dijadikan jus untuk diet dan bantu menghilangkan lemak tubuh.

    (azn/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Mudah! Begini Cara Membuat Air Lemon yang Bisa Turunkan BB

    Jakarta

    Lemon diketahui mengandung banyak vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya. Perasan lemon yang dicampurkan dengan segelas air diyakini dapat bantu menurunkan berat badan. Akan tetapi, benarkah demikian?

    Dilansir laman Healthline, lemon memiliki kandungan kalori yang rendah. Lemon juga menyimpan vitamin C, A, E, B9 (folat), kalsium, magnesium, potasium, hingga fosfor. Kandungan air dalam satu buah lemon juga cukup tinggi.

    Segelas air lemon yang diminum sebelum makan dapat bantu mengurangi porsi makanan yang dikonsumsi. Ini karena efek kenyang yang ditimbulkan dari meminumnya sebelum waktu makan.


    Selain itu, air lemon bisa meningkatkan kesehatan pencernaan, mengurangi kembung, dan rasa tidak nyaman di perut. Secara tidak langsung, manfaatnya ini mendukung penurunan berat badan.

    Untuk membuat air lemon, cari tahu caranya pada uraian di bawah ini.

    5 Cara Membuat Air Lemon untuk Diet

    Membuat air lemon sangatlah mudah. Bahan-bahan alami lain juga dapat diberikan untuk menambah rasa dan manfaatnya dalam menurunkan berat badan. Berikut cara membuat air lemon untuk diet, dikutip dari Stylecraze.

    1. Lemon + Air Hangat

    Untuk membuat air lemon, pertama-tama dapat memeras setengah buah lemon dan mengambil airnya. Perasan lemon ini kemudian dapat dicampurkan dengan segelas air hangat lalu diaduk. Ini adalah cara paling sederhana untuk meminum air lemon.

    2. Lemon + Madu

    Selain lemon, madu juga ampuh menurunkan berat badan. Dengan mengkonsumsi perasan lemon yang ditambah madu dan air hangat, membuat tubuh mendapat suntikan energi yang mendorong tetap aktif sepanjang hari.

    3. Lemon + Daun Mint

    Daun mint kaya akan antioksidan dan antimikroba. Daun ini juga bisa bantu mengobati masalah pencernaan.

    Pilih beberapa daun mint segar untuk membuat air lemon, kemudian cuci bersih. Daun mint bisa dilumatkan terlebih dahulu ataupun langsung dicampurkan ke segelas air lemon.

    4. Lemon + Timun

    Jika memiliki timun di kulkas, jangan dibuang. Mentimun dapat diiris tipis menjadi beberapa potong lalu dicampurkan dengan segelas air dan perasan lemon. Air lemon timun ini bermanfaat untuk turunkan berat badan.

    Di samping itu, timun memiliki kandungan nutrisi yang berguna untuk detoksifikasi tubuh serta mencegah sembelit.

    5. Lemon + Jahe

    Rempah seperti jahe juga dapat berguna untuk diet turunkan berat badan. Caranya dengan menghaluskan jahe seukuran 1 cm terlebih dahulu lalu mencampurkannya ke segelas air hangat yang ditambahkan perasan lemon.

    Jahe diketahui memiliki sifat antiinflamasi yang bantu mengurangi rasa sakit. Selain itu, rempah ini juga dapat mengatasi gangguan pencernaan, melawan obesitas serta diabetes.

    Waktu Terbaik Minum Air Lemon untuk Diet

    Untuk bantu diet menurunkan berat badan, segelas air lemon dapat diminum di pagi hari saat perut masih kosong. Ini karena lemon dapat menghilangkan lemak yang menumpuk di perut maupun bagian tubuh lain.

    Selain itu, air lemon yang ditambahkan sedikit garam juga bisa dikonsumsi saat sesi workout. Serta meminum air lemon 30 menit sebelum makan siang atau malam bantu merasa kenyang sehingga porsi makanan yang disantap bisa lebih sedikit.

    Penting untuk diketahui, meminum air lemon saja tidak bisa menurunkan berat badan secara signifikan. Air lemon hanya berperan sebagai bagian dari diet sehat yang seimbang. Agar berat badan dapat berhasil turun, olahraga teratur juga diperlukan.

