Tag: berhubungan intim

  • Doa Mandi Wajib Setelah Berhubungan Intim, Begini Tata Caranya



    Jakarta

    Doa mandi wajib setelah berhubungan intim merupakan sebuah niat yang harus dibaca ketika mandi untuk menghilangkan hadas besar dengan cara membasuh seluruh tubuh dari atas kepala hingga ujung kaki. Istilah mandi wajib ini juga dikenal dengan mandi junub.

    Dalam Islam, ada beberapa alasan yang mewajibkan seseorang untuk melakukan mandi junub, seperti keluarnya mani, berhubungan intim, setelah usai haid dan nifas, dan ketika meninggal dalam keadaan Islam. Itulah kenapa ada beberapa ketentuan tata cara dalam pelaksanaan mandi wajib/ junub agar dianggap sah.

    Tulisan kali ini akan membahas bacaan doa mandi wajib/ junub dan bagaimana tata cara pelaksanaannya. Simak penjelasan berikut ini.


    Doa Mandi Wajib/ Junub Setelah Berhubungan Intim

    Dalam agama Islam, wajib hukumnya bagi sepasang suami istri melakukan mandi wajib/ junub setelah melakukan hubungan intim. Setelah mengetahui hal tersebut perlu diketahui doa atau niat yang harus dibaca sebelum melaksanakan mandi junub tersebut.

    Dikutip dari buku Pendidikan Islam Informal karya Romlah, Berikut adalah bacaan doa mandi wajib setelah berhubungan bagi laki-laki dan perempuan:

    نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

    Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari fardhol lillaahi ta’aala.

    Artinya: Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar fardhu karena Allah.

    Tata Cara Mandi Wajib Setelah Berhubungan

    Seseorang yang tidak melakukan mandi wajib/ junub selama hadas besar, di dalam Islam dianggap tidak akan diterimanya segala bentuk ibadah yang dikerjakan. Seperti shalat, membaca Al-Quran, puasa hingga thawaf yang dinilai tidak sah.

    Itulah kenapa wajib melakukan mandi wajib/ junub dengan bacaan niat yang benar. Berikut adalah tata cara mandi wajib setelah berhubungan:

    1. Membaca niat doa mandi wajib/ junub.
    2. Mencuci tangan sebanyak 3x untuk membersihkan tangan dari najis.
    3. Membersihkan bagian tubuh yang dianggap kotor, termasuk pada bagian kemaluan.
    4. Mencuci kembali tangan yang kotor menggunakan sabun.
    5. Berwudhu.
    6. Membasahi kepala dengan air sebanyak 3x hingga ke pangkal rambut.
    7. Menyela-nyela rambut dengan menggunakan jari tangan.
    8. Mengguyur air ke seluruh tubuh dimulai dari sisi kanan hingga dilanjutkan dengan sisi kiri.
    9. Mandi wajib selesai dilaksanakan.

    Dalam melaksanakannya, pastikan doa mandi wajib setelah berhubungan dibaca dengan benar dan sesuai dengan urutan tata cara agar tubuh suci dari hadas dan ibadah bisa diterima di sisi Allah. Semoga informasi dalam tulisan ini bisa membantu dan bermanfaat.

    (elk/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Berhubungan Intim Setiap Hari, Normal Nggak Sih? Begini Penjelasannya

    Jakarta

    Berhubungan seksual dikenal sebagai salah satu ‘obat’ pelepas stres. Pasalnya, seks diketahui dapat meningkatkan suasana hati seseorang secara instan. Namun, apakah seks setiap hari itu normal?

    Dikutip dari Everyday Health dan Healthline, bercinta setiap hari merupakan hal yang wajar, tapi bukan sesuatu yang umum. Menurut survei tahun 2017, hanya sekitar 4 persen orang dewasa yang mengatakan mereka berhubungan seks setiap hari.

    Pada fase-fase awal pernikahan atau ‘fase bulan madu’, biasanya pasangan akan lebih sering bercinta. Hal ini juga terjadi ketika pasangan berencana untuk memiliki bayi dan ingin meningkatkan peluang mereka untuk hamil.


    Apa Saja Manfaat Kesehatan dari Seks?

    1. Mengurangi Stres

    Seks dan orgasme terbukti dapat mengurangi stres dan kecemasan pada manusia. Hal ini karena seks dapat mengurangi hormon stres kortisol dan adrenalin. Seks juga dapat melepaskan endorfin dan oksitosin, yang memiliki efek menenangkan dan menghilangkan stres.

    2. Tidur Lebih Nyenyak

    Sebuah penelitian tahun 2019 menemukan bahwa melakukan hubungan seks dengan pasangan sebelum tidur dapat membantu seseorang tertidur lebih cepat dan lebih nyenyak.