    (azn/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Turunkan Berat Badan Secara Cepat dengan Jus Timun, Ini Cara Membuatnya

    Jakarta

    Selain olahraga dan mengatur pola makan, ada jus tertentu yang bisa menurunkan berat badan (BB) secara cepat. Ialah jus timun yang jika diminum rutin maka seseorang akan mendapatkan BB idealnya.

    Seorang chef bernama Ricardo dalam saluran YouTube-nya, ChefRicardoCooking, kerap membagikan resep racikan alami seperti jus maupun teh rempah yang bermanfaat untuk detoks tubuh hingga mengatasi sejumlah kondisi kesehatan.

    Dalam salah satu videonya, chef Ricardo memberitahu kalau jus mentimun bagus untuk diet. Jus ini pun sangat mudah dibuat di rumah. Ia menyebutkan, “Resep menurunkan berat badan. Jus timun untuk turunkan BB dengan cepat.”


    Timun menjadi pilihan yang baik untuk diet lantaran rendah kalori serta kaya akan vitamin dan mineral penting. Menurut sebuah analisis yang dikutip dari Healthline, kadar air tinggi dan kalori rendah yang dikandung mentimun dikaitkan dengan penurunan berat badan signifikan.

    Lantas, bagaimana cara membuat jus timun untuk diet?

    Cara Membuat Jus Timun untuk Diet

    Mentimun adalah bahan utama pembuatan jusnya. Selain timun, chef Ricardo menambahkan air lemon dan potongan nanas. Kedua buah ini dikenal dapat bantu membakar lemak tubuh sehingga berat badan bisa turun.

    Ia juga menggunakan sayuran seperti daun bayam dan seledri serta jahe dalam jusnya itu. Bahan-bahan tersebut dicampurkan untuk memperlancar pencernaan dan metabolisme tubuh.

    Bukan hanya itu, biji chia ditambahkan pula sebagai sumber serat baik yang bisa membuat kenyang lebih lama. Seluruh bahan dimasukkan ke dalam blender serta diberi sedikit cuka apel dan air secukupnya, kemudian dihaluskan.

    Jus timun ini nantinya memiliki tekstur kental dan berserat serta warnanya hijau. Saat diminum akan terasa menyegarkan dengan sedikit asam dan ada sensasi hangat dari jahenya.

    Nah, kalau ingin membuat jus mentimun yang berkhasiat turunkan BB ini, simak bahan dan proses pembuatannya lebih lengkap pada resep di bawah.

    Resep Jus Timun untuk Diet ala Chef Ricardo

    Berikut resep jus timun ala Chef Ricardo yang bisa dikonsumsi untuk menurunkan berat badan dengan cepat.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    Daerah Asal Masakan :
    Kategori Masakan : Jus

    Bahan Bahan

    • Setengah timun
    • Segenggam daun bayam
    • ¼ buah nanas
    • ¼ batang seledri
    • 1 sdm jahe
    • 1 sdt biji chia
    • ½ buah lemon
    • 1 sdt cuka apel
    • Air secukupnya

    Cara Memasak:

    1. Potong timun, nanas, batang seledri, dan jahe menjadi potongan kecil
    2. Peras buah lemon dan sisihkan airnya
    3. Siapkan blender, lalu masukkan timun, nanas, daun bayam, batang seledri, dan jahe
    4. Tambahkan biji chia, air perasan lemon, dan cuka apel
    5. Kemudian tambahkan air secukupnya
    6. Nyalakan blender dan haluskan seluruh bahan sampai lembut
    7. Dan jus timun untuk turunkan BB bisa langsung dinikmati.

    Itu tadi resep dan cara membuat jus timun untuk turunkan berat badan secara cepat. Agar mendapatkan khasiat lebih, jus timun di atas tidak diberi tambahan gula, ya

    Simak Video “Video: Wanti-wanti Kemenkes Meski Angka Stunting RI Sudah Menurun
    [Gambas:Video 20detik]
    (fds/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Makanan Penurun Berat Badan yang Mudah Dicari dan Cocok untuk Diet


    Jakarta

    Diet menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan. Diet yang benar bukan berarti hanya mengurangi porsi makan. Tetapi juga mengatur pola makan yang sehat dan baik. Kira-kira apa saja makanan penurun berat badan yang mudah dicari dan cocok untuk diet?

    Ada beberapa makanan penurun berat badan yang cocok untuk kamu jadikan menu diet. Makanan-makanan ini mengandung banyak gizi dan juga nutrisi yang baik dalam menurunkan berat badan. Berikut ini makanan penurun berat badan yang bisa secara efektif mendukung program diet kamu, dikutip dari laman Eating Well dan Eat This.

    Makanan Penurun Berat Badan

    1. Telur

    Telur adalah makanan yang kaya akan protein, mineral, dan vitamin. Mineral yang terkandung dalam telur antara lain riboflavin dan selenium. Oleh karena itu, telur cocok dijadikan sebagai makanan penurun berat badan. Hal ini dibuktikan melalui sebuah penelitian yang dilakukan tahun 2020 oleh International Journal of Environmental Research and Public Health.


    Penelitian tersebut menunjukkan bahwa kandungan protein yang tinggi dalam telur bisa membuat kamu merasa kenyang lebih lama. Dengan begitu, kamu tidak mudah lapar dan ngemil secara berlebihan, yang nantinya bisa memicu kenaikan berat badan.

    2. Kacang-kacangan

    Menghilangkan kebiasaan untuk ngemil adalah tantangan terbesar yang sulit dihindari saat sedang diet. Tidak perlu khawatir, ada alternatif lain yang bisa kamu lakukan tanpa perlu menghilangkan kebiasaan ngemil.

    Kamu bisa memakan kacang-kacangan sebagai pengganti camilan agar lebih sehat. Kacang-kacangan mengandung protein dan serat yang cukup tinggi, kandungan ini berguna dalam membantu penurunan berat badan. Beberapa jenis kacang yang bisa digunakan antara lain kacang merah, kacang hitam, hingga lentil.

    3. Ikan

    Makanan penurun berat badan selanjutnya adalah ikan. Ikan banyak mengandung nutrisi penting, antara lain protein tinggi dan lemak sehat. Kandungan inilah yang bisa membantu kamu untuk merasa kenyang lebih lama.

    Jika kamu merasa kenyang, maka kamu akan membatasi asupan makanan dan mengurangi kebiasaan ngemil. Beberapa jenis ikan yang bisa kamu konsumsi untuk menurunkan berat yakni ikan salmon, ikan haring, dan ikan kod.

    4. Sayuran Hijau

    Sayuran hijau menjadi makanan penurun berat badan yang bisa kamu coba saat diet. Selain mudah untuk dicari, sayuran hijau mengandung banyak nutrisi. Sayuran hijau seperti bayam, sawi, dan kangkung mengandung tilakoid, yang bisa membantu mengenyangkan dalam waktu lama.

    Selain itu, sayuran hijau juga rendah kalori sehingga bagus dikonsumsi untuk menjalankan program diet. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa sayuran hijau memiliki kandungan antioksidan dan mineral yang tinggi, berguna dalam membakar lemak di tubuh.

    5. Alpukat

    Kamu mungkin sudah tidak asing lagi menemukan alpukat ada pada semua menu diet, contohnya salad. Alpukat mengandung serat dan lemak yang baik dalam membantu menurunkan berat badan.

    Alpukat juga bisa membantu tubuh dalam menyerap vitamin penting yang larut ke dalam lemak. Tak hanya itu, mengonsumsi alpukat bisa membantu menurunkan kolesterol LDL dalam tubuh. Namun, perlu diperhatikan untuk mengonsumsinya secara cukup dan tidak berlebihan.

    6. Gandum Utuh

    Sebagian orang mungkin berpikir, untuk menurunkan berat badan, mereka harus membatasi makanan seperti nasi, roti, dan pasta. Padahal mengonsumsi gandum utuh juga bisa membantu menurunkan berat badan loh!

    Kamu bisa mengonsumsi gandum utuh seperti beras merah dan oat. Gandum utuh memiliki kandungan protein dan serat yang tinggi, sehingga bisa membuat kamu merasa kenyang lebih lama.

    7. Chia Seed

    Makanan penurun berat badan paling ampuh adalah yang mengandung serat. Serat berguna dalam membuat kamu merasa kenyang lebih lama, karena memperlambat proses pencernaan. Hal ini sangat penting dilakukan bagi yang ingin mengurangi kalori.