    3. Meredakan Rasa Sakit

    Endorfin dan zat kimia lain yang dilepaskan selama gairah dan orgasme adalah pereda nyeri alami yang bekerja seperti opioid. Hal ini dapat menjelaskan mengapa seks dan orgasme memberikan kelegaan cepat dari kram menstruasi, migrain , dan sakit kepala bagi sebagian orang.

    4. Meningkatkan Kesehatan Jantung

    Sebuah studi berbasis populasi longitudinal yang diterbitkan dalam American Journal of Cardiology menemukan pria yang berhubungan seks setidaknya dua kali seminggu memiliki risiko lebih kecil terkena penyakit kardiovaskular seperti stroke atau serangan jantung dibandingkan mereka yang berhubungan seks sebulan sekali atau kurang.

    5. Mengurangi Risiko Kanker Prostat

    Sebuah studi yang melibatkan 32.000 pria di Amerika Serikat menemukan fakta bahwa mereka yang mengalami ejakulasi lebih dari 21 kali per bulan, dibandingkan mereka yang melakukannya hanya empat sampai tujuh kali per bulan memiliki kemungkinan 20 persen lebih kecil terkena kanker prostat.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 7 Manfaat Rutin Bercinta, Termasuk Kurangi Stres-Tingkatkan Kualitas Tidur

    Jakarta

    Bercinta sering dipandang sebagai aktivitas untuk memuaskan hasrat berahi. Namun, manfaat seks tidak berhenti sampai di situ saja.

    Sejumlah studi menunjukkan seks dapat memberikan beragam manfaat untuk kesehatan, baik secara fisik maupun mental. Bahkan, bercinta secara rutin dan teratur dikaitkan dengan penurunan risiko depresi hingga penyakit jantung.

    Lantas, apa saja manfaat yang diperoleh dari berhubungan seks secara rutin? Dikutip dari WebMD, berikut ulasannya.


    1. Meredakan Stres

    Saat stres, tubuh akan melepaskan hormon yang disebut kortisol. Dalam jumlah kecil, kortisol membantu tubuh agar berfungsi dengan baik. Namun jika jumlahnya terlalu tinggi, dapat membuat tubuh merasa tegang atau lelah.

    Ketika berhubungan seks, tubuh akan melepaskan hormon endorfin. Hormon ini dapat meningkatkan suasana hati dan membantu mengembalikan kadar kortisol ke normal.

    Seks juga merangsang pelepasan oksitosin yang membuat seseorang menjadi rileks dan terhubung secara emosional dengan pasangan, sehingga menurunkan tingkat stres lebih jauh lagi.

    2. Meningkatkan Kualitas Tidur

    Seks juga mendorong pelepasan hormon prolaktin, hormon yang berperan dalam mengatur tidur.

    Setelah bercinta, lonjakan prolaktin akan memicu munculnya rasa kantuk dan rileks. Hal ini tidak hanya membantu untuk terlelap, tetapi juga mendukung tidur yang lebih nyenyak.

    3. Meningkatan Sistem Imun Tubuh

    Seks dapat menunjang sistem imum dengan meningkatkan produksi antibodi yang melindungi tubuh dri infeksi. Sebuah studi kecil yang dilakukan Wilkes University di Pennsylvania menemukan mahasiswa yang berhubungan seks tiga kali atau lebih dalam seminggu memiliki antibodi imunoglobulin A yang meningkatkan kemampuan imun tubuh dalam melawan virus dan bakteri.

    Studi lain yang dilakukan pada 2021 juga menemukan seks dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam melawan virus COVID-19.

    4. Meredakan Nyeri

    Hormon yang dilepaskan saat berhubungan seks juga dapat membantu meredakan nyeri pada tubuh. Saat bercinta, endorfin dapat berinteraksi dengan reseptor rasa sakit di otak dan menghambat transmisi sinyal rasa sakit.

    Survei yang dilakukan pada 2013 oleh Munster University juga menemukan seks dapat meringankan gejala nyeri yang disebabkan oleh serangan migrain.

    5. Mendukung Kesehatan Mental

    Selama berhubungan seks, tubuh akan melepaskan hormon-hormon meningkatkan suasana hati, seperti endorfin, oksitosin, dan dopamin. Hormon-hormon ini tak hanya mengurangi stres, tapi juga dapat memperdalam keintiman emosional yang dirasakan terhadap pasangan.

    Semua hal tersebut berkontribusi pada kesehatan mental yang lebih baik.

    6. Memperkuat Dasar Panggul

    Saat mencapai orgasme, otot dasar panggul secara alami berkontraksi dan rileks. Hal ini secara tidak langsung melatih dan memperkuat otot tersebut.