    Chia seed adalah makanan penurun berat badan yang cocok kamu konsumsi saat diet. Mengonsumsi chia seed kurang lebih 2 sendok makan, bisa memenuhi sekitar seperempat kebutuhan serat harian.

    8. Yoghurt

    Yoghurt menjadi makanan penurun berat badan yang cocok dikonsumsi saat diet. Yoghurt mengandung protein yang tinggi, sehingga membantu untuk merasa kenyang lebih lama.

    Yoghurt juga mengandung probiotik yang berfungsi untuk meningkatkan kinerja usus. Namun, usahakan untuk mengonsumsi yoghurt yang rendah gula, agar menurunkan risiko terjadinya diabetes dan obesitas.

    9. Kentang Rebus

    Kentang memiliki kandungan gula yang rendah, sehingga baik dikonsumsi saat sedang diet. Kentang yang diolah dengan cara direbus, bisa membuat kamu merasa kenyang lebih lama.

    Hal ini tentu akan membantu kamu dalam mengurangi asupan makanan yang masuk, sehingga berat badan akan tetap terjaga. Kentang rebus juga mengandung kalium yang tinggi, berfungsi untuk mengontrol tekanan darah.

    10. Daging Sapi Tanpa Lemak

    Makanan penurun berat badan yang terakhir adalah daging sapi tanpa lemak. Menurut berbagai penelitian yang sudah dilakukan, daging sapi tanpa lemak memiliki kandungan protein tinggi. Namun, perlu diingat untuk mengonsumsinya secara cukup dan tidak berlebihan. Mengonsumsi daging sapi dapat membakar kalori sebanyak 80 sampai 100 kalori per harinya.

    Melalui penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa makanan penurun berat badan antara lain telur, kacang-kacangan, ikan, sayuran hijau, alpukat, gandum utuh, yoghurt, kentang rebus, dan daging sapi tanpa lemak. Demikian yang bisa kami sampaikan, semoga bermanfaat!

    (fds/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 10 Makanan Cepat Kenyang untuk Diet yang Lezat dan Sehat


    Jakarta

    Diet kerap dianggap sulit karena harus makan dengan porsi terbatas. Belum lagi jenis makanan yang harus dipilih sesuai keperluan tubuh.

    Padahal, tersedia makanan yang bikin kamu tetap kenyang selama menjalani hari-hari. Tentunya dengan kandungan gizi yang baik dan seimbang. Makanan ini juga minim kandungan yang meningkatkan berat badan.

    Lalu, apa makanan yang dapat membuat cepat kenyang dan cocok untuk diet? Yuk simak penjelasannya.


    Daftar 10 Makanan Cepat Kenyang untuk Diet

    Dikutip dari situs Healthline, berikut ini daftar 10 makanan yang bikin cepat kenyang dan cocok untuk diet sehat:

    1. Kentang rebus

    Kentang memiliki kandungan air dan karbohidrat yang tinggi. Selain itu, kandungan serat dan protein dalam kentang juga dalam jumlah sedang. Kentang hampir tidak mengandung lemak.

    Dibandingkan dengan makanan karbohidrat lainnya, kentang sangat mengenyangkan. Kentang rebus memiliki satiety index (SI) yang merupakan angka tertinggi dari 38 makanan yang diuji. Nilai tersebut hampir tujuh kali lebih tinggi dari croissant, yang mendapat nilai terendah.

    Kentang mengandung protein yang disebut proteinase inhibitor 2, yang dapat menekan nafsu makan. Oleh karena itu, kentang merupakan salah satu makanan yang dapat membuat cepat kenyang.

    2. Telur

    Telur merupakan makanan yang sehat dan bernutrisi. Sebagian besar nutrisi ditemukan pada kuning telur, termasuk antioksidan lutein dan zeaxanthin yang bermanfaat untuk kesehatan mata.

    Pangan telur merupakan salah satu makanan yang tinggi protein. Sebutir telur berukuran besar mengandung sekitar 6 gram protein, termasuk kesembilan asam amino esensial.

    Dikutip dari jurnal berjudul Pengaruh Pemberian Sarapan Tinggi Protein Terhadap Tingkat Rasa Kenyang Wanita Obesitas dalam Journal of Nutrition College, mengonsumsi makanan yang tinggi protein dapat mengontrol rasa lapar dan mencegah ngemil secara berlebihan.

    3. Oatmeal

    Oatmeal menjadi menu pilihan sarapan yang sangat populer. Oatmeal memiliki kandungan kalori yang rendah. Selain itu, makanan ini termasuk sumber serat yang baik, seperti betaglukan. Oatmeal memiliki nilai satiety index yang tinggi.

    Betaglukan dalam gandum dapat membantu untuk merasa lebih cepat kenyang. Hal ini juga dapat membantu melepaskan hormon kenyang dan menunda pengosongan perut.

    4. Ikan

    Ikan merupakan jenis makanan yang tinggi protein. Ikan juga mengandung asam lemak omega-3, yang merupakan lemak esensial. Ikan memiliki nilai indeks rasa kenyang yang lebih tinggi dibandingkan protein lainnya, termasuk telur dan daging sapi.

    5. Greek yogurt

    Greek yogurt biasanya memiliki protein yang lebih tinggi dibandingkan dengan protein biasa. Greek yogurt merupakan pilihan sarapan ataupun camilan yang dapat membantu mengenyangkan.

    Dikutip dari eprints Universitas Muhammadiyah Surakarta, greek yogurt dapat membantu orang merasa kenyang lebih lama. Selain itu, greek yogurt memiliki kadar gula yang rendah yaitu sepertiga dari yogurt biasa.

    6. Popcorn

    Popcorn adalah makanan dari biji-bijian utuh yang memiliki kandungan serat yang tinggi. Popcorn memiliki lebih dari 1 gram serat dalam setiap cangkir. Namun, perlu diketahui bahwa popcorn yang kamu siapkan sendiri merupakan pilihan yang paling sehat. Popcorn yang dijual bebas dengan tambahan lemak dan kalori berisiko meningkatkan berat badan.

    7. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan seperti almond dan kenari merupakan camilan yang mengenyangkan untuk diet. Kacang-kacangan mengandung lemak dan protein yang sehat dan dapat membuat cepat kenyang.

    8. Buah-buahan

    Buah mengandung serat yang tinggi sehingga dapat memperlambat pencernaan dan dapat membantu kamu merasa kenyang lebih lama. Apel dan jeruk memiliki nilai yang tinggi pada indeks rasa kenyang, dengan nilai sekitar 200.

    Namun, penting untuk diketahui jika lebih baik untuk makan buah utuh daripada jus buah. Hal tersebut dikarenakan jus buah tidak terlalu mengenyangkan.

    9. Sayur-sayuran

    Sayur-sayuran memiliki kandungan yang bernutrisi, seperti vitamin, mineral, dan sebagainya. Sayuran juga merupakan makanan yang tinggi serat dan rendah kalori. Hal ini membuatmu lebih cepat untuk kenyang.

    10. Daging sapi

    Makanan yang tinggi protein, seperti daging tanpa lemak, sangat mengenyangkan. Daging sapi memiliki nilai 176 pada satiety index (SI) atau indeks rasa kenyang. Nilai tersebut merupakan nilai tertinggi kedua dari makanan kaya protein setelah ikan.

    Secara umum, asupan kaya protein dapat menjadi cara untuk mengendalikan nafsu makan. Jenis makanan ini berkaitan langsung dengan rasa lapar, sehingga dapat menurunkan berat badan.

    Tentunya, asupan tinggi protein yang bikin cepat kenyang ini harus diseimbangkan dengan jenis nutrisi lain. Jangan lupa rajin olahraga sehingga berat badan bisa turun dengan terus menjaga kesehatan tubuh.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Berapa Kalori Terbakar Saat Lari 30 Menit? Yuk Hitung


    Jakarta

    Pernah penasaran dengan berapa kalori yang terbakar saat lari selama 30 menit? Jawabannya bervariasi, alias bergantung pada sejumlah aspek. Tapi ada estimasinya kok. Yuk coba hitung!

    Pada dasarnya jumlah kalori yang terbakar saat melakukan aktivitas seperti lari bergantung pada sejumlah aspek. Antara lain berat badan, kecepatan lari, durasi, tingkat elevasi medan, dan lainnya.