    Otot dasar panggul berfungsi untuk menopang berbagai organ dalam tubuh, seperti kandung kemih, usus, rahim, dan prostat. Otot-otot ini juga mendukung fungsi dan performa seksual yang lebih baik.

    7. Meningkatkan Kesehatan Jantung

    Seks dapat meningkatkan detak jantung, sehingga merangsang sirkulasi dan membantu menjaga tekanan darah berada di kisaran yang sehat. Beberapa penelitian juga menunjukkan berhubungan seks secara teratur dapat menurunkan risiko masalah jantung pada pria yang lebih muda dan sehat.

    Sedangkan bagi wanita, penelitian menunjukkan kualitas pengalaman seksual (bukan seberapa sering berhubungan seks) yang baik dikaitkan dengan penurunan risiko masalah jantung.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Ini 4 Hal Penting yang Perlu Dilakukan Setelah Bercinta, Jangan Langsung Tidur!

    Jakarta

    Bercinta memang bisa memicu relaksasi. Seseorang bisa saja langsung tertidur setelah bercinta. Namun jangan buru-buru tidur setelah berhubungan intim. Pasalnya, ada beberapa hal yang harus dilakukan setelah bercinta.

    Hal-hal penting yang harus dilakukan dapat mencegah penyakit dan meningkatkan kesejahteraan seksual yang optimal. Dikutip dari Huff Post, berikut adalah beberapa hal yang perlu dilakukan setelah bercinta.

    1. Buang Air Kecil Setelah Bercinta dan Membersihkan Diri

    Buang air kecil setelah berhubungan intim, dapat membantu membersihkan saluran dan menghilangkan bakteri atau racun apapun. Bahkan, disarankan juga untuk mandi jika diperlukan agar tetap segar.


    2. Memakai Pakaian Dalam yang Nyaman

    Setelah bercinta, sebaiknya menggunakan pakaian dalam yang menyerap keringat. Bahan yang disarankan adalah katun karena dapat membiarkan alat kelamin bernapas. Bahan katun juga hipoalergenik, memiliki daya serap tinggi, dan tidak akan mengiritasi daerah paling sensitif.

    3. Pillowtalk

    “Pillowtalk” menjadi alasan yang sangat memuaskan setelah bercinta karena dapat mempererat ikatan satu sama lain. Mengobrol dengan tidur berdekatan bersama pasangan setelah berhubungan seks adalah cara yang bagus untuk terhubung dan menciptakan lebih banyak keintiman.

    Ide pembicaraan dapat mengenai harapan dan impian dengan pasangan, apa yang ingin dilakukan dengan pasangan, dan sebagainya.

    4. Tetap Terhidrasi

    Biasakan untuk mengonsumsi air putih setelah bercinta. Minum minimal 8 ons atau setara 237ml air setelah berhubungan seks dapat membantu tetap terhidrasi dan menjaga energi.

    Rangsangan seksual setelah berhubungan pasti menguras kekuatan. Selain itu, minum air dapat membantu menghilangkan bakteri dari saluran kemih.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Wajib Tahu! 8 Posisi Bercinta Ini Bikin Momen di Atas Ranjang Makin ‘Membara’

    Jakarta

    Bagi pasangan suami istri yang ingin meningkatkan keintiman dan kepuasan dalam hubungan seksual, mencoba berbagai posisi seks yang didesain khusus untuk meningkatkan kenikmatan istri dapat menjadi salah satu solusi.

    Setiap tubuh tentunya memiliki preferensi yang berbeda, sehingga diperlukan sedikit eksperimen untuk menemukan posisi yang paling cocok. Berikut adalah delapan posisi seks yang direkomendasikan oleh para ahli dikutip dari Prevention untuk meningkatkan kenikmatan istri.

    1. Missionary dengan Bantal

    Siapa bilang posisi missionary membosankan? Dengan sedikit modifikasi menggunakan bantal, posisi ini dapat memberikan penetrasi yang lebih dalam dan stimulasi klitoris yang meningkat.


    Cara melakukannya cukup mudah. Letakkan bantal di bawah pinggul istri untuk meningkatkan sudut penetrasi. Suami di posisi atas seperti biasa melakukan penetrasi dengan sudut yang lebih tinggi, sementara posisi pinggul istri terangkat.

    2. Cowgirl

    Posisi cowgirl ini memungkinkan istri mengontrol ritme, kedalaman, dan sudut penetrasi, sehingga ia dapat menemukan apa yang terasa paling nyaman dan menyenangkan. Gesekan yang terjadi pada klitoris juga dapat lebih cepat mencapai orgasme.