    Merujuk Harvard Health Publishing, berlari dengan kecepatan 8 km/jam (sekitar 7 menit, 27 detik per km) bisa membakar kalori secara variatif yakni 240 kalori (berat badan 57 kg), 155 (70 kg), dan 185 (83 kg).


    Estimasi itu akan berubah lagi jika lari dilakukan dengan kecepatan 9,6 km/jam (sekitar 6 menit, 12 detik per km). Ada 495 kalori terbakar (57 kg), 360 (70 kg), dan 420 (83 kg).

    Merujuk data American Council on Exercise, dicontohkan bahwa seseorang yang memiliki bobot 54 kg akan membakar 11,4 kalori per menit pada saat berlari.

    Patut dicatat bahwa ini pun sejatinya masih sekadar estimasi. Menurut peneliti Université Côte d’Azur, Prancis, pada dasarnya semakin banyak tenaga yang dikeluarkan, maka semakin banyak pengeluaran kalori dari tubuh.

    Pada dasarnya, ada sejumlah faktor yang mempengaruhi pembakaran kalori saat berlari. Antara lain berat badan, kecepatan lari, durasi lari, dan intensitas lari.

    Untuk mengestimasikan itu semua, detikers bisa memakai sejumlah kalkulator kalori. Di runbundle, misalnya. Mari kita hitung berapa kalori yang terbakar saat beraktivitas lari selama 30 menit!

    Hitung KaloriMenghitung kalori lari selama 30 menit. Foto: Dok. Runbundle

    Di situs itu detikers terlebih dulu akan diminta untuk memasukkan berat badan, jarak lari, durasi/kecepatan lari, dan tingkat elevasi medan lari yang dilalui.

    Sebagai contoh, jika seseorang dengan berat badan 170 kg berlari sepanjang 1,5 km dalam waktu 30 menit dengan medan lari datar, kalori yang terbakar berada di kisaran 251 kcal.

    Tak cuma situs tersebut, ada sejumlah aplikasi yang bisa detikers pakai buat menghitung estimasi kalori terbakar saat lari 30 menit. Apalagi fitur calorie tracking semacam itu juga sudah dibenamkan ke sejumlah aplikasi lari populer.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Lari 30 Menit Bisa Bakar Ribuan Kalori? Ini Perhitungannya yang Bikin Kaget

    Jakarta

    Salah satu manfaat lari yang bisa kita rasakan yaitu pembakaran kalori. Apa detikers pernah penasaran berapa kalori terbakar saat lari 30 menit?

    Hal ini penting diketahui terutama bagi detikers yang sedang dalam program mengurangi berat badan atau ingin mendapatkan berat badan yang ideal.

    Selain durasi berlari, terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi jumlah kalori yang terbakar. Beberapa di antaranya seperti berat badan, kecepatan, berlari, lokasi lari, hingga tingkat elevasi medan lari yang dilalui.


    Pada artikel kali ini, detikSport telah merangkum perhitungan berapa kalori yang terbakar saat berlari 30 menit. Yuk, simak sampai selesai!

    Perhitungan Kalori yang Terbakar saat Berlari 30 Menit

    Beberapa aspek seperti berat badan, kecepatan lari, hingga usia juga mempengaruhi jumlah kalori yang dibakar saat berlari 30 menit.

    Harvard Health Publishing melaporkan bahwa berlari dengan kecepatan 8 km/jam mampu membakar kalori dengan jumlah yang berbeda-beda, yaitu bagi berat badan 57 kg (240 kalori), 70 kg (155 kalori), dan 83 kg (185 kalori).

    Estimasi tersebut dapat berubah jika kecepatannya juga diubah, misalnya menjadi 9,6 km/jam, maka akan membakar sebesar 495 kalori (57 kg), 360 kalori (70 kg), dan 420 kalori (83 kg).

    Namun, perhitungan tersebut masih berupa estimasi. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pembakaran kalori saat berlari. Beberapa di antaranya yaitu berat badan, durasi, dan identitas lari.

    Agar dapat mengestimasikan dengan tepat, detikers dapat menggunakan beberapa aplikasi kalkulator kalori seperti runbundle. Aplikasi ini memungkinkan kita untuk dapat menghitung jumlah kalori yang terbakar dengan menginput beberapa data seperti berat badan, jarak, durasi lari, hingga tingkat elevasi medan lari.