    Dalam posisi ini, suami berbaring telentang dengan kaki lurus, sedangkan istri duduk di atas suami dalam posisi mengangkang, berhadapan muka. Istri kemudian dapat memasukkan penis suami atau mainan seks ke dalam vaginanya dan mengatur gerakan sesuai keinginan.

    3. Reverse Cowgirl

    Hampir mirip dengan posisi cowgirl, hanya saja posisi ini dilakukan dengan menghadap berlawanan.Posisi ini juga dapat memberikan kontrol penuh kepada istri dan memungkinkan variasi gerakan yang berbeda.

    Cara melakukannya juga cukup mudah, suami berbaring telentang sementara istri duduk di atas suami menghadap ke arah kaki suami atau membelakangi muka. Istri dapat memvariasikan gerakan dengan bersandar ke depan atau ke belakang, serta mengatur kecepatan dan kedalaman penetrasi.

    4. The Lotus

    Posisi lotus ini menawarkan kontak mata yang intim, penetrasi yang dalam, dan kontrol ritme serta kedalaman oleh istri. Kedekatan fisik dan stimulasi klitoris dalam posisi ini dapat meningkatkan kenikmatan. Pasangan suami istri bisa duduk saling berhadapan, dengan suami dalam posisi bersila.

    Istri mengangkang di pangkuan suami, melingkarkan kakinya di sekitar pinggang suami, sambil mengatur gerakan dan ritme yang diinginkan.

    5. Doggy Style

    Posisi doggy style memungkinkan penetrasi yang dalam dan stimulasi G-spot. Pasangan suami istri dapat menjelajahi tubuh pasangannya dengan tangan untuk menambah sensasi yang intens.

    Pada posisi ini, istri berada dalam posisi merangkak sementara suami berlutut di belakang istri dan melakukan penetrasi. Suami juga dapat merangsang payudara atau klitoris istri untuk meningkatkan kenikmatan.

    6. Queening

    Posisi ini berfokus pada kenikmatan oral tanpa penetrasi, memberikan stimulasi langsung pada klitoris dan zona erogen lainnya. Suami berbaring telentang sementara istri duduk di atas wajah suami, dengan vulva di mulut suami.

    Istri dapat menyesuaikan gerakan dan tekanan sesuai keinginan, sambil suami merangsang bagian tubuh lainnya dengan tangan.

    7. Spooning

    Posisi spooning memberikan keintiman dan memungkinkan penetrasi yang dalam dengan rasa nyaman dan santai. Istri dapat mengontrol tekanan dan sudut penetrasi dengan mengatur posisi kakinya.

    Pasangan berbaring miring dengan suami berada di belakang istri, kemudian melakukan penetrasi dari belakang. Suami juga dapat merangsang klitoris atau payudara istri untuk menambah kenikmatan.

    8. Butterfly

    Posisi butterfly mirip dengan posisi missionary tetapi dengan beberapa perubahan yang memungkinkan penetrasi dalam dan stimulasi klitoris serta serviks. Istri berbaring telentang di tepi tempat tidur atau meja, sementara suami berdiri di ujung permukaan tersebut dan melakukan penetrasi dari posisi berdiri, memberikan sudut penetrasi yang optimal.

    Selain mencoba posisi-posisi baru, ada beberapa cara lain untuk meningkatkan kenikmatan seksual. Eksplorasi dengan tangan, jari, dan mulut dapat dilakukan untuk menemukan apa yang terasa enak bagi kedua pasangan.

    Mainan seks seperti vibrator dan dildo juga dapat meningkatkan sensasi dan kegembiraan. Yang terpenting adalah relaksasi dan menikmati momen bersama pasangan. Latihan pernapasan juga dapat membantu kedua pasangan merasa nyaman, santai, dan siap untuk keintiman.

    (Salsa Dila Fitria Oktavianti/avk)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Ternyata Segini Jumlah Kalori yang Terbakar Saat Bercinta

    Jakarta

    Selain membuat ikatan pasangan suami istri semakin harmonis, bercinta juga memberikan manfaat untuk kesehatan. Salah satunya bisa membakar kalori.

    Lantas, berapa banyak kalori yang terbakar ketika sedang berhubungan seks?

    Dikutip dari Healthline, hasil penelitian dari University of Quebec, Montreal, menunjukkan bahwa laki-laki membakar kalori sekitar 101 (4,2 kalori per menit) selama 24 menit. Sedangkan, perempuan membakar kalori sekitar 69 (3,1 kalori per menit).

    Meski bercinta tidak membakar kalori sebanyak olahraga intensitas sedang, namun jumlah kalori yang terbakar tetap signifikan.


    Selain itu, studi lain yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine mengatakan bahwa seorang pria dengan berat 69 kg akan mengeluarkan sekitar 3,5 per menit (210 kalori per jam) selama sesi rangsangan dan orgasme. Hasil ini setara dengan berjalan dengan kecepatan sedang sekitar 2.5 mil per jam.