    Women running in to the shadowKalori yang terbakar saat olahraga lari punya rumus penghitungan. Foto: Getty Images/Primoz_Korosec

    Selain menggunakan aplikasi, detikers juga bisa menghitung kalori yang terbakar menggunakan rumus sederhana. Rumus ini digunakan dalam dunia olahraga untuk mengestimasi energy expenditure. Rumusnya sebagai berikut.

    Calories = (Time x MET x 3.5 x Weight) / 200

    Rumus ini memiliki keterangan dimana time merupakan waktu atau durasi berlari, weight (berat badan), 3.5 (konstanta angka konsumsi oksigen) dengan satuan ml/kg/min, 200 (faktor konversi kalori), dan MET (Metabolic Equivalent of Task), yaitu angka pada intensitas lari.

    Demikianlah pembahasan terkait perhitungan berapa kalori terbakar saat lari 30 menit. detikers dapat memilih untuk menggunakan aplikasi atau rumus sederhana. Semoga membantu ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Pantau Kalori, Pace, dan Progress Harian

    Jakarta

    Lari menjadi olahraga yang produktif sekaligus menyenangkan. Namun, sering kali para penggiat olahraga lupa untuk merekam aktivitas lari.

    Dengan adanya kemajuan teknologi, aktivitas lari sudah bisa direkam dan tercatat melalui aplikasi lari. Aplikasi ini dapat dimanfaatkan untuk memantau kalori, melacak rute, pace, hingga progress harian

    Agar pengalaman berlari detikers semakin berkesan, berikut beberapa rekomendasi aplikasi lari terbaik 2025 versi detikSport.


    Strava: Run, Bike, Hike

    Salah satu aplikasi lari yang cukup populer di media sosial yaitu aplikasi Strava. Aplikasi ini menawarkan fitur melacak rute, kecepatan, hingga jarak lari.

    Keunikan dari aplikasi strava yaitu fitur sharing, yang memungkinkan detikers dapat berbagi pengalaman dan pencapaian ke berbagai media sosial, seperti instagram. Dengan begitu, para pengikut dapat melihat dan mengikuti perkembangan dan progress lari.

    NRC (Nike Run Club: Running Coach)

    Bagi detikers yang ingin mendapatkan sesi latihan lari, Nike Run Club dapat menjadi pilihan yang menarik. Aplikasi ini memiliki fitur pelatihan dari pelatih profesional kepada pemula yang ingin mempelajari olahraga lari.

    Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan berbagai macam program olahraga lari, mulai dari latihan rutin sehari-hari hingga latihan untuk pertandingan.

    Runkeeper

    Selain NRC, Runkeeper juga menawarkan program latihan yang dapat kita sesuaikan dengan tujuan masing-masing, misalnya untuk menurunkan berat badan, menjaga stamina, hingga persiapan lari marathon.

    Uniknya, aplikasi ini dilengkapi dengan notifikasi berupa reminder bagi penggunanya agar tetap konsisten dalam latihan agar progres dapat terlihat.

    Adidas Running App

    Bagi detikers yang mulai merancang program latihan serius, Adidas Running App dapat menjadi pilihan. Aplikasi ini dapat dimanfaatkan untuk memantau performa hingga membandingkan hasil.

    Adidas Running App memiliki statistik lengkap dan fitur khusus bagi penggunanya agar tergabung dalam komunitas global. Komunitas ini nantinya akan berbagi terkait progres dan tantangan yang dihadapi selama latihan.

    Tak hanya itu, detikers juga dapat memantau detak jantung, pace, kalori terbakar, hingga kondisi kesehatan melalui aplikasi ini.

    Pacer Pedometer: Step Tracker

    Bagi detikers yang hobi lari atau jalan, Pacer Pedometer bisa menjadi pilihan yang tepat. Aplikasi ini dapat digunakan untuk melacak berbagai aktivitas olahraga.

    Berbagai fitur yang ditawarkan mulai dari melacak status lari, langkah harian, kalori, berat badan, hingga aktivitas lainnya.

    Itulah beberapa aplikasi lari yang bisa detikers gunakan agar menjadikan pengalaman lari semakin efektif. Jangan lupa di-install ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com