    Penelitian ini juga mengatakan jika rata-rata aktivitas seksual hanya berlangsung selama enam menit yang mengartikan bahwa seorang pria berusia awal hingga pertengahan 30-an dapat membakar kurang lebih 21 kalori selama melakukan hubungan seksual.

    Cara Membakar Lebih Banyak Kalori Saat Berhubungan Seks

    1. Lakukan Lebih Lama

    Jika ingin membakar lebih banyak kalori, maka lakukanlah aktivitas seksual dalam waktu yang lebih lama.

    2. Buat Sensasi “Hangat”

    Ketika hubungan seks terasa semakin hangat dan banyak mengeluarkan keringat, ini mengartikan jumlah kalori yang terbakar semakin banyak.

    3. Cobalah Posisi Seks yang Berbeda

    Posisi saat berhubungan seks mempengaruhi jumlah kalori yang dibakar oleh tubuh. Salah satunya posisi misionaris.

    Seorang perempuan yang beratnya 140 pon atau setara 63 kg dan pasangan laki-laki yang beratnya 190 pon atau setara 86 kg, posisi misionaris dengan pasangan di bawah selama 10 menit akan membakar 14 kalori. sementara laki-laki akan membakar kalori sebesar 47 kalori.

    (Nayla Azalia/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 8 Titik Rangsang Pria yang Bikin ‘Merem Melek’ saat Disentuh, Istri Perlu Tahu!


    Jakarta

    Untuk mendapatkan kepuasan saat bercinta, tentunya kedua pihak perlu aktif dalam menciptakan suasana yang meningkatkan gairah seksual.

    Salah satunya dengan memberikan sentuhan-sentuhan nakal di area tubuh tertentu.

    Namun tak jarang, kaum hawa justru terjebak dalam “servis” yang itu-itu saja, menjadikan aktivitas bercinta tidak terlalu menggairahkan.


    Bukan hanya Mr P, berikut beberapa area tubuh pria yang perlu dieksplorasi untuk meningkatkan gairah ketika bercinta:

    1. Kulit Kepala

    Kulit kepala merupakan salah satu area sensitif seksual, karena dipenuhi dengan ujung saraf. Oleh karenanya, membelai kulit kepala secara sembarangan pun dapat menimbulkan efek kesemutan di seluruh tubuh pria.

    Ada beberapa cara yang harus dilakukan untuk merangsang area sensitif tersebut. Mengusap kepala dan menarik rambut dengan lembut, menjadi cara yang ampuh untuk mengaktifkan titik sensitif seksual pria.

    2. Telinga

    Kulit telinga terutama pada bagian daun telinga, tipis dan sensitif sehingga mudah dirangsang.

    Telinga memiliki ratusan reseptor sensorik yang dapat distimulasi dengan mencium, menjilat ataupun mengigit daun telinga.

    Membisikan hal-hal manis pada telinga pria juga dapat menjadi salah satu pilihan untuk meningkatkan gairah ketika bercinta.

    3. Bibir

    Bibir merupakan zona sensitif seksual yang paling terbuka. Sentuhan kecil atau ciuman saja dapat membangun gairah dan hasrat pria ketika bercinta.

    Daripada langsung berciuman, lebih baik berikan sentuhan-sentuhan lembut terlebih dahulu dengan lidah atau ujung jari. Selanjutnya baru berikan ciuman lembut, ciuman super penuh gairah, atau gigitan manja di bibir bawah.

    4. Leher

    Leher menjadi area paling sempurna untuk dirangsang ketika sedang foreplay. Bahkan ciuman lembut dan sentuhan sekecil apapun di area leher, dapat membuat tubuh pria tergelitik.

    5. Puting Susu

    Jangan abaikan puting susu pria ketika sedang bercinta. Faktanya, rangsangan pada puting dapat mengaktifkan area yang sama di otak seperti saat merangsang alat kelamin.

    Mulailah dengan ciuman atau sentuhan lembut pada are puting untuk meningkatkan gairah bercinta pada pria.

    6. Glans atau Kepala Mr P

    Penis adalah titik rangsangan utama pada pria. Bagian kepala penis, atau glans, adalah area yang sangat sensitif karena memiliki konsentrasi tinggi dari ujung saraf. Stimulasi di bagian ini, baik melalui sentuhan langsung, oral, atau penetrasi, biasanya menghasilkan respon yang kuat.

    7. Paha Bagian Dalam

    Jika bertanya, manakah bagian tubuh yang dapat membangkitkan gairah seksual secara instan? Jawabannya adalah paha bagian dalam.

    Paha bagian dalam merupakan area yang sangat sensitif dan dekat dengan alat kelamin, sehingga stimulasi seperti mencium atau meyentuh area ini dapat meningkatkan gairah pada pria.

    Pada dasarnya, paha bagian dalam merupakan zona sensitif seksual yang baik untuk mempertahankan gairah tetapi memperpanjang hubungan seksual secara keseluruhan.

    8. Perut

    Kulit di area perut lebih sensitif terhadap sentuhan dibandingkan di area kulit yang selalu terkena sinar matahari. Mencium, menjilat, menyentuh, atau membelai perut pria, dimulai dari area tulang rusuk hingga ke bawah, bisa langsung meningkatkan gairah seksualnya.

    Perut merupakan area sensitif seksual yang berguna untuk foreplay, bahkan saat sedang bercinta.

    NEXT: Kunci Keintiman Bersama Pasangan

    Untuk mengeksplorasi titik rangsangan pasangan saat bercinta, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

    1. Komunikasi

    Berbicaralah dengan pasangan mengenai preferensi dan titik-titik yang paling sensitif masing-masing. Ini dapat membantu meningkatkan pengalaman saat bercinta.

    2. Eksperimen

    Jangan takut untuk mencoba teknik dan area tubuh baru. Bereksplorasi dengan tubuh pasangan dapat membantu menemukan area dan teknik mana yang pas saat bercinta. Karena setiap individu memiliki respons yang berbeda terhadap rangsangan yang diterimanya.

    3. Kesabaran dan Lembut

    Karena banyak are rangsangan yang sangat sensitif, penting untuk memulai dengan sentuhan lembut dan meningkatkan intensitas secara perlahan. Agar pasangan tetap nyaman saat bercinta.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 10 Rahasia Dongkrak Stamina Seks, Biar Mr P Nggak Gampang Loyo di Ranjang


    Jakarta

    Berhubungan seksual tidak lepas dari keinginan untuk memuaskan pasangan. Umumnya, pria melakukan berbagai cara agar bisa ‘tahan’ lebih lama di sesi bercinta, hal ini dikarenakan wanita umumnya memakan waktu lebih lama untuk mencapai klimaks atau orgasme.

    Tidak perlu dengan obat-obatan yang belum dipastikan keamanannya, sebetulnya ada cara tertentu yang juga bisa membantu seseorang memiliki stamina lebih kuat saat bercinta. Berikut tipsnya:

    Jelqing

    Latihan peregangan ini dapat membantu meningkatkan aliran darah ke area genital. Melakukan jelqing secara teratur dapat membantu memperpanjang waktu ereksi dan meningkatkan kekerasan penis selama berhubungan seksual. Namun, ingatlah untuk tidak melakukan latihan ini saat genital tengah ereksi sepenuhnya, karena hal itu dapat menyebabkan cedera.


    Kegel

    Latihan kegel membantu memperkuat otot dasar panggul yang dikenal sebagai otot pubococcygeus (PC). Dikutip dari Mayo Clinic, cara kegel pada pria yaitu mengencangkan otot panggul dengan menahan kontraksi selama tiga detik. Lalu kendorkan atau relaksasi otot selama tiga detik dan lakukan 3 set latihan kegel sehari dengan 50-100 repetisi per set.

    Cardio

    Melakukan latihan cardio secara teratur dapat meningkatkan kesehatan jantung dan aliran darah, yang juga bisa berkontribusi pada ereksi yang lebih baik. Sebisa mungkin meluangkan waktu untuk melakukan cardio setiap minggu, seperti berlari, bersepeda, atau berenang.

    Paparan Matahari

    Paparan sinar matahari secara teratur dapat membantu meningkatkan kadar testosteron dalam tubuh, yang berhubungan dengan performa seksual yang lebih baik. Luangkan waktu 60 menit setiap hari untuk berada di bawah sinar matahari atau berjemur.

    Hindari Alkohol

    Konsumsi alkohol berlebihan dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh, termasuk menurunkan kadar testosteron. Batasi konsumsi alkohol untuk meningkatkan kesehatan seksual.

    Menjaga Berat Badan Ideal

    Sel-sel lemak dalam tubuh dapat menyebabkan penurunan kadar testosteron. Pertahankan persentase lemak tubuh antara 10-15 persen untuk meningkatkan kualitas ereksi dan performa seksual secara keseluruhan.

    Hindari Pornografi

    Menghindari menonton pornografi dan masturbasi selama 7-14 hari dapat membantu meningkatkan kadar testosteron dan dorongan seksual.

    Tidur Berkualitas

    Tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga keseimbangan hormonal dalam tubuh. Usahakan untuk tidur 7-8 jam setiap malam untuk meningkatkan kadar testosteron dan kualitas ereksi.

    Suplemen

    Beberapa suplemen seperti vitamin D, L-arginin, L-citrulline, dan BCAA (asam amino rantai bercabang) telah terbukti membantu meningkatkan kesehatan seksual. Konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter sebelum mengonsumsinya.

    Makanan Pendukung

    Makan makanan seperti rucola, semangka, jus bit, dark chocolate, dan jus delima dapat membantu meningkatkan aliran darah dan meningkatkan kualitas ereksi pria. Pastikan untuk mengonsumsinya secara teratur sebagai bagian dari pola makan sehat. Jangan lupa untuk mengimbangi dengan olahraga.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 8 Manfaat Berhubungan Intim untuk Kesehatan, Tak Cuma Puaskan Hasrat Seksual


    Jakarta

    Berbicara soal manfaat berhubungan intim, mungkin yang pertama terlintas adalah untuk reproduksi atau memuaskan hasrat seksual. Namun, bercinta dengan pasangan ternyata juga memiliki sejumlah manfaat dahsyat untuk kesehatan loh.

    Manfaat berhubungan intim untuk kesehatan juga tak hanya sebatas fisik saja, tapi juga mental dan intelektual. Seks disebut-sebut dapat meningkatkan kesehatan mental serta menunjang daya ingat.

    Dikutip dari The Sun, berikut sejumlah manfaat berhubungan intim untuk kesehatan menurut studi dan para ahli.


    1. Meningkatkan daya tahan tubuh

    Seks dapat meningkatkan immunoglobulin A (IgA) dalam tubuh. Immunoglobulin A adalah antibodi yang paling banyak ditemukan pada lapisan mukosa (selaput lendir) yang melapisi saluran pernapasan dan pencernaan. Immunoglobulin A kerap berperan sebagai lapisan pertama pertahanan dalam melawan infeksi. Biasanya, antibodi ini banyak ditemukan di air liur, dahak, air mata, cairan vagina, dan ASI.

    Peneliti di Amerika Serikat melakukan sebuah studi untuk mengetahui kadar Imunoglobulin A pada remaja. Studi tersebut menemukan remaja yang melakukan hubungan intim sekali hingga dua kali dalam seminggu memiliki kadar Imunoglobulin A 30 persen lebih tinggi dibanding remaja yang jarang berhubungan intim.

    Selain itu, remaja dengan hubungan jangka panjang yang memuaskan juga memiliki kadar Imunoglobulin A lebih tinggi.

    2. Menjaga kesehatan jantung

    Sebuah studi yang dilakukan New England Research Institute menemukan pria yang berhubungan intim dua kali dalam seminggu memiliki risiko 45 persen lebih rendah terkena penyakit jantung dibandingkan pria yang hanya berhubungan intim sekali dalam sebulan atau lebih jarang.

    Sementara pada studi yang terpisah, wanita yang sering berhubungan intim diketahui memiliki risiko hipertensi yang lebih rendah, sehingga berkontribusi terhadap kesehatan jantungnya.

    “Terkait dengan jantung, seks bisa dianggap sebagai salah satu bentuk olahraga. Jika dibandingkan dengan latihan kebugaran, seks setara dengan berjalan kaki sejauh satu mil atau naik turun tangga sebanyak dua kali,” ujar konsultan kardiologi dr Graham Jackson.

    3. Meningkatkan kesehatan mental

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, manfaat berhubungan intim juga dapat meningkatkan kesehatan mental. Ini karena seks dapat mencegah berbagai kondisi mental, seperti ansietas, stres, dan depresi.

    “Saat berhubungan intim otak melepaskan senyawa kimia seperti endorfin dan oksitosin, yang menciptakan perasaan positif, mengurangi stres, dan meningkatkan kesehatan mental,” tutur dokter umum dr Rachel Ward.

    4. Mengurangi kerutan di wajah

    Percaya atau tidak, orang yang sering berhubungan intim ternyata lebih awet muda loh.

    Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pakar neuropsikologi dr David Weeks, ditemukan bahwa orang yang melakukan hubungan intim dua hingga tiga kali dalam seminggu tampak lebih mudah tujuh tahun dibanding orang yang jarang melakukannya.

    dr Weeks menduga hal tersebut disebabkan oleh pelepasan endorfin yang dapat meningkatkan sirkulasi dan mengurangi stres, serta hormon pertumbuhan yang mendukung elastisitas kulit.

    5. Menghilangkan nyeri

    Kontraksi pada otot organ intim dapat mengurangi nyeri dan ketidaknyamanan yang disebabkan oleh sakit kepala, radang sendi, hingga kram menstruasi.

    Peneliti dari Harvard juga menemukan hormon endorfin yang dilepaskan saat berhubungan intim dapat meredakan nyeri.

    6. Meningkatkan kualitas tidur

    Sebuah survei terbaru yang dilakukan terhadap orang dewasa yang mengidap insomnia menemukan 75 persen dari mereka dapat tidur dengan nyenyak setelah berhubungan intim.

    Lebih lanjut, 64 persen melaporkan berhubungan intim lebih efektif untuk membantu tidur dibandingkan obat-obatan lain.

    “Seks sangat membantu tidur karena dia melepaskan berbagai hormon yang membuat tubuh merasa nyaman, seperti oksitosin, sehingga membuat Anda merasa aman secara emosional,” ungkap spesialis tidur James Wilson.

    7. Menunjang fungsi otak

    Peneliti dari Inggris menemukan kehidupan seks yang aktif dapat meningkatkan fungsi otak dan daya ingat.

    Para peneliti menemukan pria berusia 50-89 tahun dengan kehidupan seks yang aktif memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengingat kata dan urutan angka.

    Selain itu, wanita yang rutin melakukan hubungan intim juga dilaporkan memiliki daya ingat yang lebih baik.

    8. Membakar kalori dan membentuk otot

    Berhubungan intim juga dapat membantu membakar kalori. Rata-rata, sejumlah posisi bercinta dapat membakar hingga 200 kalori per jam.

    “Banyak posisi (bercinta) yang juga melatih otot-otot, menjaganya tetap kencang, sehingga dapat membantu mengurangi risiko terjatuh seiring bertambahnya usia,” ucap dr Ward.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Pasutri Catat, 5 Hal Ini Bisa Terjadi Jika Terlalu Sering Berhubungan Intim

    Jakarta

    Seks adalah elemen yang penting dalam hubungan suami istri. Selain untuk memuaskan hasrat seksual, bercinta juga dipercaya dapat meningkatkan keharmonisan hubungan dengan pasangan serta menjaga kesehatan mental.

    Kendati demikian, bukan berarti sering melakukan seks bisa memberikan manfaat yang positif pula. Faktanya, terlalu sering berhubungan intim justru bisa menimbulkan sejumlah efek negatif bagi kesehatan, terutama bagi wanita.

    Efek Samping Terlalu Sering Bercinta

    Ada sejumlah hal yang bisa terjadi pada tubuh wanita jika terlalu sering bercinta. Tak hanya frekuensi, durasi bercinta yang terlalu lama juga memicu kondisi-kondisi berikut.


    Dikutip dari berbagai sumber, ini yang bisa terjadi pada tubuh wanita jika terlalu sering berhubungan intim.

    1. Vagina kering

    Vagina kering merupakan salah satu tanda awal yang bisa muncul akibat terlalu sering bercinta. Normalnya, vagina dapat menghasilkan pelumas alami saat terangsang. Tapi jika terlalu sering bercinta, maka produksi pelumas alami itu akan terganggu.

    Akibatnya, vagina menjadi kering sehingga bisa menimbulkan rasa sakit saat bercinta.

    2. Peradangan

    Terlalu sering berhubungan seks juga bisa menyebabkan peradangan pada vagina. Akibatnya, vagina menjadi membesar atau bengkak, dan menimbulkan rasa nyeri.

    Hal ini bisa disebabkan oleh kondisi vagina kering, atau kurangnya lubrikasi saat melakukan gerakan penetrasi.

    3. Nyeri saat bercinta

    Meski bercinta sejatinya adalah aktivitas yang menyenangkan, terlalu sering bercinta justru dapat menimbulkan rasa nyeri pada organ vital. Hal ini sebenarnya normal jika terjadi sesekali. Tapi jika nyeri tak kunjung hilang, maka bisa menjadi indikasi adanya gangguan. Jika hal ini terjadi, segera periksakan diri ke dokter untuk mencegah risiko yang lebih serius.

    4. Sensasi terbakar

    Sensasi terbakar merupakan salah satu kondisi lain yang bisa disebabkan oleh vagina kering. Kondisi ini bisa saja dirasakan ketika ataupun setelah berhubungan intim. Jika sudah merasakan sensasi panas dan terbakar saat bercinta, itu artinya istri harus berhenti dan beristirahat.

    5. Infeksi saluran kemih

    Salah satu dampak paling parah akibat terlalu sering bercinta adalah infeksi saluran kemih. Sperma memiliki kadar pH yang dapat mendukung perkembangan bakteri tidak baik di dalam vagina. Jika dikombinasikan dengan gesekan yang terus menerus dari penetrasi maka dapat meningkatkan risiko bakteri dari dalam vagina berpindah ke saluran kemih dan menyebabkan infeksi.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy